Tree Cupid (Oneshoot)

March 7, 2012 at 1:22 PM 5 comments

Tittle : Tree Cupid

Author : Dimut (@dimuteara)

Genre : Romance, Friendship

Main cast : Park Jiyeon (T-ara), Jo Kwangmin (Boyfriend), Jo Youngmin (Boyfriend)

Support cast : Han Rae Joon, Choi Siwon (Super Junior)

Length : Oneshoot

Disclaimers : Cast belongs to himself, hisfamily, and god. But Plot is mine and Poster is KidneyPea … Don’t be a Silent Reader, Because I hate them… Please RCL… Happy reading and enjoy it. Bila ada kesamaan cerita dengan ff lain, kasih tahu aku @dimuteara karena cerita ini asli dari pikiran imajinasiku :)

***

‘Kalian tahu?? Jika kalian menaruh surat di lubang pohon cemara itu, maka tim ‘Tree Cupid’ akan datang membantumu mengatasi percintaanmu’

Anyoeng namaku adalah Jiyeon, Park Jiyeon. Aku adalah anggota dari Tree Cupid. Apa itu Tree Cupid?? Baiklah aku akan menjelaskan Tree cupid kepada kalian.

Tree Cupid adalah sebuah tim rahasia yang membantu para yeoja dan namja untuk mengatasi segala masalah percintaan mereka. Jadi jika kalian memiliki masalah dengan urusan cinta, hanya tulis surat dan menaruhnya di pohon cemara yang ada di sebelah sekolah ini, maka kami akan datang dan membantu kalian mengatasinya.

Mengapa namanya Tree Cupid?? Karena symbol kami adalah Pohon. Dan lagi, Tempat kami berinteraksi dengan para konsumen kami adalah Pohon, jadi kami menamakannya Tree. Dan juga, Anggota dari tim kami ada 3 jadi bukankah mirip Tree dan Three jadi kami mengambil Tree sebagai nama grup kami. Lalu Cupid, Karena kami sebagai dewa/dewi asmara yang membantu permasalahan percintaan jadi kami menamai diri kami sebagai Cupid.

“Jiyeon, kita mendapat misi lagi!!” ucap Youngmin girang padaku. “Arasseo, nanti kita ketemuan lagi di tempat rahasia untuk membicarakannya. Ahh aku pergi dulu ke kelas ya Youngmin. Anyoeng” ucapku padanya lalu pergi.

Yap, dia adalah salah satu anggota dari tim kami. Seperti yang aku bilang, tim kami memiliki 3 anggota. Aku Park Jiyeon, Jo Youngmin, dan Jo Kwangmin. Youngmin dan Kwangmin adalah kakak beradik kembar tetapi dengan sifat yang berbeda. Youngmin dengan sifat ceria dan periang yang selalu dapat dihandalkan untuk menenangi yeoja-yeoja yang patah hati jika tidak berhasil dalam misi tree cupid. Kwangmin dengan sifat cuek dan pintar yang selalu dapat dihandalkan dengan trik atau strategi beriliannya yang membantu kesuksesan misi tree cupid. Dan aku, apa yaa?? Aku nggak tahu sih aku telah membantu apa di tim ini?? Tapi yang pasti aku memiliki semangat yang luar biasa untuk membantu kesuksesan Tree Cupid!!!!

-Pulang Sekolah-

“Jadi misi kita saat ini adalah membantu seorang yeoja menyatakan cintanya pada namja yang disukainya” ucap Kwangmin dengan serius. “Jadi bagaimana menurut kalian??” tambahnya.

“Yaa seperti biasa kita harus menyelidiki namja tersebut” jawab Youngmin dengan senyumnya. “Memang siapa yeoja dan namja itu??” tanyanya penasaran.

“Nama yeoja tersebut adalah Han Rae Joon dan nama namjanya adalah Choi Siwon” ucap Kwangmin.

“Hahh!! Choi Siwon?? Namja dingin dan sombong itu masih ada yang suka??” ucap Youngmin tidak percaya. “Youngmin seperti biasa kau yang mengamati dan mengawasi gerak-gerik Choi Siwon dan aku akan mencari info tentangnya” jawab kwangmin membagi tugas

“Yyaa!! Kalian tidak memberi tugas lagi padaku??” ucapku sambil mengerucutku bibirku dan melipat tanganku. “Sudah kau diam saja seperti biasa Jiyeon” ucap Youngmin sambil mengacak-acak rambutku.

“Yyaa!!” ucapku kesal lalu melempar Youngmin dengan buku. “Memang kau bisa apa hah??” ucap Kwangmin meremehkan. “Aku bisa… hmm setidaknya aku bisa melakukan yang kalian suruh” ucapku dengan puppy eyes. “Makanya aku bilang diam” ucap Kwangmin sambil menjitak kepalaku lalu pergi.

Youngmin pun menepuk bahuku lalu pergi mengikuti Kwangmin. “Yyaa!!! Aku akan buktikan kalau aku juga bisa berguna!!” ucapku setengah teriak kepada mereka.

-Keesokan Harinya-

“Yyaa!! Kwang kwang!! Aku sudah menyusun strategi” ucapku bangga. “Ini adalah ide yang sudah kupikirkan semalam suntuk!! Karena memikirkan ide ini makanya aku kurang tidur” tambahku sambil memukul-mukul punggungku pegal.

“Sudahlah bocah, lebih baik kau terima sukses saja” Ucap Kwangmin sambil mengisyaratkan tanganya untuk membuatku pergi.

*Pletakk*

“Yyaa!! Mengapa kau memukulku??”Tanya Kwangmin sambil mengusap kepalanya. “Makanya dengarkan Ideku dengan baik” ucapku kesal. “Yaudah cepat katakan” ucapnya malas. “Hehehe, jadi begini kita akan buat Siwon dan Rae Joon berkencan dengan cara ‘kerja kelompok’ Otte?? Otte?? Lalu kita buat pernyataan cintanya pada saat Chrismast, gimana??” ucapku semangat. “Hmm hmm hmm” ucap Kwangmin sambil menganguk-nganguk lalu menguap. “Yyaa!!! Dengarkan aku dengan baik!!” Ucapku kesal. “Aishh bocah satu ini selalu saja membuat telingaku sakit” dengusnya kesal.

“Makanya dengarkan aku dengan baik, bagaimana?? Apa kau setuju??” tanyaku lagi dengan memelas. “Terserah kau sajalah” ucap kwangmin malas.

“Yes yes yes Kwangmin baik anyoeng” ucapku girang sambil melompat-lompat lalu pergi.

Author POV

“Yes yes yes Kwangmin baik anyoeng” ucap Jiyeon sambil melompat-lompat lalu pergi.

“Hyung, tadi itu Jiyeon kan??” Tanya Youngmin yang baru datang. “Ne” jawab Kwangmin singkat.

“Aish, kau ini terlalu kasar pada yeoja macam Jiyeon!! Padahal kan dia manis sekali” omel Youngmin. “Aku bingung dengan sikapmu, padahal kau yang merekrut Jiyeon ke tim kita tapi kenapa kau sama sekali tidak pernah bersikap baik padanya??” Tanya Youngmin penasaran.

“Yyaa!! Kalau aku tidak merekrutnya, dia akan terus merengek kepadaku!!” bela Kwangmin. “Ne ne ne Arasseo. Tapi mengapa kau selalu tidak pernah memberikan kerjaan padanya?? Menurutku dia itu berguna sebagai cupid juga loh” ucap Youngmin. “Karena dia lebih baik diam daripada bertindak ceroboh, aishh sudahlah aku malas membahas ini” Kata Kwangmin sambil mengacak rambutnya.

-Pulang Sekolah-

“Anyoenghaseyo, Choneun Rae Joon Imnida.” ucap seorang yeoja yang memperkenalkan diri dihadapan Tree cupid. “Anyoenghaseyo” ucap Jiyeon dan Youngmin berbarengan. “Jadi mengapa kau bisa menyukai Choi Siwon?? Dan apa hubungannya denganmu” ucap Kwangmin to the point.

“Ah ne, aku dan Siwon adalah sahabat dari kecil tapi sudah beberapa bulan ini kami jarang bertemu, aku menyukainya karena hmm entahlah aku tidak tahu mengapa aku menyukainya” ucap Rae Joon dengan muka yang sangat merah seperti tomat. “Aku baru tahu namja itu punya sahabat kecil?? Tapi tenang saja, kami akan membantumu” ucap Youngmin sambil mengedipkan sebelah matanya.

“Aku mempunyai rencana. Bagaiman pernyataan cintamu dengan cara makan malam??” ucap kwangmin disertai senyuman liciknya. “makan malam??” Tanya Jiyeon, “Yyaa!!! Mengapa kau tidak memakai caraku??” tambahnya sambil berdiri. “Daripada makan malam, lebih baik tidak usah terburu-buru dulu menyatakan cinta tapi berkencan dulu, Rae Joon dan Siwon dengan cara ‘kerja kelompok’!! Rae joon dan Siwon itu kan satu kelas, jadi tidak ada masalah jika mereka itu satu kelompok bukan?? Otte?? Lalu saat malam chrismastnya Rae Joon menyatakan cinta. Ahh pasti itu so sweet banget ditengah lebatnya turun salju aahh andai itu aku” ucap Jiyeon dengan senyum khasnya sambil membayangkan imajinasinya.

“Caramu itu membosankan” ucap kwangmin dengan tatapan mata yang berkata –ideku lebih bagus-. “Aniyo hyung, mungkin kita harus mencoba caranya Jiyeon” ucap Youngmin membela. “Aku juga setuju dengan caranya” sela Rae joon membela Jiyeon. “Aishh terserah kalian sajalah” ucap Kwangmin sambil mengacak rambutnya kesal.

“Yes yes yes!!! Ayo kita laksanakan rencana ini” ucap Jiyeon sambil melompat kegirangan. “Baiklah kalau gitu aku akan meminta bantuan Han Songsaeng untuk tugas ini dan Youngmin kau atur tempatnya ok, kalau begitu kita sudahi pertemuan ini” ucap Kwangmin sambil meninggalkan markas.

“Yyaa!! Kau tidak memberiku tugas??” ucap Jiyeon sambil berlari mengejarnya. “Sudahlah kau diam saja” ucap Kwangmin sambil berjalan. “Yyaa!! Aku kan yang menyusun ide ini jadi setidaknya aku harus dapat tugas. Hmm gimana kalau kita bermain tebak-tebakkan?? Kalau aku berhasil menjawabnya, kau harus berjanji akan selalu memberikanku tugas?? Otte??” ucap Jiyeon menantang.

“Hmm baiklah aku terima, tapi kalau kau tidak berhasil menjawab kau harus diam dan berhenti berteriak. Arra??” ucap Kwangmin tidak mau kalah. “Arraseo” ucap Jiyeon senang. “Baiklah kalau begitu aku akan memberimu soal sejarah” ucap Kwangmin penuh senyum kemenangan.

‘Apa kwangmin lupa yaa?? Aku kan paling jago soal sejarah wkwk biarin deh biar menang’ batin Jiyeon. “Ok aku pasti bisa menjawabnya, ayoo cepat apa soalnya??” Tanya Jiyeon dengan penuh senyum.

“Baiklah, soalnya adalah ….. Aku pernah digigit oleh anjing, bagian mana yang digigit olehnya??” ucap Kwangmin sambil melipat tangan didepan dadanya. “Yyaaa!! Mana aku tahu?? Itu soal sejarah macam apa hah??” ucap Jiyeon tidak terima. “Sejarah hidupkulah, ayoo cepat jawab” ucapnya dengan senyum kemenangan. “Aishh mana ada soal seperti itu, andwae andwae aku tidak terima!!” ucap Jiyeon sambil melipat tangannya. “Aish bocah satu ini, yasudah kalau begitu aku beri options. Pertama di tanganku, kedua di kakiku, ketiga di bokongku. Ayo jawab yang mana??” ucap Kwangmin masih tetap dengan senyumannya. “Hmm pasti yang kedua di kakimu”ucap Jiyeon mengira-ngira.

“Salah yang benar yang ketiga di bokongku. Sudah yah” ucap Kwangmin sambil meninggalkan Jiyeon. “Yyaa!! Kau pasti bohong!!” kata Jiyeon sambil mengejar Kwangmin yang sudah berjalan jauh. “Aniyo, Tanya saja anjingnya kalau tidak percaya” ucap Kwangmin menahan ketawa. “Yyaa!!!” teriak Jiyeon mengejar Kwangmin yang berlari pergi.

-Keesokan harinya-

“Bagaimana apa kau berhasil??” Tanya Youngmin kepada Kwangmin. “Yap aku berhasil membujuk Han songsaeng untuk memberikan tugas kelompok untuk liburan besok ke kelas mereka. Dan aku juga berhasil memberi saran kepada Han songsaeng untuk memasangkan Rae joon dan Siwon” ucap Kwangmin sambil memandang pemandangan jendela. “Baguslah kalau begitu” kata Youngmin lega “lalu kapan rencana ini dijalankan??” Tanya Youngmin. “Pulang sekolah” ucap Kwangmin.

Saat Kwangmin dan Youngmin sedang berbicara serius, ada seseorang yang mengendap-endap menghampiri mereka.

“Akhhhhh!!!” Teriak Kwangmin yang membuat Youngmin disebelahnya kaget. “Hahahaha lihatlah tampangmu lucu sekali” ucap seseorang itu yang ternyata adalah Jiyeon. “Yyaa!! Kenapa kau mencolek bokongku!!” omel Kwangmin dengan muka merah seperti tomat.

“Habis kau serius sekali mukanya hahaha” ucap Jiyeon sambil menahan tawanya. “Aishh bocah ini usil banget!!” ucap Kwangmin menahan marah sambil mengelus bokongnya. “Hahaha biarin wee… oh iya Youngmin, memangnya saudaramu itu pernah digigit anjing yaa??” Tanya Jiyeon kepada Youngmin yang disebelahnya. “Bagaimana kau tahu?? Memang benar sih dia digigit anjing tepat dikakinya wah itu benar-benar membuat hyungku trauma dan syok” ucap Youngmin panjang lebar.

‘Apa?? Tuh kan benar!!! Dia digigit di kaki!!’ batin Jiyeon lalu melotot ke arah Kwangmin yang ternyata sudah kabur meninggalkannya. “Yyaaa!! Kwangmin awas kau!!! Kemaren seharusnya aku menjawab yang benar kan!!!” teriak Jiyeon pada Kwangmin sambil berlari mengejarnya.

“Setahuku hyungku ini paling anti membicarakan soal ini?? Kenapa dia memberitahu Jiyeon ya??” Tanya Youngmin heran. “Yyaa!! Jangan tinggalkan aku!!” Teriak Youngmin lalu berlari menghampiri mereka.

-Pulang Sekolah-

“Yyaa!! Kwangmin apa yang harus kulakukan??” Tanya Rae Joon didalam telpon.

‘Kau hanya perlu fokus untuk mengerjakan tugasmu’ ucap Kwangmin didalam Telepon.

“ooh baiklah” ucap Rae joon lega

‘untuk urusan tempat. Youngmin sudah menyiapkannya. Jadi nanti kau hanya perlu menerima sms darinya. Arra??’

“Ne arraseo” ucap Rae joon lalu menutup telpon.

Rae Joon dan Siwon mendapat tugas untuk meneliti kehidupan di pasar. Mereka harus memberi laporan tentang pasar, bus, dan juga tentang chrismast, kali ini mereka meneliti tentang kehidupan di pasar. Youngmin dan Jiyeon bertugas untuk menyiapkan tempat yang akan mereka kunjungi. Kwangmin bertugas untuk mengawasi Rae Joon dan Siwon.

“Hmm sepertinya mereka baik-baik saja” ucap Kwangmin dengan penyamarannya, sambil melihat kearah Rae joon dan siwon yang sedang mengunjungi sebuah café yang memang sudah disiapkan Youngmin. “Wah mereka serasi sekali ya” ucap Jiyeon tiba-tiba yang duduk disebelah Kwangmin.

“Yyaa!!” teriak kwangmin, “ssstt” ucap Jiyeon memperingatinya diam. “Yya!! Sedang apa kau disini” ucap Kwangmin dengan suara pelan. “hehehe aku bosan menunggu bersama Youngmin jadinya aku kesini ikut bersamamu hehe” ucap jiyeon dengan tawa khasnya.

“andwae, kau tidak boleh disini. Sudah sana balik ke Youngmin” ucap ketus Kwangmin sambil terus mengamati couple itu. “Shiroe!! Aku tidak mau, boleh ya kwangmin ya ya?? Aku ikut denganmu yaa mengawasi??” ucap Jiyeon dengan puppy eyesnya sambil memohon. “Aishh kau menganggu konsentrasiku, sudah sana bocah” ucap Kwangmin dengan nada pelan. “Ahh ahh ayolahh aku janji tidak akan menganggumu ya ya, ayolahh” ucap Jiyeon memelas. “Aish terserah kau saja” ucap Kwangmin menyerah. “Yes yes kwang kwang baik” ucap Jiyeon senang. “Yyaa!! Jangan memanggilku dengan sebutan ‘kwang kwang’!!” teriak kwangmin “sssttt ssstt” ucap Jiyeon memperingati lagi.

“Ahh mereka pergi” ucap Jiyeon sambil menunjuk kearah rae joon dan siwon. “Ayo ikuti mereka cepat” bilang kwangmin sambil pergi mengikutinya.

Jiyeon dan Kwangmin mengikuti Rae joon dan Siwon yang terus menelurusi pasar. Sedangkan Youngmin sendiri terus menyiapkan tempat dan mengatur rencana-rencana.

“Yyaa!! Jiyeon ayoo cepat kita akan ketinggalan oleh mereka” ucap Kwangmin sambil menengok ke belakang. “Mana dia??” ucapnya bingung karena yeoja yang tadinya terus mengikutinya sudah tidak ada dibelakangnya. Kwangmin pun, bukannya malah mengawasi Rasi couple malah mencari Jiyeon dengan khawatir.

“Yyaa Jiyeon!!” teriak Kwangmin menemukannya dan menghampirinya. “Yyaa!! Apa yang kau lakukan disini?? Menagapa malah duduk??” ucap Kwangmin kesal. “Kakiku sakit” ucap Jiyeon dengan mata berkaca-kaca. Kwangmin pun berlutut dan melihat kaki Jiyeon.

“Kakimu bengkak. Aish makanya sudah kubilang kau seharusnya bersama Youngmin” ucap Kwangmin kesal. “Lagi siapa suruh kau jalannya cepat-cepat” omel Jiyeon tidak mau kalah. “lalu bagaimana dengan Rae joon?? Mengapa kau tidak mengawasinya??” Tanya Jiyeon heran, karena biasanya prioritas Kwangmin kan tugasnya dan Misi ini.

“Sudahlah, kau kan terluka ayo cepat aku antar ke klinik dulu” ucap Kwangmin sambil berbalik dan menyodorkan punggungnya. “mau apa??” Tanya Jiyeon heran melihat Kwangmin berbalik. “Ayoo cepat naik ke punggungku, aku gendong kau mau tidak??” Ucap Kwangmin dingin. “Ne” ucap Jiyeon sambil naik ke punggungnya Kwangmin. Akhirnya Kwangmin pun menggendong Jiyeon dan membawanya ke klinik.

“Yyaa kau mengkhawatirkanku ya Kwangmin??” goda Jiyeon masih dalam gendongan Kwangmin. “Tidak!! Kata siapa??” ucap Kwangmin dengan muka merahnya. “Cih gojitmal, bohong” desis Jiyeon dengan muka tak percaya. “Aishh terserahlah” ucap Kwangmin menyerah.

“Hahaha kau malu, yaa?” goda Jiyeon lagi yang memang dia sukai kalau sudah menjahili Kwangmin. “Siapa yang malu!! Huh kalau kau tidak mau diam, aku buang nih ke jalanan” ucap Kwangmin ngambek. “Hahaha dasar Kwang kwang” tawa Jiyeon senang. “Yyaa!! Jangan panggil aku seperti itu lagi!!” protes Kwangmin yang membuat tawa Jiyeon semakin menjadi-jadi.

-Keesokan harinya-

“Yyaa!! Kalian meninggalkanku!!” ucap Youngmin kesal karena kemarin ditinggal sendiri. “Mianhe, kakiku terkilir sih” ucap Jiyeon menyesal.

“Ahh kemaren aku senang sekali, aahh Jeongmal gumawo” ucap Rae joon kegiragan. “Baiklah jadi rencana berikutnya adalah kencan di bus. Kau akan bisa berbincang-bincang dengannya di bus selama 3 jam karena ini masih tugas kelompok bukan??” ucap Kwangmin menyusun rencana. “Dan untuk tugas, seperti biasa aku dan Youngmin akan mengawasi dan untukmu…” ucap Kwangmin menunjuk Jiyeon “kau dirumah” perintah Kwangmin.

“aahh shiroe!! Aku tidak mau, tenang saja kakiku sudah baikan kok” ucap Jiyeon memelas. “Sudahlah Jiyeon-ahh kali ini turuti saja ucapan Kwangmin” ucap Youngmin bijak. “aahh aku tidak mau, aku janji kali ini aku tidak akan menyusahkanmu lagi deh” ucap Jiyeon berjanji. “Sudah tidak ada alasan lagi, kau besok liburan harus dirumah, istirahat”perintah Kwangmin tegas.

“Huh menyebalkan” umpat Jiyeon kesal. “Ahh mianhe, tapi aku harus pulang sekarang” ucap Rae joon lalu pergi. “Hyung aku juga, aku ada janji dengan Minwo” ucap Youngmin lalu pergi meninggalkan mereka berdua.

“Kwangmin, aku bosan dirumah!! Aku ikut yaa” ucap Jiyeon memohon. “Aishh andwae!! Kau tidak boleh, sudah sebaiknya kau pulang” kata Kwangmin ketus. “Aahhh aku tidak mau pulang” rengek Jiyeon sambil memegang tiang dan memeluknya. “Aishh bocah satu ini, sudah ayoo pulang!!” ucap Kwangmin lalu mengangkat tubuh Jiyeon dan menggendongnya ala bridal. “Yyaaa!!!! Turunkan aku!!!” teriak Jiyeon sambil memukul Kwangmin.

“Yyaa!! Sakit sakit” rintih Kwangmin yang disambut dengan juluran lidah Jiyeon.

-Keesokan Harinya-

“Mengapa disaat seperti ini bus menjadi penuh sekali??” ucap Youngmin yang tidak tahan berdesak-desakan. “Tapi gimana dengan klien kita?? Apa dia sudah duduk tenang di kursi yang kita rencanakan” ucap Kwangmin di sebelah Youngmin. “Tenang saja, kalau mereka beres kok” ucap Youngmin dengan senyumnya.

“Ahh hyung, ada tempat duduk kosong. Kau mau duduk tidak??” Tanya Youngmin. “Sudah kau saja yang duduk” ucap Kwangmin sambil mengamati Rae joon dan Siwon yang sudah mulai berbincang-bincang.

“Anyoeng” ucap Jiyeon tiba-tiba dengan kostum penyamarannya. “Yyaa!! Mengapa kau disini??” Tanya Kwangmin kesal. “Aku bosan dirumah, jadi aku kesini saja. Hehehe sudah kuduga pasti bus yang kalian tumpangi melewati rute ini” ucap Jiyeon bangga.

“Jiyeon-ahh, kakimu bagaimana?? Kau mau duduk??” Tanya Youngmin khwatir. “Ahh gwaenchana, aku baik kok. Sudah kau saja yang duduk, aku mau berdiri saja” ucap Jiyeon sambil berdiri di sebelah Kwangmin. “Ahh mengapa pegangannya jauh sekali” ucap Jiyeon kesal sambil berusaha menggapai tali pegangan bus. “Dasar pendek” ucap Kwangmin mengejek.

“Yyaa!! Aku tidak pendek, tapi pegangannya saja yang ketinggian” ucap Jiyeon kesal. “ini pegangan padaku, kalau kau jatuh lagi bisa-bisa menyusahkan lagi” ucap Kwangmin ketus. “Shiroe!! Aku tidak mau berpegangan padamu wee” ucap Jiyeon sambil menjulurkan lidahnya.

Bus pun mengerem mendadak. “Aahhh” teriak Jiyeon sambil refleks berpegangan pada Kwangmin dan Kwangmin pun refleks menangkap Jiyeon dengan memeluknya.

“Hyung, kau tak apa??” Tanya Youngmin yang melihat Kwangmin dan Jiyeon pelukan ditengah keramaian. “Yyaa kwangmin lepaskan aku” bisik Jiyeon. Kwangmin dan Jiyeon pun akhirnya berdiri normal lagi. “Yyaa!! Youngmin kau tukar dengan Jiyeon, kau berdiri cepat” perintah Kwangmin. “Ahh ne” ucap Youngmin lalu berdiri. “nahh bocah, sekarang kau duduk” ucap Kwangmin menempatkan Jiyeon duduk. “Yyaa!! Tapi aku mau berdiri” protes Jiyeon. “sudah diam saja kau bocah, kau itu menyusahkan sekali” ucap Kwangmin menutup mulutnya Jiyeon.

-3 jam kemudian-

“Aaahh kakiku sepertinya mati rasa” ucap Youngmin sambil duduk di bangku taman. “Yyaa!! Mana rae joon dan siwon” Tanya Kwangmin melihat ke sana kemari. “Mereka ke toko ice cream kata Rae joon” ucap Youngmin sambil memukul pelan kakinya. “Yasudah kalau begitu Youngmin kau bersedia di tempatmu dan siapkan segala pelaratannya sesuai rencana” perintah Kwangmin. “peralatan apa??” Tanya Jiyeon bingung. “Jadi nanti kan malam Chrismast, jadi pernyataan cintanya Rae joon ke Siwon berada di bawah pohon natal dan kalau misalnya diterima maka akan ada kembang api yang meluncur” jelas Youngmin panjang lebar.

“Ayo cepat, ini sudah malam. Dan ini sudah mendekati waktunya” ucap Kwangmin. “Ne ne baiklah aku akan bersedia di tempatku.” Ucap Youngmin lalu pergi.

“Rae Joon, kau cepat bersedia di tempatmu. Dan persiapkan mentalmu” ucap Kwangmin didalam telpon.

‘Ne, arraseo’ jawab Rae joon di dalam telpon.

Mereka pun bersedia di tempat masing-masing. Rae joon dan Siwon sedang menuju kearah bawah pohon natal, Youngmin sudah berada dibelakang gedung-gedung, Kwangmin dan Jiyeon mengawasi dan menunggu Rae joon dan Siwon.

“Wah saljunya turun” ucap Jiyeon senang. “Yyya!! Kwangmin lihat, saljunya turun” ucap Jiyeon sambil menggoyangkan badan Kwangmin. “Yyaa!! Jangan ganggu aku, sudah kau bersama Youngmin saja sana” ucap ketus Kwangmin. “Huhh, dasar namja menyebalkan” dengus kesal Jiyeon.

“Mengapa mereka lama sekali??” Tanya Jiyeon sambil menggosok-gosok tangannya kedinginan. “Yyaa kau kedinginan??” Tanya Kwangmin. “Aniyo, aku tidak kedinginan” ucap Jiyeon mengelak. “Dasar bocah yang menyusahkan, sini tanganmu” ucap Kwangmin sambil meniup-niup hangat tangan Jiyeon lalu menggengam dan memasukkanya ke saku jaket Kwangmin. “Yyaa aku tidak  kedinginan” protes Jiyeon. “Mukamu sudah pucat seperti itu masih saja ngelak, sudah kau diam sebentar lagi show time” ucap Kwangmin tersenyum saat melihat Rae Joon dan Siwon mulai berada di bawah pohon natal.

“Wah lihat lihat mereka berpelukan!! Sepertinya keterima!!” ucap Jiyeon senang. “Youngmin, nyalakan kembang apinya sekarang” ucap Kwangmin dalam talkie talkienya. Kembang api pun menyala dengan indah.

“Wahh sepertinya indah sekali kembang apinya” ucap Jiyeon terpana, Semua orang yang melihat kembang api itu seperti merasakan cinta yang sangat manis dan indah.

“Mission Completed” ucap Kwangmin sambil pergi meninggalkan tempatnya. “Yyaa!! Kwangmin kamu mau kemana??” Tanya Jiyeon bingung. “Aku lapar mau makan ddubuki” Jawab Kwangmin dengan gayanya. “Aku ikut!!” ucap Jiyeon menghampiri lalu mencolek bokongnya Kwangmin. “Yyaa!! Kenapa kau suka sekali mencolek bokongku??!” protes Kwangmin. “Hahahaha seharusnya kau melihat mukamu yang lucu itu” ucap Jiyeon sambil merangkul lengan Kwangmin. “Yyaa lepaskan tanganku” ucap Kwangmin ketus. “Shiroe, aku ini kan kedinginan!! Ayoo cepat kita makan” ucap Jiyeon dengan senangnya sambil mempercepat langkahnya.

Hari natal yang menyenangkan dan sangat penuh cinta. Kecuali satu orang,

“Hyung dan Jiyeon kemana yaa?? Kenapa mereka meninggalkanku sendirian?? Aishh dingin sekali disini” ucap seorang namja yang menggigil kedinginan menunggu.

 

-THE END-

Mianhe kalau FFnya nggak jelas hehehe, abis author bikinnya juga lagi nggak jelas juga biasalah ngegalau bin dilema mellow pengennya makan marshmallow… Mianhe kalau nggak dapet feelnya atau alurnya kecepatan soalnya author sibuk jadi pengennya cepet-cepet aja bawaannya dah… Mianhe kalau banyak Typo atau tanda baca salah, maklumlah kalau pelajaran B.Indonesia author ketiduran sih jadi tidak mengerti atau memahami yang benar *Dilarang keras meniru perilaku ini ^^v*

Dimohon RCL (Read, Comment, Like) karena kan baca beginian kagak bayar ke aku!!! Jadi setidaknya Komentarlah karena secara tidak langsung itu bikin perasaan author serasa melewati Korea bersama siwon acrobatik dan melihat Rasi bintang ‘couple’ yang paling manis. *Halahh*

Sekali lagi maaf yak kalau FFnya jelek atau pada nggak suka sama couplenya :( atau alurnya kecepatan atau mungkin ceritanya garing :( author kan lagi belajar jadi maklumin aja yaa :D

Entry filed under: Boyfriend, Friendship, T-ara. Tags: .

I Think I’m In Love With You (Part 2 -End) Two Different Tears Chap 5

5 Comments Add your own

  • 1. marliena  |  March 13, 2012 at 2:17 PM

    Hrusnya anggota tree cupidnya yaitu kwangmin đăň jiyeon jg jadian.. Soalnya kwangmin itu suka tuh ama jiyeon.. (っˆヮˆ)っ нё헤нё헤нё헤нё헤 ټ•°˚°•.. Kirain endingnya bakalan dpt 2 psangan.. Ternyata ўªήğ 1nya menggantung nasibnya.. Kasian kmbarannya kwangmin sndirian ditinggal ama mereka smuanya.. Hahaha..

    Reply
    • 2. sweetmarshmallowgirl  |  March 13, 2012 at 4:34 PM

      hehehheeh niatnya sihh gitu tapi ini kan oneshoot reader😉 jadi yaagitu deh the end aja hehehehe
      wkkwkwkwk kan kembarannya kwangmin nanti sama aku wkwkwk
      makasih yaa reader udah dibaca😉

      Reply
  • 3. moveontime  |  July 30, 2012 at 3:01 PM

    gantung!! tpi dpet sih feeling nya,hehehe
    ^_^

    Reply
  • 4. number4  |  September 15, 2012 at 4:40 PM

    youngmin kasian

    Reply
  • 5. chiee  |  December 24, 2012 at 12:19 AM

    Aa..ngegantung…
    Tp gpp…
    Hehe

    Kya’a kwangmin mank suka sm jiyeon tp brusaha d smbunyi’n…😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

March 2012
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: