Two Different Tears Chap 4

February 26, 2012 at 3:07 PM 8 comments

Two Different Tears eps 4

Cast: Choi Si Won x Stephanny Hwang x

 Lee Dong Hae x Song Joong Ki

Genre: Romance, Family, Friendships

Type: Chapter 4/5

Rate: PG 15

No Be a Silent Readers, no bashing, no plagiating

 

 

“Eeee… annyeong” ucap Siwon yang sedang memakai topi itu. Mereka berhenti di tengah-tengah orang yang berlalu-lalang itu.

“Noe….”

“Aku minta maaf” ujar Siwon tiba-tiba dengan wajah malu nya.
“Yang kemarin itu.. terimakasih  sudah membereskan kamar ku.. aku benar-benar tidak menyangka kalau kau ternyata membereska….” *HUG*

Tiffany langsung memeluk Siwon. Siwon yang kaget hanya diam sambil mata nya membulat.

“Biarkan aku melakukan ini, sebentar saja~” ucap Tiffany dengan lemas. Siwon yang mendengarnya langsung berdebar dan hanya diam di pelukan Tiffany.

Tiffany memejamkan matanya, dan mulai merasa nyaman. Siwon yang masih bingung, kini mulai mengangkat tangan nya untuk memeluk Tiffany juga. Ia tak ingin banyak bicara. Orang-orang yang berlalu lalang melihat mereka dengan bingung.

“Kau ini sedang apa?!” seru Siwon seraya melepaskan pelukan nya. Tiffany terkaget dan wajah nya lesu. Siwon yang melihat nya menjadi kebingungan tingkat camat.
“Ya! Kau ini… kenapa??” tanya Siwon lagi dengan mimik muka yang cemas.

Tiffany menggeleng dengan lemas…

“Aku… hanya lelaah~” jawab Tiffany dengan suara seadanya.

“Lelah? Kau habis ikut maraton?” ujar Siwon. Tiffany langsung menatap Siwon dengan Sinis.
“wa..wae?”

“Aaah… sudahlah, aku mau pulang!” ucap Tiffany dengan muka kesal. Ia pun berjalan lurus meninggalkan Siwon. Kemudian, ia terjatuh.

“Mi yeong-ie!” seru Siwon sambil menghampiri Tiffany yg terjatuh.

 

“Tiffany? Gwenchana?” tanya Siwon setiba nya dekat Tiffany. Ia langsung membantu Tiffany berdiri.

“Aaah!! Michosoe! High hills ku patah!” seru Tiffany saat melihat sepatu hak nya patah.

 

“Ya! Aaasshh… perasaan ini~” gumam Siwon dalam batin nya, sambil memegang dada kiri nya. Ia tidak tahu dengan perasaan nya sekarang, jantung yang berdetak kencang, dan pipi yang selalu merah padam jika dekat tiffany. Ia langsung berjongkok.
“AKU PEGAL!” seru Siwon.
“Bisa kau cepat naik? Aku bisa mati kepegalan!” ujar Siwon lagi.

“Ya~ kau sedang apa?” tanya Tiffany dengan kebingungan.

“Bodoh!  Cepat naik kepunggungku! Kita pulang bersama! Bira ku gendong” seru Siwon. ‘backsound, mbah suri – tak’ gendong’

“Mwo? Ahahaha… aku ini beraat” ucap Tiffany dengan senyum nya.

“Aku tahu! Cepat naik!” seru Siwon. Tiffany langsung membulatkan mata nya.

“Kau tahu?!”

“Ya Ppali~” ujar Siwon lagi.

**********************************

@on the way

Siwon mengendong Tiffany. Tiffany hanya bisa memasang wajah cemas dan malu. Ia takut  kalau ternyata dirinya memang berat.

“Siwon-ah~” sapa Tiffany yang membuka percakapan.

“wae?” tanya Siwon dingin.

“Mianhe~” ucap Tiffany pendek. Siwon langsung berhenti berjalan. Ia menoleh sedikit ke arah Tiffany di belakang nya sejenak. Kemudian ia melanjutkan berjalan.

“untuk apa?” tanya Siwon.

“Untuk.. handuk mu itu.., eh, handuk oemma mu” ucap Tiffany lagi.

“Lupakan saja~” kata Siwon. Kemudian suasana dingin sejenak.
“Tapi… kau tahu dari mana? Itu handuk oem..”

“Aku tahu sejarah handuk itu~ Aku benar-benar minta maaf.. mungkin berapa kali pun aku minta maaf, tidak sebanding” kata Tiffany penuh penyesalan. Siwon bingung.

“mwo? Kau tau dari mana? Apakah..”

“donghae oppa~” Tiffany memotong perkataan Siwon lagi.

“Aaaissh~ Anak itu!” gumam Siwon.

“Aku.. akan selalu bersama Siwon-ah, anggap saja aku ibu mu. Hahaha~ Jadi kita bisa bermain sampai 20 jam perhari😉 sisanya, aku main dengan donghae.. jiahahhaa” ujar tiffany.

Siwon langsung merasa jantung nya berdetak kencang. Pipi nya memanas dan merah.

“Aaaah.. kau bisa saja”

“EKHEM!” tiba-tiba terdengar suara seseorang di depan sana. Siwon dan Tiffany langsung melihat nya.

“Donghae?” gumam Tiffany. Terlihat Donghae yang sedang melipat tangan nya di depan pagar rumah besar nan mewah milik nya. Saking asyiknya mengobrol, mereka tidak sadar kalau sudah sampai di depan rumah.

“Whooa~ Kau hebat sekali Tiffany. Kalian sudah berbaikan?” tanya Donghae. Kedua insan yang ditanyai itu diam dengan pipi merah padam.

“Ya! Bukakan pagar nya! kami mau masuk!” seru Siwon.

“Aigoo~ kenapa begitu galak? Waaah.. kalian sudah bergendong-gendongan yaa.. :3”

“Assh… anak ini! cepat bukakan pintu nya!” seru Siwon. Donghae pun berjalan ke arah pagar dengan senyuman yang nakal.

“Ya! Donghae-ah! Kau bilang mau beli bir?” seru Joong Ki yang membuka pagar dari dalam. Ia langsung disuguhkan pemandangan Tiffany yang berada di gendongan Siwon.

“Aaah..~ Aku lupa!” ujar Donghae. Joong Ki hanya diam melihat pemandangan itu. Begitu juga Tiffany. Tiffany diam sambil menatap Joong Ki serba salah. Siwon yang melihat reaksi kedua insan itu hanya bisa diam juga.

“kajja~” bisik Siwon pelan yang membuyarkan acara diam-diaman masal ini ._. Siwon langsung memasuki rumah nya, Joong Ki masih setia dengan tatapan bingung nya.

“Ya! Gwenchana?” tanya Donghae yang melihat Joong Ki aneh seperti itu. Joong Ki tak menjawab.

**********************************

@Ruang tamu

Tiffany duduk di sofa sambil meratapi sepatu hak nya yang patah. Siwon hanya melihat miris ke arah Tiffany dari dapur. Ia sedang menuangkan air ke gelas.

Siwon pun menghampiri Tiffany sambil membawa 2 gelas berisi air putih yang dingin. Dan ia simpan di meja.

“Aaaah… sepatu kuuu!!!” ringis Tiffany sambil memegang sepatu hak nya. Siwon mendengus. Siwon pun duduk di sofa yang berhadapan dengan Tiffany.

“Sudaaah… lagian, baru pertama kali ini aku melihat kau memakai hak. Biasa nya kau memakai sepatu tali biasa” ujar Siwon sambil meminum minuman nya.

“Gatau… lagi pingin.. hehehehehehe. Kalau sepatu tali emang enak, tapi kaya cowo banget, kalau hak kan kaya cewe gitu, tapi ga enak dipakai, pegel. Aaah.. ga ada yang pas sama saya. Mendingan ga usah pake aja sekalian.. huh!” Jawab Tiffany sambil curcol gitu. Siwon kembali mendengus.

“hah… anak ini kenapa?!” seru Donghae yang baru masuk ke dalam rumah sambil memandangi ponsel nya dan marah-marah. Tiffany dan Siwon melihatnya dengan aneh.

“Ya, waeyeo?” tanya Siwon.

“Aaaah… ini, Joong Ki tiba-tiba nge-sms, dia sudah berada di rumah. Katanya tidak enak badan. Padahal tadi sebelum nya ia bilang ingin minum bir bersama” jawab Donghae. Tiffany yang mendengarnya langsung berdiam diri, dan mengingat kejadian tadi pagi.

“Tidak enak badan?” tanya Tiffany yang seakan khawatir. Siwon langsung memerhatikan Tiffany.

“Aaah.. dia bilang seperti itu. Padahal tadi dia sehat-sehat saja kok…” beber Donghae. Tiffany pun diam bengong.

**********************************

#Keesokan Harinya..

Tiffany bangun pagi-pagi sekali. Ia sudah stand by di dapur dari subuh. Jiahhaha. Dia sedang membuat makanan, bukan untuk sarapan bersama. Melainkan untuk dibawa ke Joong Ki. Saat mendengar Joong Ki tak enak badan, Tiffany jadi sangat khawatir.

Dia membuat bubur, telur gulung, sushi juga, dan nasi. Dia juga membuat sosis yang berbentuk bunga. Dan menghiasnya dengan beberapa nori. Ia memasaknya dengan cinta🙂

Siwon turun dari lantai dua. Ia menuruni tangga, dan dilihatnya Tiffany yang sedang sibuk memasak di dapur. Siwon memancarkan expressi bingung.

**********************************

@Rumah Joong Ki

Tiffany menekan bel rumah Joong Ki dengan tangan kanan nya. Sedangkan tangan kiri nya memegang kotak bekal

**********************************

Joong Ki berjalan dengan lemas menuju ke depan pintu masuk nya. Ia sedang telanjang dada dan tangan kiri nya membawa sikat gigi. Ia hanya memakai celana panjang dan handuk kecil biru yang mengalung di leher nya.Ia melihat siapa yang datang.

“ije mwoya? Mwo? Jinjja?! Tiffany-ya?” seru Joong Ki kegirangan sambil tersenyum. Tapi senyuman nya itu langsung luntur saat ia menyadari penampilan nya sekarang. Ia sedang telanjang dada yang siap untuk mandi!

**********************************

“Lama sekali… oppa sedang apa sih?” fikir Tiffany dalam hati.

Pagar pun terbuka.

“Tiffany?” tanya Joong Ki sambil membuka pintu nya. ia sudah memakai baju berwarna coklat. Dan rambutnya sudah agak rapih dari yang sebelumnya.

**********************************

@Rumah Joong Ki

Suasana begitu dingin dan belenggu. Tiffany duduk di sofa sambil terus melihat ke bawah. Sedangkan Joong Ki duduk di sofa satu nya lagi. Yang berhadapan dengan Tiffany.

“Eeee,,,” ujar keduanya serentak sambil mengangkat kedua kepalanya dan bertatap pandang.

“Aaaah.. kau duluan” ucap Joong Ki malu-malu sambil memegang belakang lehernya.

“Emm… mmm…” desah Tiffany seakan kebingungan. Kemudian ia langsung meletakan kotak bekal yang ia bawa di meja. Joong Ki langsung melihatnya.
“Aku dengar oppa sakit, ini, aku bawakan makanan” terang Tiffany. Dengan malu-malu. Joong Ki tersenyum dan mengambil kotak makan itu.

Joong Ki langsung membuka kotak bekal bertingkat itu. Dan saat semua nya sudah terbuka, terlihat banyak makanan yang seperti nya enak itu.

“Whooa~” gumam Joong Ki saat melihat makanan-makanan di depanya itu.

“Oppa, ayo makan!^^” seru Tiffany. Joong Ki melihat Tiffany sejenak, kemudian mengambil sumpit. Ia memakan egg roll terlebih dahulu.

“Omoo!! Jinjja mashita!” seru Joong Ki antusias sambil melihat ke arah Tiffany.

“Aahahaha.. gomapta! Makan yang banyak!” seru Tiffany lagi dengan senyumnya.

**********************************

“Oooh, Siwon, kau sudah datang?” ucap Sutradara Jung. Mereka sedang ada di lobi gedung sebuah agency.

“Ohh.. annyeong haseyo~” sapa Siwon sambil menunduk.

“Ini~” kata sang sutradara sambil menyodorkan sebuah naskah film berjudul ‘Hit’ kepada Siwon. Tangan Siwon pun mengambilnya. Siwon pun membaca naskahnya.
“Semoga, kita bisa bekerja sama~”

**********************************

@Rumah Joong Ki

‘susis, wo-wo-wo- suusis~ suami.. sieun istri ( ̬̄   ᵌˉ) ’ tiba-tiba ponsel Tiffany berdering.

“Ah, chakamanyeo~” kata Tiffany pada Joong Ki yang berada di hadapan nya sedang makan dengan lahap. Saat ia melihat siapa yang menelfonnya, Tiffany langsung melotot. Dan diam.

“Nuguya?” tanya Joong Ki.

“Aaah.. Siwon-ah~” jawab Tiffany dengan senyumnya dan langsung mengangkat telefon itu.

 

“Yubaseyo?” tanya Tiffany.

“Yubaseyo, Tiffany?….”

**********************************

@Taman

“Ada apa mengajaku ke sini?!” tanya Tiffany yang sedang ngos-ngosan. Ia berlari dari rumah Joong Ki ke taman. Siwon mengajak nya bertemu.

“Duduk sini” ujar Siwon yang sedang duduk di kursi taman. Ia menunjuk ke arah kursi di sebelahnya. Tiffany pun langsung duduk.

“Wae?” tanya Tiffany yang nafas nya sudah mulai tenang.

Siwon langsung berdiri dari kursi itu dan ia berjongkok di depan Tiffany sambil membawa sebuah kotak.

Tiffany sontak kaget dengan perlakuan Siwon itu.

“Ya! Kau.. kau sedang apa? Mau mengendong ku lagi? ya! Aku sedang tidak pakai hak sekarang!” seru Tiffany. Tapi Siwon hanya diam.

Siwon pun melepaskan sepatu Tiffany. Lalu, ia mengeluarkan sepasang sepatu perempuan yang lucu dan bukan high heels, seperti sepatu balet. Ia memasangkan nya pada kaki Tiffany. Saat sudah terpasang, siwon sedikit memutar-mutar kaki tiffany. Melihat kaki Tiffany yang sudah terpasang sepatu baru dari segala arah. Saat sudah merasa ok, Siwon pun berdiri.

“Otte? Enak dipakai kan?” tanya Siwon sambil meletakan tangan nya di saku. Dan tatapan nya masih tertuju pada sepatu baru Tiffany itu.

“Siwon-ah~” gumam Tiffany dengan puppy eyes nya.

“Aaaah… sudahlah~” ucap Siwon. Siwon langsung mengulurkan tangan nya pada Tiffany.

“mwo?” tanya Tiffany.

“Ayo pergi jalan-jalan” ujar Siwon yang pipi nya memanas dan rasa malu. Tangan nya sudah mulai pegal menunggu tangan Tiffany meraihnya.

Tiffany diam sejenak, kemudian…

“kajja!^^” seru Tiffany tanpa meraih tangan Siwon. Ia malah merangkul pundak Siwon yang tinggi itu. Siwon yang tadinya bingung, sekarang mengerahkan senyumanya dengan hangat. Mereka bukan terlihat seperti pasangan, melainkan seperti sahabat.

**********************************

Malam pun tiba. Tiffany selesai mandi. Ia langsung menuju ke bawah untuk menyiapkan makan malam. Ia merasa senang dengan hari ini, jalan-jalan bersama Siwon dan hubungan nya dengan Joong Ki sudah membaik. Disetiap tapak kaki nya, Tiffany hanya bisa senyum, senyum dan senyuuumm…

 

Ia pun sampai di lantai bawah. Ia hendak beranjak ke dapur. Namun langkah nya berhenti saat melihat sebuah tumpukan kertas di meja ruang tamu. Tiffany langsung berjalan ke arah meja itu.

 

Tiffany duduk dan mengambil kertas itu. Ini… naskah? Naskah siapa? Tiffany melihat nya dengan bingung. Dan ia mulai melihat kertas halaman dua. Ada sekitar 5 halaman. Dan semuanya di satukan dengan satu hekter di pojok kiri atas.-.

Ia membaca sebagian cerita itu. Dan ada satu sekmen yang membuat mata Tiffany terbelak hebat.

“Mwo? Jatuh dari atas gedung ketinggian 80 meter?!” gumam Tiffany dengan keras saking kaget nya saat melihat cerita itu. Itu adalah naskah milik Siwon.

 

“Hyeong! Sudahlah! Kau tidak usah melakukan nya!” seru Donghae. Tiffany mendengarnya, dan membuat Tiffany penasaran. Ia langsung beranjak ke sumber suara, yaitu di kamar Donghae, yang tepat di lantai bawah. Ia masih memegang naskah nya.

 

**********************************

@Kamar Donghae

“Hyeong! Hentikan pekerjaan ini! kau mau mati?!” tanya Donghae dengan amarah nya. Siwon hanya diam dan membuang muka. Tiffany menguping dari luar.

“Ini adalah pilihan ku, aku mencintai pekerjaan ini. Aku tidak akan apa-apa kau tenang saja” ujar Siwon. Donghae berdecak.

“Akan ku telfon sutradara Jung, akan kuminta untuk mencari stuntman lain” ucap Donghae sambil mengeluarkan ponsel nya  dari saku. Siwon yang melihatnya langsung mengambil ponsel donghae dan melemparkan nya ke sofa.

“Sudahlah! Kau jangan ikut campur! Biasanya juga kan kau tidak seperti ini!”

“Ya! Jatuh, dari ketinggian 80 meter! Kau mau mati hah?! Cepat tinggalkan pekerjaan ini! sudah cukup dengan luka-luka di badan mu itu! Jangan macam-macam kau!” seru Donghae.

**********************************

Tiffany terjatuh ke lantai. Tangan nya gemetaran sambil memegang naskah.

‘Andwae! Tidak boleh… Siwon-ah… kau tidak boleh melakukan nya! Jebal!’ jerit Tiffany pada batin nya. Tiba-tiba, Siwon keluar dari kamar Donghae. Ia melihat Tiffany yang sedang duduk di lantai sambil memegang naskah nya dengan gemetar. Ia tahu apa yang sedang terjadi pada Tiffany sekarang. Siwon langsung pergi tanpa menegur Tiffany.

“Ya Siwon-ah!” seru Tiffany.

**********************************

@rumah joong ki

Joong Ki mengambil susu putih dari kulkas nya. Suasana rumah begitu tenang. Ia membawa gelas berisi susu putih itu dan ia duduk di sofa dekat ruang tamu. Ia tersenyum saat melihat kotak makan hitam yang tergeletak manis di depan nya. Kotak makan itu kotak makan nya Tiffany.

‘ting tong!’ terdengar suara bell yang nyaring. Joong Ki langsung pergi ke pintu utama.

**********************************

“Siwon hyeong?!” seru Joong ki saat membuka pintu. Dilihatnya Siwon yang menatap Joong Ki dengan agak berbinar.

**********************************

@ruang tamu

Siwon duduk di sofa ruang tamu. Dia memang sudah tidak asing lagi dengan rumah ini. Siwon langsung mengalihkan pandangan nya pada Joong Ki yang datang dari dapur dan membawa satu cangkir teh. Joong Ki menyimpan nya di depan Siwon.

“Jadi…” Joong Ki duduk di sofa yang berhadapan dengan Siwon, sebelum melanjutkan kalimatnya.
“Ada apa hyeong? Tumben datang ke rumah ku” ucap Joong Ki

“Ini.. tentang Tiffany,” terang Siwon.

“Tiffany?” ulang Joong Ki sambil menyipitkan mata nya.
“Ada apa?”

**********************************

From: Siwon

Tiffany, aku tunggu di taman yang kemarin

 Tiffany mendengus melihat isi sms yang masuk ke handphone nya.

**********************************

Siwon POV

Aku melihat dan merasakan suara gemercik air yang mengalir di pancuran air di depanku. Aku sedang berada di taman yang sangat sering ku kunjungi. Aku duduk di kursi yang panjang dengan senderan kayu. Sedang menanti seorang yeoja yang sangat berarti untuk ku.

“Siwon-ah?” tiba-tiba terdengar ujarang yeoja di sebrang sana. Saat aku menoleh…

“Tiffany?” gumam ku dengan senyuman yang sumringah dan langsung berdiri. Dia seperti nya sedang terengah-engah.  Dia langsung menghampiriku sambil berlari.

“Ada apa?” tanya nya yang berada tepat di depan ku. Aku diam dan melihat ke arah kaki Tiffany. Sepatu yang kemarin ku beri, dia pakai. Jeongmal, haengbokhae.

“Ayo kita jalan-jalan” ajaku. Ini memang rencanaku.

“Mwo? Untuk apa? Kemarin kan kita sudah jalan-jalan” ujar nya.

“Aissshh~ memang nya tidak boleh? Ayo!” aku mengulurkan tanganku yang hendak mengundang tangan Tiffany. Melihat expresi nya yang bingung, aku juga jadi bingung.

“Kajja!” seru nya. namun, sama seperti kemarin. Tangan ku diabaikan, dia malah merangkul pundak ku. Apakah ini berarti, dia menganggapku hanya sebagai teman? Atau?… yang jelas.. aku sempat kecewa, padahal aku ingin terlihat bagaikan couple bersama nya. dia malah melakukan hal ini. walaupun begitu, tetapi berada di rangkulan Tiffany itu.. sangat hangat… dan nyaman…

**********************************

@Restoran

Aku diam melihat Tiffany yang serius menatap buku menu. Kami duduk di lantai, restoran ini seperti lesehan gitu. Aku baru pertama kali nya makan di restoran lesehan seperti ini. Rasa makanan korea pun aku sudah lupa.

“Kau mau apa?” tanya nya yang langsung menatapku, dia berada persis di hadapanku. Aku menjadi serba salah dengan perlakuan yang tiba-tiba itu. Dan aku hanya mengusap-ngusap tangan dengan kasar dan bingung.

“Aaah.. rekomendasikan untuk ku” ucapku. Tiffany langung merasa aneh. Aaah, sudah kuduga.

“Mwo? Waeyo? Makanan faforit mu apa?” tanya Tiffany lagi. Kenapa sih anak ini banyak tanya? Aku hanya ingin makan bersama mu.

“Hemm.. fettuchini?” jawabku dengan ragu. Tiffany tercengang.

“Haduuh.. makanan apa itu? Itu bukan makanan korea! Kau tidak pernah makan-makanan korea Siwon-sshi?” Tiffany kembali bertanya dengan panggilan yang berbeda. Membuatku agak kaget.

“Aisssh~ cepat recomendasikan! Aah sudahlah! Untuk makan siang kali ini, terserah kau saja!”  Tiffany kembali mendengus mendengar pernyataan ku itu.

“Ahjumma, aku minta kimchi nya dua porsi ya?!” seru Tiffany. Kemudian terdengar suara seorang ahjumma dari arah dapur yang terbuka, dan sangat dekat dengan meja kami berkata ‘Ne~’.

“Kimchi?” gumam ku. Sepertinya makanan ini sangat terkenal ya.

Tak lama kemudian, seorang ahjumma datang sambil membawa pesanan kami. Lebih tepatnya pesanan Tiffany.

“Kamsahamida!” ujar Tiffany dengan senyum murah hati nya. yang selalu membuat ku ikut tersenyum juga saat melihatnya.

Kini, ‘kimchi’ tersuguhkan di hadapanku. Baiklah, ini nanti dulu, aku ingin melihat cara makan Tiffany. Dari wajah nya yang cantik, aku yakin dia anggun.

Dia mengambil satu mangkok nasi yang memang tadi ia pesan. Ia memasukan nasi itu ke dalam kimchi nya. ia mengambil sendok yang cukup besar, atau biasa di sebut ‘centong’ untuk mengaduk nasi dan kimchi itu menjadi satu. Setelah semuanya tercampur, masih menggunakan centong itu, ia mengambil satu centong makanan yang tercampur. Kemudian ia masukan kedalam mulutnya dengan lahap. Mataku hanya berkaca-kaca kagum dengan Tiffany. Dibalik bibirnya yang sexy dan manis saat tersenyum, ternyata saat makan….. sangat lebar._. beda sekali dengan bayanganku, tetapi.. aku suka wanita yang tiak jaim seperti dirinya ^^

 

Tiffany POV

Hahaha.. sudah lama sekali aku tidak makan seperti ini. Aku tahu, pasti sekarang ini Siwon sedang menatapku dengan aneh. Biarkan, sepertinya dia yang aneh. makanan seenak ini tidak dia makan.. hahaha aneh.

Disaat-saat aku makan dengan lahapnya, karena pandangan ku yang terus fokus pada makanan ku, aku langsung kaget saat melihat nasi di piring ku sudah tertambah satu mangkok. Dari mana datangnya ini? lalu aku langsung mengangkat kepalaku dan melihat ke arah Siwon. Aku melihat Siwon sedang asyik memunguti nasi di mangkoknya dengan sumpit dan menambahkan nya ke piringku.

“mokko~” ucap Siwon kepada ku.

“Tapi… bagaimana dengan kau? Kau tidak akan makan?” tanyaku. Siwon menggeleng dengan senyumnya.

“Dengan hanya melihatmu makan dengan lahap, sudah membuatku merasa kenyang^^” ujarnya. Sontak mataku berkaca-kaca. Namja ini… selalu membuatku berdebar-debar.

 

**********************************

Siwon POV

“Ayo cepat naik!” seruku menyuruh Tiffany untuk naik ke sepeda yang ada boncengan nya. kami sedang di taman.

“Aaah.. aku tidak mau! Aku lebih suka berjalan-jalan” ucap Tiffany dengan acuh dan buang muka. Aku menghela nafas.

“aissshhh~ cepat naik!” seruku lagi. Kali ini Tiffany menurut dan cepat naik dengan mimik wajah yang cemberut.

 

**********************************

Author POV

Mereka mengendarai sepeda yang sudah Siwon sewa.  Sepeda itu ada keranjang nya, berwarna putih, dan goesan nya juga ada dua. Siwon memang sudah menyiapkan nya.  Tiffany yang tadinya cemberut, lama-lama senyuman nya merekah juga.  Sesekali Tiffany mengangkat kaki nya, ia malas menggoes.

“Ya! Goes dong! Masa cuman aku?” seru Siwon sambil agak melirik ke belakang.

“shiro, aku lelah” jawab Tiffany.

“mwo? Ahahaha…” Siwon tertawa. Tiffany pun ikut menggoes lagi.

**********************************

Mereka berhenti saat melihat sebuah stand yang memjual cotton candy. Siwon turun dari sepeda. Sedangkan Tiffany masih duduk di sepeda dengan kaki yang menahan di bawah. Dia memandang Siwon dengan aneh.

“Tarra!” seru Siwon saat berbalik ke arah Tiffany. Ia membeli dua cotton candy. Tiffany terkejut dan ia langsung tersenyum.

“Ahahaha~ ini…. untukku?” tanya Tiffany dengan berbinar. Siwon mengangguk dan memberikan nya satu kepada Tiffany. Satunya lagi ia simpan di keranjang.

“Siap menggoes lagi?” tanya Siwon dengan senyumya. Tiffany mengangguk.

**********************************

Mereka akhirnya sampai di sebuah taman yang penuh dengan pohon sakura yang sedang gugur. Mereka berdua turun dari sepeda dan menaruh sepeda nya bersender pada pohon.

Mereka berfoto-foto di tengah-tengah gugur nya sakura. Mereka juga bermain-main.

Kemudian mereka duduk di bawah pohon sakura. Mereka hanya duduk di hamparan rumput yang penuh dengan bunga sakura. Siwon bersender pada pohon, sedangkan Tiffany duduk tegak di hadapan Siwon.

Siwon memegang cotton candy nya. sedangkan cotton candy Tiffany sudah habis karena sudah di makan oleh nya tadi di jalan.

Siwon pun memakan cotton candy nya. Tiffany hanya bisa diam melihat Siwon yang tengah asyik mneikmati cotton candy itu sambil sedikit menelan ludah nya. Siwon langsung melirik Tiffany.

“Kau mau?” tanya Siwon. Tiffany mengangguk mantap.
“Ke sini!” ujar Siwon. Sambil menununjuk ke sebelah nya. Ia menyuruh Tiffany untuk bersandar juga pada pohon. Tiffany pun bergerak dan pindah tempat ke sebelah Siwon.

“Aaaaa” ujar Siwon. Tiffany pun sedikit mendengus dan akhirnya ia membuka mulutnya, ia langsung melahap cotton candy itu.

**********************************

Mereka masih berada di pohon sakura itu.

“Siwon-ah~” sapa Tiffany yang tatapan nya menuju ke bunga sakura yang berjatuhan.

“Ne?” tanya Siwon. Ia juga hanya melihat bunga-bunga itu bejatuhan.

“film action mu yang baru itu…” ucap Tiffany. Siwon langsung mengalihkan pandangan nya ke tiffany. “Kau akan melakukan nya?”

“ne, waeyo?” siwon berbalik bertanya dengan muka polos nya.

“kajima!” seru tiffany sambil berbalik menatap siwon. Siwon terkaget dan mata nya melotot.

“jatuh dari ketinggian 80 meter? Haah.. kau gila~” siwon hanya diam mendengarnya dan agak membuang muka.

“aku tidak gila, aku malah menanti-nanti kan scene seperti ini” gurau siwon.

“mwo?”

“sudahlah, kau tidak usah khawatir”

“haah” tiffany mendengus dan mengalihkan pandangan nya dari Siwon. Siwon langung sedikit tersenyum dan memegang tangan tiffany. Tiffany sontak mengalihkan pandangan nya lagi kepada siwon dengan cepat.

“tenang saja… aku, akan baik-baik saja. Selama kau, menemaniku saat syuting, Otte?”

Tiffany diam dengan wajah kesalnya, tetapi lama-lama ia mulai meredakan nya dan mengangkat kepalanya.

“baiklah, aku akan pergi ke lokasi syuting mu,” kata tiffany. Siwon tersenyum.

Keadaan dingin sejenak. Tangan siwon masih melekat di tangan tiffany. Beberapa detik kemudian, wajah tiffany memerah. Ia baru sadar kalau tangan siwon masih menempel pada tangan nya. ia terus memerhatikan siwon, ia hendak melepas tangan nya, namun niat nya itu tak jadi saat  melihat siwon sedang menatap bunga-bunga sambil tersenyum.

‘ada apa ini?..  kenapa aku harus berdebar pada saat ini?’ gumam tiffany.

“ekhem” ucap tiffany, siwon yang sedang memandang bunga-bunga itu langsung pecah konsentrasi nya. ia langsung melepas genggaman tangan nya.

“ahh.. mian~” mereka jadi salah tingkah. Leadaan jadi dingin lagi.

“aahh.. kenapa kau ini.. selalu risih kalau dekat ku?” tanya Siwon tiba-tiba, tiffany yang mendengarnya tidak mengerti.

“mwo? Apa maksudmu?”

“kau.. kenapa selalu menghindari tangan ku? Saat ku ulurkan tanganku, kau malah merangkul bahuku” terang siwon. Tiffany pun diam.

“ya~ wae gerae? Kita kan teman? Aku lebih suka merangkul temanku dari pada bergandengan seperti couple.

JLEB

“ohh~” gumam siwon. Hatinya hancur seketika.

“lagi pula… ada namja yang benar-benar aku cintai saat ini” terang tiffany. Siwon langsung melotot.

“mwo? Nugu? Choneun? O?” siwon sangat penasaran, yang ini tingkat international.

“joong ki oppa”

“mwo?” tanya siwon dengan terbelak hebat.

 

To Be Continue

Yang mau tau kelanjutan nya comment yaaaaaaa :D *teriak pake toa*

dan tinggalkan kritik juga saran nya :D GOMAWO ^^V

 

 

Entry filed under: Chaptered, Family, Friendship, Indonesia, PG, Romance, SNSD, Super Junior. Tags: , , , .

Happy Birthday Choi Sooyoung My Secret Prince: Annyeong Haseyo…

8 Comments Add your own

  • 1. tiffany  |  February 26, 2012 at 8:17 PM

    lanjutttt lagi ….. aku suka bnget……

    Reply
    • 2. Ɉ♥Joker  |  February 27, 2012 at 10:44 AM

      neee😀
      Gomawoo🙂

      Reply
  • 3. Nur Akmalia  |  February 28, 2012 at 5:32 PM

    😦
    yaaahh tiffany sukaa ma joong ki

    Reply
    • 4. Ɉ♥Joker  |  February 28, 2012 at 7:01 PM

      Hahahaha… iyaa😀 saya ga rela joong ki sama tiffany T.T jiahahaha #author aneh

      Reply
  • 5. mellykaayubie  |  February 29, 2012 at 7:18 PM

    lanjut….
    tapi kok fanny suka sama jongki😦
    tiffany eonni cocoknya cuma sama siwon oppa

    Reply
    • 6. Ɉ♥Joker  |  March 1, 2012 at 7:54 PM

      jiahaha emang bener .__.v
      gomawo comment dan read nya😀

      Reply
  • 7. alfira  |  March 4, 2012 at 2:37 PM

    waah… tambah seru ajah nih, lanjut dong……@
    tp knp tiffany suka sm joong ki
    padahal fany cocoknya sm siwon^_^
    makasih dah nampung komentku, tetap semangat OK*

    Reply
  • 8. chiee  |  December 24, 2012 at 10:55 AM

    mwo ???????????

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: