I Think I’m In Love With You (Part 2 -End)

March 4, 2012 at 8:49 PM 23 comments

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title       :  I Think I’m In Love With You
Type      : Twoshoot
Genre    : Romance, Fantasy, Life

Cast :
– Jang Geun Suk
– Park Shin Hye
– Park Jiyeon
– Cho Kyuhyun
– Kim Yesung
– Lee Eunhyuk
– Lee Jieun (IU)

___________________________________

 

Shin hye seperti tak kenal lelah untuk terus berusaha mendekati Kyuhyun. Padahal Kyuhyun telah terang-terangan menunjukkan ketidak-sukaannya terhadap Shin hye. Tapi Shin hye seakan dibutakan oleh ketampanan seorang Cho Kyuhyun, sehingga beberapa kalipun ia ditolak, ia tak akan menyerah dengan  mudah.

‘Karena ia adalah soulmateku, maka aku harus memperjuangkannya!’ Batin Shin hye sambil menatap Kyuhyun.

Sedangkan Geun suk… entahlah! Ia selalu merasa ada sesuatu yang berbeda saat ia berdekatan dengan Shin nye. Tapi ia pun tidak tahu apa yang ia rasakan itu. Maklum, ini pertama kalinya bagi seorang pangeran seperti dia untuk merasakan hal semacam ini.

 

*****

“Kyuhyun oppa, nanti siang kita makan siang bersama ya!” Ajak Shin hye dengan nada manja kepada Kyuhyun.

“Sirheo.” Jawab Kyuhyun singkat dan terkesan dingin.

“Ayolah oppa…” Ucap Shin hye manja. Ia mengikuti langkah Kyuhyun. Kyuhyun yang merasa diikuti pun menghentikan langkahnya dan menatap Shin hye tajam. Jika boleh jujur, Shin hye merasa sedikit takut kepada Kyuhyun. Seumur hidupnya, ia tak pernah berhadapan dengan orang sedingin Kyuhyun. Ini yang pertama baginya.

“Aku sudah bilang kalau aku tidak mau.” Ujar Kyuhyun dingin. Ia berjalan kembali, kemudian berhenti dan membalikkan badannya ke Shin hye. Shin hye tersenyum senang karena ia berpikir Kyuhyun akan menerima tawaran makan siangnya itu.

“Dan satu lagi, berhenti mengikutiku dan bersikap seolah-olah kau mengenalku dengan baik!” Kyuhyun pun kembali melanjutkan langkahnya yang sempat tertunda, meninggalkan Shin hye yang masih terpaku ditempatnya.

“Nappeun namja…” Lirihnya.

*****

(Geun suk’s POV)

Hah betapa melelahkannya hidupku ini…

Setiap hari terus melakukan hal yang sama secara berulang-ulang.
Harus selalu menjaga sikap didepan masyarakat.
Mengikuti perintah dan segala macam peraturan yang ada di istana.

Aku benar-benar jenuh!
Andai saja ada seseorang yang bisa membuang jauh beban berat yang kupikul ini…
Andai saja ada…

“Aish jinjja! Nappeun namja! Jeongmal nappeun namja!” umpat seorang yeoja yang kukenali sebagai Park Shin Hye, teman barunya Jiyeon.

Aku tidak terlalu mengenalnya meskipun ia teman dekat Jiyeon. Yang kutahu hanya satu. Gadis ini tergila-gila kepada seorang Cho Kyuhyun!

Dia selalu berusaha untuk mendekati Kyuhyun. Bukannya aku tidak tahu, aku sangat tahu malah! Sebab aku sering memperhatikannya. Ia sering datang ke kelas Kyuhyun untuk sekedar menyapa ataupun mengajak Kyuhyun jalan-jalan bersama. Keunde, sudah pasti itu hanya akan membuang-buang waktu saja. Karena apapun yang terjadi, Kyuhyun tak akan pernah melihatnya. Sebab Kyuhyun sudah memiliki seseorang yang special dihatinya.

Bruk!

“Ouch!” rintihku.

“OMO! Mianhe pangeran! Jeongmal mianhe!” Ujar Shin hye. Ia membungkukkan badannya. Terlihat sekali ia benar-benar menyesal. Aigoo, wajah paniknya itu sangat lucu. Membuatku ingin tertawa.

“Gwenchana. Keunde lain kali, Jika ingin melempar kaleng soda, lihatlah sekitarmu agar tidak jatuh korban.”

“Ne, arasso.”

Hening. Tak ada yang mengatakan apapun setelah perkataan Shin hye tadi. Baik aku maupun Shin hye merasa canggung satu sama lain. Aish! Aku benar-benar membenci situasi canggung seperti ini. Membuatku terlihat seperti orang bodoh.

“Ehm, bagaimana jika aku mentraktirmu makan sebagai permintaan maafku?” Tanya Shin hye.

“Tak perlu.” Jawabku singkat.

“Ah tapi… tapi aku merasa tidak enak saja karena sudah tanpa sengaja melempari kepala seorang pangeran dengan kaleng soda. Aku tidak ingin dihantui perasaan bersalah.” Ujarnya lagi.

“Kau ini berlebihan sekali. Aku tidak apa-apa.”

Wajah Shin hye terlihat kecewa dengan penolakanku barusan. Dan entahlah! Aku bingung mengapa aku jadi merasa kasihan dan juga bersalah karena membuatnya kecewa. Dan tanpa sadar aku pun berkata. “Baiklah, aku terima tawaranmu. Lagipula aku belum makan.”

“Woaa jeongmal?” Tanyanya girang.

“Ne.”

‘Aigoo Geun suk-ah, ada apa sebenarnya dengan dirimu. Ini pertama kalinya kau menerima tawaran makan dari seorang yeoja. Ah sepertinya benar dugaanku, kalau aku… aku menyukai gadis aneh ini…’

(Geun Suk’s POV End)

*****

(Shin Hye’s POV)

_DI RESTORAN_

Jujur aku terkejut saat si pangeran dingin ini menerima tawaran makan siang dariku. Aku pikir dia tidak akan pernah mau menerima tawaranku. Kurasa aku bisa berbangga hati. Karena aku adalah gadis pertama yang diterima tawarannya untuk makan bersama, selain Jiyeon tentunya.

“Apa tidak apa-apa jika kau pergi tanpa pengawalan?” Tanyaku padanya. Karena sebelum pergi tadi ia memerintahkan para pengawalnya untuk tidak ikut sertaa bersama kami. Tentu saja pada awalnya mereka menolak. Keunde, apalah arti sebuah penolakan jika kau sedang berhadapan dengan pangeran super dingin yang bernama Jang Geun Suk? Dengan berat hati pun mereka akhirnya menuruti perintah tersebut.

“Gwenchana.” Jawabnya singkat.

“Apa orangtuamu tidak akan marah? Karena orang tuaku akan sangat marah besar jika aku pergi tanpa pengawalan.”

“Pengawal? Untuk apa?”

“Ya! Tentu saja untuk mengawalku, sebab aku kan putri kerajaan bulan.”

“Mwo?”

‘Mwoya??? Apa yang barusan kukatakan?? Aigoo jeongmal baboya! Bagaimana bisa aku mengatakannya secara gamblang seperti itu. Cari mati ini namanya…’

Disaat aku sedang sibuk merutuki kebodohanku sendiri, aku mendengarnya tertawa. Sontak aku menatap wajah tampan si pangeran ini. Aku menatapnya bingung. Apanya yang lucu?

“Apa ada yang lucu?” Tanyaku hati-hati, takut salah bicara lagi.

“Hahaha… kau ini ternyata memang aneh ya. Bisa bisanya kau mengaku menjadi putri bulan. Aigoo… benar-benar lucu!” Ucapnya sambil tertawa.

Ah syukurlah dia hanya menganggapku bercanda. Kalau tidak bisa mati aku!

Tapi tunggu dulu! Kenapa aku jadi deg-deg-an hanya karena melihat tawanya? Ya, kuakui memang jika namja satu ini tampan dan memiliki tawa yang menurutku mengagumkan. Tapi, ini aneh saja bagiku. Masa sih aku menyukai namja ini? Aku kan tidak terlalu mengenalnya.

Ani! Tidak boleh seperti ini! Soulmate-ku adalah Kyuhyun dan aku harus bisa mendapatkannya. Apalagi waktu ku tidak banyak, benar-benar terbatas. Jadi, secepat mungkin aku harus bisa mendapatkan cinta dari Kyuhyun oppa. Tapi… bagaimana? Sikapnya saja selalu dingin padaku. Padahal sudah seminggu ini aku dengan giat mengejarnya, tapi sama sekali tidak ada kemajuan.

Aku menatap pria didepanku ini. Seketika muncul ide dalam pikiranku.

‘Ah, kenapa tidak mengorek informasi dari dia saja?’

“Ehm… pangeran… kau sudah lama kan mengenal Kyuhyun oppa?” Tanyaku padanya.

Ia menghentikan makannya dan menatapku lalu mengangguk. “Ne. sudah dari kecil. Kenapa?”

“Ehm… apa kau tahu yeoja seperti apa yang disukanya?”

“Kau menyukainya?” Tanyanya tepat mengenai sasaran.

“Aniyo!”

“Jangan bohong! Sudah terlihat dengan sangat jelas jika kau menyukainya.”

“Ne, kau benar! Aku memang menyukainya.” Ujarku jujur. Well, tak ada gunanya lagi kan untuk berbohong demi menutupi ini semua. Toh, si pangeran juga sudah tahu tanpa harus kuberitahu.

“Jadi, apa yang harus kulakukan untuk mendapatkannya?” aku menatapnya, menuggu jawaban yang akan diberikannya.

“Tidak ada.” Jawabnya singkat.

“Mwo?” Jawabannya tersebut membuatku mengernyitkan dahiku. Tidak ada katanya?

“Ya, tidak ada. Karena apapun yang akan kau lakukan tidak akan pernah bisa membuatnya menyukaimu.”

“Wae?”

“Karena dia sudah menyukai yeoja lain.”

Yeoja lain?? Oh tuhan! Jangan sampai Kyuhyun oppa diambil dariku, dia adalah soulmate-ku! Tanpa ragu aku pun kembali bertanya perihal mengenai yeoja yang disukai Kyuhyun oppa. Karena sejauh pengamatanku, Kyuhyun oppa sedang tidak dekat dengan yeoja manapun, kecuali Jiyeon tentunya.

“Nugu?”

“Jiyeon. Park Jiyeon.” Jawabnya santai. Sontak jawabannya tersebut membuatku membeku. Tidak mungkin! Tidak mungkin Kyuhyun menyukai Jiyeon! Mereka hanya bersahabat tidak lebih!

“Ya pangeran, Kau jangan bercanda! Jelas jelas itu adalah hal yang tak mungkin terjadi. Kyuhyun oppa dan Jiyeon hanyalah bersahabat, tidak lebih dari itu!”

“Aku yang lebih lama mengenal mereka. Jadi aku tahu bagaimana mereka. Kyuhyun benar benar menyukai Jiyeon, hanya saja ia terlalu malu untuk mengakuinya. Sedangkan Jiyeon, ia terlalu polos untuk menyadari bahwa Kyuhyun menyukainya dan begitupun dirinya, yang menyukai Kyuhyun. Apa kau tidak bisa melihat bagaimana cara Kyuhyun menatap Jiyeon? Cih, kurasa orang babo sekalipun dapat menyadarinya.”

“Tapi…”

“Hadapilah kenyataan bahwa kau tak bisa meraihnya! Ia terlalu jauh untukmu, Park Shin Hye.”

(Shin Hye’s POV End)

*****

_DI TAMAN BELAKANG KAMPUS_

“Jadi, namja yang eonnie sukai malah menyukai temanmu?”

“Ne, Jieun-ah. Ottohke? Aku benar-benar bingung sekarang. Waktuku tidak banyak lagi, hanya tinggal seminggu. Huh… apa yang dapat dilakukan dalam waktu seminggu?”

Shin hye benar-benar sudah bingung dan pasrah. Waktu yang diberikan ayahnya tinggal sedikit lagi, sedangkan ia sama sekali belum memenangkan hati sang pria idaman, Kyuhyun. Bukannya membaik, justru hubungannya dengan Kyuhyun malah semakin memburuk. Shin hye sudah kehabisan akal untuk menghadapinya.

“Sudah kubilang kan eonnie. Terima saja Pangeran Yonghwa, dia cukup tampan kok.” Ujar Jieun, sepupu Shin Hye.

“Sirheo!” Tolak Shin hye tegas. Ia sudah bertekat bahwa sampai kapanpun tak akan mau untuk menerima perjodohan tersebut. Lebih baik mati daripada dijodohkan! Pikirnya.

“Ngomong-ngomong apa tidak apa-apa jika kau disini?” Tanya Shin hye sambil menatap sepupunya.

“Gwenchana eonnie. Lagipula aku penasaran dengan tempat yang kau sebut Bumi ini. Ternyata kau benar. Disini sangat menyenangkan, tak heran kau begitu betah disini. Dan juga, banyak sekali namja tampan disini. Aku harus menahan diri agar tidak menculik mereka.” Canda Jieun.

 “Bagaimana keadaan di kerajaan Bulan? Apa ada hal menarik yang terjadi selama aku pergi?”

Shin hye dan Jieun pun larut dalam perbincangan mereka. Mereka tidak menyadari jika sedari tadi ada seseorang yang tanpa sengaja mendengar perbincangan mereka.

“Ah baiklah eonnie, sudah saatnya kembali.” Kata Jieun. Jieun bangkit dari bangku taman yang sedari atdi didudukinya. Ia bersiap-siap untuk memejamkan mata. “Tunggu!” Cegah Shin hye.

“Wae eonnie?” Tanya Jieun bingung saat melihat wajah panic Shin hye.

“Ya, kau tidak berencana untuk mengeluarkan sayapmu dan kemudian terbang, kan?”

“Tentu saja iya. Memangnya kau pikir dengan cara apa aku kembali ke kerajaan bulan? Aigoo, kenapa eonnie-ku jadi babo.”

Shin hye tidak meladeni candaan Jieun. Ia menatap Jieun dengan cemas. “Lebih baik jangan! Bahaya jika ada orang yang melihatnya.” Ujar Shin hye.

Jieun melihat sekeliling. “Lihatlah! Tidak ada siapa-siapa selain kita berdua disini. Sudahlah eonnie, kau jangan terlalu cemas! Ja, aku harus pergi sekarang.”

Shin hye hanya bisa memandang Jieun pasrah saat Jieun mengeluarkan sayapnya guna untuk terbang pulang ke Kerajaan Bulan. Sesekali ia mengedarkan pandangannya keseliling taman, untuk memastikan bahwa tak ada yang melihat.

Tapi ternyata ia keliru. Di balik sebuah pohon besar yang tak jauh dari tempat mereka berada, seseorang melihat semua adegan yang terjadi dengan perasaan kaget bukan main. Orang tersebut tak dapat mengerjabkan mata saat melihat pemandangan luar biasa di depannya.

Bagaimana mungkin ada orang yang bersayap dan dapat terbang?

Ini benar-benar diluar nalar manusia…

*****

(Jiyeon’s POV)

‘Omo! Aku… aku tidak salah lihat??? Benarkah yeoja itu memiliki sayap???’ Jeritku dalam hati. Aku masih memandang tidak percaya akan pemandangan yang ada dihadapanku sekarang. Benar benar ajaib!

Tiba-tiba Shin Hye membalikkan badannya. Ia terlihat sangat terkejut melihatku yang sekarang tepat berdiri dibelakangnya.

“Jiyeon-ah!” Serunya kaget.

——————————-

“Sekarang jelaskan padaku, siapa kau sebenarnya?” Pintaku padanya. Sekarang kami sedang duduk berdampingan dibangku taman kampus.

Shin hye pun akhirnya menceritakan perihal tentang jati dirinya padaku. Sumpah! Benar benar sulit dipercaya! Ternyata Shin Hye adalah putri dari kerajaan Bulan. Ya tuhan! Aku pikir hal seperti ini hanya terjadi didalam novel atau komik. Ternyata… ini nyata!
Ia juga bercerita mengenai alasannya datang ke bumi. Yaitu untuk menemukan soulmate-nya serta menghindari pertunangannya.

“Jadi, apa kau sudah menemukan soulmate-mu itu?”

Shin hye menatapku dan kemudian ia mengangguk. Aku pun menjadi antusias. “Nugu?” Tanyaku.

Shin hye tidak langsung menjawab. Ia menatapku lama. Seperti berat untuk mengatakannya. “Nugu?” Tanyaku lagi.

“….Kyuhyun…”

“Kyuhyun oppa?”

“Ne.”

Entah kenapa aku merasa sesak saat ia menyebut nama Kyuhyun oppa. Aku merasa tidak rela. Ini benar benar aneh!

“Kau… tidak menyukai Kyuhyun oppa kan?” Tanya Shin hye sambil menatapku dalam. Sontak aku terkejut dengan pertanyaan-nya tersebut. Dan entah mengapa aku tiba tiba menjadi gugup.

“Ani… tentu saja tidak. Kami kan hanya berteman.” Jawabku pada akhirnya.

“Jinjja?” Tanyanya senang. Aku hanya menganggukkan kepalaku sebagai jawaban. “Baiklah! Aku butuh bantuanmu. Tolong bantu aku agar mendapatkan Kyuhyun oppa.”

DEG!

(Jiyeon’s POV End)

*****

(Geun Suk’s POV)

“Sedang mencari apa?” Tanya Eunhyuk padaku. Aku menolehkan pandanganku kearahnya.

“Tidak ada.”

Eunyuk tersenyum, memperlihatkan gusinya. “Mencari Shin Hye, kan?” Tebaknya. Dan tebakannya tersebut tepat mengenai sasaran.

Belum sempat aku membantah, ia sudah memotongnya. “Jangan membantah! Aku tahu kalau kau memang mencarinya.” Kali ini aku hanya diam, malas untuk memperbincangkan hal ini lebih jauh.

“Jika memang suka, maka dekatilah dia. Jangan sampai kehilangannya.”

“Dia menyukai Kyuhyun. Tidakkah kau melihatnya?” Tanyaku.

Eunhyuk tertawa kecil. “Sepertinya ada yang cemburu nih!” Sindirnya padaku. “Begini ya, kalau menurutku, perasaan Shin hye terhadap Kyuhyun hanya sebatas perasaan kagum, tidak lebih. Jadi kurasa, kesempatan masih terbuka lebar untukmu.”

“Aku tidak menyukainya!”

“Aish terserahlah! Satu pesanku, jangan membohongi dirimu sendiri, ara!” Ujarnya sambil menepuk bahuku pelan. Aku terdiam mendengar perkataannya tersebut.

(Geun Suk’s POV)

*****

“Neo! Bukankah sudah kukatakan untuk berhenti mendekatiku?!” Kyuhyun berkata dengan nada dingin sambil menatap Shin Hye tajam. Shin Hye pun hanya bisa menundukkan kepalanya. Dia berusaha keras untuk menahan air matanya yang sudah mendesak keluar.

“Mi…mianhe…” Ucapnya pelan.

“Aku tak butuh maafmu! Yang kubutuhkan adalah agar kau menjauh dari hidupku.”

“Tapi aku menyukaimu, Kyuhyun oppa.”

“Tapi sayangnya aku tidak menyukaimu! Jujur, aku sangat terganggu atas kehadiranmu disekelilingku.”

Pertahan Shin hye pun runtuh. Ia menangis dengan tersedu-sedu dihadapan Kyuhyun. Seumur hidupnya, ia tak pernah merasakan rasa sakit yang seperti ini. Harga dirinya sebagai seorang yeoja seperti sudah diinjak-injak.

Bukannya minta maaf, Kyuhyun malah meneruskan kalimatnya yang tajam seperti silet itu. “Sikapmu yang mengejar-ngejarku seperti ini seakan menggambarkan dirimu. Nyaris seperti tidak punya harga diri!”

“YA CHO KYUHYUN!”

Kyuhyun mengalihkan pandangannya kesamping. Disana ia melihat Geun Suk sedang menatapnya dengan amarah. Geun Suk berjalan dengan langkah yang lebar kearahnya. Sementara Shin Hye, ia masih menangis tersedu-sedu. Hatinya sudah terlalu sakit.

BUGH!

“Itu balasan atas sikapmu yang seperti pria tak punya hati! Tega-teganya kau bersikap dan berkata kasar kepada yeoja yang menyukaimu.” Ujar Geun Suk emosi. Kyuhyun bangkit berdiri dan mengusap sudut bibirnya yang berdarah akibat pukulan dari Geun Suk.

“Kurasa ini bukan urusanmu.” Jawab Kyuhyun dingin. Geun Suk yang sudah naik darah pun ingin melancarkan pukulannya kembali. Tepat saat ia ingin memukul wajah Kyuhyun, Jiyeon datang dan melerainya.

“Geumanhe oppa! Jebal, jangan seperti ini…” Pinta Jiyeon.

Geun suk hanya menatap Kyuhyun dingin. “Sekali lagi kau memperlakukan Shin Hye seperti tadi, aku tak akan segan-segan untuk memberikanmu pelajaran lebih dari ini!” Geun suk pun pergi dari tempat itu, tak lupa membawa Shin Hye bersamanya.

*****

“Ya! Kenapa tadi kau memukul Kyuhyun?!”

“Mwoya? Kau masih mau membela namja dingin itu, setelah apa yang telah dilakukannya padamu?” Tanya Geun Suk tak percaya.

“….aku sadar aku yang salah. Dan bagaimana pun, kau tidak boleh memukulnya seperti itu. Kalian kan sahabat. Aku tak ingin persahabatan kalian rusak hanya karena-ku. Untung saja tadi tak ada orang lain selain kita, jadi tak ada yang melihat tindakan nekatmu tadi. Apa coba kata orang jika seorang pangeran berkelakuan seperti tadi?”

“Kau sepertinya benar-benar menyukainya.”

Shin hye hanya diam, tidak berniat untuk membalas pernyataan Geun Suk. Mereka saling terdiam, tak tahu harus berbuat atau mengatakan apa. Sampai akhirnya Shin Hye sadar bahwa ia sama sekali belum mengucapkan terima kasih kepada Geun Suk karena sudah membelanya.

“Gomawo karena tadi kau sudah membelaku.” Ucap Shin Hye tulus.

“Cheonmaneyo.”

“Hmm… kenapa kau menolongku?” Tanya Shin Hye penasaran.

“Perlukah sebuah alasan untuk menolong orang lain?” Geun Suk balik bertanya.

“Ne, kau benar. Tidak diperlukan sebuah alasan untuk menolong seseorang.”

“Aku sudah memperingatkanmu, kan? Jadi, mulai sekarang belajarlah untuk melupakan Kyuhyun dan membuka hatimu untuk namja lain. Toh namja di dunia ini tidak cuma dia kan?”

“Ne. Akan kucoba!” Jawab Shin Hye dengan senyuman diwajahnya.

*****

_DI APARTEMEN KYUHYUN_

Jiyeon membersihkan darah kering yang terdapat di sudut bibir Kyuhyun. Ia menatap Kyuhyun lama, membuat Kyuhyun agak merasa risih.

“Wae?” Tanya Kyuhyun.

“Kenapa kau bersikap seperti tadi? Itu terlalu menyakitkan oppa.”

“Aku tidak suka sikap agresifnya. Dan jujur Jiyeon, aku merasa keberatan dengan caramu untuk mendekatkan aku dan dia.” Jelas Kyuhyun yang berhasil membuat Jiyeon terkejut.

“Kau tahu?” Tanya Jiyeon terkejut.

“Ne. Dan aku tidak suka jika kau menjodoh-jodohkanku dengan yeoja lain.” Tukas Kyuhyun dingin sambil menatap Jiyeon tajam.

“Wae?”

“Karena aku sudah menyukai yeoja lain.” Jawab Kyuhyun, masih sambil memandang Jiyeon. Tapi bedanya, kali ini ia memandang Jiyeon dengan tatapan lembutnya. Jantung Jiyeon berdetak kencang dibuatnya.

“Nugu?”

“Neorago, Jiyeon-ah…”

*****

(Shin Hye’s POV)

_APARTEMEN SHIN HYE_

Semenjak kejadian itu, hubunganku dan si pangeran dingin alias Geun Suk menjadi dekat. Kami sudah menjadi teman akrab sekarang. Sedangkan Kyuhyun? Huh, entahlah… sudah seminggu ini aku tidak bertemu dengannya dan aku pun tak ingin bertemu dengannya lagi, sebab hal itu hanya akan membuatku kembali sakit hati. Lagipula, saat ini aku sedang berusaha keras untuk melupakannya.

“Shin Hye…”

“Eomma…”

Aku langsung menghambur kepelukan eommaku. Jeongmal, aku benar-benar merindukan eommaku. Eomma balas memelukku sambil mengusap lembut kepalaku.

“Kau tidak lupa janjimu kan sayang?” Tanya eomma. Aku jadi tersadar akan sesuatu. Waktuku hanya tinggal SEHARI lagi. Benar-benar tinggal SEHARI LAGI! Ottohke?

“Tentu tidak eomma.” Jawabku lesu.

“Apa kau masih belum bisa menemukan namjamu?”

“Ne. Ah sudahlah, tak usah membahas soal ini! Eomma tenang saja, aku bukan tipe orang yang senang ingkar janji, kok.” Kataku pada eomma. Eomma membelai lembut kepalaku. “Ne, eomma tahu itu.” Jawab eomma lembut dengan senyuman diwajah cantiknya.

‘Ottohke? Apa aku harus menyerah??’

(Shin Hye’s POV End)

*****

(Geun Suk’s POV)

“Kenapa kau berbicara seakan-akan kau akan pergi jauh dan takkan kembali?” Aku bertanya pada Shin hye yang sedang duduk disampingku. Ia hanya tersenyum sambil menatap bintang –bintang yang bertebaran di atas langit yang gelap.

“Karena aku memang akan pergi. Dan… mungkin tak akan kembali.” Jawabnya lirih.

“Jangan bercanda!” Tukasku tak suka. Aku benar-benar tak ingin kehilangannya. Yeoja yang kucintai… yah, aku akui sekarang bahwa aku mencintainya. Dia adalah satu-satunya yeoja yang bisa membuatku luluh. Dan aku tak ingin kehilangannya!

“Ya Park Shin Hye, pokoknya apapun yang terjadi, kau tidak boleh pergi dariku ya!”

“Wae?”

 “Karena aku… aku….”

“Permisi… maaf pangeran, kita harus pergi sekarang.” Ujar salah seorang pengawalku.

‘Aish jinjja! Benar-benar datang disaat yang tidak tepat!’ Rutukku dalam hati.

Aku pun akhirnya beranjak pergi dengan tidak rela. Shin hye melambaikan tangannya padaku. Ia tersenyum, tapi tidak seperti senyumannya yang biasa. Kali ini ia tersenyum sedih. Aku benar-benar takut jika ia serius akan pergi jauh. Aku hanya berharap bahwa tadi ia hanya bercanda.

(Geun Suk’s POV End)

*****

(Jiyeon’s POV)

Aku mengelus pelan kepala Kyuhyun oppa yang ada dipangkuanku. Aku tersenyum melihatnya yang tertidur pulas dipangkuanku. Ne, sekarang status kami sudah berubah. Bukan hanya sahabat, tetapi sekarang kami adalah sepasang kekasih. Awalnya aku memang kaget saat ia menyatakan perasaannya padaku. Tapi kemudian aku dapat melihat kejujuran yang terpancar dimatanya. Dan jujur, sebenarnya aku juga memendam perasaan yang sama. Hanya saja aku terlalu malu untuk mengakuinya.

“Egh…” Gumam Kyuhyun oppa dalam tidurnya. Dan tak lama, ia pun membuka matanya. Sudah bangun ternyata.

“Tidurmu nyenyak oppa?” Tanyaku.

“Ne. Sangat nyenyak.” Ia tersenyum lembut padaku.

Tiba-tiba hp-ku berbunyi. Kyuhyun oppa bangkit dari posisi tidurnya, kemudian ia mengambilkan hp-ku yang terletak diatas meja dan menyerahkannya padaku. Tertera nama Shin Hye dilayar ponselku.

“Yoboseyo?”

“Mwo? Pamitan?” Tanyaku kaget.

“Ya Shin Hye, jangan bercanda padaku!”

“Kenapa tiba-tiba? Ah begini saja, aku akan segera ke apartemenmu sekarang.Tunggu aku,ara!” Ujarku sebelum memutuskan sambungan telepon.

“Oppa aku harus ke apartemen Shin Hye.”

“Biar aku antar!” Ujarnya. Aku pun mengangguk dan kami berdua pun bergegas pergi meuju apartemen Shin hye.

(Jiyeon’s POV End)

*****

_RUMAH JIYEON_

Geun suk kalang kabut mencari Jiyeon. Pada akhirnya ia menemukan Jiyeon di perpustakaan rumahnya, sedang membaca buku.

“Jiyeon… Shin hye… dimana… dimana dia?” Tanya Geun Suk terengah-engah, masih berusaha untuk mengumpulkan seluruh napasnya.

“Oppa… Shin hye, dia sudah pergi.”

“Mworago? Jadi. Dia benar-benar telah pergi?”

Jiyeon menatap Geun suk kasihan sembari menganggukkan kepalanya. Jiyeon menghampiri Geun suk dan menepuk pundaknya pelan. Ia tahu, Geun suk pasti sangat merasa kehilangan Shin hye, sama halnya seperti dirinya sendiri.

Shin hye… apa aku memang tidak ditakdirkan untuk jujur kepadamu? Jujur bahwa aku sangat mencintaimu. Aku… aku sangat membutuhkanmu, Shin Hye… bisakah kau kembali padaku sekarang?’

*****

_KERAJAAN BULAN_

Semua orang tampak sibuk dan antusias dalam mempersiapkan pesta pertunangan Shin Hye dengan seorang pangeran bernama Yonghwa. Meskipun pertunangan itu masih akan diadakan seminggu lagi, tapi para penghuni Kerajaan Bulan sudah dari jauh hari mempersiapkan segala kebutuhan pesta pertunangan tersebut. Semua orang ingin agar pesta tersebut berjalan lancar dan sempurna.

Tapi lain halnya dengan Shin Hye, sang putri Bulan. Ia justru tampak lesu dan tidak bersemangat. Ia kerap sekali menyendiri, seperti bukan Shin Hye yang biasanya. Raja dan Ratu Bulan pun menyadari keanehan yang ada pada putri mereka.

“Yeobo, aku rasa kita sudah keterlaluan pada Shin hye. Lihatlah! Dia terlihat sangat tidak bahagia dengan semua ini. Meskipun ia tertawa dan tersenyum, keunde aku tahu bahwa jauh di dalam hatinya ia merasa tersiksa.” Ujar Ratu Bulan kepada suaminya. Ia menatap putri semata wayangnya kasihan.

“Ne, aku juga merasa begitu. Tujuan kita ingin membuatnya bahagia justru malah membuatnya tersiksa.”

“Yeobo, apa sebaiknya jika….”

“Ne, arasso.” Sambung Raja Bulan seperti bisa membaca pikiran sang istri.

*****

(Geun Suk’s POV)

_2 MINGGU KEMUDIAN_

Aku benar-benar merindukannya…
Aku harap ia akan kembali…

Aku sedang berjalan di taman kampus. Kampus sudah sepi karena banyak mahasiswa atau mahasiswi yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Aku sengaja masih disini. Ingin mengenangnya… yah itulah yang aku lakukan.

Langkahku sontak terhenti saat samar-samar aku mendengar suara nyanyian yang sangat merdu. Aku menajamkan pendengaranku untuk memastikan pemilik suara merdu itu.

“Shin Hye…” Gumamku. Tanpa menunggu banyak waktu, aku pun berlari kearah asal suara tersebut. Tubuhku membeku saat aku mendapati seorang gadis yang amat sangat kukenal dengan baik. Gadis yang sangat kurindukan. Ia sedang duduk dibangku taman sambil bernyanyi. Ia terlihat mengagumkan dengan dress putih selutut serta cardingannya yang juga berwarna putih. Rambut hitam panjang bergelombang miliknya ia biarkan terurai indah.

“Shin hye…” Panggilku ku lirih. Ia membalikkan badannya dan tersenyum sangat manis kearahku. “Annyeong oppa!”

Aku merengkuhnya dalam pelukannku. Sungguh, aku sangat merindukan yeoja ini! Ia membalas pelukanku dan menepuk punggungku pelan.

“Bukankah sudah kukatakan padamu agar jangan pernah pergi dariku?” Kataku masih sambil memeluk tubuh langsingnya.

“Ne. Mianhe… keunde mulai sekarang aku berjanji untuk tidak akan pergi lagi.”
Aku melepaskan pelukan kami “Ah, bagaimana dengan pertunanganmu? Jiyeon sudah mengatakannya padaku.” Ujarku saat mengingat perkataan Jiyeon tempo hari.

“Dia… dia menceritakan semuanya?” Aku mengangguk. “Termasuk…”

“Termasuk tentang jati dirimu sebenarnya. Kau seorang putri dari kerajaan Bulan kan?” sambungku.

“Mianhe aku sudah tidak jujur.”

“Gwenchana. Lalu, bagaimana dengan pertunangan itu?”’ Tanyaku.

“Batal.” Jawabnya santai.

“Mwo? Kenapa bisa?” Tanyaku lagi.

“Orang tuaku sadar bahwa aku tak bahagia dengan perjodohan itu, maka dari itu mereka membatalkannya. Lagipula… aku sudah menemukan soulmate baruku sekarang.” Ujarnya riang.

Hatiku mencelos saat mendengar penuturannya. Ternyata ia sudah punya lelaki yang disukainya. Huh, aku memang tidak akan pernah memiliki kesempatan.

“Mau tahu orangnya?”

Aku hanya diam, tidak mengubrisnya. Hatiku masih sakit akibat penuturannya tadi. Shin hye mendengus kesal karena tidak mendapat respon dariku.

“Ya, mau tahu tidak?!”

“Nugu?” Tanyaku pada akhirnya.

Dia mengisyaratkan agar aku mendekatinya. Kemudian ia berbisik lembut di telingaku. “The person is you! I think I’m in love with you, oppa…”

-The End-

Annyeong chingu! Akhirnya selesai juga twoshoot pertamaku.🙂
Harap maklum ya kalo ceritanya jelek, alur kecepatan, + bahasa yang amburadul. aku bener-bener lagi galau nih😦 Biasa laah masalah rumah tangga ma Kyuhyun oppa #abaikan

Jangan lupa komen ya chingu! Biarpun cuma sepatah dua patah kata, tapi itu berarti bgt buat aku.

Gomawo semuanya…🙂

Oh ya satu lagu, eh satu lagi maksudnya :p cerita ini request dari chingu-ku serenity66 ^^
Aku harap eonnie suka yaa ^^ mian klo feelnya kurang dapet.

Entry filed under: Fantasy, FF Request, Friendship, G, Indonesia, IU, Jang Geun Suk, Life, Romance, Super Junior, T-ara, Two Shoot. Tags: .

My Secret Prince [Part 2]: It’s My Problem Tree Cupid (Oneshoot)

23 Comments Add your own

  • 1. nayna  |  March 5, 2012 at 11:22 AM

    apa yg bisa aku katakan ?? Daebakkk🙂 I like it, esp coz this couple is my favorite couple🙂

    Reply
    • 2. kyula88  |  March 5, 2012 at 2:51 PM

      gomawo chingu🙂

      Reply
  • 3. serenity66  |  March 9, 2012 at 7:46 PM

    wah hebat ,, bagus cerita nya^^ aku suka deh..
    sekali lg mksh ya.. ^^
    eh thor kayanyaaaa kalo cerita nya makin bnyk konflik makin tambah seru bgt deh ^^ tp ini jg udah seru ko ^^

    Reply
    • 4. kyula88  |  March 9, 2012 at 9:13 PM

      gomawo🙂 seneng deh klo eon suka ^^
      iyaa, makasi atas masukannya🙂

      Reply
      • 5. serenity66  |  March 10, 2012 at 3:26 PM

        eh, saeng tw pw nya backstage sma twitter ini gk?🙂

      • 6. kyula88  |  March 10, 2012 at 4:23 PM

        gk tau eon. tanya aja ama adminnya

  • 7. marliena  |  March 14, 2012 at 2:38 PM

    Wah critanya bener2 fantasi banget.. Hebat chingu.. Ditunggu yah ff slanjutny.. Lam kenal I’m new reader..^^..

    Reply
    • 8. kyula88  |  March 14, 2012 at 5:08 PM

      waa gomawo >__<
      iyaa, salam kenal juga ya! sering2 mampir ke sini chingu!😀

      Reply
  • 9. Giok Lie  |  March 18, 2012 at 9:45 PM

    daebak..
    tp kalo boleh saran critanx gntung! bkin squel ya *PLAK. reader bnx bacot*
    tp bneran y chingu tak tunggu..

    Reply
    • 10. kyula88  |  March 18, 2012 at 10:05 PM

      waah jinjja? haha emang saiia gi hobi main gantung2-an pas buat FF ini #Gubbraaak *abaikan*
      hehe, ntr diusahain deh buat sekuel, keunde gk janji yoo

      Gomawo udh baca!😀

      Reply
  • 11. Yoora  |  March 31, 2012 at 12:18 AM

    Wah kerenn, aku suka ceritanya. Setuju banget kalo ada sequelnya.kebetulan aq pecinta geusuk. Lanjtin dong selanjutny geunsuk sama shin hye gmana? Fantasi nya dapet bgt. Bikin sequelnya ya ditunggu

    Reply
    • 12. kyula88  |  March 31, 2012 at 12:52 AM

      hahaha… aku malah ngerasa fantasy-nya gk dapet sama sekali. maklum gk pengalaman🙂
      Hmm… kyknya gk da sequel deh chingu, mianhe…
      keunde, gomawo ya udh ninggalin jejak :))

      Reply
  • 13. Wawone  |  April 6, 2012 at 5:47 PM

    Bagus……

    Lanjutin lagi mas ceritanya…..

    Yg penting tokohnya park shin hye…..

    Reply
    • 14. kyula88  |  April 6, 2012 at 6:04 PM

      gomawo udh baca

      Reply
      • 15. Wawone  |  April 13, 2012 at 9:48 PM

        Oh…. Maaf kirain laki-laki……!!

        Ditunggu yah cerita yang lainnya ….
        Kalo bisa pemainnya park shin hye dengan lee min ho…!

  • 16. Miska9205  |  April 8, 2012 at 12:29 PM

    Sekuel!!!!! Sekuel~~~~!!!^^

    Reply
    • 17. kyula88  |  April 8, 2012 at 2:17 PM

      mian chingu, keunde tak ada sekuel-nya😦
      hmm, tp kupikir2 lagi deh

      Reply
  • 18. someone  |  December 27, 2012 at 9:46 PM

    keren (Y) walaupun “fantasy”nya cuma “sedikit”

    Reply
    • 19. kyula88  |  December 27, 2012 at 10:58 PM

      Gomawo ya😀 hehe aku ga bisa buat fantasy, maklum kebiasaan baca sma nulis romance. jd daya imaginasi kurang :p

      Reply
  • 20. aqif  |  August 24, 2014 at 8:10 PM

    ceritanya bgs bgt noemu ojohae

    Reply
    • 21. kyula88  |  August 24, 2014 at 11:10 PM

      Makasih🙂

      Reply
  • 22. glorinda  |  July 30, 2015 at 2:17 PM

    daebak! Kereenn akhirnya ditambahi donk adegan kisseu wkwkwk 😀

    Reply
    • 23. kyula88  |  July 31, 2015 at 9:17 PM

      Makasih udh baca. Haha, maaf ya ini ff udh lama bgt. Pas masa2 itu ga jago bikin adegan kisseu #padahalskrgjgga xD

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

March 2012
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: