My Beautiful Angel – Part 4

December 15, 2011 at 12:25 PM 8 comments


Author : r13eonnie 강 하이에나 a.k.a Pinky Girl

Main Cast :

– Cho Kyuhyun

– Kwon Yuri

Support Cast :

– Super Junior

– SNSD

– Lee Hye Young as Kuyhyun’s mother

Caemo : Park Tae Jun

Genre : Drama, Life, Romance

Rating : PG 15 / 17

Type : Series ( Chapter 4 of ?? )

Poster by Little Fairy

A/N : Suka komentar, kalo ga suka jangan BASHING…author selalu cinta damai…^.^v

 

Happy Reading

Kyuhyun membawa Yuri untuk berteduh di salah satu toko yang sudah tutup. Selama hujan masih mengguyur Korea, Kyuhyun tidak melepaskan pelukannya di tubuh Yuri yang sudah mulai menggigil. Karna lelah menangis, Yuri pun akhirnya tertidur dalam pelukan Kyuhyun. Kyuhyun menyisirkan rambut Yuri yang menutup matanya, Kyuhyun memandang Yuri dengan seksama. Pertama kalinya dia bisa menatap gadis yang di cintainya selama 4 tahun ini dengan jarak yang cukup dekat.

“Yul, jangan khawatir, aku berjanji aku akan selalu berada di sisimu kapanpun kau mebutuhkanku, aku akan selalu menjadi orang pertama yang menenangkanmu setiap kali kau menangis. Aku tidak akan pernah membiarkanmu merasa hidup sendirian Yul. Tunggulah aku sampai nanti aku akan benar-benar menjadikanmu milikku untuk selamanya” batin Kyuhyun.

Setengah jam kemudian hujan sedikit demi sedikit pun reda, Kyuhyun membangunkan Yuri. Dan memanggil Taksi yang melintas di depan jalan. Kyuhyun memutuskan membawa Yuri langsung pulang dan tidak kembali ke kantor SM.

“Yul, Taksinya sudah datang, sebaiknya kita langsung pulang ke dorm, nanti biar aku mengirim pesan pada Yesung hyung” Kyuhyun memapah Yuri masuk ke dalam Taksi.

“Ne…” jawab Yuri pelan.

“Hyung, aku akan membawa Yuri langsung pulang ke dorm naik Taksi, tolong bilang pada Taeng, ambilkan tas Yuri. Gomawo…”

Itulah isi pesan yang di kirim Kyuhyun pada Yesung.

“Ne, Kyu…Nanti aku sampaikan pada Taeng, kalian pulang hati-hati, sebentar lagi kami juga akan pulang ke dorm”

Setelah membaca balasan dari Yesung, Kyuhyun memasukkan ponselnya ke dalam saku.

“Kemarilah, kau masih kedinginan, bibirmu sudah pucat” Kyuhyun menarik tubuh Yuri dan menaruh kepalanya di dada bidangnya.

Yuri yang tidak kuat menahan tubuhnya yang semakin menggigil, hanya menuruti ucapan Kyuhyun. 20 menit perjalanan mereka menuju dorm, Kyuhyun dan Yuri tidak banyak bicara.

“Yul, kita sudah sampai” Kyuhyun berbisik di telinga Yuri setelah Taksi yang mereka naiki berhenti di depan dorm.

“Ehm…benarkah??? Ah, syukurlah. Aku sudah ingin cepat-cepat ganti baju” jawab Yuri lirih.

“Ehm…setelah sampai di dorm kau harus cepat mengganti pakaianmu, baiklah ayo kita turun” Kyuhyun membuka pintu dan memapah Yuri lagi untuk naik ke kamar mereka yang berada di lantai atas.

“Biar ku siapkan air hangat yah, supaya kau bisa langsung mandi, aku tidak mau kau sampai sakit” Kyuhyun mendudukkan Yuri di kursi ruang tengah saat mereka sampai di dorm SNSD, menyelimuti Yuri dengan selimut yang ada di kursi dan pergi ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat di bathtub.

Yuri tidak menjawab, dia masih terdiam dan hanya membenamkan wajahnya ke dalam lutut yang dia peluk.

“Yul, minum ini dulu, kau juga butuh teh hangat” Kyuhyun menyodorkan segelas teh hangat pada Yuri setelah dia membuatnya di dapur.

“Gomawo, Kyu…” sahut Yuri pelan dan bibirnya masih bergetar.

“Kau tidak usah berterima kasih, aku senang melakukannya” Kyuhyun membetulkan posisi selimut Yuri.

“Kyu, kau juga kedinginan, sebaiknya kau juga pakai selimut ini” Yuri menyimpan gelas teh hangatnya dan memberikan setengah selimutnya ke tubuh Kyuhyun.

“Anhi, kau saja yang pakai, aku ini pria, tubuhku lebih kuat dari kau” Kyuhyun menolak dan menyelimuti lagi Yuri.

“Aku tidak mau kau sakit gara-gara aku, jadi kau turuti saja ucapanku, jangan membantah” akhirnya Kyuhyun menuruti ucapan Yuri, dan sekarang mereka berada dalam satu selimut yang sama sambil duduk di kursi ruang tengah.

“Yul, kau tidak usah khawatir, jangan memikirkan hal itu lagi, besok kita selesaikan semuanya. Yang terpenting sekarang adalah, kita harus menceritakan semuanya pada teman-teman kita. Jika mereka sudah tahu yang sebenarnya, kau tidak perlu khawatir lagi, dan masalah yang lainnya biar aku yang mengurus, jangan menjadi beban pikiranmu, eoh??”

“Selama ada kau di sisiku, aku tidak akan pernah merasa cemas lagi dengan apapun yang terjadi. Aku percaya padamu, Kyu. Gomawo karna kau sudah mau membantuku” Yuri menatap Kyuhyun dengan tatapan kosong.

“Sampai kapanpun, aku akan selalu membantumu dan aku akan selalu ada di sisimu, jadi jangan pernah takut aku akan meninggalkanmu, ehm??” Kyuhyun mengusap wajah Yuri lembut.

“Ehm….” Yuri tersenyum tipis dan mengangguk pelan.

“Yul, gwaenchana??” Taeyeon bersama member SNSD yang lain sampai di dorm dan di ikuti member Super Junior.

“Kyu, kalian tidak apa-apa kan??” sambung Leeteuk.

“Ne, hyung aku dan Yuri tidak apa-apa, bagaimana dengan SM??” Kyuhyun beranjak dan menghampiri para hyungnya.

“Orang-orang SM sangat terkejut, kami tidak bisa berkata apa-apa karna kami sendiri tidak tahu seperti apa masalahnya” jawab Leeteuk.

“Aku akan menceritakan semuanya pada kalian nanti. Baiklah kalau begitu kita biarkan mereka istirahat, kita kembali saja ke kamar kita. Besok kita bicarakan lagi masalah ini” ucap Kyuhyun tenang. “Yul, kau sebaiknya cepat mandi, aku kembali ke kamarku dulu, eoh??” Kyuhyun mengusap rambut Yuri.

“Kyupa gomawo sudah menjaga Yuri kami” ucap Yoona sebelum Kyuhyun melangkah keluar.

“Ne Yong, aku titip Yuri padamu”

“Ne…arasso…”

“Jamkkaman…” Yuri menatap Kyuhyun “Gomawo Kyu…” Yuri tersenyum tipis.

***

“MWOOO??? semua member Super Junior berteriak kaget.

“Jadi malam itu ada seseorang yang mengirim pesan pada Yuri dan menggunakan inisial namamu??” tanya Siwon terkejut.

“Ehm,,hyung dan Yuri mengira pengirim surat itu benar-benar aku, dan lagi di isi surat itu juga bilang kalau Yuri jangan bilang pada siapapun, jadi dia juga tidak mencoba untuk menanyakannya dulu padaku” sambung Kyuhyun.

“Tapi, sebenarnya apa yang terjadi di Hotel malam itu antara Yuri dan…lelaki itu??” tanya Donghae hati-hati.

“Aku tidak tahu pasti, yang jelas Yuri bilang saat dia bangun, dia setengah..telanjang” ucap Kyuhyun lirih dan menundukkan kepalanya.

“Kalau begitu kita harus secepatnya mengusut masalah ini, Kyu. Kalau tidak Anti Fans akan semakin menggila dan membuat berita ini menjadi olol-olokkan mereka. Aku sangat khawatir dengan nasib SNSD yang baru akan merilis album baru mereka dan ini juga bisa mengganggu kondisi psikis Yuri” ucap Leeteuk bijak.

“Ne hyung, aku sudah menyuruh anak buah eommaku untuk menangkap pelaku di balik semua ini, kita tunggu saja sampai mereka memberiku kabar lagi”

“Baiklah, sekarang kita semua istirahat saja, besok kita bicarakan dengan pihak SM dan secepatnya kita harus mengadakan Konferensi Pers untuk mengklarifikasi masalah ini”

“Ne, Leeteuk hyung benar, sebaiknya kita semua istirahat sekarang dan kita pikirkan lagi apa yang harus kita jelaskan pada para media dan fans. Kajja Kyu, kau juga pasti sudah sangat lelah, kau harus cepat tidur” ajak Yesung.

“Ne,,,baiklah selamat malam semuanya”

Keesokan harinya…

“Yul..Yul…” teriak Kyuhyun panik saat dia masuk ke dorm SNSD yang di ikuti member Suju yang lainnya.

“Kyupa, waegurae??? Kenapa pagi-pagi begini kalian sudah ke sini?? Apakah sudah terjadi masalah lagi??” tanya Seohyun yang saat itu membukakan pintu.

“Seo, Yuri mana??” tanya Kyuhyun pada Seohyun.

“Waegurae?? Aku di sini, Kyu…” jawab Yuri keluar dari kamarnya.

“Yul, anak buah eommaku sudah berhasil menangkap pelakunya” Kyuhyun menghampiri Yuri.

“….” Yuri tidak langsung menjawab, matanya memerah seolah hatinya terasa sakit lagi setiap kali dia teringat kejadian mengerikan malam itu.

“Yul, pelakunya akan di serahkan ke polisi dan kita akan segera tahu sebenarnya apa yang terjadi malam itu, ehm??” Kyuhyun memegang pundak Yuri, dia dapat merasakan tubuh Yuri yang tegang.

“Kalau ternyata orang itu benar-benar melakukannya, rasanya aku tidak ingin hidup lagi” suara Yuri bergetar.

“Yul, kau jangan bicara seperti itu, kita berharap saja semoga malam itu tidak terjadi apapun padamu, eoh??” Kyuhyun mengangkat kepala Yuri dan menatapnya dalam “Lagipula, jika apa yang kau takutkan itu terjadi, percayalah kalau aku akan tetap menerima apapun kekuranganmu dan aku akan tetap mencintaimu, sampai kapanpun, ara??” bisik Kyuhyun di telinga Yuri dan Yuri hanya terdiam.

Namun hatinya seolah tersengat oleh sesuatu yang justru membuatnya terasa hangat, hangat dan tenang mendengar ucapan Kyuhyun. Yuri tidak peduli lagi apa yang akan terjadi, asal Kyuhyun masih akan selalu ada di sisinya. Entah kenapa kali ini kehadiran Kyuhyun bisa membuat Yuri merasa tenang jika dia berada dalam masalah, karna mungkin Kyuhyunlah orang yang selalu memberinya semangat dan menghiburnya.

“Yoboseyo…” Leeteuk mengangkat telfon dari Managernya.

“Ne, hyung kami akan segera ke sana sekarang” jawab Leeteuk lagi.

“Kita harus pergi ke SM sekarang, karna mereka ingin membahas masalah ini” Leeteuk menyampaikan apa yang di bicarakan Managernya di telfon pada mereka yang berada di kamar SNSD.

“Baiklah kita pergi sekarang saja, kajja….” sambung Taeyeon.

Sebelum pergi, Kyuhyun meremas pundak Yuri pelan untuk memberikan semangat pada gadis yang di cintainya itu. Dan Yuri membalas dengan senyuman manisnya yang mengembang, seolah masalah itu sudah bukan beban berat lagi di pundaknya.

***

1 minggu berlalu, akhirnya pelaku yang berada di foto bersama Yuri yang menyebar di internet beberapa hari lalu sudah resmi di nyatakan sebagai tersangka dan sudah mendapatkan hukuman sesuai dengan perbuatannya. Nama pelaku itu adalah Park Tae Jun, yang ternyata dia adalah seorang penggemar berat Yuri semenjak 3 tahun yang lalu. Tae Jun mempunyai ambisi yang besar ingin bertemu dengan Yuri dan bisa melihat Yuri dari dekat. Namun selama ini dia tidak pernah mempunyai kesempatan itu. Sampai-sampai akhirnya dia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Yuri saat dia menjadi kurir pengantar surat yang saat itu kebetulan suratnya untuk Yuri dari Kyuhyun saat Kyuhyun menuliskan sebuah puisi untuk Yuri. Kemudian Tae Jun bisa melihat Yuri lagi saat 2 minggu yang lalu Super Junior dan SNSD hadir di acara Music Bank, saat itu Tae Jun menjadi pengantar makanan untuk para artis. Selesai acara, Tae Jun tidak sengaja melihat Yuri dan Kyuhyun di backstage sedang berbincang dan bahkan mereka terlihat sangat akrab. Tae Jun marah, ia cemburu melihat keakraban Yuri dengan Kyuhyun. Sampai akhirnya pada malam harinya dia mengirim Yuri sebuah pesan mengatasnamakan inisial dari nama Kyuhyun. Saat Yuri akhirnya datang ke taman itu, Tae Jun pun langsung membius Yuri dan membawa Yuri ke sebuah hotel yang sudah dia booking sebelumnya dengan menggunakan mobil.

Sesampainya di hotel, Tae Jun membaringkan Yuri di atas kasur, Yuri benar-benar tidak sadarkan diri karna pengaruh dari obat bius yang di berikan Tae Jun. Tae Jun menggunakan kesempatan itu untuk menyentuh setiap lekuk tubuh Yuri. Setelah dia puas, Tae Jun membuka setengah pakaian Yuri dan membuka pakaiannya sendiri. Menyelimuti Yuri dan dirinya, lalu memeluk Yuri dengan sebelah tangannya dan tangannya yang bebas menggenggam ponsel dan mengambil gambar mereka. Puas melakukan apa yang di nantinya selama 3 tahun ini, Tae Jun meninggalkan Yuri sendirian di Hotel. Dan dua hari kemudiannya Tae Jun menyebarkan foto itu di internet.

Selama pemeriksaan oleh pihak polisi, dapat di simpulkan bahwa Tae Jun ternyata adalah seorang psycho. Oleh karna itu dia tidak sampai melakukan hubungan intim dengan Yuri. Dia hanya menyentuh setiap lekuk tubuh Yuri yang indah, karna hanya itu yang dia inginkan selama bertahun-tahun belakangan ini. Dan saat polisi menanyakan darimana dia mendapat nomor telfon Yuri, Tae Jun bersih kukuh tidak ingin menjawabnya, dia rela jika polisi akan menyiksanya tapi dia tetap akan bungkam mengenai hal itu. Polisi akhirnya memanggil seorang psikiater dan hasilnya ternyata Tae Jun juga mengalami sedikti gangguan jiwa, sampai akhirnya polisi menyerah untuk tidak memaksa Tae Jun mengatakan darimana dia mendapat nomor ponsel Yuri. Tapi walaupun begitu dia akan tetap di jerat hukuman penjara.

———————-

Yuri kini bisa bernafas lega kembali karna ternyata apa yang dia takutkan terjadi pada malam itu tidak benar-benar terjadi. Meskipun dia tetap sedih dan malu karna ternyata Tae Jun malam itu sudah melihat tubuh Yuri, tapi dia masih bersyukur Tae Jun tidak mengambil kehormatannya sebagai seorang wanita. Begitu juga dengan Kyuhyun, meskipun dia sempat marah besar mendengar pernyataan Tae Jun, tapi tidak ada yang bisa di lakukannya selain menyerahkan kasus itu sepenuhnya kepada polisi.

“Yul, apa yang kau rasakan sekarang?? Apakah kau sudah lega karna ternyata kau masih….” goda Kyuhyun saat mereka berdua janjian bertemu di sebuah cafe.

“Yak, aku ini baru di timpa musibah. Bisakah kau sedikit menghiburku? Bukannya malah menggodaku, huh” umpat Yuri mengaduk Moccacino nya asal.

“Hehe..baiklah maafkan aku” Kyuhyun terkekeh.

“Yul…” Kyuhyun tiba-tiba menggenggam tangan Yuri.

“Yak Kyu, jangan begini, nanti orang-orang akan curiga pada kita” Yuri menarik tangannya.

“Ah..menyebalkan sekali ternyata jadi seorang artis, jadi tidak bisa mempunyai privasi, huft” Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.

“Ya Tuhan, dia lucu sekali jika memasang wajahnya dengan ekspresi seperti itu. Dan apakah sekarang hatiku sudah mulai menerimanya? Mulai menerima setiap perlakuannya padaku?? Kehadirannya malah jadi candu untukku, aku selalu ingin berada di sisinya kapanpun dan di manapun. Aku ingin selalu melihat tawanya, tingkahnya dan suaranya. Cho Kyuhyun, aku akui kau telah berhasil mencuri hatiku”

“Kau kenapa?? Kenapa tersenyum-senyum sendiri? Ah, aku tahu kau pasti sedang memperhatikan wajahku kan dan kau baru sadar kalau pria yang ada di depanmu ini sangat tampan, huh?? Yayaya Yul aku tahu aku memang tampan tapi kau tidak perlu melihatku seperti itu” ucap Kyuhyun penuh percaya diri dan membenarkan posisi rambutnya.

“Cih…jangan sampai sendok ini melayang ke kepalamu, Cho Kyuhyun” ancam Yuri mengangkat sendok di tangannya.

“Aigo, ternyata kau benar-benar galak, Yul”

“Wae?? Apa kau baru tahu aku galak, huh??? Dan kau masih mau mencintai wanita galak di depanmu ini??” goda Yuri.

“Masih, kenapa aku tiba-tiba tidak mencintaimu lagi hanya karna kau galak??” jawab Kyuhyun tegas.

Yuri terdiam, dia tidak menyangka kalau Kyuhyun akan menanggapi ucapannya barusan dengan serius.

“Yul, setelah ini aku akan membawamu ke suatu tempat” Kyuhyun menyesap Coffee late nya.

“Odiega?” tanya Yuri.

“Rahasia, kau akan tahu setelah kita sampai ke sana. Kalau begitu cepat habiskan minumanmu, kita akan ke sana sekarang”

“Yak awas yah kalau kau membawaku ke tempat yang aneh-aneh. Aku tidak akan mengampunimu” gerutu Yuri.

“Kau tenang saja, justru aku yakin kau akan sangat suka tempat itu” ucap Kyuhyun sambil mengangkat tangannya memanggil waitress. “Tolong berikan aku billnya” ucap Kyuhyun pada waitress itu.

“Ayo cepat kita pergi sekarang saja, kajja..” Kyuhyun mengeluarkan uang dan menyelipkannya di bill yang di berikan waitress tadi, lalu menarik tangan Yuri keluar dari cafe.

***

“Kyu kenapa kau membawaku ke sini?? Sebenarnya tempat apa ini??” tanya Yuri saat mereka sudah sampai di tempat yang akan di tunjukkan Kyuhyun pada Yuri.

“Kau diam saja, ayo ikuti aku” Kyuhyun menggenggam tangan Yuri untuk memapah langkah gadis itu. “Tadaaaa….inilah tempat yang ingin aku tunjukkan padamu” Kyuhyun merentangkan tangannya setelah sampai di tempat yang ternyata adalah sebuah bukit yang cukup rindang dengan rumput-rumput halus yang tertiup riang oleh angin malam itu. Dari puncak bukit itu terlihat langit yang terhampar luas yang di taburi kerlap-kerlip bintang dengan indahnya.

“Yul, kenapa kau diam?? Kau tidak suka tempat ini??” Kyuhyun memiringkan kepalanya menatap Yuri.

“Aku bukannya diam, tapi aku tidak tahu apa yang harus aku katakan selain mengatakan kalau tempat ini sangat indah” jawab Yuri mendongak ke atas langit yang cerah dengan sinar bintang.

“Benarkah? Jadi kau suka tempat ini??”

“Ne, nomu choa…” Yuri melirik Kyuhyun.

“Baguslah kalau kau suka. Aku menemukan tempat ini saat dulu aku pernah mengambil gambar untuk photoshootku dan tempat ini menjadi lokasinya. Saat itu aku langsung mempunyai pikiran suatu saat ingin membawamu ke sini karna aku yakin kau pasti akan suka dan ternyata malam ini aku benar-benar bisa membawamu ke sini dan benar saja kau sangat suka tempat ini” senyum Kyuhyun mengembang.

“Gomawo Kyu, kau selalu melakukan hal yang tidak pernah aku duga dan kau selalu membuatku terharu atas apa yang kau lakukan”

“Yul, sudah aku bilang jangan pernah mengucapkan terima kasih setiap kali aku melakukan hal-hal seperti ini. Karna aku memang senang melakukan semua itu untukmu”

“Tapi kenapa aku tidak boleh mengucapkan ‘Terima Kasih’ padamu??” tanya Yuri bingung.

“Karna aku tidak ingin suatu saat kau merasa berhutang budi padaku. Aku yakin suatu saat kau akan mempunyai pikiran kalau aku sudah banyak melakukan hal untukmu dan oleh karna itu kau akan merasa mempunyai hutang budi padaku dan kau ingin berusaha untuk membalasnya. Aku tidak ingin seperi itu, makannya aku tidak ingin kau mengucapkan ‘Terima Kasih’ karna apapun yang aku lakukan semuanya karna aku ingin melakukannya untukmu bukan untuk mendapat balasan apapun darimu. Simpan saja kata itu di dalam hatimu” Kyuhyun menatap Yuri dalam.

Dan Yuri hanya bisa diam seribu bahasa, terharu mendengar ucapan Kyuhyun barusan.

“Yul, lihat ada bintang jatuh” ucap Kyuhyun tiba-tiba sambil menunjuk ke arah langit.

“Mana??” tanya Yuri ikut melihat langit. “Kalau begitu kita…” Yuri melihat Kyuhyun sedang memejamkan matanya dengan serius. Sepertinya Kyuhyun sedang mengucapkan do’a dalam hatinya.

Yuri tersenyum dan dia memejamkan matanya, ikut berdo’a dalam hati.

“Yul…” Kyuhyun menepuk pundak Yuri saat dia selesai mengucapkan make a wish dalam hatinya.

“Ehm…” sahut Yuri membuka matanya.

“Apa barusan kau sedang make a wish setelah melihat bintang jatuh??” tanya Kyuhyun.

“Ehm…seperti yang kau lakukan” jawab Yuri mengangguk.

“Kalau begitu apa make a wish-mu barusan??” tanya Kyuhyun penasaran.

“Rahasia…” Yuri menjulurkan lidahnya.

“Yak kau menjulurkan lidahmu padaku?? Aish, kau ingin mati yah, huh?? Baiklah kalau begitu aku akan memberikanmu hukuman” Kyuhyun menggelitiki tubuh Yuri.

Yuri berlari mencoba menghindar dari gelitikkan Kyuhyun namun Kyuhyun tidak menyerah untuk menangkap Yuri dan akhirnya dia berhasil menangkap tubuh Yuri lalu menjatuhkannya ke rumput dan akhirnya merekapun merebahkan tubuh mereka di atas tanah yang lebat dengan rumput.

“Kyu, ampun Kyu. Aku mohon hentikan, ahahaha…” Yuri meronta kegelian tapi Kyuhyun terus melakukan aksinya.

Sampai akhirnya wajah mereka berada di jarak yang sangat dekat karna kepala Yuri tepat berada di lengan kanan Kyuhyun yang terlentang. Kyuhyun menghentikkan aksinya dan menatap Yuri tanpa berkedip begitu juga sebaliknya.Kyuhyun bisa mendengar suara nafas Yuri yang terengah-engah dan Yuri di buat tidak bisa berkutik saat matanya bertemu dengan mata teduh Kyuhyun.Tidak lama kemudian mereka tersadar, Yuri menggeserkan kepalanya dengan salah tingkah dan Kyuhyun merapatkan tangannya yang terlentang.

Suasana kembali hening, tidak ada yang bicara di antara mereka. Hanya suara hembusan angin dingin malam itu yang terkadang membuat Kyuhyun dan Yuri bergidik dan sedikit menggigil karna kedinginan. Mereka sama-sama mendongak menyaksikan jutaan bintang yang melaksanakan tugasnya untuk menyinari seluruh alam semesta di bumi.

“Yul….” Kyuhyun buka suara tanpa menoleh ke arah Yuri. “Apa kau ingin tahu apa yang aku minta pada Tuhan saat tadi ada bintang jatuh??” tanya Kyuhyun menoleh ke arah Yuri.

“Kalau kau menyebutkannya pada orang lain, maka permintaanmu itu tidak akan terkabul” jawab Yuri masih menatap langit.

“Tapi aku mengatakannya padamu, bukan pada orang lain karna yang aku minta pada Tuhan tadi adalah tentang dirimu” sahut Kyuhyun.

“…..” Yuri terdiam tidak tahu apa yang harus dia katakan.

“Tadi aku minta pada Tuhan agar Dia menuliskan kau sebagai takdirku” Kyuhyun kembali mendongak melihat langit “Aku ingin hanya kau yang akan menjadi persinggahan terakhirku dan hanya kau satu-satunya yang akan menjadi pendampingku. Aku ingin selalu di sisimu Yul dalam keadaan apapun, aku ingin selalu membuatmu tersenyum, membuatmu bahagia dan memberikan apapun yang kau mau. Aku ingin Tuhan mengijinkanku untuk bisa mencintaimu selamanya dan tidak akan ada orang lain lagi di antara kita” ucap Kyuhyun panjang lebar.

“Kenapa kau ingin mengatakan permintaanmu pada Tuhan padaku??” tanya Yuri.

“Karna aku ingin kau tahu kalau aku benar-benar mencintaimu dan tidak ada apapun yang aku sembunyikan darimu” jawab Kyuhyun.

Deg…

Jantung Yuri tiba-tiba berdegup sangat kencang, kata-kata itu terasa indah bagi Yuri. Untuk pertama kalinya ada pria yang mengucapkan hal indah seperti itu, bahkan mantan pacar Yuri yang dulupun belum pernah mengucapkan kata-kata yang bisa membuat Yuri seolah melayang seperti saat itu.

“Lalu apa kau juga ingin tahu apa yang aku minta pada Tuhan tadi??” Yuri balik bertanya.

“Ehm…itupun kalau kau ingin mengatakannya, kalau kau tidak ingin memberitahuku aku tidak akan memaksa”

“Aku meminta pada Tuhan untuk mengabulkan apapun yang kau minta saat kau meminta sesuatu pada-Nya” jawab Yuri akhirnya.

“Benarkah???”

“Ehm…” Yuri mengangguk.

“Kalau begitu aku yakin Tuhan akan mendengar dan mengabulkan do’a kita berdua” Kyuhyun tersenyum dan mengajak Yuri untuk bangun . “Tuhan, Kau dengar itukan?? Tolong kabulkan do’a kami Tuhan, aku sangat mencintai wanita ini. Ijinkan aku untuk selalu menjaganya, walaupun aku tahu Kaulah yang setiap detik menjaganya, tapi aku mohon berikan aku waktu juga untuk bisa menjaganya. Kau dengar aku kan Tuhan?? Aku janji aku tidak akan pernah meninggalkannya dan tidak akan pernah membuatnya menangis, jika itu terjadi Kau boleh memberiku hukuman Tuhan apapun, apapun hukumannya akan aku terima” teriak Kyuhyun pada langit sambil menggenggam tangan Yuri.

“Yul kenapa kau menangis??” Kyuhyun tiba-tiba mendengar suara isakan dan ternyata air mata Yuri sudah mengalir di kedua pipinya. “Wae?? Apa ada yang salah dengan ucapanku barusan pada Tuhan??” tanya Kyuhyun cemas.

Yuri tidak menjawab, dia langsung memeluk tubuh Kyuhyun erat.

“Kyu…aku mohon ijinkan aku untuk mengucapkan kata ini untuk kali ini saja. Terima kasih, benar-benar terima kasih karna kau sudah hadir dalam hidupku. Kau sudah mau mencintaiku dan menerima segala kekuranganku. Kau sudah benar-benar membuatku jatuh cinta dengan semua perlakuanmu dan ucapanmu. Aku mungkin tidak akan pernah bisa membalasnya tapi jika boleh, ijinkan aku untuk bisa membalasnya dengan cinta yang aku rasakan saat ini padamu” Yuri terisak dalam pelukan Kyuhyun.

“Yul, apakah maksudmu sekarang kau sudah bisa mencintaiku???” Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap mata Yuri lekat.

“Ehm,,,bahkan aku sudah jatuh cinta padamu saat melihatmu menjadi seorang wanita” Yuri terkekeh sambil menyeka pipinya yang basah dengan air mata.

“Melihatku menjadi seorang wanita?? Onje??” tanya Kyuhyun bingung.

“Kau ingat 2 tahun yang lalu saat kita akan pergi ke Bioskop dan kita menyamar, aku menjadi pria dan kau menjadi wanita??”

Kyuhyun mengernyitkan dahinya mencoba mengingat kejadian yang di maksud Yuri.

“Ah..ia aku ingat, saat Wig ku terlepas di dalam Bioskop itu, kan??”

“Ne…dan saat itulah sebenarnya aku sudah menyukaimu. Kau orang pertama yang saat itu bisa membuatku tertawa lagi di saat hatiku sedang sedih karna saat itu aku masih terpukul karna kehilangan orang tuaku. Maafkan aku Kyu karna selama ini aku selalu bersikap dingin padamu dan baru bisa mengatakan semua ini sekarang”

“Benarkah?? Jadi sudah selama itukah kau menyimpan perasaanmu padaku??”

“Mian…” jawab Yuri menundukkan kepalanya.

“Anhio, kau tidak perlu meminta maaf padaku. Aku senang akhirnya kau mengatakannya padaku, aku kira perasaanku selama 4 tahun ini tidak akan pernah terbalas, tapi saat ini kau tahu?? Bahkan selama aku hidup, baru kali ini aku benar-benar tahu seperti apa perasaan bahagia itu” Kyuhyun memeluk Yuri erat.

“Nado Kyu, aku juga benar-benar bahagia bisa mencintaimu” Yuri membalas pelukan Kyuhyun.

***

“Yul…sebaiknya kita pulang, kau sudah mulai kedinginan. Lagipula sekarang sudah jam 10, nanti teman-teman kita di dorm mengkhawatirkan kita” ucap Kyuhyun membersihkan celananya yang kotor karna selama setengah jam tadi Kyuhyun dan Yuri duduk di atas bukit itu sambil menatap langit dan Kyuhyun memeluk Yuri.

“Ne, kau benar. Ternyata udaranya semakin ke sini semakin dingin” jawab Yuri sedikit menggigil.

Saat Yuri akan bangun dan berjalan, dia tidak sengaja menginjak sesuatu dan mengakibatkan tubuhnya oleng. Kyuhyun yang melihatnya dengan sigap menangkap tubuh Yuri namun Kyuhyun kehilangan keseimbangannya dan akhirnya mereka berdua terguling-guling sampai ke dasar bukit. Beruntung bukit itu lebat dengan rumput dan tidak ada bebatuan besar, jadi Kyuhyun dan Yuri tidak terluka sedikitpun.

Saat tubuh mereka berada di dasar bukit, tubuh Yuri tepat berada di atas dada Kyuhyun. Mata mereka kembali bertemu, mereka sama-sama bisa mendengar suara nafas mereka dan detak jantung mereka satu sama lain dengan jelas. Sesuatu membuat Kyuhyun menggerakan kepalanya untuk lebih mendekati wajah Yuri dan menyentuh sesuatu yang tidak lepas dari pandangannya. Sedikit lagi Kyuhyun hampir menyentuh bibir Yuri yang mulai ungu karna dingin, tapi tiba-tiba ponsel mereka berdua berdering bersamaan. Spontan mereka berdua pun terperanjat dan mengambil ponsel mereka masing-masing dari saku dengan gelagapan.

“Yoboseyo hyung” Kyuhyun agak menjauh dari Yuri.

“Yoboseyo eonni-ah” Yuri pun membalikkan badannya dan membelakangi Kyuhyun.

Tidak lama kemudian mereka sama-sama membalikkan badan dan saling mendekat lagi.

“Barusan Hangeng hyung menelfonku, mereka menyuruh kita pulang” ucap Kyuhyun gugup.

“Ah, ia barusan juga Taeyeon eeonni menelfonku dan menyuruhku pulang” jawab Yuri sama gugupnya.

“Baiklah kalau begitu kita pulang saja, kajja…” ajak Kyuhyun. “Oya Yul…” Kyuhyun menghentikkan langkahnya saat mereka sudah dekat dengan mobil.

“Ehm..???”

CUP…

Kyuhyun mengecup kening Yuri lembut dan tersenyum. Dan Yuri hanya berdiri mematung atas apa yang di lakukan Kyuhyun.

“Ayo cepat masuk” Kyuhyun membukakan pintu mobil untuk Yuri.

“Ah..ne…” jawab Yuri tersadar dari lamunannya.

45 menit waktu untuk mereka sampai di dorm. Kyuhyun kembali membukakan pintu untuk Yuri dan Yuri pun turun dari mobil.

“Ayo kita masuk sebelum para mahkluk-mahkluk itu semakin khawatir pada kita, hehe..”

“Jamkkaman…” ucap Yuri menghentikan langkah Kyuhyun.

“Wae??” Kyuhyun berbalik.

CUP

Yuri mengecup bibir Kyuhyun singkat sebelum akhirnya dia berlari dengan kencang untuk masuk ke dorm. Kyuhyun tidak berkedip, matanya membulat dan tubuhnya tidak bisa di gerakkan. Otaknya masih menyaring dan berfikir apakah yang barusan terjadi adalah sebuah mimpi atau kenyataan.

“Hei…sampai kapan kau akan berdiri terus di sana??” teriak Yuri akhirnya membuyarkan lamunan Kyuhyun.

Kyuhyun mengerjap-ngerjapkan matanya, telinganya dapat mendengar suara Yuri dengan jelas dan dia bisa melihat Yuri berlari kecil lagi menuju dorm.

“Ternyata ini bukan mimpi” sahut Kyuhyun memegangi bibirnya dan senyumannya mengembang.

~ TBC ~

Mian..mian….karna lama banget bikin lanjutannya, hehe…Seperti yang kalian tau, author kemaren2 hiatus dulu nulis FF dan sekarang udah comeback dan akhirnya bsia lanjutin FF MBA nya. Buat yang udah nunggu semoga kalian suka yah sama part 4 ini dan bener-bene MOHON RCL nya, biar auhtor semakin semangat buat lanjutinnya. Soalnya author liat di FF comeback author sebelumnya, ko yang comment cuma dikit sih??? Hei padahal kalian banyak yang bilang nunggu lanjutannya, tapi pas duah di publish ko jarang yg comment sih??…-_______-

Pokonya bagi kalian yang selalu setia RCL di FF aku, bakal di do’ain semoga dapet pahala, amiiiiiiiiiiinnnnnnn….^^

Entry filed under: Boyband, Chaptered, Drama, FanFiction, Genre, Girlgroup, Indonesia, K-Pop, Language, Life, PG, Rating, Romance, SNSD, Super Junior, Type. Tags: .

[FF/1S/PG-16] Irrational Your Smile (Part 1)

8 Comments Add your own

  • 1. Detya's  |  December 28, 2011 at 6:50 PM

    Akhir’n Yuri gk d ap”in sma tu pshyco,.,.,.,.n akhir’n yuri ngaku suka sma kyuhyun,.,.,.lanjut ya onnie!

    Reply
  • 2. Detya's  |  December 28, 2011 at 6:52 PM

    Akhir’n Yuri gk d ap”in sma tu pshyco,.,.,.,.n akhir’n yuri ngaku suka sma kyuhyun,.,.,.lanjut ya onnie!
    Hwaiting!!!!!!

    Reply
  • 3. Enchy_Yurissitable  |  July 29, 2012 at 6:03 AM

    maaph yah cinggu, ru smpat RCL, soal.a jringan jlek, problem mulu, . Lnjutin yah cinggu, n slam knal..

    Reply
    • 4. d'cheRry_bLosSom  |  August 13, 2012 at 8:19 PM

      gomawo yah commentnya,,,ne dtnggu az yah lanjutannya…^^ jgn lp baca jg ff yg lainnya…^^

      Reply
  • 5. YesYul Shipper  |  August 17, 2012 at 7:16 PM

    Daebakkk !!!
    Keren….

    sumpah dendem banget sama yang namanya si tae jun . soalnya udah bikin kabar yang gak gak buat my Pretty Cute Beautifull Black Pearl Kwon Yuri..
    untung gak terjadi apa kalo misalnya terjadi bagaimana itu ???

    APA KATA DUNIA ??

    segitu aja komen nya ya thor
    maaf baru bisa komen sekarang

    Reply
    • 6. d'cheRry_bLosSom  |  August 17, 2012 at 8:00 PM

      gomawo yah,,,ahahaha,,ia psti emosi jiwa deh sm ate jun,,,,uda bkin gempar dunia, terutama kyu,,,tp untungnya gx d apa” in,,;)

      ia gpp ko, mksih yah uda baca dan commentnya..^^

      Reply
  • 7. Adela Yolanda  |  September 6, 2012 at 7:49 PM

    Ceritanya asyikk…^^

    Reply
  • 8. nadia putri  |  December 3, 2012 at 7:34 AM

    daebak!! ceritanya kerren….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

December 2011
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: