[FREELANCE] The Person Who Once Love Me

November 4, 2012 at 2:33 PM 27 comments

Author : Charita ( @charitalifiapz )

Length : Oneshot

Rating : PG-13

Genre : angst, romance, family

Main Cast:
Kim Taeyeon SNSD

Byun Baekhyun EXO

Son Naeun A Pink

Other Cast
Tiffany SNSD & Chanyeol EXO

Pairing
BaekYeon ( Baekhyun + Taeyeon)

Disclaimer : The story in this FF based by my imagination. So it’s pure 100% made by me. But the casts are belong to their parents(?)

Author Note : FF tentang BaekYeon ku yang kedua setelah Fanboy attack. Niatnya sih pengen buat sequel dari fanboy attack, tapi entah kenapa malah dapet ide buat bikin another fanfic yang genrenya bertolak belakang ama fanboy attack. IMPORTANT! di FF ini, aku buat naeun a pink jadi adeknya taeyeon. Jadi anggap aja kalo marganya naeun itu kim. Happy reading!

———

“aku bahkan sudah mengatakannya dari awal bahwa keputusanmu untuk menyembunyikan hubungan kita adalah tindakan yang salah”

“tidak. Semua nya akan berjalan lancar jika kau mau bersabar sedikit lagi”

“kumohon, kita harus menyudahi semuanya sekarang baekhyun-ah. Aku tak mau jika naeun akan lebih menderita jika mengetahui semua kebohongan mu”

“itu tidak akan terjadi. Kau dengar kan? Tadi dokter jang mengatakan bahwa sisa umur naeun hanya kurang dari 1 bulan, jadi—“

“hentikan..”

“noona..”

“KUBILANG HENTIKAN! Apa kau tak pernah berpikir dari sudut pandangku? Aku tak mau dikenang olehnya sebagai unnie yang buruk selama hidupnya.. aku.. aku ingin dia bahagia saat berada di surga nanti..”

***

[TAEYEON POV]

Cklek..

Kubuka pintu yang dibagian luarnya terpasang papan bernomor 109 dengan perlahan. Mencoba untuk tak meninggalkan suara apapun.

“oppa?” tapi ternyata usahaku sia-sia melihat gadis berambut hitam lurus dan berkulit putih susu yang sedari tadi tertidur lemas di ranjang rumah sakit ini menyadari kedatanganku.

“aku taeyeon, naeun-ah..” ucapku lirih sembari meletakkan sebuah termos berisi susu strawberry hangat kesukaan adik ku satu-satunya ini.

“ah, unnie..” jawab nya sambil membuat senyum kecil manis yang sangat tulus.

“apa kau sudah makan?” tanyaku sambil mengusap rambutnya pelan dan dibalas dengan gelengan oleh naeun.

“mau kusuapi?” kuraih mangkuk bubur yang sudah disediakan suster di meja samping tempat tidur pasien.

“tentu. kalau tidak merepotkanmu”  dia pun beranjak duduk dari posisinya semula. Sedangkan aku menggeret kursi ke samping ranjang naeun, mendudukinya, dan mulai menyuapinya.

Seusai menyendokkan bubur sembari menunggu naeun mengunyah bubur di dalam mulutnya, aku menatap gadis di hadapanku ini secara seksama dalam kesunyian.

Wajahnya yang pucat, kulit bibirnya yang mengering serta perban yang melilit bagian dahi sampai ubun-ubun kepalanya pun tak dapat mengurangi kecantikan naeun. Gadis ini tetap berusaha tersenyum meskipun dia tahu bahwa keadaannya saat ini tidak akan membaik meski jika dia tersenyum lebar setiap hari.

Oh tuhan, seandainya 5 bulan yang lalu, aku pergi ke osaka, bukan malah menyuruhnya menggantikanku, mungkin akulah yang akan berakhir di tempat ini dan dengan keadaan memprihatinkan seperti ini. Bukan naeun.

***

-FLASHBACK-

“naeun-ah, kau kan adikku yang sangat cantik.. mau kan kau menggantikanku ke osaka? Hanya sehari saja..” kurubah mimik mukaku menjadi mimik memohon dengan tatapan memelas. Aku sudah sangat mengenal adikku yang satu ini. Dia tidak akan tega melihat siapa saja yang memohon padanya dengan tatapan memelas sepertiku. Apalagi aku adalah kakaknya.

“t..ttapi.. hari minggu nanti baekhyun oppa mengajakku pergi ke insadong..” dapat kulihat jelas bahwa naeun mengatakan itu dengan rasa bersalah yang membuncah di hatinya.

Di satu sisi dia ingin menolongku. Dan di sisi yang lain, dia tidak ingin menyia-nyiakan waktu kencan nya bersama pria yang telah lama dia sukai. Hal itu merupakan suatu moment yang sangat langkah baginya.

“tenang saja, nanti baekhyun akan kusuruh untuk menjemputmu di airport saat kau pulang nanti. Dan akan kusiapkan dinner special untuk kalian berdua di restoran ayam dekat sungai han favoritemu itu. Bagaimana?” tawarku menggebu.

Tentu saja aku sangat bersemangat merayu naeun, hari minggu nanti ada konser artis jepang favoriteku dan acara itu bertepatan untuk mengisi minggu pertukaran kebudayaan antar korea dan jepang. Jadi tentu saja tiket masuknya gratis! Mana mungkin aku menyia-nyiakan kesempatan langkah ini hanya untuk menghadiri acara pembukaan hotel baru milik rekan lama appaku. Tidak penting sekali.

“apa unnie yakin baekhyun oppa mau menjemputku dan datang ke dinner itu?” ucapnya dengan tatapan penasaran.

“tentu saja yakin. Apa kau lupa? Aku adalah sunbae yang paling ditakuti baekhyun di kampus!” jawabku bangga.

“geurae.. baiklah aku akan menggantikanmu ke osaka” naeun pun menghembuskan nafasnya panjang.

“hwaa.. kau adalah adikku yang paling baik naeun-ah! Gomawoyo..” akupun langsung menghambur ke pelukan adikku ini. Sungguh, sifat baik eomma ku sangat menurun kepada naeun. Aku juga baik sih.. tapi tetap saja naeun yang terbaik! Betapa bahagianya aku memiliki adik sepertinya.

“nanti belikan aku boneka jepang sepasang ya..” tiba-tiba dia menatapku sambil tersenyum jahil.

“eish.. bukankah kau akan pergi ke osaka? Kenapa tidak beli disana saja?” tanyaku penasaran.

“tidak mau. Hitung-hitung ini sebagai uang suap unnie untukku wekk” dia menjulurkan lidahnya bermaksud mengejekku.

“aih.. baiklah.. baiklah.. aku akan membelikannya untukmu..” jawabku pada akhirnya. Daripada naeun ngambek trus mengurungkan niat baiknya untuk menggantikanku kan?

***

“apa unnie sudah menyiapkan dinner nya?” tanya naeun lewat telpon.

“aish.. kau ini. Tenang saja. Kenapa kau tidak pernah percaya pada unnie mu ini?” aku pun menggelengkan kepalaku perlahan.

“bukan begitu. Hanya saja… aku tak yakin baekhyun oppa mau datang ke—“

“sudahlah percayakan saja padaku. Sudah ya, jangan menelepon lagi. Aku akan segera pergi memesankanmu tempat untuk dinner mu nanti” ucapku sambil menyusuri lorong menuju pintu keluar dari gedung tempat konser yang diselenggarakan 2 jam yang lalu.

“baiklah..” jawabnya pelan. Sangat pelan. Seperti tak bertenaga.

“eh, unnie..” tiba-tiba dia memanggilku saat aku berniat memutus sambungan telepon antara kami.

“mwoya?”

“aku sayang unnie.. sangat sayang…” ucapnya lirih. Bahkan hampir terdengar hanya seperti bisikan lembut di telingaku.

Bip.

Naeun menutup telponnya. Akupun terdiam seketika. Otakku serasa melayang, memutar semua memori ku selama hidup berdua dengan naeun sejak umurku 18 tahun, dan naeun yang usianya baru menginjak 14 tahun. Pada saat itu, orang tua kami tewas dikarenakan mobil yang mereka tumpangi saat akan berangkat ke pulau jeju dalam rangka menghadiri pernikahan sepupuku dihantam oleh sebuah truk pengangkut kayu.

Terus kuingat kembali semua memori ku selama 5 tahun hidup –hanya– berdua dengannya. Aku tau naeun memang sangat menyayangiku, begitu pula aku. Tapi.. rasanya tak pernah kudengar dia mengucapkan kalimat semacam “aku menyayangimu unnie” padaku. Aku sangat tahu sifatnya. Dia selalu beranggapan bahwa hal itu adalah hal yang sangat kekenakkan. Kecuali saat di ucapkan antar sepasang kekasih.

Tapi, apa telingaku tak salah dengar tadi? Dia benar-benar mengucapkannya! Kata yang selama ini anti dia ucapkan padaku! Ada apa dengannya? Sepertinya pergi ke osaka benar-benar mempengaruhi sifatnya.

“noona? Apa kau memanggilku?” tiba-tiba sebuah tangan menepuk pundakku dari belakang dan sukses membuyarkan lamunanku tentang naeun dan perkataan konyolnya lewat telepon barusan.

“ah, baekhyun! Kau mengagetkanku! Ya, aku memanggilmu dan berniat mengajakmu pergi ke suatu tempat” jawabku dengan smirk terukir tepat di bibirku.

“kita berdua?” tiba-tiba ekspresi wajah baekhyun berubah. Sial, ekspresi bocah ini seperti menunjukan bahwa dirinya akan diculik oleh seorang nenek sihir.

“tentu saja. Memang kau mau mengajak keluargamu juga hah?” tanyaku sebal.

“bukan begitu. Aku—“

“kajja..” jawab ku semangat sambil menarik tangannya dan menggeretnya ke tempat mobilku diparkir.

***

“kau menyuruhku dinner dengan naeun?” pria yang awalnya sedang berdiri di hadapanku dengan ekspresi datar ini sekarang mulai membulatkan matanya, tak percaya.

“ne. Dan aku tak mau mendengar kata tidak” jawabku sinis sambil mengamati daftar menu makanan yang telah tarpampang di hadapanku.

“tidak. Aku tak mau dan tak akan pernah mau” pria yang bernama lengkap Byun Baekhyun ini pun langsung melipat kedua lengannya di depan dada.

“terserah saja. Kau tahu kan bahwa dosen utama di jurusanmu itu adalah pamanku? Kau sangat tahu kan apa konsekuensi yang akan kau dapat jika aku memberikan fotomu saat sedang mabuk yang kupotret 2 minggu lalu itu pada pamanku?” ucapku dengan penuh kemenangan. SKAKMAT KAU BYUN BAEKHYUN!

“tapi hal itu bukan murni kesalahanku. Chanyeol yang menipuku untuk meminum minuman yang dia bilang hanyalah sebuah lemon tea” belanya.

“itu tidak penting bagiku. Pamanku bukanlah tipe orang yang mau mendengarkan alasan non-sense dari mahasiswa yang akan dihukumnya” jawabku santai. Pada akhirnya, bocah ini juga akan menyerah. Ayolah, aku ini KIM TAEYEON! Appa sudah lama menggadang-gadang bahwa aku akan menjadi direktur hebat bagi perusahaannya karena kepiawaianku dalam berdebat.

“baiklah. aku mau.” Dia menghela nafasnya seolah hal ini adalah keputusan terburuk yang pernah dia ambil dalam hidupnya.

“akhirnya” jawabku turut senang.

“tapi jangan salahkan aku,  jika dia menyatakan cintanya lagi padaku dan aku kembali menolaknya” dia menyunggingkan seulas senyuman manis.

Deg.

Senyuman itu..

“pede sekali kau byun baekhyun! Memang apa kurangnya naeun? Dia cantik kan?” jawabku dengan nada sok tak peduli. Padahal sebenarnya, hatiku bergemuruh kencang setelah melihatnya mengumbar senyum yang berhasil membuat pikiranku mencelos seketika.

Semua orang yang mendengar kisahku ini mungkin akan menertawaiku. Tapi kenyataan yang terjadi sebenarnya sangat melenceng dari dugaan orang. Ya, aku sudah menyukai byun baekhyun yang notabene adalah hoobae ku di kampus sejak 3 tahun terakhir. Lebih tepatnya hormon progesteronku mengirim sinyal pada otakku bahwa aku mempunyai ketertarikan yang amat sangat besar pada hoobae yang sukses mengerjai salah satu sunbae nya saat ospek yang tak lain adalah sahabatku sendiri, Tiffany. Semacam.. Cinta pada pandangan pertama, mungkin?

Ini rahasia, sejujurnya. Apalagi sejak aku mengetahui bahwa adik ku satu-satunya juga menyukai pria yang sama denganku dan dilatarbelakangi oleh kisah yang serupa yaitu “cinta pandangan pertama saat ospek” .

Sejak saat itu aku menutup hatiku rapat. Berusaha tidak peduli pada segala sesuatu yang berhubungan dengan byun baekhyun. Meskipun sang empunya malah tak pernah absen untuk menyapaku setiap hari di kampus.

“naeun memang cantik…” tiba-tiba dia mulai angkat bicara akan pertanyaanku sebelumnya setelah suasana sunyi menghinggapi kami selama beberapa menit.

“lalu?” jawabku penasaran saat dia menggantungkan kalimatnya.

“hanya saja…” kembali dia menggantungkan kalimatnya hanya untuk sekedar menatapku dan kembali mengumbar senyum yang sangat beresiko tinggi untuk membombardir hatiku.

“hanya apa?” kutundukkan kepalaku. Shit! Wajahku pasti sudah seperti udang rebus sekarang.

“hanya saja hatiku selalu tak mau berpaling dari noona yang sudah kucintai sejak awal aku menginjakan kaki di kampus. Padahal aku tahu bahwa dia juga mencintaiku. Dan sekarang noona itu sedang duduk dan tersipu malu dihadapanku” aku lantas menatapnya. Kupelototkan mataku ke arahnya. Berusaha mencari kebohongan diantara tatapan matanya untukku.

“darimana kau—“

“tiffany noona sudah mengatakan semuanya padaku” bangganya.

“aish, tiffany… awas kau..” gumamku pelan meratapi kecerobohan sahabatku sejak SMP itu.

Mungkin ini juga bisa dikategorikan sebagai kecerobohanku. Harusnya aku tak mengatakan rahasia terbesarku padanya! Ishh..

“noona..” panggilnya.

“eum?” tanyaku sambil tetap konsekuen menundukkan kepalaku. Masih enggan menatapnya.

“jadilah kekasihku”

“APAA?” okay,  Aku memang agak berlebihan. Suara teriakanku barusan sukses memancing belasan pasang mata yang ada di sekelilingku untuk menatap kearahku.

“terserah padamu. Kalau kau bilang tidak, mungkin kau harus membatalkan acara dinner mu untukku dan naeun malam ini” kali ini smirk menyeramkan telah menghiasi sudut bibirnya.

“tapi naeun juga mencin—“

“aku tak mengharapkan semua orang tahu bahwa aku menjalin cinta denganmu. Aku tak mau jadi pria egois yang menyombongkan kekasihnya. Aku sadar bahwa hal itu malah akan menekanmu. jadi aku mohon, jadilah kekasihku noona..”

“aku—“ kugantungkan kalimatku. Jujur, aku masih sangat speechless mendengar semua pernyataannya barusan.

“bersedia.” Dan pada akhirnya kumantapkan keputusanku.

Dapat kulihat rona kebahagiaan di wajah baekhyun. Ekspresi bahagia terindah yang pernah kulihat.

Sedetik kemudian, kami hanya saling menatap dalam kesunyian. Seakan tak percaya bahwa perasaan yang kupendam selama 3 tahun ini akhirnya terbalaskan.

Tiba-tiba, handphone ku berdering. Membuyarkan suasana sunyi yang berselimutkan kebahagiaan antara aku dan baekhyun. Lebih tepatnya, antara aku dan pacar baruku.

“halo?”

“halo. Permisi, apakah ini anggota keluarga dari nyonya naeun?”

“naeun? Ya, saya kakaknya. Ada apa dengan naeun?”

“maaf sudah mengganggu. Tapi kondisi nyonya naeun sekarang sedang kritis dan beliau sedang dirawat di unit ugd seoul national hospital. Pesawat dari osaka yang ditumpanginya mengalami kecelakaan saat akan melakukan pendaratan. Bisakah anda kesini seg—“

Ctarr.

Handphoneku jatuh dari genggaman tanganku yang tiba-tiba melemas.Tidak hanya tangan, tapi semua anggota badanku juga turut kehilangan pasokan tenaga. Air mata mulai membasahi kedua sisi pipiku.

“ada apa noona?” tiba-tiba baekhyun memegang rahangku dan menyaka air mataku.

“naeun…” ucapku terisak.

“naeun kenapa?”

“dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan landing..”

Baekhyun langsung memelukku erat. Berusaha menguatkanku. Tapi tetap saja lemas.

Aku merutuki kebodohanku dalam dekapan hangat baekhyun.

Naeun-ah.. apakah kalimat sayang mu tadi merupakan kalimat terakhirmu untukku? Tidak. Aku tak mau kehilangan orang yang kusayangi lagi..

-FLASHBACK END-

***

“unnie..” naeun menyerukan namaku lirih. Mata sayu nya menatapku dalam.

“ya?” kubelai rambut di bagian ubun nya.

“unnie mau kan mengabulkan permintaanku? Mungkin ini akan jadi permintaan terakhirku. jadi—“

“jangan bilang begitu. Kau akan tetap hidup. Percayalah naeun-ah..”

“iya. Aku percaya.. tapi kumohon kabulkanlah permohonanku yang satu ini unnie..”

“memangnya apa permohonanmu?”

***

2 jam sudah aku menunggu di taman ini tapi teman yang dibilang oleh naeun akan datang tak kunjung terlihat batang hidungnya. Rasanya aku ingin menyerah dan kembali ke rumah sakit untuk menjaga naeun. Tapi ini adalah permohonan naeun. Jadi mau tidak mau aku harus melakukannya. Demi kebahagiaannya.

Tiba-tiba rasa penasaran pun menghinggapi ku. Kupandangi sebuah kotak kubus yang dititipkan naeun untuk temannya. Kira-kira apa ya isinya?

Kuamati kotak tersebut hingga kutemukan satu hal mencengangkan dari salah satu sisi nya.

“untuk taeyeon unnie” begitulah bunyi tulisan yang tertulis jelas di kotak tersebut. Tunggu, apa maksudnya ini?

Kubuka tutup kotak tersebut. Dan dapat kulihat bahwa terdapat 2 benda di dalam kotak itu.

Benda pertama yang kukeluarkan adalah sebuah boneka couple khas jepang yang kubelikan untuk naeun saat pameran dulu.

Tapi ada satu hal yang berbeda dari boneka tersebut. Di bagian pipi kedua boneka tersebut terdapat tulisan kecil yang ditulis menggunakan spidol pink permanen. Tulisan itu berbunyi “Bbaek©” di pipi boneka pria dan “Yeon©” di pipi boneka wanita.

Kukerutkan dahiku. Bbaek dan Yeon? Apa jangan-jangan ini…

Tanpa pikir panjang, aku langsung bergegas mengambil benda kedua yang ada di dalam kotak tersebut. Dan yang kutemukan hanyalah gulungan selembar kertas yang dililit pita berwarna pink.

Kubuka surat itu perlahan. Kemudian kubaca setiap kalimat per kalimat yang ditulis naeun di surat itu.

“UNNIE! Menulis surat seperti ini memang bukan gayaku. Kau pasti tahu itu. Tapi aku memilih untuk menulis surat untukmu karena aku tak sanggup bila harus mengatakan hal ini secara langsung padamu. Pertama, aku hanya ingin unnie tetap semangat menjalani hidup. Aku tidak mau melihatmu merasa kehilanganku ketika aku sudah tidak berada lagi disampingmu. Mungkin, kau akan marah jika tahu bahwa aku mulai putus asa akan sisa umurku. Karena kau tidak pernah memberitahuku tentang sejauh mana perkembangan kondisiku, aku pun memberanikan diri untuk bertanya pada dokter jang sendiri. ketika kamu membaca surat dariku ini, mungkin keberadaanku sudah digantikan oleh baekhyun oppa dan aku akan mempercayakannya untuk selalu menjaga dan selalu berada disampingmu, menggantikan pelukan hangat dariku, selalu ada disaat aku sudah pergi, dan akan membantumu untuk melupakan kesedihanmu terhadap kepergianku sebentar lagi. Aku sangaat menyayangimu unnie. Melebihi perasaanku terhadap baekhyun yang selama ini kau tau bahwa aku sangat mencintainya. Kedua, lupakanlah aku unnie, aku tidak ingin melihatmu menyia-nyiakan air matamu untuk menangisiku. dua hal yang selalu aku syukuri di dunia ini. Karena aku tumbuh besar di keluarga yang amat menyayangiku, karena aku mempunyai unnie yang terbaik di dunia, dan karena aku masih sempat bilang bahwa aku menyangimu sebelum maut membuatku tak dapat mengucapkannya lagi.  Aku harap kau akan terus mengingatnya, sebagai kalimat sayangku yang kuucapkan untuk unnie yang pertama dan terakhir. Dan itu adalah kalimat sayang dariku kepada seseorang untuk pertama kalinya. Yaitu kepadamu. Tidak usah khawatir tentang aku. Aku akan menghembuskan nafas terakhirku tepat di sisi appa dan umma. Setelah itu, aku akan bertemu appa dan umma dan menjagamu dari surga. Dan ketiga, yang terakhir. Aku ingin kau menikah dengan baekhyun oppa. Aku tak mau unnie hidup seorang diri dan tenggelam dalam kesedihan. Baekhyun oppa adalah namja yang sangat baik. Aku yakin dia bisa membuatmu tersenyum sepanjang harinya. Bukankah kalian sama-sama saling mencintai? Aku tahu semua itu, karena baekhyun oppa pernah menceritakan semua tentang perasaan cinta nya untukmu kepadaku. Walaupun itu cukup menyakiti hatiku, tapi aku sadar sekarang, waktuku untuk hidup tersisa sangat sedikit. Dan mungkin unnie membaca surat dariku ini setelah aku sudah berada di surga. Aku hanya ingin, sisa waktuku hanya kuhabiskan untuk memandang wajah dan senyum bahagiamu untukku”

Tes. Tes.

Tanpa terasa, beberapa tetesan bening sukses keluar dari sudut kedua mataku. Kuhapus butiran air mata yang membasahi pipiku dengan punggung tangan kananku. Sambil terisak, kulipat surat itu memasukkannya ke tas ku dan segera kulangkahkan kakiku menuju ke mobil ku yang kuparkir tak jauh dari lokasiku duduk tadi. Dan langsung tancap gas menuju ke rumah sakit tempat naeun dirawat.

Tak genap dari setengah perjalan, handphoneku yang kuletakkan di jok sampingku berdering. Kuhentikan mobilku di tepian jalan terdekat dan dengan tergopoh-gopoh kuangkat telepon barusan.

“ha—“

“apakah ini kakak dari pasien naeun? Kami dari pihak rumah sakit memberitahukan bahwa pasien naeun hilang dari kamarnya dengan selang infus yang dicabut paksa olehnya. Mungkin anda tahu dimana dia pergi sekarang?”

Aku hanya terdiam. Cobaan apa lagi ini? Oh my god, naeun-ah.. kau kenapa?

“permisi, nyonya? Apa kau masih mendengarku? Tadi pagi nona naeun sempat kejang, dia sedang berada dalam masa kritisnya sekarang. Jadi tolong—“

Bip. Tanpa perlu mendengar penjelasan suster itu yang justru akan membuatku tambah panik, Langsung kuputar balik mobilku ke arah yang berlawanan dari rumah sakit.

Selama percakapan di telepon tadi, aku terdiam memikirkan dimana naeun akan pergi. Dan tiba-tiba, salah satu kalimat dalam surat ‘wasiat’ naeun pun melintas di otakku.

Aku akan menghembuskan nafas terakhirku tepat di sisi appa dan umma”

Segera kulajukan mobilku dengan kecepatan tinggi menuju makam kedua orang tuaku yang letaknya tak jauh dari kediamanku.

Naeun-ah, tolong tunggu aku…

***

Setelah tiba, kuparkirkan mobilku di depan gerbang pemakaman secara asal. Aku keluar dari mobil, dan langsung berlari masuk ke dalam area pemakaman itu. Kuarahkan langkah cepatku ke arah makam orang tuaku yang sudah sangat kuhapal letaknya. Berharap bahwa gadis yang sedang putus asa itu belum datang dan tidak akan pernah membuat kalimat dari surat wasiatnya menjadi kenyataan.

Kuhentikan langkahku beberapa meter sebelum makam kedua orang tuaku. Dapat kulihat dengan jelas, ada seorang gadis berambut hitam panjang  dengan baju baby doll rumah sakit berwarna soft pink sedang duduk tersungkur diantara makam appa dan ummaku sembari memegangi tangannya sendiri.

“naeun-ah?”

Kupanggil nama itu dengan was-was. Tapi nyatanya, tak ada jawaban sama sekali. Gadis itu masih betah dengan posisinya. Perlahan tapi pasti, kulangkahkan kakiku untuk mendekat ke arahnya.

Setelah sampai tepat di sampingnya, kupegang pundaknya perlahan. Bermaksud untuk memutar badannya untuk menghadapku.

“naeun-ah gwencha—“

Tanganku bergetar hebat. Mataku membulat lebar dan kakiku melemas. Ternyata, tuhan telah berkehendak lain dari harapanku.

Aku merosot ke tanah. Jatuh terduduk dihadapan tubuh lemah naeun yang sudah tek bernyawa.

Kupeluk erat gadis itu seakan tak rela untuk melepaskannya sambil menangis sejadi-jadinya. Tak kupedulikan baju bagian pundak dan dadaku yang terkena aliran darah yang keluar dari hidung dan mulut naeun.

Beberapa menit setelah itu, kulepaskan pelukan eratku pada adik perempuanku satu-satunya yang telah mengikuti jejak orang tuaku untuk meninggalkanku dan pergi ke surga terlebih dahulu.

Masih dengan terisak, kupandangi wajah gadis yang tergeletak dalam rengkuhan tanganku. Wajah naeun yang pucat, serta darah yang mengotori bagian wajah dan lehernya itu tak dapat mengalahkan kecantikannya. Terutama, aku menemukan fakta bahwa gadis itu meninggal dalam keadaan tersenyum manis. Senyum yang persis seperti senyum yang biasa diumbarnya saat dia masih hidup di dunia ini bersamaku.

Senyum dari orang yang pernah sangat mencintaiku saat dia masih berada di dunia yang sama denganku.

Senyum yang tak akan pernah kulupakan, sampai suatu saat aku bisa bertemu lagi dengan pemilik senyuman terindah itu di negeri yang lain yang disebut surga.

END

Entry filed under: A-Pink, Angst, EXO-K, Family, FanFiction, Freelance, Genre, Indonesia, K-Pop, Language, One Shoot, PG, Rating, Romance, SNSD, Type. Tags: .

SISTER (언니) Love Really Hurt [Part 4]

27 Comments Add your own

  • 1. chiee  |  December 24, 2012 at 11:52 PM

    sedih bgt thor…
    mana bc’a pas mlm keadaan sepi…
    berasa bgt nyesek’a….😦

    naneun daebak bs nglakuin.itu smw…
    merelakan cinta’a untuk kbahagian baek n tae…
    huua

    Reply
  • 2. ni54bl0g  |  December 28, 2012 at 5:37 PM

    sedih banget ceritanya, jadi ikutan kebawa konflik. Huhuhuuu!!! #lebay #okeabaikanini

    GOOD JOB, THOR! :)))

    Reply
  • 3. exophinkshipper  |  April 23, 2013 at 5:02 AM

    mewek T.T sedih bgt :'(( good job karna alurnya bagus. aku sampe nangis u.u

    Reply
  • 4. kintan  |  June 2, 2013 at 3:15 PM

    bagus banget thor yaamplop sediiihhhh

    Reply
  • 5. Rati  |  June 6, 2013 at 12:50 PM

    Bgus bgt sampe nangis bacanya ;-(

    Reply
  • 6. Aulia  |  August 8, 2013 at 12:17 AM

    Baguuuss
    Dia rela baekhyun sama taeyeon wah naeun daebak

    Reply
  • 7. free musicians friend coupon code  |  March 7, 2015 at 8:07 PM

    free musicians friend coupon code

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 8. musicians friend coupon code 2015  |  March 8, 2015 at 9:14 AM

    musicians friend coupon code 2015

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 9. purpleardor8849.skyrock.com  |  March 8, 2015 at 7:06 PM

    purpleardor8849.skyrock.com

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 10. romanticmadness75.shutterfly.com  |  March 8, 2015 at 8:29 PM

    romanticmadness75.shutterfly.com

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 11. YouTube  |  March 9, 2015 at 4:37 AM

    YouTube

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 12. wallclock  |  March 11, 2015 at 8:06 PM

    I do not know whether it’s just me or if perhaps everyone elze encountering problems with
    your website. It looks like some of thhe written teext on your content are running off the screen. Can someone else please comment and let me know if this is happening to them as well?
    This may be a problem with my internet browser because
    I’ve had this happen previously. Kudos

    Reply
  • 13. check california drivers license  |  March 15, 2015 at 11:26 AM

    check california drivers license

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 14. requirements for california drivers license  |  March 15, 2015 at 11:56 AM

    requirements for california drivers license

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 15. blog.rockercoaster.co  |  March 25, 2015 at 6:03 AM

    blog.rockercoaster.co

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 16. short url  |  May 13, 2015 at 7:55 PM

    It’s amazing designed for me to have a website, which is useful
    in favor of my know-how. thanks admin

    Reply
  • 17. LED Display  |  May 16, 2015 at 6:36 PM

    No matter if some one searches for his required thing, therefore
    he/she wishes to be available that in detail, so that
    thing is maintained over here.

    Reply
  • 18. joven skin care kit  |  May 19, 2015 at 11:21 PM

    joven skin care kit

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 19. suc khoe va gia dinh 24h  |  August 14, 2015 at 12:07 AM

    Hi! I’m at work browsing your blog from my
    new apple iphone! Just wanted to say I love reading through your blog and
    look forward to all your posts! Keep up the great work!

    Reply
  • 20. Myrna  |  September 19, 2015 at 6:15 PM

    When taking down notes you can either put the information in your own words or copy it down verbatim.
    ‘If only victor has never been so obsessed with
    the secrets of life, the world would be saved from the danger of a deadly monster’.

    The second sentence introduces your topic and narrows it toward the final sentence:
    the thesis statement.

    Reply
  • 21. mobile website tips  |  September 27, 2015 at 1:22 AM

    May I just say what a relief to uncover somebody who actually knows what they’re talking about on the
    internet. You actually know how to bring a problem to light and make it important.
    More people have to look at this and understand this side of your story.
    I was surprised that you’re not more popular because you surely possess the gift.

    Reply
  • 22. www.littlefabrics.fr  |  September 30, 2015 at 2:06 PM

    In truth, KISS bought their way into the Rock And Roll Hall of Fame through marketing
    and merchandising, not music.

    Reply
  • 23. Top adult webcam sites  |  December 15, 2015 at 3:59 PM

    I couldn’t resist commenting. Well written!

    Reply
  • 24. Deena  |  January 13, 2016 at 2:27 PM

    I’m really enjoying the theme/design of your blog. Do you ever
    run into any internet browser compatibility issues? Ahandful of myy blog audience have complained about
    my website noot operating correctly in Explorer but loks
    great in Safari. Do you have any solutions to help fix this problem?

    Reply
  • 25. niecyisms and nestlings  |  January 15, 2016 at 3:19 PM

    Your style is very unique compared to other people I have read stuff from.
    Thank you for posting when you have the opportunity,
    Guess I will just bookmark this page.

    Reply
  • 26. what is the best credit monitoring site  |  May 9, 2016 at 8:47 AM

    what is the best credit monitoring site

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply
  • 27. chase identity monitor  |  May 10, 2016 at 10:56 PM

    chase identity monitor

    [FREELANCE] The Person Who Once Love Me | Miss FanFiction

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

November 2012
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: