[FREELANCE] Don’t Don’t – Part 4

January 8, 2012 at 10:58 PM 6 comments

Author : GaemFishySilverCloud

Cast :

Cho  Hye Mi (OC) a.k.a  you

Shin Hanna (OC) a.k.a you

Lee Dong Hae

All member Super Junior

Henry Lau a.k.a Henry

ZhouMi a.k.a ortunya Henry

Cast-cast lain akan bermunculan seiring waktu ^^

Genre : Friendship, Romance.

Author POV

Sepanjang perjalanan pulang, Kyuhyun tak henti-hentinya berfikir. Otaknya terasa panas mengingat kejadian buruk yang hampir menimpa Hye Mi tadi.

‘Siapa yang berani-beraninya mencelakakan Hye Mi tadi?’ pertanyaan itu terus saja menggelayuti pikirannya.

Tak terasa mereka sudah sampai di kediaman keluarga Cho. Kyuhyun memberhentikan mobilnya di halaman rumah dan menoleh ke samping.

“Dongsaeng~ah kita sudah sam…pai,” ucap Kyuhyun semakin pelan karena melihat Hye Mi yang sedang tertidur pulas.

Dengan hati-hati Kyuhyun membuka seatbelt Hye Mi dan turun lalu membuka pintu di samping Hye Mi dan dengan hati-hati menggendong Hye Mi ke dalam.

Heechul yang tengah asyik dengan Iphone nya seketika kaget melihat Kyuhyun dengan Hye Mi digendongannya.

“Omo!Ada apa dengan Hye Mi?” ujar Heechul dengan suara yang agak keras.

“Sttt… hyung, pelan-pelan sedikit ngomongnya. Nanti Hye Mi bisa terbangun,” ucap Kyu.

Kyuhyun langsung berlalu menuju kamar Hye MI sementara Heechul mengikutinya dari belakang. Sesampainya di depan kamarnya, Heechul membukakan pintu diikuti dengan Kyuhyun yang masuk ke dalam dan membaringkan Hye Mi yang sedang teridur pulas ke ranjang empuk Hye Mi.

Heechul membantu menyelimutinya. Sementara Kyuhyun yang berada di sampingnya sedang merenggangkan badannya.

“Hyung, Kibum ke mana?” tanya Kyuhyun.

“tadi pagi dia pergi ke  Jeju karena ada urusan mendadak yang harus diselesaikannya.” Ucap Heechul yang tatapannya tak lepas dari Hye Mi.

“Pasti ada sesuatu yang terjadi padanya tadi kan? Kajja, kau harus menceritakannya padaku,” sambung Heechul lagi.

Yah… tidak heran mengapa Heechul bisa mengetahui bahwa tadi ada sesuatu yang terjadi pada Hye Mi. Karena Heechul memang mempunyai kemampuan membaca raut wajah orang dan mengetahui karakter orang hanya dari tulisan tangannya saja.

Mereka kini berada di ruang makan. Keduanya masih saling terdiam. Kyuhyun tidak tahu harus mulai darimana. Ia takut Heechul akan sangat marah besar. Dan akan langsung bertindak gegabah. Biarpun dia yang paling dewasa di antara mereka, namun jika emosinya sedang tersulut maka dia tidak akan segan-segan bertindak tanpa akal sehat.

“Kenapa kau masih diam? Aku dari tadi sudah menunggu ceritamu. Sampai- sampai aku nambah 2 kali kau juga masih belum membka mulutmu itu.” ujar Heechul sedikit kesal.

“Hyung, aku akan menceritakannya padamu. tapi kau juga harus berjanji kalau kau tidak akan bertindak gegabah setelah mendengar cerita ini. apa kau mau?” ucap Kyuhyun.

“Oke, oke. Sekarang cepat ceritakan,” ucap Heechul tak sabaran.

“Tadi… saat aku menjemput Hye Mi di sekolahnya, aku diikuti oleh sebuah mobil Jeep Hitam. Tapi aku hanya membiarkannya saja. Saat aku memarkirkan mobilku di depan sekolah Hye Mi, tiba-tiba mobil itu menghilang. Aku pun tak ambil pusing karena menurutku itu tidak penting…” ucap Kyuhyun panjang lebar.

Dia berhenti sejenak untuk mengambil nafas. Menceritakan kejadian tadi, membuat dadanya terasa sesak. Sementara Heechul diam menunggu cerita selanjutnya dari Kyuhyun.

“Lalu, saat Hye Mi akan menghampiriku yang berada di seberang jalan, ada seseorang yang seeprti sengaja mendorongnya hingga dia jatuh. Dan belum sempat dia bangun, ada sebuah mobil yang melaju kencang ke arahnya dan itu adalah mobil yang sama dengan mobil yang mengikutiku tadi. Mobil itu seperti bermaksud untuk menabrak Hye Mi. Aku merasa tidak berguna Hyung. saat itu, aku ingin sekali menolongnya. Tapi kakiku terasa kaku. Aku hanya bisa diam,” ucap Kyuhyun menunduk dan meremas rambutnya frustasi.

“Lalu, apa yang terjadi selanjutnya?” tanya Heechul.

“Beruntung ada seorang namja yang langsung menyelamatkannya. Dia adalah teman baik Hye Mi sewaktu di Seoul,” sambung Kyuhyun.

“Syukurlah kalau begitu. Pantas saja raut wajah Hye Mi terlihat shock meskipun dia sedang tertidur. Meskipun tubuhnya tidak apa-apa, namun aku tahu hatinya pasti terguncang dengan kejadian ini,” ucap Heechul yang diikuti anggukkan Kyuhyun.

“Apa kau mencatat nomor palt mobilnya?” tanya Heechul.

“Ani. Mobil itu tidak mempunyai nomor plat. Tapi aku sempat melihat stiker di pintu mobil itu yang bergambar Burung Elang.” Ucap Kyuhyun terlihat tidak tenang dan langsung membuat Heechul kaget.

“M-Mwo? Apa kau bilang tadi? Elang?” tanya Heechul.

“Ne, Burung Elang.” Tukas Kyuhyun.

“Kau… yakin?” tanya Heechul mencoba meyakinkan.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya lemah lalu membenamkan wajahnya di kedua telapak tangannya.

“Dia bertindak dengan cepat rupanya. Geure, kalau begitu kita tak perlu membuang waktu lagi,” ujar Heechul diikuti seringaian khasnya.

“Hyung…” ucap Kyuhyun lemah.

“Apa?” tanya Heechul.

“Ini bukan saat yang tepat. Pikirkan juga Hye Mi,” ujar Kyuhyun.

“Yaa! Karena aku memikirkannya makanya aku berkata seperti itu. berniat mencelakan Hye Mi, itu sama saja menabuh genderang perang dengan kita.Sudahlah Kyuhyun~ah yang terpenting sekarang, kita harus melindungi Hye Mi. jangan sampai kita kecolongan lagi…” Ucap Heechul terhenti sejenak.

“Sekarang dia sudah tahu sekolah Hye Mi. Itu berarti tidak akan aman bagi Hye Mi. Kalau kita lengah sedikit saja, maka habislah kita. Kau pikirkanlah itu,” ucap Heechul bangkit berdiri.

“Kau mau ke mana Hyung?” tanya Kyuhyun.

“Aku mau bertemu Super Junior dulu. Mereka akan sangat membantu kita untuk menjaga Hye Mi. aku pergi dulu. Kau tetaplah di sini sampai aku pulang. Jaga rumah dan Hye Mi,” titah Heechul kemudian berbalik.

“Ne,” ujar Kyu lirih.

Dia beranjak dari meja makan menuju kamar Hye Mi. dia membuka dan menutup pintu kamar dongsaeng nya dengan hati-hati. Takut-takut nanti Hye Mi terbangun.

Kyu duduk di pinggir ranjang Hye Mi. memandang wajah dongsaeng yang sangat ia sayangi itu lekat-lekat. Matanya menatap Hye Mi sendu.

Tangan Kyu bergerak mengusap pelan kepala Hye Mi. Merapikan poni tirai yeoja itu.

“Apakah ini saat yang tepat untuk kau mengetahui semuanya dongsaeng~ah?” ucap Kyu sangat pelan berbicara sendiri.

Sementara Hye Mi masih tertidur pulas. Dia terlihat letih sekali.

“Maafkan oppa mu ini karena harus melibatkanmu dalam urusan ini dan membahayakan nyawamu.” Ucap Kyu lagi.

“Oppa sudah berusaha.”

Kyu menggenggam lembut tangan yeodongsaengnya itu dan meletakkannya ke pipinya sendiri. Merasakan halusnya tangan Hye Mi.

“Oppa janji, oppa akan melindungimu. Kalau perlu oppa akan menukar nyawa oppa untuk keselamatanmu jagi,” air mata Kyu jatuh begitu saja membasahi punggung tangan Hye Mi yang sedang digenggamnya.

Dia menangis dalam diam. Kyu lalu meletakkan kembali tangan Hye Mi hati-hati di kasur dan berjalan keluar kamar setelah dia mengecup dahi yeodongsaengnya itu.

***

Author POV

“Oppa…” ucap Hye Mi lirih.

Setelah Kyu keluar, Hye Mi membuka matanya.

Sebenarnya sudah dari tadi dia bangun. Tapi dia malas untuk beranjak dari kasurnya yang empuk. Tubuhnya sangat letih. Letih dengan lingkungan baru yang ia jalani sekarang. Letih dengan semuanya. Dan ditambah lagi dengan kejadian tadi yang sangat membuatnya shock.

Dan otomatis dia juga mendengar semua yang di ucapkan oleh oppanya tadi.

“Apa yang sebenarnya kalian sembunyikan dariku?” ucap Hye Mi berbicara sendiri.

“Aku harus mencari tahu,”

=====

–Flashback–

“Aku kembali tuan muda Cho. Haha… bagaimana kabar mu huh?” ucap seseorang di seberang telpon.

“Siapa kau?” tanya Kyu dingin.

“Apa kau tidak mengingatku? Haha… ini aku, Mimi ahjussi yang sangat kau sayangi.” Ujar orang itu.

“Ciss… aku tidak pernah menyayangimu karena orang yang brengsek. Aku membencimu dan malah berharap bisa membunuhmu,” cetus Kyuhyun dingin.

“Hahaha… O ya? Aku rasa kau takkan bisa. Aku bukanlah Zhoumi yang dulu. Yang selalu menurut perinta keluarga Cho.”

“Aku telah kembali tuan muda. Dengarkan aku baik-baik. Aku kembali bukan untuk membiarkan kalian hidup tenang. Aku akan membuat hidup kalian hancur seperti yang kalian perbuat dulu pada keluargaku, melalui Hye Mi. Cho Hye Mi, yeodongsaeng kalian yang sangat kalian sayangi itu,”

Kyuhyun menggeram. Dia menggenggam keras ponselnya.

“Haha… nikamatilah waktu-waktu bersama kalian yang singkat itu. hahaha…” tawa pria itu terdengar seperti nyanyian setan di telinga Kyuhyun.

–Flashback End–

****

Donghae POV

Kami tengah bersantai-santai di ruang tengah saat kudengar seseorang memencet bel rumah. Leeteuk Hyung langsung tegak dari duduknya dan beranjak untuk membukakan pintu.

Beberapa saat kemudian, dia masuk lagi bersama Heechul Hyung yang tampaknya sedang tidak baik. Terlihat dari raut wajahnya.

“Silahkan duduk Hyung,” tawar Leeteuk Hyung dan diikuti anggukan Heechul Hyung.

Kami menghentikan kegiatan kami semula dan mulai memfokuskan diri pada Heechul hyung. kami semua tahu apa yang akan dibicarakannya.

“Aku rasa kalian sudah tahu apa yang mau aku bicarakan. Bukan begitu?” ucapnya membuka percakapan di antara kami. Sementara kami hanya mengangguk-angguk saja.

“Hahh… dongsaeng ku itu, aku snagat khawatir padanya,” ujarnya sedih namun kami hanya diam. Tidak ada satupun dari kami yang menginterupsi pembicaraannya.

“Tadi saat dia pulang, dia sangat terlihat tidak baik. Kyuhyun menggendongnya saat memasuki rumah. Dia tertidur. Awalnya aku mengira Hye Mi pingsan karena sakit. Namun saat aku melihat raut wajahnya, aku tahu dia sangat shock…” Heechul mengambil nafas sejenak.

“Saat aku bertanya pada Kyuhyun ada apa sebenarnya dengan Hye Mi, dia menceritakan semuanya. Dia bilang Hye Mi hampir saja tertabrak oleh sebuah Jeep hitam yang tampak dengan sengaja melaju kencang ke arahnya. Dan Kyuhyun juga bilang bahwa mobil itu juga yang mengikutinya saat ia dalam perjalanan menuju sekolah kalian untuk menjepmut Hye Mi…”

Kami masih terdiam mendengar ceritanya.

“Dan kalian tahu siapa dalang di balik semua ini? dia adalah Zhoumi…” tandas Heechul.

“Mwo? Kau yakin Hyung?” tanya Leeteuk Hyung dan diikuti anggukan mantap dari Heechul Hyung.

“Kyuhyun sendiri yang bilang kalau dia melihat stiker bertanda Elang di mobil itu. dan kami sangat mengenal kepunyaan siapa stiker itu. Aku sama sekali tidak meragukan itu karena Kyuhyun memiliki indera penglihatan dan ingatan yang tajam. Dia tak mungkin salah mengenali sesuatu.” Jelas Heechul hyung.

“Gomawo Donghae~ya,” ucap Heechul hyung sambil menepuk bahuku.

“Mwo? Untuk apa?” tanyaku bingung. Seingatku, aku tidak melakukan apa-apa daritadi.

“Karena kau telah menyelamatkan Hye Mi. kalau saja tak ada kau, mungkin Hye Mi sekarang terbaring di rumah sakit bukan di rumah,” ujarnya. Ah, aku tahu apa maksudnya.

“Mmm… mian Hyung. aku rasa kau salah orang. Bukan aku yang menolong Hye Mi, tapi…” ucap donghae merasa tak enak.

“Lalu siapa yang menyelamatkan dongsaengku?” tanya Heechul Hyung bingung.

“Henry…” ucapku.

****

Hanna POV

Udara Seoul memang sangat dingin akhir-akhir ini. wajar saja karena beberapa hari ke depan salju akan turun. Hah… aku sangat suka sekali musim dingin. Entah kenapa, meskipun dingin tapi terasa hangat di hatiku.

Aku tengah duduk santai sambil menikmati teh hijau yang tadi diberikan oleh Jaejoong oppa di balkon apartement ku sambil menghadap ke luar. Menikmati pemandanga kota Seoul yang tidak terlalu padat.

Semilir angin yang berhembus lembut menambah perasaan nyaman di hatiku.

Tapi perasaan nyaman seketika hilang saat semua kilas flashback itu muncul satu persatu di otakku.

–Flashback1–

“Aku peringatkan kau, menjauhlah dari Hye Mi dan keluarganya,” tandas namja yang tengah berdiri di hadapanku, Lee Donghae.

“Atas dasar apa kau menyuruhku seenaknya untuk menjauhinya?” ucapku setenang mungkin.

“Tsk, perlukah aku mengulanginya? Bukankah kau sudah tahu alasannya?” ucap Donghae.

“Lalu apa urusannya denganmu? Kau bukan siapa-siapa ku jadi jangan campuri urusan pribadiku karena aku juga tidak pernah mencampuri urusan pribadimu. Kita urusi saja diri kita masing-masing.”Tandasku.

 “Yaa!! Kau ini memang benar-benar keras kepala sekali huh! Kau bilang aku tak punya hubungan apapun denganmu? Tsk jinjja…” dia mendengus kesal lalu mencengkeram bahuku keras sehingga aku sampai meringis dibuatnya.

“Dengar baik-baik Lee Hanna! Sampai kapanpun aku masih akan terus mencampuri urusanmu jika itu menyangkut kelangsungan hidupmu. Meskipun kau tidak mengakuinya, tapi perlu aku ingatkan kalau aku ini adalah OPPAMU… OPPAMU LEE HANNA,” ucapnya penuh penekanan. Kata-katanya barusan membuat emosiku semakin naik saja. Aku tidak suka dia memanggilku begitu.

Aku menghentakkan tangannya di bahuku secara kasar. berusaha menahan emosiku. Karena aku merasa tidak enak kalau Hye Mi dan Kyuhyun oppa mengetahui masalah kami.

Sampai kapanpun aku tidak akan pernah membiarkan orang lain tahu tentang aku yang sebenarnya.

“Dengar baik-baik tuan Muda LEE. Aku adalah SHIN HANNA. SHIN HANNA!! Kau MENGERTI?! Lee Hanna sudah lama meninggal dan itu semua karena KAU dan KELUARGAMU YANG TERKUTUK ITU,” ucapku penuh penekanan.

Dia terlihat sangat geram dengan parkataanku tadi. Aku tahu ini memang agak keterlaluan tapi biarlah seperti itu. aku tidak ingin berbaik hati pada mereka termasuk juga pada namja yang ada di hadapanku ini.

Dia bersiap-siap untuk berbicara lagi namun langsung cepat-cepat kupotong.

“Aku akan menganggap pembicaraan ini tidak pernah ada dan bukan merupakan sesuatu yang penting. Kau jangan takut, aku tidak akan mengganggu hidupmu dan keluargamu yang bahagia itu. anggap kau tidak pernah mengenalku seperti saat kau memperlakukanku sewaktu kecil dulu,” ucapku kemudian berbalik menuju tempat Hye Mi dan Kyuhyun oppa. Aku tidak mau mendengarkan apapun lagi darinya.

“Pulanglah… appa merindukanmu…” ucapnya lirih namu masih bisa kudengar

–Flashback1 End–

–flashback2–

“Anak tak tahu diuntung!! Kau itu sama saja seperti ibumu! Sudah mau aku menampungmu di sini tapi ini balasanmu hah?! Kalau tahu begitu aku biarkan saja kau menjadi gelandangan di luar sana. cihh…” ucap lelaki paruh baya lalu dengan kasar menghempaskan tubuh kecilku ke lantai. Aku hanya bisa menangis.

“Aku menyesal memiliki anak seperti mu! Lebih baik kau pergi dari sini. Cepat pergi dari sini!” hardik laki-laki itu sambil menyeretku dengan kasar lalu menghempaskan badanku ke aspal.

“Aww…” ringisku. Siku dan lututku terasa perih sekali. tapi itu tidak seberapa dengan sakitnya hatiku.

–Flashback2 End–

Airmataku spontan menitik membasahi pipiku. Jika mengingat kejadian itu, hatiku terasa sesak sekali. sakit sekali rasanya.

“Cihh… merindukanku? Setelah semua yang dilakukannya padaku dengan seenaknya dia merindukanku? Aku tidak sudi!” ucapku berkata sendiri.

Airmataku terus saja turun namun tidak ada isakan. Aku sudah terbiasa menangis seperti ini.

Aku tidak sudi lagi mengakuinya sebagai orang tuaku. Orang tua mana yang tega menghina dan mengusir anaknya saat anaknya bahkan masih belum mengerti apa-apa. Hanya karena masalah sepele saja dia berbuat seperti itu padaku. Dan yang lebih menyakitkan lagi, dia menghina eommaku.

Jadi inikah balasan yang eommaku terima setelah semua cinta tulusnya yang ia berikan pada lelaki keparat itu sampai-sampai eomma jatuh sakit kemudian meninggal saking merindukannya?

Cih… bedebah kau LEE BYUNG HYUN!!!

Kalian pasti bingung kan ada hubungan apa aku dengan namja Lee Donghae??

Baiklah, akan kuceritakan dengan singkat saja.

Memang benar, namaku ada Lee Hanna. Aku anak tunggal. Hidupku sewaktu kecil sangatlah bahagia. Appa dan eomma yang menyayangiku. Mendapatkan semua yang aku inginkan, mendapatkan kasih sayang yang berlimpah hingga membuat orang lain iri dengan hidupku.

Tapi semua itu hanya sebentar. Saat aku memasuki kelas 4 SD, petaka itu datang. appa mengaku kalau dia sebelumnya sudah pernah menikah. Dan itu artinya eommaku adalah istri keduanya. Mendengar hal itu eomma sanagt terpukul. Dia sering sakit-sakitan. Tidak hanya itu, appa juga sering berbuat kasar terhadap eomma hingga membuat dia tidak bisa bertahan lagi dan pergi dari dunia ini meninggalkan aku yang sendirian.

Selepas pemakaman eomma, appa juga ikut meninggalkanku. Dia sama sekali tidak mengingatku. Aku hanya ditinggalkan sendirian di istana kebahagian kami dulu. Sampai suatu saat petugas dari bank datang dan bilang kalau rumah ini akan dijual.

Aku yang masih kecil tentu sangat takut. Aku harus tinggal di mana setelah ini? aku tidak mau menjadi gelandangan. Dengan langkah pasti dan berbekal alamat dari Jung Ahjumma, pelayang rumah tangga kamu dulu, aku mendatangi rumah appa.

Ketika pertama kali aku melihat bangunan tumahnya, aku sangat kagum. Rumah ini jauh lebih besar dari rumah kami dulu. Agak lama aku mengagumi arsitekturnya sampai saat seorang namja berpakaian hitam menghampiriku dan menyapaku.

Rupanya dia adalah Doo Joon oppa. Dia dulu adalah bodyguard ku. Dia sangat dekat sekali denganku dan aku sudah menganggapna seorang oppa bagiku. Aku memeluknya, dan dia juga balas memelukku. Setelah itu aku tanya apakah appa sekarang tinggal di sini? Dia menjawab iya dan membawaku masuk.

Saat aku masuk ke rumah itu, aku makin kagum. Semua yang ada di dalamnya bagaikan istana. Whoahhh benar-benar megah. Aku pikir aku bakalan bahagia tinggal di sini.

Tapi sepertinya itu hanya mimpi. Saat Doo Joon oppa mempertemukanku dengan appa yag sedang makan siang bersama keluarganya yang cukup ramai, dia dengan terang-terangan menolakku dan mengusirku. Tahukah kalian seberapa hancurnya hatiku saat itu? Doo Joon oppa tidak tega melihatku dan memohon pada appa untuk megizinkanku tinggal di sini. Akhirnya setelah Doo Joon oppa berlutut memohon padanya, dia mengizinkaku juga. Tapi aku hanya diperbolehkan menempati kamar pembantu di dekat dapur.

Merasa tidak tega, Doo Joon oppa mengajakku tinggal di rumah para bodyguard yang terletak di samping rumah utama. Aku sangat senang sekali karena di rumah itu aku juga mendapatkan 5 oppa lagi yang sangat baik padaku.

Hari-hari selanjutnya di rumah itu bagaikan neraka bagiku. Dicaci, dimaki, dipukul, dan lainnya penyiksaan fisik maupun batin sudah biasa bagiku. Tidak ada satupun orang yang berstatus sebagai saudaraku itu menyayangiku. Mereka sama-sama membenciku.

Hanya Doo Joon oppa dan teman-temannya lah serta beberapa pelayan rumah tangga yang selalu baik padaku.

Hingga suatu hari aku difitnah dan diperlakukan sangat keji oleh appaku sendiri. CATAT : APPAKU SENDIRI. Dia sama sekali tidak mempercayaiku dan mengusirku begitu saja.

Heuhh, kalau mengingat hal itu, rasanya aku ingin sekali membunuh mereka. Menghancurkan kehidupan mereka sama seperti apa yang mereka lakukan dulu terhadapku.

Tapi aku ingat pesan eommaku sebelum meninggal. Dia berkata kalau aku harus tumbuh menjadi gadis baik-baik. Gadis yang berhati mulia. Selalu berbuat baik pada semua orang dan selalu optimis dalam menjalani hidup. Bukannya gadis ang berhati jahat dan busuk dan selalu pesimis menghadapi hidup.

Sampai sekarang aku masih ingat pesan-pesannya itu. lagian kalau aku pikir-pikir, untuk apa juga aku membalas dendam pada mereka. Toh tidak ada gunanya. Aku hanya mendapatkan kerugian dan membuang-buang waktuku saja hanya untuk memikirkan mereka.

Yang terbaik yang aku lakukan sekarang ini adalah menghapus semua memori tentang mereka dan berpikir tentang masa depanku. Itu akan lebih berguna. Yang berlalu biarlah berlalu.

****

Author POV

“Bodoh!” seru seorang lelaki paruh baya sambil melemparkan beberapa foto ke muka namja yang jauh lebih muda darinya..

Sorot matanya sangat tajam dan menusuk. Bola matanya yang membesar dan memerah menandakan kalau dia sedang marah membuat ia semakin terlihat megerikan

“Kenapa kau menyelamatkannya huh?” tanya lelaki paruh baya itu geram.

“Maaf dad,” ucap namja itu datar.

“Maaf? Kau hanya bisa mengucapkan kata itu? heuh… cepat katakan apa alasanmu menyelamatkannya? Apa rencana mu Henry??”

TBC

Jeongmal mianhe untuk para readers yang udh nunggu klanjutan ff nii (emg ada?). akhir-akhir ini bnyak bget msalah yg menimpaku. Hp ilang dan ditambah leppy quu rusak jadi aku gag bisa ngapa-ngapain.

Sekali jeongmal mianhe. Dan makasii buat para reader yang udh mau baca.

Jeongmal gomawo.

Klanjutan naa akan aku usahakan secepat naa J

FF ini juga di post di blog pribadi aq di http://starcraftsjline.wordpress.com/

Entry filed under: Boyband, Chaptered, FanFiction, Freelance, Friendship, Genre, Indonesia, K-Pop, Language, PG, Rating, Romance, Super Junior, Type. Tags: .

[FF/CHAPTERED/PG-13] Hope, Love, and Passion Chap 2 I’m Kiddy? Chapter 1 (Doubleshoot)

6 Comments Add your own

  • 1. kyula88  |  January 11, 2012 at 10:18 AM

    Ihh gk nyangka klo Henry’a jahat😦
    Penasaran sebenernya Hanna tu baik ato jahat sich?
    Tp klo menurut ak sich dia baik.. aah tp bingung jga..
    Sumpah sedih bgt jd Hanna, msh kecil tp dh diusir am appanya. Gk da yg bela pula T__T

    Pkoknya ak tunggu kelanjutannya yaa😀
    Update soon ok! ^^

    Reply
  • 2. GaemFishySilverCloud  |  January 26, 2012 at 9:21 PM

    iy nihh author naa pun jd sedih pas ngetik naa…
    hehe…
    kenalin, aq ayya, author nii ff….
    makasii udh mau bca ‘n komen ff quu yaa…
    siipp klanjutannya lagi d ushain🙂
    smoga cepet slese…

    Reply
  • 3. Detya's  |  February 5, 2012 at 7:41 PM

    Ha…trlmbt bca’n,,
    Smkin k’sni konflik’n smkin klhtn, kyk’n ff ini bkln sad ending ya thor?
    Ya aq tunggu klnjutan’n az deh

    Reply
  • 4. Detya's  |  February 5, 2012 at 7:48 PM

    Ha…trlmbt bca’n,,
    Smkin k’sni konflik’n smkin klhtn, kyk’n ff ini bkln sad ending ya thor? Kshn bgt hanna’n ya,,,;(
    Ya aq tunggu klnjutan’n az deh

    Reply
  • 5. nezha  |  December 2, 2012 at 3:55 PM

    Authorr aku pngn tau kelanjtny ff yg ini…
    Tpi blog yg di ksh d sna gk bsa d buka..
    Please jebal aku pngn tau kelanjtny…
    Gomawo…

    Reply
  • 6. Ewiqkim  |  June 13, 2013 at 12:03 AM

    waaah mana nih lanjutannya ditunngu banget makin seru aja kesini ceritanya,, berarti banyak banget musuh appanya hyemi

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,626 hits

Day by Day

January 2012
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: