[FF] The Albums – Chapter 2

February 10, 2015 at 4:30 PM 1 comment

The Albums

 

2nd chapter : Mamacita

 

Author                   : Mieyonn

Type                       : Chapter

Genre                     : Comedy romance

Rated                     : 17+

Cast                        :

  1. Super Junior Cho Kyuhyun : A singer, mc and musical actor. Cold, selfish and stuborn but sometimes he act so shy and nice. He loves wine and games but he loves his own self more than anything in this world. A trend lately.
  2. EXID Hani (Ahn Hee Yeon) : A member of girl group, EXID. Energetic, Careless, Freespirit, and have a gorgeous body. Have a complex type, she’s either cute, sexy and boyish. A trend lately.
  3. Other

 >>chapter 1 here<<


 

-plak- Sebuah tamparan mendarat ke wajah kyuhyun. Ayahnya terlihat sangat marah. Wajahnya merah seperti apel, sedangkan kyuhyun hanya menunduk. Hani meneteskan air matanya. Dia tak tau apa yang harus dia lakukan disaat seperti ini. Suzy kaget dan diam seribu bahasa.

“dewasalah kyuhyun, kalau kau mau membantu aku” tegas ayahnya.

Beberapa polisi yang sedari tadi ada di belakang ayahnya pun kemudian berjalan ke arah mereka. “kita harus pergi sekarang pak” dia memborgol pria yang sudah cukup tua itu. Mereka berjalan membawa ayah kyuhyun menuju tempat yang sudah bisa ditebak oleh semua orang, kantor polisi.

“KENAKAN BAJUMU DAN PERGI DARI SINI!!” teriak hani pada suzy yang dibadannya hanya terbalut kain selimut.

“kenapa harus aku?!!” balas suzy tak mau kalah.

Hani tak menyangka perempuan yang tak tau diri itu masih belum menyadari kesalahannya. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya pada kyuhyun. “aku benci kau cho kyuhyun” ucapnya pelan dan bergerak menuju ke luar rumah.

“berhenti!!” teriak kyuhyun pada hani, “suzy, kau yang harusnya pergi”

oppa, kau berubah! Kenapa kau seperti ini? Memangnya dia siapa?”

“AKU BILANG KELUAR SEKARANG!!”

oppa, kau membentakku? Kau benar-benar berubah!” ada nada kecewa dari ucapan suzy barusan. Dia buru-buru memakai bajunya dan keluar dari rumah itu dengan wajah yang murka.

Hani masih mematung. Dia benar-benar kesal pada kyuhyun. Rasa kesalnya bercampur dengan rasa kecewa dan rasa terkhianati oleh perlakuannya selama ini pada kyuhyun.

“kau mau kemana?” tanya kyuhyun dengan nada bersalah.

“aku membencimu cho kyuhyun! Lebih dari apapun!” jawab hani ketus.

Kyuhyun tak menjawab. Hani kemudian mengangkat kakinya pergi dari rumah itu.

 

 


 

***

“eish………” sedari tadi kyuhyun menyucap sumpah serapah pada hani yang membuat dia mengangkat barang-barang belanjaan dari parkiran menuju rumah mereka sendirian. Di tekannya bell rumah dengan kasar. Ketika pintu terbuka, segera diteriakinya nama hani sambil membawa barang-barang itu masuk ke dalam, “ya!! ahn hani dimana kau??” teriaknya, “akal bulusmu dahsyat sekali!! Tau begini lebih baik aku tadi tak usah mengantarmu sekalian!!!” teriaknya lagi, namun tak ada jawaban. Hanya ada suara sayup-sayup lagu dari kamar. Dengan emosi yang sejadi-jadinya, segera kakinya melangkah menuju kamar. Dibukanya daun pintu tanpa sabar dan di dapatinya hani sedang menari sambil memakai penutup mata.

“ya!!” teriaknya lagi.

“kalau lapar ada makanan di atas meja makan” balas hani santai tanpa mau mengacaukan latihannya.

Musik dari lagu exid yang berjudul ‘every night’ menggema di seluruh ruangan. Dengan lekuk tubuh yang sexy, dia tak tau bahwa kyuhyun masih disana dan memperhatikannya menari.

Every time i feel
Your love and kiss
Oh baby

            Dilagukannya lirik miliknya dengan suara yang indah. ‘deg’ jantung kyuhyun berdetak, ‘deg’ jantungnya berdetak lagi untuk kedua kali, ‘aku kenapa?…apa yang salah?…jantungku kenapa?…sepertinya ini pertama kalinya aku melihat seorang perempuan bisa sampai seperti ini?’

Everytime

Neoege tto neul geureodeut

            Suara merdu hani kembali mengudara. Kyuhyun seperti tanpa berkedip melihat hani yang tetap dengan lekukan tubuh seksinya. Hani yang menari tanpa melihat saja sudah sebegitu seksi, apalagi hani yang biasanya menari di depan penonton dengan sorot mata yang tajam. Itu alasan kenapa dia memiliki banyak sekali fans lelaki.

‘deg’ jantung kyuhyun untuk kesekian kalinya berdegub kencang. Ingin sekali rasanya tubuhnya mendekat ke hani tapi seperti ada magnet yang menempel di kakinya, dia tak bisa bergerak sesentipun.

Nafas hani yang sedikit mendesah, keringatnya yang mengalir tetes demi tetes dan rambutnya yang terlihat acak-acakan membuat mata kyuhyun semakin terbelalak. Tubuhnya terasa mulai memanas, nafasnya juga ikut-ikut mempercepat irama, ‘glek’ dia menelan air liurnya.

“hah, cape sekali” ucap hani membuka penutup mata dan mengipas-kipaskan lehernya.

Kyuhyun terlihat kaget dan tersadar kembali dari pikiran kotornya. Belum sempat dia melarikan diri, hani sudah berbalik arah dan memergokinya mematung di depan pintu. Nafas kyuhyun terhenti.

“sudah selesai makan?” tanya hani bingung.

Kyuhyun menggeleng, “be…lum”

“aku letakkan makanannya di atas meja cho kyuhyun-ssi” hani mengira kyuhyun tak menemukan bungkusan makanan yang dibelinya. Dia kemudian berjalan keluar kamar menuju ruang makan. ‘hah’ kyuhyun akhirnya bisa kembali bernafas lega.

***

“dinginnyaaaaaaa” hani menggigil dibalik selimut. Sudah 2 hari kyuhyun tidak pulang dan tak ada masalah dengan hani. Namun tadi malam sepertinya volume salju yang turun lebih banyak, jadi udara sekitar bertambah dingin, “untung saja tidak ada schedule, bisa-bisa aku mati kedinginan jika memakai kostum seksi itu” gumamnya.

‘ding dong’ suara bell terdengar membuat mata hani refleks terbuka. Dia segera berlari membukakan pintu, “siapa yang pagi-pagi begini datang? Jangan-jangan ibu”, pikiran hani melayang memikirkan 2 kemungkinan yang akan terjadi, pertama ibu nya datang mengunjungi, kedua ibu kyuhyun datang mengunjungi. Dia melihat ke layar cctv, “hah” hani menghela nafas, hanya seorang kurir yang membawa beberapa bucket bunga.

Ada sekitar lebih dari 10 bucket bunga yang dibawa oleh beberapa kurir. ‘Memangnya ada perayaan apa?’ batin hani. Dia mengecek ucapan selamat yang tertera di setiap bucket.

“ulang tahun? Kyuhyun?” wajar saja, hani tak tau apa-apa mengenai kyuhyun selama ini, “bahkan anak-anak juga tau?” kembali terkejut ketika melihat salah satu bucket atas nama exid, “wah, hani kau keterlaluan” kutuknya pada diri sendiri, “ah lagi pula sepertinya dia masih tidak pulang, untuk apa aku repot-re…” belum selesai dia berbicara, suara hp berdering memecah konsentrasinya. Dia membaca nama yang tertera disana, ibu mertua, “shiiiiiittttttt” teriaknya.

Setelah berbincang kira-kira 10 menit via telepon genggam, diketauilah hasil yang sangat mencengangkan untuk hani sendiri. Mertuanya akan datang untuk makan malam di rumah mereka hari ini sekaligus merayakan ulang tahun kyuhyun. Bahkan dia sendiri tidak tau apakah kyuhyun akan pulang malam ini atau tidak, “cih, paling-paling dia merayakannya dengan teman-temannya terutama dengan si rubah itu, biarkan saja ibunya sendiri yang mengomelinya nanti” gumam hani.

Dia kembali menghela nafas. Waktu terasa sangat cepat berputar, kini dia harus menyadari bahwa dia tetaplah seorang menantu. Kepribadiannya berbeda 1800 dari putri konglomerat lainnya. Dia tidak ingin mempermalukan ibunya sendiri, maka langkah pertama yang dia ambil pada pagi hari tepat pukul 08.00 KST ini, dia bersiap untuk pergi berbelanja.

Hpnya bergetar, di layar muncul sebuah pesan teks dari kakaotalk, tertera nama kimtakgu di sana, itu adalah julukan yang hani berikan pada takuya, ‘sedang apa?’, bacanya, “wah, untung sekali, jarang-jarang ada kesempatan seperti ini” ucapnya berbahagia.

***

Disinilah hani dan takuya berada, di sebuah dept. Store terkenal di korea selatan. Hani membeli beberapa pasang baju untuknya dan untuk mertuanya. Cukup banyak, dan mungkin bisa dibilang sangat banyak. Hani berubah menjadi seorang manusia golongan orang kaya untuk hari ini. Dia memilih barang dengan sangat teliti dan seperti tissue, menghamburkan banyak uang untuk sepotong baju. Terutama untuk baju yang ingin diberikannya pada mertuanya, itu adalah baju limited edition yang hanya ada 20 potong di dunia.

“ahn hani, kau mengajakku untuk menjadi pengangkut barang?” omel takuya yang mengangkat sekian banyak barang yang sudah dibeli hani.

oppa, mianhae….aku akan menggantinya lain kali” ucap hani mencoba membujuk takuya.

“tapi, untuk apa semua barang-barang mahal ini?”

“ini hanyalah salah satu bagian dari tugasku”

“kenapa kau mau? Memangnya kau pembantu?” takuya semakin kesal mendengar jawaban hani. Dia berpikir bahwa pemilik agency hani menyuruh artis melakukan hal aneh seperti ini juga.

Hani terlihat berpikir dan tak menanggapi ucapan takuya, “ah, kadonya!” ingatnya pada kyuhyun yang berulang tahun, “kimtaku, disana ada kursi panjang” tunjuknya pada kursi yang disediakan untuk pengunjung, “tunggu aku disana oke!!” hani meyakinkan takuya, “ohya, kimtaku, aku akan belikan kau hadiah juga” ucapnya sambil tersenyum.

“ha?” belum sempat takuya berfikir, hani sudah menghilang di balik deretan pakaian lelaki. Dia menuruti ucapan hani tanpa protes sedikitpun.

Setengah jam berlalu, hani kembali dengan bungkusan yang berisi tas, perhiasan dan sebuah kado. Ada bungkusan lain yang lebih kecil dan pembungkusnya lebih cantik.

oppaaaa” teriak hani sambil berlari menuju takuya.

“tumben sekali memanggil oppa” sindirnya.

Hani tertawa, “ini untukmu” ucapnya sambil memberikan sebuah bungkusan kecil untuknya.

“apa ini?” tanya takuya sambil mengecek isinya. Sebuah kaos dengan bahan yang sangat bagus dan sebuah dompet, “wah, dompet ini, bukannya limited edition? Yang mahal disana kan?” tunjuk takuya pada tempat dia melihat dompet itu tadi.

“itu hadiah…sekarang sudah jam…” hani mengecek jam di hpnya, “sudah jam 12, kita ke mobil dulu, bawa barang-barang ini, lalu kita makan”

“sudah jam 12? Sudah 3 jam disini? Kau itu mesin atm atau apa? Atau kau baru saja membobol bank?”

“sudah dibilang ini tugasku”

“ini tugas stylist kalian” takuya masih berpikir hani disuruh membeli kostum untuk artis di agencynya.

“aku bingung bagaimana menjelaskannya” hani terlihat menyerah.

“yasudah, lagi pula aku sudah dibayar dengan mahal, ayo lanjut” ucap takuya santai.

***

Setelah mengantarkan takuya tepat di depan apartemennya, hani melihat jam dan ternyata masih jam 4 sore. Untung saja untuk masalah makanan, hani sudah lebih mengantisipasi lebih dulu. Dia menyuruh pembantu dirumah ibunya untuk memasak di rumahnya hari ini. Dia segera melaju mobilnya menuju sebuah tempat untuknya merileks-kan diri. Masih ada 2 jam lagi dari jadwal kedatangan mertuanya hingga dia bisa bermanja-manja di salon.

Dengan wajah yang sudah di dandani dan dengan rambut yang sudah di tata cantik beserta kuku yang baru dipoles dengan ukiran indah, hani yang masih memakai kaos plus jaket tebal dan celana jeans itu terlihat kesusahan mengangkat barang-barang bawaannya. Bahkan dia meminta tolong bantuan dari satpam disana untuk membawakannya ke rumahnya.

Suara pintu terbuka, membuat seseorang yang sedang fokus dengan game nya menoleh. Hani terlihat kesusahan membawa barang-barang itu ke ruangan wardrobenya. Kyuhyun terlihat bengong melihat kejadian itu.

“kau disini?” tanya hani yang baru menyadari keberadaan kyuhyun.

“kau habis memborong seluruh mall?” tanya kyuhyun tak percaya.

“bisa dibilang baru saja menggunting lembaran won milikmu” hani mengelak.

“enak saja kau melakukan itu!!” teriak kyuhyun yang tensinya terlihat mulai memuncak.

“eh, lagi pula, kenapa kau disini?” tanya hani yang baru saja tersadar bahwa manusia yang dipikirnya tak akan muncul malah sudah ada sebelum dirinya di rumah.

“maksudmu apa? Biar ku ingatkan lagi ya, ini juga rumahku”

“tidak bersama si manusia sok artis itu?”

“sok artis?” kyuhyun terlihat berpikir, “suzy?” ucapnya meyakinkan dan dibalas anggukan oleh hani, “enak saja kau bilang dia sok artis, dia itu memang artis terkenal”

“ya terserahlah, sepertinya komunikasi ini berbeda jalur, aku bertanya apa, kau menjawab apa, lagi pula bukan urusanku juga” hani yang merasa sangat haus itu buru-buru meminum air yang sudah disediakan pembantunya.

“kau yang memulai!!” volume suara kyuhyun mulai meninggi.

“sshhttt…ada pembantu disini…” ucap hani berbisik, “sebentar” ucapnya sambil mengeluarkan sesuatu dari kamar wardrobenya, “orang tuamu akan datang sebentar lagi, cepat mandi dan pakai baju ini” hani memberikan setelah pada kyuhyun.

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tak percaya, hani yang hampir tiap hari bergaya udik di dalam rumah bisa segila itu kalau sudah berniat shopping. ‘Chaebol tetaplah chaebol’ batinnya. Walaupun mengomel dalam hati, tetap saja kyuhyun mengikuti perintah hani.

15 menit berlalu dan kyuhyun keluar dari kamar mandi mengenakan baju baru pemberian hani. Dia terlihat lebih muda dengan semi jas + kaos + celana ¾ dan topi bundar. Ada pemandangan yang berbeda ketika dia melihat hani yang sudah mengenakan dress abu-abu yang tak pernah dilihatnya. Hani terlihat begitu cantik walaupun dia sekarang sedang menata meja makan. Hani melirik kyuhyun yang sudah lebih rapi.

“wah, kau terlihat lebih muda sekarang, stylist mu selalu mendandanimu dengan aura ballad, terlihat seperti om om” hani memuji keterampilannya.

“ada yang salah dalam cara berpikirmu, aku memang masih muda” kyuhyun menekankan.

“tapi auramu seperti om om, dasar om om tua genit” ejek hani.

“menyebalkan, awas kalau pembantumu pulang” bisik kyuhyun.

“kurasa, aku harus menggunting lembaran won lagi agar bisa mengubah imej balladmu” hani mengangguk seakan sedang menyusun rencana, “kau tau cho kyuhyun, aura ballad mu itu benar-benar tidak keren”

“belajarlah sopan santun terlebih dahulu, lagipula hipotesa mu itu tidak terbukti karena puluhan juta manusia diluar sana menyukai aura ballad ku” sindir kyuhyun.

“itu yang selalu membuatku bingung, kenapa kau punya banyak fans? Menurutku, heechul oppa lebih ganteng”

“itu karena kau sejenis dengannya, sama-sama manusia aneh”

“cih, menyebalkan! Aku tak pernah menang melawanmu!!!” hani menggerutu  sambil mengunyah potongan coklat strawberry.

‘anak ini, baru saja aku terpesona dengan keanggunannya yang jarang ku lihat, tapi hani tetap saja hani, si aneh yang tomboy, balik lagi, hanya casing nya yang classic, mesinnya vintage’ batin kyuhyun sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat hani.

“apa?!!” tanya hani yang sadar bahwa dia diperhatikan oleh kyuhyun.

“mulut pedasmu itu akan membakar baju cantikmu, bodoh” ejek kyuhyun.

‘ding dong’ belum sempat hani membalas, terdengar suara bell.

“itu mereka!!” teriak mereka bersamaan.

***

Pernikahan ini sudah berjalan dua bulan dan akhirnya keduanya sudah mengerti jadwal kesibukan masing-masing. Kyuhyun dengan seabrek aktivitasnya, mulai dari drama musical, variety show dan persiapan comeback super junior sedangkan hani, yang juga sedang mempersiapkan comeback exid lebih sering manggung di acara-acara off air. Tak jarang keduanya tak berjumpa di rumah mereka sendiri. Ada sebuah pesan text masuk ke hape hani.

‘Dimana?’

From : Kyuhyun

 

Hani yang masih berkumpul dengan teman-temannya di sebuah coffee shop di gwanghwamun setelah selesai latihan itu kemudian membalas pesan kakao talk itu.

‘baru selesai latihan’

To : Kyuhyun

 

Kyuhyun, yang hari ini pulang lebih awal itu menggerutu membaca balasan pesan dari hani. “anak ini tidak pernah menjawab pertanyaan dengan benar” omelnya.

Sedangkan hani, yang sudah mengenal jadwal kyuhyun, merasa bingung karena tak biasanya kyuhyun menanyakan hal seperti ini pada hani, “iseng sekali” komentarnya.

“siapa?” tanya junghwa penasaran, begitu juga dengan ekspresi member lain yang menatap hani penuh rasa ingin tahu.

“kenapa kalian jadi serius sekali” jawab hani kesal.

“eih, kenapa marah?” goda hyerin.

“kau pikir kami tidak tau dari siapa?” sambung solji.

“itu pasti dari cho-gamer” (cho-gamer, julukan member exid pada kyuhyun yang maniak game, berdasarkan ilustrasi kisah hidup hani selama menjadi istrinya) celetuk elly ikut-ikut menggoda.

Hani menghela nafas, “ya ya, terus kan saja”

“kalau terus saja bisa tersasar, harus belok juga” jawab solji santai.

“kalau ada lampu merah, harus berhenti” sambung elly sambil mengunyah cookies.

“kalau jalan kaki, lampu merah malah bisa menyebrang” junghwa yang sedang menyantap hamburgernya ikut berceletuk ria.

“aku pilih naik pesawat saja kalau begitu” hani tambah kesal mendengar celotehan-celotehan tak jelas para membernya.

“aku iri pada unnie” hyerin mendengus sambil menjatuhkan dagunya ke meja.

“memangnya kenapa?” tanya hani serius, dia takut masalah pernikahannya membuat member yang lain merasa tak nyaman.

“aku juga mau naik pesawat” sambung hyerin dengan muka polosnya.

Solji yang sedang meneguk kopinya menjadi tersedak, elly tertawa terbahak-bahak dan junghwa bingung dengan apa yang terjadi. Hani hanya menghela nafas lega, ternyata pikirannya jauh dari kenyataan.

“kita kan selalu naik pesawat jika tampil di negara lain” omel solji yang kesal dengan ucapan hyerin.

“memang iya sih” hyerin setuju dengan kalimat solji barusan.

“lalu masalahnya dimana hyerin?” solji kembali mengomel.

“tanya saja pada google” celetuk elly yang senang melihat solji naik darah.

“maaf tapi lawakanmu kali ini gagal, kau tak lucu” ejek solji yang dibarengi oleh tawa member lain termasuk hani, elly menyemberutkan bibirnya.

***

Hani pulang terlalu larut hari ini. Seperti biasa, rumah sangat gelap. Dia menghidupkan seluruh lampu dan kemudian menyiapkan bahan-bahan untuk sarapan besok pagi. Lalu kemudian dia mandi dan pergi ke kamar tidur. “oh? Dia sudah pulang?” ucap hani melihat kyuhyun yang sudah tidur di atas tempat tidur, “bukannya hari ini jadwal syuting Radio Star? Biasanya juga baru pulang ke rumah jam 4 pagi” hani mencoba mengingat jadwal kyuhyun lagi, “ah, pantas saja dia tadi menanyaiku dimana” hani seketika merinding membayangkan omelan kyuhyun besok pagi padanya.

Malam berlalu lagi, kini mentari sudah kembali menyapa manusia dari balik awan. Seperti biasa, alarm hani menggema di seluruh ruangan namun ada yang beda kali ini, musiknya berbeda, lagu yang menggema adalah lagu sorry-sorry milik super junior. Dia yang memang biasanya bangun jam segitu juga spontan membuka matanya. Hani mencoba merentangkan tangannya untuk meraih hape di atas sebuah meja kecil di sebelah tempat tidur namun kyuhyun yang merasakan tubuh hani bergerak malah mempererat pelukannya dan kemudian menciumi rambut hani yang membelakanginya.

“kau mengganti lagu alarm ku?” bisik hani sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Terdengar suara cekikikan dari belakangnya, “iseng sekali” ucap hani lagi.

“lagu itu lebih bagus” jawab kyuhyun menyombongkan dirinya.

Suara alarm tetap menggema dengan volume kuat, “singkirkan tanganmu cho kyuhyun” perintah hani yang masih berusaha meraih hpnya.

Kyuhyun yang masih menutup matanya itu hanya cengengesan, tapi tubuhnya tak bergerak sedikitpun.

“oke, terserah kalau kau memang tak ingin sarapan pagi, aku akan kembali tidur” ancam hani dengan nada santai.

“cih” jawab kyuhyun sedikit kesal dengan mata terbuka. Namun itu tak sampai membuat moodnya berubah. Dia membalikkan tubuh hani agar menghadap ke arahnya. Hani terlihat cukup kaget dan memasang ekspresi, ‘mau apa kau?’, pada kyuhyun. “morning kiss ku mana?” tanya kyuhyun pada hani seakan-akan itu adalah hutang yang belum di bayar bertahun-tahun.

“ya ya aku tau” cibir hani, ‘cup’ kedua bibir mereka bertemu dengan singkat.  Kyuhyun tersenyum dan melepaskan hani yang langsung menonaktifkan alarmnya.

Hani kemudian meminum sebuah pil untuk memandulkan sel-sel telurnya yang hampir tiap malam jika mereka bertemu dan juga bukan di saat hani datang bulan selalu dibuahi oleh sperma kyuhyun. Malam ini juga seperti itu.

Ada rasa kecewa setiap kali kyuhyun melihat hani meminum pil-pil itu. Ingin rasanya dia membuangnya namun kembali lagi, jika kyuhyun protes, hani akan menyeretnya dari dunia khayal balik ke dunia nyata. Hari ini juga, kyuhyun duduk dan menyenderkan badannya, “minum itu lagi?” tanya nya pada hani yang duduk membelakanginya.

“jangan bertanya hal yang sudah kau tau” ucap hani yang kemudian berdiri tanpa sehelai pakaian pun dan berjalan memunguti pakaiannya yang sudah tergeletak di lantai. Mata kyuhyun cukup terbelalak melihat kelakuan hani kali ini, biasanya hani lebih dulu bangun jadi dia baru tahu kebiasaan hani yang ini.

“hei!! Tidak kah kau pikir kau terlalu vulgar?” omel kyuhyun dengan suara cukup tinggi.

“vulgar? Kata itu lebih cocok untukmu” jawab hani sambil memakai pakaiannya.

“kau lihat dirimu sekarang, wah kau mirip seperti bintang porno”

“hanya ada kau dan aku di rumah ini sekarang, dan kau jangan bertingkah seperti baru pertama kali melihat tubuhku”

“tetap saja kau seperti bintang porno jika begini”

“makanya jangan terlalu banyak menonton film seperti itu” ejek hani, “lagi pula, pasti badanku lebih bagus dari mereka” hani memperhatikan badannya lewat cermin.

“tergantung dari mana filmnya berasal, yang paling bagus biasanya dari rusia, mereka punya badan seperti barbie

Mendengar ucapan itu hani langsung menyipitkan matanya pada kyuhyun, mata mereka bertemu dan kyuhyun bergidik ngeri, ‘aku salah berbicara’ batinnya.

“maksudmu, badan mereka lebih bagus dari pada badanku?” bentak hani, “aku malas memasak pagi ini, terserah kau mau makan di mana” bentaknya lagi sambil berjalan menuju tempat tidur dan membantingkan dirinya disana.

Mata kyuhyun terbelalak, tadi malam dia juga belum makan “bukan itu maksudku ahn heeyeon” ucapnya mencoba membujuk hani.

***

“menu pagi ini, hani maki” hani membawa sebuah piring dengan deretan sushi isi daging + telur dadar + sayuran ke atas meja makan.

Akhir bulan april, setelah beberapa minggu keduanya tak di rumah akhirnya hari ini bisa bertemu lagi. Kyuhyun yang sibuk dengan album baru super junior dan hani yang sibuk dengan album baru exid. Kesibukan kyuhyun malah lebih parah, bulan ini penuh dengan jadwal konser di luar negeri. Kyuhyun yang mukanya masih kusut itu langsung memasukkan potongan sushi dalam mulutnya.

“mmm” gumamnya, matanya masih ingin tertutup lebih lama. Terang saja, dia baru sampai ke korea jam 2 pagi dan baru sampai rumah jam 5 pagi perjalanan dari thailand. Ini masih jam 8 pagi dan itu artinya dia baru tidur 3 jam.

oppa, kau sudah melihat berita akhir-akhir ini?” tanya hani penasaran.

Kyuhyun menggeleng, “tumben sekali kau memanggilku oppa” ejeknya.

“industri entertainment sedang heboh, banyak sekali scandal yang muncul akhir-akhir ini, mengerikan, aku tak menyangka para trainee yang mau debut diperjualbelikan dengan mucikari, kasihan sekali, itu namanya penindasan HAM, harusnya mereka melaporkan itu pada polisi” hani mengomel panjang lebar dan terdengar seperti dongeng oleh kyuhyun.

“itulah cara kotor yang dipilih oleh agency baru agar bisa memiliki uang, sebagian menjual pada industri gelap, sebagian lagi diperdagangkan dengan orang-orang kelas atas, orang-orang politikus pemegang negara, mereka bisa apa?” kyuhyun berbicara sambil tetap mengunyah maki yang sudah 4 potong masuk ke dalam mulutnya.

“bagaimana dengan artis sponsor? (artis yang memiliki hubungan gelap dengan petinggi agency agar karirnya tetap gemilang)” tanya hani lagi.

“itu pilihan hidupnya, dan kasus seperti itu juga banyak ahn hani, ada di sekelilingmu, buka matamu lebar-lebar”

“eish! Orang yang matanya sedang tertutup sepertimu tak cocok untuk menasehati orang lain agar membuka matanya lebar-lebar”

Kyuhyun tertawa cekikikan, matanya kini membulat, dia melihat hani yang sudah kembali cemberut, “lagi pula, apa yang merasuki dirimu sampai-sampai sepagi ini kau langsung menanyakan hal itu?” kyuhyun mencoba membela dirinya.

“semalam aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, bagaimana seorang produser menggoda salah satu member girl grup di balik layar”

Mata kyuhyun kini semakin bulat penuh, “kau harus jauhi produser itu” perintah kyuhyun.

“aku hanya bintang tamu di acara itu”

“bagus” ucapnya singkat, dia kemudian meminum jus jeruknya.

Dengan gaya tomboynya, hani menaikkan salah satu kakinya ke atas kursi, “rasanya aku jadi kehilangan selera makan kalau mengingat hal itu” ucap hani pelan.

Kyuhyun meliriknya dengan tatapan aneh, “kau laki-laki atau perempuan?”

“memangnya kenapa? Masakanku tak enak?”

“kelakuanmu di rumah beda sekali dengan kelakuanmu di atas panggung, lihatlah dirimu sekarang, rambut acak-acakan, baju dan celana kebesaran”

“cih, lihat dirimu sendiri sebelum berbicara, kau hanya memakai boxer pendek sekarang”

“dengan singlet” kilahnya.

“untuk menutupi perut buncitmu, lihat itu bulu ketiak seperti hutan amazon”

“tapi aku laki-laki”

Hani tak menggubris omongan kyuhyun, dia malah sibuk memperhatikan badan suaminya itu, “oppa, kau bertambah kurus”

“kenapa jadi membahas aku? Sudahlah, aku ingin tidur”

“yasudah selamat tidur, jaga rumah baik-baik”

“ada schedule?

Hani menggeleng, “hanya ingin berjalan-jalan”

“nanti sore saja, sekalian makan malam di luar”

“wah, kau libur hari ini?”

“tentu saja”

“asik!!”

Sebuah pesan kakaotalk masuk ke hp hani. Belum sempat hani meraihnya, kyuhyun sudah menyambar hp itu lebih dulu. Dia membaca tulisan yang tertera di layar.

“dari kim takgu-oppa nim, mwo haeng? keukeukeu” (artinya: sedang apa, namun penulisannya lebih cute) dia menatap hani dengan ekspresi menjijikkan, “cih, sadar diri nyonya hani, kau sudah punya suami”

Hani merampas hpnya dengan cukup kasar, “apa hubungannya pesan ini dengan status sosial?”

“jangan dibalas!!” perintah kyuhyun pada hani yang terlihat mengetik sesuatu di layar hp.

Hani menggembungkan pipinya dan menatap kyuhyun dengan kesal, kyuhyun membalas tatapan matanya tanpa berkedip, akhirnya hani mengalah dan meletakkan kembali hpnya ke atas meja, “menyebalkan” ucapnya sambil menghela nafas.

“besok buat onigiri ya” kyuhyun meletakkan sumpitnya dan bangkit dari kursi.

Hani memperhatikan gerak-gerik kyuhyun, dia berjalan menuju kamar, niatnya untuk tidur lagi sudah terlihat jelas, “mandi dulu cho kyuhyun!!!!” teriak hani sambil meleparkan sumpit ke arah kyuhyun.

‘plak’ sumpit itu tepat mendarat di kepala kyuhyun, hani yang tadinya berwajah kusut kini tertawa terbahak-bahak.

“ya!! awas kau!!” kyuhyun melirik sebuah notes kecil di dekatnya dan langsung melemparkan ke arah hani. Sayangnya, keberuntungan hani masih lebih baik dari kyuhyun, tanpa mengelak, notes itu bahkan tidak mengenainya, kedua mata mereka melotot ketika melihat barang yang di senggol oleh notes itu.

‘prang’ suara pecahan kaca menggema di seluruh rumah. Hani menatap kyuhyun dengan tatapan setannya. Mukanya memerah, auranya menghitam, jari-jarinya terlihat siap untuk menjambak rambut kyuhyun. Notes itu mengenai gelas bekas jus jeruk kyuhyun yang sudah kosong, gelas itu pun jatuh dari meja dan pecah berkeping-keping.

“YAAAAAAAAAA!!!!!” teriak hani sambil mengejar kyuhyun, kyuhyun pun lari menuju kamar.

***

Hani yang kadar mood awalnya hanya 15% kini bertambah menjadi 90%. Kyuhyun berjanji akan membelikan peralatan makan yang baru untuk mengganti gelas yang pecah tadi. Terang saja dia kesal, gelas yang itu adalah gelas pemberian solji, member exid. Di dalam mobil yang disupiri oleh kyuhyun, hani menghidupkan radio dan ikut menggoyangkan badannya bersama hentakan musik.

‘Cause, baby, you’re a firework
Come on, show ’em what you’re worth
Make ’em go, “Aah, aah, aah”
As you shoot across the sky-y-y

Baby, you’re a firework
Come on, let your colours burst
Make ’em go, “Aah, aah, aah”
You’re gonna leave ’em all in awe, awe, awe

            Dia berteriak di dalam mobil menyanyikan lagi fireworks milik katy perry yang di putar di radio. Bukan lipsync tapi live. Dengan semangat dia ikut bernyanyi bersama badannya.

Ice cream Ice cream
I’ll melt you down like Ice cream
Ice cream Ice cream
I’ll melt you down like Ice cream

Kini lagu sudah berganti ke sebuah lagu seksi dari hyuna dengan judul ‘ice cream’. Hani menyanyikannya dengan gaya super, bukan super seksi tapi super lebay. Dia menjadikan sebuah pena sebagai mic dan bernyanyi super lebay lengkap dengan desah-desah menggelikan membuat kyuhyun tertawa terbahak-bahak. Badan hani ikut bergoyang seperti irama, mengikuti gerakan tarian asli namun yang ini lebih enerjik, bisa dibilang lebih mirip parody dari pada cover.

“bisa-bisanya kau jadikan mobilku sebagai tempat karaoke” teriak kyuhyun sambil tertawa tak menyangka dengan sikap hani yang ini.

Hani tak merespons, dia malah bernyanyi dengan semakin lebay. Sesekali memberikan mic jadi-jadian (pena) nya pada kyuhyun dan kyuhyun yang kadar kegilaannya ikut meningkat juga meladeni hani, dia ikut bernyanyi hingga lagu selesai. Keduanya menarik nafas karena lelah. Tak sampai keringat itu keluar semua, musik baru kembali berputar.

Cause I knew you were trouble when you walked in
So shame on me now
Flew me to places I’ve never been
‘Til you put me down, oh
I knew you were trouble when you walked in
So shame on me now
Flew me to places I’ve never been
Now I’m lying on the cold hard ground

            Hani bernyanyi sambil melirik keji ke arah kyuhyun. Kyuhyun yang tau bahwa hani menginterpretasikan lagu milik taylor swift yang berjudul I knew you we’re trouble kepadanya hanya geleng-geleng kepala seakan hani adalah perempuan gila yang bernyanyi di tengah jalan. Dan beruntungnya kyuhyun, mobil mereka sudah terparkir dengan rapi di sebuah tempat parkir super lebar di kawasan gwanghwamun.

“kita sampai” ucapnya sambil mematikan radio dan mematikan mesin mobil.

“hmm, padahal aku masih ingin bernyanyi” gumam hani.

Keduanya kemudian berjalan-jalan di kawasan tempat nongkrong anak-anak korea selatan. Tetap dengan penyamaran, hampir semua orang tak peduli dengan mereka berdua. Kyuhyun memakai mobil baru, membuat para sasaeng tak curiga sama sekali dengan plat nomor kendaraan mereka. Seperti pasangan biasanya, keduanya tampak bahagia berdua. Walaupun hubungan ini bisa dibilang abnormal tapi bisa berjalan baik juga pada mereka yang notabene merupakan anak-anak abad-21 seperti orang-orang tua mereka dahulu yang juga dijodohkan dengan pernikahan bisnis.

Sudah hampir musim panas di korea, suasana mulai menghangat, manusia mulai memenuhi ramainya jalanan, termasuk para pedagang yang tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Banyak sekali jajanan di pinggir pasar terutama di hari weekend. Dedaunan pohon di gwanghwamun menghijau dan merimbun membuat suara gemersik setiap kali terhembus angin. Kyuhyun terlihat merangkul bahu hani sambil sama-sama memakan hotdog dan tetap berjalan di daerah pertokoan. Sesekali kyuhyun menjitak kepala hani dan hani pasti selalu akan membalasnya dengan menginjak kaki kyuhyun.

“ayo masuk ke sini” hani menarik tangan kyuhyun masuk ke dalam sebuah coffee shop.

“aku tak suka kopi” protes kyuhyun yang walaupun protes tapi tetap saja mengikuti hani.

“silahkan duduk” hani mempersilahkan kyuhyun memilih tempat duduk dengan senyum manisnya. Ada perasaan bahagia ketika melihat senyum itu. Perasaan yang belum pernah dia rasakan selama hidupnya.

Kyuhyun memilih tempat yang paling sudut di sebelah jendela kaca. Tak lama hani datang bersama 2 gelas coklat hangat. Hani yang memang pada dasarnya sudah cantik menjadi semakin cantik dengan senyumannya yang mengembang karena bahagia. Pemandangan kyuhyun pada hani biasanya dengan rambut yang digulung asal ke atas, kaos dan celana tidur panjang, sangat tomboy, namun hani yang tomboy akan berubah sangat girly jika sudah keluar dari rumah. Namun tetap saja sifat aslinya yang aneh kadang mengurangi kadar cantiknya. Wajahnya saja yang classy, tapi sifatnya absurd.

“dasar choding” ejek hani pada kyuhyun yang tak suka kopi.

“lihat dirimu sendiri” kyuhyun melirik coklat hangat yang di pesan oleh hani.

Hani menjulurkan lidahnya, kyuhyun membalas dengan wajah cemberut dan seketika tawa hani pecah ke udara.

“tawamu tak ada anggun-anggunnya sedikitpun” ejek kyuhyun.

“aku tak peduli” ucap hani kembali tersenyum, “oppa, kau harus sering-sering seperti ini ya, pulang bawa banyak duit” hani mengecek isi barang-barang yang mereka beli.

“cih, aku selalu bergidik ngeri setiap kali kau memanggil ku ‘oppa’ pasti ada saja hal aneh yang terjadi” omel kyuhyun.

oppa jjang~!” hani menatap kyuhyun dengan tatapan menggoda. Jantung kyuhyun kembali berdegub kencang. Badannya seakan membeku dan tak bisa bergerak. Ini kesekian kalinya hani membuat kyuhyun menjadi seperti sekarang. ‘cup’ bibir mereka bertemu singkat. Hani yang melakukannya dengan tiba-tiba, “gomawoyong~” (arti: terima kasih dengan gaya cute) ucap hani dengan aksen manjanya.

Kyuhyun mencoba untuk se-cool mungkin menanggapi kelakuan hani kali ini, padahal untuk memperlambat detak jantungnya saja dia sudah bekerja keras.

***

-sebuah text masuk ke hp hani-

Aku sudah melihat performmu. Goyangan pinggulmu mengerikan, itu yang kau pelajari setahun ini? Kau memotong dan mewarnai rambutmu? Kau sudah tidak pulang 2 bulan, cepat rapikan lagi rumah dari debu-debu itu! Aku sudah bosan tinggal di dorm.

-from:kyuhyun-

 

Di belakang panggung, hani terlihat mengomat-amitkan bibirnya. Ini hari pertamanya debut sebagai seorang idol malah mendapat olok-olokan dari suami ‘rahasia’ nya. Solji menghampiri dengan polos.

“ada apa?” tanya nya yang langsung duduk di sebelah hani.

“tidak ada apa-apa eonni, aku hanya kesal saja” kilah hani.

“tidak biasanya kau kesal, makan coklat saja, mungkin bisa membantu” solji mencoba memberi semangat.

Hani menghargai perhatian sesama membernya. Dia hanya tersenyum dan mengangguk. Terbesit di benaknya untuk membalas setan sialan itu. Dengan lincah jarinya bermain di atas layar hp.

 

Bagaimana goyang pinggulku? Kau suka kan? Bersihkan saja sendiri! Aku masih tinggal di dorm untuk 2 bulan ke depan :p

-to:kyuhyun-

Semua orang yang tampil di acara SBS inkigayo dipersilahkan menuju panggung untuk pengumuman pemenang mingguan hari ini. Hani dan kyuhyun sekarang berada di atas panggung yang sama, namun keduanya bertingkah seperti tidak saling kenal. Super junior yang comeback dengan lagu mamacita bersamaan dengan exid yang comeback dengan lagu up & down. Ini minggu kedua mereka bertemu di acara musik. Minggu pertama masih saling canggung, bahkan hani terkesan malu-malu untuk menyapa member super junior yang lain. Untuk mengurangi kecuragaan para fans terhadap hubungan mereka, mereka juga tak pulang selama 2 bulan ini. Minggu ini piala jatuh ke tangan senior idol, super junior. Bukan hal baru karena super junior memang sangat terkenal di korea. Siapa saja sudah bisa menebak bahwa super junior akan memenangkan acara musik saat mereka comeback.

Diantara member super junior yang sibuk memberikan ucapan terima kasih, kyuhyun terlihat melirik ke arah lain sekilas. Hani sedang berbicara dengan member cross gene takuya yang juga comeback, akhir-akhir ini sangat terkenal berkat penampilannya di reality show abnormal summit.

Super junior mengumumkan bahwa minggu depan adalah good bye stage mereka. Promosi mamacita dilakukan sangat singkat, alasannya adalah untuk mempersiapkan repackage album. Beda dengan grup-grup baru yang akan melakukan promosi paling tidak 2 bulan.

Beberapa menit berlalu dan acara sudah selesai. Semua orang sudah kembali ke ruangan artis masing-masing dan melanjutkan schedule lain. Kyuhyun yang berencana pergi ke ruangan exid harus mengurungkan niatnya setelah mendengar info dari managernya bahwa exid sudah berangkat menuju salah satu stasiun radio sebagai bintang tamu.

Kyuhyun menjadi kesal karena hani terkesan menjauhinya. Apalagi dengan kedekatannya dengan idol lelaki lain. Posesifnya kembali muncul. Pikirannya melayang merembet entah kemana. Membuatnya semakin kesal.

Hubungan ini semakin terasa aneh, keduanya sudah tak bertemu selama 2 bulan lebih, bahkan jika bertemu pun rasanya masih canggung di depan orang lain. Walaupun dari awal, mereka jarang bertemu, namun kali ini rasanya berbeda. Seperti ada yang hilang dari hidup mereka. Sesuatu yang mereka rindukan. Suasananya, suasana ketika mereka bersama. Wangi rumah mereka dan kebiasaan-kebiasaan mereka satu sama lain yang sudah tak mereka rasakan selama 2 bulan lebih. Malam ini sepertinya kyuhyun kembali tidur di dorm.

***

Kyuhyun menekan password kunci rumahnya. Pagi ini kyuhyun yang perutnya keroncongan itu akhirnya melangkahkan kaki menuju rumahnya. Kebiasaannya sarapan pagi dengan makanan yang dibuat oleh hani sangat berbeda dengan kebiasaan member super junior lain yang tinggal di dorm, apalagi ini hari senin dan tak ada jadwal apapun. Semua member masih tidur padahal ini sudah jam 10 pagi.

“siapa yang akan masak” ucapnya sambil melangkahkan kaki ke dalam rumah. Masalahnya terlihat sepele, tapi kyuhyun terlihat begitu stress. Cahaya menembus dinding kaca rumah mereka. Hari ini cerah sekali, rumah mereka terang benderang oleh sinar mentari. Ada siluet badan seseorang yang terlihat. Dengan rambut panjang yang di ikat ke atas, kaos putih ketat dan celana tidur yang kebesaran, seorang perempuan yang berbalik badan terlihat sedang membersihkan debu-debu di sudut rumah.

“hani?” panggil kyuhyun.

“apa?” jawabnya.

“kenapa disini?” ada wangi yang berbeda, wangi makanan, kyuhyun yang kelaparan itu langsung berjalan ke meja makan.

“bukannya kau menyuruhku membersihkan debu-debu ini?”

“oh, yang itu, masih ingat saja…aku bahkan sudah lupa” jawab kyuhyun santai. Hani membalas dengan ekspresi paling menjengkelkan yang dia bisa, “wah, kimchi jigae” ucap kyuhyun semangat setelah membuka tutup hotpot, “kau baru selesai masak?”, tanya kyuhyun lagi setelah melihat asap-asap itu terbebas.

eoh” jawab hani singkat.

Kyuhyun fokus dengan sarapannya dan hani fokus dengan pekerjaannya. Rumah itu kemudian kembali hening. Entah kenapa keduanya tiba-tiba merasa canggung.

“tidak ada jadwal hari ini?” kyuhyun mencoba memulai pembicaraan.

“nanti sore, bagaimana denganmu?”

“tidak ada jadwal apapun hari ini”

“oh begitu…”

Obrolan kembali terputus. Kyuhyun yang sudah selesai makan akhirnya mengambil kemoceng untuk membantu hani membersihkan debu-debu rumah. Bedanya, keduanya sama sekali tak bersuara sedikitpun.

“bagaimana kabarmu?” tanya kyuhyun mencoba memulai kembali percakapan yang sudah dinanti-nantinya beberapa bulan ini.

“baik, oppa bagaimana?” kalimat barusan benar-benar mengandung nada canggung yang malah semakin terasa.

eoh, sama sepertimu” jawab kyuhyun, dengan nada yang terkesan kecewa. Dia kesal dengan percakapan basi ini.

“aku rasa sebaiknya kita panggil orang saja untuk membersihkan ini” hani meletakkan peralatan bersih-bersihnya dan langsung mengambil inisiatif untuk menyuruh pembantu melakukannya. Maklum saja, jadwalnya tak ada henti, apalagi dengan acara off air di luar kota, untuk hari ini saja dia baru tidur 3 jam.

“terserah!” kyuhyun akhirnya tak tahan, dia membantingkan kemocengnya dan berjalan menuju kamar.

Hani bingung dengan sikap kyuhyun barusan, menurutnya yang lebih cocok marah adalah dirinya sekarang ini. Apalagi emosi hani memang susah dikontrol ketika dia merasa lelah, “kau marah??” bentak hani yang mengejarnya menuju kamar.

“kalau tau akhirnya seperti ini aku tak akan kesini” kyuhyun menekankan kata-katanya dengan sorot matanya yang menajam.

“ohh..” jawab hani yang merasa tertantang, “ya, kau lebih senang ke tempat suzy kan” sindir hani dengan sorot mata yang tak kalah tajam.

Tiba-tiba ada perasaan ngilu yang menusuk hati keduanya ketika kata itu terlontar dari bibir hani. Hani merasa sedih karena pada akhirnya yang ada dipikiran kyuhyun hanyalah suzy, dia tak tau bahwa kyuhyun lebih merasa sedih dengan perkataannya barusan yang seakan mendikte kyuhyun bahwa hani tak pernah memikirkan perasaannya selama ini pada dirinya.

“kenapa bawa-bawa orang lain?” emosi kyuhyun benar-benar tak terbendung lagi.

“aku tak membawanya, kau lah yang membawanya” jawab hani yang matanya terlihat mulai mengair.

Kedua mata mereka masih bertemu. Akhirnya air mata hani jatuh ke pipinya. Melihat hal itu kyuhyun semakin tak mengerti kemana melampiaskan perasaan hatinya yang semakin ngilu melihat hani kembali menangis karenanya.

“shittttt!!” teriaknya. ‘prang’ bunyi kaca yang pecah. Dia meninjukan tangannya ke cermin di meja rias hani. Hani terkejut melihat itu ditambah sedikit takut melihat kyuhyun yang seperti orang kesetanan. Jari-jarinya mulai mengeluarkan darah. Hani menjadi panik melihat hal itu.

“berdarah…” ucapnya berlari meraih jemari kyuhyun yang masih menempel di cermin yang retak. Tangisnya semakin menjadi. Sambil cecegukan, dia mengelus tangan kyuhyun dan mencoba menghembusnya agar rasa sakitnya sedikit hilang. Kyuhyun tetap menunduk sementara hani sudah sibuk dengan darah-darah yang keluar dari tangannya. Dia tidak melawan ketika hani merawat tangannya. Hani langsung berlari mengambil air dan mengompres jari-jari itu, “kita kerumah sakit saja!” perintah hani pada kyuhyun yang masih diam, “bagaimana ini, darahnya terus keluar” ucap hani yang tangisnya semakin menjadi, “ayo kita kerumah sakit saja, eoh?” pintanya lagi, “aku mohon” hani mencoba membujuk kyuhyun yang terlihat masih marah.

Seketika kyuhyun yang sedari tadi menunduk malah cekikikan, “hahahaha” tawanya puas. Kemudian mengangkat kepalanya dan melihat hani yang sudah penuh air mata dengan ekspresi bingung. Diusapnya kepala hani hingga rambutnya berantakan, “tak perlu kerumah sakit, diobati sedikit saja pasti sembuh” ucapnya mencoba menenangkan hani.

“hmph” hani cemberut mendengar jawaban ini, “tunggu disini” ucapnya dengan nada ngambek. Dia mengambil sesuatu dari lacinya, kotak P3K. Dengan teliti dan perlahan, hani mengobati jemari itu. Keduanya tak bersuara. Kyuhyun hanya tersenyum melihat hani yang mengurusi jemarinya, “bodoh” ucap hani pelan.

“cengeng” balas kyuhyun.

Hani membalasnya dengan pukulan kecil ke dada kyuhyun. Air matanya kembali menetes. Kyuhyun tersenyum dan memeluknya.

bogoshipda” ucap hani pelan.

nado, aju manhi” balas kyuhyun.

***

Terima kasih telah membaca🙂

mieyonn

Entry filed under: Boyband, Chaptered, Comedy, EXID, Family, FanFiction, Girlgroup, Hallyu, Indonesia, K-Pop, Life, Other, R, Romance, Super Junior. Tags: , , , , , , , .

[FF] The Albums – Chapter 1 [FF] Tattoo – Short Shoot of The Albums

1 Comment Add your own

  • 1. Muslim Distro Murah  |  January 19, 2016 at 11:21 AM

    I think the admin of this web site is actually working hard in support of his web site, because here every data is quality based stuff.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

February 2015
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: