[FF] August Story

November 19, 2011 at 12:44 PM 15 comments

Title : August Story

Author : Mieyonn

Type : One shoot

Genre : Romance, Angst

Rate : PG-15

Cast :

~ Cho Kyuhyun (Super Junior)

~ Song Jieun (Secret)

~ Bang Yonggug (Rapper)

August Story

August’ 02

Hari minggu kembali lagi. Kegiatanku sama seperti minggu-minggu biasanya, bangun, mandi dan kemudian berjakan meuju cafe ini. Cafe yang tak cukup jauh dari rumah. Setidaknya, berjalan ke cafe ini bisa menjadi cara untuk mengisi waktu libur dihari minggu. Seperti biasa, setiap minggu pagi, cafe ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang ingin sarapan setelah selesai joging dan sebagainya.

Setelah memperhatikan seluruh ruangan, mataku tertuju pada seorang gadis yang terlihat pucat. Dia hanya termenung menatap cup coffee nya yang masih penuh. Entah apa yang sedang dipikirkannya.

Lamunannya dikejutkan oleh hape yang bergetar diatas meja. Segurat senyum mengembang dari bibirnya. Sesaat setelah dia menjawab telepon itu, wajahnya terlihat terkejut dan memerah. Bibirnya bergetar tanpa berkata apapun lagi. Matanya terpaku dan lama kelamaan penuh dengan air yang hampir tumpah.

Tangannya yang layu kini memutuskan telepon itu. Dia tertunduk dan tanpa diiringi isakan butiran air mata jatuh membasahi pipinya. Aku pun berjalan kearahnya untuk meminjamkan sapu tanganku. Tatapannya kosong. Bahkan dia tak tau bahwa aku sudah duduk dihadapannya.

Aku julurkan tanganku bersama sapu tangan, membuat dia kembali dari dunia lamunannya.

“oh, maaf, terimakasih..” ucapnya canggung sambil mencoba menghentikan tangisannya perlahan

“…” aku hanya membalasnya dengan senyuman hangat dan membiarkan dia mencoba menenangkan dirinya sendiri

***

August’ 16

Setelah dua minggu berlalu, Hari ini aku bertemu lagi dengannya dicafe, namun kali ini dia tersenyum padaku. Aku pun tanpa ragu langsung berjalan kearahnya.

“silahkan duduk eum…” ucapnya bingung

“aa~ kyuhyun~ cho kyuhyun imnida~ dan agashi?” ucapku sambil duduk tepat dihadapannya

“song jieun imnida~~ bangapseumnida oppa??” ucapnya seakan meminta persetujuanku

“ah, iye, gwaenchana~”

“keureom, oppa~ aku kembalikan ini ^^ terima kasih banyak~” ucapnya menjulurkan sehelai sapu tangan

“ah, itu, sapu tanganku ya? Haha~ iya, sama-sama”

“oppa~ aku pasti memalukan ya? Ah, aku tak sanggup mengangkat kepalaku~”

“wae??”

“oppa, aku sepertinya sangat menyedihkan…”

“wae geurae??”

“oppa~ dunia ini berputar kan? Iya, dunia ini berputar~ sekarang aku sepertinya dilanda banyak hal… namun, sedikit pusing juga ketika semua hal itu terjadi tiba-tiba~~~ ahhh!! Kenapa aku jadi ngomong ga jelas gitu… aa~ lupakan oppa~ aku mohon, yaaaa~~” ucapnya merayu dengan tampang miris

Anak ini, bahkan cara dia berbicara sangat imut. Anak yang selalu jujur pada siapapun. Anak yang tidak menutupi bagaimana dirinya sendiri.

“ok!! Aku akan melakukannya, tapi ada didunia ini yang gratis loh~”

“aaa~ oppa, iya deh, ga gratis, tapi diskon~”

“haha~ apa kau pikir aku sedang menjual baju??”

“lagian oppa sih, pelit banget~ utang aku ke oppa jadi banyak banget dong ini ;~; tega ih oppa~”

“bukan seperti itu maksudku jieun-ah~”

“aaa~ molla~~~~” ucapnya ngambek

Anak ini, semakin lama kepribadiannya terlihat semakin menarik. Dia seperti kertas putih yang belum banyak berisi coretan. Anak yang sangat polos untuk ukuran seusianya.

“jieun-ah~ ayo ikut oppa, oppa akan memberikanmu sebuah hadiah ^^” ucapku menarik tangannya dan berjalan keluar cafe

“apa itu? Oppa, aku sudah punya rumah, tak perlu membelikan aku sebuah rumah lagi~”

“aigoo~ aniya~ aku bukan membelikanmu rumah~”

“mobil?”

“aniya~”

“lalu apa??”

“ssstt~~ tenang saja, kau pasti suka~~”

“ok!!” ucapnya tersenyum manja dan kemudian merangkul tangan kiriku

Kami berdua berjalan beriringan dengan langkah kaki yang santai. Bersama dengan orang – orang yang sedang berolah raga pagi di hari minggu lainnya.

“oppa~ kau tau, yang aku suka ditempat ini adalah bunga daisy yang ditanam dipinggir jalan~ aku benar-benar suka bunga ini~ putih seperti menerangi dunia dengan ketulusan~”

“hmm~ kau ingin??”

“jinjja??”

“aku orang tak akan pernah berbohong~ percaya pada oppa~”

“gomawoyo oppa~~~~~” ucapnya menjatuhkan kepalanya dipundakku

Perasaan apa ini? Kenapa kami berdua yang baru bertemu sudah sangat dekat seperti ini? Entahlah~ tapi aku suka~ Dia anak yang sangat terbuka dengan orang lain. Walaupun itu artinya dia juga melakukan ini dengan orang – orang disekitarnya. Namun, itu juga berarti bahwa dia sudah menganggap aku sebagai orang yang dekat dengannya.

Kaki kami melangkah tepat didepan sebuah toko bunga. Toko ini banyak menjual bunga hidup didalam pot-pot kecil.

“wuaaaaa~~~~~~” ucapnya bahagia

“kau sangat suka dengan bunga?”

“iya~ bunga itu bisa membuat siapa saja yang melihatnya tersenyum~ Hmm, aku ingin seperti bunga” ucapnya sambil memperhatikan bunga-bunga mungil ditoko ini

“lalu, kau ingin yang mana?”

“oppa~ aku, diantara bunga-bunga itu paling suka bunga daisy”

“keurae~~ baiklah, aku akan membelikan untukmu~”

“oppa, gomawooo~~~~ neomu neomu~~~~”

“…” aku hanya tersenyum sambil mengelus kepalanya

“aa~ oppa, aku suka seperti ini~ aku suka oppa mengelus kepalaku~”

Hha? Jieun, kau berbakat membuat siapa saja yang melihatmu tersenyum dan bahagia. Kau, memang seperti bunga~ kau seperti bunga daisy ini~

***

Setelah cukup lelah berjalan-jalan, kami duduk di sebuah food court sambil memakan ice cream. Dia sepertinya sangat bahagia setelah aku berikan bunga itu.

“oppa, neomu gomawo~ neomu neomu~ aku akan letakkan diruang tamu rumahku~”

“hmm, aku akan sangat bahagia jika kau melakukannya~”

“oppa, kau ingin merasakan punya ku?” tanyanya sambil menyodorkan sesendok ice cream rasa strawberry nya “ayo,, aaaa~” ucapnya sambil menyuapiku

“…” akupun membuka mulutku dan menerima suapannya

Song jieun, kau bunga yang sangat jahat. Kau membuat mataku tak berhenti memandangmu. Kau membuatku merasa bahagia. Kau, benar-benar bunga yang jahat.

***

August’ 23

Hari ini kami janjian untuk bertemu kembali. Rasanya mulai sekarang hari minggu ku tak akan membosankan lagi. Hari mingguku akan menjadi hari paling special diantara hari lain. Jieun mengubah hidupku. Dia mengubah caraku memandang hari. Biasanya aku akan merasa malas ketika hari libur, namun sekarang bagiku hari libur adalah hari special.

Sepertinya aku terlambat beberapa menit. Kami bertemu di taman bermain. Jieun hari ini benar-benar imut. Anak ini, semakin aku mengenalnya, semakin aku tau kepribadian aslinya adalah sangat polos.

“oppa~~~~ tada!!” ucapnya memberikan aku sebuah kotak kado

“apa ini??”

“ayo buka~”

“…” perlahan aku membuka sebuah kotak coklat berpita merah itu

“kau suka??” tanya nya

“jam… wah, ini mahal kan…”

“oppa, kau tidak suka?”

“bukan seperti itu jieun-ah” aku hanya merasa tak enak menerima hadiah sebuah jam yang sangat mahal ini

“begitu kah? Kalau begitu, aku akan berikan yang lain~” ucapnya sedih

“aniya~ aku sangat suka yang ini~ terimakasih~”

“jinjja?~”

“eumm” ucapku tersenyum “gomawo jieun-ah” aku pun mengelus kepalanya lagi

Aku rasa mengelus kepala jieun adalah salah satu kebiasaan baruku sekarang. Ah, cho kyuhyun! Ada apa denganmu? Kau gila? Benarkah aku gila? Apakah aku suka dengannya?

“oppa, ayo kita mulai main~~~~” ucapnya sambil menarik tanganku

***

Jieun, semakin lama aku bersamamu, semakin aku menyukaimu. Namun, bagaimana ini? Apakah bunga cantik ini sudah memiliki kumbangnya sendiri? Entahlah~

“oppa~ apa yang kau pikirkan?” tanya nya menghamburkan lamunanku

“ah~ aniya~ eobseo~”

“oppa, ada sesuatu yang ingin kuberi tahu padamu~”

“jinjja? Aku juga, ada sesuatu yang ingin kuberi tahu padamu~”

“oppa, terimakasih sudah menghiburku beberapa minggu ini~ neomu neomu gomawo~”

“gwaenchana~ tapi, kau tidak apa-apa?” aku sedikit khawatir, setelah turun dari roller coaster itu kaki jieun seperti gemetar ketika berjalan

“ah, aku rasa aku tidak apa-apa~ hanya sedikit mual dan pussi ……….”

BRUKKKKKKKK – badan jieun jatuh ketanah, dia pingsan.

August’ 30

Hari minggu kembali lagi, namun kali ini hujan turun dengan sangat deras. Aku yang bodoh ini tetap berjalan menuju cafe andai saja jieun ada disana. Namun, setelah sampai, cafe itu begitu sunyi. Hanya beberapa orang disana. Yah, hari minggu yang hujan adalah hari yang pas untuk bermalas-malasan dirumah. Tapi tetap saja aku berharap dia ada disini. Ada yang ingin kuberi tahu padanya.

Tanpa sadar kakiku melangkah menuju rumah jieun. Walaupun sekujur tubuhku dibasahi hujan deras ini, namun hanya untuk melihat jieun untuk yang terakhir aku rela seperti ini.

***

TING TONG – TING TONG

“jieun-ah~ siapa itu?” yong gug memanggil jieun

“molla~ aku akan buka~” ucap jieun berlari menuju pintu diikuti yonggug

Mereka membuka pintu dan hanya melihat sebuah surat berwarna putih tergeletak si lantai bersama dengan sebatang permen berbentuk bunga daisy. Yonggug pun mengambil kertas itu dan membacanya :

From : cho kyu hyun

Annyeong dongsaengdeul~ apa kabar? Aku harap kalian sehat selalu~ Haha, jadi sedikit aneh ketika aku harus menuliskan seperti ini. Aku diterima menjadi seorang dosen di salah satu universitas negeri di jepang. Aku akan berangkat hari ini, jadi tak usah mengantarku. Aku hanya ingin memberitahu kalian hal ini. jadi, jieun-ah! Jaga dirimu baik-baik oke! Yonggug, aku titipkan jieun padamu~ kalian harus bahagia selalu~ Annyeong~

“oppa?” jieun sedikit tak percaya dan kemudian mencoba berlari mencari kyuhyun

“dia pasti belum jauh~” yonggug juga ikut mencari, namun mereka tak melihat siapapun dijalan itu

Sambil menangis jieun kembali masuk kedalam rumah bersama yonggug. Hujan deras ini sepertinya akan menjadi saksi kisah mereka bertiga agar tetap mengalir kemanapun arah air berjalan.

Dari balik kotak telepon umum kyuhyun yang bersembunyi memperhatikan mereka berdua.

“yah, untuk terakhir kalinya, aku melihat mereka berdua. Akhir agustus ini akan menjadi akhir dari kisah kita bertiga. Besok, aku akan memulai kisah baruku lagi. Aku akan mencari bunga daisyku yang sesungguhnya”

***

-flashback-

Jieun, semakin lama aku bersamamu, semakin aku menyukaimu. Namun, bagaimana ini? Apakah bunga cantik ini sudah memiliki kumbangnya sendiri? Entahlah~

“oppa~ apa yang kau pikirkan?” tanya nya menghamburkan lamunanku

“ah~ aniya~ eobseo~”

“oppa, ada sesuatu yang ingin kuberi tahu padamu~”

“jinjja? Aku juga, ada sesuatu yang ingin kuberi tahu padamu~”

“oppa, terimakasih sudah menghiburku beberapa minggu ini~ neomu neomu gomawo~”

“gwaenchana~ tapi, kau tidak apa-apa?” aku sedikit khawatir, setelah turun dari roller coaster itu kaki jieun seperti gemetar ketika berjalan

“ah, aku rasa aku tidak apa-apa~ hanya sedikit mual dan pussi ……….”

BRUKKKKKKKK – badan jieun jatuh ketanah, dia pingsan.

Aku benar-benar bingung sekarang. Aku meraih hape jieun dan mencoba mencari kontak keluarganya. ‘rumah’ ah, dia menyimpan nomor telepon rumahnya. Aku pun menekan tombol ‘call’

***

Aku sampai dirumah jieun bersama seorang lelaki yang mengendarai mobil. Diapun menggendong jieun masuk kedalam rumah. Akupun membantunya membawa barang-barang jieun. Ketika aku masuk kedalam rumah, aku melihat pot bunga daisy dariku terpajang. Anak ini, dia benar-benar meletakkannya didalam rumahnya.

“oh, maaf, silahkan duduk~” ucapnya setelah kembali dari menggendong jieun kekamarnya

Sambil tersenyum aku berjalan menuju ruang tamunya, dan disana terpampang foto besar, seperti foto pernikahan, disana jieun menggunakan gaun putih dan seorang lelaki menggunakan jas hitum.

Aku benar-benar bingung saat ini. apa maksudnya ini?

“maaf karena telah merepotkan anda… aku adalah yonggug… apakah anda yang bernama cho kyuhyun?” tanya nya

“ah, iye~~~”

Lelaki ini, mukanya mirip dengan lelaki yang ada difoto itu. Lalu, ini benar-benar foto pernikahan? Jieun sudah menikah?

“kyuhyunie hyung, jieun banyak cerita padaku… hyung, ada sesuatu yang salah?” tanya nya yang ikut bingung melihat ekspresi bingung ku

“ah, aniya~ jadi kalian …” ucapku terpotong karena aku tak bisa menebak hubungan mereka seperti apa

“iya, kami sudah menikah…”

Deggg – Jantungku berdetak lebih keras

“saat itu, jieun baru pulang dari kampus malam hari, lalu tiba-tiba sekelompok orang jahat mengambil harga dirinya. Aku, yang sudah menjadi teman jieun dari kecil merasa sangat kasihan melihat dia selalu menangis dan terkena trauma berat. Dokter bilang, dia butuh seseorang yang bisa selalu ada disampingnya. Walaupun awalnya ditentang ayah, aku akhirnya menikahinya. Aku juga ingin berterimakasih pada hyung. Jieun selalu bilang bahwa hyung selalu membuatnya bahagia. Membuat dia sedikit bisa melupakan kejadian itu. Hyung, neomu gomawoyo”

Mendengar cerita yonggug, aku seakan tak sanggup menahan rasa sakit dihatiku. Aku tak tau anak itu mengalami masa-masa sulit saat itu. Aku tidak kecewa melihat mereka menikah. Malah aku salut dengan keberanian yonggug menanggung jawabi hal yang bukan menjadi salahnya. Anak yang lebih muda 2 tahun dariku ini bahkan bisa lebih dewasa ketimbang aku.

“hmm~~ terimakasih karena telah menjaga jieun setiap saat~~ kau harus terus menjaga jieun, sampai kapanpun~~” ucapku mengembangkan senyumku padanya

Yah, pada akhirnya cerita ini hanyalah salah satu cerita dalam hidupku. Walaupun sepertinya ini menyedihkan, namun aku bersyukur pada Tuhan bisa merasakan hal ini. aku jadi tau, bahwa didunia ini setiap orang memiliki masalah hidupnya masing-masing. Jieun dan yonggug adalah dua anak dari anak-anak lain yang memiliki nasib seperti ini. Namun, sepertinya mereka sudah bisa melewati ujian ini dengan sabar. Anak-anak yang sangat dewasa. Mereka adalah Daisy yang sudah benar-benar mengembang dan kumbang yang sudah matang.

~ End ~

==== side story ====

Mian… mian… mianhaeyoooooooooo… belum bisa ngelanjutin ff yang lain ;~; maaf yah~

Entry filed under: Angst, FanFiction, Indonesia, One Shoot, PG, Romance, Secret, Super Junior. Tags: .

The Way You Are [FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 13 End Chap

15 Comments Add your own

  • 1. shinhyunrin  |  May 17, 2012 at 2:14 PM

    crta.a bagus eon
    tpi masih agak rancu dibeberapa bagian

    uwaaa yongguk make me envy

    Reply
  • 2. foto pre wedding  |  August 25, 2014 at 12:52 PM

    Magnificent web site. A lot of helpful info here.

    I am sending it to some buddies ans additionally sharing
    in delicious. And of course, thanks for your effort!

    Reply
  • 3. kippt.com  |  January 28, 2015 at 2:34 PM

    What’s up, just wanted to say, I loved this post. It was inspiring.
    Keep on posting!

    Reply
  • 4. Jeana  |  February 18, 2015 at 9:19 AM

    Remarkable! Its truly awesome paragraph, I have got much clear idea about from this piece
    of writing.

    Reply
  • 5. Tanaman Aquascape  |  May 1, 2015 at 4:48 PM

    Thanks for sharing your thoughts on aquascape aquarium kit.
    Regards

    Reply
  • 6. tutorial pemrograman  |  June 5, 2015 at 10:42 AM

    Hi, everything is going perfectly here and ofcourse
    every one is sharing facts, that’s truly good, keep up writing.

    Reply
  • 7. beasiswa turki  |  June 6, 2015 at 2:54 AM

    Quality articles is the important to invite the people to pay a quick visit the web page,
    that’s what this website is providing.

    Reply
  • 8. wróżka anglia  |  June 7, 2015 at 6:36 AM

    Pretty! This was a really wonderful article. Thanks
    for supplying these details.

    Reply
  • 9. Adan  |  February 19, 2016 at 3:23 AM

    Tu curriculum deberá reflejar las diferencias respecto a la competencia, va a deber hacer mayor énfasis en aquellas características, tanto personales como profesionales, que tienes, que te hacen singularmente apto para el puesto.

    Reply
  • 10. office chairs  |  February 19, 2016 at 4:06 PM

    Hurrah! In the end I got a weblog from where I be capable of actually obtain helpful facts concerning my study and knowledge.

    Reply
  • 11. supercell clash royale  |  April 11, 2016 at 8:12 PM

    Hi there, You have done a great job. I’ll certainly digg it and personally suggest to my
    friends. I am confident they will be benefited from this web site.

    Reply
  • 12. m0b.xyz  |  April 15, 2016 at 6:47 AM

    What’s up to every one, the contents existing at this web page are in fact remarkable for people experience, well, keep up the good work
    fellows.

    Reply
  • 13. YOURURL.com  |  July 3, 2016 at 2:37 PM

    Excellent article. I absolutely love this site. Continue
    the good work!

    Reply
  • 14. chinese gibson j 200  |  July 7, 2016 at 5:35 PM

    Definitely imagine that which you stated. Your
    favourite reason seemed to be at the internet the
    simplest thing to be mindful of. I say to you, I certainly get
    annoyed even as other people consider worries that they plainly don’t know about.
    You managed to hit the nail upon the highest as well as defined out the
    whole thing without having side-effects , people can take a signal.
    Will probably be again to get more. Thanks

    Reply
  • 15. gmail  |  September 3, 2016 at 5:01 AM

    Great article.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: