[FF] The Albums – Chapter 3 (end)

May 25, 2015 at 10:40 AM 1 comment

At Gwanghwamun

The Albums

 

3rd Chapter : At Gwanghwamun

 

Author                   : Mieyonn

Type                       : Chapter

Genre                     : Comedy romance

Rated                     : 17+

Cast                        :

  1. Super Junior Cho Kyuhyun : A singer, mc and musical actor. Cold, selfish and stuborn but sometimes he act so shy and nice. He loves wine and games but he loves his own self more than anything in this world. A trend lately.
  2. EXID Hani (Ahn Hee Yeon) : A member of girl group, EXID. Energetic, Careless, Freespirit, and have a gorgeous body. Have a complex type, she’s either cute, sexy and boyish. A trend lately.
  3. Other


 

 

“huaaaa” hani melemparkan badannya ke atas tempat tidur. Hari ini adalah hari libur pertama setelah promosi Up and Down. Kyuhyun yang juga ada di tempat tidur masih sibuk dengan game nya. Keduanya baru bertemu kemarin sore dirumah, karena kyuhyun juga baru selesai menghabiskan jadwalnya bersama Super Junior untuk comeback repackage album ke 7. Hani melihat kyuhyun dengan tatapan pasrah, “hah, walaupun libur tetap saja aku jadi pembantu sekarang”.

Kyuhyun merasa seperti ada sesuatu yang bergerak diluar jendela, refleks wajahnya menoleh, “hujan” ucap kyuhyun sambil melihat ke arah jendela, “kau kan sangat senang dengan hujan” masih jam 11 pagi dan seoul masih diselimuti hujan tipis yang sudah datang sejak malam.

Hani mengerjapkan mata, dia ikut melirik ke arah jendela, “aku rasa langit ingin memberikanku hadiah atas kerja kerasku”

Kyuhyun kini mengalihkan pandangannya pada hani, dia mengerutkan keningnya tanda tak setuju, “bukannya karena langit merindukan bumi?”

Hani mengangguk, “bisa jadi” ucapnya tak ingin berdebat. Hani kembali menutup matanya. Demi apapun, tubuhnya benar-benar lelah saat ini.

Kyuhyun bingung dengan sikap istrinya kali ini, “ada apa denganmu? Bukannya kau yang sedari dulu sangat tertarik dengan filosofi hujan?” ini seperti bukan hani yang dia kenal.

Hani tak tahan dengan pertanyaan suaminya tadi, dia mengangkat wajahnya dengan bibir sewot, “sampai sekarang aku masih tertarik tuan cho kyuhyun”

Kyuhyun meletakkan laptopnya ke atas bantal, dia mendekatkan tubuhnya dengan hani, “dekatkan tubuhmu” perintah kyuhyun dengan nada memaksa.

Dengan sedikit bingung, hani menuruti perintah kyuhyun, “memangnya kenapa?”

Dengan lembut suaminya memeluk tubuh istrinya yang rasanya sudah cukup lama tidak disentuhnya, “aku sudah tau kebiasaanmu memintaku memeluk dirimu ketika hujan turun”, seakan menang kali ini, kyuhyun berbicara santai.

Hani tersenyum  cengengesan, “wuah, temperatur tubuh cho kyuhyun yang hangat walaupun sikapnya dingin seperti kulkas, wangi tubuh cho kyuhyun yang sudah 3 bulan tidak ku hirup dan hujan yang mampu meresonansi otak untuk mengingat masa lalu ketika pertamakali merasakan hujan bersama cho kyuhyun, romantis sekali~” komentar hani sambil mengingat masa lalu.

-flashback-

Sudah dua bulan sejak kedua anak manusia yang sekarang tinggal dalam satu rumah ini mengikat janji suci di depan altar. Hani dan kyuhyun yang sama-sama tidak punya jadwal hanya berada di dalam rumah. Langit seoul yang sudah masuk ke dalam musim semi masih terlihat begitu gelap. Angin yang berhembus menusuk tulang makhluk hidup yang ada disekitarnya.

Sudah jam 10 pagi dan tak ada tanda-tanda mentari keluar dari balik awan hitam di langit. Hani menyeduh coklat hangat untuk dirinya dan suaminya yang tiduran di sofa sambil menonton televisi.

“ah pas sekali, perutku masih terasa lapar” komentar kyuhyun ketika hani meletakkan coklat hangat miliknya tepat dimeja di hadapannya, “ini hari sabtu tapi kenapa acara siaran tv tidak ada enak” tambahnya lagi dan kemudian disambung dengan kegiatan menekan remote untuk mematikan tvnya.

Hani masih fokus pada dinding kaca apartemennya, “hujan” ucapnya sambil tersenyum.

“wah, ini waktunya untuk tidur” mata kedua insan itu sama-sama berbinar namun karena alasan yang berbeda. Kyuhyun kembali membenarkan posisi tidurnya di sofa seperti mencari posisi yang pas dan nyaman untuk bermimpi.

Tak ada komentar dari hani, dengan wajah sumringah dia berjalan sambil menghidupkan dvd player dan memutar kaset album Yiruma miliknya yang berjudul Blind Film.

Kyuhyun menutup mata sambil merilekskan sendi-sendinya, “aku rasa dengan musik seperti aku bisa tidur sampai besok pagi”

“selamat tidur, mimpi indah~” hani berbicara dengan nada paling manis yang pernah kyuhyun dengar selama mereka menikah.

Kyuhyun tiba-tiba kembali duduk, dia menatap istrinya lekat-lekat sambil mengerutkan keningnya, “kau…aneh sekali…tumben”

Hani menoleh ke arah kyuhyun dengan mata seperti bulan sabit, “karena sedang hujan, aku senang~” dia menggoyangkan badannya seperti menari.

“karena bisa tidur?” tanya kyuhyun dengan kepala setengah dimiringkan.

“tidak” hani menggeret sebuah kursi menuju salah satu ventilasi udara, kemudian dia membukanya. Hani menatap ke arah luar, “karena bisa melihat, merasakan dan menghirup wangi hujan”

Kyuhyun bangkit dari sofanya dan melihat hani yang mengeluarkan tangannya dari ventilasi hingga menyentuh rintik-rintik hujan yang tidak terlalu deras.

Kyuhyun mengangkat bahunya, memutar bola mata dan menyipitkan sebelah matanya, “setahuku, orang-orang benci dengan hujan”

“ya, hujan memang kalau berlebihan bisa membuat banjir, tapi aku tetap suka dengan hujan, apalagi hujan tipis seperti ini. Kau tau, hujan itu adalah saat dimana langit bisa bersentuhan dengan bumi”

“aku tak menyangka kau bisa mengerti hal-hal seperti itu” kyuhyun menggeleng, kini dia ikut menggeret sebuah kursi ke sebelah hani dan duduk menemaninya. Hani yang kyuhyun kenal adalah hani yang bahkan tak tau arti kata romantis.

“aku boleh meminta sesuatu darimu?” tanya hani yang kini sudah memasukkan tangannya yang dingin kembali ke dalam rumah.

“apa?” tanya kyuhyun mengerutkan dahinya.

Pipi hani memerah, matanya berkedip perlahan, “peluk aku” pintanya dengan manja.

“oh?” tanya kyuhyun dengan bingung, dia menatap istrinya dengan ekspresi tidak percaya, sepertinya ini pertama kalinya hani minta dipeluk, ingat ketika hari pertama kyuhyun bangun dan memeluk hani dari belakang? Hani langsung menginjak kaki kyuhyun, “oke” sambungnya dan kemudian memeluk tubuh istrinya yang sudah mulai dingin.

“ah, hangat sekali” hani membalas pelukan kyuhyun. Keduanya berpelukan cukup lama hingga akhirnya hani melepas pelukan suaminya, “terima kasih” ucapnya, dan ‘cup’ bibirnya menyentuh bibir kyuhyun dengan kilat. Pipi kyuhyun memerah. Hani benar-benar berbeda, biasanya dia yang mencium lebih dulu, kali ini hani, tanpa disuruh, mencium dirinya.

“aku akan memberikanmu hadiah” kyuhyun mengeluarkan hpnya dari saku celana dan seakan mengetik sesuatu”

“apa?”

“tunggu sebentar lagi”

“baiklah”

“coba ceritakan lagi mengenai hujan”

“hm..” hani kembali menatap butir-butir air yang berjatuhan dari langit sambil mengingat beberapa hal mengenai hujan, “suara gemercik air hujan, udara yang berhembus ketika hujan turun, wangi hujan, semua itu tanpa sadar punya efek menenangkan, hujan juga saat dimana Tuhan menurunkan rezekinya untuk makhluk hidup, bayangkan saja kalau hujan tidak turun, untuk minum saja kita akan susah”

“hm, masuk akal” kyuhyun mengangguk.

“nah, selain punya efek menenangkan, hujan juga mampu membuat otak bekerja untuk mengingat kembali masa lalu, pada saat itu otak kita terelaksasi”

“kalau bagiku, saat paling bersyukur ketika hujan adalah saat dimana aku bisa tidur lagi, lagipula selama ini aktivitasku di dalam gedung, aku jarang tau saat hujan turun, apalagi memperhatikan”

“kau harus merasakannya sesekali” protes hani.

“baiklah baiklah, aku coba mengerti sudut pandang dirimu mengenai hujan”

“hujan bukan hanya proses air turun ke bumi, tapi banyak hal yang terjadi karena hujan” hani berbicara dengan sedikit cemberut.

“iya iya, kenapa jadi cerewet sekali” kyuhyun kembali mendengus.

‘ding dong’ bunyi bell menghentikan percakapan mereka.

“o” kyuhyun tersenyum seperti mengetahui siapa yang sudah berdiri di depan pintu rumah mereka, “lihatlah siapa yang datang” perintah kyuhyun.

Hani berjalan melihat orang yang datang, “kurir?” tanyanya, kemudian membukakan pintu. Kyuhyun hanya tersenyum. Beberapa saat kemudian hani berlari menuju kyuhyun sambil membawa sebuket bunga marah dengan warna gradasi merah, merah muda dan putih.

“ah cantik sekali!!!” hani memperhatikan kelopak bunga-bunga itu.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya karena malu, “itu hadiah untukmu” jelasnya.

“cho kyuhyun kau romantis sekali~ aaa~ terima kasih” hani tak menyangka dia akan dapat bunga di hari hujan seperti ini, rasanya bahagia sekali, tanpa sadar airmata mengalir membasahi pipi, “aku tak menyangka kau bisa melakukan hal seperti ini”

“hei, kenapa menangis?” tanya kyuhyun sambil membuka kedua tangannya.

Hani langsung masuk kedalam dekapannya, “ini indah sekali”

“syukurlah kau suka, aku fikir kau tak menyukai hal-hal seperti ini, kau kan hampir seperti lelaki” jemari kyuhyun yang nakal itu menggelitik pinggul hani.

Buru-buru hani melepaskan dekapan itu, “aku kan juga wanita!!” ucapnya tidak terima dengan ucapan dan aksi suaminya.

Kyuhyun kembali mencoba membawa hani menuju dekapannya, “iya iya aku tau ahn heeyeon~~~” bujuknya.

-flashback end-

Dengan ekspresi mengejek, kyuhyun kembali melontarkan kalimat dingin, “aku rasa kau hanya bisa romantis disaat hujan turun”

Hani tak berminat membalas ucapan yang satu itu, “ohya, kau tau lagu favoritku di album terbaru kalian?” dia tertarik dengan hal lain.

“sudah bisa ku tebak, pasti Raining Spell for Love?” tebak kyuhyun dengan pasti. Dia kembali memegang laptopnya sekarang.

Hani mengangguk dengan bibir yang dikuncupkan, “tentu saja!! Setiap kali mendengarnya aku rasa aku ingin menangis, tiba-tiba terbayang, bagaimana kalau aku ada diposisi seperti itu”

Kyuhyun kaget mendengarnya, ‘apa lagi yang dipikirkan anak ini’ batin kyuhyun. “jangan membayangkan hal aneh seperti itu, kalaupun itu terjadi, kau jadi pihak yang pergi dan aku jadi aktor malang yang menyanyikan lagu itu untukmu” dia mencoba meyakinkan istrinya.

“tenang saja, tunggu saat hujan datang lalu pejamkan matamu, aku akan langsung hadir” ucap hani. Tak ada keraguan dari cahaya matanya. Dia tulus kali ini.

Kyuhyun menganalisa sorot mata hani, dia tau istrinya sedang tidak bercanda kali ini, “memangnya kau berencana pergi kemana? Kalau kau ke tempat lelaki lain, siap-siap untuk ku bunuh” kyuhyun mengancam, ya tentu saja dia sedang bercanda.

Hani melirik kyuhyun dengan tajam, “lalu kau akan ku hantui seumur hidupmu agar tidak bisa menikah lagi” ucapnya dengan sedikit aura mengerikan.

Kyuhyun kembali acuh pada hani, nyawanya seperti terbang dan masuk ke dalam laptop. Hpnya bergetar, refleks hani yang penasaran langsung meraihnya. Dia kemudian membaca pesan dari kakaotalk yang masuk ke hp kyuhyun tersebut, “hari ini bertemu di gangnam” ucapnya, “dari SJ mokpo” sambungnya lagi, “siapa itu mokpo?” tanya nya bingung.

Tak ada respon dari kyuhyun, jemari nakal hani langsung menarik salah satu bulu ketiak kyuhyun yang panjang, “yaaaa!!” teriak kyuhyun kesakitan.

Hani melemparkan hp suaminya, “ada pesan” jawab hani singkat. Dia memilih untuk menutupkan matanya sekarang. Dia masih jetlag perjalanan dari taiwan.

“selama itu bukan dari orang tuaku atau dari manager, berarti itu tidak terlalu urgent” komentar kyuhyun yang kembali fokus pada layar laptopnya. Hani tak membalas, dirinya sudah masuk ke dalam dunia mimpi.

***

Musim dingin sudah di ambang pintu, pohon-pohon yang menggugurkan daunnya saat musim gugur sepertinya sudah bersiap untuk berhibernasi beberapa bulan ke depan. Suhu udara menurun dan angin bertiup lebih kencang. Langit biru sediki demi sedikit berubah menjadi abu-abu dan kehangatan cahaya matahari berkurang.

Di dalam kamar, takuya memandangi foto-foto yang tersimpan di hpnya. Shin yang duduk di sebelahnya pun ikut memperhatikan, hingga akhirnya mereka berdua saling bertatapan ketika sebuah foto yang mengejutkan terbuka. Ekspresi takuya lebih ke arah takut ketahuan dan ekspresi shin lebih ke arah penasaran. Takuya langsung mengganti foto tadi namun shin dengan cepat merampas hp itu dari tangannya.

“wah, kau punya pacar?” shin mulai menganalisa gambar 2 orang yang sedang berciuman itu. Wajahnya sama-sama tak terlihat, “angle nya bagus, siapa yang kau suruh memotret?” tanyanya lagi.

Takuya terdiam, dia tak tau bagaimana menjelaskan masalah ini pada shin. Yongseok yang sedari tadi sibuk membaca komik mulai tertarik dengan obrolan takuya dan shin. Dia ikut menganalisis foto itu.

“sepertinya ini sedang di perpustakaan…” shin masih terpaku dengan foto dengan latar tumpukan buku itu.

“tidak-tidak, sepertinya foto ini diambil diam-diam” sambung yongseok.

Keduanya menatap takuya dengan serius, dia menundukkan kepalanya seakan sudah menyerah dengan pertanyaan kedua member cross gene barusan.

“jangan-jangan ada yang mengancammu hyung?” tanya yongseok khawatir.

“benarkah? Walaupun kau leader, tetap saja kau harus ceritakan pada kami!!” perintah shin.

“hm…kau sangat terkenal berkat abnormal summit sekarang, pasti ada orang yang mau menghancurkan karirmu” kepala yongseok memang sangat hebat dalam menganalisa, namun analisanya terlalu berlebihan.

“ternyata masalahnya sebesar ini, aku akan beritahu yang lain” shin bergegas keluar dari ruangan itu.

“kalian itu terlalu banyak menonton film action” komentar takuya yang akhirnya membuka mulutnya, membuat shin mematung dari gerakannya.

“maksudmu?” tanya shin lagi memastikan.

“situasiku tidak seperti yang kalian bayangkan…dan aku juga tak punya pacar…ini hanya keisenganku memotret orang yang sedang berpacaran di sudut toko buku” takuya mencoba mengklarifikasi serasional mungkin agar bualannya dapat dipercaya.

“eishh…tidak seru” ucap yongseok mengejek. ‘Plak’ sebuah jitakan mendarat di kepalanya, “hyung ini sakittt” protesnya pada takuya.

“dasar kepala mesum!! Kalau memang ingin, silahkan mencari pacar” entah kenapa shin jadi kesal sendiri karena sempat panik dengan hal sepele.

“lagipula khayalan kalian itu terlalu kreatif” sindir takuya pada keduanya.

Mereka kembali pada aktivitasnya masing-masing sementara itu di sebuah apartemen yang ditinggali 2 orang umat manusia hal yang berbeda terjadi. Disini, udara dingin seakan lebih dingin dari pada di luar rumah, keduanya yang sama-sama baru bisa kembali ke rumah itu tidak bercakap-cakap seperti orang yang saling kenal.

Hani memperhatikan kyuhyun yang sejak sampai rumah terlihat kesal, dia belum mau bertanya dan berharap kyuhyun mau menceritakan masalahnya sendiri. Namun sepertinya kesabaran hani tidak seluas itu, dia langsung menanyai kyuhyun.

“hey,siapa yang menghubungimu dari tadi?”

“bukan siapa-siapa” jawab kyuhyun singkat.

“hm…apa yang mengganggu pikiranmu?”

“bukan apa-apa” jawabnya dengan nada yang sama.

“ah aku menyerah, kau berbeda hari ini, ada masalah apa?” hani langsung berbicara tanpa basa-basi lagi.

“bukan masalah, hanya orang iseng” kyuhyun mencoba meyakinkan dengan ekspresi kurang nyaman.

Hani menyerah, kepala kyuhyun lebih keras dari kepalanya sendiri, dia sudah tak tertarik dengan kegusaran kyuhyun, “ah iya!” dia teringat sesuatu, “ibuku semalam menelepon, katanya ada masalah di perusahaanmu”

“kenapa kau selalu membesar-besarkan masalah?? Ayahku tak mungkin bangkrut!!!” kyuhyun melemparkan bantal sofa dengan kasar ke lantai.

Hani terlihat kaget, wajahnya memucat, dia sadar kyuhyun adalah orang yang mudah lepas kontrol ketika marah. Dia tak bermaksud membuat lelaki pucat itu marah, dia hanya ingin kyuhyun juga mau berbagi masalah dengannya.

Kyuhyun melirik hani yang mematung, dia kemudian menarik nafas dalam, “maaf” ucapnya pelan. Lalu dia melangkahkan kakinya keluar rumah.

***

Semua orang yang ada di ruangan itu seakan membatu. Suzy terlihat sedang menyuapi kyuhyun dengan anggurnya. Donghae dan sandara saling bertatapan, sedangkan jiwon dan yoojung mengembangkan senyumnya pada 2 orang yang mereka temui. Takuya yang mengira kyuhyun dan hani berpacaran juga kaget melihat adegan itu. Ada rasa nyeri di dada kyuhyun dan hani sekarang. Apakah ini yang disebut bertukar pasangan?

“wah kebetulan sekali bisa bertemu disini” ucap yoojung yang lari berjalan menuju hani.

“ajak mereka bergabung kesini” perintah jiwon pada yoojung.

Keduanya pun duduk di bangku yang sudah disediakan. Takuya terlihat canggung, dia tak tau bahwa hani merupakan bagian dari perkumpulan para artis terkenal.

“takuya-ssi, aku selalu menonton acara abnormal summit” sandara mencoba mencairkan suasana.

“hm, acara apa itu? aku tak pernah dengar” komentar suzy. Kali ini dia mencoba menyuapi kyuhyun dengan makanannya yang sedari tak disentuh oleh kyuhyun.

Hani masih serius memperhatikan tingkah suzy dan kyuhyun. Kyuhyun yang tau bahwa dia melewati batas kemudian menghentikan tangan suzy.

“sekali-sekali menonton tv lah suzy, nikmati hidupmu” sindir jiwon yang kesal dengan sikap angkuh suzy.

“lagi pula acara kami hanya disiarkan di tv kabel” takuya mencoba memakluminya.

“tv kabel atau tidak, bukan masalah, toh kita semua hidup di seoul” donghae mencoba menyemangati.

“ah! Aku harap aku juga menonton tv jam segitu” yoojung mengeluh karena itu sudah masuk jam tidurnya.

“cepatlah besar” sandara menggoda yoojung dan membuat yang lain tertawa kecuali kyuhyun dan hani.

“wah, aku bertemu teman seumuran disini, beruntung sekali bisa bertemu kalian berdua” ucap jiwon tersenyum menatap takuya dan hani.

“kalian akrab sekali” kyuhyun yang sedari tadi diam kemudian melemparkan komentar tajamnya.

Takuya menyipitkan matanya, dia tau komentar itu dimaksud untuk menyindir dirinya, “ei, tak seakrab kyuhyun-ssi dan suzy-ssi” takuya menangkap dan melempar sindiran dengan baik.

Suzy tersipu malu, berbeda dengan kyuhyun yang air mukanya mengeras sedangkan hani sedari tadi masih merekam perlakuan suzy terhadap kyuhyun.

‘cup’ bibir suzy mendarat di pipi kyuhyun, “sedekat ini?” tanya nya pada takuya dengan gaya menggoda.

Tak ada yang tertawa dengan leluconnya kali ini, malah suasana terlihat semakin tegang. Diantara mereka, hanya suzy, jiwon dan yoojung yang tak tau hubungan hani dan kyuhyun.

“suzy, berhentilah mengajari yoojung hal-hal seperti itu” jiwon kembali memarahi suzy.

unnie, jangan memarahi terus” suzy juga kembali protes.

Kyuhyun menatap hani dengan tatapan menantang, sedangkan hani menatap kyuhyun dengan tatapan marahnya.

“maaf” tiba-tiba takuya berdiri, “aku harus pergi, ada jadwal syuting, senang bertemu dengan kalian” takuya membungkukkan badannya. Dia ingin menyelamatkan hani yang sedari tadi bertingkah aneh, “ayo hani” takuya meraih jemari hani yang masih membeku.

***

Takuya akhirnya sampai ke dorm, dia ingin mengantarkan hani, namun hani yang masih ingin merahasiakan pernikahannya beralasan bahwa dia akan menemui ibunya.

“takuya, sebenarnya hpmu kemana?” sangmin tiba-tiba datang menghampiri.

“hah?” takuya kemudian merogoh saku celananya namun dia tak menemukan apa-apa.

“pantas saja sedari tadi dihubungi tidak bisa, tadi robin hyung meneleponku, katanya hpmu tak bisa dihubungi, dia mengajakmu makan malam dengan member abnormal summit yang lain besok”

“aku rasa aku menghilangkan hpku” takuya menatap sangmin bingung.

“yasudahlah ikhlaskan saja” sangmin tak punya jalan keluar.

“eiii… manager pasti mengomeliku”

Sementara itu, seorang wanita sedang memegang hp takuya sekarang. Perempuan itu merupakan bagian dari orang yang ikut berkumpul dengan takuya dan hani.

***

Setelah bangun dari tempat tidur di ruangan spa langganannya, hani yang telah meredam sedikit mood jeleknya karena kejadian bersama kyuhyun beberapa waktu lalu langsung kaget ketika hapenya berdering dan nama yang tertera dilayar adalah nama ibu mertuanya.

 

-Hani’s POV-

Sebenarnya aku mimpi apa tadi malam? Kenapa hari ini begitu menjengkelkan? Kyuhyun yang tiba-tiba marah, lalu adegan mesranya bersama si rubah itu, lalu telepon mendadak dari ibu mertua di jam segini.

-POV end-

 

Bulan bersinar terang, udara terasa sedikit hangat namun bagi hani, telepon dari ibu mertuanya bagai petir yang menyambar.

‘ibu harap kau menyemangati kyuhyun, jangan biarkan dia keluar dari rumah kalian karena wartawan akan mengejarnya terus. Tak ada yang tau alamat rumah kalian selain orang terdekat. Ibu titip kyuhyun. ayahnya juga akan kerumah kalian sebelum ditahan sebentar lagi’

Pesan ibu mertuanya masih terngiang dikepalanya. Ternyata ayah kyuhyun benar terkena kasus penggelapan pajak. Nada suara ibu mertuanya yang terkesan mencoba tegar malah membuat hati hani terasa sakit. Matanya hampir menumpahkan butir air.

“hani” hani yang masih mematung tepat di depan pintu rumahnya merasa namanya dipanggil oleh seseorang lalu kemudian menoleh.

“ayah?” ucapnya pada ayah mertuanya yang dikawal oleh beberapa orang polisi.

“ayo masuk, kita temui kyuhyun” ucap ayahnya tersenyum.

Hani tak sanggup membalas senyum ayah mertuanya, hatinya kembali tersayat, selama ini ayah mertuanya selalu baik pada hani, dia kasihan melihat ayah kyuhyun yang akan berada dibalik jeruji besi beberapa waktu.

Hani menunduk, dia mengangguk pelan memberi isyarat pada ayahnya. Hani kemudian menekan password rumahnya dan kini pintu rumah itu terbuka.

Kyuhyun langsung menoleh melihat ke arah pintu ketika dia sadar dengan bunyi pintu terbuka. Ayahnya kemudian masuk ke dalam bersama hani dan beberapa polisi.

Tubuh kyuhyun menegang, jemarinya mengepal sambil berjalan ke arah mereka, dia tau apa yang terjadi ketika melihat adegan ini, “untuk apa kesini? Mengucapkan salam perpisahan? Ayah, kau hanya membuat karirku hancur, pergilah sekarang dari rumahku!!” perintahnya pada ayahnya sendiri dengan nada yang cukup meninggi.

Hani mendongak sambil melihat ke arah kyuhyun dengan tatapan tidak mengerti, “kyuhyun!! dia itu ayahmu!!”

“lalu apa pedulimu? Dia itu ayahku dan bukan ayahmu! Kenapa? Kau juga ingin mengolok-olokku?” tantang kyuhyun.

oppa, ada apa ini?” semua mata menoleh pada suara perempuan dari arah kamar. Mereka semua terbelalak ketika melihat kelakuan wanita itu. Ya, si artis terkenal suzy sedang telanjang dan hanya berbalut seprei di rumah idol cho kyuhyun. Para polisi yang merupakan laki-laki itu mulai bergosip.

Ayah kyuhyun menggelengkan kepalanya, dia kemudian berjalan ke arah kyuhyun. Dia tak menyangka dengan kelakuan anak lelaki satu-satunya yang sangat dia sayangi. Degub jantung hani bertambah cepat. Dia menggeleng sambil melihat kyuhyun dengan tatapan kecewanya.

‘pada akhirnya aku akan membuatmu menangis lagi’ batin kyuhyun yang juga sedang menatap hani dengan tatapan rasa bersalahnya.

-plak- Sebuah tamparan mendarat ke wajah kyuhyun. Ayahnya terlihat sangat marah. Wajahnya merah seperti apel, sedangkan kyuhyun hanya menunduk. Hani meneteskan air matanya. Dia tak tau apa yang harus dia lakukan disaat seperti ini. Suzy kaget dan diam seribu bahasa.

“dewasalah kyuhyun, kalau kau mau membantu aku” tegas ayahnya.

Beberapa polisi yang sedari tadi ada di belakang ayahnya pun kemudian berjalan ke arah mereka. “kita harus pergi sekarang pak” dia memborgol pria yang sudah cukup tua itu. Mereka berjalan membawa ayah kyuhyun menuju tempat yang sudah bisa ditebak oleh semua orang, kantor polisi.

“KENAKAN BAJUMU DAN PERGI DARI SINI!!” teriak hani pada suzy yang dibadannya hanya terbalut kain selimut.

“kenapa harus aku?!!” balas suzy tak mau kalah.

Hani tak menyangka perempuan yang tak tau diri itu masih belum menyadari kesalahannya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya pada kyuhyun. “aku benci kau cho kyuhyun” ucapnya pelan dan bergerak menuju ke luar rumah.

“berhenti!!” teriak kyuhyun pada hani, “suzy, kau yang harusnya pergi”

oppa, kau berubah! Kenapa kau seperti ini? Memangnya dia siapa?”

“AKU BILANG KELUAR SEKARANG!!”

oppa, kau membentakku? Kau benar-benar berubah!” ada nada kecewa dari ucapan suzy barusan. Dia buru-buru memakai bajunya dan keluar dari rumah itu dengan wajah yang murka.

Hani masih mematung. Dia benar-benar kesal pada kyuhyun. Rasa kesalnya bercampur dengan rasa kecewa dan rasa terkhianati oleh perlakuannya selama ini pada kyuhyun.

“kau mau kemana?” tanya kyuhyun dengan nada bersalah.

“aku membencimu cho kyuhyun! Lebih dari apapun!” jawab hani ketus.

Kyuhyun tak menjawab. Hani kemudian mengangkat kakinya pergi dari rumah itu.

***

‘oppa, maaf sepertinya aku butuh bantuanmu, aku akan tinggal di dorm beberapa saat, karena kalau pernikahan rahasia ini juga ketahuan dampaknya akan tambah besar.. ibu mertuaku menyuruhku untuk menjaga anaknya tapi sepertinya situasinya tidak memungkinkan.. terima kasih oppa J akan ku traktir lain kali ^^)v ohya, pembantuku akan segera datang kesana~’ kyuhyun membaca chat kakao talk milik heechul dari hani.

Dia menarik bibirnya tanda tak senang, pikirannya masih bercampur aduk. Kejadiannya cepat sekali semenjak suzy datang kerumahnya, lalu hani dan ayahnya melihat adegan yang tak perlu dilihat dan sekarang ayahnya sudah masuk rumah tahanan dan istrinya tidak pulang kerumah.

“sepertinya aku akan tinggal 2 atau 3 hari disini” ucap heechul sambil membuka jaketnya sambil memperhatikan rumah adiknya yang baru pertama kali diinjaknya.

“tidak perlu! Aku bisa menjaga diriku sendiri, pergilah hyung, aku tak butuh bantuan perempuan itu” nada lelaki itu meninggi.

“dasar bodoh! Aku malah iri karena kau bisa diperhatikan oleh istrimu sekarang”

Kyuhyun menarik nafas dalam kemudian menutup matanya dan membayangkan wajah kecewa hani yang dilihatnya 1 jam lalu, “aku rasa dia hanya membuat alasan untuk tidak bertemu denganku”

“bisa jadi dia lebih tertarik padaku” heechul mengibaskan rambutnya.

“ini alasannya kenapa kalian bisa jadi seakrab ini? Sampai-sampai bertukar SNS? Kenapa aku tidak diberi tahu?” ucap kyuhyun dengan cepat.

“kau seperti bibi-bibi, tentu saja akrab, toh dia perempuan cantik plus seksi dan aku lelaki normal” jawab heechul santai.

“hyuuuuuuuung~” kyuhyun memasang muka cemberutnya.

“haha, bodoh! Dasar magnae bodoh! Padahal kau kan anak profesor”

Kyuhyun kembali menarif nafas dalam, ‘hani pasti benar-benar marah’ batinnya.

“ya, aku memang bodoh” ucapnya pasrah.

Kini pikirannya melayang jauh, membayangkan nasib pernikahannya dimasa depan, kesalahannya kali ini benar-benar fatal, ‘padahal itu bukan sepenuhnya salahku, tapi aku rasa langit juga menghukumku kali ini’ batinnya lagi.

Heechul melirik kyuhyun yang terlihat menyedihkan, sebagai sosok abang dia merasa dia perlu menyemangati adiknya itu, “hei cho kyuhyun kenapa kau malah menyerah secepat ini? Tidak biasanya” komentarnya dengan nada profokatif.

“aku membuat kesalahan hyung” kyuhyun menjawab dengan tatapan mata yang kosong.

“manusia pasti membuat kesalahan, tapi harus lebih pintar dari kedelai yang bahkan tak mau masuk ke lubang yang sama”

Untuk kesekian kalinya, nafas kyuhyun terdengar berat, “tapi kali ini lubangnya terlalu dalam, aku tak yakin mampu untuk naik ke daratan lagi”

“lalu kau mau menyerah dan mati di dalam lubang menjadi tengkorak tanpa ada satu orangpun yang tau?” kali ini nada heechul lebih profokatif namun terdengar lucu.

“menyedihkan sekali” kyuhyun sepertinya sudah terpancing oleh ucapan profokatif heechul.

“makanya, sedalam apapun lubang tempat kau masuk, kau harus berusaha agar bisa naik ke atas lagi, bahkan Tuhan pun akan ikut membantu” dia mencoba meyakinkan.

Kyuhyun mengangguk, kini wajah pucatnya mulai memerah. Sepertinya darahnya mulai kembali mengaliri tubuhnya setelah sempat terhambat selama 1 jam.

“sekarang, berikan aku seluruh ponselmu” perintah heechul.

Kyuhyun memicingkan matanya, “untuk apa? Jangan-jangan kau mau melihat foto-foto hani di hp ku? Tidak bisa! Foto hani yang ada di hpku terlalu seksi untuk dilihat oleh laki-laki lain”

Heechul menatap kyuhyun dengan mata yang bulat penuh, dia mengartikan maksud dari ucapan kyuhyun dengan cepat.

“bukannya kalian itu dijodohkan dan tidak saling kenal?”

“memang”

“kalian sudah melakukan apa saja?”

“melakukan apa saja?” kyuhyun mengulangi pertanyaan heechul sambil mengingat kembali, “aku rasa kami sudah melakukan semuanya” ucapnya santai.

“bagaimana bisa kau melakukannya dengan orang yang tidak kau kenal?” heechul bertanya dengan wajah yang serius, dia terkejut dengan jawaban polos dongsaengnya.

“ha?” kyuhyun mencoba mengartikan maksud ucapan heechul.

“kalian mengerikan, aku fikir kalian masih tidur dikamar terpisah, bukannya hani itu anak yang sangat canggung?”

“aku rasa tidak, kami sudah tidur bersama sejak hari pertama pernikahan”

“serius? Hani bahkan bilang kalau dia itu anak yang sangat canggung jika bertemu orang baru”

“sepertinya memang seperti itu, tapi anehnya kami tak canggung sama sekali hyung, bahkan dia itu sangat cuek, ya tapi sebenarnya dia juga perhatian dan pengertian, dari awal menikah dia tak pernah melarangku untuk menyentuh tubuhnya”

“kau tak takut kalau hani hamil?”

Kyuhyun menunduk, “dia tidak akan hamil, sepertinya dia tak mau punya anak dariku”

“kau kecewa?”

“hm..bahkan dia tidak merasa bersalah ketika meminum pil penggugur itu di depan mataku atau ketika dia mengutarakan alasannya untuk tetap menjaga karir”

“kau mencintainya?”

“cinta?” kyuhyun membatin, ‘sepertinya aku tak pernah terfikir hal seperti itu, hubungan kami hanya berjalan tanpa menekankan hal lain’.

“aku rasa kau sudah mencintainya”

“lalu bagaimana jika dia tidak mencintaiku? Dia lebih tertarik dengan orang yang seumuran dengannya”

“dia itu sudah jadi istrimu”

“lalu?”

“itu berarti kau menang satu langkah dari lelaki lain”

“apa kau yakin?”

“tentu saja, sekarang kemarikan ponselmu”

araseo” jawab kyuhyun setengah hati.

***

3 hari berlalu, kyuhyun menunggu kontak dari hani, namun hani tidak pernah memberikan pesan, SNS atau bahkan telepon untuk kyuhyun.

“hei kyuhyun, tadi manager meneleponku dan menyuruhmu untuk kembali ke dorm” heechul berbicara dari balik daun pintu, dia tidak diijinkan oleh kyuhyun untuk tidur dikamarnya dan hani.

“memangnya kenapa?”

“apa kau yakin tak ada jadwal?”

“selain radiostar…” dia kembali mengingat schedulenya, “ah, solo album!” ingatnya lagi.

“nah itu, lagu-lagu dialbummu hampir rampung, dan kau diharuskan mulai rekaman”

araseo

“yang penting, hpmu masih akan ku sita”

hyung, kau yakin kalau hani tak menghubungiku?”

“yakin 100%”

“lagipula kenapa aku masih tidak boleh pegang hp?”

“agar kau tetap fokus” heechul membuat alasan, padahal sebenarnya dia tidak ingin membuat kyuhyun membaca komentar negatif tentang ayahnya dan kemudian menyeret namanya, menurutnya itu tidak adil, karena ini masalah ayahnya, masyarakat tidak boleh menjatuhkan kyuhyun hanya dengan alasan seperti ini.

“baiklah”

“buktikan pada dunia kalau kau bertalenta dan kau anak yang berbakti pada orang tua”

ne~ araseoyo” balasnya dengan nada malas.

***

Suara dentingan piano yang diketukkan oleh solji di ruang latihan vokal seakan membuat hani terbang dalam lamunan yang semakin tidak karuan. Ini adalah versi piano dari lagu Park Hyoshin yang berjudul Snow Flower. Ini adalah lagu favorit hani sejak kecil, dia merasa seperti waktu berputar kembali menuju musim salju, ketika dia melihat gumpalan es yang seperti kapas berterbangan menyelimuti bumi menjadi putih. Tiba-tiba dia kembali ingat dengan kyuhyun. Suaminya yang sudah 2 minggu ini tidak pernah ia temui. Ini bukannya waktu dimana mereka paling lama tidak bertemu karena mereka pernah tidak berhubungan sampai berbulan-bulan, bedanya kali ini adalah ketika hubungan mereka dirasa sangat complicated.

“hujan” ucap solji dan changmin bersamaan ketika melihat suasana dari dinding kaca di tempat yang berbeda.

Changmin berada di gwanghwamun bersama Kyuhyun dan Seo Inguk. Mereka sedang berkumpul sambil menikmati makan siang mereka. Ini adalah cafe yang sama ketika kyuhyun memesan coklat hangat bersama hani.

Kyuhyun dan hani spontan sama – sama melihat ke arah luar, memastikan hujan turun. Keduanya teringat ketika mereka sama – sama memeluk tubuh mereka saat hujan, ketika kedua sama-sama saling merindu ketika melihat hujan di tempat hujan yang berbeda. Begitu juga dengan sekarang. Hujan mengingatkan mereka satu sama lain.

“lalu bagaimana albummu? Sudah rampung?” tanya changmin.

“90% sudah rampung, tapi belum diputuskan yang menjadi judul utamanya” jawab kyuhyun sekenanya. Pikirannya kini melayang ketika pertama kali bertemu dengan hani hampir satu tahun yang lalu di gwanghwamun. Ketika mereka pertama kali berciuman di gwanghwamun, ketika hani berkaraoke di mobil menuju gwanghwamun, ketika mereka duduk di cafe ini, banyak sekali memori indah yang bermunculan terutama ketika gwanghwamun adalah tempat pertama mereka bertemu, “ternyata hujan benar-benar bisa meresonansi otak untuk mengingat masa lalu”

Kyuhyun kini menutup matanya, menarik nafas dalam dan membayangkan wajah hani. Seperti ucapan hani sebelumnya, dia bilang dia akan segera muncul jika kyuhyun melakukan hal seperti itu. Rasa rindu yang memuncak membuat otak kyuhyun yang selalu berfikir rasional kini melakukan hal aneh seperti ini padahal dia harusnya tau, hani tak mungkin tiba-tiba muncul begitu saja seperti sihir. Dia membuka matanya, diperhatikannya sekeliling, tak ada tanda-tanda kehadiran hani, ‘dia tak mungkin muncul saat ini’ batinnya.

“ei, ada apa denganmu? Kenapa jadi sok melankolis seperti ini?” komentar inguk.

“bagaimana kalau kau coba tulis lagu sendiri” changmin melontarkan ide gilanya.

“apa SM mau membuat lagu tulisan sendiri menjadi judul utama?” inguk langsung mematahkan ide gila changmin.

“aku akan berdiskusi pada penulis lagu, memang kalau aku tulis sendiri, aku juga tidak yakin bisa bagus, tapi kalau aku ceritakan bagaimana tema dan tentang apa lagu itu pada penulis, sepertinya bisa”

“ooh, sepertinya kau sudah punya gambaran” ejek changmin.

“jangan bilang kau masih memikirkan pacarmu saat sma dulu?” tambah inguk.

“hm…bukan tentang dia, ini hanya tentang hal yang ku rasakan sekarang”

“pantas saja kau tiba-tiba melankolis, ternyata kau sedang membayangkan lagu balladmu yang akan kau keluarkan” jawab inguk lagi.

“makanya, kau cari pacar, agar bayanganmu tidak selalu suram, ada bayangan bahagia juga, agar lagumu tidak selalu ballad, lagumu begitu menyedihkan semuanya” ejek changmin lagi, sepertinya dia bahagia sekali mengerjai kyuhyun hari ini.

“oh, Hani-ssi?” ucap Inguk kearah lain dibalik punggung Kyuhyun.

“inguk-ssi?” jawab hani, “changmin-ssi?” ucap hani lagi ketika changmin melihat ke arahnya.

“wah ada hani, kyuhyun! ada hani disini!” ucap changmin ke arah kyuhyun yang menoleh ke arah hani.

“kyuhyun” bisik hani dan solji bersamaan.

-flashback-

“hujan” ucap solji dan changmin bersamaan ketika melihat suasana dari dinding kaca di tempat yang berbeda.

“hujan…” hani berjalan menuju dinding kaca agar bisa lebih dekat dengan sang hujan. Embun membias ke dalam ruangan, hani menghapusnya sedikit agar dia bisa melihat langit dengan lebih jelas.

“aku lapar, ayo cari makanan ke gwanghwamun, lalu kita cari alat-alat make up disana!! Banyak produk baru yang bisa kita beli!!” ucap solji semangat.

Tanpa persetujuan hani, solji menarik tangan perempuan berambut panjang itu dengan cepat menuju basement gedung.

-flashback end-

“ayo gabung bersama kami disini” inguk menggeret hani dan solji duduk di dekat mereka.

“kalian saling kenal?” tanya inguk pada kyuhyun, changmin dan hani.

“ya, malah kyuhyun yang mengenalkannya dengan ku” jawab changmin.

“wah kalian dekat sekali” balas inguk, “aku baru mengenal hani sejak 3 bulan lalu, kami pernah photoshoot bersama untuk satu brand jaket” tambahnya.

“oia kenalkan ini solji unnie” ucap hani.

Kyuhyun masih diam, dia menelusuri wajah hani yang sudah tak dia lihat selama 2 minggu. Dia juga tak menyangka mantra yang tadi dia lakukan ternyata berhasil. Kali ini hani sudah berada dihadapannya.

“solji-imnida” ucap solji mengenalkan diri.

“ah! Aku tau! Begini, hani-ssi, kami sedang mencarikan kyuhyun pacar, karena kau juga sudah dekat dengan kyuhyun, bagaimana kalau kita adakan blind-date” ide gila changmin kembali terlontar, semuanya menatap changmin dengan serius, terutama kyuhyun, hani dan solji.

“wah, benar sekali!! Ajak temanmu, 2 orang lagi, aku juga mau punya pacar yang cantik seperti kalian~ kami juga akan ajak 2 teman yang gantengnya sama seperti kami” inguk melakukan penawaran.

ne?” tanya hani bingung. Dia melirik ke arah kyuhyun tapi kyuhyun membuang wajahnya, kyuhyun tak sanggup menatap hani, dia masih merasa bersalah, namun hani mengartikannya berbeda, dia mengira kyuhyun sudah tak sudi lagi menatapnya, “oh, kyuhyun oppa, jadi kau sudah ingin sekali punya pacar?” hani meninggikan nada ucapannya seakan menantang.

“hey…” solji menarik tangan hani pelan, takut hani akan kembali bertengkar dengan kyuhyun.

Kyuhyun kaget mendengar pertanyaan hani, “apa menurutmu seperti itu?” dia kecewa padahal orang yang sekarang ada dalam pikirannya itu hani.

“hm, tentu saja, akan kubawakan teman yang cantiknya seperti suzy” balas hani lagi.

Mata kyuhyun membulat sedangkan muka hani memerah, hani kembali marah dan kyuhyun juga kesal karena hani kembali mengungkit masalah suzy sekarang.

“wah, kalau seperti suzy juga aku mau” ucap inguk santai, dia tak dapat membaca situasi sekarang.

Changmin kembali ingat adegan ketika suzy menghina hani, ‘wah dia masih kesal’ batin changmin, “dia bukan pacar suzy” changmin berbicara pelan, takut menimbulkan api yang lebih besar.

“aku akan sangat berterima kasih kalau kau membawa yang secantik suzy untuk ku” balas kyuhyun dengan lantang.

Hani mengangguk, dia berdiri, “inguk-ssi, mari bertemu 2 minggu lagi, jam 8 malam disini” ucap hani pada inguk, “ayo unnie, aku sudah kenyang ada disini” hani menggeret tangan solji dan berjalan keluar cafe.

“ah bagaimana ini” bisik changmin pelan. Dia membayangkan perang dunia ke III yang akan terjadi nantinya.

“hahaha, cho kyuhyun, kita akan sama-sama dapat pacar cantik seperti changmin” inguk menepuk-nepuk bahu kyuhyun yang mengeras. Jemarinya mengepal.

“aku pulang” ucap kyuhyun sambil berdiri. Changmin melihat ada yang tak beres pada kyuhyun, ‘mungkin dia tersinggung oleh ucapan hani tadi, pikirnya.

“aku saja yang menyetir” jawab changmin cepat, dia takut kyuhyun melakukan sesuatu yang bodoh lagi kali ini.

***

-Nov : 2014-

Disini, ada 4 orang lelaki dan 4 orang perempuan yang duduk berhadapan di tengah meja panjang. Tegang. Satu kata yang bisa menggambarkan raut wajah mereka semua. Namun rasa tegang itu cukup berbeda bagi Hani dan Kyuhyun yang duduk berjauhan.

“lalu? Bagaimana kalau kita mulai saja perkenalannya?” inguk memulai percakapan untuk memecah keheningan yang sudah terjadi selama 10 menit.

“sebaiknya bagaimana kalau para lelaki yang memulai?” ji changwook, salah satu orang yang dibawa inguk menjadi peserta blind-date memberi inisiatif.

“dari aku dulu nih?” tanya gikwang yang duduk paling sudut di sebelah kanan, dia berdiri dan kemudian memberikan salam, “oke, annyeonghaseyo, lee gikwang imnida, lahir tahun 90, aku senang bermain bola, bangapseumnida~

Kini giliran inguk, dia berdiri dan memberikan para perempuan yang ada disitu bunga mawar berwarna merah, “annyeong, aku adalah inguk oppa” dia berbicara sambil menaikkan alisnya,

“wuaaa” para perempuan mulai menunjukkan rasa tertariknya.

“lahir tahun 87, seperti yang kalian tau, aku cukup terkenal di asia, dan aku cukup royal dengan pacar” ucapnya sambil tersenyum.

“wuah, yang barusan itu cukup mengena” sambung kang minkyung yang termasuk dalam anggota blind-date kali ini.

Perempuan lain mengangguk seakan setuju dengan minkyung.

“oke giliran ku” changwook berdiri, “annyeonghaseyo, ji changwook imnida, aku seumuran dengan inguk dan kyuhyun, aku rutin berolah-raga setiap pagi, dan sudah 10 tahun sejak terakhir kali aku punya pacar, bangapseumnida~”

Kyuhyun yang menyadari kini gilirannya kemudian berdiri tanpa semangat sedikitpun, “annyeonghaseyo, cho kyuhyun imnida~ aku magnae super junior dan lahir tahun 88, bangapseumnida~” ucapnya tanpa memperhatikan para perempuan disitu. Dia hanya melirik hani yang dibalas hani dengan tatapan rindu.

Ya, hani memang marah, tapi kyuhyun tetap suaminya. Keduanya sama-sama merasa kehilangan selama sebulan ini.

“oo~ kyuhyun oppa sekarang semakin dingin” komentar minkyung, “hm, baiklah, kami juga akan mulai dari yang paling kecil”

Hyeri melirik ke arah minkyung, kaget karena dia disuruh untuk memperkenalkan diri pertama, dia kemudian berdiri dengan malu-malu, “annyeonghaseyo~ Girls Day magnae Lee hyeri imnida, aku lahir tahun 94, aiing~” ucapnya mempraktekkan aegyonya didepan para lelaki.

“wuah!! Imut sekali~~” komentar inguk dan dibalas anggukan oleh changwook dan gikwang.

Kini giliran hani, dia berdiri dan memberi salam, “annyeonghaseyo, Ahn hani imnida, aku lahir tahun 92, aku menyukai hujan, kupu-kupu dan bunga mawar”

“aku mengenal hani sejak SMA, dan aku tau kisah cintanya dengan pacar pertamanya dulu” gikwang memotong ucapan hani.

Semua orang menoleh ke arah gikwang terutama kyuhyun dengan matanya yang membulat, “maksudmu?” tanyanya.

“hm..pacar pertama hani adalah hyunseung, ya B2ST dan Trouble Maker Jang Hyunseung” ucapnya, “tapi mereka sudah putus sejak 3 tahun lalu” tambahnya lagi.

“itu kan masa lalu” jawab minkyung.

“itu saja, ada yang mau ditanya?” sambung hani lagi.

“menurutmu, apa arti cinta?” tanya changwook.

“hyunseung adalah kakak kelas, aku mulai menyukainya ketika tidak sengaja melihatnya bermain basket di lapangan sekolah dan ketika kami berkenalan ternyata dia bilang dia juga sudah menyukaiku saat menyadari aku sering memperhatikannya bermain basket, ketika aku berpacaran dengan hyunseung dulu, menurutku itu versi cinta yang biasanya diutarakan oleh orang-orang, namun sekarang anggapan itu berubah, cinta itu universal, cinta bisa tumbuh karena kebersamaan bahkan tanpa saling kenal, cinta tumbuh seiring waktu tanpa rasa tertarik akan satu hal yang ada dalam diri orang yang kita cintai dan tanpa ada alasan yang membuat kita untuk mencintai, seperti cinta terhadap orang tua, kita tidak bisa memilih orang tua kita, tapi toh kita mencintai mereka tanpa alasan” hani menjelaskan sambil melirik ke arah kyuhyun sesekali, mereka saling memberi sinyal dan ada guratan senyum tipis saat hani berbicara mengenai cinta alasan tertarik dan karena kebersamaan. Seperti yang mereka berdua alami.

“wuah!!” changwook memberikan tepuk tangannya, “kau menjawabnya dengan sangat baik, aku rasa aku mulai tertarik denganmu” sambungnya lagi.

“hyung, kau langsung menargetkannya? Bahkan masih ada yang belum memperkenalkan diri disini” protes gikwang.

“oke oke baiklah kini giliranku sekarang” ucap minkyung berdiri, “annyeonghaseyo, davichi kang minkyung imnida, aku lahir tahun 90 tapi aku rasa aku senior kalian dalam dunia bisnis, kecuali kyuhyun oppa, bangapseumnida~”

“minkyung noona memberi efek bad girl” komentar gikwang.

chic, gadis chic” sambung inguk.

Kini solji berdiri, giliran dia terakhir karena para perempuan memutuskan untuk memperkenalkan diri berdasarkan waktu lahir, “annyeonghaseyo, Exid Heo Solji imnida, aku adalah seorang lead vocal dan aku senang bekerja, bangapseumnida~”

to the point” komentar changwook.

“heyyy, maaf terlambat” suara changmin muncul secara tiba-tiba. Dia membawa pacarnya victoria.

“akhirnya kau datang! Kami tidak tau mau melakukan apa setelah ini” jawab inguk.

“oke-oke, jadi kalian sudah berkenalan?” tanya changmin.

“tentu saja” jawab changwook.

“sekarang, sebutkan tipe ideal kalian dan 2 nama orang yang paling mendekatinya, dimulai sesuai urutan berkenalan” ide gila kembali muncul dari otak changmin.

Gikwang yang sedang minum langsung tersedak, “aku lagi?…..” ucapnya kesal, “oke…maaf ini pertama kalinya aku ikut hal seperti ini jadi tidak terlalu mengerti, tipe idealku adalah seorang gadis manis, manja, dan umurnya lebih muda dariku”

“aku rasa aku sudah bisa tebak mereka siapa” potong solji.

“tentu saja, hanya ada 2 orang perempuan disini yang bisa memanggilnya ‘oppa’ kan” ledek minkyung.

“ne~ kalian benar, yang paling mendekati adalah Hyeri dan Hani, tapi tenang saja aku rasa aku hanya menganggap hani sebagai adik karena dia pernah berhubungan cukup lama dengan temanku sendiri”

Mereka semua memberi tepuk tangan, “oke, sekarang lanjut!!” pekik victoria yang tiba-tiba bersemangat.

“seperti yang aku bilang tadi, aku royal terhadap pacar, maka pacarku harus lulus banyak seleksi, tentu saja dia harus cantik, imut, putih, tinggi, langsing dan sexy”

“wooow, mengena sekali hyung” komentar gikwang.

“yang paling mendekati adalah Kang Minkyung dan Ahn Hani”

Setelah memberi tepuk tangan, kini giliran changwook, “tipe idealku adalah perempuan yang sabar dan punya fikiran positif, dia juga harus mampu mengutarakan fikirannya dengan baik karena aku tak suka dengan perempuan yang berbelit-belit”

“wuah, teliti sekali” komentar victoria.

“dia itu mr. Perfectionist” bisik changmin.

“tipe idealku, adalah Ahn Hani dan Solji”

“wah, Hani kau populer sekali” puji minkyung, hampir semua orang menjadikanmu sebagai tipe idealnya.

“sekarang giliranmu kyu” perintah changmin.

“tipe idealku adalah gadis yang punya dahi yang manis, sebenarnya tak ada yang mendekati tipe idealku disini tapi aku sudah tertarik dengan seorang perempuan disini, dia adalah Hani”

“wah, tidak seru!! Hampir semua tertarik dengan hani” ucap changmin.

“aku tidak hyung, tenang saja” jawab gikwang.

“sekarang giliran yang perempuan” victoria memberi sinyal.

“aku tidak punya tipe ideal, tapi kalau harus memilih, aku akan memilih kyuhyun oppa dan changwook oppa” ucap hyeri.

“kalau aku, tipe idealku itu seperti seo inguk-ssi” minkyung menyambung ucapan hyeri.

“aku suka orang yang fokus dengan pekerjaan, jadi aku rasa tipe idealku seperti changwook-ssi dan kyuhyun-ssi” ucap solji santai.

Kini semua mata menuju pada hani, “aku menyukai lelaki yang sering berkeringat, yang punya tubuh sixpack”

Changwook, gikwang dan inguk sontak sama-sama berdiri dan mengangkat baju yang menutupi perut sixpack mereka.

“wuah!! Keren sekali!!” teriak para perempuan disitu termasuk victoria, kecuali hani.

“hei tenang-tenang, sekarang kalian duduk!!” perintah changmin pada ketiganya.

“tapi, aku tidak suka dengan lelaki yang terlalu banyak berbicara” hani menyambung kalimatnya yang sempat terputus.

“hahaha, syaratmu yang ini langsung menggugurkan ketiganya jadi finalist!!” teriak minkyung melihat kegaduhan lucu yang disebabkan oleh hani.

“jadi aku tidak memilih siapapun” ucap hani lagi.

what??” tanya inguk cukup lebay.

“syaratmu terlalu tinggi, kalau begini kau kapan dapat pacarnya?” sambung gikwang menceramahi.

“ahn hani, seperti yang kau bilang tadi, kau percaya pada cinta tanpa alasan, maka aku akan membuat kau tertarik padaku” ada kilatan cahaya yang membelah pupil mata changwook dengan senyum angkernya.

Hani hanya fokus dengan kyuhyun, kyuhyun membalasnya dengan wajah cemberut. Sepertinya dia kembali sadar bahwa hani masih dalam kondisi ‘marah’ padanya.

“oke oke, setidaknya kita dapat 2 pasangan disini sesuai dengan tipe idealnya, yaitu seo inguk dan kang minkyung, juga ji changwook dan heo solji, ayo berikan tepuk tangan!!” changmin memandu acara kali ini dengan baik.

“nah setelah ini kita akan masuk ke babak menunjukkan bakat, kalian boleh ganti pasangan kalian dan kita akan tentukan pasangan yang fix untuk kalian” sambung changmin lagi.

Mereka memulai babak menampilkan bakat dari pasangan yang telah terpilih, yaitu seo inguk dan kang minkyung. Inguk menampilkan keahliannya dalam memainkan bola basket sedangkan minkyung yang terkenal dengan suaranya yang merdu menampilkan tarian seksi. Acara kemudian dilanjut ke pasangan berikutnya, changwook dan solji. Tidak seperti yang biasanya, changwook menampilkan keahliannya dalam membaca cepat dan solji menampilkan keahliannya dalam menirukan suara binatang seperti harimau, singa, anjing dan katak. Semua orang tertawa ketika menyadari betapa miripnya suara yang dihasilkan.

Kini perhatian beralih pada gikwang, dia menampilkan keahliannya bermain bola kaki. Lalu, hyeri yang menampilkan keahliannya melukis karikatur seseorang. Sampailah pada giliran berikutnya, yaitu kyuhyun. Dia berdiri menghadap semua orang.

“aku akan menyanyikan sebuah lagu yang akan dirilis 2 hari lagi, judulnya adalah At Gwanghwamun”

“wah, jadi kita adalah orang yang pertama kali mendengar lagunya?” tanya victoria.

Kyuhyun mengangguk, “lagu ini menceritakan tentang bagaimana seorang lelaki merindukan orang yang dia cintai terutama ketika gwanghwamun adalah tempat yang memilik banyak kenangan untuk mereka. Lelaki ini akan terus menunggu pasangannya di gwanghwamun, berharap pasangannya akan memaafkannya dan mau menemuinya lagi disana”

‘deg’ jantung hani berdetak lebih cepat. Dia ingat, gwanghwamun adalah tempat pertama kali mereka berciuman, pertama kali mereka berkenalan dan pertama kali mereka berbincang.

Lantunan musik versi instrumental dari lagu terbaru kyuhyun yang bahkan belum dirilis terdengar dari ponselnya. Live version saat ini pada para hadirin yang sangat bagus keluar dari tenggorokan seorang lelaki berumur 27 tahun. Kyuhyun menyanyikan lagu yang berjudul At Gwanghwamun itu dari hatinya. Semua orang terenyuh mendengarnya. Kyuhyun seperti King of The Day, dia yang paling bersinar malam ini.

Lagu itu diakhiri oleh suara riuh tepuk tangan para peserta blind-date. Tak ada guratan senyum bahagia yang tersirat dari wajah kyuhyun. Dia menyanyikan lagu itu untuk menyampaikan rasa minta maafnya dan rasa bersalahnya pada hani. Tak ada niatan untuk dipuji oleh orang lain.

“wah, yang tadi keren sekali!!” ucap minkyung.

“bahkan aku yang laki-laki saja bisa terkesima” sambung changmin.

“aku yakin respon masyarakat akan bagus, cho kyuhyun!! selamat akan debutmu menjadi artis solo!!” tambah changwook.

“dia masih jadi member super junior” inguk menimpali.

“iya maksudku, ini kan album solonya” changwook merasa tak ingin disalahkan.

“sudah-sudah sekarang kita lanjut acaranya oke” changmin memotong percakapan dan melirik hani, “ini dia tipe ideal sejuta umat manusia ahn hani” changmin mempersilahkan, disambut oleh tawakan dari yang lain.

Hani hanya cengengesan, “seperti yang kalian tau, aku terkenal lewat dance up & down”

“tunjukkan!! Tunjukkan!!” ucap yang lain serentak, ya kecuali kyuhyun.

‘goyangan seksi dan ekspresi seduktif itu! shit!’ batin kyuhyun. dia tak akan tahan melihat lelaki lain menikmati lekukan tubuh istrinya, walaupun hanya visual.

“kalian bisa lihat di internet, bagaimana kalau sekarang aku menceritakan tentang hal buruk dari diriku?”

“hani, kau diminta untuk menunjukkan kehebatan dirimu, bukan keburukan” jelas victoria.

“keahlianku sudah terlalu mainstream di portal-portal entertainment yang ada, sekarang aku ingin menunjukkan sisi ahn hani yang lain” ucap hani tiba-tiba bersemangat.

‘apa maksudnya itu?’ kyuhyun membatin sambil melirik hani kesal.

‘ekspresi apa itu? bukannya aku yang seharusnya menunjukkan ekspresi itu? atau dia tidak sadar diri bahwa yang melakukan kesalahan besar itu dia?’ hani membalas tatapan kyuhyun dengan wajah menantang.

‘dia masih marah ternyata, atau dia ingin menantangku disini? Apa yang ada di pikiran perempuan ini? Dia berniat menggoda laki-laki yang ada disini?” kyuhyun membaca ekspresi hani padanya.

“waw, ini menarik” balas changwook menghentikan aksi perang tatapan hani dan kyuhyun.

“ayo lanjutkan! Aku penasaran” sambung inguk.

“aku itu cuek, tidak peka, random dan canggung”

‘cih, aku sudah terbiasa dengan semua itu! apalagi mood mu yang swing seperti roller coaster’ ejek kyuhyun dalam hati.

“eiii…apa itu kau ucapkan agar mereka tidak memilihmu unnie?” tanya hyeri merasa dicurangi.

“kau salah hyeri, para lelaki malah semakin tertarik dengan perempuan yang punya banyak tantangan” balas changmin.

‘pas! Itu dia! Dia mungkin ingin membalas dendam dengan cara seperti ini, dia ingin menggoda para lelaki ini tepat dihadapanku’ batin kyuhyun.

“changmin benar, aku rasa benar-benar tertarik denganmu” sambung changwook dengan wajah serius.

“wah, unnie curang” hyeri malah semakin merasa dicurangi.

“yah, kenapa jadi seperti ini, aku benar-benar tidak bermaksud curang hyeri” hani merasa tidak enak.

“nah sudah-sudah, karena sudah selesai, sekarang kita makan dulu dan nanti setelah itu penentuan terakhirnya, akan tercipta berapa pasangan disini” changmin mengambil alih posisinya sebagai pembawa acara kembali.

Hani memperhatikan kyuhyun kali ini alkohol yang diminumnya cukup banyak, dia menelan wine seperti menelan air putih, hampir satu botol wine dihabiskannya sendiri. Hani menggigit bibir bawahnya tanda tidak sabaran melihat kelakuan kyuhyun kali ini. Dia terus menatapnya dan ingin mengingatkannya agar tidak terlalu banyak meminum alkohol namun kyuhyun hanya cemberut dan menunduk kebawah. Pipi kyuhyun memerah, sepertinya sudah mabuk, ‘sungguh aku bisa mati karena geregetan!!’ batin hani.

Makanan sudah selesai disantap habis. Kali ini masuk ke acara selanjutnya yaitu penentuan pasangan.

“ayo sekarang, di mulai dari gikwang, kita harus serius, oke! Pilih siapa yang paling kau suka diantara 4 calon disini?” changmin kembali memoderatori acara.

“hm..” mata gikwang melirik ke salah satu perempuan disana, “Lee Hyeri-ssi” ucapnya.

“wah, gikwang tak berpindah ke lain hati” komentar victoria.

“selanjutnya, hyeri, kau pilih siapa?” tanya changmin lagi.

“aku pilih changwook oppa” jawab hyeri tanpa ragu.

“haha, ada yang patah hati” ejek inguk.

hyung, awas kau!!” balas gikwang.

“yah, ternyata belum tercipta pasangan disini” changmin melirik gikwang, “okey kita lanjut, changwook, kau pilih siapa?”

“tentu saja hani” balas changwook cepat. Kyuhyun mendengar nama hani disebut langsung menegakkan wajahnya. Dadanya berdetak lebih cepat dan wajahnya memerah, sepertinya dia mulai mabuk.

‘sial! Ahn Hani, kalau kau memilihnya, aku akan ungkapkan semua tentang pernikahan kita ke semua orang! Lihat saja!’ batin kyuhyun.

“ee?” hani bertanya dengan keadaan bingung.

“ayo hani, kau pilih changwook atau adaorang lain yang kau suka?” tanya victoria.

Hani melirik kyuhyun dan dijumpainya kyuhyun yang menatapnya dengan sangat serius, “aku tidak memilih siapapun” jawab hani.

“wah, itu namanya curang!!” balas gikwang.

“yah hal seperti itu juga bisa terjadi dan dapat dimaklumi” minkyung mencoba menjelaskan.

Tiba-tiba kyuhyun berdiri, “aku juga tidak berminat dengan kegiatan seperti ini!!” bentaknya, lalu dia berjalan ke arah hani dan menariknya dengan paksa, “kau ikut denganku!!” ucapnya dengan kasar dan menarik hani keluar dari cafe itu menuju mobilnya.

Semua orang terdiam, untung saja cafe itu sudah disewa selama beberapa jam oleh mereka.

“sepertinya dia mabuk” ucap changwook.

“apa hani baik-baik saja?” tanya minkyung.

“jangan-jangan kyuhyun kesal dengannya karena tidak memilih siapapun” inguk berkomentar.

“ah benar! Dari awal kyuhyun memilih hani” tambah victoria.

“atau mungkin kyuhyun hyung sudah menyukai hani dari awal” gikwang ikut-ikut berkomentar.

“jangan-jangan hani unnie dipaksa oleh kyuhyun oppa?” pikiran hyeri sangat dramatis.

“atau jangan-jangan mereka memang punya hubungan” ide gila keluar dari kepala changmin.

‘wah ini bisa gawat’ batin solji, “tidak-tidak, ini masalah bisnis, perusahaan orang tua hani kan membeli beberapa saham perusahaan orang tua kyuhyun untuk membantu permasalahan orang tua kyuhyun dengan para jaksa, dendanya cukup besar” solji mencoba mengarang cerita serealistis mungkin.

“oh begitu, kalau begitu mari kita lanjutkan saja acara kita” changmin kembali mengambil alih.

Di lain tempat, kyuhyun dan hani bersitegang walaupun keduanya hanya diam tanpa suara di dalam mobil kyuhyun. Kyuhyun melihat ke arah depan dan hani melihat ke arah sebelah kiri, dia tak ingin melihat wajah kyuhyun yang sudah membuat pergelangannya memerah. Hani bergerak, kyuhyun memperhatikannya, hani memijat pergelangan tangannya dengan tangan satunya lagi. Kyuhyun melihatnya dan sadar itu adalah perbuatannya.

‘cho kyuhyun bodoh! Kenapa kau malah menyakitinya?’ batinnya. Kyuhyun kemudian meraih pergelangan hani yang sakit. Hani terkejut dan menoleh ke arahnya. Hani menyipitkan matanya tanda bahwa dia masih marah, lalu menarik tangannya dengan paksa. Kyuhyun terkejut.

“jangan sentuh aku! Aku tak mau terkena penyakit menular seksual” sindir hani.

“apa maksudmu? Aku tak pernah melakukan itu selain denganmu!” bentak kyuhyun.

“cih” hani kembali mengejek, “cho kyuhyun, walaupun kau kasar tapi selama ini aku selalu berfikir positif tentangmu, ya memang aku mungkin bodoh, tapi setelah ku pikir lagi, kau pasti hanya menganggapku sebagai pemuas nafsu seksmu saja” nada bicara hani tetap santai dan sangat sarkastik.

Kyuhyun merasa sangat tersinggung, tidak! Dia tidak pernah sekalipun menganggap istrinya sehina itu, “APA KAU FIKIR AKU SEHINA ITU?” kyuhyun kembali membentak hani. Jantung mereka berdua berdetak sangat cepat. Wajah mereka memerah dan otot-otot mereka menegang.

“kenapa? Tersinggung karena aku benar?” hani menantang, “walaupun dari awal kau menganggapku pelacur, tapi aku rasa pernikahan ini suci karena kita berdua sudah berjanji di hadapan Tuhan, aku tak menyangka kau berani melanggar janjimu dengan Tuhan, bahkan adegan seperti itu sampai-sampai dilihat oleh orang tuamu sendiri”

“AHN HEEYEON!! DEMI TUHAN AKU TAK PERNAH MENYENTUH SIAPAPUN!! AKU SELALU MENGANGGAPMU SEBAGAI ISTRIKU!! WAKTU ITU AKU KESAL MELIHATMU BERSAMA TEMAN JEPANGMU ITU!!” kyuhyun berteriak seperti orang kesetanan.

“TAKUYA?? TAK USAH BAWA-BAWA DIA!! KAU YANG BERMESRAAN DENGAN PEREMPUAN RUBAH ITU!!” hani tak mau kalah, dia mengimbangi nada suara kyuhyun.

“AKU TIDAK BERMESRAAN!! AKU KESAL DENGANMU, LALU AKU LANGSUNG PULANG KE RUMAH!! SUZY MENGIKUTIKU HINGGA KE RUMAH KITA, AKU BERBOHONG PADANYA BAHWA ITU ADALAH RUMAH YANG SUDAH DISEWA UNTUK SYUTING DRAMA, AKU MENJELASKAN PADANYA BAHWA FOTO PERNIKAHAN KITA SEMUA ITU HANYA KEPENTINGAN DRAMA!! DIA BILANG DIA INGIN KE KAMAR MANDI DAN AKU MENINGGALKANNYA DI RUANG TAMU, AKU SIBUK BERMAIN GAME, AKU TAK TAU DIA MASUK KE KAMAR KITA DAN MELEPASKAN PAKAIANNYA SEPERTI ITU!!” kyuhyun menjelaskan sambil berteriak tanpa jeda, dan ‘BRUK’ dia menghempaskan kepala ke jendela kaca mobil.

‘deg’ jantung hani kembali berdetak lebih keras, ‘dia menyakiti dirinya sendiri lagi’ batin hani.

“aku mohon hentikan” hani menarik tangan kyuhyun dengan khawatir.

Kyuhyun menatap hani yang sekarang mengkhawatirkan dirinya lagi. Kyuhyun tau, hani akan menangis lagi jika dia terus melakukan hal itu, “pernah kau memberiku kesempatan untuk menjelaskannya? Pernahkah kau bertanya mengenai hal itu? Pernahkah kau mencoba untuk membuatku menjelaskan hal itu? tidak! Kau tidak pernah! Kau langsung pergi dan mengatakan bahwa kau membenciku” kali ini suara kyuhyun terdengar lirih, sepertinya dia merasa tidak dipedulikan.

“aku membenci dan sangat membencimu karena kau melakukannya di hadapan orang tuamu sendiri, kau bisa bayangkan betapa hancurnya hati ayahmu” hani mencoba mengutarakan alasannya.

Dada kyuhyun berdenyut, ucapan hani kali ini menghancurkan hatinya ke sudut terdalam, ‘ternyata dia membenciku bukan karena aku membawa wanita lain tapi karena aku melakukannya dihadapan ayahku’, kyuhyun menunduk, kecewa dan hancur.

“begitukah? Itu yang membuatmu mencari teman lelaki lain lewat acara blind-date tadi?” tanya nya pelan dan pasrah.

Hani mengerutkan dahinya, bingung mengartikan ucapan kyuhyun barusan, “jadi sekarang aku yang dituduh berselingkuh?”

Kyuhyun hanya diam.

“oh, itu yang membuatmu marah? Bukannya aku tak memilih siapapun tadi? Kalau yang seperti itu dianggap selingkuh lalu yang kau lakukan dengan suzy itu namanya apa?” kini tensi hani kembali meninggi.

Kyuhyun melihat ke arah hani, ototnya kembali menegang, efek mabuk wine tadi tak dapat dihindari, emosi kyuhyun sudah diubun-ubun, ‘BRUK’ dia kembali menghempaskan kepalanya ke dinding kaca dengan kuat.

Hani terkejut kembali, “hentikan cho kyuhyun! aku mohon! Jangan seperti ini!!” hani memohon, matanya mulai mengembang karena volume air yang bertambah di pelupuk mata.

‘BRUK’ suara hempasan kali ini malah lebih kuat.

Air matanya akhirnya menetes, “Aku lelah bertengkar denganmu, dadaku terasa sesak dan sakit, setiap jantungku berdenyut terasa perih setiap bertengkar denganmu, aku tak tahan melihatmu seperti ini, aku mohon kalau kau mau membunuhku, bunuh saja langsung, jangan dengan cara seperti ini” ucap hani sambil terisak dan tetap memohon pada kyuhyun.

Kyuhyun menyadari perubahan suara hani yang menjadi parau. Dia tau kini istrinya kembali menangis karena ulahnya. Kyuhyun menoleh kearahnya yang wajahnya sedang memohon. Kini dia mengelus pipi hani lembut dari air matanya.

Perlahan, kyuhyun membawa wanitanya kedalam dekapannya untuk menenangkan perasaan hani. Dielusnya kepala itu dengan lembut, “aku mencintaimu ahn hani” jujur kyuhyun pada hani, “maafkan aku yang telah melakukan hal bodoh”, hani mengangguk dalam pelukannya.

“cho kyuhyun menyebalkan” hani merajuk pada suaminya.

Kyuhyun tersenyum kecil, dan melepaskan pelukan mereka. Mereka saling bertatapan, tatapan rindu karena sudah tidak berhubungan cukup lama. Sesaat kemudian keduanya telah tenggelam dalam dunia mereka sendiri.

***end***

mieyonn

Entry filed under: Boyband, Chaptered, Comedy, Cross Gene, Drama, EXID, Family, FanFiction, Girlgroup, Indonesia, K-Pop, miss A, PG, Romance, Super Junior. Tags: , , , , .

[FF] White Day Terhoror [FF][Series] We Got Married? (1)

1 Comment Add your own

  • 1. Rachma Ama  |  January 1, 2016 at 8:07 PM

    Wah ada CROSS GENE^-^
    Kalo bisa request sih aku mau dong dibuatin FF Takuya CROSS GENE x Suzy yang genrenya romance🙂

    Gomawo!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,626 hits

Day by Day

May 2015
M T W T F S S
« Mar   Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: