My Secret Prince [Part 2]: It’s My Problem

March 2, 2012 at 1:47 AM 4 comments

Usai acara press conference, member Super Generation digiring ke dorm yang akan dihuni oleh member perempuan. Di sana, tim manajemen sudah menghias ruangan untuk menyambut kedatangan kesepuluh member utuh. Super Generation terkesima dengan kejutan ini, terutama lima member baru.

“Wah, aku iri sekali pada kalian…bahkan pada saat kami punya dorm pertama kali, tidak ada yang mempersiapkan seperti ini…”, ucap Eunhyuk sambil menganga. Dia adalah member yang paling suka dengan kejutan.

“Apa maksudmu, Hyuk…ini kejutan untuk kita bersepuluh”, ujar sang leader.

“Ayo kalian masuklah ke ruang tengah. Duduklah melingkar di sini!”, perintah manajer Kangin. Kesepuluh member pun mengikuti perintah manajernya. “Baik, aku mulai sekarang. Kita berada di dorm member perempuan sekarang. Kalian akan bisa melihat-lihat isi dorm ini nanti, setelah kita menyelesaikan acara ini. Untuk member perempuan, sekedar kalian tahu, dorm member laki-laki berada di dua lantai dari sini”.

“Baiklah, sekarang aku akan memberitahukan sesuatu, aku memiliki asisten bernama Jessica yang akan mengurus keperluan member perempuan. Dia tidak datang hari ini, mungkin besok. Tapi manajer kalian tetap aku, mengerti?”, manajer Kangin mengamati wajah para member baru. Ia melanjutkan perkataannya setelah yakin mereka mengerti, “Dalam waktu dekat kalian bersepuluh akan debut untuk pertama kalinya dan aku harap kalian sudah mengenal satu sama lain. Oleh karena itu sekarang, aku meluangkan waktu untuk kalian saling berkenalan. Sekali lagi, sebutkan nama kalian, ceritakan tentang diri kalian sehingga kalian kenal satu sama lain.”

Setelah beberapa menit berlangsung, manajer Kangin memimpin pembicaraan lagi, “Oke, kita sudah berbicara banyak tentang diri kita. Hal terakhir yang akan aku sampaikan sebelum kita bubar adalah, rencana manajemen kita tentang kalian. Untuk menjadi sebuah grup yang kompak, aku ingin kalian mencamkan ini. Hal yang paling penting untuk kebersamaan kalian adalah sebuah kekompakan. Aku ingin kalian lebih dari sekedar sunbaehoobae[1], aku mengharapkan kalian menjadi sebuah keluarga. Karena di antara kalian ada yang debut terlebih dahulu dari yang lainnya, aku mempersiapkan diary untuk member perempuan. Kalian boleh isi dengan apapun yang ingin kalian ungkapkan kepada member lama. Tiap minggunya kalian serahkan ini kepada member laki-laki untuk dibaca. Baiklah, member laki-laki kalian boleh kembali ke dorm.”

Usai member perempuan mengantar manajer Kangin dan member laki-laki sampai depan pintu, mereka mulai melihat isi dorm yang masih kosong dan mengangkat barang bawaan mereka. Dorm ini berisi 3 kamar; 2 kamar besar dan 1 kamar kecil.

Unni[2], bagaimana pembagian kamarnya?”, tanya Yoona.

“Aku tidak bisa membagi kalian…terserahlah…kalian suka yang mana, silahkan pilih”, jawab Taeyeon.

“Lalu siapa yang akan tidur sendiri di kamar itu?”, tanya Yuri sambil menunjuk kamar single.

“Begini sajalah, kalian pilih dulu kamar yang kalian suka, aku akan pilih belakangan. Bagaimana?”

Joha[3].

Masing-masing member membawa bawaan mereka ke kamar yang mereka suka. Mereka mulai menata pakaian ke dalam lemari dan barang-barang lainnya. Taeyeon pergi ke kamar yang diperuntukkan bagi satu orang dan dia terkejut karena sudah ada yang berada di sana.

“Hyo, kau di sini? Aku pikir kau bakal memilih kamar untuk dua orang?”


[1] Senior-junior

[2] Panggilan adik perempuan kepada kakak perempuan

[3] Baik

“Begitu? Oke, aku cari kamar lain”, pamitnya dengan senyum. Sembari menyeret kopernya, Taeyeon mendengarkan Yuri dan Yoona sedang berdiskusi tentang kamar mereka.

Hm, tampaknya si kembar sekamar… walaupun sebenarnya Yuri dan Yoona bukan saudara, tapi mereka memiliki beberapa persamaan. Mulai dari nama, nama mereka sama-sama diawali dengan ‘Yu”, tinggi mereka hampir sama, rambut mereka juga.

“Oh, unni, kau sekamar denganku?”, tanya SooYoung.

Ne”.

“Kau dengar itu unni? Haha…saudara kembar memang sulit dipisah. Berarti yang menempati kamar single…Hyoyeon unni?”

Ne. Tadinya aku pikir tidak ada yang memilih kamar itu, makanya aku ke sana. Ternyata aku harus sekamar dengan member tertinggi”, tawa Taeyeon mengingat dirinya adalah member terpendek. Mereka berdua mulai merapikan barang-barang.

Beberapa waktu kemudian, Yuri mengetuk pintu kamar mereka, “Kalian belum selesai?”

Sooyoung menoleh, “Belum. Tapi kami sudah lelah sekali”.

“Tidak kusangka aku membawa barang sebanyak ini”, eluh Taeyeon sambil memanyunkan bibirnya. Dia duduk di ranjangnya karena lelah tapi masih saja mengamati barang bawaannya.

“Sudahlah, ayo santai dulu di ruang tengah. Hyo membawa makanan”.

Jinjja[1]?”, Sooyoung menoleh ke arah Yuri. Yuri mengangguk. Sooyoung langsung bangkit dan berlari ke ruang tengah.

“Dasar tukang makan”, rutuk Taeyeon. Kemudian dia mengikuti Sooyoung dan Yuri. Benar kata Yuri: Hyoyeon membawa beberapa snack dan soda. Dia mengambil satu cup jelly dan mulai membukanya. Ia melihat raut muka Hyoyeon: masih datar seperti saat di kamar tadi.

“Bagaimana perasaan kalian tiba di dorm ini?”, tanya Taeyeon membuka percakapan.

“Wa…daebak[2]unni”, respon Yoona.

“Balon-balon itu dan hiasan dindingnya sepertinya memang dipersiapkan untuk kita”, ungkap Yuri.

“Perasaanku waktu itu, wah, inilah tempat tinggalku bersama teman-temanku. Seperti itulah”.

Taeyeon mengangguk-anggukkan kepalanya setuju, “Dan kau Hyo?”

“Ya, sama, aku juga kagum dengan tempat ini walaupun besarnya tidak seberapa tapi aku akan mulai betah tinggal bersama kalian”.

“Begitukah?”

Hyoyeon menoleh, “Memangnya kenapa?”

“Entahlah Hyo, aku melihat wajahmu tidak begitu senang menurutku…”, yang lain pun memperhatikan Hyoyeon.

Hyoyeon terdiam, “Ne, sebenarnya aku sedang memikirkan sesuatu”.

Mwo?”, tanya Sooyoung.

“Kalian ingat waktu kita berdiskusi dengan member laki-laki tadi? Aku pikir aku sedang patah hati”.

“Aah…soal itu? Aku juga merasa aku konyol sekali saat membicarakan kelemahanku…”, ungkap Yuri. Kelima member terdiam mengingat perkataan mereka tadi.

Saat manajer Kangin mempersilahkan mereka untuk berbicara, Leeteuk membuka percakapan.                        


[1] Benarkah

[2] Hebat

“Annyeong. Namaku Leeteuk. Nama asliku Park Jungsoo. Aku lahir di tahun 1983, aku member tertua di Super Generation. Mungkin karena itulah aku dijadikan leader. Selain menyanyi, aku punya obsesi menjadi MC. Aku bisa saja melontarkan kalimat yang pedas kepada orang yang belum kukenal, tapi sebagai leader aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat kalian nyaman. Jangan ragu-ragu untuk berbicara denganku.

“Annyeong haseyo. Namaku Heechul, Kim Heechul. Usiaku sama dengan Jungsoo. Aku tidak memiliki kemampuan dan hobi apapun”. Lalu dia duduk setelah mengatakan kalimat singkat itu. Member laki-laki lain berseru, “Heeei hyung!” tapi Heechul hanya tersenyum. “Aku bingung harus berkata apa”. Leeteuk pun membantunya, “Heechul-ssi sebenarnya sosok yang unik. Dia suka tampil beda dengan member lain. Baginya, keseragaman bukanlah hal yang spesial”.

Sooyoung bergumam, “Tapi bukankah kalian tim?”

Heechul pun menanggapi, “Buatku hal yang seragam adalah biasa. Ketika semua member diharuskan tampil dengan baju abu-abu secara langsung aku mulai berfikir, bagaimana jika aku memakai warna merah? Lalu karena sebelumnya kami terdiri dari member laki-laki akupun berfikir, bagaimana jika aku berdandan perempuan? Entahlah, rasanya aku harus melakukannya”.

Yuri juga ikut berkomentar, “Apakah manajer oppa tidak apa-apa dengan itu?”. Member laki-laki hanya tersenyum.

“Aku tidak bisa melakukan apa-apa dengan dia”, ungkap manajer Kangin.

Yoona akhirnya buka mulut, “Aku pernah melihat Heechul oppa berdandan perempuan dan itu sungguh mengagumkan”, member perempuan lain menyetujuinya.

“Ya ya! Apakah kita membutuhkan 6 member perempuan?”, yang lain pun tertawa.

“Annyeong. Namaku Eunhyuk”, Hyoyeon secara tidak sengaja menegakkan duduknya. “Nama asliku…Lee Hyukjae. Aku suka sekali makan”. Dia pun terdiam, kemudian berbisik kepada Leeteuk, “Hyung, apa yang harus aku bicarakan lagi?”

Sekali lagi, Leeteuk membantu Eunhyuk, “Ya…ada apa dengan uri[1]Hyukkie? Biasanya dia banyak bicara…”

“Pikirannya sedang di tempat lain, hyung…”, ucap Kyuhyun yang langsung direspon dengan pukulan dari Donghae.

“Aaah…siapa yang kau pikirkan, Hyuk?”, tambah Heechul.

“Seorang artis? Cantikkah?”, ungkap Kyuhyun lagi.

“Ya…jangan diteruskan…”, pinta Eunhyuk.

Member perempuan makin penasaran, “Nuguya[2]?”

“Baiklah, baiklah”, potong Leeteuk. Eunhyuk lega karena sang leader menghentikan pembicaraan ini. “Aku tahu kau sedang memikirkan Tiffany, Hyuk…”, Eunhyuk langsung membelalakkan matanya begitu Leeteuk menyebutkan nama seseorang yang mematahkan hatinya. Dengan tidak bersalah, Leeteuk melanjutkan pembicaraannya, “…tapi bukankah kau lebih baik fokus dulu kepada member baru kita?”

“Yaaaa hyung!”

Member perempuan menganga mendengar kata Tiffany. Siapa yang tidak kenal Tiffany? Pemain drama yang besar di Amerika, Hwang Tiffany.


[1] Kita

[2] Siapa

 

“Anyyeong haseyo. Namaku Donghae, Lee Donghae. Em…aku seumuran dengan Eunhyuk-ssi, lahir di tahun 1986. Em…sebenarnya Eunhyuk tadi sedang memikirkanku karena kemarin aku menolak pernyataan cintanya…”

“Ya!”, marah Eunhyuk diikuti tawa member lain.

 “Em, hobiku menonton film dan mendengarkan musik. Aku juga suka dance. Terima kasih”.

“Annyeong haseyo. Kyuhyun imnida, Cho Kyuhyun. Aku adalah member yang paling normal di antara member laki-laki di sini. Aku suka sekali main game, khususnya starcraft. Adakah yang punya akun starcraft?”

“Hei kyuhyun-ssi…tidak ada perempuan yang suka main starcraft!”, ujar Leeteuk.

“Ah sayang sekali kalau begitu…oh ya, aku benci memasak. Terima kasih”.

“Waeyo[1]?”, tanya Sooyoung, Kyuhyun tidak jadi duduk. Dia memandang Sooyoung. “Kenapa tidak suka memasak?”

“Oh, karena…”, matanya mengarah ke Leeteuk. “Ada seseorang yang menyuruhku memasak ramen tapi dia tidak memakannya”.

“Percayalah padaku, masakannya benar-benar kacau”, Leeteuk membela diri.

“Kalau begitu berhentilah menyuruhku memasak, hyung!”

“Oke, sekarang giliran member baru”, potong Kangin.


[1] Kenapa

“Annyeong haseyo, Kim Taeyeon imnida. Aku lahir di tahun 1989. Aku member perempuan yang paling tua. Selama masa trainee aku bertindak sebagai ibu mereka. Salah satu alasanku masuk di agensi ini adalah karena aku ingin menjadi murid dari Kim Jongwoon”. Member laki-laki mengangguk-angguk.

“Annyeong haseyo. Kim Hyoyeon imnida. Aku suka sekali dance. Aku fans dari Eunhyuk oppa”.

“Woa…”, gumam member laki-laki.

“Akhirnya kau punya fans!”, canda Heechul sambil menyalami Eunhyuk.

“E…aku berharap Eunhyuk oppa mau mengajariku dance. Terima kasih”.

“Annyeong haseyo, Yuri imnida, Kwon Yuri. Aku dipilih sebagai member di sini karena aku pernah memenangkan kompetisi dance”.

“Kau fans Eunhyuk juga?”, tanya Heechul.

“Aku suka Eunhyuk oppa, tapi aku mengidolakan orang lain”, ucapnya hati-hati.

“Nuguya?”, tanya member laki-laki bersamaan.

“E..e..apakah tidak apa-apa aku bicara ini?”

“Ya, tentu saja! Katakanlah!”

“E..e..Donghae oppa…”, pipinya memerah.

“Waahh…”, gaduh yang lain.

“Annyeong haseyo, namaku Sooyoung. Choi Sooyoung. Aku suka makan, sama seperti Eunhyuk oppa…Eh, sekian. Terima kasih.”

“Eunhyuk, kau benar-benar popular!”, kata manajer Kangin.

“Kau bisa mengandalkanku, hyung!”

“Hm…aku rasa member terakhir tidak perlu mengenalkan diri…bukan begitu?”, canda Leeteuk.

“Waeyo?”, tanya Yoona.

“Kami semua sudah mengenalmu, Im Yoona…”

“Im Yoona sang dewi iklan dan model…”, tambah Heechul.

“De, annyeong haseyo. Im Yoona imnida”, lalu Yoona langsung duduk membuat semua yang hadir tertawa.

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Friendship, G, Indonesia, SNSD, Super Junior. Tags: .

Don’t Leave Me I Think I’m In Love With You (Part 2 -End)

4 Comments Add your own

  • 1. Roxy  |  March 2, 2012 at 4:46 AM

    Aku suka chingu! Lanjut.
    Apa mereka akhirnya pasang-pasangan? Aku mohon kyuppa sama soonnie ya! Kalau mereka pasangan!
    Sebenarnya aku belum baca part 1, ini baru mau baca.. Hehe

    Reply
    • 2. kikyrose  |  March 2, 2012 at 3:00 PM

      gomawo udah mau baca chingu, soal couple astaganaga deh banyak yang request kyuyoung…😀
      masih dipikirkan chingu🙂

      Reply
  • 3. Enna  |  October 25, 2012 at 2:12 PM

    Kapan dilanjutin..kangen bangat Yulhae…dlu shi sda bca di kmu blog kmu tpi bla ku periksa lg blog kmu nga dpt udah..Malahan my secret prince II bca hngga part 5.Tpi blog kmu ngak dpt udah shi…

    buatin Yulhan ff lg ya.

    Reply
  • 4. Choi Je Kyung  |  May 16, 2013 at 11:07 PM

    Part ini bru pada ngenalin diri, terus kpan kyuyoungx dekat nih??
    Lanjut dong chingu ><
    Klu couple buat kyuyoung yah chingu, jebalyo🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,030 hits

Day by Day

March 2012
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: