[FF] Happy Bornday, Lee Sandeul

March 24, 2012 at 11:14 AM 1 comment

Author : Mieyonn

Tittle : Happy Bornday, Lee Sandeul (Sequel of Stupid Me)

Type : One Shoot

Cast :

~ Lee Sandeul (B1A4)

~ Park Kyungmi (OC)

~ Park Yunhwa (T-Max) as kyungmi’s Older bro

~ Others

Genre : Romance

Type : One Shoot

Rate : T

(P.S : It’s a little bit late, but yeah, at least I made this for celebrate our junghwan’s b’day… Happy B’day Lee Junghwan…)

b1a4

Happy Bornday, Lee Sandeul

-bel pulang sekolah berbunyi-

“yeaaahhhhhhh, finally, my holidays is come!! Even just for a week…” kyungmi berteriak sambil menarik tangannya

“yup yup… ujian semester terakhir… seminggu libur dan kemudian persiapan UAS… aku tak tau, tapi kita seperti manusia sibuk akhir-akhir ini…” sohee malah ngomel dengan kehidupannya sekarang

“ahh,, whatever… yang penting… libur semingguuuuuuuuuu” myungsoo ikut-ikutan kyungmi

“haha, aku bisa bergadang main game… ah, mau cari game baruuuuuuuuuu” sungyeol langsung ingat dengan hobby nya itu

“aku ikuttttt… aku mau nginap dirumahmu saja seminggu ini..” balas myungsoo

“hei!! Kau pikir rumahku hotel??” sungyeol ngedumel

“ah, terserah… mulai nanti malam aku mau bawa koper kerumahmu…” myungsoo yang keras kepala itu mulai menelpon ibunya untuk minta izin

“lalu, kau mau melakukan apa??” sohee bertanya pada kyungmi

“kau??” kyungmi balas bertanya

“aku mau belajar… aku akan gila jika aku ikut-ikutan tinggal dirumah sungyeol…” sohee melirik myungsoo dan sungyeol

“aku… hmm, tak tau… yang pasti sekarang mau ketemu sandeul dulu… annyeong semuanyaaaaa~~~ selamat libuuuuuuurrrrr~~~” kyungmi melambaikan tangannya sambil meninggalkan 3 temannya yang masih ribet dengan rencana-rencana seminggu kedepan

Kyungmi berjalan menuju depan pagar sekolah dan melihat sandeul yang sudah berdiri disana. Dengan penuh bahagia kyungmi mengaitkan lengannya ke lengan sandeul. Sandeul pun balas member senyuman pada pacarnya itu.

“kita mau kemana??” Tanya kyungmi excited

“ayo kita makan dulu sekarang…” ucapnya membawa kyungmi berjalan masuk kedalam mobilnya

Kemudian, mobilnya pun berlari menuju sebuah mall. Dan kemudian mereka berjalan masuk kedalam resto jepang yang menjadi favorite mereka.

“aahh, aku kangen sushi…” kyungmi mulai mengelus-elus perutnya

“kau tak kangen denganku??” Tanya sandeul yang hobby memain-mainkan kyungmi

“aniyaaaa… pabo!!” ucap kyungmi mulai kesal

Kyungmi terlihat sibuk mengeluarkan hapenya yang bergetar dari dalam tas.

“nugu??” Tanya sandeul

“omma…” balas kyungmi setelah membaca tulisan di layar hapenya

“yeoboseyo omma…”

“ne~ kyungmi-ah…”

“ne~ waegeuraeyo omma??”

“omma kangen denganmu… kata yunhwa, kau libur seminggu mulai besok…”

“lalu…”

“datang kesini… ke paris…”

“omma, kenapa tidak omma saja yang pulang kesini??”

“omma tidak bisa… kau saja yang kesini… bersama yunhwa dan juga sandeul… omma kangen dengannya…”

“hah?? Sandeul??”

“keurae… bawa dia…”

“aigoo, omma… smua tak sesimple yang omma pikirkan…”

“jebal…”

“araseo… araseo… araseo…”

“hehe… gomawo uri yeppeun ddal…”

“ne~”

“kau besok ambil flight kesini, ok!!”

“araseo… kau harus bilang dengan yunhwa oppa juga~!!”

“ne… annyeong~”

“…”

“wae??” Tanya sandeul yang tambah penasaran mendengar namanya disebut-sebut

“omma… dia kangen dengan mu…”

“m… m… mwo??” ucap sandeul sambil tersedak

“sandeul-ah… omma menyuruh kita ke paris besok… kau bisa?? tak apa jika tak bisa… Jika tidak akan kubilang pada omma sekarang… aku akan menghabiskan liburan di paris… lagian juga aku memang sudah kangen dengan omma dan appa…” kyungmi berbicara dengan sangat santai sambil menikmati sushinya

“aku mau…” ucap sandeul singkat

“hhaa?? Jinjja??” kyungmi seakan tak percaya

“jinjja… wae??”

“how about your training live??” kyungmi mulai protes

“pabo ya… aku bisa ijin…”

“hey!! Kau harus memikirkan ulang~!!”

“aku sudah berpikir… dan aku mau… lagian, agency ku memberikan dispensasi terhadap anak-anak yang sedang ujian disekolah… aku ini hampir debut, sudah tanda tangan kontrak, dan sekarang sedang masa-masa ujian… jadi tak masalah…” sandeul menjelaskan perlahan

“aaaa,, araseo… araseo…” kyungmi mengangguk-angguk

“lalu, besok, kita berangkat jam berapa??” sandeul mulai excited

“malam saja… bagaimana?? Aku masih ingin bermalas-malasan dirumah” kyungmi mulai memelas

“ok~!! Tak masalah… aaahhh,, aku senanngggg… akhirnya bisa keparis…” sandeul sudah mulai senyam-senyum sendiri

“disana banyak cewe cantik loh…” kyungmi berbisik

“jinjjaa???? Ah, tapi kau itu lebih dari cantik… diamond girl…” sandeul memainkan kedipan matanya pada kyungmi

Kyungmi hanya menatap heran dengan kelakuan pacarnya kali ini. Yah, lee sandeul akan selalu seperti ini. Dia sangat semangat dengan hal-hal baru yang menjadi perhatiannya.

***

Beberapa jam telah berlalu, akhirnya mereka landing di international airport di Perancis. Setelah urusan dibandara selesai, mereka bertiga langsung mencari taksi untuk membawa mereka kerumah orang tua kyungmi.

“ah, neomu choha~~~” sandeul berteriak sambil terus memoto kyungmi yang masih tiduran sejak dipesawat

“ya~!! Hentikan~!!” kyungmi mulai kesal

“hahaha… merong…” ucapnya sambil menjulurkan lidahnya

“ya~!! LEE SANDEUL~!!”

“wuaahh, kau tau, baru kali ini aku melihat cewe cantik marah, ternyata kau tetap cantik ketika marah…” ucap sandeul menggoda kyungmi

“yunhwa oppa~!! Bantu aku menjahit bibirnya,.. aku masih ingin tidur…” kyungmi mengeluh pada oppanya yang duduk didepan

“hei nona manis, yunhwa hyung akan membela ku,, haha.. benar kan hyung?”

“kyungmi-ah, mianhae~ sandeul berjanji membelikan ku novel terbaru dari penulis favorit ku…”

“aishhhh… molla!!” kyungmi menutup wajahnya dengan syal

***

Sehari setelahnya, waktunya mereka jalan-jalan berdua. Rumah sepi, yunhwa bertemu teman-teman lamanya, ayah-ibu mereka pergi kekantor, dan kyungmi dan sandeul juga pergi berjalan-jalan paris.

“jagiya~ kau ingin boneka??” ucap sandeul yang berjalan sambil menggandeng tangan kyungmi

“ani…”

“ayo, kita beli boneka~!! Ayo ayo… pilih, kau ingin yang mana…” ucap sandeul yang kemudian menarik kyungmi masuk kedalam sebuah toko boneka

“jinjja??”

“ne~ kau pilih saja~!!”

“kalau begitu, aku mau ini!!” sebuah boneka bebek yang besar ditunjuk oleh jemari kyungmi “dan itu!!” dia kemudian menunjuk boneka burung berwarna pink yang kecil dan imut

“araseo… kita beli dua-duanya…” ucap sandeul yang kemudian pergi kekasir untuk membayar kedua boneka itu

Sesaat setelah boneka itu dibayar, mereka berdua berjalan kaki lagi dipusat kota paris itu.

“ini untukmu..” kyungmi memberikan boneka burung pink nya pada sandeul “dan ini untukku…” dia menunjuk boneka bebeknya

“haha, hei bebek!! Aku cemburu padamu” ucap sandeul memanyunkan bibirnya

“aigoo, bebek, neomu kwiyeowooooong” kyungmi mengelus bebeknya

“eh, toko perhiasan…” sandeul melirik sebuah toko yang mereka lewati “ayo masuk” ucapnya tanpa menunggu balasan dari kyungmi langsung menarik pacarnya itu masuk kedalam

“kau ingin yang mana?” Tanya nya didepan etalase perhiasan

“hei… kau ini, simpan uangmu!!”

“hmm, ini hanya sekali-sekali… sudah setengah tahun aku menjadi pacarmu, namun aku sepertinya tak pernah membelikan mu hal-hal seperti ini…”

“araseo… araseo… kalau begitu, kau yang pilihkan yang mana yang menurutmu pas untukku…”

“ok…” ucapnya sambil memperhatikan beberapa model gelang “ini… please, that one… can I see it?” ucapnya pada penjaga toko

“…” penjaga itu mengeluarkan gelang berpermata berwarna merah dengan bandul bentuk burung emas, sangat indah

“ok… this one…” ucapnya dan kemudian langsung memasangkannya di tangan kiri kyungmi

“how much??” Tanya sandeul pada penjaga nya

“30 €”

“ok…” ucap sandeul sambil membayarnya, mereka pun keluar dari toko itu kemudian berjalan lagi

“kau suka??” Tanya sandeul pada kyungmi

“sangat suka!!!!! Gomawoooooooo sandeuling oppa~” ucapnya tersenyum bahagia

“bagus lah jika kau suka… sekarang kita ke…”

“ke??”

“kau tau, apa yang ingin ku datangi disini??”

“club… ayo clubbing…”

“astaga… sandeul-ah… kau akhir-akhir ini sangat aneh… dan akhirnya aku tau apa yang membuatmu aneh… kau ingin merasakan bagaimana clubbing kan?? Siapa yang bercerita tentang club padamu??”

“kau benar-benar mengerti aku…” ucapnya lemas “baiklah, aku akan jujur… sebenarnya noona ku bercerita dia mendapat pacar baru ketika dia ke club… aku jadi penasaran memang club itu seperti apa…”

“jadi, kau ingin punya pacara baru juga??”

“aniya… jagiyaaaaaaaa… aku hanya ingin mengetahui isi club itu seperti apa,..”

“araseo… araseo… ayo kita ke club…”

***

-kyungmi’s POV-

‘astagaaaaaa… ini ruangan berasa bising bener ye… adeuh, puyeng gue… ini si bebek sandeul malah ikut-ikutan ngegoyang juga… itu anak kayanya arwahnya lepas dari badan, kumat… kumat…’

“kyungmi, ayo sini!!” sandeul berteriak padaku yang masih duduk untuk ikut menari di dance floor

“aaaahhhh,, shiro… aku disini saja”

“araseo…”

‘eih,, dia menari bergantian dengan perempuan-perempuan centil berbaju seksi… terserah lah… aku tak pedulu… aku lebih memikirkan bagaimana harus keluar dari tempat ini tanpa dia tau… haiyaaa, 4 jam lagi sudah pukul 12 malam… dia akan ulang tahun, namun, bagaimana membeli kue disaat seperti ini??’

Ah,,, smart phone… aku teringat dengan smart phone ku dan mengeluarkannya dari kantung baju. Kemudian mencari alamat toko kue yang dekat dari tempat ini. Yah, aku harus ketoko kue paling dekat dari sini.

-kyungmi’s POV End-

***

-sandeul’s POV-

‘Ah, kyungmi mana?? Astagaaa… kyungmi, sejak kapan dia pergi??’

Aku mencari kesetiap sudut club ini namun tak ada kyungmi dimanapun. Segera aku menekan tombol hapeku dan langsung menghubunginya.

“sandeul??” suaranya terdengar gemetar

“ya~!! Kau ada dimana??”

“…” tak ada jawaban darinya

“mianhae… kau marah?? Neomu mianhae… jinjja… neomu neomu mianhae, kyungmi-ah… jebal… odi??”

“…” tetap tak ada suara

“baiklah, aku janji tak akan ketempat seperti ini lagi… aku janji tak akan meninggalkanmu… aku janji… jebal…”

Tut tut tut – telepon terputus

-sandeul’s POV End-

Sandeul semakin panic, dia sadar dia terlalu lama bermain dengan wanita-wanita itu. Dia sadar dia sudah menari sampai 2 jam tanpa dia sadari. Dia kemudian keluar dari club itu dan kemudian berlari mencari kyungmi.

Namun, sudah lewat satu jam dia berlari mencari kyungmi namun dia tak menemukan pacar kesayangannya itu. Dia sudah sangat panic, dia tak bisa berpikir, dan sekarang dia akan memberitahu rumah kyungmi bahwa kyungmi menghilang. Tapi, tiba-tiba sebuah panggilan dari kyungmi masuk ke hapenya.

“kyungmi-ah…”

“…”

“maafkan aku… aku mohon, maaf kan aku…”

“temui aku dibawah menara Eiffel…” ucap kyungmi tegas dan langsung memutuskan percakapan mereka

Sandeul yang panic dan pasrah kemudian berlari menuju bawah menara Eiffel yang berjarak 1 kilo dari tempatnya. Beberapa menit berlalu dan akhirnya dia sampai tepat dibawah menara Eiffel. Dengan nafas terengah-engah, dia memperhatikan sekelilingnya namun tak ada siapa-siapa. Dia benar-benar sangat pasrah sekarang. Fikirannya mulai bermacam ragam. Segera dia menelpon kyungmi kembali.

-sandeul’s POV End-

-kyungmi’s POV-

Sebuah telepon masuk kehapeku.. yah, dari sandeul lagi.. aku mengangkatnya..

“ne~” ucapku

오래 것만 같아, 몰래 좋아했던 , 혹시나 들킬까봐 마음 졸이며, 말을 할까 말까 혼자 고민을 ”( It’s been so long. Me, liking you and you never know. I worry that I might get caught. Keep thinking if I should say or not) dia bernyanyi dari hatinya… dengan suara yang pelan… membuat hatiku berdegub kencang…

“…” aku tak menjawab ucapannya… aigoo, 3 menit itu lama sekali…

맘을 알고 있을까모른 척하고 있을까적당히 튕기다가 이기는 척내 받아 그럼 안될

 

사랑아 사랑아이젠 내게 맘을 열어 부탁해기다림에 지쳐 버려서힘들어 주저앉지 않게내 잡아

 

사람들과 떠들어도온종일 생각뿐야어떻게 해야 마음을 전할까오직 사람 너뿐인데

 

사랑아 사랑아이젠 내게 맘을 열어 부탁해기다림에 지쳐 버려서힘들어 주저앉지 않게내 잡아

 

너무 사랑하니까너무 좋아하니까외면하지 말아 줘이젠 받아 줘행복하게 줄게 영원히함께 하고 싶어내게 와주면 안되니

(Do you know my mind?

Are you pretending like you don’t know?

Pretending like you can’t overcome it

Can’t you just accept my heart?

 

My love, my love

Please open up your mind

I’ve been tired of waiting

So exhausted but so that I won’t fall

Please hold my hand

 

Even I’m talking with people

But I still think of you all day

How to do so I can tell you about my mind

You’re my only one

 

My love, my love

Please open up your mind

I’ve been tired of waiting

So exhausted but so that I won’t fall

Please hold my hand

 

Because I love you so much,

Because I like you so much,

Please don’t turn away

Please accept my heart

I’ll make you happy foreverI want to be with you

Can’t you just come to me) dia melanjutkan lagunya… entah kenapa air mataku menetes dipipi…

“…” aku semakin tak tau ingin berkata bagaimana, tiba-tiba lampu menara berkelap-kelip tanda sudah pukul 12.00

사랑아 사랑아이젠 내게 맘을 열어 부탁해내 목숨보다 소중한 사람사랑해 세상 끝까지함께 해줄

( My love, my love

Please open up your mind

You’re more important than my life

I love you,

Until this world ends

Will you be with me) tepat dilirik terakhirnya itu aku perlahan keluar dari persembunyianku menuju punggungnya, dia masih tak tau aku ada dibelakangnya sekarang.

“…” aku tak tau bagaimana caranya berbicara sekarang. Sebuah tart dengan lilin berangka 21 satu sudah berada ditanganku. Aku menendang kakiku ke kakinya agar dia sadar aku sudah ada dibelakangnya

“omo~!!” ucapnya bingung sambil memandangi layar hapenya dan memutuskan sambungan telepon kami

“…” aku masih menangis sambil menundukkan kepalaku

“aahh,, kau… menyiapkan ini untukku??” ucapnya seakan tak percaya

“…”

“kau menangis??” ucapnya sambil menyamakan posisi wajah kami

Dia kemudian mengangkat kepalaku dengan kedua tangannya. Mengelapnya perlahan.

“wae?? Kau benar-benar marah padaku??”

“…”

“ah, kau pasti marah padaku…”

“mianhae” ucapku

“mian?? Kenapa??”

“aku sudah membuatmu khawatir, aku tak tau kau akan sepanik ini… mian… aku tak bermaksud seperti itu…”

“hahahaha… tapi aku senang, kau melakukan ini untukku… artinya, kau terus memikirkanku… yakan??”

“kau tak apa-apa??”

“tidak!! Pabo yeoja!!” ucapnya sambil mengelus kepalaku “ah, bagaimana ini?? Masa aku ulang tahun ga ada yang nyanyi’in sih?… aduh, nona manissssssssss… udahan ya nangisnya…” dia membujukku lagi dengan lembut

“hehe.. araseo… saeingil chukkahaeeeeee sandeul oppa~”

~End~

===side story===
(Lyric Credit to FLIGHTB1A4) 

Entry filed under: B1A4, FanFiction, Indonesia, One Shoot, Romance, Songfic, T, T-Max. Tags: .

[FF] Stupid Me (Don’t Worry, Be Happy) My Shinee Boy [Chapter 1/?]

1 Comment Add your own

  • 1. Sexy Sekyung  |  April 20, 2012 at 10:49 PM

    Sandeul-ah.
    Ultah qta deketan.
    Mi, sandeul mirip yeoboku, song joongki.

    Mi, aku pengen baca lagi yg mishil senghyo itu.
    Postkan di sini please.

    Ini sequel ya? Ntar aku baca pertamanya

    salam buat gongchan n baro.😉 *jadi noona genit*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,030 hits

Day by Day

March 2012
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: