[FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 8

November 2, 2011 at 7:08 PM 16 comments

Title : Psycho

Author : Sarah Sucia Adler

Rating : PG-16

Casts : Cho Kyuhyun, Park Chae Rin, Song Joong Ki and other

Genre : Romance

Length : ? shot

Part : 8 of ?

Disclamer : I don’t own the Super Junior characters here. They belong to God and themselves.  This story is only a fiction. So please don’t sue me.

A/N : Masih mau baca lanjutannya? Komen yang banyak! makin banyak komennya saya bakal makin semangat nerusin ff ini hehehe *kyuhyun (read:evil) laugh.

follow twitter saya @sarahchoadler

***

Aku masih menatapi wajah pucatnya dengan marah. Dia tersenyum penuh kepuasan.

“Kau menang, aku sudah tergila-gila padamu, sekarang kau bisa tinggalkan aku!” teriakku.

“Hahahahaha…” dia tertawa kencang, menakutkan. “Akhirnya ketahuan,” kalimat itu membuat jantungku berhenti sesaat. “Baik, dengar Park Chae Rin, kau pikir hanya karena love at first sight aku –seorang Cho Kyuhyun akan mendekati bahkan menjadikan seorang gadis kekasihnya? Kau terlalu naif untuk mempercayainya, Chae.” Dia kembali tersenyum, membuat hatiku terkoyak karena setiap katanya. “Aku tahu kau dari ibumu, ketika umma sedang pergi ibumu datang ke rumah, menggoda ayahku, haaah aku tidak tahu siapa yang duluan menggoda, tapi yang aku tahu mereka berdua sama-sama busuk. Well, aku cari tahu tentangmu, aku berharap bisa menghancurkanmu, seperi ibumu menghancurkan keluarga kami, dan kebetulan kita bertemu di depan toilet, aku mengikatmu agar aku bisa lebih mudah menghancurkanmu, dan sekarang… bisa apa kau tanpa aku?” dia kembali menyeringai.

“Cho Kyuhyun sialan! Pergi kau!” dia mendekatiku dan memegangi kedua tanganku.

“Apa aku bilang aku sudah selesai bicara?” desahnya di telingaku. Dia kemudian mengecup leherku. Aku menggeliat menahan diri untuk tidak ikut dalam permainannya.

“Apa aku harus peduli? Cih, jangan sentuh aku!”

“Dengarkan aku dulu, Jagi…” dia kembali mengecup leherku dan menyedotnya kuat. Pasti akan berbekas.

“Jangan lakukan itu!” dia melepaskan genggamannya di lenganku. Dia masih berdiri di dekatku. Dia mencium keningku dengan lembut. Dia kenapa sih? Pasti ada yang tidak beres dengan otaknya. Aku menatapinya skeptis.

“Sekarang kenyataannya terbalik, apa yang bisa aku lakukan tanpamu?” perkataannya melembut, sangat lembut. “

“…” aku tidak bisa menjawab. Hanya menatapi manik matanya. Dia mengelus bibirku dengan ibu jarinya.

“Pertemuan kita yang pertama, aku menciummu, kupikir itu melecehkanmu, tapi aku merasakan ketenangan saat bibir kita bertemu. aku merasa seperti… entahlah… aku tidak bisa menjelaskan rasanya…” apa dia sedang berbohong? “Aku jadi ingin menciummu terus, seperti efek kecanduan obat penenang. Makin hari aku bukan hanya butuh ciumanmu, aku butuh kau di sampingku, pelukanmu, hangat tubuhmu, tawamu, aku bahkan butuh harum rambutmu. Maka dari itu aku tidak bisa melepaskanmu, aku takut seseorang membawamu pergi dariku, aku takut kamu meninggalkanku.”

Sunbae…”

“Aku mencintaimu, Chae… lebih dari apapun, lebih dari rasa benciku terhadap ibumu dan ayahku, lebih dari segalanya.”

“Dan semua dendammu padaku?”

“Semua sudah berganti menjadi rasa cinta dan takut kehilangan,” wajahnya sendu. Aku mengelus wajah pucat itu.

“Harusnya aku marah, harusnya kau memakimu sekarang ini…”

Mianhae…” bisiknya. Aku mengangguk. Sulit, aku tidak pernah bisa marah padanya yang sedang gamang. “Berikan sedikit ketenangan untukku,” aku menaruh tanganku di lehernya dan menariknya pelan-pelan. Kedua tangannya ada si samping kepalaku menyentuh dinding. Dia semakin dekat, mendekat dan menciumku. Ciumannya terlalu dalam, membuatku terhanyut dan perlahan membuka kemejanya. Pada kancing ketiga dia memegang tanganku dan menghentikan ciumannya. “Bukankah aku sudah bilang? Aku takut.”

“Kenapa?”

“Dulu waktu aku masih kecil, aku pernah melihat ibumu melakukan itu pada ayahku, dan asumsiku, karena itu ayah tergila-gila pada ibumu, ada suatu hal yang membuatnya begitu. Aku jadi takut kalau ada wanita yang melakukannya padaku, aku takut tergila-gila juga padanya, aku tidak bisa meng-handle-nya.”

“Bukankah kau memang sudah tergila-gila padaku?”

“Ya, tapi…”

“Pelan-pelan saja…” aku kembali menciuminya, mencium bahunya yang bidang.

“Chae… aku sudah janji pada ayahmu untuk tidak berbuat macam-macam.”

Appa?”

“Dia meneleponku, dan semalaman dia menginterogasiku. Dia cerewet sekali sih?” aku hanya angkat bahu. “Dia tahu, dia tahu apa yang kurencanakan padamu, tapi sudah kujelaskan semuanya. Dan, aku tidak boleh menyentuhmu sampai kita menikah nanti,” Kyu sunbae menyentuh hidungku.

“Dia kolot sekali,” Kyu sunbae menaikkan sebelah alisnya, dan menatapku heran.

“Lima tahun lagi aku menikahimu,” dia tersenyum manis.

Pria ini… terlalu banyak yang tidak kuketahui tentangnya. Sikapnya berubah dengan cepat dan aku mulai terbawa. Entahlah, mungkin aku juga gila.

***

“Joong Ki sudah pulang duluan ya?” tanyaku pada Bora.

Molla, tadi ‘kan setelah bel langsung pergi, sepertinya buru-buru,”

“Tumben sekali tidak pamit dulu…”

“Chae…” panggil Bora.

“Em?”

“Kau tidak menyayangi Joong Ki?”

“Tentu saja sayang, aku sudah berteman dengannya sepuluh tahun, dan selama itu pula dia menjagaku,”

“Maksudku bukan sayang yang seperi itu, em… cinta, kau mencintainya?”

“Mencintainya?” aku tidak tahu bagaimana perasaanku pada Joong Ki. Hanya saja… Pandanganku mengedar ke jendela, dan kulihat seseorang berjalan terseok dia taman sekolah. “Bora, itu Joong Ki ‘kan?” mata Bora menyipit.

“Iya itu Joong Ki,”

Aigoo-ya apa yang terjadi padanya…” kami berdua berlari menghampiri Joong Ki. dia terduduk di bawah pohon dengan napas tersengal. “Joong-ahwae geurae?” tanyaku sambil memegang bahunya.

“Tidak apa…” jawabnya susah payah.

“Tidak apa bagaimana, wajahmu lebam dan berarah begini,”

“…” Joong Ki tidak menjawab, dia hanya menyeka darah dari hidungnya.

“Ayo pulang, kuobati kau…” aku dan Bora memapahnya berjalan. Sampai di lapangan Kyuhyun sunbae sedang duduk di kap mobilnya dengan kondisi yang tak jauh beda dengan Joong Ki.

“Chae… pulang,” titah Kyuhyun sunbae.

“Tapi, Joong…”

“Masuk mobil sekarang,” titahnya lagi. Aku menatap Joong Ki dan menatap Kyuhyun sunbae. “Kubilang masuk! Perlu aku menyeretmu?”

A… anniyo…” aku melepaskan tangan Joong Ki di bahuku. “Joong-ah mianhae, Bora kau tolong urus dia ya,” pintaku, Bora mengangguk.

“Jangan pergi,” kata Joong Ki. “Bukankah kau bilang kau akan mengobatiku?”

“Park Chae Rin!” Teriak Kyuhyun sunbae lagi.

Mianhae…” ujarku. Aku berjalan dan lagi-lagi Joong Ki menahanku.

“Sebentar saja bersamaku, aku juga membutuhkanmu,” Joong Ki memelas, aku tidak tega. Kyuhyun sunbae berjalan ke arah kami, dia terlihat kesakitan saat berjalan tapi dia tetap menuju kerahku kemudian menarik tanganku.

“Dia milikku,” ujarnya tegas pada Joong Ki. Dia menarikku berjalan bersamanya menuju mobil. Aku hanya bisa melihat Joong Ki tanpa mengucap apapun.

***

Kami di apartemen Kyuhyun sunbae sekarang, tadi kami sempat ke apotek untuk membeli beberapa obat. Dan selama perjalanan itu kami tidak bicara.

“Cium aku Chae…” ujarnya memecah keheningan di antara kami.

“Aku harus mengobatimu dulu, Sunbae…”

“Aku tidak butuh itu, cium aku saja,”

Sunbae…”

“Chae, aku tahu apa yang lebih kubutuhkan,” aku menaruh baskom berisi air hangat di atas meja, kemudian aku duduk di sampingnya. Aku memegang bahunya, sepertinya dia menahan sakit saat aku melakukannya. Kucium bibirnya, dia menyelusupkan jemarinya di sela-sela rambutku. “Sssssh…” dia meringis saat pertautan bibir kami semakin intens. Aku tahu bibirnya berdarah, aku bahkan bisa merasakan darahnya ada di mulutku sekarang. Aku hampir kehabisan napas, tapi dia makin memperdalam ciuman kami. Aku tidak bisa melepaskannya, terasa sekali dia sedang marah, lama-lama ciumannya melembut, semakin lembut dan manis. Dia melepaskan ciumannya, wajahnya masih sangat dekat dengan wajahku, aku kemudian menciumnya lagi hingga dia terdorong ke belakang dan terbaring. Sudah kubilang ‘kan? Kalau dia begitu manis aku yang  bernafsu padanya. Aku pasti sudah gila. “Ssssssh…” lagi-lagi dia meringis.

“Sakit? Mianhaeyo…” kataku.

Gwenchana, lakukan lagi kalau kau mau,” aku mau, sangat, tapi dia sedang kesakitan. Terlebih aku menindihnya sekarang.

Anniyo, nanti saja, kuobati kau dulu, Sunbae…” dia mengangguk dan mengecup bibirku singkat. Aku kembali duduk di sebelasnya. “Airnya sudah tidak hangat, tunggu sebentar aku ganti dulu,” aku membuang air dia baskom itu dan menggantinya. Aku kembali duduk di sebelahnya dan mulai membersihkan darah di wajahnya. “Kau berkelahi dengan Joong Ki?”

“Ya.”

“Kenapa? Apa masalahnya?”

“Kau tidak akan percaya kalau aku bilang,”

“Kenapa seyakin itu?”

“Aku sudah tahu apa yang kau pikir, Chae…”

“Katakan saja,”

“Dia yang mengirimi foto-foto itu ke rumahmu… aaaaaw…” dia menjerit karena aku menekan lebam di wajahnya. “Pelan-pelan, Chae…”

Mianhaeyo…” Joong Ki yang…

“Kau tidak percaya ‘kan?”

“Aku…”

Gwenchana, aku sudah tahu kau tidak akan percaya.” Aku akan tanyakan pada Joong Ki nanti. “ Aduh badanku…” ringisnya, aku pertama kali melihatnya mengeluh seperti itu. Aku membuka kancing pertamanya. “Kau mau apa?” tanyanya.

“Sepertinya ada luka, mau kuobati,”

“Jangan. Biar aku sendiri saja…”

“Tidak apa-apa,” aku membuka kancingnya hingga kancing terakhir, tubuh Kyuhyun sunbae mengejang takut. “Rilekslah sedikit, aku hanya mau mengobatimu.” Aku memegang dadanya. Terdengar debaran jantungnya yang cepat. Kutempelkan telingaku di dadanya hingga debaran itu makin jelas.”

“Chae…” bisiknya. “Cepat obati saja…” aku tersenyum. Ku kompres memarnya dan ku beri obat merah di beberapa tempat yang berdarah.

“Sudah,” ujarku.

Gomawa,” aku tersenyum. Melihatnya topless sungguh mengasyikkan. Entahlah, dia bukan orang dengan badan sixpack atau otot bagus, tapi bahunya bidang, aku suka itu. Kupegang bahunya dan kusentuh belikatnya. “Kamu mau apa?”

“Bukan apa-apa, Cuma mau pegang,” ujarku. Dia menciumku lagi hingga sekarang aku yang terbaring. Aku mengharapkan lebih hari ini. Kutahu ciumannya kini ciuman nafsu, aku membuka sendiri kancing seragamku. Dia mengecupi leherku hingga ke bawah. Sepertinya kami akan benar-benar melakukannya.

”Cho Kyuhyun, Park Chae Rin, apa yang sedang kalian  lakukan?” kami menoleh bersamaan dan pria menjijikkan itu ada di sana, umma masuk mengikutinya dari belakang. Oh iya, kami lupa mengunci pintu tadi.

“Chae… apa-apaan kau ini?” ujar umma.

“Kenapa? Apa aku terlihat murahan? Bukankah ini juga yang kau lakukan bersama Cho ajusshi saat masih bersama ayah? Siapa yang lebih murahan?”

Plak. Umma menamparku.

“Jangan salahkan aku kalau aku jalang, karena aku lahir dari wanita sepertimu,” wajah umma memerah marah. Dia kemudian keluar dari apartemen Kyuhyun sunbae.

“Fei…” teriak Cho ajusshi. “Cho Kyuhyun, kita harus bicara,” ujar Cho ajusshi.

“Kejar dulu wanitamu, Tuan. You don’t have manner, huh?” Cho ajusshi terlihat geram, tapi kemudian dia pergi. Kyuhyun sunbae menghela napas. “Kau tidak apa-apa?” tanyanya sambil memegangi pipiku.

“Gwenchana…” Kemudian dia berjalan masuk ke kamarnya. Aku mengikutinya. Dia mengambil koper dan mulai memasukkan baju-bajunya.

“Mau ke mana?” tanyaku.

“Sebentar lagi aku akan ditendang keluar dari sini, aku akan menjual apa yang bisa kujual untuk hidup, hidupku akan lebih sulit setelah ini.” Ujarnya. Aku membantunya mengepak. Setelah ini? Kita lihat saja apa yang akan terjadi.

TBC

***

siapa yang ga tau Drama Musical Dream High? (yang ga tau klik disini)

author psycho ini adalah leader dari Dance Cover “Black Mozaic” dan kami telah mauk lima besar untuk perform di drama musical itu.

we need your help cukup tweet kaya gini –> @eventkpop Black Mozaik

tweet sehari 3 kali ya

buat yang mau tau Black Mozaic bisa klik disini

kamsahamnida *bow

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Indonesia, PG, Romance, Super Junior. Tags: .

Part 3 – My Dearest Mom [Sequel of My Sweetest One] [Chaptered] Late Autumn – Full Prologue-

16 Comments Add your own

  • 1. Soojungiee  |  November 3, 2011 at 6:27 AM

    Makin seruuuu . . . . . .
    Penasaran sebenernya ada apa dengan ummanya chae and appa nya kyuhyun ?
    Appanya kyu psycho jg kah ?
    Whatever lah . . . .
    Di tnggu next partnya

    Reply
  • 2. taemina  |  November 3, 2011 at 10:46 AM

    waaaaaah thor ayo lanjutkan ffnya jangan lama-lama ya #plakk
    Makin penasaran sama ff ini + setiap kata setiap kalimat bikin merinding bacanya #lebay

    Reply
  • 3. LJK~  |  November 3, 2011 at 1:00 PM

    waa
    daebaaaak
    si kyu nyeremin ya
    smoga mereka gk melakukan nya sblum nikah
    gila aja masih sma boo

    Reply
  • 4. alfi elf  |  November 3, 2011 at 5:34 PM

    akhirnya kyu bener bener cinta sama chae.
    aduh, joongki kok jahat si…
    waduh, eommanya chae ganas juga ya…
    suka banget ff ini
    aku tunggu lanjutanya chingu
    hwaiting

    Reply
  • 5. aliya  |  November 3, 2011 at 8:40 PM

    Asiiiiiikkkk ternyata Kyuhyun beneran cinta sm chae! Yaahh ketauan, trus kyuhyun gimana tuh? Bakal pindah kemana? Semoga direstui hubungan mereka, amiiiinnn😀

    Reply
  • 6. Pan Ji  |  November 3, 2011 at 8:53 PM

    panjangin lagi dong oennie…😥
    tapi keren kok..
    next chap cepetan di posting yaaa oennie…

    Reply
  • 7. r13eonnie 강 하이에나  |  November 4, 2011 at 10:37 AM

    adeeeee….mian br baca….uaaaaaa,,,penasaran tingkay akuuut de….ayo lanjutannya jgn lama2 yaaaahhh,,,,,uda takut bgt ih kirain kyu bneran cm mu bls dendam az m chae, tw nya dy bneran jtuh cnta sm chae,,,sukaaaaaa…..

    hwaiting de, bnyak yg sk sm ff mu…;D

    Reply
  • 8. taritory_kyuLovErs  |  November 4, 2011 at 12:59 PM

    waduuhhh…..
    si chae bner” agresiff sekalee…..
    wahh kereeen chinguu…
    ampek deg” an bacaanya…
    buruann next chpternya selalu di tunggu iaa…..^^

    Reply
  • 9. twiceria  |  November 4, 2011 at 6:29 PM

    like this very muchhhhh….!!!!!!
    cepetan di lanjut chinguuuu……
    cemungut………cemunguttt!!!!!

    Reply
  • 10. Dee is Mrs.LeeJinKi  |  November 5, 2011 at 5:36 AM

    Wah,trnyta Psycho’a ad dsni jg,in blog author yg lain toh…Keren bgt sumpah =D

    Reply
  • 11. leehana15  |  November 5, 2011 at 12:30 PM

    penasaraaaannn…
    serius ini ff bagus banget!!!
    Feelnya Kyu disini berasa banget!!
    tapi kurang panjang..
    Chingu di panjangin aja..
    ga pa kok…
    aku yakin Reader g akan bosan…
    kalau pendek yang ada readernya malah g puas bacanya..
    sserius ff ini bagus and g bakalan buat bosen!!
    trus kalau bisa disini kan Kyu jadi orang Psycho gitu yah??
    di buat jelas sekalian aja..
    Otthe??
    itu cuma saran ku lho..
    Gomapta!!^^bb

    Reply
  • 12. ahrazahra (@ahrazahra)  |  November 6, 2011 at 12:45 PM

    kyaaa akhirnya ketahuan juga klo kyu bneran cinta sama chae, emg benci gajauh2 dr cinta wkwkwk
    aku tunggu lanjutannyaa =D

    Reply
  • 13. Haruhiko  |  November 6, 2011 at 1:15 PM

    DAEBAK!
    Aku nggak sabar pengin baca lanjutannya, pengin tahu kelanjutan kisah cinta mereka😀
    Lanjutannya jangan lama-lama yaa, sarah onnie..

    Reply
  • 14. chiee  |  December 24, 2012 at 9:35 AM

    smw mulai trkuak….
    haaaaah

    Reply
  • 15. cho_kyu_latte  |  November 21, 2013 at 2:45 PM

    tebakanku tentang foto dan seringai kyuhyun ternyata 100% benar.#evillaugh
    yahh..next ajha lach.

    Reply
  • 16. aisyahyesung  |  August 4, 2014 at 8:01 PM

    wah ceritanya menarik

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,030 hits

Day by Day

November 2011
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: