Destiny Of Love Part 1

September 19, 2012 at 5:25 PM 5 comments

Choi Siwon, Do Hweji, and Cho Kyuhyun

 

 

Tittle               : Destiny Of Love Part 1

 

Author            : @Runissa

 

Main Cast       :

 

  • Cho Kyuhyun

 

  • Song Hyesun

 

  • Choi Siwon

 

Support Cast  :

 

  • Lee Donghae

 

  • Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

 

  • Goo Hana

 

  • Lee Sena

 

  • Member SJ

 

  • Other Cast

 

Genre              : Romance and Comedy

 

Length             : Series

 

Facebook        : Khairunnisa Nasrul

 

Twitter            : @Runissa

 

WordPress      : http://runissafanfiction.wordpress.com

 

Poster By        : @Altrisesilver (http://altrisesilver.wordpress.com)

 

Anyeonghaseo Yeoreobeon.

Perkenalakan aku author tetap yang baru, mohon bantuannya. FF ini sudah pernah di publish di WordPress pribadiku dan di readfanfiction. Maaf kalau ada masih banyak typo yang bertebaran dimana-mana, dan maaf kalau comedynya garing. Oh ya jangan lupa untuk meninggal coment ya … Gamsahamnida🙂

 

Happy Reading.

 

======================

Cho Kyuhyun POV.

 

@ London, Inggris. Senin, 16 januari 2012.

 

“Maaf tuan muda, tuan besar memanggil anda.” Kata seorang pelayan.

 

“aku akan segera kesana, kau boleh pergi.” Kataku.

 

Namaku Cho Kyuhyun. Putra dari Pasangan Cho Yeonghwan dan Kim Hanna. Aku mempunyai seorang noona namanya adalah Cho Ahra, dia adalah noona kesayanganku. Dia sekarang sedang kuliah di Australi, paling kalau liburan baru dia akan pulang kerumah. Oh ya, di usiaku 20 tahun aku sudah menyelesaikan kuliah S2 mungkin aku bisa dianggap jenius. Aku sangat hobi bermain psp dan laptop. Makanan kesukaanku adalah jajangmyeon dan bulgogi, walaupun aku tinggal di london tapi aku mencintai makanan dalam negeriku, Korea. Sekarang pekerjaanku adalah direktur diperusahaan appaku cabang London. Aku dan appaku memimpin perusahaa bersama. Sebenarnya appa mengurus perusahaan cabang utama di Korea, paling appaku beberapa bulan sekali kesini mengecek perusahaan disini.

Aku baru selasai bermain psp, aku baru meningkatkan level starcarftku. Oh ya, aku ingat tadi appa memanggilku. “ada apa tiba-tiba memanggilku? Apa ada masalah di perusahaan?” pikirku. Ku langkahkan kakiku menuju tempat appa.

 

“Ada apa appa memanggilku?” tanyaku.

 

“Oh Kyu, kau sudah datang. Ada yang ingin appa bicara denganmu.” Kata appaku.

 

“Ada apa?” tanyaku.

 

“Mulai minggu depan, kau di pindah tugaskan mengurus perusahaan cabang utama di Korea karena kita baru buka cabang di Taiwan maka appa dan eomma akan tinggal di sana sementara waktu.” Kata appaku.

 

“Oh begitu, baiklah.” Kataku.

 

“Oh ya, karena kantor kita jauh dari rumah kita untuk sementara kau akan tinggal di rumah anak teman appa. Bagaimana?” tanya appaku.

 

Aku merasa bingung, “apa maksudnya?”pikirku.

 

“Tapi appa, kenapa aku tidak tinggal di apartemen saja daripada aku tinggal di rumah anak teman appa itu” kataku.

 

“Tidak hanya saja. Appa akan merasa tenang saja, jika kau tinggal disana” kata appa.

 

“Namja atau yeoja?” tanyaku.

 

“Yeoja” jawab appaku.

 

“perasaan aku tinggal sendiri di london saja appa tidak masalah. Apa appa mau menjodohkanku dengan anak teman appa itu?” tanyaku sinis.

 

“Aniyo, appa tidak menjodokanmu dengan anak teman appa. Apa kau menginginkannya?” tanya appa setengah menggodaku.

 

“Shiiireeeooo” pekikku.

 

“Hahahaha… baru apa goda saja reaksi kau sudah begini. Bagaimana jika kalian memang kami jodohkan” kata appaku menggoda.

 

Aku kesal sekali dengan cadaan appa. “Apa coba maksudnya?” pikirnya.

 

“Ini dia foto anaknya”kata appa sambil memberikan ku fotonya.

 

Do Hwe Ji

 

Ku ambil fotonya dengan kesal. Ku lihat fotonya. “cantik juga” pikirku.

 

“Bagaimana cantikkan?” tanya appaku.

 

“Ani. Biasa saja” kataku datar.

 

“Aigo, ternyata gosip itu benarnya. Anak appa lebh tertarik dengan pspnya daripada dengan seorang yeoja” kata appaku menggoda.

 

“Aaappaaa” rengekku.

 

“Araseo. Kau boleh kembali sekarang.” Kata appaku.

 

Aku langkahkan kaki keluar dari ruangan appa menuju kamarku dan ku rebahkan tubuhku di tempat tidur. “Aku akan kembali pulang juga.” Gumamku. Ku keluarkan sebuah sapu tangan dari kantong celanaku. Ku perhatikan sapu tangan itu dan ku cium aromanya. “ Kapan ya aku bisa bertemu denganmu lagi.” Gumamku.

 

Cho Kyuhyun POV. End

 

===================

 

Song Hyesun POV.

 

“Shiiireeeooo.” Pekikku kepada appaku.

 

“tapi dia hanya semetara waktu chagi.” Kata appaku.

 

“Andwae… kan dia bisa menyewa apartermen atau ngga dia bisa beli rumah di sekitar kantornya. Kenapa dia harus tinggal bersamaku disini?” kataku menolaknya habis-habisan.

 

“Ayolah chagi, hanya untuk sementara eo?” bujuk eommaku.

 

“Eomma kenapa harus ikut-ikutan merayuku sih? Apa sebenarnya kalian ini ingin menjodohkanku dengan namja itu?” tanyaku.

 

Mereka berdua saling menatap. “mmm, ada yang aneh dengan sikap mereka?” pikirku dan ku tatap mereka dengan tajam.

 

“Aniyo, kami tidak menjodohkanmu. Orang tuanya minta tolong appa untuk menjaganya? Bantah appaku.

 

“tapi kan diakan hanya tinggal berdua denganku. Appa dan eomma juga tidak mau tinggal disini, ini sangat aneh” belaku.

 

“Sudah appa putuskaan. Namja itu akan tinggal disini. mau tidak mau kau harus menerimanya.” Kata appaku tegas.

 

“Aaaapppaaa.” Rengekku.

 

“Itu sudah keputusan appa. Kau harus menerimanya eo?” kata eomma.

 

“Eeoommaa.” Rengekku.

 

Ah sudahlah tidak ada yang akan mendengarkanku disini. aku berlari kekamarku dan aku banting pintu kamarku. “ih, appa dan eomma sudah gila meninggalkan anak gadis kesayangan mereka dengan namja yang dia tidak kenal. Aku bersumpah aku akan membuat namja itu tidak akan nyaman tinggal disini.” gerutuku.

 

Song Hyesun POV.

 

=============

 

Cho Kyuhyun POV.

 

Aku baru sampai dari London dan menginjakkan kaki ku di Seoul. Perjalanan jauh ini membuatku sangat lelah. Sekarang aku menunggu seseorang yang menjemputku tapi ini sudah sejam lebih dan tidak ada yang menjeputku. “apakah dia lupa kalau aku datang hari ini, lihat saja kalau aku ketemu dengan dia akan ku beli dia pelajaran.” Kataku.

 

Kyuhyun at airport

 

Sudah hampir dua jam, dan belum ada menjemputku. Ku lihat ada seorang pria paruh baya lari-lari dengan tergesah-gesah mennghampiriku.

 

“Jeoseonghamnida.. apakah anda yang bernama Cho Kyuhyun.” Tanya pria paruh baya itu.

 

“Ne, joneon Kyuhyun imnida.” Kataku dengan sopan.

 

“Ah, Jeosonghamnida tuan muda. Saya di suruh Nona Song untuk menjemput anda dan maaf membuat anda menunggu lama, perjalan menuju kesini sangat macet.” Kata pria paruh baya itu.

 

“Ne gwenchanayo.” Kataku.

 

“Silahkan tuan muda” katanya sambil membuka pintu mobil.

 

Aaargh.. aku sangat capek sekali. Ku putuskan untuk itu tidur sejenak.

 

“Tuan muda… kita sudah sampai” kata pria paruh baya itu.

 

Ku buka mataku, ku kedipkan mataku membiasakan diri dengan pemandangan sekitar. Aku turun dari mobil, ku lihat sebuah rumah bergaya modern di depan mataku. “rumahya unik juga.”batinku.

 

Modern House

Aku berjalan ke pintu ku pencet bel rumah itu.

 

Ting… tong… ting… tong…

 

Ada seorang yang membuka pintu seorang yeoja cantik yang aku lihat di foto sebelumnya.

 

Ternyata dia terlihat cantik di bandingkan di foto. Aku menatapnya tanpa mengendipkan mataku.

 

Ada tangan yang melambai-lambai di depan mukaku, membuyarkan lamunanku.

 

“Yaaak! Sampai kapan hah kau mau berdiri disitu? Cepat masuk?” katanya dengan ketus.

 

“aigoo, wajahnya berbeda sekali dengan sifatnya.” Pikirku.

 

Aku masuk kedalam rumahnya. “ mmm, bagus juga dan rapih” pikirku sambil melihat-melihat ke penjuru ruangan.

 

“Yaak! Cepat duduk sini, aku ingin berbicara denganmu” katanya dengan ketus.

Aku duduk tidak jauh darinya, aku mulai mendengarkannya bicara.

 

“Jeoseonghamnida.. tadi aku tidak bisa menjeputmu karena tadi aku ada kuis di kampus” katanya mulai nada normal.

 

Aku hanya mengangguk, jujur aku masih kesal dengan kejadian tadi. Sepertinya dia ingin mengujiku.

 

“Oh, karena kau akan tinggal disini aku akan memberikan syarat-syarat yang harus dipenuhi.” Katanya.

 

Aku menatap dia tajam, “ apa maksudnya?” pikirku.

 

“ini persyaratannya” katanya.

 

Dia memberikan sebuah kertas.

 

“baca yang keras” perintah yeoja itu.

 

“ 1. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal di rumah Nona Song Hyesun hubungan kami adalah sepupu agar semua orang tidak curiga.” Kataku mulai membaca kertas itu.

 

“Itu harus, kalau teman-temanku datang kesini, terus melihatmu aku harus berkata apa, mana mungkin kau adalah anak titipan.” kata yeoja itu.

 

“2. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal dirumah Nona Song Hyesun dilarang membawa yeoja kedalam rumah ini.” kataku

 

“aku tidak mau mencari masalah dengan yeoja yang kau bawa kerumaku ini” katanya.

 

“ckckck… bilang saja kau cemburu” kataku menggoda.

 

Dia memberikan tatapan tajam padaku, aku tidak akan takut dengan tatapan matamu nona song.

 

“3. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal dirumah Nona Song Hyesun dilarang mabuk-mabukkan dan merokok.”kataku

 

“Aku tidak suka dengan namja suka mabuk-mabukkan dan merokok.” Katanya dengan datar.

 

“4. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal dirumah Nona Song Hyesun dilarang mencampuri urusan satu sama lain. Kalau ini aku sangat setuju” kataku

 

“5. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal dirumah Nona Song Hyesun dilarang mencari kesempatan dalam kesempitan. Yaak! Maksud apa hah memberi syarat seperti ini? aku bukan tipe cowo seperti itu” kataku sedikit emosi.

 

“Itu hanya berjaga-jaga saja, agar kau tidak berbuat macam-macam padaku.”katanya dengan muka tak bersalah.

 

“Aigo, neo aish jinjja” gerutuku dalam hati.

 

“6. Selama Tuan Cho Kyuhyun tinggal dirumah Nona Song Hyesun, tuan Cho Kyuhyun ataupun Nona Song Hyesun tidak boleh menyukai ataupun jatuh cinta satu sama lain” kataku.

 

“Itu… itu… aku membuatnya karena aku merasa aneh dengan orang tua kita, masa kita yang belum mengenal satu sama lain harus tinggal bersama. Aku takut ini alasan mereka untuk menjodohkan kita” katanya dengan takut.

 

“Arasseo.. aku juga agak janggal dengan appaku sendiri.” Kataku.

 

“karena kau sudah setuju dengan perjanjian itu sekarang aku tanda tangan dan cap stempel.” Katanya.

 

Aku langsung menurut padanya dan aku kasih kertas itu padanya. Dan dia juga tanda tangan dan mencap stempel. “ini baru adil.” Pikirku.

 

“kau pasti lelah, biar aku antarkan kekamarmu.” katanya

 

Ku ikuti dia menuju menuju kamarku, dan berhenti di sebuah pintu.

 

“ini kamarmu” katanya.

 

Bedroom

 

“kalau kau butuh apa-apa kamarku ada dilantai dua atau ngga minta tolong saja kepada Park ajumma dan Park ahjussi.” Katanya

 

“gomawo”kataku.

 

“ne ceomanhaeyo” katanya.

 

====================

 

Aku bangun pagi-pagi sekali, hari ini aku sudah mulai bekerja. Sebenarnya aku sangat lelah terlebih lagi aku menunggu di bandara sangat lama. Sebenarnya aku memarahi yeoja itu tapi entah kenapa aku mengurungkan niatku untuk memarahi. Aku menuju ke dapur dan aku sudah rapih dengan stelan jasku. Aku lihat Park ahjumma sedang memasak untuk sarapan. Aku langsung duduk di meja makan.

 

“Oh Tuan muda sudah bangun?” Tanya Park Ahjumma.

 

“Ne, ahjumma. Hari ini aku mulai bekerja.” Kataku.

 

“Oh , begitu. Ini ahjumma masakkan nasi goreng, makanlah.” Kata Park Ahjumma.

 

“Gamsahamnida Ahjumma.” Kataku dengan sopan.

 

“Aku dari tadi tidak melihat yeoja itu, apa dia belum bangun. Aigo sebagai yeoja dia malas sekali. Bagaimana kalau dia sudah punya suami, apakah dia seperti ini.”pikirku.

 

“Ahjumma, apa yeoja itu belum bangun?” Tanyaku.

 

“Oh nona muda. Dia hari ini tidak ada mata kuliah pagi, mungkin dia akan bangun siang. Waeyo?” Park ahjumma balik bertanya padaku.

 

“Ani, aku hanya bertanya saja. Ahjumma aku pergi dulu. Masakan anda enak sekali, gamasahamnida.” Pamitku langsung pergi.

 

Cho Kyuhyun POV. End.

 

Song Hyesun POV.

 

Hari aku tidak ada mata kuliah jadi aku bisa bangun siang, senangnya. aku bangun dari tidurku dan langsung cuci muka. Aku keluar dari kamarku, aku melihat kesekeliling rumahku. Tidak ada tanda-tanda dari namja itu, apa dia sudah pergi kerja?” Pikirku. Aku berjalan ke dapur, ku lihat ahjumma sudah menyiapkan sarapan untukku. Aku langsun makan nasi gorengnya.

 

“tadi pagi, tuan muda Cho Kyuhyun sudah berangkat untuk bekerja.” Kata Park Ahjumma.

 

“O…” Kataku.

 

“Apa nona hari ini nona tidak kuliah?” Tanya Park Ahjumma.

 

“Ani. Hari ini aku tidak ada kuliah.” Jawabku.

 

“Apa hari anda akan keluar nona?” Tanya Park ahjumma.

 

“Ani, mungkin aku akan seharian dirumah. Waeyo?” Tanyaku.

 

“Ah tidak nona. Aku hanya ingin memastikan, soalnya saya akan pergi ke pasar untuk belanja keperluan dapur.” Jawab Park Ahjumma.

 

Ku lanjutkan makanku. Nasi goreng buatan Park ahjumma sangat enak. Hari ini aku sengaja menghabiskan waktuku di rumah. aku hanya ingin menikmati hari ini hanya dirumah saja. “Oh ya, namja itu tampan juga. Andwae… andwae… jangan bilang aku mulai suka padanya. Ini tidak boleh” pikirku dan mengeleng-gelengkan kepalaku.

 

Song Hyesun POV. End.

==================

 

Cho Kyuhyun POV.

 

“Anyeonghaseo, Joenoen Kyuhyun imnida. Aku adalah direktur baru disini. mohon bantuannya.” Sapaku kepada karyawan kantor.

 

“Wah… direktur baru kita tampan sekali, sudah begitu umurnya masih muda bisa mempimpin perusahaan lagi” kata salah satu yeoja.

 

Aku sudah biasa mendengar pujian-pujian seperti itu dari aku duduk di bangku sekolah *narsiskumat -____-. Ah sudalah hari ini aku ingin pulang cepat aku benar-benar lelah.

 

“Permisi sajangnim” sapa sekretarisku.

 

“ah kau, Ryewook-ssi. Ada apa?” tanyaku.

 

“begini sajamnim, ini adalah laporan keuangan bulan ini. saya ingin anda memeriksanya.” Kata Ryewook sambil memberikanku sebuah map.

 

“oh, aku akan memeriksannya. Oh ya, hari ini aku ingin pulang cepat karena aku masih lelah dengan perjalananku kemarin.” Kataku.

 

“Baik Sajangnim.” Kata Ryewook.

 

Cho Kyuhyun POV. End

 

=================

 

Author POV.

 

Kyuhyun menepati janjinya untuk pulang cepat. Sesampainya dirumah dia melihat yeoja itu sedang bermain dengan laptonya di ruang tamu. “apa begini pekerjaannya tiap hari.” Pikir Kyuhyun. Kyuhyun tidak memperdulikan Hyesun yang sedang asyik dengan laptopnya. Kyuhyun berjalan kekamarnya langsung tidur tanpa melepaskan pakaian kantornya.

 

Kyuhyun terbangun dari tidurnya. “Sudah jam 4” gumam Kyuhyun. Kyuhyun langsung mandi dan mengganti pakaiannya. Kyuhyun keluar dari kamarnya, Kyuhyun melihat yeoja itu masih asyik dengan laptopnya. Kyuhyun menuju kedapur dia merasa lapar sekali. Dia buka kulkas hanya mengambil roti isi dan segelas susu coklat. Kyuhyun makan didekat yeoja itu sambil memperhatikannya.

 

“Kau sudah pulang, sejak kapan kau sudah pulang?” tanya Hyesun kaget.

 

“Aku sudah pulang dari jam 2.” Jawab Kyuhyun sambil asyik memakan roti isinya.

 

“Yaaak! Itu roti isiku. Kenapa kau memakannya hah?” pekik Hyesun.

“Aku hanya mengambil apa yang ada dikulkas.” Kata Kyuhyun dengan polos.

 

“Aish jinjja” gerutu Hyesun.

 

Ting… tong… ting… tong…

 

“Siapa lagi yang datang?” gumam Hyesun.

 

Hyesun langsung membuka pintu rumahnya. Dia melihat dua sosok yeoja di depannya.

 

“Hyesun-ah….. Anyeong….” sapa dua yeoja itu serempak.

 

“Yaaak!! Lee Sena.. Goo Hana.. sedang apa kalian disini hah?” Pekikku.

 

“Yaak! Teman datang kerumah bukannya diajak masuk malah dimarahi” katayeoja bernama Lee sena itu.

 

Dua yeoja itu langsung menyelonong masuk tanpa memperdulikan Hyesun yang sudah mau meledak melihat tingkah keduanya sahabatnya. Keduanya tampak kaget melihat sesosok namja dengan duduk diruang tamu sedang asyik makan roti isi.

 

“Yaak! Siapa suruh kalian masuk hah?” pekik Hyesun.

 

“Nuguseo?” Tanya Goo Hana pada namja itu.

 

“Oh, anyeonghaseo joeneon Cho Kyuhyun imnida. Aku sepupunya Song Hyesun” sapa Kyuhyun dengan sopan.

 

Mereka berdua hanya mengangguk melihat Kyuhyun terpesona.

 

“Cih” dengus Hyesun.

 

“Yaak! Hyesun-ah kenapa kau tidak pernah menceritakan sepupu ini pada kami hah?” tanya Sena.

 

“Untuk apa aku cerita pada kalian, penting gitu?” kataku dengan sinis.

 

“Aish jinjja.. yeoja ini” gerutu Sena.

 

“Oh ya, Hyesun-ah kami kesini ingin mengajakmu nonton film. Kau mau atau tidak?” tanya Hana mencairkan suasana.

 

“Boleh, aku siap-siap dulu.” Kata Hyesun.

 

“Kau juga boleh ikut kok Kyuhyun-ssi” tawar Hana kepada Hyesun.

 

Sebelum Kyuhyun menjawabnya Hyesun langsung menyelanya.

 

Tidak perlu, dia lelah karena habis pulang dari kantor.” Kata Hyesun dengan dingin.

 

Kyuhyun langsung memberikan tatapan tajam kepada Hyesun, tapi Hyesun tidak mengubrisnya.

 

“Aniyo. Lagi pula tadi aku sudah istirahat jadi aku bisa ikut dengan kalian.” Kata Kyuhyun.

 

Yaak!!” pekik Hyesun pada Kyuhyun.

 

“Sudalah Hyesun-ah, tidak apa-apa kalau Kyuhyun oppa ikut lagi pula kita tidak akan pergi bertiga, ada Donghae oppa dan Eunhyuk Oppa juga kok” kata Hana.

 

“Kau bilang apa? Kyuhyun Oppa? dia lebih terlihat seperti ahjussi” kata Hyesun dingin.

 

Kyuhyun langsung membulat matanya menatap Hyesun. Dia sangat kesal dengan julukkan yang di berikan Hyesun.

“Yaaak!! Kau bilang apa yeoja gila?” Kata Kyuhyun dengan kesal.

 

“Waeyo ‘KYUHYUN AHJUSSI’?” Kata Hyesun dengan penuh penekanan kata Kyuhyun Ahjussi.

 

“Aish neo jinjja” gerutu Kyuhyun.

 

“Yaak! Sudah…. sudah… mau pergi atau tidak?” kata Sena melerai Kyuhyun dan Hyesun.

 

“Sebentar aku siap-siap dulu.” Kata Hyesun langsung pergi kekamarnya.

 

“Oppa.. Sebaiknya kau bawa mobil saja soalnya mobil kami tidak muat hehehe…” kata Sena dengan polos.

 

“Oh.. baiklah” kata Kyuhyun pergi kekamarnya ambil kunci mobil.

 

Kyuhyun sudah bersiap-siap dimobilnya sementara Hyesun baru saja turun dari rumahnya.

 

“Yaak! Hyesun-ah kau perginya dengan Kyuhyun oppa saja ya? Mobil kami tidak muat hehehe” kata Sena.

 

“Shiiireeeooo… aku gak mau semobil dengan namja gila itu.” Pekikku.

 

“Yaak! Mana mungkin kan aku yang sebelahnya nanti namjachingku bisa marah. Lagi pula dia kan dia adalah sepupumu jadi tidak masalahkan.” Kata Sena.

 

Dengan terpaksa Hyesun pergi kemobil Kyuhyun dan duduk manis di sebelahnya.

 

“Yaak! Sedang apa kau disini hah?” Pekik Kyuhyun.

“Mobil mereka tidak muat, mereka menyuruhku pergi denganmu.” Kata Hyesun datar.

 

“Aish Jinjja.” Gerutu Kyuhyun.

 

Kyuhyun melajukan mobilnya mengikuti mobil didepannya. Selama perjalan mereka diam tanpa mengobrol sedikit pun.

 

@Bioskop.

 

“Jadi kita mau nonton apa?” Tanya Eunhyuk.

 

“Yang pasti jangan film romantis nanti ada yang iri.” Ledek Sena ke Hyesun.

Hyesun pun langsung mentap tajam Sena.

 

“Bagaimana Film Horor saja?” usul Kyuhyun.

 

“Ide yang bagus Oppa” kata Hana.

 

“Aaandwaaaeee” Pekik Hyesun.

 

“Yaak! Kenapa kau jadi marah begitu hah?” tanya Donghae.

 

“Hihihihi… Hyesun kan takut dengan Film Horor.” Kata Sena.

“Kau takut dengan film horor Hyesun-ah. Wah, aku tidak menyaka nenek lampir sepertimu takut nonton film horor” Ledek Eunhyuk.

 

Semua pun tertawa melihat tingkah Hyesun yang ketakutan. Hyesun langsung memberikan tatapan tajam kesemuanya dan memberikan aura pembunuh, semuanya pun terdiam.

 

“Jadi siapa yang mau nonton film Horor?” tanya Kyuhyun.

 

Semua mengangkat tangan kecuali Hyesun.

 

“Baiklah, sekarang kita nonton Film horor” ajak Donghae.

 

Ketika sampai didepan pintu studio, Hana membisikan sesuatu ketelinga Hyesun.

 

“Yaak! Kalau kau takut. Tolong, korbannya jangan namjachinguku.” Bisik Hana.

 

“Cih” dengus Hyesun.

 

Selama Film berlangsung mereka duduk berpasangan Eunhyuk dengan Sena, Donghae dengan Hana dan Kyuhyun dengan Hyesun. Selama film berlangsung Kyuhyun menjadi korban karena ketakutan Hyesun menoton film horor. Tangan Kyuhyun habis-habisan diremas Hyesun. Kyuhyun hanya bisa bersabar, mungkin dia tidak tega dengan Hyesun yang sedang ketakutan. Selesai menonton film horor, Hyesun keluar dengan wajah sangat pucat.
Semua mentertawakan Hyesun kecuali Kyuhyun yang tau persis perasaan Hyesun sekarang ini. Setelah mereka menonto film, mereka makan bersama.

 

@Restoran.

 

“Aku pesan Spegetti carbonara dan Milkshake Vanila” kata Hyesun dengan semangat.

 

“Yaak! Lihat umur berapa masih memesan minum seperti anak kecil.” Kata Sena.

 

“Yaak!! Emangnya namjachingumu tidak seperti anak kecil.. dia juga memesan Milkshake Stawberry”kata Hyesun tidak mau kalah.

 

“Hyesun-ah, aku tidak pernah melihatmu dengan namjachingumu?” tanya Donghae.

“Itu karena tidak bisa melupakan pangeran kecilnya.” Sambar Hana.

 

Author POV. End.

 

Cho Kyuhyun POV.

 

“Itu karena tidak bisa melupakan pangeran kecilnya.” Sambar Hana.

 

“Yaak! Bisa tidak kau membuka aib orang” kata Hyesun kesal.

 

“aku tidak menyebarkan aib, aku hanya bercerita” bela Hana.

 

“aish jinjja” gerutu Hyesun.

 

“Coba kau, ceritakan pangeran kecilmu Hyesun-ah.” Kata Eunhyuk tidak sabaran.

 

“Mmm kedengarannya ini menarik” pikirku.

 

“Dulu ketika aku umurku 4 tahun, aku dengan orang tuaku pergi ke sebuah mall. aku bertemu dengan namja yang kira beda 4 atau 5 tahun tahun sedang menangis, aku memberinya sapu tangan dan sebuah permen lolipop, aku tidak bisa menginggat jelas. Dan dia mengelap air matanya dengan sapu tanganku, setelah itu aku dipanggil orang tuaku dan aku lupa meminta sapu tanganku balik. Dan sampai sekarang aku belum pernah melihat namja itu lagi” tutur Hyesun.

 

Mereka semua hanya mengangguk mendengarkan cerita Hyesun sementara aku kaget mendengar cerita dari Hyesun. “Jadi, yeoja yang aku temui 14 tahun yang lalu adalah Hyesun. Wah, ini tidak bisa dipercaya.” Pikirku.

 

“Lihat saja, kalau aku bertemunya. Aku ingin memarahinya?” gerutu Hyesun.

 

Sontak aku kaget kenapa dia ingin memarahiku.

 

“Waeyo?” tanya Donghae.

 

“Gara dia, aku kena marah habis-habisan oleh eommaku karena itu adalah sapu tangan kesayangan appaku. Untung saja appaku membelaku kalau tidak aku tidak tau apa yang terjadi padaku.” Kata Hyesun.

 

“Oh, jadi itu alasannya.” Pikirku.

 

Pesanan makanan kami datang. Kami memakan dengan lahap sesekali bercanda ria. Ternyata teman-teman Hyesun asyik juga. Dan sekarang aku berteman dengan namjachingu temannya Hyesun mereka semua lebih tua dariku maka aku memanggil mereka, Hyung. Aku juga baru tahu kalau perusahaan appa mereka adalah rekanan bisnis appaku. Wah ini sangat kebetulan.

Selama di mobil Hyesun dan aku tidak mengobrol sedikit pun. Kami sibuk dengan pikiran kami masing-masing. Sesampainya dirumah aku langsung kekamarku dan tidur. Tiba-tiba aku mendengar.

 

Tok…tok… tok… tok…

 

“Nuguseyo?” tanyaku.

 

Dan ada seseorang membuka pintu kamarku.

 

“Kyu… Kyuhyun-sii” Sapa Hyesun dengan takut.

 

“Ada apa?” tanyaku.

 

“Bo.. boleh tidak malam ini aku tidur denganmu?” tanyanya takut.

 

Aku membulat mataku, “Apa maksud yeoja ini hah?” pikirku

 

“Park Ahjumma sedang menjenguk anakknya yang sedang sakit, sementara aku takut gara-gara habis nonton film horor tadi.” Rengeknya.

 

“Aigo, mana aku tega melihatnya sepertinya” pikirku

 

“sini” kataku sambil menepuk tempat.

 

Dia langsung berlari menaikki tempat tidurku.

 

“Ta… tapi kau tidak akan melakukan apa-apakan?” tanyanya.

 

“Kajja tidur” kataku.

 

“Yaaak!!” pekiknya.

 

“Sebaiknya kau tidur sebelum aku berubah pikiran.” Ancamku.

 

Akhirnya dia menurut dan tidur bersamaku. Dan aku sekarang tidur dengan yeoja yang sejak dulu aku cintai.

= To Be Continue=

Entry filed under: Boyband, Chaptered, Comedy, FanFiction, Indonesia, Romance, Super Junior, T. Tags: , , , , , .

What Is Love? [Last Part] You Make My Life Complete (Part 7)

5 Comments Add your own

  • 1. d'cheRry_bLosSom  |  September 20, 2012 at 9:52 AM

    annyeong deee,,,pas liat poster n jdulnya uda tertarik bwt baca dan tw nya emang bgus ceritanya, ,tp bole ksih masukan gx??msh ada typo d atas sana dan ada bhasa yg non bakunya,,,jd pas td baca agak” gmn az bacanya,,hehe…trus itu kyu sblumnya emang uda d knalin sm park ahjummanya yah??ko dy bgn tdr uda bs kenal sm park ahjummanya??hehe,,mian sok tw nih, coz jdinya alurnya kya yg kecepatan..;D

    oohhh,,,,jd trnyata hyesun tuh uda prnah ktmu sm kyu yah??pntes pas d awal” kyu nyiumin sapu tgn tuh trnyata dr heysun??hoho….dtnggu yah part 2 nyaaa…;)

    Reply
    • 2. Runissa  |  September 20, 2012 at 10:24 AM

      Anyeong eonni..

      gamsahmnida comentnya, klo boleh jujur ini adalah FF series pertama aku bikin hehehe ^^. jadi maaf masih banyak typo bertebaran dimana-mana hihihihi ^^v. entah kenapa aku sangat bermasalah dengan alur. rata-rata readers aku juga bilang kecepetan alurnya.aku akan buat FF lebih baik lagi…

      Gamsahamnida eon….😀

      Reply
      • 3. d'cheRry_bLosSom  |  September 20, 2012 at 10:47 AM

        oh jd ini ff pertama de yg serires yah?/mang bysanya bkin apa de?oneshoot kah??

        ia gpp ko de msh bs d prbaiki,,,dan sering d asah az psti bs lbh baik lg,,keep writing yah..^^

      • 4. Runissa  |  September 20, 2012 at 11:22 AM

        Yaa awal-awal aku bikin oneshoot. tapi sekarang enaknya series hehehehe😀..

        Gomawo eonni…😀

      • 5. d'cheRry_bLosSom  |  September 20, 2012 at 3:40 PM

        oh gtu,,,hehe malah ka skr lbh suka yg oneshoot coz klo series suka gx k terusin,,;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

September 2012
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: