Two Is Better Than One (Oneshot)

April 1, 2012 at 8:52 PM 18 comments

 

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title       : Two Is Better Than One
Type      : Oneshot
Genre    : Romance, Drama, Life

Cast :
– Choi Sooyoung
– Cho Kyuhyun
– Lee Eunhyuk
– Lee Sungmin
– Kim Taeyeon
– Kim Jonghyun
– Shim Changmin
– Kim Kangin

_____________________________________

 

“Soo-ya, kau harus percaya padaku! Kyuhyun sunbae hanya memanfaatkanmu demi taruhannya. Kau sudah dibodohi Soo-ya!” Ujar Taeyeon terhadap sahabatnya, Sooyoung. Ini sudah yang kesekian kalinya Taeyeon mengatakan hal tersebut kepada Sooyoung. Dan untuk kesekian kalinya juga, semua itu hanya dianggap angin lalu oleh gadis cantik berbadan tinggi tersebut. Sedikit pun ia tidak terpengaruh oleh perkataan Taeyeon.

Taeyeon mendesah kesal melihat betapa keras kepala sahabatnya tersebut. “Kau tidak percaya padaku? Kau menganggapku membual?” Tanyanya kesal.

“Aniyo, Taeyeon-ah. Hanya saja…”

“Hanya saja kau tidak yakin?” Tanya Taeyeon.

Sooyoung mengganggukkan kepalanya ragu. Terbesit sedikit perasaan tidak enak terhadap Taeyeon. “Mianhe… bukan maksudku untuk tidak mempercayaimu. Hanya saja… aku terlalu mencintainya Taeng. Kau tahu kan, bahwa aku sudah lama menyukainya?”

“Ara. Tapi bukan berarti kau menjadi lemah dan bisa dengan mudah dibodohi kan?” Ujar Taeyeon lagi sambil menatap Sooyoung. Sooyoung pun hanya dapat menundukkan kepalanya. Ia bingung. Di satu sisi ia ingin mempercayai Taeyeon, karena ia tahu bahwa sahabatnya itu tidak mungkin berbohong. Keunde… dia terlalu takut… ia terlalu takut jika semua yang diucapkan Taeyeon adalah kenyataan. Ia terlalu mencintai Kyuhyun, namjachingu-nya tersebut.

“Tapi… jika seandainya itu benarpun, aku rela Taeng! Asalkan bisa selalu bersama Kyuhyun oppa aku rela jikalau pun aku hanya dimanfaatkan olehnya.” Ucap Sooyoung lirih, yang sukses membuat mulut Taeyeon menganga lebar.

Taeyeon mengguncang bahu Sooyoung keras. “Neo micheosseo?!” Sooyoung hanya tersenyum kecil sambil menggelengkan kepalanya. “Aish… cinta sudah membuatmu gila rupanya.”

 

 

*****

 

(Sooyoung’s POV)

Aku menatap namja tampan yang sedang bermain PSP disebelahku ini. Hidungnya yang mancung, tatapan tajamnya, bibirnya yang tebal, rambut coklat yang menghiasi kepalanya, serta badan bidang dan juga tinggi. Ahh… jeongmal! Namjachingu-ku memang daebak!

Jujur, sampai sekarang aku masih tidak bisa percaya bahwa aku adalah pemilik namja tampan ini. Ne, aku yeojachingu dari seorang Cho Kyuhyun! Namja tampan nan pintar yang sangat terkenal di kampusku. Bahkan tak jarang mahasiswi dari kampus lain pun tahu mengenainya.

Kami memang baru berpacaran. Sekitar 2 minggu-lah. Tapi itu sudah cukup untuk membuatku mengenalnya lebih jauh. Sebenarnya, aku sudah menyukai Kyuhyun oppa sejak tahun pertama aku berkuliah disini, yang itu berarti sudah sekitar 2 tahun yang lalu. Keunde aku hanya menyimpannya dalam hati. Aku terlalu malu untuk mengakuinya, karena aku sadar bahwa aku tak pantas untuk berada disisinya. Bayangkan bagaimana jadinya jika seorang yang popular seperti Cho Kyuhyun berpacaran dengan yeoja biasa yang nyaris tak ada bagusnya seperti ku, Choi Sooyoung?

Huh, tapi percaya atau tidak, sekarang aku adalah yeojachingu Cho Kyuhyun yang resmi! :D

Tapi, tiba-tiba perkataan Taeyeon tempo hari membuatku mulai gundah. Aku ingin bertanya pada Kyuhyun oppa. Aku ingin mendengar bantahan tersebut keluar langsung dari mulutnya. Keunde, aku takut… aku takut kalau justru ia akan marah padaku, karena beranggapan bahwa aku tak percaya padanya.

“Wae?” Tanyanya yang mungkin sadar bahwa sedari tadi aku menatapnya intens.

“Eh? Aniyo.” Jawabku cepat.

“Jeongmal?” Tanyanya lagi seraya mendekatkan tubuhnya padaku. Dadaku bergemuruh akibat dari tindakannya tersebut. Ya tuhan, aku gugup sekali!

“Hahaha…” Ia tertawa lepas. Pasti karena melihat ekspresi-ku saat ini. “Ya sudah, kita makan saja, otte?” Ia bertanya padaku. Aku nyaris bersorak kegirangan saat mendengar kata makanan. Aish, jiwa shilkshin-ku muncul disaat yang tidak tepat!

“Kaja!” Ia menarik tanganku lembut, sehingga membuatku bangkit dari kursi taman yang sedang kami duduki saat ini.

Benarkah yang dikatakan Taeyeon itu, oppa? Bahwa kau hanya memanfaatkanku?’ Batinku sambil menatapnya diam-diam.

(Sooyoung’s POV End)

 

 

*****

 

 

_AT THE CAMPUS_

Sooyoung berjalan pelan menyusuri koridor kampus. Ia bertujuan untuk mendatangi kelas Kyuhyun. Sudah sedari tadi ia mencoba untuk menghubungi handphone Kyuhyun, tapi tidak diangkat oleh namja tampan tersebut sehingga ia memutuskan untuk datang ke kelas namjanya itu.

Langkah Sooyoung terhenti tepat di depan pintu kelas Kyuhyun. Dari tempatnya berdiri ia bisa melihat Kyuhyun sedang bercanda ria dengan teman-temannya. Hal tersebut membuat gadis cantik nan tinggi ini menyunggingkan senyumnya saat melihat senyum indah yang terlukis jelas di wajah Kyuhyun.

“Ini sudah lewat 2 minggu. Nyaris sebulan. Bagaimana perkembangannya?” Tanya namja yang duduk disebelah kiri Kyuhyun. Sooyoung mengenalnya. Namja tersebut bernama Kangin.

“Semua berjalan lancar sesuai rencana. Kalian tinggal siapkan uangnya saja.” Jawab Kyuhyun dengan senyum evil andalannya. Sooyoung mengerutkan kening mendengar penuturan Kyuhyun.

‘Rencana apa?’ Batin gadis tersebut bingung.

“Ya ya! Jangan senang dulu Cho Kyuhyun! Masih ada beberapa waktu lagi.” Timpal namja macho yang bernama Jonghyun.

“Sudah dapat dipastikan kalau aku akan mendapatkan uang itu. Kalian tidak lihat? Gadis itu amat sangat tergila-gila padaku. Bahkan dengan mudahnya ia menerimaku menjadi namjachingu-nya. Sangat mudah ditebak.”

Mata bulat Sooyoung melebar sempurna saat mendengar penuturan Kyuhyun. Jadi ternyata yang sedang dibicarakan oleh sekelompok namja itu adalah dirinya? Hatinya mencelos saat mengetahui kenyataan bahwa ternyata Taeyeon benar. Kyuhyun hanya memanfaatkannya saja…

Dan yang lebih menyesakkan adalah cintanya hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan…

Bulir bulir air mata mulai berjatuhan dari kedua bola mata gadis itu. Ia menutup mulutnya, guna untuk mencegah suaranya terdengar oleh para namja tersebut. Dengan langkah gontai, ia pergi meninggalkan tempat tersebut.

‘Ya Tuhan… benarkah semua ini kenyataan? Ini terlalu menyakitkan… Aku mencintainya Tuhan. Tidak bisakah kau membuatnya juga mencintaiku?’

 

 

*****

(Sooyoung’s POV)

Aku sengaja tidak menceritakan apapun pada Taeyeon. Aku tak ingin membuatnya khawatir. Lagipula, aku tak ingin nama Kyuhyun menjadi semakin jelek di mata Taeyeon. Huh… kalian pasti menganggapku yeoja aneh, atau bahkan mungkin gila, ia kan? Karena aku masih bisa membela namja yang jelas-jelas hanya memanfaatkan perasaanku saja. Tapi inilah kenyataannya… aku memang yeoja aneh dan gila. Ini semua karena aku mencintainya.

Aku sudah bertekad bahwa aku akan melupakan kejadian kemarin dan menganggap bahwa tak terjadi apa-apa. Yeah, kurasa aku memang sudah gila akibat dari seorang Cho Kyuhyun.

Dengan langkah gontai aku berjalan ke taman belakang. Di taman itu biasa aku menenangkan diri jika sedang penat dengan keadaan di sekitarku. Aku mendudukkan tubuh lelahku di bangku yang ada di taman itu. Aku memejamkan mataku, menikmati semilir angin yang berhembus sepoi-sepoi di wajahku. Ahh… ini membuatku mengantuk.

“Ternyata kau disini.” Ujar sebuah suara padaku. Tanpa melihat pun, aku sudah tahu siapa pemilik suara berat nan indah tersebut.

“Kyuhyun oppa…” Sapaku sambil tersenyum.

Tersenyum? Haha, Kurasa aku patut diberikan piala Oscar atas kepiawaianku berakting. Jika yeoja lain, mungkin mereka sudah menangis, berteriak, atau bahwa menampar wajah namja tampan ini. Keunde, meskipun ingin melakukannya… aku tetap tak bisa…

Ia duduk disebelahku, kemudian ikut memejamkan matanya seperti yang kulakukan tadi. Sinar matahari yang menerangi wajahnya membuat ia tampak lebih bersinar di mataku. Sungguh! Ia adalah namja tertampan yang pernah aku temui! Dan juga… ia adalah namja pertama yang telah menghancurkan hatiku…

“Apa menurutmu aku ini sangat menyebalkan?” Ia membuka matanya dan menatapku dalam. Jujur, aku sendiri terkejut atas pertanyaanku tadi. Mulutku seperti tidak bisa dikontrol.

“Kenapa bertanya seperti itu?” Tanyanya balik, masih setia menatap wajahku. Aku menundukkan kepalaku. “Ani, hanya merasa bahwa kau mungkin merasa tidak nyaman saat berada bersamaku.” Jawabku lirih. Aku berusaha keras untuk menahan air mataku yang sedang mendesak untuk keluar. Aku tak ingin menangis  di depannya. Aku tak ingin terlihat lemah!

Ia mengelus rambutku pelan. “Tentu saja tidak! Kau justru membuatku merasa nyaman saat berada di dekatmu.”

Cho Kyuhyun, selain tampan dan pintar, ternyata kau juga sangat mahir berakting ya? Bagaimana mungkin kau bisa mengucapkan itu semua dengan penuh perasaan. Seakan-akan kau memang benar mencintaiku. Padahal semua hanyalah omong kosongmu.

(Sooyoung’s POV End)

 

 

*****

 

(Kyuhyun’s POV)

Ada apa dengannya? Ia terlihat aneh belakangan ini. Terkadang aku memergokinya sedang menatapku dalam, tapi dengan tatapan pedihnya. Itu yang membuatku heran! Ia memang sering menatapku diam-diam, tapi tidak pernah dengan tatapan sepedih itu. Apa terjadi sesuatu?!

Atau… jangan-jangan ia sudah tahu mengenai taruhan tersebut?!

Ah ani! Tidak mungkin! Sebab jika ia sudah tahu, sudah dapat dipastikan ia akan marah padaku dan kemudian memutuskanku. Tapi hubungan kami sejauh ini baik-baik saja kok.

“Lagi-lagi melamun. Pasti sedang memikirkan yeoja-mu itu, ya?” Tanya sahabatku, Sungmin. Aku menatapnya sekilas, kemudian kembali sibuk dengan buku yang ada ditanganku. Pura-pura membaca. “Ck, tidak usah sok membaca! Aku sudah memperhatikan tingkah anehmu itu dari tadi.”

“Aish, sudahlah jangan menggangguku terus.”

“Neo… kau sudah mulai menyukainya?”

“Nugu?” Tanyaku.

“Ternyata cinta juga membuatmu menjadi babo. Tentu saja Choi Sooyoung!” Sungmin berkata dengan nada kesal. Aku tertegun mendengar perkataan sahabatku ini. Cinta??

Aku menggelengkan kepalaku cepat. “Aku tidak cinta padanya. Jangan berkata hal yang tidak-tidak ya!”

Sungmin tertawa kecil mendengar penuturanku. “Kau yakin tidak menyukainya? Sebab yang kulihat, kau sangat menikmati permainan kita kali ini. Tidak biasanya kau seperti ini, Kyuhyun-ah. Kau terlihat sangat nyaman berada di dekatnya.

“A… aku…”

“Kau hanya belum menyadarinya saja.” Potong Sungmin sambil tersenyum kecil. Ia menepuk bahuku pelan sebelum bangkit dari kursinya dan kemudian melenggang keluar kelas dengan santai.

(Kyuhyun’s POV End)

 

 

*****

 

 

Kyuhyun nyaris kehilangan kesabarannya saat melihat Sooyoung sedang berpelukan dengan namja yang bernama Lee Min Ho. Sebab setahu Kyuhyun, Sooyoung dan namja yang bernama Minho tersebut sempat dekat, dan bahkan beberapa orang mengatakan bahwa mereka adalah mantan kekasih. Kyuhyun berusaha menahan emosinya saat melihat adegan tersebut.

‘Kau tidak perlu marah Kyuhyun-ah karena kau tidak menyukai yeoja itu…’

 

____________________________________

 

_AT THE CAFÉ_

“Wae geure, oppa?”

“Ani…”

Kyuhyun terdiam menatap Sooyoung yang sedang sibuk melahap makanannya. “Hmm… namja yang tadi berpelukan denganmu siapa?” Tanya Kyuhyun pura-pura tidak tahu. Sooyoung terlihat terkejut dengan pertanyaan Kyuhyun. “Oppa melihatnya?” Tanyanya. “Mianhe, dia hanya temanku oppa. Dia baru saja kehilangan neneknya, maka dari itu tadi aku menghiburnya.” Jelas Sooyoung.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya. “Gwenchanayo, aku tak marah padamu.” Ujar Kyuhyun dengan seulas senyum diwajah tampannya.

“Ne oppa…”

 

 

*****

 

 

_AT KYUHYUN’s CLASS_

“Ya, jangan bilang kau memang sudah mulai menyukainya, ah ani, bahkan mencintainya!” Gurau Eunhyuk terhadap Kyuhyun. Mereka semua sedang berada di kelas, tentu saja demi membahas perihal taruhan mereka yang akan berakhir kurang dari semingu lagi. Sebenarnya pembahasan inilah yang selalu Kyuhyun hindari. Jujur, ia tidak terlalu suka dengan fakta bahwa taruhan ini akan segera berakhir. Karena itu berarti, waktunya bersama dengan Sooyoung juga akan segera berakhir.

“Hahaha… Jangan-jangan kau terkena karma, Kyuhyun-ah…” Ledek Jonghyun.

Kyuhyun melemparkan death glare-nya kepada temannya satu persatu. “Aku tegaskan pada kalian semua, AKU TIDAK MENYUKAI SOOYOUNG! Dia tak lebih dari sekedar barang taruhan bagiku!” Ucap Kyuhyun lantang.

Sungmin yang duduk menghadap pintu kelas pun hanya bisa terdiam saat melihat objek yang mereka bicarakan sedari tadi sedang berdiri di depan pintu dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.

“Soo… sooyoung…”

Kyuhyun yang mendengar nama Sooyoung pun, sontak membalikkan badannya menghadap pintu kelas. Jantungnya berdegup kencang saat melihat Sooyoung berada di sana. Teman-teman Kyuhyun yang lainpun hanya bisa terdiam. Mereka merasa tidak enak terhadap Sooyoung.

“Mi… Mianhe mengganggu waktu kalian semua…” Sooyoung membungkukkan badannya dan segera berlalu dari kelas Kyuhyun. Kyuhyun seperti tersentak, ia segera berlari mengejar Sooyoung.

Kyuhyun menarik tangan Sooyoung, membuat yeoja tersebut membalikkan tubuhnya. Hati Kyuhyun terasa seperti teriris-iris saat ia melihat wajah pedih Sooyoung. Air mata mengalir dari kedua bola mata nan indah milik yeoja yang ada dihadapannya tersebut.

“Mianhe…” Sesal Kyuhyun.

Sooyoung menghapus air matanya. Ia menatap Kyuhyun dengan senyum yang dipaksakan. Membuat hati namja tampan yang ada dihadapannya semakin teriris-iris pedih.

“Aku sudah tahu semuanya… seharusnya dari awal aku sadar, bahwa namja sepertimu takkan mungkin benar-benar menyukai yeoja sepertiku. Kita… bagaikan langit dan bumi. Kau terlalu sempurna untukku.”

“Ani…”

“Biarkan aku menyelesaikan ucapanku, oppa! Aku memang kecewa padamu, keunde aku tidak membencimu, aku tak bisa melakukan itu. A… aku juga ingin mengucapkan terima kasih, karena kau sudah mengisi hari-hari-ku selama sebulan ini. Aku… aku takkan pernah melupakannya. Itu semua adalah salah satu hal terindah yang pernah terjadi di hidupku.”

“Soo-ya…”

“Lebih baik kita hentikan semua kebohongan ini saat ini juga.”

Kyuhyun terkesiap mendengar penuturan Sooyoung. “Maksudmu… kita putus?” Tanyanya takut. Ne entahlah, tiba-tiba Kyuhyun merasakan ketakutan yang amat sangat besar saat mendengar kata putus terlontar dari mulut Sooyoung.

“Ne, oppa. Lagipula, kau juga sudah memenangkan taruhan itu kan.”

“Tapi…”

“Tapi apa? Kau sudah mendapatkan hal yang kau inginkan, kan?” Tanya Sooyoung yang sukses membuat Kyuhyun terdiam. Sooyoung menyodorkan tangannya kepada Kyuhyun. Dengan bingung Kyuhyun mengambilnya. “Chukkae oppa… dan gomawo untuk semuanya…” Ujarnya lirih dengan senyuman tulus diwajahnya.

“Soo-ya…”

“Annyeong Cho Kyuhyun-ssi….”

 

 

*****

 

 

Semenjak putus dari Sooyoung, sikap Kyuhyun berubah drastis. Ia bahkan tidak mengambil uang taruhan yang dimenangkannya. Hal tersebut membuat teman-temannya merasa heran. Itu jelas-jelas bukan seorang Cho Kyuhyun yang mereka kenal! Kyuhyun sendiri seperti hidup dalam penyesalan. Ia sudah berusaha untuk mendekati Sooyoung kembali, tapi semakin ia mencobanya, ia merasa Sooyoung semakin jauh dari jangkauannya.

“Kyu, nanti kita ke game center, yuk!” Ajak Changmin, salah seorang teman Kyuhyun yang ikut dalam taruhan tersebut. Kyuhyun hanya menggeleng pelan. “Aniyo, aku sedang tidak mood.” Jawabnya lesu.

Changmin pun hanya dapat mendesah lesu. ‘Benar-benar bukan seperti Cho Kyuhyun.’ Ujarnya dalam hati. Ia melihat miris nasib sahabat karibnya tersebut.

“Bagaimana?” Tanya Eunhyuk saat Changmin sampai di parkiran. Changmin hanya memjawab pertanyaan tersebut dengan gelengan pelan di kepalanya.

“Aigoo… ternyata cinta itu benar-benar merepotkan, ya! Maka dari itu, aku sangat malas jika harus berhubungan dengan yang namanya cinta.” Papar namja yang berbadan tegap, Jonghyun.

“Pokoknya kita harus memikirkan cara untuk membuat mereka bersatu kembali.” Ujar Sungmin sembari menatap teman-temannya yang lain.

“Maksudmu, Kyuhyun dan Sooyoung?”

“Tentu saja! Otte? Apakah ideku ini bagus?” Tanya Sungmin, menunggu respon dari teman-temannya. Yang lain pun mengangguk setuju atas usul dari namja imut yang bernama Sungmin tersebut.

“Lagipula aku rasa Sooyoung adalah yeoja yang paling cocok dengan Kyuhyun. Ia yeoja terbaik yang pernah Kyuhyun miliki, tidak seperti yeoja-yeojanya yang terdahulu, Seohyun, Victoria, dan Gyuri. Mereka hanya yeoja manja yang tak bisa apa-apa. Sungguh menyebalkan!”

“Hmm… seandainya mereka tidak bersama lagi, maksudku Kyuhyun dan Sooyoung. Lebih baik kalian comblangkan saja aku dengan Sooyoung. Jujur, aku sangat tertarik dengannya. Terlebih dengan kaki jenjangnya itu.” Tutur Eunhyuk dengan cengiran bocah diwajahnya.

PLETAK!!

Jitakan bertubi-tubi diterima oleh jidat mulusnya. Eunhyuk hanya dapat meringis sakit. “Ya appo!” rintihnya kesal.

“Daripada denganmu, lebih baik Sooyoung denganku saja! Dasar namja yadong! Lagipula, bukannya kau suka dengan Taeyeon ya? Ciih, dasar plin plan!” Cibir Changmin.

“Sudah sudah! Kita ini sedang dalam misi menyatukan Kyuyoung kembali. Kenapa kalian jadi memperebutkan Sooyoung, huh?” Sungmin menengahi perdebatan antara sahabat tersebut.

Mereka pun berdiskusi guna untuk mencari jalan keluar atas permasalahan yang sedang melanda teman mereka, Cho Kyuhyun.

 

 

*****

 

 

(Sooyoung’s POV)

Aku merindukannya tuhan…

Benar-benar sangat rindu…

Kenapa kau memberikan rasa ini padaku jikalau hanya akan menyakitiku, Tuhan…? Wae? Apa aku pernah berbuat kesalahan yang besar sehingga mendapatkan ini semua?

Aku menghidupkan hp-ku dan seketika aku terdiam saat menatap layar ponselku. Bukan layar ponselku yang menarik perhatianku, tapi wallpaper yang berada di dalam layar tersebutlah yang menarik perhatianku. Itu adalah foto ku dan Kyuhyun di saat kencan kami yang pertama. Kebetulan hari itu adalah hari ulang tahunku, tepatnya tanggal 10 februari.

Aku mengusap layar ponselku pelan. Di foto itu, kami terlihat sangat bahagia. Sungguh, aku benar-benar tidak pernah menyangka bahwa segala kebahagiaan itu akan berakhir dengan cara seperti ini.

‘Huh… I think I need a time machine…’

(Sooyoung’s POV End)

 

 

*****

(Kyuhyun’s POV)

Nan jeongmal baboya!

Bagaimana mungkin aku bisa menyia-nyiakan gadis sebaik Sooyoung? Jika ditanya apakah aku menyesal atau tidak, maka jawabannya adalah AKU SANGAT MENYESAL!

Tidak ada gadis yang lebih baik dan cocok untukku selain Sooyoung. Tapi apa yang sudah kuperbuat padanya? Dengan begitu tega aku telah menjadikannya bahan taruhanku.

‘Aish jeongmal baboya, Cho Kyuhyun!’

Aku mengacak rambutku frustasi. Aku benar-benar diambang kehancuran sekarang. Sungguh aku tak pernah menyangka bahwa seorang Choi Sooyoung akan sangat berpengaruh besar dalam hidupku.

Saat sedang ingin menyebrang, telepon genggamku berbunyi. Ternyata dari Eunhyuk. Dia menyuruhku agar bergegas pergi ke café langganan kami. “Ada hal penting yang ingin kubicarakan.” Begitu katanya tadi. Aku pun mempercepat langkahku. Tapi tiba-tiba…

TIN TIN TIN!!!

“ARRRGH…”

BRAKKK

(Cho Kyuhyun’s POV End)

 

 

 

*****

 

Sooyoung panic bukan main. Baru saja ia menerima telepon dari salah seorang teman Kyuhyun yang bernama Eunhyuk. Ia bilang bahwa Kyuhyun sedang berada di rumah sakit akibat kecelakaan yang baru saja ia alami. Air mata sudah menumpuk di pelupuk mata Sooyoung. Perlahan tapi pasti, air matanya mengalir dari kedua bola mata yeoja cantik tersebut. Ia sudah tak kuasa menahan tangisnya. Ia benar-benar khawatir akan keselamatan namja yang dicintainya, Kyuhyun.

Sesampai di ruangan yang dimaksud, Sooyoung dapat melihat ada beberapa teman Kyuhyun yang berada di luar. Sepertinya mereka baru saja keluar dari ruang rawat Kyuhyun. Dengan perasaan cemas, Sooyoung pun menghampiri namja-namja tersebut.

“Eunhyuk-ssi, bagaimana keadaan Kyuhyun oppa?” Tanya Sooyoung panic.

Eunhyuk menatap Sooyoung prihatin. Demi tuhan, Sooyoung tidak suka akan tatapan tersebut! Sebab ia tahu maksud dari tatapan tersebut. Itu menandakan bahwa sesuatu yang buruk telah terjadi. Tubuh Sooyoung menjadi lemas.

“Sooyoung-ssi, keadaan Kyuhyun sangat kritis… dokter bilang… lukanya terlalu parah. Mungkin…”

“Mungkin apa Sungmin-ssi?! Tanya Sooyoung tak sabar. Ia sudah terisak-isak sekarang. Ia takut membayangkan apa yang terjadi pada Kyuhyun. sedangkan yang lainnya menatap Sooyoung prihatin. Tersirat kepedihan yang mendalam di wajah mereka semua.

“Mungkin… ia sudah tidak dapat diselamatkan…”

“Andweee….”

 

 

*****

 

 

(Sooyoung’s POV)

Tangan yang biasa hangat ini, sekarang menjadi tangan yang lemah dan juga dingin. Wajah yang biasa bersinar cerah pun, sekarang hanya menampakkan kepucatan yang nyaris seperti mayat. Terdapat sebuah luka yang tertutup perban di dahinya.

Dengan perlahan aku mengusap rambut Kyuhyun, kemudian turun ke mata, hidung, dan terakhir bibirnya. Bibir yang dulu pernah menciumku lembut.

“Oppa, jebal jangan seperti ini… aku tak ingin kehilanganmu…” Isakku pedih. Aku menggenggam tanganya erat. “Oppa, mianheyo. Seharusnya aku jujur akan perasaanku yang sebenarnya. Aku memang benar-benar mencintaimu, oppa…”

“Kyuhyun oppa, nan… nan yaksokhae… jika kau bangun, aku akan memberikan segala yang kau inginkan. Jadi jebal oppa… bangunlah…”

……………………….

“…..Benarkah itu, Soo?”

“Oppa?!”

Kyuhyun oppa tersenyum lembut padaku, meskipun ia masih terlihat lemah dan pucat. Mulutku masih ternganga sangking terkejutnya. Bagaimana mungkin? Apakah ia mendengar semuanya? Tapi dilihat dari gelagatnya, yaa sepertinya ia mendengar semua ucapanku tadi!

“…Apa oppa mendengarkannya?” Tanyaku ragu. Ia tersenyum lembut. “Ne, semuanya.”

“Tapi tapi… kata mereka oppa sekarat dan kemungkinan hidupnya sangat kecil.”

“Mwoya? Aku tidak apa-apa. Aku hanya shock dan menderita luka ringan saja. Bagaimana mungkin aku dibilang sekarat, huh? Siapa yang mengatakannya padamu?”

“Kami yang mengatakannya.” Jawab teman-teman Kyuhyun yang lain. Mereka baru saja masuk ke dalam kamar rawat ini. Kyuhyun oppa melemparkan death glare-nya pada mereka, tapi hanya dibalas dengan cengiran bocah.

“Jangan marah dulu Kyuhyun-ah! Kami melakukan ini semua juga demi dirimu. Rencananya kami ingin membuat sebuah rencana guna untuk memperbaiki hubunganmu dan Sooyoung. Kami tahu kalau kalian ini saling mencintai.” Kata Sungmin.

“Tapi kemudian aku mendapat kabar bahwa Kyuhyun kecelakaan. Dan yaah, ide ini muncul begitu saja di dalam otakku. Aku hebatkan?!” Ujar Eunhyuk disertai dengan senyum gusi-nya. Ia terlihat bangga akan rencana brilian-nya tersebut.

“Baiklah, kami akan meninggalkan kalian berdua disini. Gunakanlah waktu ini sebaik-baiknya. Pokoknya, kami mau disaat kami kembali nanti hubungan kalian sudah seperti semula. Arasso!”Tegas Sungmin oppa. Kemudian ia pun keluar dari kamar rawat ini diikuti oleh teman-temannya yang lain.

‘Aish… ottohke? Sekarang aku jadi malu jika berhadapan dengan Kyuhyun oppa. Bisa-bisanya aku tertipu oleh namja-namja menyebalkan itu..’

“Soo-ya, kau benar-benar akan mengabulkan semua keinginanku?”

“Ne?”

(Sooyoung’s POV End)

 

 

*****

 

 

“Kalau begitu, kau mau kan menjadi yeojachingu-ku lagi?” Tanya Kyuhyun penuh harap. Ia menatap Sooyoung sendu. “Jebal…” Mohon namja tampan tersebut. Sooyoung mengerjabkan matanya. Ia masih tak percaya akan permintaan Kyuhyun barusan.

“Bukankah semuanya hanya… taruhan?” Sooyoung bertanya dengan nada lirih. Kyuhyun menggenggam tangan yeoja yang ia sayangi itu, lalu mengecupnya pelan. “Pada awalnya mungkin memang begitu. Keunde, belakangan aku sadar bahwa semuanya sudah berubah. Aku mencintaimu, Soo-ya…”

“Jeongmal? Kau sedang tidak merencanakan sesuatu lagi kan?”

“Ani. Aku serius. Nan neomu saranghae, Choi Sooyoung. Bisakah kita mengulang semuanya dari awal?” Kyuhyun bertanya penuh harap. Ia menatap Sooyoung intens, berharap bahwa yeoja pujaannya itu akan memberikannya kesempatan kedua.

Sooyoung mengangguk perlahan, membuat namja yang berada di hadapannya tersenyum sumringah, layaknya orang yang baru memenangkan undian. Kyuhyun menarik Sooyoung ke dalam pelukannya. “Gomawo.” Gumam Kyuhyun tulus. Ia mengecup kening Sooyoung lembut.

“Bolehkan aku bertanya sesuatu padamu, oppa?”

“Ne, anything for you.”

“Kenapa kau bisa menyukaiku?”

“Perlukah sebuah alasan? Aku rasa cinta itu tidak memiliki alasan. Cinta terjadi secara alami, seperti air yang mengalir. Lagipula, aku sadar akan sesuatu.” Ujar Kyuhyun sambil mengusap lembut rambut Sooyoung. Sooyung menatap Kyuhyun. “Apa?” Tanyanya.

Kyuhyun mendekatkan tubuhnya ke Sooyoung dan membisikkan sesuatu sebelum ia mengecup bibir manis Sooyoung, “Because two is better than one…”

 

 

The End

Entry filed under: Drama, FanFiction, Friendship, Indonesia, Life, One Shoot, PG, Romance, SNSD, Super Junior. Tags: .

[FF] End of March BEHIND ( PART 1)

18 Comments Add your own

  • 1. vermouthshikshin  |  April 3, 2012 at 4:42 AM

    Kya, aku suka. Suka. Tegar banget soonnie. Aaa… Ini ff oneshot yg aku suka.

    Reply
    • 2. kyula88  |  April 3, 2012 at 6:42 AM

      Waah gomawo ya chingu🙂

      Reply
  • 3. Han Eun Jin  |  April 3, 2012 at 6:30 AM

    Annyeong~
    kyaaa.. Awalnya aku mau nangis loh chingu😀
    eh ternyata happy ending🙂 yeeey.. #keprok tangan..

    Masa soo eonnie dibikin bahan taruhan=o=”

    Next fanfic ditunggu ne? Kyuyoung ne?😮
    gomawo~

    Reply
    • 4. kyula88  |  April 3, 2012 at 6:43 AM

      Kekeke iyaa tuh, kyuppa minta ditabok😛
      iya, ntr pasti FF kyuyoung lainnya nyusul kok🙂
      gomawo ya udh meninggalkan jejak🙂

      Reply
  • 5. ab22  |  April 18, 2012 at 3:46 PM

    Seruuuuuuu bgtttt wahh

    Reply
    • 6. kyula88  |  April 18, 2012 at 4:13 PM

      makasih yaa😀

      Reply
  • 7. moveontime  |  July 10, 2012 at 4:44 PM

    Choi Sooyoung hebat banget,,kagak ditabok si kyu,,biasanya kan adegannya jadi maen tabok2an..😛

    love happy ending story so love this ff.

    nb: adegan pura – pura mati itu bikin inget adegan BBF dan muka tengil Lee Min ho oppa,hehehehe

    Reply
    • 8. kyula88  |  July 10, 2012 at 6:53 PM

      Soo eonnie ngga tega nabok muka kyuppa yg kyute itu >.<

      Reply
  • 9. number4  |  September 15, 2012 at 11:24 PM

    keren

    Reply
    • 10. kyula88  |  September 15, 2012 at 11:38 PM

      gomawo🙂

      Reply
  • 11. Ima SparkyuElf  |  September 29, 2012 at 1:12 PM

    Annyeong^^
    daebak thor!
    soo eonnie tegar bgt…

    Reply
    • 12. kyula88  |  September 29, 2012 at 1:24 PM

      gomawo atas komennya😀

      Reply
  • 13. chiee  |  December 25, 2012 at 12:03 AM

    kyu kena karma…
    mka’a jgn main” sm prasaan seseorang….
    kena batu’a kan…
    gud job thor..^^

    Reply
    • 14. kyula88  |  December 25, 2012 at 11:05 AM

      gomawoo chingu😀

      Reply
  • 15. someone  |  December 26, 2012 at 5:55 PM

    WOW banget😀

    Reply
    • 16. kyula88  |  December 27, 2012 at 4:00 PM

      hehe gomawo yaa

      Reply
  • 17. Arvina ELFishy  |  June 10, 2013 at 12:16 AM

    seru tp ujungny dan jdulny kurang nyambung sm isi critany…but so far seru bgt dech

    izin bc ff lain y author
    gomawo (*^﹏^*)

    Reply
    • 18. kyula88  |  June 13, 2013 at 8:48 PM

      Gomawo atas komennya.

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

April 2012
M T W T F S S
« Mar   May »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: