[SONGFIC] Ready to Love

October 15, 2011 at 10:42 AM 5 comments

Author : r13eonnie 강 하이에나 and Mireichan ELF

Main Cast :

– Cho Kyuhyun

– Yoshioka YUI ( Japanese Singer )

Genre : Romance

Rating : T

Type : Songfic

Lenght : 3241 Words

Poster by pinky_girl

Disclaimer : Karakter dan pemain murni milik Tuhan semata, tapi plot dan isi ceritanya murni milik saya dan teman saya Reina. Ini FF pertama yang di kolaborasi dari 2 otak yang berbeda. Dua gaya bahasa tulisan yang di bentuk dalam satu cerita.

Jangan lupa RCL nya….and NO BASHING, author cinta damai…^.^v

Happy Reading

~ Author POV ~

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu (saat ku rindu kamu aku segera bertindak)

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara ( dengan langkah berhati-hati, berlari ke arahmu)

Satu pencetan tombol ‘take’ dari kamera Kyuhyun mencetak sebuah gambar di memori kameranya. Matanya terus menyelidik ke penjuru arah, dan melanjutkan aksi potret-memotretnya setelah mendapatkan angel yang dianggapnya tepat.

“ Tokyo neomu yeoppo” lirihnya sembari mengarahkan kameranya kesebuah pepohonan rindang ditepi sungai. Pohon yang nampak indah dilihat dari manapun, dimana bunganya yang rindang hampir tak memperlihatkan daunnya. Jepretan terakhir ia arahkan ke sebuah kursi panjang yang menghadap ke sungai. Kyuhyun beranjak dari tempatnya berdiri, berjalan dengan tujuan mencari sebuah apartement tetap untuknya tinggal.

Hari ini hari pertama seorang Cho Kyuhyun menginjakkan kaki di kota Tokyo ini. Dengan suatu alasan, Kyuhyun lebih memilih kuliah di Universitas Tokyo dari pada di Seoul, negaranya sendiri. Hari semakin sore, dan Kyuhyun belum juga menemukan apartement kosong untuk dia tinggal. Sebuah suara petikan gitar menghentikan langkah Kyuhyun yang dikejar waktu menemukan tempat untuk beristirahat.

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara

Kyuhyun mulai melangkahkan kakinya perlahan ketika terdengar syair yang melantun bersama petikan gitar itu, langkahnya terhenti didepan sebuah taman dimana suara itu berasal.

No way! Nanni mo nakatta you na hibi

“kaete!” tte sakenda yozora

Kyuhyun meletakkan tas besar yang sedari tadi digendongnya, menekan tombol ‘on’ pada kamera yang tergantung dilehernya, dan mengarahkan pada seorang yeoja yang sedang duduk bersila ditengah taman dengan gitar dipangkuannya. Lilin kecil yang menyala diletakkan di dalam tas gitar yang dibuka dihadapannya.

“kaete!” tte sakenda yozora…yozora

Kyuhyun menaikkan sebelah alisnya, mendengar baris terakhir dari lagu itu yang diulang-ulang dan terdengar ragu pada tiap petikan gitarnya. Dilihatnya yeoja itu menghela nafas panjang dan mengistirahatkan tangannya yang sedari tadi menggeluti gitarnya, membuat Kyuhyun memicu langkahnya mendekati yeoja itu.

“ Sumimasen(maaf)… apa aku boleh duduk disini?” yeoja itu menoleh mendapati Kyuhyun berdiri dibelakangnya. Yeoja itu hanya menatap datar Kyuhyun tanpa menjawab apapun, memaksa Kyuhyun mengambil posisi disampingnya tanpa seijinnya dulu. Yeoja itu masih menatapnya tanpa ekspresi.

“ Apa aku mengganggumu?”

“…”

“ Ah, permainan gitarmu indah, suaramu terdengar merdu, dan, aku terharu mendengar lagu yang kau nyanyikan. Sepertinya kau sedikit ada masalah?”

“…”

“ Kumohon jawablah, kau tidak ingin aku berfikir kalau kau…”

“ Aku tidak tau lanjutannya” yeoja itu akhirnya angkat bicara sebelum Kyuhyun sempat melontarkan kata tabu untuknya.

“ Nani(apa)?? Eum, aku belum pernah mendengar lagu itu. Siapa penyanyinya? Biar aku carikan untukmu”

“ Aku tidak tau lanjutannya~…” yeoja itu mengulangi kata-katanya.

“ Ah, maksudku… mungkin aku bisa membantumu mencarikan lagunya”

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara

No way! Nanni mo nakatta you na hibi

“kaete!” tte sakenda yozora

“ Sudah kubilang aku tidak tau lanjutannya. Ayolah Yui! Pikirkan sesuatu! Tidak biasanya kau seperti ini!” yeoja itu menggeram menarik rambutnya pelan.

“ Yui itu? Penyanyi lagu itu?” lagi-lagi yeoja itu menatapnya datar.

“ Kau siapa? Logatmu aneh… kau bukan orang sini?”

“ Eh, iya… aku Cho Kyuhyun. Aku dari Korea dan kesini untuk kuliah, ini hari pertamaku disini” Kyuhyun mengembangkan senyumannya ketika jabat tangannya disambut, dan senyum tipis yang dilontarkan yeoja manis dihadapannya.

“ Yoshioka… Yui” Kyuhyun membulatkan matanya pada yeoja yang kini diketahui namanya Yoshioka Yui.

“ Kau yang membuat lagunya?”

“ Ehm… tapi aku tidak tau lanjutannya…” Kyuhyun menarik gitar dari tangan Yui tanpa elakkan.

“ Menulis sebuah lagu memang sulit. Serangkaian kata tidak akan menjadi sebuah lagu tanpa kita memikirkannya. Tapi inspirasi untuk memikirkan tiap kata itu akan mengalir dengan sendirinya ketika kita sedang merasakannya. Kau tau maksudku kan?” (play: 7 years of love_Kyuhyun)

Yui tertegun melihat suara dan permainan gitar Kyuhyun yang begitu mengagumkan dimatanya. Kyuhyun benar! Sebuah lagu tak akan menjadi sebuah lagu tanpa sebuah makna yang diberikan oleh sang pencipta.

“ Aku ingin menyanyikannya lusa… saat bunga sakura berguguran, tapi dibalik gugurnya bunga sakura… akan bersemi benih-benih cinta bagi setiap orang yang menyaksikannya”

“ Lusa?”

“ Hai ( Ya )… Aku ingin mengiringi benih cinta itu agar cepat tumbuh dan tertanam kokoh pada setiap insan yang mendengarnya” Kyuhyun dibuat berpikir dengan penjelasan yang dibuat Yui barusan.

“ Apa kau juga akan menyanyikannya untuk kekasihmu” Yui menatap Kyuhyun lagi, tak ada perubahan pada ekspresi datarnya, kemudian mengambil alih gitarnya dari tangan Kyuhyun.

“ Aku tidak tau apa itu cinta, mungkin itu sebabnya lagu ini tak bisa kuselesaikan”

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu (saat ku rindu kamu aku segera bertindak)

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara ( dengan langkah berhati-hati, berlari ke arahmu)

No way! Nanni mo nakatta you na hibi (Tidak mungkin! Hari-hari itu terlihat seperti biasa)

“kaete!” tte sakenda yozora (“Pulanglah!” terdengar langit berteriak)

Sono me no oku ni kakushita mama no (Aku ingin tahu lebih tentang dirimu)

Dare ka wo koe tai yo? Cry~ (Apa yang kau sembunyikan itu?~tangisan)

Yui mencoba mengulangi syairnya dan mencoba kunci baru pada gitarnya saat kalimat baru muncul di otaknya.

“ Aku ingin sekali-kali menyisipkan kata cinta pada laguku, tak kusangka sesulit ini” Kyuhyun mendongkak, kearah langit yang semakin gelap dan mulai memunculkan bintang-bintangnya. Mengingat dirinya yang belum mendapatkan tempat untuk bersinggah hari ini membuatnya sedikit cemas, namun ia tak mau melewatkan obrolan di antaranya saat ini.

“ Yui-chan… kau suka menciptakan lagu kan?! Bukankah tanpa rasa cintamu terhadap musik tak akan membuatmu mampu menghasilkan sebuah lagu, meski tanpa sisipan cinta didalamnya?”

“ … Kyu-kun…mungkin kau benar” sebuah senyuman mengembang di bibir Kyuhyun mendengar ungkapan yang dilontarkan Yui.

“ Apakah itu yang membuatmu sulit untuk tersenyum?” goda Kyuhyun berharap mendapatkan senyuman dari Yui. Sebuah senyuman tipis, tapi nampak ragu-ragu terlukis di wajah chubby Yui membuat Kyuhyun sedikit tersenyum puas, merasa mendapatkan sebuah senyuman dari perkataanya.

“ apa kau akan terus disini?”

“ Ee?! Hey! Kau mengusirku?” Kyuhyun menaikkan nada bicaranya, seolah tak terima dengan pertanyaan dari Yui.

“ sumimasen(permisi)” Yui yang sudah mengepak barangnya, berdiri dan berlalu begitu saja tanpa menunggu jawaban apapun dari Kyuhyun. Kyuhyun beranjak dari duduknya sembari menarik salah satu sudut bibirnya dan terkekeh pelan.

“ Kau memang cantik nona! Tapi betapa bodohnya dirimu yang tidak mengenal cinta! Katakan saja! Akan kuberitau apa itu cinta!” nada Kyuhyun sedikit berteriak, berusaha menyampaikan suaranya pada bidadari cantik yang sudah berjalan jauh membelakanginya. Hanya beberapa detik ia menoleh sebelum akhirnya melanjutkan langkahnya. Tak ada satu katapun yang tertangkap di otak Yui dengan dialog Korea dari Kyuhyun. Kyuhyun mengejar langkah Yui dan mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh Yui yang tak lelah menggengam tas gitarnya.

Nee~ waratte misete yo (hey~ tersenyumlah untukku)

Sekka no hare demo Dekake you tomo shinakatta (Ini kan hari yang bagus, tapi kita belum sempat keluar)

“Yui-chan, apa kau bisa menolongku untuk mencari tempat tinggal?? Seharian ini aku sudah berkeliling tapi tidak kunjung menemukan satu tempat pun untuk aku singgah” Kyuhyun mengarahkan pandangannya ke pusat kota Tokyo yang meski sudah malam keindahan itu masih bisa tetap terpancar dengan sinar2 lampu yang seolah berlomba-lomba untuk saling menyinari setiap sudut kota Tokyo itu di malam hari.

“Kalau kau mau, kau boleh tinggal di samping apartementku” ucap Yui masih dengan wajah yang tak menampakan perasaan apapun.

“Benarkah?? Memang sebelah apartementmu itu kosong??” Kyuhyun tidak bisa menahan rasa bahagianya, Yui menawarkan untuknya tinggal di sebelah apartement Yui.

“Tentu, kalau tidak kosong aku tidak mungkin menawarkannya padamu” Yui terus melangkah tanpa menoleh ke arah Kyuhyun.

“Baiklah, watashi ga shitai ( Aku mau )” Kyuhyun menyunggingkan sebuah senyuman termanisnya berharap Yui akan balik memberikan senyuman indah untuknya, namun itu hanya harapannya karna Yui masih tetap melangkah dan memasang ekspresi datarnya.

Kyuu ni furu ame sae ukareteru yo kimi no sei (walau hujan yang tiba-tiba membuatku bahagia karenamu)

One way! Hajimete sunao ni iu ka mo (satu hal! Mungkinkah aku memberitahu kamu perasaan ini)

Dame datte kime tsukeru mae ni ( sebelum aku putusKan aku tak sanggup lagi)

Ai shikata nado wakaranai kedo Dare ni mo makenai yo~Try ( aku tak tahu bagaimana caranya bercinta, tak seorangpun membuatku menyerah~cobalah)

***

Seperti sebuah mimpi bagi seorang Cho Kyuhyun, hari pertamanya tiba di kota Tokyo, dia bisa bertemu bidadari cantik menjelma manusia seperti Yui. Yui di mata Kyuhyun bukan hanya wanita yang mempunyai paras yang cantik, tapi juga hati yang dingin, namun di balik sikap dinginnya itu, Kyuhyun dapat merasakan dengan jelas bahwa sebenarnya Yui merasa kesepian, tidak ada seseorang yang pernah mewarnai hatinya. Dan itulah yang membuat Kyuhyun akhirnya terpesona pada pandangan pertamanya pada Yui. Ekspresi datar yang selalu Yui tampakkan, jawaban singkat yang dia berikan saat Kyu bertanya panjang lebar padanya, membuat Kyuhyun ingin mengenal Yui lebih jauh lagi. Kyuhyun berjanji pada hatinya, dia akan membuat Yui merasa tidak kesepian lagi, Kyuhyun ingin membuat Yui merasakan cinta yang belum pernah dia rasakan, Yui patut di cintai karna Kyuhyun tau di balik kedinginan Yui, dia menyimpan sejuta ketulusan yang mungkin tidak akan bisa orang lain ketahui kecuali dirinya sendiri.

“Ready to love”

Yozora no negai kitto (pada langit malam ku memohon)

Nee~ kanaete miseru yo (hey~ku yakin aku sanggup)

Datte itsu mo itsu mo itai (namun selalu tetap selalu)

Sono sugata koe mo totemo suki da kara (penampilan dan gaya bicaramu itu yang membuatku suka)

Selesai memanjakkan dirinya di kamar mandi untuk menghilangkan sesaat dari rasa lelahnya menempuh perjalanan Korea – Tokyo, Kyuhyun melangkah mendekati balkon yang memang mengarah ke salah satu sudut pusat kota untuk menatap keindahan Tokyo yang sebenarnya. Belum dia sampai di badan balkon, Kyuhyun lagi2 mendengar lantunan merdu di iringi petikan gitar yang renyah yang membuat rongga telinganya terasa seolah sedang bernafas lega. Kyuhyun tersenyum sendiri, dia tau asal suara itu pasti dari balkon Yui yang sekarang ini tepat berada di samping kamarnya.

“Konbawa ( Selamat petang ) Yui-chan..” Yui menghentikan aktifitasnya dan menoleh sesaat ke arah Kyuhyun yang seperti biasa selalu melontarkan senyuman manisnya, dan senyuman tipis Yui lontarkan juga ke arah Kyuhyun lalu kembali memetik senar gitarnya pelan dan memejamkan kedua mata indahnya.

“Bagaimana, kau masih tidak bisa meneruskan lanjutannya??”

“…..” Yui menganggukan kepalanya tanda menjawab “Iya”

“Boleh aku ke tempatmu???” Yui langsung membuka kedua matanya dan menatap Kyuhyun dingin.

“Untuk apa??”

“Hanya ingin membantumu meneruskan lagunya, meski hanya sepatah, dua patah kata. Kau keberatan??”

Sabishigari na machi juu futari de kowasou (mari lenyapkan kesendirian di kota ini bersama)

Sono me no kakushita mama no (aku ingin tahu lebih tentang dirimu)

Kyuhyun mengambil alih lagi gitar yang di peluk oleh kedua punggung lengan Yui. Membawakan sedikit gubahan lirik hasil ciptaannya sendiri.

We met for seven years

No one knew we would say goodbye this easily

However we still separated

With the memories we built for a long time, now gone

How did we at such a young age

Meet each other, I don’t even remember how

Difficult for us to handle the maps of our changing selves

They said saying goodbyes are painful

But I didn’t even have time to feel that

I just thought this is the way staying composed

But I cried

“Meski sedikit yang kau nyanyikan, tapi liriknya begitu mendalam, sumimasen ( maaf ) apa lagu itu mengisahkan tentang seseorang??” Yui lagi2 tertegun dengan permainan gitar Kyuhyun, dia juga menikmati suara lembut Kyuhyun saat bernyanyi.

“Itu lagu tentang seseorang di masa laluku” Yui melihat sesaat wajah Kyu yang serius.

“Dia cinta pertamaku, aku bersahabat baik dengannya selama 7 tahun dan di saat itu juga aku mencintainya, sampai 1 tahun yang lalu dia pergi dari kehidupanku. Dia memilih kebahagiaannya bisa dia nikmati bersama orang lain di banding denganku. Haha…mungkin memang karna aku tidak memiliki apapun yang bisa membuatnya bahagia. Hmm,,sampai akhirnya sekarang aku berada di sini dan sudah aku putuskan, aku ingin menutup semua kenangan itu”

Yui tertegun, hatinya tersadar beberapa detik lalu dia baru saja melihat dengan jelas dan dekat wajah Kyuhyun, tersirat sebuah inspirasi baru untuk meneruskan lagunya dari deretan kata yang Kyuhyun ucapkan.

“Kyu-kun, aku mau istirahat, apa kau keberatan jika aku menyuruhmu kembali ke kamarmu???”

“Nani ( apa ) ?? Oh,,baiklah aku akan kembali ke kamarku, konbanwa ( selamat malam ) Yui-chan” Kyuhyun membungkukan badanya dan Yui membalasnya sambil menebarkan senyuman tipis.

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara

No way! Nanni mo nakatta you na hibi

“kaete!” tte sakenda yozora

Sono me no oku ni kakushita mama no

Dare ka wo koe tai yo? Cry~

“Ready to love”

Kanashii kao wa yamete yo

Nee~ waratte misete yo

Sekka no hare demo Dekake you tomo shinakatta

Yui tersenyum, mendapatkan beberapa baris kata lagi untuk lagunya. Yui seolah tak mau mengalah pada pikirannya yang mengajaknya untuk menyerah melanjutkan lagu itu, karna Yui tau dia mampu, dia pasti mampu melanjutkan lagu cinta itu meski dia belum pernah merasakan seperti apa itu cinta.

***

Kyuhyun memandang selembar foto yang dia cetak dari memory kameranya. Tersenyum memandangi gambar yang ada di dalam foto itu.

Dame datte kime tsukeru mae ni ( sebelum aku putusKan aku tak sanggup lagi)

Ai shikata nado wakaranai kedo Dare ni mo makenai yo~Try ( aku tak tahu bagaimana caranya bercinta, tak seorangpun membuatku menyerah~cobalah)

“Yui-chan, apakah kau mau ikut denganku??”

“Ke mana??”

“Kita nikmati hari ini untuk bersenang-senang”

“Tapi aku tidak begitu suka keramaian”

“Tenanglah, ada aku di sisimu, jangan pernah takut, belajarlah untuk menghilangkan perasaan kesendirianmu itu, gantikan dengan kebahagiaan dari setiap detik waktu yang kau lewati”

Tanpa menunggu jawaban dan tanpa elakkan dari Yui, Kyuhyun menggenggam tangan Yui lembut. Berjalan di sepanjang trotoar kota Tokyo yang setiap hari ribuan orang berlalu lalang melewatinya. Sesekali Kyuhyun mengabadikan setiap sudut kotanya dengan kamera yang tak pernah lepas dari lehernya. “PERFECT” itu yang selalu dia ucapkan setiap kali berhasil mengambil gambar yang memuaskan hatinya.

Kyuu ni furu ame sae ukareteru yo kimi no sei (walau hujan yang tiba-tiba membuatku bahagia karenamu)

One way! Hajimete sunao ni iu ka mo (satu hal! Mungkinkah aku memberitahu kamu perasaan ini)

“Yui-chan, hal apa yang paling kau suka”

“Aku sangat menyukai musim gugur, terutama melihat bunga sakura berguguran dan aku juga sangat menyukai hujan”

***

~ YUI POV ~

“Yui-chan, kau sudah siap??”

“Yes, i’m ready….”

Aitai to omotta Sono shunkan ugoki dasu

(saat ku rindu kamu aku segera bertindak)

Chuui shite watarou Kimi no moto he hashiru ara

( dengan langkah berhati-hati, berlari ke arahmu)

No way! Nanni mo nakatta you na hibi

(Tidak mungkin! Hari-hari itu terlihat seperti biasa)

“kaete!” tte sakenda yozora

(“Pulanglah!” terdengar langit berteriak)

Sono me no oku ni kakushita mama no

(Aku ingin tahu lebih tentang dirimu)

Dare ka wo koe tai yo? Cry~

(Apa yang kau sembunyikan itu?~tangisan)

“Ready to love”

Kanashii kao wa yamete yo

(janganlah berwajah sedih)

Nee~ waratte misete yo

(hey~ tersenyumlah untukku)

Sekka no hare demo Dekake you tomo shinakatta

(Ini kan hari yang bagus, tapi kita belum sempat keluar)

Kyuu ni furu ame sae ukareteru yo kimi no sei

(walau hujan yang tiba-tiba membuatku bahagia karenamu)

One way! Hajimete sunao ni iu ka mo

(satu hal! Mungkinkah aku memberitahu kamu perasaan ini)

Dame datte kime tsukeru mae ni

( sebelum aku putusKan aku tak sanggup lagi)

Ai shikata nado wakaranai kedo Dare ni mo makenai yo~Try

( aku tak tahu bagaimana caranya bercinta, tak seorangpun membuatku menyerah~cobalah)

“Ready to love”

Yozora no negai kitto

(pada langit malam ku memohon)

Nee~ kanaete miseru yo

(hey~ku yakin aku sanggup)

Datte itsu mo itsu mo itai

(namun selalu tetap selalu)

Sono sugata koe mo totemo suki da kara

(penampilan dan gaya bicaramu itu yang membuatku suka)

Sabishigari na machi juu futari de kowasou

(mari lenyapkan kesendirian di kota ini bersama)

Sono me no kakushita mama no

(aku ingin tahu lebih tentang dirimu)

Dare ka wo koe tai yo? ~ Cry

(apa yang kau sembunyikan itu?~ tangisan)

“ready to love”

Kanashii kao wa yamete yo Nee~ waratte misete yo

(janganlah berwajah sedih, hey~ tersenyumlah untukku)

Ai shikata nado wakaranai kedo

(Aku tak tahu bagaimana caranya bercinta)

Dare ni mo make nai yo~ Try

(tak seorangpun membuatku menyerah~ cobalah)

“ready to love”

Yozora no negai kitto Nee~ kanaete miseru yo

(pada langit malam ku memohon, hei~ aku yakin aku sanggup)

Semua orang memandangku, menebarkan senyuman terhangat mereka dan memberikan tepuk tangan puas saat aku mengakhiri permainan laguku. Pada dua musim dalam satu waktu ini, aku harap cukup untuk mengukir sebuah prasasti baru. Bunga sakura yang berguguran, dan melayang ketika dengan usilnya angin menerpa. Tanganku yang masih memeluk gitarku, tak mampu menghalangi rambutku yang ikut tersibak oleh angin hingga menutupi wajahku. Menghalangi pandanganku kepada sesosok pria yang benar-benar membuatku menyerah. Cho Kyuhyun. Senyuman yang selalu dia pancarkan mampu membuatku menyerahkan hatiku untuk merasakan cinta darinya.

Kyuu ni furu ame sae ukareteru yo kimi no sei (walau hujan yang tiba-tiba membuatku bahagia karenamu)

One way! Hajimete sunao ni iu ka mo (satu hal! Mungkinkah aku memberitahu kamu perasaan ini)

Dame datte kime tsukeru mae ni ( sebelum aku putusKan aku tak sanggup lagi)

Ai shikata nado wakaranai kedo Dare ni mo makenai yo~Try

( aku tak tahu bagaimana caranya bercinta, tak seorangpun membuatku menyerah~cobalah)

“Ready to love”

Yozora no negai kitto (pada langit malam ku memohon)

Sosoknya yang misterius, yang selalu dapat menemukanku dimanapun aku bersembunyi. Membaca apapun yang terungkap dipikiranku, dimana hanya dirikulah yang dapat mendengarnya. Namun mampu ia dengar, yang ia bilang terpancar melalui mataku.

Nee~ kanaete miseru yo (hey~ku yakin aku sanggup)

Datte itsu mo itsu mo itai (namun selalu tetap selalu)

Sono sugata koe mo totemo suki da kara

(penampilan dan gaya bicaramu itu yang membuatku suka)

Sabishigari na machi juu futari de kowasou

(mari lenyapkan kesendirian di kota ini bersama)

Aku menyerah. Dunia ini sungguh kejam. Aku merasa menjadi satu-satunya dan yang terakhir, manusia yang diciptakan tanpa mengenal cinta. Hingga Tuhan mengirim malaikat yang menuntunku untuk menemukan jawaban itu sendiri. Cho Kyuhyun. Aku menyerah terhadapmu.

Sono me no kakushita mama no (aku ingin tahu lebih tentang dirimu)

Dare ka wo koe tai yo? ~ Cry (apa yang kau sembunyikan itu?~ tangisan)

“ready to love”

Kanashii kao wa yamete yo Nee~ waratte misete yo (janganlah berwajah sedih, hey~ tersenyumlah untukku)

Ia tersenyum kearahku, dengan kedua tangan di tekuk kedepan, sesekali mengarahkan kamera di lehernya kearahku sembari bersandar pada sebuah pohon yang tak menampakkan daunnya. Hanya ada warna merah muda yang kini mulai turun setu persatu, memberikan aura yang berbeda. Merah muda? Terdengar menjijikkan, namun terlihat indah. Seperti itukah warnanya?

Ai shikata nado wakaranai kedo (Aku tak tahu bagaimana caranya bercinta)

Dare ni mo make nai yo~ Try (tak seorangpun membuatku menyerah~ cobalah)

Bersemilah! Wahai dewa-dawi cinta. Berikanlah kekuatanmu padaku. Biarkanlah aku menggantikan tugasmu untuk sementara, mengabulkan harapan mereka. sebuah cinta yang sesungguhnya, cinta yang kekal. Dan untukku, akan cinta yang ingin kuketahui, dari seorang malikat cinta yang kau turunkan melalui pria bernama Cho Kyuhyun.

“ready to love”

Yozora no negai kitto Nee~ kanaete miseru yo (pada langit malam ku memohon, hei~ aku yakin aku sanggup)

Ready to love? Sebuah lagu yang akhirnya kuselesaikan dan menjadi saksi buta atas permainan ini, meski harus ku dapat inspirasi dari sepotong kisah masa lalunya, tapi cukup membuatku puas bisa menggantikan kekecawaan terhadap masa lalunya itu. Aku tidak perlu lagi mencari cinta yang selama ini ku nanti, hanya dengan percaya bahwa itu ada dan pasti datang menghampiri. Juga dibawah pohon sakura yang akan menjadi saksi bisu nan abadi, akan cinta yang terus bersemi mengiringinya yang menebar warna merah muda. Warna indah sebuah cinta.

~ THE END ~

But love __NEVER END__

Entry filed under: FanFiction, Genre, Indonesia, K-Pop, Language, Rating, Romance, Songfic, Super Junior, T, Type, Yoshioka YUI. Tags: .

My Beautiful Angel – Prologue [FF] Beautiful Rainbow (Sequel of What’s the meaning of Love) Chapter 1

5 Comments Add your own

  • 1. Mieyonn - 신아미  |  October 16, 2011 at 7:33 AM

    wah, kata-katanya kerend!!

    Reply
  • 2. r13eonnie 강 하이에나  |  October 16, 2011 at 5:05 PM

    hehe..gomawo de,,tu gabungan dr ka sm tmn ka..^^

    Reply
  • 3. g.tiarafthr  |  July 27, 2012 at 8:13 PM

    bagus banget….
    perbanyak lagi dong fanfict nya yui

    Reply
    • 4. d'cheRry_bLosSom  |  July 27, 2012 at 9:14 PM

      gomawo yah uda baca..ia kpn” deh bkin lg yah..^^

      Reply
  • 5. moveontime  |  July 30, 2012 at 2:30 PM

    dapet ngt proses bkin lagunya..
    ^_^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

October 2011
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: