[FF/CHAPTERED/PG-16] Psycho Chap 7

October 28, 2011 at 5:51 PM 19 comments

Title : Psycho

Author : Sarah Sucia Adler

Rating : PG-16

Casts : Cho Kyuhyun, Park Chae Rin, Song Joong Ki and other

Genre : Romance

Length : ? shot

Part : 7 of ?

Disclamer : I don’t own the Super Junior characters here. They belong to God and themselves.  This story is only a fiction. So please don’t sue me.

A/N : Masih mau baca lanjutannya? Komen yang banyak! makin banyak komennya saya bakal makin semangat nerusin ff ini hehehe *kyuhyun (read:evil) laugh.

oh iya saya emang sengaja bikin pendek perpartnya biar gapada bosen hehehehehe. follow twitter saya @sarahchoadler

***

 

Sudah pagi, kubuka mata dan dia terlelap di sampingku sambil memelukiku. Dia terlihat kelelahan dan lemah, mungkin dia belum sembuh benar. Aku mengelus kepalanya dan berajak, tapi dia menahanku untuk tetap berbaring di sampingnya.

“Kau sudah bangun?”

“…” dia tidak menjawab. Mungkin dia hanya mengigau. Aku mengendurkan tangannya di pinggangku, tapi dia makin erat memelukiku.

Sunbae…”

“Jangan kemana-mana,” ujarnya tanpa membuka mata.

“Aku harus ke sekolah, kau istirahat saja hari  ini.”

“Tidak usah ke sekolah, temani aku saja.”

“Kau kenapa, Sunbae? Ada yang salah denganmu?”

“Tanpamu, aku takut tidak bisa mengontrol diriku sendiri,” aku menelan ludah, aku juga takut dia berbuat hal-hal aneh.

“Baiklah, biarkan aku turun dulu, aku mau minta bibi Hwang membuatkanmu bubur,”

“Tidak usah, aku tidak butuh makan, aku butuh kamu,”

“…” aku tidak menjawab, hanya mengelus dadanya. Keheningan menyelimuti kami beberapa saat. “Kenapa… semalam memintaku menciummu?” akhirnya aku buka suara.

“Tidak tahu… itu… seperti obat penenang untukku. Bahkan, obat dari psikiaterku tidak mampu membuatku setenang itu. Makanya sudah kubilang aku membutuhkanmu.”

“Psikiater?”

“Ya, psikisku terganggu, Chae…”

“Tidak apa-apa, pelan-pelan juga baik,” aku mengelus pipinya. “Tunggu… apa kau… takut kalau…” aku membuka kancing kemeja yang sejak semalam tak ia ganti. Satu persatu hingga kancing ke empat.

“Jangan,” cegahnya.

“Kau takut?”

“Aku takut,”

“Apakah seperti ini orang yang sedang takut?”

“Entahlah, aku tidak mau, aku…”

“Baik, tidak apa-apa…” aku hanya mengetesnya, apa dia trauma? Atau punya kenangan buruk? “Maaf, boleh aku bertanya?”

“Silakan.”

“Apa kau… pernah berhubungan badan dengan seseorang?” tanyaku ragu.

“Tidak, em… maksudku…” aku melihat matanya, tapi dia menunduk. “Hampir,”

“Dengan?”

“Sekretaris appa-ku, namanya Victoria. tapi aku menghentikannya. Aku takut.” Dia gelisah, matanya ketakutan.

“Tidak apa-apa, aku hanya bertanya,” napasnya memburu.  Aku mencium bibirnya, tadi dia bilang itu bisa menenangkannya. Aku baru tahu mengerti kenapa dia sering menciumku. “Baikan?”

“Sedikit,” dia menciumku lagi, melumat bibirku pelan-pelan.

“Kalian…” kami berhenti, menoleh ke arah pintu dan Joong Ki sudah di sana.

“Kenapa kau ada di sini?” tanya Kyu sunbae.

“Bukankah harusnya aku yang bertanya kenapa kau ada di sini?” perkataan Joong Ki meninggi.

“Bukankah sudah kubilang jangan mendekati Chae?” Kyuhyun sunbae berdiri dan aku menahannya.

“Rumahnya hanya lima langkah dari sini, tiap pagi dia kemari untuk pergi sekolah bersamaku.” Ujarku menenangkannya. “Kau masih butuh istirahat, kumohon jangan bertindak yang aneh-aneh.”

“Hari ini dia tidak sekolah, kau bisa pergi sendiri.” Ujar Kyu sunbae lagi

“Apa kau sekarang mengatur hidupnya? Chae Rin kita harus bicara.”

“Bicara saja di sini.”

“Empat mata.” Joong Ki menatap tajam ke arah Kyu sunbae.

“Sebentar saja, tidak apa ‘kan?” pintaku.

“Kau tidak boleh macam-macam, sampai kulihat dia menyentuhmu, mati kalian.” Entah itu peringatan atau ancaman. Aku mengangguk.

Aku membawa Joong Ki ke bawah, di ruang tamu.

“Ada apa Joong-ah?”

“Ada apa? Kau tidak sadar betapa murahannya dirimu? Perlu kujelaskan apa yang kulihat tadi? Seorang pria dan wanita di ranjang sedang berciuman dengan pakaian yang sudah berantakan, hah? Kau bahkan baru tujuh belas tahun, Chae Rin.”

“Kamu tidak mengerti, Joong-ah… ada banyak hal yang tidak kau tahu tentangnya.”

“Kalau begitu biarkan aku tahu.”

“Nanti, akan kuceritakan, tidak sekarang.”

“Chae Rin dia gila, apa yang kau harapkan darinya?”

“Dia tidak gila Joong-ah…”

“Hanya Psiko?”

“Jaga bicaramu Song Joong Ki.”

“Dengar Park Chae Rin, aku mencintaimu.”

“Apa?”

“Selama sepuluh tahun kita berteman, aku mencintaimu, dan sekarang aku melihat kau disiksa oleh pria yang baru saja kaukenal, kau pikir aku akan tinggal diam?”

“Aku…kau… ah… Joong-ah, kau pasti bercanda… dengar, aku sama sekali tidak disiksa olehnya, aku…”

“Hanya tidak sengaja terbentur ke dinding atau terpukul olehnya?” Joong Ki memutar bola matanya. “Kau itu naif atau bodoh, hah?” Joong Ki mengguncang bahuku.

“Bukankah sudah kubilang jangan sentuh gadisku!” aku berlari ke arah Kyu sunbae dan menahannya untuk mendekati Joong Ki.

Sunbae, jangan, sumpah dia tidak berbuat apapun… Joong pergilah, kau sudah terlambat,”

“Lihat apa yang bisa aku lakukan untuk kalian nanti,” Itu ancaman? Entahlah, yang jelas Joong Ki pergi sekarang.  Aku meringkuk lemas ke lantai sambil tangan masih memegangi tangan Kyuhyun sunbae.

“Kami sungguh tidak melakukan apapun, percayalah…” desahku.

“Aku dengar dia biang dia mencintaimu,”

“Itu…” dia mencekik leherku dan menghimpitku ke dinding.

“Sudah kubilang aku tidak akan membiarkan seorang pun menyentuhmu! Kamu milikku dan akan selamnya begitu!” dia berterak kasar, aku hampir kehabisan napas. Mulutku terbuka mencari udara, sesak. Tanganku berkali-kali memukuli tangannya yang masih saja mencekikku.

Su… sunbae…” desahku susah payah. Mataku menutup. Dan dia melepaskan cekikannya. Aku terkulai ke lantai sambil terengah-engah, mencari sebanyak mungkin udara yang bisa kuhirup. Semua tubuhku melemas. Aku membuka mata dan mendapatinya masih di hadapanku menatapiku cemas. Dia menciumku, padahal aku masih berusaha bernapas. Dia memelukku.

“Aku menyakitimu lagi,” bisiknya. “Mianhae…”

“Mulai dari sekarang… kamu… harus belajar percaya… bahwa aku… hanya mencintaimu…” ujarku terbata.

 

***

 

“Pagi Joong-ah…” sapaku saat sampai di kelas. Dia menatapiku dengan sinis. “Ya! Kenapa kau melihatku seperti itu, hah?”

“Kau tidak akan pernah bisa membohongi Song Joong Ki.” Itu terdengar seperti gertakan daripada pernyataan.

“Apa sih?”

“Kau berpura-pura tidak terjadi apa-apa, padahal aku tahu kemarin dia menyiksamu lagi setelah aku pergi,”

Oh c’mon Joong, aku tidak disiksa, dan kami juga tidak melakukan apapun kemarin pagi.”

“Oke yang terakhir aku percaya, tapi tidak untuk yang pertama, aku bertahun-tahun mengenalmu, bahkan aku tahu kau lebih dari dirimu sendiri,”

“Joong-ah, kumohon jangan berkata yang aneh-aneh… Kyu sunbae itu agak… sedikit sensitif,”

“Gila lebih tepatnya.

“Joong…” aku memelas. “Hentikan itu, aku tidak mau dia menghajarmu…”

“Aku mencintaimu, apa salah kalau aku mencemaskanmu? Aku tidak peduli kalau kau tidak balik mencintaiku, begini saja sudah cukup, tapi melihatmu menangis atau terluka atau memar karena kelakuannya, aku tidak bisa tahan…” Henry dan Bora yang sudah duduk sebelum aku datang menatapi kami.

“Song Joong Ki, kecilkan suaramu…”

“Peduli apa? Biar semua orang tahu kalau aku mencintaimu!”

“Joong Ki hentikan!” aku celingukan, ke luar kelas, takut-takut Kyuhyun sunbae mendengar kami. “Joong-ah… aku baik, percayalah…”

“Kau gila Chae Rin… gara-gara dia kau gila…”

“Apa… kalau aku gila, kau masih mencintaiku?” ujarku pelan.

“Tentu saja aku akan…” Joong Ki terdiam.

“Itu juga yang aku rasakan padanya Joong-ah… bahkan kalau dia benar-benar seorang psiko aku akan tetap mencintainya.”

 

***

 

“Nona, ada paket,” ujar bibi Hwang.

“Ah iya taruh saja di meja, aku akan ambil sebentar, kamsa…” bibi Hwang kembali ke kamarnya.

Aku  menghampiri kotak merah itu sambil mengeringkan rambut dengan handuk. Di sampingnya ada sebuah kartu, segera kubaca.

 

To: Park Chae Rin

The truth

 

Kenapa, jantungku berdebar lebih keras? Kenapa ini membuatku cemas? Tenang Chae… ini hanya paket biasa. Kubuka pelan-pelan. Dan kudapati sebuah album foto putih yang cantik. Halaman-halaman pertama ada foto keluargaku waktu kami masih bersama, indah sekali. Aku bahkan sudah lupa kapan terakhir kali kami bersama-sama. Lalu ada keluarga yang tidak kukenal, seorang wanita dan pria yang masih terbilang muda dengan seorang gadis kecil cantik. Siapa mereka? Lalu foto selanjutnya ditambah dengan anak lelaki manis.

Tunggu…

Rasanya aku pernah melihat foto ini sebelumnya, tapi… di mana?

Kubalik halaman berikutnya. Ada umma… bersama… aku kembali ke halaman sebelumnya dan itu pria yang sama, pria yang tak kutahu siapa. Mereka berciuman, mereka bermesraan, bahkan di tempat umum,

Umma? Sebegitu jalangnyakah dirimu? Appa susah payah kerja keras untuk menghidupi kita dan kau malah begini. Baik sekarang aku benar-benar tidak menyesal kalian bercerai.

 

TING TONG

 

Bel berbunyi. Bibi Hwang segera membukakan pintu dan Kyuhyun sunbae sudah berdiri di hadapanku sambil tersenyum.

“Kau…” aku menutup mulutku yang ternganga. Menatap wajahnya yang pucat lalu kembali meliat foto sebelumnya, foto lelaki berengsek yang sama murahannya dengan umma bersama keluarganya.

“Kenapa? Kenapa setakut itu melihatku?” tanyanya masih tidak mengerti. Dia mendekat ke arahku. Aku berdiri dan mundur beberapa langkah. “Ada apa, Chae?”

“Kenapa? Kenapa harus kau? kenapa kita bertemu? Kenapa aku harus mencintaimu? Kenapa kau?”

“Katakan ada apa, Chae? Kau membuatku bingung.” Dia mendekatiku dan aku makin menjauh.

“Jangan mendekat…”

“Chae kau ini kenapa sih?” dia malah makin mendekat.

“Cho Kyuhyun kubilang jangan mendekat!”

“Kau… Chae tenanglah…” aku menatapinya dengan takut. Dia lalu melihat album foto yang masih terbuka di atas meja. Dia membalik-balikinya dengan cepat. Kemudian melemparnya ke lantai.

“Kenapa aku harus mencintai anak dari pria yang membuat orang tuaku bercerai? Aaaaaaaaah! Tinggalkan aku Cho Kyuhyun! Tinggalkan aku sendiri!” dia mendekatiku dan memelukku. Aku mendorong tubuhnya. “Jangan sentuh aku!” teriakku. “Apa maksudmu mendekatiku? Apa maksudmu membiarkanku tergila-gila padamu? Apa setelah ini kau akan mencampakkanku begitu saja? kau akan pergi setelah menyakitiku? Kau puas? Love at first sight… jadi itu semua hanya bualan? Kau sukses membuatku gila Cho Kyuhyun!” dia diam, menatapku dengan tatapan sinis sambil menyeringai, seringai tersempurna yang pernah aku lihat di dunia ini. Dia tidak menjawab, hanya membiarkanku tenggelam dalam kebingungan yang dia ciptakan.

 

TBC

 

 

 

 

 

Entry filed under: Chaptered, Indonesia, PG, Romance, Super Junior. Tags: .

No Marry [CHAPTER 9] My Beloved Girl

19 Comments Add your own

  • 1. r13eonnie 강 하이에나  |  October 28, 2011 at 6:26 PM

    oalaaaaaa…..lagi2 d bkin penasaran…-_-

    huaaaa,,,,,bneran gx tuh kyu dketin chae krn mu ngancurin chae jg??jgn sampeee, ksian bgt chae nya…

    gila, kyu ampir tdr sm skretaris appa nya????chae kalem bgt sih dgr nya, klo ka jd chae uda pngsan d tempat deh….

    lanjuuuut de, jgn lama2 yah, hehe…*ikutikutanjadireaderbawel,lol

    Reply
  • 2. amellia  |  October 28, 2011 at 7:01 PM

    th0r…….~ pndkkkkkk….kpndkan …..T~T smpah n epep bkin pnsaran akut nympe ubun2. Next part yg panjangggggg…..Jebal, palli….palliii……#readeruring2an# mian c0men gajeb V

    Reply
  • 3. Tarytory  |  October 28, 2011 at 11:31 PM

    Seruu…seruu…
    Waduhh..ribet bngt yakk ksah cnta mreka..n aq rda bngung n pnasaran bngt ama kyu…sbnerny dy bneran cnta gk ama si chae ato cma bwt blz dndam??
    Ayoo chingu…di tnggu ia next partnya…
    Kereen + pnazaran niyh….Fightinggg^__^

    Reply
  • 4. LJK~  |  October 28, 2011 at 11:38 PM

    aaa kyu psiko amat ya
    Serem
    ish tp masa ia dy dketin chae buat nyakitin chae
    Klo smpe bener,tega amat
    Huh dtunggu bgt lanjutannyaaa

    Reply
  • 5. adienhp  |  October 29, 2011 at 8:26 AM

    wuaaa..jangan2 kyu awalnya cm mw balas dendam trus beneran suka sm chae…

    Reply
  • 6. Liezteukie  |  October 29, 2011 at 9:13 AM

    Nah lo.. joong yg biasa.a lembut koq skrg mlh bs ngancam chae.. apa joong bkl jd psycho jg??
    apa kyu cm balasdendam ma chae krn hub ortu mrk?? koq kyu mlh menyeringai..
    penasaran bgt ihh..
    ntar panjangin dong part.a…

    Reply
  • 7. Soojungiee  |  October 29, 2011 at 12:45 PM

    Kurang panjang chinguuuu . . . :ø
    siapa yg ngrimin paketnya ? Haduh authornya niat bgt bkin penasaran ini mah ! Di tnggu next partnya jgn lma” ea🙂

    Reply
  • 8. leehana15  |  October 29, 2011 at 3:17 PM

    Aigoo~
    itu Kyu akhirnya kenapa???
    kok nyeremin banget???
    lanjutannya please jgn lama2 ya…
    beneran penasaran..
    Hwaiting!!

    Reply
  • 9. taemina  |  October 31, 2011 at 1:51 PM

    eonnie lanjutkan ff ini ya !!!
    *smirknyakyu

    Reply
  • 10. auliauli  |  October 31, 2011 at 3:54 PM

    Kereeen.. Kyu serem tapi aku sukaaaa :))
    Author ditunggu ya lanjutannya, hwaiting🙂

    Reply
  • 11. Pan Ji  |  October 31, 2011 at 7:01 PM

    unnie next chap di panjangin yaaa,, hehe
    makin seru unnie..
    Next chap jangan lama-lama ya… ^^

    Reply
  • 12. aliya  |  November 1, 2011 at 8:30 PM

    idiiiihhh ada apa ini? kok malah TBC? lagi bingung2nya malah TBC!!! pokoknya part 8 gak boleh lamaaaa oke😀

    Reply
  • 13. ahrazahra (@ahrazahra)  |  November 1, 2011 at 8:45 PM

    huwooo ini TBC ganggu bgt!! aduh penasaran apalagi maksud dr seringai nya kyuu
    part 8 nya jgn lama2 yaa😉

    Reply
  • 14. chiee  |  December 24, 2012 at 9:28 AM

    aigoo….
    knp jd runyam bgni…

    Reply
  • 15. shaeunhae (@shaeunhae)  |  January 12, 2013 at 5:30 PM

    aduhhhhh penasaran bangett sama lanjutan.a

    Reply
  • 16. nadadhea25  |  September 13, 2013 at 12:20 PM

    kya..!!!
    keren thor! capcuz.. ke next part!!

    Reply
  • 17. Avina ramadhan  |  November 13, 2013 at 11:52 AM

    Wuuuaaahhh…. Makin penasaran nich ama mas kyu, sbenernya dia cinta ga ya ma mba’ chae, ato cm buat balas dendam az. Err… Jadi bingun dah.

    Reply
  • 18. destiyandini  |  November 20, 2013 at 8:10 PM

    Wiiiiih daebak banget miiin

    Reply
  • 19. cho_kyu_latte  |  November 21, 2013 at 2:25 PM

    hmm…kayaknya aku tau siapa yg ngirim tuch foto dan apa tujuannya,, jga knp kyuhyun malah menyeringai….#evilsmirk

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

October 2011
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: