Love Really Hurt [Part 1]

October 31, 2012 at 3:38 PM Leave a comment

Title     : Love Really Hurt

Author : Anastasia (@keiichiro_nana)

Genre : Friendship, Romance, Family

Rating:  AG (All Age)

Cast     : Kim Jongwoon, KAI, Han Nara, and the other casts

Type    : Chaptered

Noted: trying to download all the BGM. Because I already setting it :)

******

Kehidupan berputar,

Terkadang suka, terkadang duka.

Terkadang banyak yang berpikir setelah terluka, kita akan menjadi dewasa.

Tapi mengapa yang terjadi setelah terluka, kita menjadi lebih terluka dengan cara yang berbeda.

rasa itu ada, hanya saja…

******

Jongwoon, 5 yo

hari ini panas sangat terik, tapi masih harus latihan. andai saja aku punya baling-baling bambu, aku akan langsung terbang ke lapangan. di teriknya matahari, aku melihat seseorang menangis di bawah pohon cherry itu. ia tampak sangat sedih. sayup-sayup angin membuatku mengantuk

“Jongwoon!!!” panggil teman-temanku

“ayo berangkat!”

“jangan bolos latihan”

“aniyo, sebentar”

“cepat!!”

“kalian duluan saja. bolanya jangan lupa”

“nee”

“seragammu hyung bawa, jangan lupa datang”

“arasseo hyung!!”

 

setelah melambai pada teman-teman, aku mendekat ke arahnya dan menanyakan mengapa ia menangis seperti itu. namun ia diam tak menjawab dan memilih diam, aku jadi takut. lalu aku memberikannya sapu tanganku, dan ia mengambilnya perlahan. ia manis dan lucu, tapi aku tidak suka ia menangis, jelek!!

 

“hapus air matamu! anak perempuan tidak boleh menangis. jika menangis cantiknya hilang!!”

 

ia terus menatapku, lalu tiba-tiba berlari sangat kencang dan meninggalkanku sendiri. aku jadi takut dengannya. cherry yeoja.

 

Jongwoon, 10 yo

sampai saat ini bayang-bayang cherry yeoja itu masih terngiang di kepalaku. sorot mata dan tangisannya, membuatku takut. siapa dia? aku berusaha mencarinya menggunakan ingatanku. tapi tidak pernah ku temukan. bahkan teman-teman merasa tidak ada siapa-siapa waktu itu. mana mungkin tidak ada. mana mungkin mereka tidak melihatnya. apakah hantu??

 

Jongwoon, 15 yo

ada seorang gadis menungguku di pohon cherry. berambut hitam panjang, berkulit putih bersih, cantik, dan dress motif bunga. aku seperti mengenalnya

“maaf, kata mereka kau mencariku?” tanyaku pada gadis ini. ia berbalik ke arahku dan tersenyum. sorot mata itu?

“kau Jongwoon-ssi?” tanyanya datar sambil mengulurkan sapu tangan. eh?

“…….” aku mengambil sapu tangan itu darinya, sapu tangan dengan tulisan jongwoon milikku. aku terus memandanginya heran “dari mana kau mendapatkan sapu tangan ini?”

 

ia tersenyum dan berjalan ke arah cherry, lalu aku mengikutinya dari belakang “nona… apa kau mengenalku?” tanyaku padanya

“tidak juga” ia berbalik ke arahku

“sapu tangan ini bagaimana bisa ada di tanganmu?”

“kau yang memberikannya padaku kan waktu itu?”

“………”

“10 tahun lalu ada seorang gadis duduk menangis di bawah pohon ini. kau menghampirinya dan bertanya mengapa gadis itu menangis, tapi gadis itu diam saja bukan?”

“………” gadis? 10 tahun lalu? ah! cherry yeoja itu!! “nee!!” aku langsung mengangguk “kau mengenalnya?”

“kau ingin aku jawab apa?”

“mana ku tahu jawaban apa yang keluar dari mulutmu!!”

“oleh karena itu apa yang kau ingin aku katakan?”

“kau mengenal gadis itu dan bisa memberitahuku dimana dia”

“nee! aku sangat mengenalnya dan tahu dimana ia tinggal”

“mworago? jinjja? lalu sapu tangan ini mengapa ada di tanganmu, mengapa bukan di dia??”

“hahaha. seperti yang tadi ku katakan, seorang anak kecil menangis lalu kau memberikan sapu tangan itu dan menyuruhnya menghapus air matanya”

“ha?”

“dengan suara galak kau mengatakan ‘anak perempuan tidak boleh menangis. jika menangis cantiknya hilang!!’. begitu kan?”

“……….” aku terus menatapnya. aku bingung dari mana ia tahu semua itu. setiap detail hal yang bahkan aku juga hampir melupakannya “dari mana kau…”

“akulah anak itu…”

“nee?”

“ya, aku tidak berbohong. akulah anak yang menangis disini 10 tahun lalu”

“………”

“saat kau datang memberiku sapu tangan itu, aku sedang sangat berduka”

“ber.. berduka?”

“kedua orang tuaku meninggal karena kecelakaan mobil. hari itu pemakaman mereka”

“kecelakaan?”

“aku menangis dan berlari hingga akhirnya aku lelah dan duduk di bawa pohon ini” ia menyentuh pohon itu dan tersenyum “saat itulah kau datang dan membawa pergi semua rasa sedih dan dukaku”

“……….”

“aku tidak tahu bagaimana itu terjadi. tapi.. terima kasih banyak” ia membungkuk dan membuatku syok.

“aku tidak melakukan apa-apa padamu, jangan berterima kasih seperti itu” aku menepuk bahunya dan tersenyum

“terima kasih”

“kau… mau berteman denganku?” ujarku spontan, dan aku langsung syok dengan apa yang barusan aku katakan. ia tersenyum dengan sorot mata yang sama, cherry yeoja!

“tentu. hai namaku Han Nara, 14 yo”

“namaku…”

“Kim Jongwoon, 15yo, kelas 3A Neul Paran 2″

“………”

“mulai besok aku akan bersekolah disini oppa, mungkin sekelas denganmu. mohon bantuannya”

“sekelas?”

“nee!!”

“………”

 

aku kaget dengan apa yang ia katakan! sejak saat itu, semua berubah. hari demi hari, semuanya menjadi sesuatu yang berbeda. sejak ia bersekolah di Neul Paran bersamaku, ia sering membawa bekal siang untukku. Ia tahu makanan mana yang boleh dan tidak boleh ku makan, makanan atau minuman yang ku suka atau tidak suka, hal-hal yang aku suka ataupun tidak suka. ia tahu semuanya tanpa harus aku katakan. ia selalu pergi kemanapun aku pergi. terkadang merasa aneh dengan semua yang ia lakukan untukku. tidak masalah, karena aku juga sudah terbiasa dengannya, entah karena apa…

 

**1 YEAR LATER**

*kelas*

sudah 1 bulan kami bersekolah di SMA terusan Neul Paran 2. ia sekelas denganku dan semua terlihat baik. namun ia seperti sedikit susah menangkap pelajaran sains. seperti hari ini…

 

“sudah mengerjakan PR Biologi?”

“belum, aku tidak mengerti”

“ini PR biologi ku, salinlah cepat”

“nee?”

“ppalii Nara-ya…”

“nee!”

 

setelah masuk SMA-pun kami masih sering bersama-sama. belajar, makan siang, bermain, dan bahkan satu kelompok. aku juga sering mengantarnya pulang, dan setelah itu aku akan bermain dengan oppa-nya, Kai Hyung. Kai Hyung kelas 3 di SMA Neul Paran. terkadang aku bingung, mengapa Nara begitu dekat denganku. semua terjadi begitu saja, seperti sudah di jadwalkan.

 

*Nara’s House*

“Jongwoon?” ujar Nara dari balik pintu kamar. ia masuk dengan membawa minum dan makanan ringan, lalu menaruhnya di meja “ini cemilanmu”

“thankyou”

“sama-sama”

 

ia sibuk dengan email-emailnya, dan aku merebahkan tubuhku di kasur Nara seperti biasanya. di atas langit-langitnya ada glowing in the dark dan photo-photo kami bersama teman lain. ia merawat semua photo dengan baik. aku hanya tak mengerti, mengapa ia selalu bersikukuh di sampingku? Mengapa ia mampu meredam amarahku saat aku mulai emosi dengan sesuatu hal?

 

*3 YEARS LATER*

NARA

“stop mengikutiku Nara…”

“memangnya itu mengganggumu?”

“…….”

 

**BGM: ONE – DB5K**

 

“iya! itu mengganggu Jongwoon! jangan sok imut dengan memanggilnya oppa!!” ujar teman kami yang bernama Raekyung. Ah sebenarnya ia juga masih lebih tua dariku, eonni.

“tapi dia memang oppa”

“kau pikir kau anak kecil, hah??” teriak Raekyung dan membuatku sedih “dasar…”

 

“dia memang lebih muda dariku Raekyung” ujar Jongwoon oppa lalu Raekyung menatapku benci “hanya saja dia seangkatan dengan kita”

“………..” aku masih diam dengan caci maki yang di lontarkan gadis itu. rasanya ada yang menamparku dengan tangan tak kasat mata

 

“aku tidak peduli!! Jongwoon tidak suka kau mengikutinya!! pergi kau!!” teriak Raekyung hingga urat di lehernya terlihat jelas

 

“aku baru tahu kau tidak suka keberadaanku oppa”

“………” Jongwoon masih menatapku, tapi ia terus saja diam. katakan jika itu benar, bantah jika itu salah!! jangan biarkan aku jatuh karena perkataannya yang belum tentu benar

 

“benar! ia tidak suka keberadaanmu! kau yang selalu tahu semua tentang Jongwoon! mengerikan!!” ujar yeoja yang selama beberapa bulan ini mendekati Jongwoon. aku sebenarnya tidak menyukainya, ia sombong dan menyebalkan. jika Jongwoon bertemu gadis cantik & baik, aku pasti sangat setuju. tapi tidak dengan eonni yang sangat menyebalkan ini!!!

 

“………”

 

I can’t be seen, my words can’t be heard

But I am here, I will be waiting for you

The one for me must be you

How long must I wait before you see me

Don’t you know my earnest heart

I can’t be seen, my words can’t be heard

 

“sudahlah Nara! stop menjadi bayang-bayang Jongwoon!!” teriak yeoja itu lagi di hadapanku. Jongwoon masih terus diam tanpa membelaku sedikitpun. rasanya sakit, sangat sakit! tapi…

 

“Nara, pulanglah. aku ingin latihan basket” ujar Jongwoon yang kemudian berlalu bersama Raekyung yang tersenyum sinis melihatku di belakang. aku disini, diam, dan merasa sangat sedih. aku harus pergi? apa ini artinya, Jongwoon tidak pernah melihatku? bahkan…

 

***

sudah 2 hari ini, Jongwoon tidak mau melihatku. bahkan saat hampir berpapasan, ia terkesan menghindariku. jika aku begitu mengganggumu, maafkan aku

 

*kelas*

ku taruh bekal makan siang di mejanya, minum dan makanan kesukaannya.

terselip suratku untuknya, yang terakhir kali.

andai saja waktu itu aku tidak memilih menetap, aku tidak akan tahu semua rasa ini.

rasa sakit ini pasti akan hilang sendirinya. Terima Kasih

 

‘Sorry, really sorry

Even when I say this I feel apologetic

In a short while, we might lose everything’

 

JONGWOON

hari ini pelepasan murid kelas 3, dan aku tidak melihatnya sedari pagi. ah bahkan sudah beberapa hari ini, aku tidak melihatnya. apa aku salah bicara waktu itu? apa ia mnjauhiku? terlalu kejamkah kalimat Raekyung padanya? sesungguhnya, bukan itu maksudnya, Nara.

 

“Changmin!!” panggilku pada hoobae yang sangat dekat dengan Nara. aku bisa ku katakan, hoobae yang menyukai Nara. ia gadis yang sangat biasa dan sederhana, ia juga tidak cantik, pintar, atau seksi seperti Raekyung. namun hatinya yang hangat membuat banyak yang menyukainya

 

“ah nee, hyung” ia mendekat dan tersenyum “selamat atas kelulusannya ya hyung”

“terima kasih Changmin. ah iya, apa kau lihat Nara? beberapa hari ini aku tidak melihatnya”

“Nara noona?” ujarnya bingung, dan aku mengangguk

“kau lihat dia tidak?”

“kau mencari nara noona? kau tak tahu?”

“……..” aku menggeleng pelan

“mana mungkin tidak tahu. kalian kan sangat dekat!”

“memang tahu apa?”

“noona kan meneruskan kuliah di Spanyol” ia mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan sebuah photo “aku mengantarnya dan Kai hyung ke bandara kemarin”

“bohong…”

“mana mungkin. buktinya jelas”

“………..”

“hyung?”

“kau serius?”

“sangat sangat”

“………”

 

**BGM: Ave Maria – Rebecca Luker**

 

tanpa pikir panjang, aku langsung berlari ke arah rumah Nara yang letaknya tidak jauh dari sekolah. pikiranku kosong, aku benar-benar syok. aku tidak bisa mendengar suara apapun saat ini. yang ingin ku temui hanya seorang, Han Nara. tolong katakan ini hanya bercanda! aku belum sempat mengatakannya! mungkin selama ini aku menyayangimu Han Nara bodoh!! aku menjauhimu karena ingin mempertegas perasaan ini, karena ingin mengetahui langkah terbaik menjalani ini. jadi aku mohon, katakan ini hanya bercanda!

 

*Nara’s House*

“Nara!!!! ini aku Jongwoon”

“buka pintu Nara!”

“Nara, kau ada di rumahkan?”

“Nara!!!”

“sebentar saja….”

 

“ah Jongwoon” tegur Sehun hyung, tetangga Nara

“hyung…”

“beberapa hari ini kau kemana tidak kemari?”

“sedang ada urusan hyung”

“oh. lalu kau mencari siapa?” ujarnya sambil melihat ke arah rumah yang tampak begitu sepi “Nara?” imbuhnya dan aku mengangguk

“kenapa sepi sekali hyung?”

“Nara kan sudah pergi ke Spanyol kemarin pagi bersama Kai” ujarnya dengan raut muka kaget

“jadi ia benar-benar pergi?”

“ia tidak mengatakannya padamu?” tanya hyung dan aku menggeleng pelan “tidak mungkin. kan kau yang paling dekat dengannya. aku saja tahu, mana mungkin kau tidak”

“………”

“ia selalu ikut kemanapun kau pergi dan kau juga selalu bersamanya. memang kau tidak tahu ia akan pergi?”

“kalau Kai hyung, aku tahu ia berencana pindah ke Spanyol. Nara…”

“ia juga tiba-tiba memilih ikut Kai. alasannya, hmm, ya tidak ada alasan untuk tetap tinggal. begitu katanya”

“tidak ada alasan untuk tetap tinggal?”

“nee”

“……..”

 

*BGM: Love Really Hurt – Super Junior’s Yesung*

 

semua terasa sepi!

aku tidak bisa mendengar suara apapun saat ini. aku mengingat senyuman Nara, wajah sedihnya, marahnya, lucunya, ramahnya, dan air matanya waktu itu. aku tidak bisa melihatnya lagi, ia sudah pergi dariku.

 

saat aku bertanya, apa itu menunggu.

Tuhan mengirimkan Nara padaku.

saat aku bertanya, apa itu persahabatan.

Tuhan mengirimkan Nara padaku.

saat aku bertanya, apa itu kasih sayang.

Tuhan mengirimkan Nara padaku

 

saat aku memutuskan untuk tidak bertanya lagi. Tuhan juga memutuskan mengambil Nara dariku.

aku menyesal memutuskan untuk tidak lagi bertanya pada Tuhan

 

Tuhan boleh aku bertanya lagi?

apakah Nara menyayangiku?

apakah Nara akan kembali kepadaku?

apakah Kau akan mengirimkan Nara lagi kepadaku?

Tuhan, bawalah Nara kembali. jawablah semua pertanyaan itu, Tuhan.

 

** sarang cham apeuda neomu apeuda.

swimeobsi nal utgehago kkeuteobsi nareul ullinda.

sarang cham useumda jeongmal duryeopda.

 jebal ije geuman kkumeul kkaege haejwosseumyeon jogetda **

 

air mata itu mengajarkanku bahwa wanita itu lemah.

namun Nara mengajarkanku bahwa wanita itu masih banyak yang sangat kuat.

saat wanita tersenyum, energy positif akan menyelimutinya.

dan kekuatan itu melebihi seorang pria.

 

and finally, there’s no way to fix it. in case she will back someday.

i don’t know that love would be like this.

but, is this really love? Why love really hurt?

BGM Love Really Hurt Love Really Hurt
.
BGM Ave MariaAve Maria
.
BGM One One (korean vers)

Entry filed under: Chaptered, EXO-K, Family, FanFiction, Friendship, Indonesia, Romance, Super Junior. Tags: .

“Saranghandago” Love Really Hurt [Part 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

October 2012
M T W T F S S
« Sep   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: