My Secret Prince: Annyeong Haseyo…

February 28, 2012 at 7:03 PM 6 comments

Jam kamar menunjukkan pukul 09.00. Seseorang bersosok gagah dengan pakaian yang rapi memasuki sebuah kamar anak didiknya. Ia melihat si pemilik kamar yang masih tertidur pulas dengan selimut di separuh tubuhnya dan memeluk boneka pemberian fansnya.

“Ah, kalau aku melihatmu seperti ini aku jadi tidak tega membangunkanmu. Wajahmu benar-benar polos…”, ucapnya lalu duduk di pinggir ranjang itu.

 “Apa kau kelelahan? Ah, tapi kita harus menghadapi ini. Kita akan lelah lagi hari ini”, ia pun menggoyang-goyang badan yang tertidur itu sambil memanggil namanya, “Donghae…bangunlah, hari ini kita akan sibuk sekali”.

Donghae mengerjap-ngerjapkan matanya dan mulai mengigau, “Aah…”, ia membuka matanya sedikit dan melihat sosok sang manager duduk di ranjangnya. “Manajer hyung[1], jam berapa ini?”

“Sekarang masih jam sembilan, tapi aku perlu membangunkanmu lebih dulu untuk membantuku membangunkan member yang lain. Kau orang yang paling mudah bangun. Setelah itu, kalian harus bersiap-siap untuk acara jam sepuluh nanti. Kau pasti ingat kan ada apa?”

Donghae mencoba mengingat sesuatu kemudian membuka matanya lebih lebar lagi. perlahan ia mulai duduk, “Arasseo[2] hyung…”

“Baik. aku mengandalkanmu Donghae, aku harap kalian sudah siap sebelum jam setengah sepuluh, karena kita akan berangkat pada jam itu. Aku akan menyiapkan hal yang lain bersama kru, oke?”

“Oke”, senyumnya sambil mengangkat jempolnya. Manajer Kangin mengacak-acak rambut Donghae yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.

Donghae melihat manajernya melangkah keluar. Ia merentangkan kedua tangannya ke atas, “Aaah…” lalu loncat dari ranjangnya. Ia keluar dari kamarnya masih dengan singlet dan boneka yang tadi ia peluk, menuju ke kamar member lain. Pertama, ia menuju ke ruangan sang leader, Leeteuk, “Hyung…bangunlah. Kita harus siap-siap”. Leeteuk mulai bangun dan menyandarkan dirinya di tembok. “Hyung, bantu aku membangunkan yang lain ya, aku akan membangunkan Hyukkie…”, ia pun bangkit ke ruangan Eunhyuk yang berada di ruangan lain. Donghae memberikan perlakuan berbeda untuk membangunkan Eunhyuk: ia loncat ke atas ranjang Eunhyuk sehingga sahabatnya itu terkejut dengan goncangan tubuh Donghae.

“Aaaah…apa yang kau lakukan?”

“Aku sedang berolahraga pagi”, ucap Donghae masih dengan melompat-lompat di atas ranjang Eunhyuk.

“Lakukanlah di tempat lain…”, ucap Eunhyuk dengan malas. Donghae pun berhenti melompat-lompat. Ia memperhatikan Eunhyuk yang akan tidur lagi.

Ya[3]! Apa kau akan tidur lagi? Apa aku kurang berusaha membangunkanmu?”, ia pun menindih tubuh Eunhyuk. Sesaat setelah itu, terciptalah kegaduhan di dorm member Super Generation.

Beberapa menit kemudian, satu persatu member mulai mengerumuni meja makan. Bibi asrama telah menyiapkan makanan untuk mereka. Menu di meja makan hampir selalu lengkap: nasi, lauk, sayur, dan buah-buahan. Perusahaan musik yang menaungi mereka sangat memanjakan seluruh member karena mereka menyadari kesibukan member yang padat terkadang membuat member lupa untuk menjaga kesehatan mereka. Leeteuk datang ke ruang makan mengambil mangkuk nasi, “Akhirnya hari ini datang juga. Setelah ini kita akan mempunyai formasi yang lengkap untuk Super Generation”.

“Aku malah lebih memikirkan seperti apa member cewek kita, Teukie hyung…”, ucap Eunhyuk.

Mwo[4]? Apa yang kau pikirkan?”

“Apa…mereka cantik? Seperti apa ya?”

Donghae yang berada di belakang kursi Eunhyuk memukul kepalanya dengan majalah, “Ya! Pikirkanlah hal yang lebih penting dari itu!”, kemudian dia menyusul Leeteuk mengambil nasi dari magic jar.

“Seperti apa contohnya?”, tanya Leeteuk dan Eunhyuk bersamaan. Dua member lainnya, Heechul dan Kyuhyun ikut bergabung dalam ruang makan itu dan menyimak percakapan mereka.

“Begini, aku bukanlah orang yang gampang akrab dengan orang baru…”

“Ah, jangan bercanda, Donghae hyung!”, potong Kyuhyun. “Kau hampir diteladani oleh member grup lain di perusahaan ini. Kau dekat dengan junior kita, bahkan senior kita pun menganggapmu adik. Apanya yang tidak gampang akrab?”

“Dengarkan dulu! Ini situasi yang berbeda. Aku kenal kalian, senior, dan junior di sini karena aku berpikir kita akan menjadi teman…”

“Mereka ini juga akan menjadi teman kita bukan? Member-member cewek ini?”, potong Heechul.

“Ya, tapi…menurutku ini berbeda. Menurutku…kita akan menyambut beberapa orang yang akan bekerjasama dengan kita. Mereka akan menjadi bagian dari kita, lebih dari sekedar teman…”, ia duduk setelah menciduk beberapa sendok nasi. “…oleh karena itu, aku berpikir kita harus punya kesan pertama yang baik kepada mereka. Tapi itu tidak mudah untukku karena mereka cewek…”, ia mengakhiri pidatonya dan memandang respon member lain.

“Kau benar…”, ucap Heechul sambil menunjuk Donghae. “Ah…aku benar-benar gugup mendengar kalimatmu…”

“Heechul hyung…”, kali ini Kyuhyun berbicara sambil mengunyah makanannya. “Bukankah kau dekat dengan member cewek dari grup lain? Kau begitu pintar mengambil hati mereka…”, sekejap Heechul memberikan pandangan mata seakan-akan siap untuk membunuh member termuda ini. Kyuhyun pun terdiam berpura-pura tidak terjadi apa-apa.

“Teukie hyung, bagaimana menurutmu?”, tanya Eunhyuk memecahkan suasana.

“Aku belum memikirkannya. Sebenarnya aku juga gugup, tapi marilah kita santai saja, oke? Aku yakin lambat laun kita bisa bekerjasama dengan baik. Makanlah yang kenyang, jangan pikirkan lagi!”

Tepat pukul 9.30 manajer Kangin masuk kembali ke dorm member, “Apa kalian sudah siap?”, tanyanya sambil menyumpit lauk di meja.

“Ya, kami siap”.

“Baik, ayo kita berangkat!”

Donghae mengambil tas sampingnya. Ia tidak bisa bepergian tanpa tasnya. Sedangkan Kyuhyun membawa serta notebooknya. Ia adalah member yang paling menggilai game. Mereka turun dari dormnya ke tempat parkir dan berangkat ke kantor dengan mobil van.

Sesampainya di kantor, kelima member tidak banyak bicara. Mereka langsung menuju ke ruang make-up untuk mengganti kostum dan mempersiapkan penampilan mereka.

Annyeong hasseyo[5], mohon bantuannya lagi kali ini…”, salam sang leader kepada para make-up artis. Member Super Generation dikenal dengan sikap keramahannya kepada siapapun. Apalagi sang leader, Leeteuk menanamkan pada member yang lain: siapapun kita, biarpun nanti kita akan sangat terkenal setahun atau sepuluh tahun ke depan, kita harus tetap merendahkan hati kita. Mereka berlima masing-masing duduk di kursi yang dihadapkan pada kaca dan beberapa make-up artis mulai mendandani mereka.

“Kami akan memberi kalian make-up minimalis karena kali ini kalian hanya melakukan acara kecil, press conference perkenalan member baru, bukan?”, ucap make-up artis yang menangani Leeteuk.

Ne, gamsahamnida[6]. Ngomong-ngomong, apakah kalian juga telah mendandani member baru itu?”

“Ya, tiga puluh menit yang lalu mereka telah selesai kami dandani. Mungkin mereka sekarang sudah di waiting room”. Leeteuk merasakan Donghae memandang ke arahnya. Ia tahu itu melalui ekor matanya. Persiapan di ruang make-up itu memakan waktu hingga hampir pukul 10.00. Setelah menyelesaikan persiapan, para member menuju ke tempat press conference. Ketika mereka masuk, banyak blitz kamera yang menyerang mereka. Dulu mereka malu dan gugup menghadapi banyak wartawan seperti ini, wajah mereka rasanya berat untuk diangkat, ingin sekali menunduk, namun manajer Kangin saat itu menegaskan untuk tetap menghadap ke depan karena wartawan membutuhkan gambar muka mereka. Tapi sekarang mereka tampaknya sudah terbiasa walaupun belum menjadi artis papan atas. Mereka duduk di kursi yang sudah dipersiapkan. Setelah duduk, masih ada lima kursi kosong di samping Leeteuk. Tentu saja, itu untuk lima member baru. Acara press conference pun dimulai. Manajer mereka, Kangin memimpin jalannya acara. Manajer ini dikenal dengan kepiawannya memimpin suatu acara. Dia seperti juru bicara di Super Generation.

“…baiklah, saya yakin teman-teman wartawan sudah penasaran dengan member baru Super Generation. Kita sambut mereka…”, manajer Kangin berdiri diikuti dengan member lain yang bertepuk tangan. Seluruh kameraman di ruangan itu siap dengan kamera mereka. Satu persatu member baru memasuki ruangan itu. Member lama seperti melihat situasi yang sama ketika mereka pertama kali diperkenalkan di depan publik: blitz yang membutakan mata dan ekspresi malu-malu dari wajah para member baru. Donghae menyikut Eunhyuk, akhirnya mereka datang, kira-kira seperti itu artinya. Member baru sangat cantik-cantik, namun Donghae tidak berani memandang mereka terlalu lama, masih gugup tampaknya. Kelima member baru menduduki kursi yang tersisa. “Baiklah, untuk pertama kali mari kita melakukan perkenalan mulai dari member lama”, manajer Kangin memandang Kyuhyun yang duduk paling ujung untuk memulai perkenalan.


[1] Panggilan adik laki-laki kepada kakak laki-laki

[2] Baiklah, mengerti

[3] Hei

[4] Apa

[5] Hai

[6] Ya, terima kasih

Annyeong haseyo, aku adalah member yang memiliki umur di bawah rata-rata member lama, Kyuhyun imnida”, suara gelak tawa pun pecah di ruangan itu, tak terkecuali member baru.

Perkenalan pun menjadi semakin santai.

Annyeong haseyo, aku adalah member yang mencintai orangtuaku, Donghae imnida

Annyeong haseyo, aku adalah dancing machine di Super Generation, Eunhyuk imnida”.

Annyeong haseyo, sejak lahir aku memang sudah menjadi terkenal, Heechul imnida”.

Annyeong haseyo, aku adalah idola dari para ibu rumah tangga, Leeteuk imnida”.

Perkenalan mereka mampu membuat semua yang hadir di ruangan itu tertawa.

“Baiklah, baiklah, sungguh perkenalan yang menarik. Nah, sekarang mari kita mendengarkan perkenalan dari member baru, silahkan”, pimpin manajer Kangin. Member paling ujung, Yoona mulai berdiri dan memperkenalkan diri, diikuti oleh member baru lainnya.

Annyeong haseyo, Yoona imnida”.

Annyeong haseyo, Sooyoung imnida”.

Annyeong haseyo, Yuri imnida”.

Annyeong haseyo, Hyoyeon imnida”.

Perkenalan mereka bisa dibilang sangat resmi, namun Taeyeon member baru yang terakhir memperkenalkan diri memberikan closing statement yang sangat bijaksana.

Annyeong haseyo. Taeyeon imnida. E…terima kasih karena diadakannya acara ini. Kami harap hari ini benar-benar dimulainya hari baru bagi kami berada di keluarga Super Generation…”, ia pun menghadap ke arah member lama. “…kepada sunbae, kami mohon dukungan dan bimbingannya. Gamsahamnida”, ia mengakhirinya dengan bungkukan 90 derajat ke arah sunbaenya dan kepada para wartawan.

Para member lama, sudah pasti berbesar hati mendengar perkenalan Taeyeon.

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Friendship, SNSD, Super Junior. Tags: .

Two Different Tears Chap 4 Your Smile (Part 9)

6 Comments Add your own

  • 1. Elfiskhun0623  |  February 29, 2012 at 8:16 PM

    YoonHae dong thor ><
    sama YulHyuk, hehe xD

    Reply
    • 2. kikyrose  |  February 29, 2012 at 10:14 PM

      waaah…banyak request ya…tapi kalo gag sesuai mian ya🙂

      Reply
  • 3. Roxy  |  March 2, 2012 at 4:55 AM

    Taeyeon onnie hebat ambil hati cowo.

    Kyuppa, kau lucu sekali…

    Reply
  • 4. lia_asfa  |  October 19, 2012 at 7:14 PM

    bagus thor..
    kyuyoung,yulhyuk,and yoonhae dong thor!!..+taeyeon,hyoyeon.hehe.

    Reply
  • 5. Choi Je Kyung  |  May 16, 2013 at 10:54 PM

    Kyuyoung dong thor,
    Terus hyohyuk, yoonhae, taeteuk, dan heeyul🙂

    Reply
  • 6. echa sooyoungster  |  November 26, 2013 at 8:39 PM

    Kyuyoung…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: