(Cho Jiyoung’s Story) I Want A New Oppa!

February 21, 2012 at 12:16 AM 7 comments

Author : Cho Haneul (Kyula88)
Title       : The Daily Life Of Super Junior’s Little Sisters
(Cho Jiyoung’s Story – I want a new oppa!)

Type      : Oneshoot
Genre    : Family, Comedy, Life, Friendship

Cast :
– Cho Jiyoung
– Cho Kyuhyun
– Choi Jiyeon
– Lee BoYoung
– Super Junior’s members

_______________________________________

For More Story, visit : http://chohaneul88.wordpress.com/

_______________________________________

 

_IN APARTEMENT_

“Ok, oppa pergi dulu ya! Nanti sesampainya oppa di Taiwan, oppa akan segera menghubungimu.” Donghae berkata sambil mengusap lembut kepala adiknya, Boyoung.

“Ne oppa! Jangan lupa oleh-olehnya ya!” Boyoung berkata dengan manja, membuat Donghae mencubit pipi dongsaengnya karena gemas.

“Ne. Annyeong, Youngie-ah!”

“Annyeong!” Boyoung melambaikan tangannya.

Boyoung berjalan menuju ke ruang tv di apartemen mereka. Seketika itu juga ia terkejut saat mendapati Jiyoung yang sedang menggigiti boneka beruangnya. Boyoung bergidik ngeri saat melihat betapa ganasnya Jiyoung menggigit boneka imut nan malang itu.

“Ya! Apa kau segitu laparnya sampai menggigit boneka beruangmu itu, huh?”

Jiyoung tidak menjawab. Ia masih asyik menggigit bonekanya dengan ganas, seakan-akan boneka itu adalah musuh bebuyutannya. Boyoung menggelengkan kepalanya, dan ia pun beranjak dari ruangan itu.

“Ne oppa, arasso. Ok, Ok… don’t worry too much!”

“Ne, I’ll be fine. Have a save flight, oppa.”

“Nado saranghae…”

Jiyeon menutup telepon dan meletakkan handphone-nya diatas meja. Kemudian ia mendudukkan dirinya di atas sofa, tepat disebelah Jiyoung. Merasa sedang diperhatikan, Jiyeon pun menolehkan kepalanya ke samping.

“Wae?” Jiyeon bertanya sambil mengerutkan dahi, ia merasa heran dengan sikap Jiyoung.

Bukannya menjawab, Jiyoung malah berlalu masuk ke kamarnya, tidak lupa untuk membanting pintunya. Boyoung dan Jiyeon sampai terkejut dibuatnya.

“Aish jinjja! Kenapa sih bocah itu?” Boyoung berseru sambil duduk disamping Jiyeon. Jiyeon hanya menggelengkan kepalanya, pertanda bahwa ia juga sama bingungnya dengan Boyoung.

 

*****

 

(Jiyoung’s POV)

Aaargghh oppa babo!!! Kyuhyun oppa benar benar menyebalkan! Sangat menyebalkan!! Bagaimana mungkin sih ia tidak memberikan sedikit kabar pun pada dongsaengnya ini?!

Padahal, Siwon oppa yang lebih sibuk saja sempat menelepon Jiyeon untuk memberi kabar tentang keberangkatan mereka ke Taiwan. Donghae oppa bahkan menyempatkan diri mampir ke apartemen untuk menemui Boyoung.

Huh… sedangkan aku??

Ciih, SMS pun tidak. Benar-benar oppa yang menyebalkan!

Tidak tahukah dia bahwa aku sangat merindukannya?

Aku menolehkan pandanganku kearah boneka beruang pemberian Kyuhyun oppa. “Aigoo… kasian sekali dirimu wahai boneka, bentukmu sudah tidak karuan lagi. Mianhe… jeongmal mianhe…  Jika kau ingin menyalahkan seseorang, salahkan saja si babo gameKyu itu!” Aku berkata kepada si boneka sambil mengusapnya pelan.

Ne, tadi aku sangat kesal dan iri terhadap dua sahabatku itu, sampai-sampai aku tidak sadar jika aku sudah nyaris menghancurkan boneka ini.

Ahh beruntung sekali kedua sahabatku itu. Mereka memiliki oppa yang baik dan benar-benar pengertian. Rasanya aku… aku…

Aku ingin tukaran oppa saja…

“AHA! Kenapa gak kepikiran dari tadi??”

(Jiyoung’s POV End)

 

*****

 

_IN THE AIRPLANE_

“Kyuhyun-ah, apa kau sudah menghubungi Jiyoung?” Kyuhyun mengalihkan pandangannya dari PSP-nya kearah Sungmin yang duduk disampingnya.

“Ani.” Jawab Kyuhyun singkat.

“Wae?”

“Ah, memangnya kenapa sih hyung? Lagipula menurutku itu bukanlah hal yang penting.” Jawab Kyuhyun selagi ia masih sibuk dengan PSP-nya.

“Terserah mu sajalah! Tapi aku tidak tanggung jawab jika nanti ia marah padamu.” Ujar Sungmin. Setelah itu ia pun menyibukkan diri dengan membaca buku.

‘Hmm… ya sudahlah, nanti saja aku hubungi Jiyoung jika sudah sampai di Taiwan.’

 

*****

 

(Jiyoung’s POV)

“MWOYA?!”

Aku segera menutup kedua telingaku. Boyoung dan Jiyeon masih menatapku dengan tatapan tidak percaya. Aku hanya menunjukkan senyum tiga jariku pada mereka.

“Ada yang aneh?” Tanyaku.

PLETAK!

“Ya appo!” Ringisku saat Boyoung menjitak kepalaku dengan tangannya.

“Jelaslah aneh! Masa kau ingin tukaran oppa dengan kami?”

“Mau ya… ya?”

Boyoung dan Jiyeon saling bertatapan dan dengan serentak mereka menjawab…

“SIRHEO!”

“Waeee???” Tanyaku pada mereka. Tidak lupa menunjukkan sedikit aegyo ku.

“Biarpun kau menunjukkan selusin aegyo-mu kami tidak akan terpengaruh. Idemu sangat gila! Jeongmal micheosso!”

“Pelit!”

(Jiyoung’s POV End)

 

*****

 

_IN THE SCHOOL_

“AAA… Kyuhyun oppa membalas pesan UFO ku!” Seru Yoori. Teman-teman yang lain langsung memenuhi meja Yoori, bak semut menemukan gula. Jiyoung hanya melihat pemandangan itu tanpa minat. Sudah menjadi hal yang biasa baginya untuk melihat teman-temannya menjadi histeris hanya karena, oppanya, Cho Kyuhyun.

‘Ciih, tidak tahu saja mereka kalau aku adik dari si evil maknae itu.’ Batin Jiyoung sambil melihat kehebohan teman-temannya.

“Dia sempat membalas pesan UFO tidak penting itu. Tapi dia malah tidak sempat member kabar pada dongsaengnya? Aish jinjja!” Umpat Jiyoung.

“Sudahlah jangan marah marah! Daripada kau uring-uringan terus, kenapa tidak kau duluan saja yang menghubunginya?” Saran Jiyeon.

“Ne.” Boyoung menganggukkan kepala, setuju dengan usul Jiyeon.

“Sirheo!” Jawab Jiyoung cepat.

“Hah, kalian ini benar-benar kakak adik yang kompak. Sama-sama keras kepala dan terlalu mementingkan ego.”

“Benar apa yang dikatakan Jiyeon. Sekali-kali mengalahlah, Jiyoung.” Tambah Boyoung sembari merangkul Jiyoung. Jiyoung terdiam mendengar penuturan kedua sahabatnya. Sebenarnya ia ingin sekali menghubungi oppanya yang satu itu, tapi dia telalu gengsi. Dan gengsi itu sulit sekali untuk dihilangkan.

 

 

_SUPER JUNIOR’s DORM IN TAIWAN_

Kyuhyun memperhatikan Donghae yang sedang menelepon Boyoung. Kalau boleh jujur, sebenarnya ia juga rindu sekali dengan dongsaengnya itu. Ia rindu dengan suara cempreng nan manja milik adiknya. Tapi ia tidak mau mengakuinya, terlalu gengsi…

Meskipun Jiyoung dan Kyuhyun sering bertengkar hanya karena masalah sepele, tapi sebenarnya Kyuhyun sangat menyayangi adik kecilnya itu. Ia akan sangat panic jika terjadi sesuatu pada Jiyoung.

Kyuhyun beranjak menuju kamarnya. Ya, dia sudah memutuskan untuk menghubungi Jiyoung. Ia ingin tahu bagaimana keadaan dongsaengnya yang manja itu. Tapi sayangnya handphone Kyuhyun tidak dapat ditemukan dimana pun. Kyuhyun kelabakan mencari benda pentingnya itu.

“Aish jinjja!! Masa sih hape ku hilang lagi?” Kyuhyun bergumam sambil sibuk mencari hapenya di setiap sudut kamar.

“Mencari apa, Kyu?” Tanya Donghae yang baru masuk kedalam kamar Kyuhyun.

“Ah hyung, apa kau melihat hape ku? Aku tidak dapat menemukannya dimana pun.” Tanya Kyuhyun. Donghae mengernyitkan dahinya.

“Lah, bukankah hape mu rusak dan kau sengaja meninggalkannya di Korea?” Donghae balik bertanya. Seketika itu juga Kyuhyun tersentak. Ia memukul jidatnya pelan.

“Oh ya, aku lupa! Aigoo… jeongmal baboya!” Rutuknya.

 

 

*****

 

“Jiyoung-ah, neo gwenchana? Wajahmu pucat sekali.” Tutur Boyoung. Ia menatap cemas sahabatnya itu. Bagaimana ia tidak khawatir, saat ini wajah putih Jiyoung menjadi sangat pucat. Jiyoung juga sedari tadi mengeluarkan keringat dingin.

Yang ditanya hanya menggelengkan kepalanya. “Gwenchana.” Jawabnya.

“Jangan bohong! Wajahmu sudah nyaris seputih kapas begitu, kau bilang baik-baik saja?”

“Sebaiknya kau tidak usah masuk sekolah saja, Jiyoung-ah.” Saran Jiyeon sambil menatap Jiyoung cemas.

“Aduuh… kalian ini cerewet ya! Aku kan sudah bilang aku baik-baik saja. Sudah ah, aku berangkat duluan saja.” Tanpa berkata apa-apalagi Jiyoung bergegas mengambil tasnya dan beranjak keluar dari apartemen, meninggalkan kedua sahabatnya yang memandang cemas kearahnya.

 

 

*****

 

(Jiyoung’s POV)
Sudah seminggu semenjak dia pergi ke Taiwan, tapi sampai sekarang tidak ada kabar darinya. Bukannya aku tidak berusaha menghubungi oppa ku itu. Aku sudah berkali-kali mencoba menghubungi hape-nya itu. Tapi sama sekali tidak aktif…

Membuatku kesal saja! Padahal aku sudah berbaik hati mau menghubunginya terlebih dahulu. Liat saja nanti jika kau sudah pulang, jangan harap aku masih mau mengakuimu sebagai oppa ku!

Ahh, ngomong-ngomong kok aku jadi pusing begini ya? Aigoo… jangan bilang anemia-ku kambuh!

“Ya Jiyoung-ah, kau sakit ya? Wajahmu pucat sekali.”

Aku memalingkan wajahku menghadap Ryu, dia sahabat sekaligus teman sebangku-ku. “Nan molla, tapi aku merasa sangat pusing dan lemas. Sepertinya anemia-ku kambuh.” Tuturku.

“Lebih baik kau ke UKS saja. Ayo, biar aku antar!” Ajak Ryu.
“Tidak usah, biar aku pergi sendiri saja. Lagipula Kim seonsangmin sebentar lagi akan datang. Tolong izinkan aku pada seonsangnim ya!” Kataku sembari bangkit dari kursiku. Aku berjalan dengan sempoyongan menuju pintu kelas. Tepat saat aku keluar dari kelas, aku merasa amat sangat lemas hingga aku tak mampu menyangga tubuhku sendiri dan akhirnya aku terjatuh.

Walaupun samar-samar, tapi aku masih dapat mendengar suara teman-temanku yang panic saat melihatku terjatuh. Dan setelah itu…

Semuanya menjadi gelap…

(Jiyoung’s POV End)

 

*****

 

Kyuhyun berjalan cepat menuju apartemen dongsaengnya. Ia sangat panic saat Siwon bilang bahwa Jiyoung pingsan di sekolahnya. Untuk saja ia sudah sampai di Korea, jadi ia bisa langsung bergegas menuju ke sana.

Kyuhyun menekan bell dengan tidak sabaran. Hingga akhirnya pintu itu terbuka dan menampakkan seorang gadis remaja cantik berambut panjang.

“Jiyeon-ah, bagaimana keadaan Jiyoung?”

“Masuk dulu oppa!” Jiyeon melebarkan pintu sehingga Kyuhyun dapat masuk. Tanpa membuang waktu, Kyuhyun bergegas masuk kedalam apartemen itu dan berjalan menuju kamar Jiyoung.

“Ia sudah tidak apa-apa oppa. Kata dokter, Jiyoung hanya kelelahan saja dan juga anemianya kambuh.”

Kyuhyun menatap wajah pucat dongsaengnya dengan sayang. Dielusnya rambut Jiyoung dengan lembut dan kemudian ia mencium dahi dongsaengnya itu. Jiyeon tersenyum melihat bagaimana Kyuhyun sangat memperdulikan temannya itu. Sejujurnya Jiyeon tahu, sangat tahu, bahwa Kyuhyun sangat menyayangi adiknya itu. Hanya saja caranya menunjukkan kepedulian dan kasih sayangnya itu berbeda dengan cara Siwon dan Donghae. Dibalik sikap cueknya itu, sebenarnya tersimpan sebuah sikap kepedulian yang amat besar.

“Oppa kenapa tidak memberi kabar pada Jiyoung? Ia jadi uring-uringan terus.” Papar Jiyeon.

“Hape ku rusak dan aku meninggalkannya di dorm.” Jawab Kyuhyun. Yang bertanya hanya menganggukkan kepala.

“Ya sudah aku keluar dulu ya oppa! Oppa mau minum apa?” Tanya Jiyeon ramah.

“Terserahmu saja, Gomawo.”

Jiyoung membuka matanya secara perlahan. Ia masih merasa agak pusing dan lemas.

“Kau sudah sadar rupanya.” Seru seseorang. Jiyoung kenal amat baik dengan suara itu. Ne, itu suara oppanya, orang yang sangat ia rindukan, Cho Kyuhyun. Jiyoung menoleh menghadap Kyuhyun dan mendapati sang oppa sedang duduk manis disebelahnya.

“Oppa… kau sudah pulang,ya.”

“Tentu saja! Kalau tidak mana mungkin aku ada disini.” Jawab Kyuhyun ketus.

Jiyoung mengerucutkan bibirnya karena kesal. Lama tidak memberi kabar, eh sekali bertemu langsung mengajak ribut.

“Harus berapa kali kubilang agar kau menjaga kesehatanmu? Kau itu memiliki anemia, jadi kau tidak boleh terlalu lelah.”

“Ne oppa, arasso.”

Lama mereka terdiam sampai pada akhirnya Kyuhyun memecah keheningan itu dengan permintaan maafnya. Ia merasa menyesal telah membuat Jiyoung cemas akan keadaannya.

“Mianhe. Bukan maksudku untuk tidak mengabarimu. Hanya saja handphone ku rusak, jadi aku tidak bisa menghubungimu. Lagipula, ku pikir kau juga sibuk, saengi-ah.”

Melihat dongsaengnya yang hanya diam dan memandangnya tanpa ekspresi membuat Kyuhyun semakin merasa bersalah. Ia bangkit dari kursinya dan kemudian duduk dikasur, tepat disebelah Jiyoung. Dengan sigap, ia merengkuh Jiyoung kedalam pelukannya.

“Babo oppa…” Lirih Jiyoung.

“Mianhe…” Kyuhyun mengeratkan pelukannya. Jiyoung membalas pelukan oppanya itu. Ia membenamkan wajahnya didada Kyuhyun. Hangat dan nyaman…
…yaah, itu yang ia rasakan saat ini.

“Oppa ada membawa hadiah apa untukku?” Tanya Jiyoung manja sembari mengeratkan pelukannya pada perut Kyuhyun. Kyuhyun melepaskan pelukannya. Ia mengambil sesuatu dari dalam tas yang tadi ia bawa. Jiyoung menunggu dengan sabar.

“Ini.”

Jiyoung mengambil bungkusan itu. Matanya melebar saat ia mengetahui apa isi bungkusan itu. “Omo! Ini kan kaset game terbaru edisi Taiwan!” Seru Jiyoung dengan mata yang berbinar.

“Oppa gomawo! You’re the best oppa ever!”

Kyuhyun tersenyum melihat tingkah dongsaengnya itu.

“Dasar sama-sama penggila game! Hanya dengan sebuah game bisa memperbaiki keadaan.” Ujar Boyoung yang berdiri didepan pintu bersama Jiyeon. Sedari tadi kedua kakak beradik itu tidak menyadari jika mereka telah dijadikan bahan tontonan oleh kedua gadis cantik ini.

“Nah, sekarang apa kau masih ingin tukaran oppa dengan kami?” Goda Boyoung.

Jiyeon segera menyenggol Boyoung untuk memperingatkannya, tapi sayang semua sudah terlambat. Boyoung yang menyadari kesalahan fatal yang baru dibuatnya pun hanya menatap Jiyoung dengan tatapan maaf.

“Eh… aku… aku pergi dulu ya!” Boyoung tersenyum lebar dan bergegas pergi dari tempat itu bersama Jiyeon.

Selepas kedua gadis itu pergi, Kyuhyun menatap Jiyoung tajam. Jiyoung bisa merasakan aura setan Kyuhyun muncul, membuatnya bergidik ngeri. Dalam hati ia merutuki Boyoung yang dengan santainya mengucapkan kata-kata itu.

“Oppa… ee.. aku…” Jiyoung berkata dengan terbata-bata.

“Tukaran oppa?” Tanya Kyuhyun dingin, dengan tatapan tajamnya.

“Itu… aku…”

“Jadi menurutmu Donghae hyung dan Siwon hyung lebih baik dari aku?”

“Mianhe oppa… aku…”

“Ya sudah kalau begitu, sana! Jadi adik mereka saja tak usah menjadi adikku lagi.” Seru Kyuhyun. “Dan berhubung kau bukan adikku lagi, jadi kaset game ini kutarik kembali.” Kata Kyuhyun sembari mengambil paksa kaset game tersebut sebelum ia beranjak pergi.

“Ya oppa! Aku kan hanya bercanda. Jebal… kembalikan kaset game ku!” rengek Jiyoung.

“Sirheo!”

“Oppaaaa….”

Jiyeon dan Boyoung hanya bisa tertawa geli melihat pasangan kakak beradik yang sedang berlarian ala India karena memperebutkan kaset game.

“Gara-gara kau sih! Jadi perang lagi deh.” Ujar Jiyeon sambil melihat kedua kakak beradik itu, sedangkan Boyoung, ia hanya tersenyum tiga jari sambil menikmati pemandangan yang ada didepannya.

 

 

-The End-

 

 

Annyeong readers ku sayang! *lebay*

Akhirnya selesai juga FF indo pertama aku. Tadinya dh mau nyerah buatnya :(
So, gmn menurut kalian? Pasti jelek + gaje kan? Kekeke wajar sich, ni kan yg pertama xD
Jd tolong jgn dibashing ya! ^^

Jangan lupa komen juga!
And please bgt deh, DONT BE A SIDER!
Komen tu gk susah kok, wong tinggal diketik aja..

Ya udh deh, cukup cuap2nya.
Ni kan versi Cho siblings. Ntr klo ada waktu aku bakalan buat versi Lee ama Choi siblings. Ditunggu yo!

Bubbyeee!! :D

 

Entry filed under: Comedy, Family, FanFiction, Friendship, G, Indonesia, KARA, Life, One Shoot, Super Junior, T-ara. Tags: .

My Angel [chapter 1] [Prolog/Teaser] Ballet

7 Comments Add your own

  • 1. supergirl  |  February 22, 2012 at 10:22 PM

    ff nya lucu
    good job

    annyeong tya imnida .. aku pembaca baru
    bangapsumnida🙂

    Reply
    • 2. kyula88  |  February 23, 2012 at 6:51 AM

      Annyeong, Haneul imnida ^^ Bangapseumnida chingu-ya!🙂
      Gomawo ya udh baca + komen. sering2 main ke sini yaa🙂

      Reply
  • 3. JinhyePark  |  February 24, 2012 at 8:14 PM

    Nggak saeng nggak oppanya, sm aja, sm2 pnggila game ckckck…. Nice ff,kocak..bruntung bgt punya oppa kayak si-kyu mau mnta apa aja dkasih,bingung mau komen apa#dibakar author…

    Reply
    • 4. kyula88  |  February 24, 2012 at 8:57 PM

      Gomawo udh baca ff-ku ^^
      hahaha iyaa tuh, sekeluarga maniak game kali ya :p

      Reply
  • 5. moveontime  |  July 10, 2012 at 3:44 PM

    ff yang ok,,
    klo nggak mw jadi dongsaengnya kyu,, bnyak yang ngantri nih,ahahaha.
    ditunggu next ff ya..
    ^_^

    Reply
    • 6. kyula88  |  July 10, 2012 at 6:52 PM

      haha😀 gomawo ya chingu! ^^

      Reply
  • 7. number4  |  September 16, 2012 at 7:14 AM

    awalny di kira pacaran taunya sidara. bagus kok. banget malah

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: