SKY.. [B1A4] – Part 1

May 30, 2012 at 12:22 PM 4 comments

Image

Title : SKY..

Main Cast :    Lee Jung Hwan (Sandeul)

Jung Jin Young (Jinyoung)

Gong Chan Shik (Gongchan)

Shin Dong Woo (CNU)

Cha Sun Woo (Baro)

Rate : T

Genre : Friendship, Brothership

Length : chapter 1 of ?

CNU POV

Hari ini hari pengumuman try out. Aku sudah menebak kalau aku pasti mendapatkan ranking tertinggi. Seperti biasa.

Aku, Shin Dong Woo, murid kelas dua SMA Chungdam. Aku salah satu murid paling berprestasi di sini. Olimpiade biologi, kimia, fisika, matematika semua sudah pernah aku lalui. Daan… aku selalu menang.

Bukannya aku sombong, sungguh, aku hanya membeberkan fakta.

Walau aku tidak melihat papan pengumuman, aku sudah bisa menebak seperti apa nilaiku. 100 untuk biologi, 100 untuk kimia, 100 untuk fisika dan 100 untuk matematika.

Ahh, sunguh…, aku memang pintar.

Tapi itu… satu bulan yang lalu.

Semua musnah ketika Jung Jin Young datang ke sekolah.

Dia murid pindahan dari SMA Fine Arts di Busan. Pada awalnya aku tidak terlalu peduli dengannya. Yang kutahu dia sangat tampan. Gadis-gadis di kelasku sering memujanya.

Yaah.., kulihat-lihat dia memang tampan. Dia masuk ke kelas yang paling bawah. Setiap murid pindahan selalu di tempatkan di sana. Setelah try out, murid tersebut akan dilihat rankingnya dan akan dimasukkan ke kelas sesuai kategori nilainya.

Salah satu yang membuatku heran padanya adalah..

Baru dua minggu menjejakkan kaki di sekolah ini, dia langsung diangkat menjadi ketua OSIS. Kupikir, karena dia memang pintar berorganisasi. Lagipula ketua OSIS yang lama sudah kelas 3. Dia pasti berkonsentrasi pada ujian.

Tapi.. yang membuatku benar-benar heran adalah..

Seminggu setelah pengangkatannya menjadi ketua OSIS, dia MENGALAHKANKU di try out!!

Jung Jin Young peringkat 1

Shin Dong Woo peringkat 2

Apa-apaan ini??!

Alhasil dia langsung masuk ke kelas unggulan, ke kelasku!

Aku ada saingan berat!

Dan di sinilah dia sekarang. Duduk di bangku paling belakang, tapi mendapat nilai paling atas. Great!

Sejak saat itu, perhatian semua orang beralih padanya.

Dia menjadi hot news di sekolah, terutama di kalangan anak kelas 2.

Lihat saja, Jung Jin Young..

Lihat saja pada try out berikutnya..

Aku akan mengalahkanmu!

END OF CNU POV

GONGCHAN POV

Hidupku berubah! Sejak alien itu pindah ke sekolahku.

Sungguh, aku tak tahu apa salahku padanya. Tapi dia benar-benar membuatku sebal.

Dia Jung Jin Young. Namja menyebalkan, sepupuku yang baru saja pindah dari Busan.

Aku sangat ingat saat malam itu dia dan adiknya berkunjung ke rumahku.

Juga percakapan antara ummaku dengannya.

Flashback

“Bibi benar-benar minta tolong padamu Jinyoung..

Kau mau kan membantu bibi?”

Jinyoung berpikir sebentar, lalu dengan senyum teduhnya ia menjawab, “ne, bibi, aku akan berusaha untuk membantu Gongchan. Aku pastikan dia tak akan bolos pelajaran lagi..”

“Ah… gomawo Jinyoung..! bibi mengandalkanmu..” kata umma Gongchan dengan mata berbinar. Rupanya hatinya sedang berbunga-bunga karena akhirnya keponakan tersayangnya ini mau menjaga Gongchan, anaknya yang sangat bandel itu.

“Cheonmayeon bibi…” jawab Jinyoung sambil tersenyum lagi.

Mereka tidak tahu, bahwa sepasang mata dalam kegelapan tengah mengawasi mereka. Gongchan, pemilik mata itu memerucutkan bibirnya. Merasa tidak nyaman akan kehadiran sepupunya itu.

‘Sepertinya akan ada masalah besar’, katanya dalam hati.

End Flashback

Aku, Gongchan Shik, memang anak yang bandel. Walaupun aku termasuk anak yang berprestasi, tapi aku tidak suka belajar. Aku lebih suka bermain. Bukan, bukan karena aku childish. Tapi menurutku belajar tidak hanya duduk, dan mendengarkan penjelasan guru di depan. Sangat membosankan. Memangnya tidak capek apa duduk di kursi yang keras selama berjam-jam, mendengarkan pelajaran yang itu itu saja…?

Jadi apa aku salah kalau aku kabur saat aku merasa jenuh?

Aku selalu kabur ke atap. Di sana aku bisa melihat pemandangan langit yang sangat indah, sekalian dengan belajar kalau aku mau.

Inilah suasana yang benar. Segar, tentram, tidak berisik.

Seoul sangat indah dari atas sini.

Aku suka…

Lagipula, hampir tidak ada yang bisa menemukanku di sini.

Hampir, kecuali namja bernama Jinyoung.

Dia menemukanku dan sambil menjewer telingaku, ia menyeretku ke kelas untuk mengikuti pelajaran.

Kejadian paling memalukan yang pernah kualami.

Sejak hari itu aku tidak kabur ke atap.

Kadang aku kabur ke gudang belakang sekolah, taman belakang sekolah, kamar mandi laki-laki, UKS, perpustakaan..

Tapi dia selalu menemukanku. SELALU!

Ada apa dengannya??

Apa dia benar-benar manusia?

Baru-baru ini kudengar dia mengalahkan Shin Dong Woo, murid kelas 2 yang selalu menduduki peringkat pertama saat try out bulanan.

Aku tidak kaget, sungguh.. Sepupuku itu memang jenius. Sama seperti adiknya.

Perlukah aku menceritakan tentang adik Jung Jin Young??

Kurasa tidak..

Karena dia tidak berbahaya bagiku. Yang jelas.., dia dan aku sama-sama kelas 1.

END OF GONGCHAN POV

AUTHOR POV

Shin Dong Woo, atau lebih akrab dipanggil CNU sedang duduk menyimak dengan baik pelajaran matematika siang itu.

Aku yakin kalian pasti sudah tahu kalau CNU berotak cemerlang.

Tapi hari ini CNU kurang merasa nyaman.

Ralat, sebenarnya seminggu ini dia kurang merasa nyaman.

Ini semua karena pesaing barunya, Jung Jin Young a.k.a Jinyoung yang menggemparkan sekolah baru-baru ini.

CNU menoleh ke belakang, melihat pesaingnya.

Jinyoung yang duduk di bangku paling belakang itu sedang membaca buku.

CNU tidak tahu buku apa itu, tapi kenapa namja itu tidak memperhatikan pelajaran?

‘Uugh, sombong sekali dia’ pikir CNU.

Tanpa sadar dia memberikan tatapan tidak enak pada Jinyoung.

Sedangkan Jinyoung yang merasa diperhatikan menghentikan aktifitasnya.

Ia mengangkat kepalanya, dan mendapati CNU sedang menatapnya dengan tatapan sebagai musuh.

Namja itu mengangkat sebelah alisnya, merasa bingung ditatap seperti itu oleh CNU.

Pada akhirnya ia diam saja dan melanjutkan aktifitas membaca bukunya.

CNU juga kembali menyimak pelajaran.

Tapi dalam hati CNU merencanakan sesuatu.

————————————————–~*~——————————————-

CNU berlari mengejar Jinyoung yang berjalan di depannya.

“Hei, Jung Jin Young, tunggu!” serunya.

Jinyoung merasa namanya dipanggil membalikkan badannya.

‘Lho, namja itu lagi..’ pikirnya.

“Ada apa?” tanya Jinyoung dengan suara datar saat CNU sudah sampai di depannya.

CNU mengatur nafasnya yang memburu efek dari berlari.

“Aku ingin bicara padamu..” katanya dengan ekspresi serius.

Jinyoung hanya mengerutkan keningnya.

“Mian, aku ada rapat OSIS,” jawabnya dengan nada tidak tertarik, “lain kali saja..”

CNU melongo sebentar. Dalam hati ia memaki-maki Jinyoung dengan kata-kata: dasar sombong! Sok sekali dia! Mentang-mentang mengalahkanku, dia jadi angkuh padaku. Cih, dasar!

“Tidak bisa, ini penting!”

“Sepenting apa?” tanya Jinyoung dengan nada menyebalkan (bagi CNU).

“Ini tentang kau!”

“Memang aku kenapa? Ada yang salah?”

“Ya!” CNU mempersiapkan dirinya. Walau bagaimana pun juga, ini pertama kali dia menegur orang, “kenapa kau tidak mendengarkan penjelasan Mr. Kim tadi?”

“Jadi itu yang ingin kau bicarakan?” kata Jinyoung menahan kekesalannya, “sangat membuang waktuku!”

“Apa?” kata CNU dengan nada tidak percaya. Jung Jin Young berkata apa barusan??

“Baiklah, aku pergi..” Jinyoung membalikkan tubuhnya, kembali berjalan menuju ruang OSIS.

CNU yang hanya bisa melihat punggungnya siap melontarkan kata-kata makian untuk pesaingnya itu.

“Siaaalll!!” teriaknya. Untung saja lorong sekolah saat ini sepi. Kebanyakan murid sudah pulang.

———————————————–~*~———————————————-

JINYOUNG POV

Apa-apaan namja berkacamata itu? Dia mengajakku bicara untuk sesuatu yang tidak penting dan tidak jelas. Siapa namanya? Oh, aku ingat, Shin Dong Woo.

Namja aneh yang terlalu rajin. Badannya besar, tapi dia duduk di depan. Selama pelajaran dia jarang sekali mengobrol dengan anak-anak yang lain.

Yaah, aku juga sih. Aku perlu beradaptasi dengan suasana baru ini.

Apa Shin Dong Woo menyimpan kekesalan padaku?

Kudengar dari beberapa gadis yang sedang bergosip, dia selalu ranking satu tiap try out. Tapi minggu lalu, dia terkalahkan olehku.

Aku tak ada niat untuk mengalahkannya. Bagiku, dia bukan tipe yang enak untuk diajak berteman.

Tapi mungkin dia memang menyimpan kekesalan padaku. Karena saat pelajaran matematika tadi dia menatapku dengan pandangan sebal.

Haha, mianhae Shin Dong Woo.

Aku sedang dalam perjalanan menuju ruang OSIS untuk menghadiri rapat. Tapi tiba-tiba seseorang memanggilku.

Terdengar suara kaki sedang berlari.

“Hyuung!!”

Aku menoleh. Sandeul sedang berlari menghampiriku.

“Hyung!” panggilnya lagi, padahal dia sudah ada di depanku.

“Ada apa?” tanyaku.

“Hyung tidak pulang? Ayo kita pulang bersama…” jawabnya sambil menarik tanganku.

“Tidak bisa..” kataku sambil melepaskan tanganku dari tangannya.

“Wae?” dia terlihat sedih. Aku mulai tidak tega..

“Aku ada rapat OSIS sampai sore..”

“Aku akan menunggumu..”

“Aniya.. kau harus pulang duluan. Nanti dicari bibi. Kau tahu jalan pulang kan?”

Sandeul mengangguk. Aku tahu dia kecewa. Tapi apa boleh buat? Aku sibuk.

“Ne, baiklah. Annyeong..” katanya pelan sambil memutar badan. Ia berjalan pelan.

Kepalanya menunduk. Ahh.., aku tidak tega pada anak itu.

“Sandeul…” panggilku.

Ia menoleh, “ada apa hyung?” tanyanya. Suaranya… lemas sekali.

Aku terdiam sejenak. Lalu, “hati-hati…” pesanku padanya. Aku tak mungkin membatalkan rapat OSIS hanya karena keinginan anak itu. Lagipula, besok kan masih bisa pulang bersama.

Mendengar jawabanku dia hanya menghela nafas dan mengangguk. Lalu kembali berjalan.

“Mianhae..” tanpa sadar aku mengucapkan kata itu, saat ia sudah menghilang dari pandanganku.

END OF JINYOUNG POV

AUTHOR POV

Sandeul berjalan menyusuri jalan raya Seoul dengan kepala menunduk sepanjang perjalanan. Sama sekali tak berkonsentrasi untuk melihat jalannya. Yang dipikirkannya hanya Jinyoung, hyungnya yang tak mau pulang bersamanya.

Kalau tak ada Gongchan di sampingnya, mungkin dia tak akan bisa pulang karena menabrak terus.

“Sudahlah hyung, jangan sedih lagi..” kata Gongchan menghibur.

Sandeul tetap menunduk. Sama sekali tidak merespon perkataan Gongchan.

“Hyung.. kau dengar aku tidak??”

Masih tidak ada jawaban.

“Ya! Hyung, sudahlah! Jangan kau pikirkan lagi alien jelek itu..!!”

Baru Sandeul mengangkat kepalanya. Dengan tegas ia segera membantah perkataan Gongchan barusan.

“Ya, Gong Chan Shik!! Kau bilang apa barusan? Alien? Jinyoung-hyung itu kakak kandungku tahu. Semua orang juga mengakui kalau dia manusia. Dan kau pasti bohong kalau kau mengatai dia jelek. Orang butapun tahu kalau hyungku itu tampan!!”

Gongchan memerucutkan bibirnya, “kau itu terlalu berlebihan! Mana ada orang buta bisa melihat??”

“Intinya, Jinyoung-hyung itu tampan!” Sandeul masih mempertahankan opininya.

“Bagiku dia seperti alien, dan alien itu jelek..” kata Gongchan.

“Enak saja, kau pasti iri kan? Iya kaan??”

“Hei, siapa yang iri? Aku hanya mengeluarkan pendapatku!”

“Pendapatmu tidak masuk di akal, Gongchan!”

Mereka berdua terus berdebat sepanjang perjalanan. Hingga sampai di rumah Gongchan pun mereka masih berdebat tentang ketampanan Jinyoung.

Tapi diam-diam Gongchan tersenyum lega, karena Sandeul tidak sesedih tadi.

————————————————~*~———————————————

Sandeul masuk ke kamarnya. Ia melepas seragam sekolahnya dan mengganti dengan baju santai berwarna biru.

Ia membuka lemari bajunya dan mengeluarkan sebuah kotak yang lumayan besar berwarna oranye. Namja itu membukanya dan mengambil beberapa foto dari kotak itu.

Fotonya dengan Jinyoung.

Lama ditatapnya foto-foto itu. Kenangan lama yang indah, masih tersimpan di hatinya.

Tanpa sadar ia mulai menangis.

“Hyung.. sampai hari ini aku masih senang karena bisa melihatmu..

Walaupun aku tahu, kau tidak seperti dulu.

Sampai hari ini pun aku tidak pernah lagi melihat senyum tulusmu.

Walaupun aku tersiksa, tapi aku bahagia masih bisa berada di sampingmu..

Dan mencium aroma tubuhmu.

Walaupun aku rapuh, tapi aku yakin aku bisa bertahan.

Itu semua karena Jinyoung-hyung.

Kadang aku memandang ke langit dan bertanya, kapan hyungku yang dulu kembali??

Aku bisa melihatmu tapi aku tak bisa dekat denganmu.

Kenapa harus langit yang kupandang? Aku tidak tahu…

Mungkin karena kenangan kita dulu tercipta bersama langit..”

 

 

^TBC^

Entry filed under: B1A4, Chaptered, Family, FanFiction, Friendship, Genre, Indonesia, Language, Rating, T, Type. Tags: .

What Is Love? [Part 1] Me, You, and The Past

4 Comments Add your own

  • 1. Matteo  |  May 31, 2012 at 12:08 AM

    Nice pic. Where is it? Jakarta?

    Reply
    • 2. gitaondubu  |  June 8, 2012 at 9:47 PM

      No, it’s in Seoul🙂

      Reply
  • 3. ANDINI940223  |  July 15, 2012 at 10:04 PM

    waaa thor aku suka ep ep nya… ini lanjutannya kapan o.O???

    ayo lanjut thor *unjuk Sandeul😄

    Reply
  • 4. eca  |  September 9, 2012 at 10:32 AM

    wah~~ author.. aku tunggu lanjutannya ya.. ^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,030 hits

Day by Day

May 2012
M T W T F S S
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: