[FF] The Albums – Chapter 1

January 26, 2015 at 9:12 PM 1 comment

The Albums

 

1st chapter : Every Night

 

Author                   : Mieyonn

Type                       : Chapter

Genre                     : Comedy romance

Rated                     : 17+

Cast                        :

  1. Super Junior Cho Kyuhyun : A singer, mc and musical actor. Cold, selfish and stuborn but sometimes he act so shy and nice. He loves wine and games but he loves his own self more than anything in this world. A trend lately.
  2. EXID Hani (Ahn Hee Yeon) : A member of girl group, EXID. Energetic, Careless, Freespirit, and have a gorgeous body. Have a complex type, she’s either cute, sexy and boyish. A trend lately.
  3. Other

 


 

-sebuah text masuk ke hp hani-

Aku sudah melihat performmu. Goyangan pinggulmu mengerikan, itu yang kau pelajari setahun ini? Kau memotong dan mewarnai rambutmu? Kau sudah tidak pulang 2 bulan, cepat rapikan lagi rumah dari debu-debu itu! Aku sudah bosan tinggal di dorm.

-from:kyuhyun-

 

Di belakang panggung, hani terlihat mengomat-amitkan bibirnya. Ini hari pertamanya debut sebagai seorang idol malah mendapat olok-olokan dari suami ‘rahasia’ nya. Solji menghampiri dengan polos.

“ada apa?” tanya nya yang langsung duduk di sebelah hani.

“tidak ada apa-apa eonni, aku hanya kesal saja” kilah hani.

“tidak biasanya kau kesal, makan coklat saja, mungkin bisa membantu” solji mencoba memberi semangat.

Hani menghargai perhatian sesama membernya. Dia hanya tersenyum dan mengangguk. Terbesit di benaknya untuk membalas setan sialan itu. Dengan lincah jarinya bermain di atas layar hp.

 

Bagaimana goyang pinggulku? Kau suka kan? Bersihkan saja sendiri! Aku masih tinggal di dorm untuk 2 bulan ke depan😛

-to:kyuhyun-

 

 


 

-December : 2013-

“omma!! Appa!! Apa maksudnya undangan ini??” hani berteriak setengah berlari menemui orang tuanya di depan tv. Sebuah undangan pernikahan dengan namanya tergeletak di atas tempat tidur.

“dia itu anak mitra bisnis ayah” jawab ayahnya santai.

“aku masih 22 tahun!!”

“pernikahan ini rahasia” jawab ayahnya lagi.

“aku tidak mau!! Sampai mati pun aku tak mau menikah dengan orang yang tidak ku kenal!!”

“kau mengenali dia”

“hah?” hani mencerna pelan-pelan ucapan ayahnya barusan, lalu dia melihat nama di atas namanya, tertera tulisan Cho Kyuhyun, “hah? Cho kyuhyun? Super junior?” hani kembali bingung.

“ayah izinkan kau menjadi idol tapi syaratnya adalah kau harus menikah”

“hm, aku sudah tidak ingin jadi idol!”

“benarkah? Tapi ayah sudah atur agar kau bisa tetap menjadi idol” penawaran ayahnya kali ini benar-benar seperti durian runtuh bagi hani yang sebenarnya sudah menyerah melawan keinginan ayahnya untuk menjadi pelanjut usaha keluarga mereka.

“benarkah?” tanya hani lagi cukup tidak percaya.

“ayahmu sudah mengaturnya” jawab ibunya.

“aku tak percaya ayah benar-benar membuat penawaran seperti ini! Apa di dunia ini dipikiran ayah hanya ada bisnis? Bagaimana kata teman-temanku nanti kalau mereka tau aku akan menikah secepat ini?” hani setengah berteriak pada orang tuanya dan kemudian berjalan menuju kamarnya dengan kesal.

***

Hani adalah seorang anak tunggal pemilik perusahaan salah satu departemen store di korea selatan. Ayahnya memaksa dia agar jadi pebisnis namun hani tak pernah mau, dia ingin menjadi artis. Debutnya bersama EXID diawali dengan percobaan bunuh diri hani, hati ayahnya sedikit luluh namun dengan syarat hanya 1 tahun. Bahkan agency nya mulai aktif atas berkat suntikan dana yang disumbangkan orang tua hani dalam jumlah yang cukup besar. Saat ini EXID sedang tidak melakukan promosi apapun, agency nya sedang bersiap untuk mengeluarkan hani, sesuai dengan perjanjian yang dibuat oleh orang tuanya.

Sementara itu, hal yang tumpang tindih terjadi di dorm kyuhyun. Member di lantai atas dan lantai bawah semuanya mendapat undangan pernikahan dan cukup kaget melihat nama kyuhyun ada di sana. Semuanya sudah tau, ayah kyuhyun sejak 2 tahun yang lalu gencar untuk menikahkan kyuhyun dengan salah satu anak kalangan chaebol di korea selatan. Alasannya untuk memperkuat perusahaan. Sudah jadi rahasia umum bahwa kakaknya bergerak di bidang musik dan dia juga bergerak di bidang musik, maka kekhawatiran ayahnya adalah jika tidak ada seorangpun yang bisa melanjutkan perusahaan mereka.

Suara pintu terbuka membuat siwon, kangin dan eunhyuk menoleh. Kyuhyun muncul dari balik pintu dengan raut muka yang kusut.

“kyuhyun-ah, bagaimana hari ini? Sangat melelahkan?” tanya siwon.

eung” ucapnya sambil mengangguk.

Kangin dan eunhyuk saling menoleh, “aku rasa aku akan membuat hari ini tambah melelahkan” ucap siwon sambil mengambil sesuatu.

Kyuhyun bingung, “ada apa?” tanya nya serius.

“ini” siwon memberikan sebuah amplop berisi undangan pernikahan.

“siapa yang menikah? Manager? Ah, syukur sekali, aku ingin libur”

“yang menikah itu kau” ucap kangin perlahan.

“heeeee?” kyuhyun setengah berteriak dan mengecek lagi nama yang tertera disana, “eish!!” dia melemparkan kartu itu ke lantai.

“sebaiknya kau tidur saja, lupakan sejenak, besok berpikir lagi bagaimana cara membujuk ayahmu” ucap eunhyuk.

Kyuhyun hanya diam duduk di sofa sambil menyenderkan kepalanya.

“jangan di pikirkan, besok kita cari cara bagaimana membatalkannya” sambung kangin.

“tapi aku rasa akan susah untuk membatalkan, harga saham akan melonjak turun jika pengumuman ini begitu tiba-tiba karena undangan sudah disebar” siwon mencoba menelaah.

Kyuhyun menghela nafasnya, “skak-mat” ucapnya singkat.

“jadi?” tanya eunhyuk.

“kau akan menikah?” sambung kangin.

“aku lelah bertengkar dengan ayahku” balas kyuhyun.

Suasana ruangan menjadi hening, para hyung sangat mengerti bagaimana terdesaknya posisi kyuhyun kali ini dan memakluminya.

***

Seminggu setelah kejadian gencatan senjata antara hani dan orang tuanya, disinilah dia berada, di sebuah toko buku di Gwanghwamun. Alasannya? Sangat simpel, dia bosan di rumah dan tak punya tujuan untuk berpergian.

“oh?” ucapnya ketika menemukan sebuah buku dengan judul ‘sudah jam berapa ini?’, diraihnya salah satu buku yang sudah terbuka dari plastik pembungkus dan dicobanya membaca sinopsis di belakang buku.

“sudah jam berapa ini? Kalimat ini sering kita dengar sehari-hari, namun apa yang kita dapat jika kita benar-benar meresapi artinya? Implikasinya adalah, kita akan tersadar apa yang sudah kita lakukan selama kita hidup. Apakah semua impian kita sudah kita raih? Karena waktu tidak dapat diputar balik.” Bisik hani yang membaca tulisan di belakang buku. Dia menghela nafas dan seperti mesin waktu, akhirnya dia kembali mengingat masa-masa ketika dia ingin sekali menjadi idol.

“maaf” seseorang mengejutkan hani dari khayalannya.

“ya?” hani masih fokus dengan tumpukan buku itu.

“ini bagian buku baru?”

Hani seketika melihat dan mengingat beberapa judul buku baru ada di bagian itu, “iya ini beberapa memang buku baru”.

“oh, senang membaca buku?” tanya lelaki itu lagi.

Hani mencoba otaknya kembali melakukan multitasking, sambil menjawab pertanyaan orang itu, dia mencoba menarik kembali memori-memori bahagia saat dia masih ingin menjadi idol, “ya”, jawabnya singkat.

“sendirian?”

“ya, anda sendiri?” hani melanjutkan lagi membaca sinopsis buku itu.

“saya bersama teman”

“oh…”

“boleh tau namanya siapa?”

Mendengar pertanyaan itu hani sedikit kaget, ‘untuk apa dia bertanya nama?’, batinnya, “hee yeon, anda?”

“takuya” ucapnya sambil tersenyum, “takuya terada”

“oh…” jawab hani bingung.

“maaf tapi saya kira anda orang yang saya kenal, mirip sekali dengan member EXID”

Pikiran hani mulai berjalan, sepertinya dia pernah mendengar nama itu, ‘ah! Dia member Cross Gene, kami pernah sepanggung, bodoh sekali aku’ batin hani, “mianhaeyo, aku memang exid hani, heeyeon itu nama asliku”

“oh begitu” ucap takuya tersenyum, “tak menyangka bisa bertemu disini”

“iya, kebetulan sekali”

“senang membaca buku?”

“iya, takuya-ssi?”

“aku hanya membaca buku mengenai tata bahasa korea, bahasa korea ku juga masih berantakan”

“kalau begitu, aku akan membantumu”

“benarkah?”

“ya, aku janji”

Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang mendekat ke arah mereka.

“kau?” lelaki dengan topi lebar dengan masker itu menatap hani dengan tajam, “kita perlu bicara” ucapnya sambil menarik tangan hani menuju suatu sudut.

Hani masih dengan bingungnya mencoba menebak siapa lelaki ini, “tidak salah orang?” tanya nya.

Lelaki itu membuka maskernya, “kau pasti tau siapa apa aku”

“kyuhyun sunbaenim? Annyeonghaseyo” ucap hani yang kaget dan menunduk.

“tak menyangka bisa bertemu disini”

“tapi, apakah baik-baik saja kalau kita bertemu seperti ini?”

“wartawan? Sasaeng? Orang tuamu atau orang tuaku akan mengurusnya”

Hani mengangguk setuju dan mengerti.

“langsung ke pembicaraan saja, aku sudah menyerah untuk urusan pernikahan, kalau kau tak ingin menjadi pelacur seumur hidup maka pihak kalian harus melakukan penolakan” ucap kyuhyun dengan nada sinis.

Ekspresi hani langsung berubah, dadanya berdegub kencang, mukanya memerah seakan ada asap yang akan keluar dari telinganya. Dia merasa tersinggung dengan ucapan kyuhyun barusan.

“kau menantangku? Kau pikir aku tak sanggup untuk jadi pelacur seumur hidup? Lagi pula kau bukan seseorang yang memalukan jika memberi tahu masyarakat siapa yang melucuri tubuhku”

Tatapan kyuhyun makin tajam, dia tak menyangka hani akan menjawabnya seperti itu, “aku tak menyangka seorang chaebol mau menurunkan harga dirinya setara pelacur”

“lagi pula ini hanya pernikahan bisnis, aku juga punya beberapa kesepakatan dengan orang tuaku, kalau kau tak mau menikah, kalian saja yang membatalkan, kau pikir aku begitu bodoh hingga mau membayar ganti rugi demi harga diri”

“menjijikan, rela menjual harga diri karena uang”

“tolong berkaca sebelum berbicara” tegas hani.

“tadinya aku mau membuat penawaran denganmu, tapi sepertinya kepalamu terbuat dari batu, lakukan saja sesuka mu aku tak peduli jika pernikahan ini sampai ketahuan orang lain”

“cih, kalau memang tak peduli kenapa masih memakai topi itu?”

Kyuhyun langsung melepasnya, “puas?” ucapnya.

“hm, oke” hani mengangguk dengan ekspresi kesalnya.

“mulai sekarang kau pelayanku”

“kenapa aku disamakan dengan pembantu?”

“kau lebih suka disamakan dengan pelacur?” kyuhyun mengotot.

“memangnya tidak ada kosakata lain?” hani balas ikut mengotot.

“kau tak ada bedanya dengan artis-artis lain yang melacurkan dirinya”

“aku berbeda! Aku melacur atas nama Tuhan di depan altar nanti! Aku melacur hanya pada satu orang diseumur hidupku sesuai dengan janji pernikahan! Jangan samakan aku dengan pelacur yang lain”

Kyuhyun tak menyangka hani berpikir demikian, dia tulus berjanji atas nama Tuhan, dan dari kata-katanya kyuhyun bisa mengartikan bahwa hani tak berniat sedikitpun pada perceraian. Dia melaksanakan kewajibannya sebagai anak terhadap orang tuanya dengan menyetujui pernikahan dengan orang yang dipilihkan dan dia melaksanakan kewajibannya sebagai hamba Tuhan dengan menjaga pernikahan itu seumur hidup. Kyuhyun tersenyum, “wow, ini menarik” ucapnya.

“apanya?” tanya hani lagi.

“bodoh” ucap kyuhyun sambil tertawa dan menjitak kepala hani.

“ya!!” hani sedikit berteriak, untung saja dibagian itu cukup sepi jadi tak ada yang memperhatikan mereka. Mereka tak tau, ada seseorang yang dari tadi memperhatikan mereka berdua.

“hei, ingat bahwa aku masih seniormu, jaga sikapmu!” tegas kyuhyun.

araseo-yo

“hilangkan banmal mu, lagi pula kita akan jadi suami istri”

araseo!!!” hani kembali kesal.

“oke, hari ini aku menyetujui pernikahan ini dengan kesepakatan bahwa kau telah menjadi pelacur seumur hidup untuk ku secara gratis”

“tidak gratis, gajimu akan masuk ke rekeningku juga” hani menekankan.

“aku akan menyegelnya” ucap kyuhyun dengan senyum setannya.

‘cup’ bibir keduanya bertemu dengan singkat. ‘cekrek’ seseorang mengabadikan moment itu tanpa ada yang mengetahui. Hani sangat terkejut dengan kejadian singkat itu. Wajahnya memucat, dia baru sadar arti kata ‘pelacur’ yang disebut-sebutnya tadi.

“salam kenal aku cho kyuhyun, aku akan jadi pemilik tubuhmu ahn heeyeon, secara abadi” ucap kyuhyun lagi pada hani yang masih terdiam.

***

Disini, di sebuah coffee shop di gwanghwamun, kyuhyun masih bersama hani. Mereka tidak hanya berdua namun bersama beberapa orang lagi. Ini jadwal kyuhyun bertemu dengan teman-temannya, tapi dia yang hari ini tidak ada schedule datang lebih dulu dan iseng singgah ke toko buku. Takdir yang aneh.

‘kenapa aku ada disini’ hani masih mengutuk dirinya yang tidak punya tenaga untuk melawan kyuhyun yang juga sebenarnya tidak masuk kategori kuat diantara para lelaki.

Disana ada 2ne1 Sandara Park, Super Junior Donghae, Shinee Minho, CnBlue Jonghyun, TVXQ Changmin, f(x) Victoria, 2PM Nickhun, SNSD Tiffany, 4Minute Jihyun, Song Joongki, Kim Jiwon, dan Kim Yoojung.

“wua, ini pertama kalinya kyuhyun mengenalkan seorang perempuan pada kita” celetuk sandara pada pasangan yang paling datang terakhir.

annyeonghaseyo, EXID Hani imnida, bangapseumnida” hani menunduk 90 derajat.

Hal itu dibalas tawaan gemas, exid adalah salah satu girlgroup yang cukup kontroversial akibat kostum mereka, mereka bukannya tidak pernah dengar nama exid sebelumnya.

“kalian bagaimana bisa bertemu?” tanya donghae.

“kami bertemu ditoko buku di sudut jalan jadi sekalian saja ku ajak kesini, akibat aku datang terlalu cepat” dengus kyuhyun.

“haha” ejek changmin, “lagi pula, kau ini biasanya datang terlambat, kenapa hari ini malah datang paling cepat”

“maksud donghae itu, bagaimana kalian bisa bertemu dan jadi akrab sampai-sampai kau ajak kesini, kau tak pernah mengajak siapapun untuk ikut perkumpulan” sambung joongki.

“joongki-ya, kau memang paling mengerti aku” jawab donghae.

‘dasar donghae bodoh! Dia pasti tak membaca nama yang tertulis pada undangan kemarin, semua member suju tau masalah ini! Aku penasaran IQ ikan ini berapa’ batin kyuhyun dengan bibir yang sewot.

“atau jangan-jangan, kalian berpacaran?” tebak yoojung.

‘apalagi ini?’ hani membatin sambil melirik kyuhyun yang memasang ekspresi ‘mana aku tau’.

“anak kecil tidak boleh ikut campur” ejek minho.

“lagi pula aku belum pernah melihat pacar kyuhyun oppa” sambung victoria.

“hei hei, jangan mengerjai anak kecil” jiwon membela yoojung.

“pertanyaan yoojung itu benar, aku jadi penasaran” sambung jihyun.

“memangnya hyung pernah pacaran selama jadi idol?” tambah jonghyun.

“benarkah?” tiffany mulai terkejut.

“hm” nickhun melirik hani, “agassi, kau satu-satunya orang yang sanggup melelehkan hati beku seorang kyuhyun” nickhun mulai bertepuk tangan dan semuanya ikut bertepuk tangan.

“Ya!!!!!! Kalian!!!!!!!!!!!!!” Kyuhyun meneriaki mereka semua yang sedari tadi berbicara tanpa jeda. Bahkan mereka sudah menarik kesimpulan sendiri walaupun belum ada deklarasi apapun dari kyuhyun.

Pikiran hani entah melayang kemana. Dikeramaian itu dia malah terlihat bengong di sebelah kyuhyun. ‘kyuhyun, kau akan ku kutuk jadi batu nanti’ gerutunya dalam hati.

“hai!!!” seorang wanita lagi datang, “kyuhyun oppa bagaimana kabarmu??” ucapnya bersemangat sambil mencium pipi kiri kyuhyun yang kaget.

“suzy!! Sudah sampai di korea lagi?” tanya jiwon.

“yup, apa kabar kalian?” ucap suzy memperhatikan mereka semua, “wah, ada yang tak ku kenal disini” dia melirik ke arah hani yang seketika semua pandangan tertuju padanya. Badannya menciut seperti sebuah kerikil yang siap di injak oleh ban mobil.

“dia hani-eonni” sambung yoojung ceria, sisanya hanya saling berhadap-hadapan. Selain yoojung yang masih polos dan hani yang baru datang, mereka semua tau kalau akan ada perang dunia ketiga terjadi mulai saat ini. Suzy sebenarnya adalah fangirl kyuhyun, bahkan sebelum debut, dia masuk dalam golongan sasaeng.

“hai hani-ssi, aku suzy, kau artis? Atau idol? Aku belum pernah melihatmu” tanya suzy dengan tatapan tajam.

“aku baru debut tahun lalu” jawab hani dengan nada kurang percaya diri.

“kau saja yang jarang nonton tv, aku saja mengenal dia” bantah jihyun.

Suzy melirik jihyun sinis, “hm” dia melirik hani dari atas ke bawah, “pantas saja kurang terkenal, ternyata dia itu temanmu” sindir suzy pada jihyun.

“mulai lagi” minho berbisik pada jonghyun.

Jonghyun mengangguk, “ini masalahnya kalau seorang lelaki tak pernah pacaran, wanita disekitarnya akan bertengkar hebat hanya untuk memperebutkan dirinya” balas jonghyun.

Changmin sedikit tertawa mendengar bisikan minho dan jonghyun, “dan wanita yang dipilih bukan salah satu dari mereka” sambungnya.

Keduanya mengangguk setuju dan berencana hanya diam memperhatikan apa yang selanjutnya akan terjadi.

“suzy, tolong perhatikan sikapmu, kau juga junior dihadapan kami” ucap victoria.

“bukan aku yang merusak suasana eonni” kilah suzy.

“hey, maaf sebelumnya tapi sepertinya aku harus pergi sekarang” suara joongki memecah pertengkaran itu.

oppa, jadi pesta perpisahan menyambut wajib militermu segini saja?” keluh jiwon yang sebenarnya masih ingin berkumpul dengan mereka.

oppa, aku kecewa” tambah yoojung.

“aku wamil masih bulan depan kan” joongki membela diri, “kita masih bisa bertemu lagi” joongki meyakinkan.

“tapi schedule kita kan berbeda” tambah sandara.

“hey hey, jangan membuat joongki merasa tak enak” jawab donghae.

“kita harus datang dan mengantarkan joongki hyung nanti setelah memakai pakaian militer” minho mencoba menyemangati.

hyung, maafkan aku” kyuhyun merasa tak enak.

“tak apa-apa, ya sudah, nanti kita bertemu lagi, beritahu saja kapan waktunya, aku akan meluangkan untuk kalian” ucap joongki mengahiri dan bergerak pergi dari tempat itu.

Situasi menjadi hening. Tak ada satupun yang berbicara. Mereka semua sebenarnya menyalahkan diri sendiri karena tak bisa menghibur joongki.

“suasananya jadi seperti ini karena kalian berdua” tiffany mulai mengomeli suzy dan jihyun.

oppa, itu bukan karena aku kan?” suzy merajuk manja pada kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum pada suzy, “tentu saja, lagi pula kau benar, hani adalah pendatang baru, dia juniormu” dibelanya suzy yang sudah menyandarkan tubunya pada kyuhyun.

Merasa dapat pembelaan, suzy senang sekali. Sementara itu, hani sedari tadi menggerutu dalam hatinya.

oppa, jadi menurutmu ini salahku?” tanya jihyun serius.

“tentu saja tidak, aku rasa ini salah hani” kilah kyuhyun santai. Mendengar ucapan itu semua terdiam dan menatap kyuhyun dengan bingung.

Mata hani memerah. Sepertinya akan ada air yang tumpah. Jiwon yang sigap melirik hani langsung tau bagaimana perasaan orang yang seumuran dengannya itu.

oppa, aku rasa itu keterlaluan” dia berbicara dengan nada kesal.

unnie, jadi kau membela jihyun unnie?” jawab suzy.

“apa maksudmu? Itu karena memang kau yang salah” bantah jihyun.

“kalian semua sama-sama salah” sambung sandara.

“aku rasa pertengkaran mengenai senior dan junior ini tak akan ada habisnya” tambah victoria.

“kyuhyun, kau jangan diam saja” ucap donghae.

“lalu aku harus apa? Ah, harusnya aku tidak membawamu kesini” kyuhyun menatap hani dengan kesal. Hani hanya terdiam, dia tak sanggup bahkan untuk membela diri. Dia sangat kesal dengan sikap kyuhyun.

“itu bukan salah hani” bantah tiffany.

Hani tiba-tiba berdiri dari duduknya.

“hani? Sepertinya aku kenal nama itu” desis donghae pelan.

“siapa?” tanya sandara.

“maaf kalau aku membuat keributan, aku tak akan mengganggu lagi” hani menundukkan badannya 90 derajat. Mereka semua terkejut. Termasuk kyuhyun yang tak percaya hani bisa melakukan itu. Hani kemudian mengangkat tasnya dan pergi meninggalkan yang lain dalam suasana hening.

“ah, aku ingat!!” teriak donghae yang berhasil mengingat bahwa hani adalah calon istri kyuhyun, “hey bodoh!!! Kejar dia!!!” donghae memukul kepala kyuhyun yang masih bingung harus melakukan apa.

“iya aku tau!!” balas kyuhyun meneriaki donghae, “hey hani, kau mau kemana??” teriaknya lagi sembil berlari mengejar hani.

“hah? Apa maksudnya ini? Kenapa kyuhyun oppa harus mengejarnya?” protes suzy pada donghae.

“karena kyuhyun yang membawanya kesini” jawab sandara.

“hah?” suzy sepertinya sangat kaget.

“aku bersyukur kyuhyun oppa lebih memilih hani ketimbang orang sepertimu” sambung jihyun.

“cih!! Menyebalkan!!” teriak suzy pada jihyun.

***

Dua minggu setelah insiden di coffee shop berlalu, hani dan kyuhyun belum berhubungan lagi. Bahkan saat terakhir kali bertemu, hani sudah lebih dulu naik taksi dan tak bertemu kyuhyun yang mengejarnya. Besok adalah hari pernikahan, perasaan hani campur aduk. Dia memikirkan bagaimana hidupnya kedepan menghadapi orang seperti kyuhyun seumur hidupnya. Begitu juga kyuhyun yang menganggap pernikahan ini seperti kiamat dalam hidupnya. Karirnya saat itu berada dipuncak, hampir seluruh orang korea mengenalnya dan tiba-tiba dia harus melakukan hal ini, dia takut semuanya akan segera berakhir.

Gelapnya ruangan bertemu lampu-lampu gemerlap dan suara hentakan musik dari DJ membuat suasana memanas. Disini, hani sedang menghabiskan gelas cocktailnya yang ketiga. LE yang menemaninya hanya memperhatikan hani yang terlihat tertekan. Bayangkan saja, hani yang biasanya santai sekarang malah melamunkan dan sesekali menghela nafas. Dia hanya diam, sungguh bukan seperti hani yang LE kenal.

“kalau memang ada masalah, kau bisa menceritakannya padaku, tapi kalau kau tak mau ya tak apa, aku bisa menemanimu minum kapan saja” ucap perempuan yang lebih tua dari hani itu.

Hani kembali menghela nafas. Kali ini dia menjatuhkan kepala ke atas meja dan menatap kosong ke arah gelas cocktail, “unnie, aku akan menikah besok” ucapnya tanpa tenaga.

“hah? Maksudmu?” tanya LE bingung, ‘menikah? Apa ada makna lain dari kata menikah?’ batinnya, ‘kosa kata anak jaman sekarang aneh sekali’ dia menggeleng-gelengkan kepalanya.

“dengan super junior cho kyuhyun….ini pernikahan bisnis”

“hah?” LE terkejut bukan main, “maksudnya, kau…benar-benar menikah? Jadi istri? Pernikahan bisnis?…..dan……super junior cho kyuhyun?” tanya LE lagi, “kau benar-benar akan menikah besok? Dengan kyuhyun?”

Hani hanya mengangguk, “aku tak menyukai sifatnya”

LE tertunduk membayangkan bagaimana beratnya masalah hani, “kau mau kabur? Aku akan membantumu……walaupun sepertinya kalau kau kabur, korea akan gempar dan kita akan sulit bertemu lagi” LE mencoba memberikan jalan keluar yang walaupun menurutnya cukup ekstrem tapi bisa sukses di waktu yang singkat.

Hani menggeleng, “ayah akan membubarkan EXID kalau aku melakukan hal itu, lagipula dia sudah sepakat, jika aku menikah maka aku masih bisa bersama kalian”

LE menepuk-nepuk bahu hani, “aku jadi merasa tak enak padamu, demi membela kami, kau jadi seperti ini”

“tak apa unnie” ucap hani tersenyum.

“ini hal besar, kau harus beritahu yang lain, kita kan satu keluarga”

“aku bingung bagaimana menjelaskannya….”

“akan ku bantu~”

“terima kasih unnie, kau pengertian sekali”

“baiklah, kalau begitu, mari kita menggila malam ini” ucap LE sambil menarik hani ke lantai dansa.

Awalnya hani tak semangat, namun nalurinya tak bisa mengelak, dia menggoyangkan badannya tanpa memikirkan pendapat orang lain. Menurutnya, ketika dia menghentakkan badannya, saat itulah ketika kepalanya lebih rileks. Dia berdansa sepuasnya, begitu juga LE yang tetap memperhatikan dongsaeng nya.

Setengah jam berlalu dan baju hani sudah dipenuhi keringat. Nafasnya juga sudah terengah-engah. LE berencana mengajak hani untuk kembali duduk dan beristirahat namun seseorang lebih dulu menarik tangan hani dan dia adalah kyuhyun. LE pun membiarkannya dan memilih untuk pulang ke rumah.

“ternyata benar, kau” ucap kyuhyun ketika hani menoleh padanya. Dia pun menarik hani menuju salah satu meja. “untuk apa disini?” tanya kyuhyun sedikit membentak.

“untuk bersenang-senang” balas hani dengan nada yang lebih tinggi lagi.

“itu yang kau maksud bersenang-senang?”

“memangnya untuk apa kesini selain untuk bersenang-senang?”

Hani berdiri dan bergerak menuju lantai dansa lagi, namun tangannya di tarik oleh kyuhyun, “hentikan!”

“setidaknya untuk hari ini aku bukan siapa-siapamu”

“kau gila? Kau senang melihat lelaki-lelaki itu memandangi badanmu dan mencoba menyentuhnya? Kau baru berhenti sampai saat ada yang menawarmu?” suara kyuhyun lebih kuat dari suara musik bagi hani yang sudah sedikit mabuk.

“benar!! aku baru berhenti saat ada yang menawarku!! Kenapa?? Kau mau menawarku?? Kau mau membayarku??” hani yang juga keras kepala itu tak mau kalah.

“oke!! Aku akan membayarmu!! Puas?? Kau begitu sukanya dengan uang??” teriak kyuhyun lagi.

“wah, wah, ada apa ini? Tumben sekali super junior cho kyuhyun mendatangi club dan bertengkar dengan seorang perempuan” ucap seseorang yang tiba-tiba sudah duduk diantara mereka.

annyeonghaseyo” ucap hani pelan.

Ekspresi kyuhyun cukup kaget dan ekspresi hani terlihat bingung.

“hyung, untuk pertama kalinya aku meminta padamu, jangan memuatnya dalam artikel” ucap kyuhyun lemas.

“wah, pacar pertama kyuhyun yang tertangkap oleh wartawan” ejek lelaki itu, “tapi kau cukup hebat, selama 7 tahun debut menjadi artis, baru ini kedapatan berkencan dengan seorang gadis” tambahnya lagi.

“aku tau ini pekerjaanmu, tapi tidak bisakah untuk sekali ini saja aku meminta tolong?” ucap kyuhyun yang terlihat mencoba menahan amarahnya.

“hm, dia idol kan?” ucap wartawan itu sambil memperhatikan hani, “wah, menarik” komentarnya lagi, “tapi, tenang, selama aku mengikutimu dan menjadi wartawan, tak ada satupun yang bisa dicurigai darimu, bahkan SNS mu berdebu, dan dia” lelaki itu melirik hani “kau exid hani kan? Tak ada satupun fotomu bersama dirinya, semua dengan lelaki lain”

“aku benar-benar terima kasih” sambung kyuhyun cepat.

“tapi, aku punya berita lain, mengenai perusahaan ayahmu, sepertinya ada masalah”

“aku tak mengetahui soal perusahaan”

“kau, aku takut karirmu akan hancur bukan karena masalah dating tapi masalah hutang pajak ayahmu selama 10 tahun” ucap lelaki yang lebih dewasa dari pada kyuhyun itu. Sebenarnya hubungan mereka bisa dibilang ‘cinta dan benci’ karena lelaki ini membuntuti kyuhyun kemanapun dia pergi, ya tidak setiap hari, tapi dia membuntuti kyuhyun pada saat yang tak di duga-duga. Lelaki ini juga yang menulis artikel bagus untuk kyuhyun dari acara Radio Star. Dia lebih parah dari pada psycopath.

“aku yakin ayahku membayar pajak” tegas kyuhyun.

“hm, aku hanya ingin memberi tahu masalah ini padamu, setidaknya kau bersiap-siap, jangan sampai ayahmu menurunkan perusahaan bermasalah padamu, atau kau yang akan dituntut pengadilan” lelaki itu bangkit dari duduknya dan menepuk bahu kyuhyun. ‘cekrek’ bunyi DSLRnya dengan kilat yang menyakitkan mata kyuhyun bersama hani. “kalian sedang bertengkar? Ekspresi fotonya jelek sekali! Tak seperti kekasih…” dia memperhatikan hasil jepretannya barusan.

“maaf tapi bukannya itu melanggar privasi?” ucap hani yang sudah tak sabar menghadapi orang psikopat ini.

“tenang, ini hanya koleksi pribadi” jawabnya cepat, “sampai jumpa exid hani, aku akan mengunjungimu sesekali” tambahnya lagi.

“benar-benar psikopat! Untuk apa dia mengunjungiku?” omel hani pada pria yang sudah menghilang itu.

“itu artinya dia akan membuntutimu dan menciptakan skandal” jawab kyuhyun sambil menegak cocktailnya, “dia bekerja di dispatch” tambahnya lagi.

“wah, daebak!! Kau sanggup hidup sambil diuntit oleh orang seperti dia”

moodku sedang tidak bagus, terserah kau mau melakukan apa” ucap kyuhyun malas.

“hm, begitu? Oke aku temani kau minum”

“aku mau pulang ke dorm” kyuhyun bangkit dari sofa dan berjalan pergi meninggalkan hani yang masih berniat meneguk minuman beralkohol itu.

“cih, mannernya payah!!” bentak hani kesal. Kyuhyun berjalan kembali menuju hani dan menarik tangannya, “mau apa?”

“membawamu pulang bodoh” jawabnya yang dibalas ronta’an dari hani yang masih ingin mabuk.

 

***

Suara alarm yang setiap hari berdering di jam yang sama menggema di sebuah ruangan baru. Si pemilik hape yang familiar dengan suara itu mulai membuka matanya perlahan. Dicobanya meraih hape yang tergeletak di sebelah lampu tidur namun lengannya tetap tak bisa meraih. Badannya terasa berat terutama setelah dia sadar bahwa ada lengan dan kaki dari manusia lain yang mencengkram tubuh. ‘huh’, desisnya. Dibalikkan tubuh yang masih tertidur itu ke arah lain dengan paksa dan akhirnya dia bisa mematikan suara yang sedari tadi menggema.

“ckckck, sudah seberisik itu tetap bisa tidur nyenyak, dia mati atau pingsan” hani memperhatikan sesosok lelaki yang masih menggunakan jas hitam lengkap dengan celana panjang. Kepalanya terasa berat dan dia sadar akan sesuatu. Dilihatnya tubuhnya sendiri. Masih lengkap dengan gaun pengantin berwarna putih. Di liriknya lantai kamar, berserakan botol-botol soju dan kartu remi. Akhirnya dia bisa mengingat kejadian tadi malam secara penuh, “eish!!” dengusnya lagi. Dia kemudian bangkit dari tempat tidur dan menghilang dari kamar.

 

-flashback-

Pengantin beserta keluarga sudah sampai ke gedung tempat perhelatan pernikahan kyuhyun dan hani yang sangat tertutup, sangking tertutupnya keduanya harus memakai masker untuk menyembunyikan jati diri mereka selama menuju gedung.

Undangan yang menghadiri acara pernikahan tak lebih dari 100 orang. Semuanya rata-rata rekan bisnis orang tua mereka, sisanya adalah saudara dekat dan member super junior juga member exid. Tak ada satupun wartawan yang datang, atau lebih tepatnya tak ada satupun pihak media yang menghadiri karena orang tua mereka memperkenalkan hani dan kyuhyun bukan sebagai entertainer tapi sebagai penerus perusahaan.

Upacara pernikahan berlangsung sangat lancar. Keduanya sangat pintar memainkan topeng mereka di depan para tamu. Tak ada satu kecurigaan pun yang bisa di deteksi walaupun ini pernikahan atas perjodohan di abad 21.

“lelah sekali” hani yang masih memakai gaun putih dengan bahagia menjatuhkan badannya ke atas sofa di depan tv.

Tamu-tamu baru saja pulang mengantar pengantin ke rumah baru mereka. Undangan, acara pernikahan dan bahkan rumah beserta segala dekorasinya disiapkan oleh para orang tua. Pemandangan yang biasanya terlihat di kamar anak-anak perempuan dimana ada rumah kecil beserta isinya dengan boneka ken dan barbie yang bisa mereka gerakkan sesuka hati mereka. Egois? Tidak juga, buktinya mereka beralasan bahwa ini semua untuk masa depan sang anak. Sesungguhnya cinta itu memang egois, dan cinta kepada anak salah satunya.

“pergi sana! Aku mau menonton tv!” bentak kyuhyun pada hani.

Hani menarik nafasnya mencoba untuk tidak bertengkar disisa-sisa tenaga yang dipunya. Dia bangkit dari sofa dan berjalan menuju kamar. Dia membantingkan badannya disana. “disini lebih nyaman” ucapnya sambil merasakan empuknya tempat tidur setelah seharian hanya duduk dan berdiri.

Kyuhyun menggonta-ganti chanel tv namun tak ada satu pun acara yang menurutnya menarik. Dia yang sebenarnya sudah lelah, kemudian mulai bosan dan moodnya pun jadi tidak baik. Dia berjalan menuju kamar, melihat hani yang sedang bersantai disana. Seketika timbul keinginannya untuk mengganggu hani.

“pergi sana! Ini kamarku!”

“tidak!! Ini kamarku!!”

“enak saja!! Ini kamarku!!”

“maaf tapi untuk yang ini aku tak akan mengalah padamu”

“lalu kau akan melakukan apa?”

“apa saja”

“ingat! Kau sudah jadi istriku…dan biasanya, istri itu harus patuh pada suami!”

“tapi istri akan patuh dengan suami yang waras”

“maksudmu aku tidak waras?”

“kau yang bilang, bukan aku”

“alasan”

“itu kenyataan, kau sadari saja, lalu renungkan”

“cih, kalau begitu, kau harus menari striptis dulu agar aku mau memberikan kamar ini padamu” ucap kyuhyun santai tanpa memikirkan yang lain-lain. Mendengar hal itu, mata hani menajam dan menusuk pupil kyuhyun. Ekspresinya berubah gelap. Ada rasa ngeri yang tiba-tiba datang pada kyuhyun. Bulu kuduknya merinding.

“kau menjijikan” balas hani pelan. Dia berjalan melewati kyuhyun yang masih mematung menuju dapur. Membuka kulkas dengan paksa dan meneguk air dalam salah satu botol disana.

Kyuhyun berlari menuju hani, sepertinya dia merasa bahwa kali ini hani benar-benar marah. “hei, aku hanya bercanda” ucap kyuhyun, dan tak di gubris oleh hani. “aku tak bermaksud seperti itu” hani melirik kyuhyun, dia meneguk minumannya kembali. “kau benar-benar marah? Aku hanya bercanda, tak bermaksud seperti itu”, Hani menyentuh layar hpnya dan terlihat menelepon sesuatu. Kyuhyun semakin panik, dia takut hani mengadukan hal ini pada ayahnya, dia bisa dibunuh. “aku minta maaf, kali ini aku benar-benar minta maaf” kyuhyun memohon pada hani.

“pesan chi-mek (chiken-mekju), masing-masing 6, antar ke gangnamgu xxx” hani menjelaskan pada orang yang dia telpon.

Kyuhyun menganga, “kau lapar atau rakus? 6 kotak? Mekju? Kau ingin mabuk?” kyuhyun kaget dengan ide gila hani.

“kau tak lapar? Yasudah, masih bisa disimpan di kulkas dan dipanaskan untuk besok pagi, lagi pula, kau masih belum ingin mabuk disaat seperti ini?” akhirnya kali ini hani membalas ucapan kyuhyun dengan kalimat panjang dan beruntunnya.

Kepala kyuhyun akhirnya mengerti maksud ucapan hani barusan, ini adalah hari pertama mereka sudah berganti status, mabuk adalah salah satu cara untuk melupakan hal-hal yang akan terjadi di masa depan.

Setelah menunggu setengah jam, pesanan pun datang. Keduanya makan di lantai kamar mereka. Satu lagi, mereka bukan hanya makan dan pesta soju, tapi juga bermain kartu. Sudah seperti suami-suami yang stres di kantor dan rumah. Tertawa seperti orang gila, bernyanyi dan saling menghajar, pemandangan realistis dari para anak muda yang di ikat oleh hubungan perjodohan di abad 21.

-flashback end-

 

Perut lapar kyuhyun adalah salah satu hal yang dapat membangunkannya dari tidur matinya itu. Dibukanya sedikit mata yang sedari tadi sudah ditusuk oleh sinar mentari yang menerobos kaca jendela. Diliriknya seluruh kamar dan posisinya sudah lebih rapi dari kekacauan tadi malam. Kepalanya terasa sakit akibat alkohol yang diteguknya tanpa batas. Tetap saja, perut keroncongannya tak bisa menahan dirinya berlama-lama diatas tempat tidur.

Dia kemudian berjalan keluar dari kamar, dibukanya daun pintu dan terdengar suara oseng-oseng beserta wangi yang membuat air liurnya refleks membanjiri mulut. Dia lalu menuju ruangan asal bunyi itu. Dengan muka sembab, rambut berantakan dan baju yang kusut itu dia tersenyum dan kemudian berjalan menuju hani yang memunggunginya sambil menggoreng sesuatu.

Dipeluknya hani dari belakang punggungnya, membuat hani sangat kaget. Diliriknya kyuhyun yang menyandarkan kepalanya di bahunya sambil tersenyum, “hei, kepalamu korslet karena kebanyakan minum atau apa?” tanya hani yang sebal.

jagiya~” jawab kyuhyun manja.

“ya!!!!” teriaknya sambil menginjak kaki kyuhyun.

“sakit bodoh!!” balas kyuhyun yang sibuk memegang kakinya.

“jari-jariku bisa mengeriting kalau kau sering-sering bertingkah aneh seperti itu!!” jawab hani yang tak mau kalah. Dia mengembalikan konsentrasinya lagi pada rice omelete yang hampir matang.

“terima saja apapun nasibmu selama aku masih jadi suamimu” balas kyuhyun ketus, dia sudah tak bersemangat lagi mengerjai hani. Moodnya turun. Dia kemudian berjalan ke meja makan dan menarik kursi dengan kasar hingga mengeluarkan suara yang keras. Hani hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Kyuhyun kemudian memperhatikan hani yang berjalan ke meja makan membawa dua porsi rice omelete.

“kau pikir aku sedang apa? Aku sedang menerima nasibku sebagai istrimu, dasar bodoh” ucap hani yang kemudian duduk berhadapan dengan kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum tipis karena merasa telah menang kali ini dengan hani. Hani sibuk memotret makanan yang baru saja dimasaknya lalu mengupload ke SNS miliknya.

***

Rumah di apartemen yang masuk kalangan mahal di korea selatan itu terlihat cukup besar jika mengingat bahwa hanya ada 2 orang yang menempatinya. Bahkan dorm super junior pun kalah jauh dari rumah yang sekarang mereka tinggali. Rumah itu memiliki 4 kamar tidur dengan 1 kamar tidur utama. Hani dan kyuhyun, setelah melewati perdebatan yang sengit, akhirnya tidur bersama dikamar itu, karena hanya di kamar itulah ada tempat tidur. Kedua anak manusia itu dengan keras kepalanya tak ada yang mau mengalah. Hani memilih satu kamar yang ukurannya lebih kecil dari kamar utama sebagai tempat wardrobe nya. Dia mengeluarkan isi koper dan menyusunnya disana, kecuali koper kyuhyun. Dia tak mau menyentuhnya sama sekali. Kyuhyun berbeda lagi, dia memilih kamar yang ukurannya paling kecil sebagai tempatnya bermain game. Ada piano dan beberapa alat latihan vokalnya juga disana. Satu kamar lagi yang masih kosong diisi dengan barang-barang yang menurut mereka tak penting. Ini adalah rumah pemberian kedua orang tua mereka. Semua isi dan design juga pilihan kedua orang tua mereka.

“hah…” hani membantingkan tubuhnya ke atas sofa, “lelah sekali”

“aku lapar, masakkan sesuatu” ucap kyuhyun yang lebih memilih berbaring di lantai.

“kau mau makan apa? Jajangmyun? Chicken? Dalkgalbi?

“kau mau pesan lagi?” kyuhyun masih ingat jelas kejadian pesta chi-mek (chicken/ayam-mekju/bir) tadi malam yang membuat mereka berdua seperti orang gila.

pizza bagaimana? Hamburger? Hotdog?

“baru satu hari kau jadi istri, kenapa sudah malas sekali?”

“isi kulkas sudah habis, bodoh!!!”

“cih, banyak sekali alasanmu”

“kalau kau tak percaya, silahkan lihat sendiri”

“sudahlah, makan ramyeon saja”

“bagaimana kalau kita belanja sekarang?”

“ya!! Ahn Hee Yeon –ssi!! Kau itu kenapa tak tetap pendirian sekali??” kyuhyun berteriak seperti orang kesetanan dan tak digubris oleh hani. Dia malah bersiap-siap untuk berbelanja ke super market.

***

Disinilah kyuhyun berada, di tengah-tengah orang yang sedang berbelanja di sebuah mall besar di dekat apartemen mereka, sambil mendorong trolie pastinya. Keduanya memakai topi dan masker agar tidak dicurigai oleh fans.

“hei ahn hani, lebih baik kita makan dulu dari pada berbelanja” ucap kyuhyun yang sudah tak tahan lagi menunggu hani memilah-milih barang. Wanita itu, walaupun kelihatannya cuek tapi ternyata sangat teliti dalam memilih barang. Dia selalu membaca komposisi dan tanggal kadaluarsanya lebih dahulu dan itu yang membuat jam belanja mereka jadi tambah lama.

Hani memalingkan wajahnya ke arah kyuhyun, membuka maskernya dan menunjukkan bibir cemberutnya, “yasudah, kita ke kasir saja, sisanya besok lagi”

“besok lagi??” tanya kyuhyun yang bingung padahal sudah banyak sekali barang yang mereka beli.

Hani hanya mengangguk dan kemudian memakai maskernya lagi.

oppa!!” seseorang menepuk bahu kyuhyun.

‘si serigala itu lagi’ batin hani sebal, dia langsung berjalan meninggalkan mereka.

“oh, suzy? Kau bisa mengenaliku?”

“pasti, kontak batin” suzy memainkan alisnya.

“kau mengenal dia?” suzy menunduk hani yang meninggalkan mereka.

Segera kyuhyun mengirim pesan kakaotalk pada hani, ‘kau kemana?’

“tidak…tadi dia bertanya sesuatu…tentang barang-barang disini” kyuhyun menjawab suzy sedikit gugup.

‘kau yang bayar’ sebuah pesan kakaotalk masuk ke hp kyuhyun, ‘dasar manusia pelit’, batin kyuhyun.

“oh begitu, oppa, aku juga sedang berbelanja” ucap suzy santai.

Nasib sial kembali menimpa kyuhyun, dia yang sebenarnya sudah sangat lapar harus kembali menahan rasa laparnya agar bisa menemani suzy berbelanja. Sementara hani, dia masuk ke sebuah restoran yang sedang terlihat cukup sepi di mall itu. Hanya ada beberapa meja yang terisi orang. Hani segera berjalan menuju tempat paling sudut agar tak dicurigai oleh siapapun. Dia makan sendirian dan melepas masker juga topi yang dikenakannya untuk menyamar.

“ah, sushi ini enak sekali” ucapnya setelah memasukkan sepotong sushi dalam mulutnya.

“hani?” ucap seseorang dari belakang hani, ‘siapa yang mengenaliku disini?’ batinnya, dia kemudian menoleh dan bernafas lega.

“takuya?” hani melihat seseorang disebelahnya, “dan?”

“shin” ucap lelaki itu sambil mengulurkan tangannya pada hani.

Hani menyambut tangan shin sambil menyipitkan matanya, dia mencoba mengingat wajah yang rasa-rasanya familiar itu, “ah, member cross gene juga?” tebaknya.

Takuya dan shin sama-sama mengangguk, “kau sendiri?” tanya takuya sambil memperhatikan meja hani yang sepi.

“mm..” ucap hani mengangguk, “kalian saja yang temani aku, mari makan bersama” ajak hani.

“terima kasih” ucap shin, “aku akan memesan dulu” ucapnya lagi dan berjalan menuju kasir.

hyung, aku yang seperti biasa ya” teriak takuya.

nabe? eo~” jawab shin mengerti.

“silahkan cicipi kalau mau” ajak hani menunjuk makanan yang sudah berada di atas mejanya.

Takuya memperhatikan sekeliling, ada sushi roll, onigiri, dan takoyaki disana. “kau sepertinya lapar sekali ya” godanya.

Tawa hani pecah, dia yang sedari tadi semangat menyantap hidangan itu seketika berhenti karena tertawa, “kau tak tau aku seharian ini kerja keras sekali, aku harus mengembalikan kalori yang hilang” dia berkilah.

Takuya menunjuk bungkusan di dekat dinding, “itu?”

“oh, itu untuk dibawa pulang, aku membeli okonomiyaki dan tonkatsu untuk …” hani menghentikan bibirnya berucap, hampir saja dia keceplosan, “untuk member yang lain”

“oh begitu, bagaimana dengan pacarmu?”

“pacar?”

“kyuhyun? Bukannya terakhir kali kita bertemu juga ada dia?”

“o?…o…hahahaha….” hani mencoba tertawa cengengesan, “iya, kita bahkan belum sempat bertukar akun SNS, gara-gara si setan itu” ucap hani dengan nada mengutuk.

“setan?”

“maksudku, dia baik-baik saja sekarang, tapi, ini rahasia, kau bisa jaga rahasia kan? Aku mohon…” dengan sorot matanya yang polos itu dia meminta pengertian takuya.

“tenang saja” ucap takuya langsung memaklumi.

***

“eish………” sedari tadi kyuhyun menyucap sumpah serapah pada hani yang membuat dia mengangkat barang-barang belanjaan dari parkiran menuju rumah mereka sendirian. Di tekannya bell rumah dengan kasar. Ketika pintu terbuka, segera diteriakinya nama hani sambil membawa barang-barang itu masuk ke dalam, “ya!! ahn hani dimana kau??” teriaknya, “akal bulusmu dahsyat sekali!! Tau begini lebih baik aku tadi tak usah mengantarmu sekalian!!!” teriaknya lagi, namun tak ada jawaban. Hanya ada suara sayup-sayup lagu dari kamar. Dengan emosi yang sejadi-jadinya, segera kakinya melangkah menuju kamar. Dibukanya daun pintu tanpa sabar dan di dapatinya hani sedang menari sambil memakai penutup mata.

“ya!!” teriaknya lagi.

“kalau lapar ada makanan di atas meja makan” balas hani santai tanpa mau mengacaukan latihannya.

Musik dari lagu exid yang berjudul ‘every night’ menggema di seluruh ruangan. Dengan lekuk tubuh yang sexy, dia tak tau bahwa kyuhyun masih disana dan memperhatikannya menari.

Every time i feel
Your love and kiss
Oh baby

            Dilagukannya lirik miliknya dengan suara yang indah. ‘deg’ jantung kyuhyun berdetak, ‘deg’ jantungnya berdetak lagi untuk kedua kali, ‘aku kenapa?…apa yang salah?…jantungku kenapa?…sepertinya ini pertama kalinya aku melihat seorang perempuan bisa sampai seperti ini?’

Everytime

Neoege tto neul geureodeut

            Suara merdu hani kembali mengudara. Kyuhyun seperti tanpa berkedip melihat hani yang tetap dengan lekukan tubuh seksinya. Hani yang menari tanpa melihat saja sudah sebegitu seksi, apalagi hani yang biasanya menari di depan penonton dengan sorot mata yang tajam. Itu alasan kenapa dia memiliki banyak sekali fans lelaki.

‘deg’ jantung kyuhyun untuk kesekian kalinya berdegub kencang. Ingin sekali rasanya tubuhnya mendekat ke hani tapi seperti ada magnet yang menempel di kakinya, dia tak bisa bergerak sesentipun.

Nafas hani yang sedikit mendesah, keringatnya yang mengalir tetes demi tetes dan rambutnya yang terlihat acak-acakan membuat mata kyuhyun semakin terbelalak. Tubuhnya terasa mulai memanas, nafasnya juga ikut-ikut mempercepat irama, ‘glek’ dia menelan air liurnya.

“hah, cape sekali” ucap hani membuka penutup mata dan mengipas-kipaskan lehernya.

Kyuhyun terlihat kaget dan tersadar kembali dari pikiran kotornya. Belum sempat dia melarikan diri, hani sudah berbalik arah dan memergokinya mematung di depan pintu. Nafas kyuhyun terhenti.

“sudah selesai makan?” tanya hani bingung.

Kyuhyun menggeleng, “be…lum”

“aku letakkan makanannya di atas meja cho kyuhyun-ssi” hani mengira kyuhyun tak menemukan bungkusan makanan yang dibelinya. Dia kemudian berjalan keluar kamar menuju ruang makan. ‘hah’ kyuhyun akhirnya bisa kembali bernafas lega.

***

Ada yang minat buatin posternya? Silahkan komen ya🙂

mieyonn

Entry filed under: Chaptered, Comedy, FanFiction, Indonesia, R, Romance, Super Junior. Tags: , , , , , , , .

THE REASON [UNTOLD – Part 8] [FF] The Albums – Chapter 2

1 Comment Add your own

  • 1. [FF] The Albums – Chapter 2 | Miss FanFiction  |  February 10, 2015 at 4:30 PM

    […]  >>chapter 1 here<< […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

January 2015
M T W T F S S
« Feb   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: