[FREELACE] Don’t Don’t – Part 1

November 29, 2011 at 12:32 AM 1 comment

Author : GaemFishySilverCloud
Cast :
Cho Hye Mi (OC) a.k.a you
Kim Hana (OC) a.k.a you
Lee Dong Hae
All member Super Junior
Henry Lau a.k.a Henry
ZhouMi a.k.a ortunya Henry
Cast-cast lain akan bermunculan seiring waktu ^^
Rate : PG-13
Genre : Love, Romance, Friendship

Ni cerita sebenarnya terinspirasi dari MV-nya super junior yang judulnya Don’t Don’t. Keren banget dah tuh MV.Makanya dapet ide buat bikin nii cerita.Tapi mianhae kalau ff-nya agak gaje gitu. Maklum baru pertama buat nih.
Buat gambaran tokohnya : Bayangin anggota geng super junior pas gayanya di MV Don’t Don’t, buat oppa-oppanya Hye Mi, bayangin pas di MV Bonamana atau Mr.Simple.
Ok deh kalau gitu.
Selamat membaca Kawan.

Hye Mi’s pOV
“IGE MWOYAA??!!!” teriakku histeris ketika melihat sekolah baruku ini. Astaga!Apa ini benar-benar sekolah? Ini seperti gedung reyot yang menjadi markasnya para iblis seperti yang ada dicerita novel-novel horror.Bangunannya memang megah. Tapi sensasinya lain. Mengerikan.Itu yang ku tangkap pertama kali melihat gedung ini.Beda sekali dengan sekolahku yang dulu.Sekolah yang megah dan mewah dengan fasilitas yang serba lengkap dan teman-temanku yang funky dan keren abis. Kenapa appa sama eomma tega sekali mengirimku ke sekolah seperti ini?
Aku masih melongo menatap gedung megah bergaya klasik kuno itu dan seketika lamunanku buyar saat Kim ahjussi menyapaku, “Nona besar… Nona besar??Apakah nona baik-baik saja??”Tanya Kim Ahjussi agak sedikt khawatir melihat ekspresi meyedihkanku itu.
“Ah, nan gwenchanayo. Geunde… Ahujussi mengapa appa dan eomma tega mengirimku ke sekolah yang seperti ini?Apa mereka sudah tidak sayang lagi denganku?”Tanyaku pada Kim ahjussi yang sudah seperti appaku sendiri karena sejak kecil aku lebih banyak menghabiskan waktu dengannya bersama ahjumma Kim, Hee chul dan Kibum oppa dan tentu saja dengan oppa ku tercinta juga yang pastinya, Cho Kyu Hyun.
Ahjussi Kim tersenyum kepadaku, senyuman yang teduh, “Mana mungkin mereka tidak sayang dengan Nona.Justru mereka sangat sayang dengan nona, makanya mereka memindahkan nona ke sekolah ini agar nona tidak terlena dengan semua kemewahan yang keluarga nona miliki sekarang.Mereka hanya ingin membiasakan diri nona untuk hidup sedikit lebih teratur dan tidak terlalu sering bermain-main dan…” ucapannya terputus.
“Dan apa ahjussi?” tanyaku menjadi penasaran.
“Satu hal yang ingin Tuan Cho harapkan dari nona, dia ingin nona bisa menjadi gadis yang pintar, kuat, mandiri dan mampu bertahan saat nyawa nona sedang terancam.Tidak seperti nona sekarang yang manja,” ucap Ahjussi Kim dan mampu membuatku tersentak.
“Mampu bertahan saat nyawaku terancam?maksud Ahjussi Kim?” tanyaku semakin penasaran.
“Ah sudahlah nona. Nanti nona akan tahu sendiri alasan yang lebih jelasnya. Oh ya tuan Cho juga berpesan agar Nona mengikuti ekskul Taekwondo.” ucap Ahjussi Kim lagi.
“MWO???!!” aku tak percaya ini semua.Kakiku rasanya tidak menginjak bumi lagi.
Aku berjalan beriringan dengan Jung Seonsangnim.Dia adalah wali kelasku mulai hari ini. Sekilas ia melirik dan tersenyum ke arahku yang tak hentinya menatap aneh pada sekolah ini. Dan keanehanku merasa lengkap pada sekolah ini saat aku melihat segerombolan cowok-cowok yang slengean sedang tertawa senang ketika dihukum di lapangan.Malahan salah satunya ada yang nyengir ke arahku. Hiii… mimpi apa aku semalam. Dan satu lagi sedang menatapku tajam.Tatapan itu mengerikan sekali.Sepertinya aku ini adalah mangsa yang empuk baginya.

Dong Hae’s pOV
Seperti biasa, hari-hari Super Junior, nama geng kami, tidak akan lengkap tanpa adanya kekacauan. Menyenangkan sekali jika membuat guru-guru di sini sangat kesal kepada kami.
Tantangan yang cukup menarik.Awalnya.Tapi sekarang sudah sangat membosankan bagiku.Karena kami sudah melakukannya setiap hari.Aku ingin ada tantangan baru lagi yang bisa membuat hidup kami lebih berwarna. Hahaha… apa sih omongku ini.
Namun tiba-tiba aku menemukan tantangan baru yang berbeda dari sebelumnya.Tantangan ini mampu membuat pikiran dan seluruh system sarafku menjadi kacau. Aku tidak tahu perasaan apa ini. Aku tidak mengerti.Gadis itu.Ya gadis itu mampu membuatku merasakan hal yang aneh.Siapa sebenarnya dia?Apa dia murid baru?
Entahlah. Yang jelas ini akan jauh lebih menyenangkan.
Hye Mi’s pOV
Dan beberapa menit kemudian aku sudah berada di dalam kelas yang… astaga ini sepertinya bukan kelas.Ini sepertinya pasar atau gudang tua.Penuh debu, sesak, sempit, bangku-bangkunya reyot, sampah di mana-mana dan seluruh penghuninya… aigoo… aku tidak mampu menggambarkan semua kekacauan hidupku hari ini dengan kata-kata lagi.Kacau sekali.
“Selamat pagi anak-anak!!” ucap Jung Seonsangnim tapi tidak mampu membuyarkan keributan di kelas ini.
Tentu saja tidak bisa. 1 suara banding 39 suara dan 39 suara itu bagaikan suara deru kendaraan di kota Seoul yang sedang terjebak macet. Tentu saja suara berat Jung Seonsangnim tidak berpengaruh apa-apa.Barulah saat Jung Seonsangnim memukulkan penggaris kayunya ke papan tulis semua keributan itu hilang seketika.Murid-murid yang tadinya asyik melempar-lempar kertas menghentikan kegiatan mereka.Suasana menjadi tenang dan adem dalam sekejap.Mereka buru-buru kembali ke tempat duduk mereka masing-masing.
Sesaat aku merasa tenang karena suara-suara yang hampir membuat telingaku tuli sudah menghilang.Tapi sesaat kemudian aku agak kikuk dilihat seperti itu oleh 39 pasang mata. Seakan-akan aku ini adalah orang aneh yang berasal dari planet lain.
Tentu saja.Karena aku langsung menyadari bahwa penampilanku sangat berbeda jauh dari mereka. Aku, Cho Hye Mi , dengan penampilan yang serba bersih, wangi, girly dan berkelas. Sedangkan mereka…?? Ckckck…..
“Anak-anak, ini adalah teman baru kalian. Hye Mi, silahkan perkenalkan dirimu,” ucap Jung seonsangnim mempersilahkanku.
“Annyeong haseo.Joneun Cho Hye Mi imnida, aku pindahan dari BaekSang Senior High School di Seoul. Gamsahamnida,” ucapku menyudahi perkenalan singkatku.
“Baiklah.Kalian sudah kenalkan dengan Hye Mi?Bapak harap kalian bisa berteman dan membantunya untuk beradaptasi di sekolah ini.Dan Hye Mi, kamu boleh duduk sekarang” Ucap Jung seonsangnim.
Aku membungkuk lalu berjalan ke arah bangku kosong di barisan ke tiga dari pintu leretan ke tiga juga.
“Psst… Pssst…”
Aku menoleh ke arah suara itu.
“Hai, aku Hanna.Senang bisa berkenalan denganmu,” ucap yeoja itu dengan senyum sumringah.
“Hye Mi,” ucapku singkat sambil membalas jabatan tangannya.
Not bad. Belum apa-apa aku mendapatkan teman yang super ramah dan pintar sepertinya.Terlihat dari kacamata minusnya.
Kringg… Kringg…
Suara bel keluar main mengejutkanku yang sedang berada antara alam sadar dan tidak.Busett dah itu suara bel atau petir sih?Untung saja jantungku nggak copot.
“Ya Hye Mi. kau mau ikut ku ke kantin?” ajak Hanna dan langsung ku iyakan karena aku juga sangat kelaparan. Eh tapi dia tidak sendiri. Dia bersama 2 orang namja. Yang satu manis dengan aksesoris pinky-nya, sepertinya dia pinky boy, dan satunya lagi gemuk, sepertinya dia suka makan. Itu analisaku.
“Eh… oh iya… siapa mereka?” ucapku kikuk pada Hanna saat melihat Hanna menghampiriku dengan 2 orang namja. Dua namja itu tersenyum manis padaku.
“Oh iya aku lupa memperkenalkan mereka padamu. Hye Mi, kenalkan ini SungMin dan yang ini ShinDong. Mereka adalah sahabat-sahabatku.Dan juga akan menjadi sahabatmu,” ujar Hanna.
“Annyeong Haseo Hye Mi. senang berkenalan denganmu,” ucap mereka bersamaan.
“Iya sama-sama.Aku juga,” ucapku membalas senyum mereka.
Lalu kami berempat berjalan menuju kantin dan segera mengambil tempat yang menurutku strategis sekali.Aku suka tempat ini.Dari sini kita bisa melihat pemandangan dari semua penjuru sekolah.
Aku langsung duduk begitu kami selesai membeli pesanan kami. Takut kalau tempat itu diserobot sama yang lain. Tapi sepertinya teman-temanku kelihatan takut sekali. Ada apa ya?
“Mwoeyo?” tanyaku heran melihat ekspresi muka mereka.
“ah Hye Mi-ah, apa tidak sebaiknya kita mencari tempat duduk yag lain saja?” ucap SungMin dengan nada yang agak takut-takut.
“iya Hye Mi, perasaanku tidak enak sekali,” sahut Shin Dong.
“Waeyo?Sudahlah kita duduk di sini saja.Kalian lihatlah, semua tempat sudah penuh.Kau mau kita makan di lantai?Lagian di sini pemandangannya bagus banget.Lihatlah.Keren.”Ucapku membujuk mereka. Dan akhirnya mereka mengalah meski ada sedikit perasaan was-was dalam raut wajah mereka.
Kami menikmati pesanan kami masing-masing.Hm… enak sekali jajangmyeonnya.Persis seperti buatan Ahjumma Kim.Tapi saat kami lagi nikmat-nikmatnya makan, segerombolan cowok yang aku lihat tadi pagi datang memasuki kantin dan mendadak semua orang yang ada di kantin menjadi diam. Tidak ada keributan.Dan saat itu juga ku lihat raut wajah ketiga teman-teman baruku berubah pucat. Ada apa ya?
Aku melihat mereka sedang berjalan ke arah kami.Mereka menatap tajam ke arahku.Bukan mereka sebetulnya, tapi seorang namja yang menatapku tajam tadi pagi. Ada apa ini? Kenapa aku jadi deg-degan begini?Apa mereka akan menghampiri kami? Sejenak aku tersihir oleh tatapan matanya. Namun tiba-tiba…
BRAAKK!!!!
“APA-APAAN INI??!!BERANI-BERANINYA KALIAN MAKAN DI MEJA KAMI!!” ucap namja yang tadi berhasil menyihirku.
Seketika aku terkejut.Menyebalkan sekali.Aku paling tidak suka ada orang yang membuatku terkejut seperti ini.Apalagi aku sedang kelaparan seperti ini.Membuat selera makanku mendadak hilang.Mendadak darahku langsung naik ke ubun-ubun.
BRAKK!! Aku juga balas membanting meja dan berdiri.Kini aku telah berdiri sangat dekat dihadapannya.Mata kami saling bertatapan.
***
Dong Hae’s pOV
“KAU yang apa-apaan!!” teriaknya mulai panas.Ku lihat wajahnya memerah karena murka.
“Seenaknya saja mengganggu orang yang lagi makan.Tahu sopan santun tidak?!” ucapnya lagi.
“Hei… hei… yaisshh… yeoja ini,” ucapku memalingkan wajahku dari yeoja yang berani ini lalu tanpa ku sadari bibirku bergerak melebar.Aku tersenyum.Ya ampun, sarafku benar-benar tidak bekerja lagi sesuai dengan kemauanku.Benar-benar kacau.
“Kau tahu?Ini adalah tempat kami.Tidak seorangpun yang bisa menduduki tempat ini.Asal kau tahu saja, orang yang berani memnduduki tempat kami, dia akan merasakan hal buruk selama dia masih bersekolah di sini hingga dia tak mampu lagi bertahan dan keluar dari sekolah ini,” sambungku lagi dengan nada mengancam. Tapi sepertinya dia sama sekali tidak terlihat takut.
“Oo ya?!Memangnya kau siapa hah?Memangnya nenekmu yang punya sekolah ini sampai-sampai kau berani berkata seperti itu HAH?!” ucapnya dengan nada semakin tinggi.
“Kau…” ucapku berniat akan melayangkan kepalan tanganku ke wajahnya.Tapi lagi-lagi sarafku bekerja tidak sesuai dengan keinginanku. Pesonanya, ya pesonanya, membuat seluruh system saraf jahatku berhenti.
“Aarrgghhh!!Kita lihat saja sampai mana kau mampu bertahan,” ucapku lagi kesal dengan keadaanku sekarang.
Semoga saja tidak ada yang menyadari keanehanku ini.
***

Hye Mi’s pOV
“Aarrgghhh!!Kita lihat saja sampai mana kau mampu bertahan,” ucap namja itu dengan nada sangat kesal.
“Oo yaa?!”Tanya ku dengan nada mengejek, “Okay.Kita liat saja nanti. Yang jelas aku tak kan terkalahkan,” ucapku lagi agak sedikit bingung dengan ucapanku barusan,
Wow! Bagaimana bisa aku berkata seperti itu.Berani sekali aku berkata seperti itu.Seumur-umur aku tidak pernah menantang seorang namja.Bahkan saat aku diganggu oleh namja yang sangat menyebalkan saat aku SMP aku tidak bisa membela diri.Oppa-oppaku tercintalah yang selalu setia membela dan melindungiku.Tapi yaa sudahlah.Nasi sudah menjadi bubur.Mudah-mudahan dengan berkata seperti itu mereka, juga DIA, tidak menganggap remeh seorang Hye Mi. Aku menatap teman-temanku yang menyedihkan ini.
Tampaknya mereka sangat shock dengan kejadian barusan.Buru-buru aku membawa mereka keluar kantin dan menjauhkan mereka dari devil-devil keparat ini.
“Ayo teman-teman kita pergi dari sini.Lama-lama berada dekat mereka aku bisa muntah,” ucapku menatap tajam ke arah mereka.Aku bisa melihat tatapan takjub mereka kepadaku.Termasuk dia juga.Seisi kantin terdiam menatap aku dan teman-temanku yang melangkah keluar dari kantin.
“Yaisshh!! Apa-apaan mereka itu,” umpatku saat sampai di taman sekolah. Aku membanting tubuhku pada bangku yang terletak di taman itu.
“Apa mereka yang punya sekolah ini?! Bertindak seenaknya seperti manusia barbar.Kalau di jepang namanya Yakuza.Dan kalau di Indonesia namanya Bandit,” celotehku lagi.
Namun ketiga teman baruku ini hanya terdiam.Ketakutan masih terlihat di wajah mereka.Jujur, ada perasaan bersalah kepada mereka karena telah membuat mereka seperti ini.Mereka pasti menyesal berteman denganku.
“Ada apa?Kenapa kalian tampak begitu takut sekali?Sebenarnya siapa mereka?”Tanyaku lagi.
“Hye Mi~ah.Kau tahu? Kita sedang dalam masalah besar sekarang,”
“Mwo? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan Hanna,”
Saat ini yang mau membuka mulut hanyalah Hanna.Sung Min dan Shin Dong lebih memilih untuk tidak berkomentar apapun.
“Kau tahu tidak mereka itu siapa?”Tanya Hanna lagi.
Aku menggeleng.
“Mereka adalah Super Junior,” tambah Hanna lagi sambil memberikan sebuah foto padaku.
“Super Junior?Apa itu?” tanyaku sedikit penasaran.
“Super Junior adalah sebuah Gangster yang beranggotakan Dong Hae, LeeTeuk, SiWon, Eunhyuk, Ryeowook, Hankyung dan Yesung,” kali ini Sung Min mulai buka mulut.
“Bagi murid-murid di sini, mereka adalah Devil tapi juga pahlawan.Meski tingkah laku mereka seenaknya, sering tawuran, sering melanggar aturan sekolah, dan sering bertindak seperti Yakuza.Tapi mereka juga punya keahlian masing-masing yang bisa membanggakan sekolah,” jelas Sung Min lagi.
“Aneh.Mana ada yang seperti itu?Sekali gangster ya tetap saja gangster.Mana bisa membanggakan sekolah.Yang benar saja!” protesku.
“Tapi itulah kenyataaannya,” ucap Shin Dong.
“Memang apa yang mereka bisa sehingga mereka sangat dibutuhkan di sekolah ini?” tanyaku dengan nada meremehkan.
“Misalkannya saja Eeteuk, dia adalah ketua Osis sekolah ini…” ucap Shin Dong lagi mebuatku terbelalak tidak oercaya.
“WHATZZ??!Ini tidak mungkin.Mana mungkin seorang gangster bisa memimpin sekolah?Bisa hancur nih sekolah,” ucapku.
“Dengarkan dulu.Dia memang seorang Gangster.Sikapnya seperti preman.Tapi dia juga bisa bersikap seperti seorang pemimpin yang adil dan berkharisma. Selanjutnya Yesung, dia adalah Master Pop kami. Dia selalu menjuarai berbagai kompetisi menyanyi baik di Korea maupun di luar negeri.Kemampuan bernyanyinya tidak perlu diragukan lagi.Meskipun dia masih sangat muda, tapi dia sudah banyak mendapatkan penghargaan,” sambung Shindong lagi.
“Eunhyuk, dia adalah seorang Master dance kami. Jam terbangnya juga sama seperti Yesung. Karena dia jugalah sekolah ini mulai diperhitungkan.Sedangkan Siwon, ya ampun, namja itu selalu terlihat sempurna dari mana-mana.Dia adalah kapten basket sekolah ini. Malahan dia pernah tergabung dalam klub Amerika yang terkenal itu, NBA,”
“Ryeowook, dia adalah Koki yang sangat hebat.Berbagai masakan dari belahan bumi manapun dapat dikuasainya.Di tangannya, semua masakan menjadi sangat enak. Percayalah, kau tidak akan pernah bisa berhenti makan kalau kau telah mencoba masakannya. Dia juga sangat lembut. Di antara semuanya, dialah yang paling bersahabat,”
“Hankyung, dia adalah makhluk terjenius di dunia.Semua hal yang bahkan kita belum tahu, dia sudah menguasainya dengan sangat baik.Otak encernya sering membuat sekolah kita mendapat banyak medali emas dalam semua olimpiade sains.Selain itu dia jua pandai berdebat dan mengatur strategi.”
“Dan terakhir adalah Lee Dong Hae.Dia adalah kesempurnaan dari segala kesempurnaan.Apapun yang ada pada dirinya adalah suatu kesempurnaan.Dan yang paling membuat dia makin sempurna adalah Dia sangat mahir dalam ilmu beladiri. Ketika melihat dia berkelahi, itulah saat-saat di mana Ia terlihat sangat tampan. Dan dia juga yang tadi adu mulut denganmu,” jelas mereka semua yang membuatku semakin tidak percaya.
“Yang benar saja!” komentarku sinis membuat mereka hanya bengong mendengar komentarku yang jauh dari perkiraan mereka.
Lucu sekali melihat ekspresi muka mereka itu. Mereka pasti mengira aku akan berdecak kagum dan menyesali perbuatanku di kantin tadi. Dan dengan segera mengelu-elukan mereka bak malaikat dari surga.
Cihh…Tapi itu tidak akan pernah terjadi. Bagiku mereka biasa-biasa saja.Tidak ada yang istimewa.Benarkah?Tapi bagaimana dengan seorang namja yang sudah berhasil membuatku kehilangan akal. Siapa tadi nama nya tu? Dong Hae?Ya, kalau tidak salah namanya Donghae, Lee Dong Hae.
Hm… ya sudahlah.Aku nggak mau memikirkan devil-devil itu.Waktuku terlalu berharga untuk memikirkan hal-hal yang tidak penting.
***
Dong Hae’s pOV
“Oo yaa?!” Tanyanya dengan nada mengejek, “Okay. Kita liat saja nanti.Yang jelas aku tak kan terkalahkan,” tantangnya.
“Aisshh!Siapa yeoja itu?Baru kali ini ada yang berani melawanku,” ucapku kesal.
“Hahaha… kena batunya kau sekarang Lee Dong Hae,” ucap Eunhyuk
“Diam kau Unyuk!!Kita harus buat perhitungan padanya,” ucapku lagi.
“Sepertinya dia murid baru di sini.Buktinya dia dengan berani menantang kita.Ckckck… yeoja yang hebat,” puji Siwon.
“Ya dia memang murid baru di sini.Namanya kalau tidak salah adalah Cho Hye Mi. dia adalah anak bungsu dari keluarga Cho.Ketiga kakaknya juga alumni SMA ini,” jelas Lee Teuk Hyung.
“Maksudmu keluarga Cho yang kaya raya itu Hyung?Wah… pantas saja dia kelihatan mencolok.Benar-benar hebat,” tambah Ryeowook.
“Apanya yang hebat?Itu karena dia belum tahu saja siapa kita. Nanti kalau sudah tahu, aku yakin, dia pasti nggak akan berkutik. Kita lihat saja,” ucapku
“Ya hyung!Kau kan pintar dalam mengatur strategi, cepat atur rencana untuk mengerjai cewek itu,” ucapku lagi pada Hyung Hankyung.
“Beres Dong Hae.Kau tenang saja.Aku juga sudah tidak sabar ingin bersenang-senang.Sudah lama kita nggak dapat mainan baru,” ucapnya.
“Donghae… donghae… kau benar-benar menakutkan.Jangan terlalu menyakitinya.Nanti kau malah menyesalinya,” Eunhyuk mengingatkanku.
“Maksudmu?Tidak akan terjadi!” tukasku.
Tapi entah kenapa jauh dalam lubuk hatiku memang ada sedikit perasaan tidak tega untuk mengerjainya.Namun aku masih ingin terus berhubungan dengannya.Mengenalnya, menjaganya, mendekatinya, atau bahkan memacarinya.
Aishh… apa yang sedang aku pikirkan? Mana mungkin gadis manis seperti itu mau denganku yang urak-urakkan begini. Dari kejadian tadi saja aku sudah bisa menebak kalau dia sangat membenci kami.Terutama aku.
***
Hye Mi pOV
Hari-hari selanjutnya di sekolah yang baru.Setelah pertengkaranku dengan mereka awalnya adem-adem aja. Kupikir mereka lupa dengan apa yang terjadi. Tapi perkiraanku salah.Mereka memang melaksanakan rencananya.
Kejahilan pertama mereka padaku adalah meletakkan kecoak di lokerku.Tentu saja saat aku membuka lokerku aku terlonjak kaget.Wajahku pucat seketika karena aku memang takut sekali pada binatang yang berkaki banyak.Menurutku mereka menjijikkan dan menggelikan.Semua yang ada di situ langsung menertawaiku.
Untung saja ada Hanna, Sungmin dan Shindong yang menenangkanku.
Mereka nggak hanya berhenti sampai di situ.Kejahilan selanjutnya adalah saat mereka mentraktirku dan teman-temanku makan.Mereka membelikan kami jus.Awalnya aku curiga dengan kebaikan mereka.Tapi mereka bilang, mereka ingin berdamai denganku dan ingin menjadi temanku.
Aku yang mempunyai hati malaikat (ya elah…) ya percaya saja dengan niat baik mereka.Akhirnya aku meminum jus yang dipesan mereka. Dan saat aku meminumnya… astaga naga bonar!!!
Jus apa ini? Kenapa pedas sekali.Wajahku langsung memerah seperti warna cabe.Jelas-jelas aku paling tidak tahan makan yang pedas-pedas.Kurang ajar mereka.Ingin rasanya marah.Tapi aku nggak punya kekuatan lagi.Aku hanya bisa melotot menahan rasa pedas dan amarahku.
Mereka yang melihat ekspresi wajahku mungkin tidak bisa lagi menahan tawa mereka.Hingga mereka akhirnya menertawaiku.Puas kalian sekrang?
“HWUAHAHAHAHH!” tawa mereka rame-rame.
“Gotcha.Kau lihat Hye Mi?kau tidak akan menang dari kami,” ucap Donghae tertawa puas setelah apa yang dilakukannya padaku.
“Pada akhirnya, akulah yang menang dan kau akan berlutut minta ampun kepadaku.”Ucapnya lagi kemudian ngeloyor pergi diikuti dengan teman-temannya.
“Lee Dong Hae. Aku benar-benar tidak akan memaafkanmu. Aku akan balas semuanya.”Geramku dalam hati.
Aku tidak akan menyerah padamu. Perkiraanmu salah Donghae.Akan aku tunjukkan kepadamu siapa seorang Cho Hye Mi sebenarnya.
“KYAA!!” teriakku tidak tahan lagi.
“Ya!Kenapa kalian diam saja?!Cepat ambilkan aku minuman yang bisa menghilangkan rasa pedas ini.Hoahh… pedas sekali,” tambahku lagi.Kini air mataku benar-benar keluar.Bukan nangis, tapi karena kepedasan.
***
“Aku pulang!!” teriakku begitu memasuki rumah.
Aku begitu lelah.Semua yang terjadi disekolah benar-benar menyiksaku.Andai saja ada Kyu oppa di sini.
Hufft tapi seperti biasa tidak ada yang menyahut.Cuma keheningan yang aku dapati.Setiap pagi, pulang sekolah, sebelum tidur.Nggak ada lagi saat-saat aku masih TK dulu.Eomma yang selalu di rumah.Menyambutku sepulang sekolah.Entah kapan saat-saat itu kembali lagi.
Aku beranjak ke ruang keluarga karena samar-samar aku dengar ada beberapa suara namja sedang berbincang-bincang.Mungkin itu Hee chul dan Ki Bum Oppa.
“Oo Hye Mi~ah.Kau sudah pulang?” sapa Kibum Oppa.
“Oppa!!Kyu Oppaaaaaa!!” teriakku kegirangan sambil menghambur memeluk Oppa ku tercinta yang sedang duduk santai di sofa tanpa mempedulikan sapaan Kibum oppa.
“Sudah lama sekali Oppa tidak pulang.Aku merindukanmu Oppa,” ucapku lagi manja.
“Ya!Ya! dongsaengku ini tidak berubah sama sekali. Masih saja manja seperti dulu,” ucap Kyu oppa sambil mengacak-acak rambutku.
“Memangnya aku power ranger.Pake berubah segala,” sungutku.
“Bukan berubah wujud maksud oppa. Tapi berubah sifatmu itu Jagi,”
“Yak Hyung, kalau Hye Mi berubah, nggak seru lah.Nggak ada yang mau dimanjain lagi,” bela kibum oppa.Oppaku yang satu ini memang selalu berada di pihakku.
“Gomawo Oppa,”
“Ya Sudah.Cepat ganti bajumu.Kita makan siang sama-sama.Kami sudah daritadi menunggumu.Cacing-cacing di perutku sudah demo minta diberi jatah,” ucap Hee chul oppa.
“Aaa ntar dulu oppa aku masih ingin memeluk Oppa Kyu-ku ini,” ucapku manja sambil masih memeluk oppa Kyu-ku lebih erat.
“Ya Hye Mi~ah.Kau ini tega sekali melihat aku mati kelaparan. Ku Mohon Hye Mi-ku. Kasihanilah Oppamu ini,” ucap Oppa Hee Chul memelas
Aisshh Oppaku yang satu ini benar-benar.
“Hee Chul hyung benar.Oppa juga lapar.Nanti oppa janji akan membawamu jalan-jalan abis kita makan siang,” bujuk Kyu oppa.
“Ne! Ne! Aku ganti baju sekarang.Tapi Oppa janji ya kita jalan-jalan abis makan siang,” ucapku mengalah.
Kalau Kyu oppa yang meminta, aku nggak akan bisa nolak lagi. Dengan malas aku segera beranjak ke kamaku mengganti bajudan mencuci kaki dan tanganku.Setelah itu aku turun ke bawah menuju ruang makan.
***

Kyuhyun’s pOV
Dongsaengku yang satu ini kapan akan dewasanya. Jujur saja, aku sedikit mengkhawatirkan dia. Mampukah dia menghadapi semua rintangan yang akan mengahadangnya di hari esok. Sebenarnya aku, Heechul hyung dan Kibum bisa saja melindunginya.Tapi bagaimana kalau suatu saat kami tidak mampu lagi melindunginya.Aku tidak mau sesuatu yang buruk terjadi padanya.
“Ya Kyuhyun!Kenapa kau melamun?Apa masakan Eommaku sudah tidak sesuai lagi dengan lidahmu?” ucap Heechul Hyung.
“Ah tidak sama sekali Hyung. Seleraku masih sama seperti yang dulu,” ujarku.
“Lalu kenapa kau melamun seperti itu? Apa ada masalah yang serius?” tanya khawatir.
“Aku hanya memikirkan nasib Hye Mi. Kita semua tahu kalau cepat atau lambat ini semua pasti akan terjadi.Hanya saja kita tidak tahu kapan. Cepat atau lambat Hye Mi akan dipaksa untuk bertahan menghadapi hal yang paling pahit dalam hidupnya. Aku takut kita semua tidak akan bisa melindunginya,” ucapku khawatir.
“Iya aku tahu itu.Kita harus bersiap untuk itu dari sekarang.Dan kalau saat itu datang, kita harus melindunginya sampai kita nggak mampu lagi untuk hidup.Kau tenanglah. Dia masih punya tiga nyawa,”
“Apa kita tidak seharusnya memberi tahu dia hal ini? Siapa tahu saja dia akan lebih siap jika saat itu datang,”
“Apa yang harus aku tahu? Dan aku harus bersiap untuk apa?” ucap Hye Mi tiba-tiba mengejutkan kami semua.
Semoga saja dia tidak mendengar semua pembicaraan kami.
TBC
Annyeong,, nii ff pertama quu dan yang paling lama. Hehehe… mian kalo banyak typo dan gaje gitu.Maklum masih baru dalam dunia per-ff-an. Saran dan kritik diterima, jadi komen aja.Nggak usah takut-takut. Hehehe…
Last, thanKYU dah mao baca ff gaje quu ini.
Kelanjutannya sih udah ampe part 6, jadi akan aku post ASAP^^

Entry filed under: Boyband, FanFiction, Freelance, Friendship, Genre, K-Pop, Romance, Super Junior. Tags: .

[FF Request] Special For You (Park Hye Mi) [FF] Pink Rose Day

1 Comment Add your own

  • 1. leehana15  |  November 30, 2011 at 10:38 AM

    kereeennn
    aku tebak!!
    ntar Hae ama Hyemi
    trus jadinya Hae bantuin Hyemi..
    bener gak??

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: