Two Different Tears chapter 2

February 9, 2012 at 12:09 PM 11 comments

 

Two Different Tears eps 2

Cast: Choi Si Won x Stephanny Hwang x

 Lee Dong Hae x Song Joong Ki

Genre: Romance, Family, Friendships

Type: Chapter 2/5

Rate: PG 15

No Be a Silent Readers, no bashing, no plagiating

note: di sini ada adegan ciuman loh yaa u.u #gapenting

 

“Aku.. aku akan kuliah”

“Waah… kuliah dimana?” tanya Joong Ki lagi.

“Aku belum tahu, tapi, aku akan kuliah di universitas kesenian teman ibu ku dan menjadi penyanyi :D” jawab Tiffany. Joong Ki tersenyum hangat mendengarnya.

 

“Siapa nama perempuan itu?” tanya Joong Ki tiba-tiba.

“Emmmhh… Ti.. Tiffany, nama koreanya Hwang Mi Yeong”

“Mwo?”

**********************************

@Rumah Donghae dan Siwon

Donghae dan Joong Ki memasuki rumah.

“Ada apa sih tiba-tiba datang ke mari?” tanya Donghae yang berjalan menuju meja ruang tamu sambil melempar-lemparkan kunci mobil sport nya. Joong Ki menuturkan nya dari belakang.

“Anio~ aku hanya ingin mampir dan bertemu dengan Siwon Hyeong” jawab Joong Ki yang sejak memasuki rumah Donghae mata nya sudah ke sana-ke sini seperti mencari sesuatu.

“Silahkan duduk dulu, mau minum apa?” tanya Donghae yang usai menyimpan kunci mobil nya di atas meja ruang tamu dan lekas menuju ke dapur. Dapur rumah ini seperti pantry modern. Jadi terbuka dan bersebelahan dengan ruang tamu.

“Emmhh… apa saja yang ada di sini. Biar ku tebak… bir…” ucap Joong Ki sambil duduk di ruang tamu.

“Hahaha kau ini,” kata Donghae. Donghae dan Siwon memang suka bir. Donghae mengambil dua bir dari kulkas nya dan menuju ruang tamu. Ia melemparkan nya kepada Joong Ki. Dan, Hap! Joong Ki berhasil menangkapnya. Donghae duduk di sofa yang berhadapan dengan Joong Ki. Ia membuka bir nya itu.

“Jadi… kau kangen sama Siwon Hyeong?” goda Donghae sambil meneguk bir nya.

“Mungkin~” jawab Joong Ki sambil sedikit tertawa. Donghae langsung tersedak mendengarnya.

“Haah.. kau ini” ucap Donghae.

Kemudian Siwon turun dari lantai dua. Hentakan kaki nya membuat Joong Ki langsung melihat ke sumber suara.

“Oooh! Hyeong?” sapa Joong Ki.

“Ooohh… annyeon” sapa Siwon dengan dingin dan cuek. Ia langsung beranjak ke dapur dan membuka kulkas. Ia mengambil bir itu.

“Ya! Hyeong! Kenapa kau begitu dingin? Joong Ki bilang ia kangen pada hyeong!” seru Donghae. Joong Ki langsung melotot.

“Ya! Aku bercanda!” seru Joong Ki.

Siwon hanya diam dan tidak berkata apa-apa. Ia sudah tahu kalau itu hanya bercanda. Ia langsung meneguk bir kaleng nya.

Kemudian pintu rumah terbuka.

“Aku pulaangg!!” seru seorang yeoja. Terdengar suara keresek belanjaan yang risuh.

Ketiga namja itu langsung melihat ke arah pintu masuk.

Dilihatnya Tiffany yang sibuk membawa belanjaan.

“Tiffany?” tanya Joong Ki dengan mata berbinar dan bulat saat melihat Tiffany.

“Joo..joong ki?” gumam Tiffany.

“Ka… kalian sudah saling kenal?” tanya Donghae. Siwon hanya melihatnya dengan heran.

“I.. iya, tadi pagi kami berkenalan” ucap Joong Ki yang tatapan nya belum lepas dari Tiffany.

“Mmhh… kalau begitu, kita buat pesta untuk kedatangan Tiffany saja!!” seru Donghae. Tiffany langsung melotot mendengarnya.

“Benar-benar! Aku setuju!” seru Joong  Ki dengan antusias. Joong Ki kembali menatap Tiffany dengan senyuman nya yang tak kalah sexy dengan Donghae. Siwon tidak senantusias mereka. Ia langsung naik ke lantai dua dan masuk ke kamar nya. Tiffany memperhatikan Siwon yang acuh itu. Sedangkan kedua cassanova itu sedang antusias-antusias nya membicarakan acara penyambutan Tiffany.

**********************************

@Kamar Siwon

Siwon duduk di sisi kasur mewah nya. Ia terenung dan sedang tenggelam dalam fikiran nya. Ia menatap foto berbingkai di meja sebelahnya. Ia mengambil foto itu. Foto seorang yeoja cantik yang tengah merangkul Siwon saat kecil.

Ia mengelus foto itu dengan tangan nya. Tangan nya agak bergetar.

“Oemma” ucap Siwon saat meraba foto itu. Foto itu adalah foto oemma nya Siwon.  Oemma Siwon yang benarma lengkap Baek Ji Sun sudah meninggal sejak Siwon masih berumur 6 tahun. Ia memejamkan matanya perlahan.

“Oemma.. kenapa dia begitu mirip dengan mu?” tanya Siwon perlahan pada foto itu. Mata nya berair.

**********************************

Malam pun datang. Siwon, Donghae, Joong Ki dan tidak lupa Tiffany berkumpul di ruang tengah.

“Naah… ayo kita rayakan kedatangan uri-Mi yeongie ke rumah ini ^^” seru Donghae sambil mengangkat bir nya. Mereka pun –Siwon, Donghae, Joong Ki- cheers. Mereka bertiga hendak meminum bir mereka masing-masing. Tiba-tiba…

“Kajjima!” seru Tiffany. Mereka bertiga langsung diam dan tidak jadi meminum bir mereka. Bir itu mematung di genggaman masing-masing.

“Wa..wae?” tanya Donghae. Tiffany berlari ke dapur dan membuka kulkas. Kemudian ia mengambil sesuatu dan kembali ke ruang tengah lagi.

Ia menyimpan 4 susu putih yang segar di atas meja.

“Mwo?” gumam Joong Ki. Siwon mentaut kan alis nya. Tiffany langsung mengambil bir-bir yang siap diminum itu dari tangan ketiga namja keren itu.

“Kalian tidak boleh terlalu banyak minum-minum an seperti ini! nanti lambung kalian rusak, dan bisa sakit! Ayo minum ini!” seru Tiffany sambil menunjuk ke empat susu putih segar nan dingin. Mereka bertiga melongo dan diam mematung. Mereka bertiga langsung sedikit tertawa.

“Gerae… geraee… ayo kita minum… susu putih segar, dari uri-Mi Yeongie~” ujar Donghae sambil mulai meneguk susu putih itu. Joong Ki juga mulai meminum nya. Siwon hanya diam.

“Ya~ Kau tidak mau susu ini?” tanya Tiffany kepada Siwon. Joong Ki dan Donghae langsung menatap Siwon. Siwon langsung tersadar dan serba salah.

“Hah? Ohh.. ani” jawab Siwon dingin.

“Yadusah kalau tidak mau, biar ku minum saja” ucap Tiffany. Tiffany pun membuka susu putih itu dan…

“Berikan padaku!” seru Siwon dan langsung mengambil susu putih itu dari tangan Tiffany. Joong Ki dan Donghae saling menatap heran. Tiffany tersenyum. Siwon langsung meminumnya.

“Ahahaha” Tiffany, Joong Ki dan Donghae langsung tertawa melihat Siwon.

“Ya! Waeyeo?!” tanya Siwon yang langsung menghabiskan susu putih nya.

“Emmhh.. Tiffany. Kapan kau mengikuti ujian test masuk ke Konkuk?” tanya Donghae tiba-tiba. Memecahkan tawa-tawaan itu.

“Satu minggu lagi ^^” jawab Tiffany yang memegang mug berisi susu di dada nya.

“Ooohh… hwaiting!” seru Donghae sambil mengelus rambut Tiffany pelan. Tiffany langsung terbelak hebat. Joong Ki dan Siwon melotot melihatnya.

“Kau akan ikut jurusan apa?” tanya Joong Ki.

“Aku masuk jurusan Vocal ^^” terang Tiffany. Joong Ki tersenyum hangat.

**********************************

 

#Keesokan hari nya

Tiffany bangun dari tidur nya. Ia mengucek-ngucek mata nya. Kemudian ia berjalan lemas ke luar kamar.

 

@Dapur

Tiffany berjalan lemas menuju kulkas. Ia membuka kulkas dua pintu itu. Tiffany tersentak.

“Aaaah.. lagi-lagi bir… bir… bir!! Kenapa tidak jualan bir saja?!” keluh Tiffany sambil menutup pintu kulkas dengan kencang.
“Besok! Akan ku beli satu toren air putih! Jiahahaha” fikir Tiffany. Ia langsung menyandarkan diri nya pada kulkas sejenak. Ia membetulkan rambut nya. Dan berjalan menuju kamar mandi.

****************

Tiffany membuka pintu kamar mandi. Kemudian mata Tiffany terlbelak saat melihat punggung seorang namja yang penuh luka. Ia langsung menutup pintu kamar mandi itu segera.

Nafas Tiffany tak beraturan. ia terus memejamkan matanya sambil mengusap-ngusap uluh hati nya. Menghela nafas dan menghembuskan nya.

“Huh! Bodoh! Aku kan punya kamar mandi sendiri!” seru Tiffany sambil sedikit memukul kepala nya. Kemudian, Tiffany hendak berjalan ke tangga dan pergi ke kamar nya. Namun baru dua langkah, Tiffany merasa janggal. Punggung penuh luka itu… Nuguya? Batin Tiffany. Ia langsung membalikan badan nya ke arah pintu itu. Berulang kali ia mengigit jari nya. Kemudian ia membuka pintu itu lagi dengan pelan dan irama jantung yang tak karuan.

Akhirnya tangan Tiffany membuka pintu itu. Hanya bermodalkan celah kecil dari pintu itu, Tiffany mencari-cari namja tadi. Kemudian ada yang menarik pintu dari dalam.

“Ya!” seru namja itu.

Saking shock nya Tiffany tak banyak bicara. Kemudian, Tiffany melihat namja itu. Tetapi tidak langsung ke wajahnya. Ia melihat dari bawah. Ia melihat sepatu kulit coklat, kemudian jeans dan sedikit  underware yang terlihat, dan tepat di atas underware itu terlihat abs yang…. emm… yaah… ‘ajib’ lah. Di situ lah Tiffany berhenti menatap. Ia bukan menatap keindahan abs itu. Tetapi menatap luka-luka di sekitar abs itu. Kemudian ia melihat ke bagian paling atas, yaitu muka. SIWON?

Tiffany langsung menegakan punggung nya. Terlihat Siwon yang begitu aneh dengan Tiffany. Ia sedang telanjang dada. Dan ia juga memakai handuk putih yang mengalung di leher Siwon.

“Emmhh… ummm…. annyeong” sapa Tiffany. Siwon tersenyum kecut melihatnya.

“Jigeum mwoya aningeoya?” tanya Siwon dengan satu alis tebal nya mengangkat.

“jeo-gi… hemm…. tadi… anu… eh… tadi aku mau masuk.. tapi… tapi…” Siwon langsung pergi dari pandangan Tiffany. Belum sempat Tiffany menghabiskan kata-kata nya yang gagap itu. Dia sudah berjalan menuju tangga.

“Joe-gi-yeo!” seru Tiffany. Siwon menghentikan langkah nya. Ia langsung berbalik belakang dan melihat Tiffany tampa banyak bicara dan dingin.
“Hem… itu… luka di tubuhmu…emm” ucap Tiffany yang kembali gugup.

Siwon melirik ke abs yang berada di bawah muka nya itu. Siwon langsung diam lalu melihat ke Tiffany.

“Mianhamida~” ucap Siwon dan kembali melanjutkan langkah nya. Tiffany menatap nya heran.

“Jeo-gi-yeo!” seru Tiffany lagi. Untuk yang kedua kali nya Siwon berbalik belakang lagi.
“Em… gwenchanayeo?” tanya Tiffany. Membuat Siwon menjadi berdebar. Mata Siwon menatap Tiffany dengan heran dan serba salah.

“Bu… bukan urusanmu!” seru Siwon dan melanjutkan langkah nya menaiki tangga. Tangan nya mengepal. Tiffany mendengus heran.

“Ya~ Kenapa ada orang yang begitu dingin seperti itu?” gumam Tiffany sambil melipat tangan nya.
“Ya, ya,ya~ changkam…. luka tadi… itu luka apa ya? Banyak sekali, apa kah Siwon oppa itu jegger? Sering berantem?”

**********************************

@Rumah Joong Ki

“Jadi… Joong Ki oppa adalah musisi? Woooh… aku sangat bodoh! Ahahaha… berarti aku bisa belajar bersama oppa dong?” tanya Tiffany. Joong Ki tersenyum.

“Hemm… kerae-chi~”

“Woooh… Oppa~ alat musik mu lengkap! Kau bisa memainkan ini semua?” tanya Tiffany dengan polos sambil memegang-megang gitar. Joong Ki tertawa kecil dan mengangguk.

“Kalau kau butuh bantuan tentang musik, kau bisa panggil aku kapan saja ;)” kata Joong Ki. Tiffany tersenyum bahagia. Dan agak tersentuh mendengarnya.

“Gomawoyo oppa~” ucap Tiffany sambil mengerahkan senyuman manis nya.

“Oooh iya, sekarang Siwon Hyeong ada syuting ya?” tanya Joong Ki. Tiffany menggeleng tidak tahu.

“Syu… syuting?” tanya Tiffany. Joong Ki merubah expressi nya menjadi heran.
“Waaah… kenapa aku dikelilingi oleh banyak bintang ya?…” gumam Tiffany.

“Ahahaha… Siwon Hyeong itu adalah stuntman yang profesional. Mollayeo?” tanya Joong Ki lagi.

“Mo.. molla~ aku tidak terlalu dekat dengan Siwon oppa” terang Tiffany. Joong Ki mengangguk maklum.

“Yaaah… Siwon hyeong memang tidak terlalu terbuka. Dia sangat dingin dan cuek. Setiap orang yang baru berkenalan dengan nya akan merasa risih dan tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mencairkan suasana. Dan pada akhirnya, orang-orang itu akan pergi meninggalkan Siwon Hyeong sendirian” ungkap Joong Ki tanpa sadar.  Tiffany merenung.

“Jo… joe-gi-yeo?” ujar Tiffany. Joong Ki melihat Tiffany dengan cepat dan salah tingkah. Seakan ia sedang menghayal dan buyar.

“Boleh aku menonton Siwon Hyeong?” tanya Tiffany.

**********************************

“Joesong hamida! Aku terlambat!” Siwon menunduk setiba nya di lokasi syuting kepada sutradara. Sutradara yang bernama Park Chae Jjong itu langsung mengalihkan pandangan nya pada Siwon sambil memegang naskah.

“Gwenchanayeo~ O, kau sudah siap? Kau sudah membaca naskah nya kan? Ayo cepat ganti baju di sana” ucap Sutradara Park, Siwon tak berhasil menjawab satu pertanyaan pun dari sang sutradara.
“Go Ya Mi-sshi! Ayo cepat kesini! Bintang nya sudah datang!” seru sutradara Park. Terdengar teriakan ‘Ne!’ di sebrang sana.

“Kalau begitu, aku ganti baju dulu~” ucap Siwon dan menunduk lagi.

 

@Ruang ganti baju

“Ini kostum nya,” ujar Go Ya Mi sambil memberikan baju yang dibutuhkan nya untuk syuting kali ini. Kaos O-Blong. Siwon membukuk sambil mengambilnya.

Siwon pun membuka kemeja nya kancing demi kancing. Kemudian saat ia hendak mengganti baju nya. ia melihat ke arah cermin. Ia menatap semua luka di tubuh nya. Luka itu, tampak hanya seperti lecet. Tetapi luka itu lah yang membawa Siwon menjadi stuntman profesional. Tak peduli sampai sakit bagaimana pun, Siwon tetap mencintai profesi ini. Tiba-tiba saat ia tenggelam dalam fikiran nya, muncul sosok gadis cantik di benak nya.

#flashback

“Jeo-gi-yeo!” seru Tiffany lagi. Untuk yang kedua kali nya Siwon berbalik belakang lagi.
“Em… gwenchanayeo?” tanya Tiffany. Membuat Siwon menjadi berdebar. Mata Siwon menatap Tiffany dengan heran dan serba salah.

#flashback end

“Choi Si Won-sshi?! Apakah anda sudah siap?” terdengar suara nyaring sutradara Park di sana. Fikiran Siwon langsung buyar dan pecah. Tanpa menjawab nya, Ia langsung mengenakan pakaian nya.

**********************************

@Lokasi syuting

Suasana begitu bising. Siwon sudah siap pada tempatnya. Begitu juga dengan crew-crew lain nya.

Kini Siwon sedang berdiri di tengah-tengah kerumunan namja-namja stuntman juga.

“Camera………  Rolling~………… Action!”

Siwon langsung menjalankan pekerjaan nya. ia menonjok dan menghabisi  orang-orang yang menjadi stuntman juga. Ceritanya Siwon menjadi pemain pengganti untuk pemain utama.

**********************************

Mata Tiffany tak habis-habis terpukai oleh Siwon. Ia berdiri di belakang sutradara sambil memegang erat kantung berisi makanan, dan tidak lupa susu. Di sebelahnya juga ada Joong Ki yang menemani nya. Joong Ki sudah tidak kaget lagi dengan aksi Siwon. Tapi tetap saja perasaan kagum nya tidak sirnah saat melihat aksi Siwon. Sesekali Joong Ki menoleh ke arah Tiffany sambil tersenyum.

“Cut! … perfect!” seru sang sutradara. Siwon langsung berhenti dan mengatur nafas nya. Mata Tiffany tidak berpaling kemana-mana. Tetap tertuju pada Siwon. Semakin lama, pegangan tangan nya pada kantung pelastik berisi makanan itu semaking kencang. Detak jantung nya semakin cepat. Bahkan ponsel nya yang berdering tidak dia angkat. Joong Ki langsung memerhatikan Tiffany. Joong Ki keheranan. Dia langsung menoel bahu Tiffany.

“Mi yeongie, ponsel mu berdering” ucap Joong Ki. Dengan polos dan tatapan yang tetap setia pada Siwon, Tiffany mengambil ponsel nya. Ia langsung mengangkat telefon itu tanpa melihat siapa yang menelfon nya. Joong Ki tercengang melihatnya.

“Yobosaeyeo?” ucap Tiffany.

“Tiffany, ini aku Dong…”

“Nanti ku telefon lagi” ucap Tiffany dan langsung menutup telefon nya. Ia kembali melihat Siwon dengan serius. Siwon sedang meminum air mineral nya. seperti nya Tiffany terkena sihir atau apalah, yang membuatnya menjadi begini.

“Mi yeongi??” tanya Joong Ki. Yang ini Tiffany langsung melihat Joong Ki.

“Opp.. oppa?” tanya Tiffany.

“Gwenchanayeo?”

“Gwenchana~” ucap Tiffany.
“O! Kita harus memberikan ini pada Siwon Oppa!” seru Tiffany sambil mengangkat kantung nya. Joong Ki tertawa kecut.

**********************************

@Ruang artis

Lagi-lagi Siwon memikirkan Tiffany. Ia tak henti-henti memikirkan wajah cantik nya. Siwon yang tengah duduk melepas lelah hanya bisa memandang cermin.

“Oppa?!” seru Tiffany sambil masuk ke dalam ruang artis. Sontak Siwon langsung melihat ke sumber suara. Joong ki berada di belakang Tiffany.

Tiffany mengangkat kantung yang ia bawa nya dari tadi.

“Aku harap, oppa belum makan!^^” seru Tiffany. Siwon memasang tatapan berarti lagi. Joong Ki hanya diam melihat kelakuan mereka.

“Op… oppa?” gumam Siwon pelan. Tiffany berlari-lari kecil sambil menghampiri Siwon.

“Oppa!” seru Tiffany sambil memasang eye-smile semanis-manis nya.
“Aku membawa makanan untuk oppa! Dan… susu!” seru Tiffany. Siwon tersenyum. Joong Ki tercengan melihatnya. Baru kali ini Joong Ki melihat Siwon tersenyum semenjak ibu nya meninggal. Joong Ki agak sedikit merasa nyampah. Tapi ia senang bisa melihat hyeong nya tersenyum.

Kemudian ponsel Joong Ki berdering. Tiffany dan Siwon langsung melihat ke arah Joong Ki serentak.

“Chakaman-yeo~” ucap Joong Ki dan keluar dari ruang artis untuk mengangkat telefon.

Kini hanya mereka di ruang artis.

“Oppa! Ayo makan ini!” seru Tiffany sambil membuka bekal yang ia bawa. Siwon memerhatikan nya dengan gembira, walaupun raut wajah nya tidak menggambarkan perasaan nya itu.
“Ooh iya, aku juga memasak ini” seru Tiffany lagi sambil membuka bekal yang satu nya lagi. Sudah lama sekali Siwon tak makan makanan bento buatan rumah. Siwon yang melamun itu langsung terkaget saat tangan nya diraih Tiffany. Tiffany menyimpan sepasang sumpit di tangan Siwon.
“Makan yang banyak… oppa~” ujar Tiffany. Siwon langsung menatap Tiffany lebih dalam. Matanya berbinar. Seperti ada yang sedang mengetuk-ngetuk hati nya.

“Mi yeongie~” ucap Siwon. Tiffany langsung melihat ke arah Siwon.
“Gomapta~” ucap Siwon lagi. Tiffany mengambangkan senyuman nya. alisnya terangkat.

“Cheonman~” ujar Tiffany tersenyum simpul.

Siwon kini memakan makanan nya. Tiffany bahagia melihatnya.

“Ooh iya, ada yang ingin aku katakan padamu” ucap Siwon tiba-tiba.

“Apa itu?” tanya Tiffany. Siwon yang usai menelan makanan nya langsung melihat Tiffany dengan serius.

“Noe~ jangan pernah panggil aku oppa lagi” ucap Siwon.  Tiffany hanya menatap Siwon dengan heran.

“Wae gerae?” tanya Tiffany heran.

“Na… nan… tidak terbiasa dengan panggilan itu… kau cukup memanggilku… Siwon-ah” ujar Siwon. Tiffany mengangguk mengerti.

“Arayo~” ucap Tiffany mengerti sambil tersenyum. Dia sudah kaget dari tadi.
“Annyong hasimnika? Siwon-ah?” ujar Tiffany sambil mengulurkan tangan nya. Siwon diam sejenak melihat perlakuan Tiffany itu. Kemudian ia tersenyum.

“Jeongmal Cal Cinemnida~ Tiffany~” jawab Siwon sambil menjabat tangan Tiffany yang putih itu. Mereka tertawa bersama.

“Ya~ mengapa begitu formal? Ahahaha” seru Tiffany. Mereka tertawa bersama.

**********************************

“Ya~ Donghae-ah, wae’re?” tanya Joong ki seraya mengangkat telefon nya.

“Ya! Kau bersama Tiffany sekarang?” tanya Donghae di telefon. Joong ki melirik ruang artis sejenak.

“Iya~” jawab Joong Ki.

“Dia sedang apa? Aku butuh bantuan kalian sekarang!” seru Donghae.

“Ba.. bantuan?”

**********************************

@Latte Caffe

“Aku tidak mengerti! Kenapa semua pekerjaku pada pulang?!” keluh Donghae. Tiffany, Joong Ki, dan Siwon mendengus melihat kelakuan Donghae.
“Sebentar lagi, pasti banyak pengunjung yang datang… bagaimana aku mengatasi semua pelanggan-pelanggan itu sendirian???”  seru Donghae. Kedua teman nya dan kakak nya itu diam tak bersuara melihat Donghae.

“Kereom, apa yang bisa kami bantu?” tanya Joong Ki.

**********************************

Joong ki memakai celemek nya. Begitu juga dengan Siwon. Tiffany sedang kebingungan memasang celemek. Ia kesulitan menalikan tali celemek coklat itu. Siwon dan Joong ki langsung beranjak ke arah Tiffany. Namun langkah mereka berhenti saat melihat Donghae telah memegang tali celemek Tiffany.

“Begini cara memasang nya uri-Mi yeongie~” ucap Donghae. Pipi Tiffany memanas dibuatnya.

“Go.. gomawoyeo~” ucap  Tiffany seusai talinya terpasang rapi.

Suasana sempat belenggu dan kaku.

PLOK! Donghae menepuk tangan nya.

“Chaa~ sekarang waktu nya kita bekerja!” seru Donghae sambil tersenyum. Tiffany dan Joong Ki langsung bertepuk tangan. Seperti biasa Siwon hanya diam.

Kemudian seorang pelanggan masuk dari pintu utama. Seorang pelanggan yeoja. Siwon, Tiffany, Donghae dan Joong Ki langsung saling menatap.

“Ini dia~” ucap Donghae. Joong ki menepuk bahu Donghae.

“Serahkan yang ini padaku~” ucap Joong Ki. Donghae tersenyum mengerti. Tiffany juga tersenyum.

Joong Ki pun langsung menghampiri pelanggan itu.

Kemudian ada seorang ibu dan anak nya yang datang juga. Anak itu sedang membawa-bawa buku gambar.

“Naah.. aku akan ke sana dulu ya~” ucap Tiffany dan langsung meninggalkan Donghae dan Siwon. Tak lupa ia juga membawa menu.

“Hyeong~ Kau jaga di kasir ya.. setiap satu jam kita bergantian. Mohon kerja sama nya😉 *wink*” ujar Donghae. Tanpa banyak bicara Siwon langsung menuju kasir. Donghae bekerja di dapur.

Mereka bekerja dengan kompak. Joong ki selalu melayani pelanggan yeoja yang datang.

“Sepertinya, Vanilla cocok untuk yeoja manis seperti anda berdua~” ucap Joong ki sambil mengedipkan satu mata nya. kedua yeoja yang sedang berada di bawah pelayanan Joong ki itu langsung tersipu-sipu malu.

 

“Oemma-nim, aku tidak suka cafe ini!” seru seorang anak kecil berumur 6 tahun kepada ibu nya. Tiffany hanya diam sambil memegang menu nya.

“Ya Shin Joohyung, setiap cafe yang kita datangi, kau bilang tidak suka! Semua!” seru sang ibu. Tiffany langsung memberikan menu nya pada anak kecil itu.

“Adiik~ apa kau suka kue?” tanya Tiffany. Tadinya anak itu acuh, lalu ia mengangguk.
“Noonim punya banyak kue. Kau suka coklat atau keju?” tanya Tiffany lagi dengan lembut.

“Co… coklat~” jawab sang anak.

“Baiklah, kue coklat segera datang ^^” seru Tiffany. Anak itu tersenyum tetapi juga heran. Sang ibu hanya bisa senyum.

“Aku ingin amricano coffee nona~ ^^” ucap ibu sang anak.

Dari kasir Siwon memerhatikan Tiffany. Ia juga tersenyum melihat yeoja yang satu rumah dengan nya itu.

**********************************

“Semua nya jadi 6.000 Won ahjussi~” ujar Siwon. Ahjussi itu memberikan uang nya. dan Siwon menyimpan uang itu dan memberikan bon.
“Kamsa hamida, silahkan datang lagi” seru Siwon. Donghae tersenyum melihat Hyeong nya itu.

‘PRANK!’ tiba-tiba terdengar pecahan barang pecah beling. Seluruh orang di cafe itu langsung melihat ke arah sumber suara.

 

“Josong hamida ahjussi~ josong hamida!” seru Tiffany berulang-ulang kali. Tiffany tidak sengaja menumpahkan kopi pesanan ahjussi itu dan gelas nya juga.

“Ya! Apa kau tau? Aku ada janji penting hari ini! aku harus cepat-cepat dan sekarang, jas ku kotor! Kau harus bertanggung jawab!” seru Ahjussi.

“Choesong hamida ahjussi-ya, aku akan membersihkan jas anda!” seru Tiffany sambil terus menunduk ke bawah.

“Ya! Naneun… naneun Sajang! Sajang! Saj…”

“Andwaeyeo” ucap Siwon tiba-tiba. Tiffany dan ahjussi itu langsung melihat Siwon yang telah berdiri di sebelah Tiffany.

“Siwon-ah~” gumam Tiffany.

“Choesong hamida ahjussi, tapi tolong jangan membentak wanita ini” ucap Siwon. Kalimat yang sangat tidak terduga. Tiffany langsung terbelak. Joong Ki dan Donghae yang mendengarnya juga tidak menyangka.

Ahjussi itu mendengus.

“Ya! Dia yang salah! Cafe ini benar-benar aneh! ya! Lain kali kau harus bekerja dengan benar! Dasar bodoh!” seru ahjussi itu.

“Ya ahjussi~” seru Siwon. Tiffany langsung salah tingkah. Ia langsung jongkok dan membersihkan pecah beling itu. Siwon melirik Tiffany.

“Kantha!” seru Ahjussi itu. Dan langsung menendang pelan Tiffany. Tiffany pun terjatuh ke lantai.

Ahjussi yang hendak jalan itu langsung berhenti saat Siwon menahan tangan nya. Donghae yang melihatnya langsung merasa akan terjadi sesuatu yang gawat kali ini. Joong ki langsung menghampiri Tiffany yang tersungkur di lantai itu.

Ahjussi itu menoleh ke arah Siwon.

“Ya! Anak muda! Aku tidak punya urusan dengan mu! Jadi lepaska…”

‘BUK!’ Siwon langsung melayangkan satu tinjuan ke pipi ahjussi itu. Ahjussi itu sontak terjatuh ke lantai. Donghae langsung membulatkan matanya dan cepat menghampiri kedua namja itu.

Tiffany dan Joong Ki terbelak melihat aksi Siwon. Tiffany masih tergeletak lemas dan hanya berpangku dengan Joong Ki.

“Hyeong!” seru Donghae sambil memegang bahu Siwon yang tinggi itu.

Siwon langsung memegang erat kerah kemeja ahjussi itu, sekaan  menghiraukan adiknya. Sekarang ahjussi itu meringis dan hidung nya berdarah.

“Ya! Noe~ jangan pernah sekali-kali kau melakukan hal itu kepada TIFFANY!!!” seru Siwon. Tiffany mengepal tangan nya erat-erat. Ia merasa ingin menangis.

“Ya! Kau… ber.. urusan dengan or.. orang yang salaah” ucap Ahjussi itu dengan lemas. Satu tinjuan kuat itu membuat ahjussi begitu lemas.

“Ooo Jeongmal? Kalau begitu! Pergi! PERGI SEKARANG!” seru Siwon sambil melepas kerah Ahjussi itu. Ahjussi itu lari terbirit-birit dari cafe itu.

Joong Ki membantu Tiffany berdiri. Tiffany masih berada di dekapan Joong Ki.

“Siwon-ah~” ujar Tiffany. Siwon langsung menoleh ke arah Tiffany yang berada di belakang nya.  Siwon memusatkan pandangan nya pada tangan Tiffany yang berdarah. Siwon mengepal tangan nya hebat. Rasa nya ingin sekali ia membunuh ahjussi itu. Tanpa banyak omong, Siwon langsung pergi ke belakang.

“Hyeong!” seru Donghae. Mereka bertiga menatap Siwon yang pergi ke belakang dengan lemas. Kemudian Donghae berlari ke arah Tiffany.

“Gwenchanayeo?” tanya Donghae setibanya di depan Tiffany.

“Tangan nya berdarah saat memungut beling-beling itu” jelas Joong Ki. Donghae langsung melotot ke arah Tiffany.

“Gwenchana~ Mianhada oppa~” ucap Tiffany penuh penyasalan. Donghae langsung memukul pelan kepala Tiffany.

“YA! Jangan minta maaf lagi! Cepat obati luka mu! ” seru Donghae. Tiffany mengangguk. Joong Ki membawa Tiffany ke belakang.

**********************************

@Kamar mandi

Siwon menyalakan kran wastafel. Ia berpangku tangan di atas wastafel. Ia diam dan sedang tenggelam dalam fikiran nya sendiri. Merenung dan merasa ganjal..

“Apa yang baru saja ku lakukan tadi?!” fikir Siwon dengan alis yang bertaut.

**********************************

@Ruang Loker

Tiffany duduk di kursi yang memanjang. Sedangkan Joong ki berada di depan Tiffany, sedang berjongkok sambil membersihkan luka yang berada di tangan Tiffany.

“Aw!” seru Tiffany. Joong ki menoleh ke arah Tiffany. Tapi ia tetap melanjutkan membalut luka Tiffany.

“Nah.. sudah selesai! Gwenchana?” tanya Joong Ki. Tiffany mengangguk.

“Gomawo oppa~” ucap Tiffany. Joong Ki tersenyum. Ia langsung duduk disebelah Tiffany.

“Hahh…” gumam Joong Ki. Tiffany langsung melihat ke arah Joong Ki yang duduk di sebelah kiri nya.
“Aksi Siwon Hyeong itu… mengingatkan ku dengan seseorang” ucap Joong Ki membuka percakapan.

“Ne? Nuguya?” tanya Tiffany. Joong Ki menoleh ke arah Tiffany.

“Noe” ucap Joong Ki dengan tatapan hangat nya. Tiffany tercengang.

“Naneun?” tanya Tiffany. Joong Ki mengangguk.

“Pagi hari yang cerah… seorang yeoja berkacamata dan mengoes sepeda nya, melewati rumah ku. Ia di cegah oleh tiga orang yeoja. Mereka semua anak SMA yang mempunyai gaya rambut berbeda satu sama lain. Mereka marah karena yeoja itu selalu ku perhatikan setiap melewati rumah ku. Yeoja manis itu memutar tangan ketiga yeoja itu. Sambil berkata ‘Kalau kau tidak ingin tanganmu patah. Menyingkirlah dari jalanku sekarang!!’ Aku terkesima oleh nya. Dia benar-benar hebat” ujar Joong Ki. Pipi Tiffany memanas dibuatnya.

“Op.. oppa?” gumam Tiffany.

“Geuyeoja~ Adalah kau” ucap Joong Ki sambil menatap Tiffany. Tiffany diam tak bergening.
“Kalau begitu, kau di sini ya. Aku harus membantu yang lain lagi” kata Joong Ki seraya meninggalkan Tiffany. Tiffany menghela nafas pelan. Ia menatap jari nya yang luka.

Kemudian pintu terbuka lagi. Kali ini, Siwon yang datang. Tiffany menoleh ke arah pintu.

“Siwon-ah?” gumam Tiffany saat melihat Siwon. Siwon menunduk kan kepala nya sambil menutup pintu dan menghampiri Tiffany.

 

“Gwenchana?” tanya Siwon yang berdiri di depan Tiffany. Tiffany mengangguk. Detak jantung kedua insan itu berpacu dengan cepat.

“Bagaimana dengan mu? Gwenhcana?” Tiffany berbalik bertanya. Siwon mengangguk.

“Mianha…”

“Anio~ Gomasimida!” ucap Tiffany yang memotong kalimat Siwon. Mata Siwon melebar.

“Tangan mu masih sakit?” tanya Siwon serentak saat melihat jari Tiffany di perban. Ia langsung memegang tangan Tiffany.

Tiffany menoleh ke arah Siwon. Mereka kini saling menatap. Keadaan menjadi kaku saat itu. Siwon langung melepaskan tangan nya.

“Mianhe” ucap Siwon. Mereka berdua hanya diam dan salah tingkah.

“Siwon-ah~ Gomasimida!” Tiffany mengulang kalimat yang sama lagi.
“Kalau tidak ada kau, mungkin ajussi itu aka…”

‘CHU!’ Siwon langsung mencium kening Tiffany.

Tiffany membulatkan mata nya hingga sesempurna mungkin. Kedua tangan Siwon beranjak ke leher Tiffany. Ia mencium kening Tiffany dengan lembut dan penuh perasaan. Kemudian.. Siwon melepaskan ciuman itu. Dan menatap mata Tiffany penuh arti sejenak. Lalu ia mendekatkan bibir nya dengan bibir Tiffany. Kemudian, Siwon mencium bibir Tiffany lembut. Tiffany hanya bisa memejamkan matanya dan merasakan lembutnya bibir Siwon yang menempel di bibirnya.

To Be Continue

Aduuh… author setress kalau sampe yang ini garame! Mian kalau ada typo yaa… dan mian juga kalau ceritanya jelekk .. author minta maaf yaa…

Kalau ada yang mau ngasih saran, kritik, atau sekedar ngasih tau perasaan kalian setelah baca ini, bisa langsung comment di bawah ini ya😉 Tolong author biar bisa bikin fanfic sesuai yang readers mau.

Author berterima kasih banget sama yang udah mau baca fanfic author😀 Readers harus tetap setia nungguin chapter-chapter selanjutnya yaaaa

See.. ya! ^^

Entry filed under: Chaptered, Drama, PG, Romance. Tags: , , , .

My Teacher, My Love (Oneshot) Key to Kibum’s Heart | Part1

11 Comments Add your own

  • 1. gitaleaderprince  |  February 10, 2012 at 12:25 PM

    Annyeong haseyo..
    Bagus chingu. Aku setuju kalau siwon nantinya sama tiffany. Aku bayangin tiffany pas rambut pendek kayak di mv into the new world. Neomu yeppeo.. =D
    ditunggu next chapter n klo bsa jgn lama2 yaah….
    Fighting!!
    Gansahamnida, annyeong haseyo… ^^

    Reply
    • 2. Ɉ♥Joker  |  February 15, 2012 at 7:38 AM

      Neee !!!😀
      gomawo udah baca🙂

      Reply
  • 3. Serenity  |  February 12, 2012 at 10:42 PM

    Ceritanya rame ko eonni. .
    Terusin lg ya. .
    Saya pngen baca kelanjutannya. .penasaran. .hehe

    Reply
    • 4. Ɉ♥Joker  |  February 15, 2012 at 7:38 AM

      Nee!! kamsahamida!🙂

      Reply
  • 5. serenity66  |  February 16, 2012 at 5:38 PM

    ayoo dong ayo saya masih nunggu terusan nya niiiih~ hhe

    Reply
    • 6. Ɉ♥Joker  |  February 19, 2012 at 9:54 AM

      Sipp😀 gomawo😉

      Reply
  • 7. gitaleaderprince  |  February 18, 2012 at 11:07 AM

    Cheonmayeon😀
    ttep semangat. Hwaiting

    Reply
    • 8. Ɉ♥Joker  |  February 19, 2012 at 9:55 AM

      Ne, gomawo🙂 hwaiting!😀

      Reply
  • 9. Nur Akmalia  |  February 28, 2012 at 4:52 PM

    waahh…,
    sifany yaaa??
    sukaaaa

    Reply
    • 10. Ɉ♥Joker  |  February 28, 2012 at 6:59 PM

      Gomawo🙂

      Reply
  • 11. chiee  |  December 24, 2012 at 10:35 AM

    aaaa…siwon da rasa sm tifany ne…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

February 2012
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
272829  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: