[FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 11

November 14, 2011 at 8:55 AM 10 comments

Title : Psycho

Author : Sarah Sucia Adler

Rating : PG-16

Casts : Cho Kyuhyun, Park Chae Rin, Song Joong Ki and other

Genre : Romance

Length : ? shot

Part : 11 of ?

Disclamer : I don’t own the Super Junior characters here. They belong to God and themselves. This story is only a fiction. So please don’t sue me.

A/N : Masih mau baca lanjutannya? Komen yang banyak! makin banyak komennya saya bakal makin semangat nerusin ff ini hehehe *kyuhyun (read:evil) laugh.

mohon maaf ini postnya telat sehari,

follow twitter saya @sarahchoadler

add FB saya Sarah Sucia

***

 

Sepanjang perjalanan pulang dia diam, dia memeras otaknya begitu keras, menurutnya dia harus mencari cara secepat mungkin untuk mencegah pernikahan itu terjadi, aku juga tidak mau berakhir seperti itu, memanggilnya oppa sebagai kakak lelakiku. Tidak, aku bahkan tidak bisa membayangkannya.

Kami masuk ke rumah dia langsung duduk di sofa sambil melonggarkan dasi hitamnya. Aku setelah mengunci pintu segera mengambil air hangat, obat merah dan perban. Lalu aku duduk di sebelahnya. Kuambil tangannya dan ku bersihkan darahnya yang mulai mengering, ketika aku sedang berfokus pada tangannya yang luka aku merasa dia menatapiku, aku kemudian melihat ke arahnya.

“Kamu boleh marah atas rencana mereka, tapi jangan begini, jangan menyakiti dirimu sendiri,” ujarku sambil kembali membersihkan tangannya.

“Aku hanya… bingung, Chae… aku tidak tahu harus bagaimana…” aku mengambil kapas dan memberinya obat merah lalu mengobatinya. “Atau… kita kabur saja, ke New York, lupakan semua hidup kita di sini, kita mulai hidup kita yang baru, kita menikah, punya anak dan bahagia tanpa mereka…” dia terlihat antusias mengatakannya.

“Kita tidak bisa lari, Sunbae, cuma pengecut yang melakukannya, lagi pula… bagaimana kita bisa hidup di sana nantinya, kita bahkan belum lulus SMA,” dia terdiam.

“Tapi aku harus mempertahankanmu, Chae…” aku memerban tangannya.

“Kita harus, gantilah bajumu, tidurlah,” aku mengelus pipinya.

“Mana mungkin aku bisa tidur…”

“Aku akan menemanimu, Jagi… ganti bajulah dulu…” dia mengecup keningku pelan dan pergi. Kuambil ponselku dan kutekan speed dial nomor 1. “Yobseyo, Appa…”

 

***

 

“Hey, bodyguard-mu mana?” Joong Ki menghampiriku di taman.

“Bisakah kau tidak memanggilnya begitu?” tanyaku. Dia hanya angkat bahu. “Belum pulang, sebentar lagi mungkin,” aku melihat jam tangan yang ku pakai di tangan kanan.

“Kau kenapa? Ada masalah?” aku mengangguk. “Mau cerita?”

Anni, belum saatnya, tidak apa ‘kan?” Joong Ki menghela napas.

“Kapan saatnya? Kau selalu bilang ‘belum saatnya, nanti saja’ tapi kau tidak pernah menceritakannya.

“Joong-ah, kumohon… aku sudah pusing sekali dengan masalahku, kau mengertilah…” Joong Ki terdiam. “Maaf…” ujarku lagi.

“Aku mencoba mengerti,” suaranya terdengar kecewa. “Ah aku mau beri hadiah untukmu,”

“Apa?”

“Tutup matamu,” aku tutup mataku dan Joong Ki mencium pipiku. Kubuka mata dan dia tersenyum dengan eye smile-nya.

“Song Joong Ki…”

“Sedikit saja…” aku berdiri dan berbalik meninggalkannya.

Sunbae…” ujarku parau.

“Pulang,” katanya tegas.

“A… aku bisa jelaskan…” dia menarik tanganku, membuatku berada dibalik tubuhnya yang tegap.

“Berapa kali sudah kubilang dia itu milikku, jangan sekalipun coba mendekatinya,” teriak Kyuhyun sunbae. Aku memegangi seragamnya, takut-takut dia berlari menghajar Joong Ki.

Sunbae, dia…”

“Dia apa?” Kyuhyun sunbae memotong perkataanku. “Kau mau bilang dia tidak melakukan apa-apa? Aku melihatnya, dia menciummu, aku bisa membunuhnya sekarang kalau kau mau,” nada bicaranya makin tinggi.

“Jangan… maksudku…”

“Apa? Masalah kita belum selesai dan kau malah begini? Kau bukannya membantuku mencari cara, kau malah membuatku tambah pusing,” aku menunduk dan mulai menangis, aku bahkan tidak melakukan apa-apa. Kenapa dia menghujaniku dengan perkataan seperti itu? Aku juga memikirkan bagaimana cara supaya masalah kami selesai.

“Tenanglah, Sunbae…” ujar Joong Ki. “That just last farewell, aku tidak akan mengganggu hubungan kalian lagi.” Kami menatap Joong Ki dengan bingung. Dia malah tersenyum, seringai yang manis. Berbeda dengan seringai Kyuhyun sunbae. “Dan Chae Rin tidak berbuat apapun, maafkan aku, aku duluan,” dia berbalik pergi menjauhi kami. Dia itu kenapa sih?

Kyuhyun sunbae menghadapku dan aku kembali menunduk. Dia memelukku.

“Sudah kubilang jangan mendekatinya, sudah kubilang hanya jadi milikku, sudah kubilang hanya melihatku, kenapa untuk melakukan itu saja susah?” perkataannya melembut.

“A… aku sudah melakukan itu semua, aku sudah melakukan apa yang kau mau… hanya saja…” aku kembali terisak. Kenapa sih belakangan ini aku jadi cengeng?

Jebal uljimara…”tapi aku makin menangis, ah mungkin beberapa masalahku membuatku begini lemah. “Mianhae, Chae…” dia memelukku makin erat, “Maaf, aku benar-benar sedang bingung jangan menangis lagi, Chae…” aku mengangguk. Dia melepaskan pelukannya mengusai bekas air mataku. “Kenapa kalau menangis kau malah makin cantik?” gumamnya.

“Em?”

Anni, kkaja kita pulang,” dia menggenggam tanganku dan menarikku pergi.

 

***

 

Entah kenapa hari ini aku gelisah, aku takut, beberapa kali aku salah melakukan sesuatu, aku tidak bisa berfokus pada apa yang kukerjakan. Aku benar-benar hilang kendali hari ini.

Kyuhyun sunbae sedari tadi memperhatikanku, tapi dia diam, dia belum bilang apa-apa soal sikapku. Kami duduk di ruang tamu sekarang, aku menemaninya yang sedang bersiap untuk ujian, aku juga mengerjakan pekerjaan rumahku. Tapi beberapa kali aku terbengong dan dia menyadarkanku.

“Kau kenapa, Chae?” tanyanya.

A… anniyo… gwenchanayo…”

“Kau terlihat begitu resah hari ini, jangan terlalu dipikirkan, toh mereka belum melakukan apa-apa…” aku mengangguk, tapi lagi-lagi pandanganku kosong. “Ada yang ingin kau ceritakan? Atau aku membuatmu tidak nyaman hari ini?” aku menggeleng.

“Aku mau menangis…” bisikku.

“Kenapa?” tanyanya lagi.

“Tidak tahu… hanya saja, aku kadang tiba-tiba merasa sesak, merasa sedih, tapi tidak tahu karena apa…” kuedarkan pandanganku ke arah lain agar tidak bertemu mata dengannya.

Too much pressure, huh?” aku mengangguk. “Katakan satu-satu, menangislah, kau selalu berusaha terlihat kuat di depan orang lain, itu yang membuatmu sesak, Jagi…” dia mengelus kepalaku. “Katakan saja yang tidak pernah kau katakana pada orang lain, au akan mendengarkanmu,” aku terdiam, terlalu banyak yang ada di pikiranku hingga aku bingung harus mengatakan yang mana. “Kau mau cerita apa?” Tanyanya lagi.

“Aku tidak tahu…” jawabku pasrah.

“Di sekolah… ada masalah?”

“Sekolah…” kilasan kejadian langsung berkelebat di pikiranku, terlalu banyak. “Sebelum bertemu denganmu, sekolah baik-baik saja. tidak ada yang spesial, tidak ada yang baik maupun buruk, over flat, awalnya aku malas bertemu denganmu, pria mesum sialan yang datang-datang sudah mencium dan memegang tubuhku,” Kyuhyun sunbae tersenyum. “Tapi, setelah bertemu denganmu semuanya berubah, entahlah, aku mulai mencintai pria mesum itu, hidupku jauh lebih manis, tapi Joong Ki tidak bisa bermain denganku lagi, arena kau terlalu cemburu, dan dia juga tidak suka padamu, itu agak sedikit mengganggu, kalian sering kali membuatku dalam pilihan sulit antara memilih pria yang kucintai atau sahabatku sejak kecil,”

“Maaf ya…” bisiknya. Lagi-lagi aku mengangguk. “Kau tahu sebenarnya kami sama-sama butuh kau, dan kami sama-sama tidak menyukai satu sama lain. Lalu, di rumah?”

“Di rumah…” pelupuk mataku mulai berair, dan perlahan tak bisa menampung air mataku. Aku menyeka sudut mataku. “Waktu kecil keluarga kami bahagia, aku merasakan benar punya ayah dan ibu, saat aku hampir lulus SD ayah dapat promosi, dia jadi sering keluar kota bahkan ke luar negeri, ibu juga jadi sering keluar, aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan bibi Hwang dan Joong Ki, itu agak sedikit membuatku tidak nyaman. Kemudian dari situ orang tuaku makin sering keluar rumah, aku merasa sendirian. Dan sekarang, kau tahu kan? Aku sudah tidak perlu menceritakannya lagi,” aku mengusap air mataku yang berjatuhan. Kyuhyun sunbae memelukku erat.

“Aku tidak bermaksud menghancurkan hidupmu… kalau… kau meminta aku akan pergi dari hidupmu,”

Andwaeyo… kamu malah akan membuatku tambah gila kalau kau melakukannya,” dia mengelus kepalaku. “Sekarang yang kupunya hanya kau dan appa, sementara appa sibuk kau harus bersamaku terus,”

Arraseo…” aku kembali terisak. “Menangislah sampai kau lega,” dia terus mengelus rambutku, entah berapa lama aku menangis, yang jelas sekarang kaus putihnya sudah basah. Aku melepaskan diri dari pelukannya.

Gomawo, Sunbae…”

“Jangan bilang ‘gomawo’ katakan ‘saranghae’”

Saranghae, Cho Kyuhyun…”

Na do saranghae, Park Chae Rin…” aku tersenyum. Aku kembali bersandar di bahunya. “Kamu mengantuk ya?” aku mengangguk. Dia kemudian menggendongku bridal style ke kamar, padahal kamarku ‘kan di lantai dua. Dia membaringkanku dan menyingkapkan selimut untukku. Mengecup keningku pelan. “Jaljayo,” bisiknya. Dia mengusap pipiku dengan telunjuknya hingga aku menutup mata.

Aku belum tertidur, tapi dia sudah keluar dan masuk ke kamarnya. Aku mencoba tidur tapi tidak bisa, aku berdiri dan pelan-pelan membuka pintu kamarnya. Dia sedang membaca tanpa menggunakan baju.

“Kukira kau sudah tidur,” katanya.

“Aku mau tidur denganmu,”

“Sini…” dia membiarkanku berbaring, kemudian dia ikut tidur di sebelahku, dia memelukiku. Aku suka wangi tubuhnya, aku suka hangat tubuhnya, aku suka semua tentangnya.

Sunbae…” panggilku.

“Em?” aku mengecup bibirnya, dia menatapku heran.

“Cium aku…”

“Apa sekarang… kau merasakan kecanduan yang sama seperti yang kurasakan?” tanyanya. Aku mengangguk lagi.

“Aku mulai merasakan kebutuhan, mungkin aku bisa mati kalau aku tak mendapatkannya, cium aku…” pintaku. Dia mulai mendekatkan wajahnya, bibir hangatnya menyentuh bibirku, dia mengulumi bibir bawahku sementara aku melakukan hal yang sama pada bibir atasnya.

Brak. Pintu kamar terbuka, kami terkaget dan beberapa orang sudah ada di sana.

“Siapa kalian?” tanya Kyu sunbae. Dia menutupiku dengan badannya. “Kau… Choi Siwon, ini semua perintah appa?” tanya Kyu.

“Maaf, Tuan…” pria tinggi kekar itu menarik tubuh Kyu sunbae.

“Apa-apaan kau ini? Pergi!” Kyu sunbae memberontak. Aku memegangi tangannya. Seseorang memegangiku.

Sunbae…” teriakku.

“Jauhkan tangan kalian dari Chae Rin!” teriaknya lagi.

“Kami tidak akan melakukan apapun padanya, Tuan. Tapi kau harus ikut dengan kami,”

“Kau mau membawaku ke mana, hah?” kedua tangan Kyu sunbae disatukan di belakang kemudian diborgol. “Cih, kau memperlakukanku seperti penjahat,”

“ Maaf, Tuan, ini perintah…”

“Persetan dengan perintah! Lepaskan aku,” dia makin berontak. Beberapa orang mendatangiku. “Oke… oke… bawa aku pada ayahku, tapi jangan sakiti Chae Rin, menjauh dari gadisku!” teriaknya lagi. Orang-orang itu menjauh dariku.

Sunbae…” bisikku lirih.

“Chae… aku segera kembali, Jagi… kamu jangan takut, hubungi ayahmu, bilang aku dibawa ayahku, kalau dalam seminggu aku tidak kembali lakukan sesuatu, hubungi noona juga,” aku mengangguk, dan mulai menangis. “Uljima, aku akan baik-baik saja, ayahku tidak akan mungkin membunuhku, jaga dirimu,” Kyuhyun sunbae segera ditarik keluar dari kamar. Aku meringkuk di lantai. Apa yang akan terjadi? Tuhan, jaga dia…

 

TBC

 

siapa yang ga tau Drama Musical Dream High? (yang ga tau klik disini)

author psycho ini adalah leader dari Dance Cover “Black Mozaic” dan kami sudah masuk lima besar untuk perform di drama musical itu.

we need your help cukup tweet kaya gini –> @eventkpop Black Mozaic

tweet sehari 3 kali ya samapi tanggal 27 November

buat yang mau tau Black Mozaic bisa klik disini

kamsahamnida *bow

ayo ayo bantu vote ya🙂

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Indonesia, PG, Romance, Super Junior. Tags: .

[FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 10 [FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 12

10 Comments Add your own

  • 1. kyuliner  |  November 14, 2011 at 10:47 AM

    part ini konflik-nya bermunculan ya~ feel nya kerasa banget. Paling kocak itu pas ngomongin first-sightnya chae-kyu, kyu nya cuma senyum lagi -.-

    Next part-nya ditungguw!
    *ff ini sebenernya publish berapa hari sekali, sih?🙂

    Reply
  • 2. r13eonnie 강 하이에나  |  November 14, 2011 at 10:56 AM

    adeeeeeeeeee….mkin sukaaaaaa,,,,,jgn lama2 lanjutannya de,,,,pgn tw nnti kyu nya d apain sm appa nya,hua,,,yg bawa kyu,siwon??omooo……kask bgt WonKyu couple,,,,hahaha..;D

    lanjuut de asaaap….^^

    Reply
  • 3. adienhp  |  November 14, 2011 at 12:50 PM

    hyaaa..Siwon ganggu aja.bau2nya Kyu sm Chae mw dipisahin dalam hitungan tahun nih.

    Reply
  • 4. Liezteukie  |  November 14, 2011 at 1:11 PM

    Makin bnyk masalah yg terjadi..
    ky.a joongki mw pergi jauh ya??
    koq dy ky pamitan gt ma chae..
    next part dtunggu..

    Reply
  • 5. Ahrazahra  |  November 14, 2011 at 1:24 PM

    Kyaaaa joongki nya kemana itu?? Trus kyu nya dibawa kmn??huaaa aku tunggu next chapter nyaa =D

    Reply
  • 6. aliya  |  November 14, 2011 at 5:01 PM

    Sekarang chaerinnya jd agresif ya! Yah Kyu mau dibw kmn *sambil nyanyi*? Semoga Kyushu gak kenapa….. ditunggu part 12

    Reply
  • 7. GaemFishySilverCloud  |  November 15, 2011 at 9:23 AM

    Huwaaa mkin pnsaran….
    Crita naa mkin lama mkin seru….
    Sma sekali gag ad gmbran ap yg akn trjadi slanjut naa….
    Kyu ma Chaerin naa jgn d psahin dunq….
    Smoga ortu mreka jga cpet insaf…
    Ingat umur bukk pakk…
    Klanjuta naa d tggu chingu ASAP^^

    Reply
  • 8. chiee  |  December 24, 2012 at 9:54 AM

    apa lg yg mw d lakuin appa.cho ???
    g puas pa ud ngbuat smw kacau ???
    aaarrgh

    Reply
  • 9. shaeunhae (@shaeunhae)  |  January 12, 2013 at 6:23 PM

    ahhhh mereka romatis bangetttt

    Reply
  • 10. cho_kyu_latte  |  November 21, 2013 at 3:38 PM

    kalo kyu dipisahin sama chae,,kyaknya dia bkal dikirim ke luar negeri dech. dan pasti lama bgt. sekitar… 5 tahun…atau… 10 tahun?#evilsmirk

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,030 hits

Day by Day

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: