Can’t Love You Now

September 15, 2011 at 9:00 PM Leave a comment

Author                    

  • Kim youngyua

Main Cast

  • Kim hye sun(imagine)
  • Kim jonghyun (shinee)
  • Yang yoseob (beast)

Support Cast

  • Key
  • Minho
  • Onew
  • Taemin

Length           

  • one shoot

Genre 

  • sad
  • friendship

Rating

  • PG-15

Summary

  • Kim hye sun, teman sekelas jonghyun yang   aneh serta musibah yang menimpa yoseob, teman barunya.

*********************************************************

Annyeong… ini ff ku yang one shoot, huh~ aku buatnya selama 6 jam dan mengalami revisi selama sebulan ahahahaha… aku buat ini terinpirasi film dan drama asia aku lupa judulnya tapi reader pasti tau lah. Oh iya jangan lupa dikomen, yaa seiklasnya ^_^

=======================/======================

“kayaknya aku telat lagi nih”seorang namja berlari-lari menuju gerbang sekolah.

“ah kamu lagi? Bosan liat tampangmu” kata seorang penjaga sekolah yang hampir menutup pintu gerbang.

“huh~ mianhe… tadi aku kesiangan ahjussi, kali ini aja lolosin aku yaa yaa yaa” memohon sambil menyodorkan uang sepuluh ribu.

“oh… aku paling gak suka disuap, itu sama aja merusak masa depan bangsa” langsung mengambilnya cepat-cepat

“tenang aja ahjussi, hanya kita berdua aja yang tau masalah ini” langsung masuk halaman sekolah dengan tenang

Itulah kebiasaan kim jonghyun, mentang-mentang keponakan Kim seung joon yaitu kepala sekolah di SMA NADAM. Paling terkenal disekolah itu, dari masuk suka telat, keluar kelas juga suka-suka sampai pulang pun gak diketahui alias cabut. Biasanya orang seperti itu pasti memiliki kelebihan dibidang akademik tapi itu sama sekali gak berlaku dengan untuknya, semua nilainya standar (pas-pas makan).

“hey kim jongyeon… jam berapa sekarang?” salah satu guru di SMA NADAM

“eh morning sir… jam? Ha aku lupa pake jam tangan tadi hehehehe” garuk-garuk kepala

“udah berkali-kali dikasih tau namaku JONGHYUN bukan JONGYEON” bisiknya dalam hati…

“oh lupa, kalau gitu ikut saya ke kantor ntar bisa liat jam sepuasnya” langsung berjalan kekantornya

“haduh, tamat riwayatku” berjalan sambil menunduk sedih sambil seret tas

Hanya MR. Tony, guru bahasa inggris nya yang selalu tau kalau jong suka telat dan menyembunyikan tasnya di WC lalu masuk kelas seolah-olah dia udah datang dari tadi. Dia juga gak berani menghukum terlalu berat terhadap jonghyun karna sangat menghargai ahjussinya yang gak lain atasannya.

“udah liat jam besar didepan mu” duduk dimejanya sambil melipat tangannya

“udah” hanya liat sekilas dan menunduk lagi

“kalau gitu kita mulai hukuman baru, bukan menulis 3 buku tebal lagi tapi kau harus bersihin ruang guru tapi ingat hanya sendiri jangan panggil anak buahmu… arraseo?” menatap tajam

“ha~ baiklah” nada terpaksa

Jonghyun pun mulai membersihkan ruang guru sendirian, biasanya dia selalu dibantu temannya tepatnya teman BB (Bling Band) yang beranggotakan onew (gitaris&vocalis 1), key(gitaris&vocalis 3), minho(drumer) dan taemin(keyboard) (serta jong sendiri bassis&vocalis 2), mereka berempat temannya dari SMP tapi mereka beda kali sama jonghyun, mereka rajin dan pintar tanpa mereka mana mungkin jonghyun bisa naik kelas dan bisa melanjutkan sekolahnya di SMA NADAM ini. Tapi yang membuat mereka tetap betah berteman dengan jonghyun karna dia orangnya selalu memperdulikan teman daripada dirinya. Bahkan dia rela bekerja part time setiap pulang sekolah demi membantu membayar SPP taemin dan onew lalu rela mendonorkan darahnya ketika minho kecelakaan dan selalu memafaatkan key yang terang-terangan pacarin yeoja yang jonghyun suka.

“jong… kau dihukum lagi?” sahut key ngintip didekat pintu

“apa perlu kami semua turun tangan?” taemin ngintip dibalik badan key sambil kedip-kedip mata (kebiasaan)

“tenang aja, MR. Tony lagi ngajar dikelas khusus… aku yakin dia pasti lama kesini lagi” minho langsung mendekati

“huh~ akhirnya datang juga… tapi onew mana?” nyari-nyari

“dia lagi ada ujian sekarang” key  mulai menyapu

“tadi aku liat dikelasmu gak ada tugas, kayaknya baru menjelaskan aja” minho memberesin meja-meja

“eh jong, si yeoja aneh gak masuk hari ini…” taemin berhenti mengelap kaca

“hye sun? Kok bisa, biasanya hujan badai sekalipun pasti dia datang juga” masukin sampah ke tong (sampah)

“padahal dia cantik kalau gak pendiam kayak mayat hidup dan jutek” key mulai mengahayal

“hey, sadarlah dia pernah menolak dan menyirammu dengan air” minho ingat kejadian dikantin

“GAWAT !!! Mr. Tony kesini… ayo sembunyi-sembunyi” taemin langsung mengajak key dan minho sembunyi dibawah meja

Beberapa menit kemudian…..

“mana? Kok gak masuk-masuk” jong pun langsung periksa keluar

“dia gak jadi kesini, kalau gitu kalian kembali aja” sambil ngintip kebawah meja

“baiklah, kami semua kembali kekelas lagi…tenang aja kapanpun kau butuh bantuan, kami akan datang menolongmu hehehehe”minho langsung keluar dengan lainnya

Setelah mereka semua pergi, jong pun melanjutkan beres-beres tapi dia masih kepikiran dengan kim hye sun. Awalnya gak ada yang aneh dengannya tapi lama kelamaan anak itu mulai menunjukkan keanehannya, mulai ngobrol sendiri di taman belakang sekolah tepatnya dibawah pohon lalu selalu membeli makanan atau minuman 2 porsi padahal dia sama sekali gak punya teman dekat. Apa yang key bilang itu benar, dia sangat cantik tapi sikap dingin itu membuat semua orang menjauhinya.

“ini surat apa yaa? Jangan-jangan penting lagi, buka ah” membuka amplop tersebut

“a..a…apa ini?” dia membaca surat izin dari orangtuanya kim hye sun yang menyatakan kalau dia tidak bisa masuk kesekolah selama sebulan karna melakukan terapi kejiwaan yang ditangangi beberapa spikiater disalah satu RS kejiwaan di jepang.

“Kim hye sun? gila… jadi itu alasannya kenapa dia lama gak masuk sekolah waktu itu, jangan-jangan sekarang dia terapi lagi. Ah pura-pura gak tau aja lah” cepat-cepat memasukkan surat itu kedalam amplop dan meletakkan seperti semula

Dikantin, dia terus memikirkan surat tadi. Dia bener-bener gak menyangka kalau teman sebangkunya ternyata orang gila. Selama ini dia gak pernah ngajak ngobrol tapi kata teman-teman sekelasnya kalau jong sangat akrab seperti orang udah kenal lama dan ada yang pernah nampak kalau mereka pernah pulang bareng sedangkan jong gak tau kenapa tiba-tiba udah didepan rumahnya, untung aja satu komplek cuman beda blok aja. Awalnya key cemburu melihat jong bisa dekat dengannya tapi dia nekat nembak hye sun dikantin gak taunya malah siraman air yang dia terima dan kata-kata kasar, terjadilah perang mulut antara minho dan taemin sedangkan onew malah jadi wasitnya kalau jong gak suka liat orang kayak gitu makanya menghindar. Setelah pulang sekolah jong pergi kesebuah taman yang gak jauh dari rumahnya….

“kau kenapa jong? Melamun aja dari tadi” seorang namja menghampirinya

“eh yoseob… aku lagi mikirin hye sun aja, kata temanku dia gak masuk lagi sekolah hari ini” menyandarkan badannya di bangku taman.

“kenapa? Kau mulai menyukainya yaa, udah tembak aja pasti diterima” nepuk bahu jong

“key aja ditolak apalagi aku, lagian dia pernah masuk RS jiwa ups…” keceplosan

“itu kan masa lalu yang penting sekarang dia normalkan? Mana ada orang gila bisa sekolah SMA NADAM, Aku tau kau juga menyukainya kan tapi takut melukai perasaan key aja jadi kau pendam, ntar jerawat baru tau” mendekati mukanya jong

“kau ini… selalu tau, dasar casper… ehm gpp lah asal jangan kau aja, aku masih normal tau ahahahaha” mulai gaje

“kau ini… aku juga normal dan pacarku masih setia menunggu sampai sekarang” numbuk bahunya jong

“siapa pacarmu? Dari dulu kau selalu ceritain dia tapi gak pernah nyebut namanya dan kenalin ke aku” jong penasaran

“kalian sering ketemu kok, ntar tau juga… aku pergi dulu yaa… byee”

“selalu kayak gitu… aku juga mau pulang, rencana ntar sore mau kerumah hye sun tadi ummanya nelpon katanya dia mau ketemu sama aku mungkin kangen sama ketampananku hehehehe” berdiri dan melangkah pulang

“geure? Kalau gitu sampaikan salamku padanya” melanjutkan jalannya dan menghilang

Sore harinya, jong pun pergi kerumah hye sun, ini kunjungan pertama baginya walaupun orang lain sering melihat mereka sering pulang berdua. Sesampainya dirumahnya, ummanya hye sun yang membukakan pintu dan menyuruhnya masuk kamar karna hye sun, lagi demam ternyata.

“kau kenapa sun? Pasti kau main hujan lagi yaa, hobi kali nyari penyakit” mulai sok akrab

“kau tau aja, aku main hujan dengannya hehehehe ” tersenyum

“dengannya? Jadi kau udah punya pacar” dalam hatinya pantes key ditolak, eh padahal aku ngarang-ngarang aja dari tadi tapi kok nyambung yaa, gpp lah pura-pura sok tau aja.

“sebenarnya kami belum pacaran karna dia belum nembak secara resmi tapi aku gak pernah melihatnya lagi  semenjak kejadian itu” menatap wajah jong

“kejadian apa? Ayo lanjutin lagi” wah mulai terbuka nie, dalam batinnya

“Dulu  kami mengalami kecelakaan tepatnya waktu perjalanan pulang naik mobil dia, saat itu hujan lebat jadi susah melihat dengan jelas karna malam hari waktu itu. Ntah kenapa mobil itu menambrak truk yang berlawanan arah dan terjadilah. Aku tidak bisa melihat apa-apa, semua terasa gelap tapi aku mendengar suaranya kau jangan takut aku disampingmu dan terus menggenggam tanganku dengan erat. Tiba-tiba aku gak bisa merasa kan apa-apa lagi, beberapa jam kemudian aku sadar tapi aku tetap gak bisa melihat apa-apa dan ternyata aku mengalami kebutaan tapi syukurlah aku langsung mendapatkan donor mata secepatnya. Dua minggu kemudian aku bisa melihat tapi aku gak melihatnya didepanku. Kata orangtuku, dia dibawa ke amerika. Selama 3 bulan gak ada kabar darinya, setiap aku kerumah umma nya selalu menangis dan aku diusir sama appanya, hal itu membuat aku bingung kenapa mereka tiba-tiba membenciku. Lama kelamaan aku depresi dan selalu mengurung diri, sampai aku dirawat RS jiwa selama sebulan” Mulai berkaca-kaca

“apa kau udah nyoba tanya sama teman-temannya? Mana tau mereka bisa bantu” ikut berkaca-kaca matanya

“udah, tapi mereka selalu nutup-nutupi dan semenjak itu aku mulai tertutup dengan orang lain”

“oh… terus kenapa kau selalu aneh, suka ngobrol sendiri dan membelikan makanan seperti untuk seseorang?”

“sebenarnya ini rahasia kita berdua, kau harus janji jangan ceritain kesiapa-siapa termasuk orangtua dia”

“iya, aku janji… ceritalah” mulai mendengarkan

“aku sering ngobrol sama yoseob, ternyata dia diam-diam pulang kekorea dan kalau gak salah dia tetanggamu kan? Makanya aku baik denganmu karna yoseob sering menceritakan semua tentang dirimu”

“Yang Yoseob? Anaknya setinggi aku, mukanya masih anak-anak agak manja dan suka makan permen karet itu yaa?” gak percaya

“iya… dia gak manja, itu ummanya aja yang terlalu berlebihan” mulai tersenyum

“ fotonya ada kan? Pasti bukan yang yoseob yang aku kenal ” gak percaya

“kalau gak salah ada didalam laci, disitu ada foto kami ditaman itu” menunjukkan foto itu

Melihat foto itu, jong shock sampai-sampai dia menjatuhkan fotonya kelantai dan terdiam selama 10 detik seperti batu. Lalu dia reflek memeluk hye sun dan menangis…

“Sebenarnya… Yang Yoseob itu udah meninggal 6 bulan yang lalu karna kecelakaan aku gak tau kalau dia kecelakaan denganmu, aku bener-bener gak tau hye sun” memeluknya erat-erat

“jong… apa maksudmu? Kau jangan bercanda, dia sering menemuiku ditaman belakang sekolah. Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri jadi berhentilah membohongiku” melepaskan pelukkan jong

“kau pasti cuman menghayal, mana mungkin orang yang sudah meninggal tiba-tiba muncul disiang hari” meletakkan tangannya dibahu hye sun

“pokonya aku liat dan ngobrol sambil makan makanan yang aku bawain” melepaskan tangan jong

“kalau gitu aku tanya jino karna dia sering tidur diatas pohon itu” jong nelpon jino dan menjaga jarak dari hye sun

Beberapa menit kemudian….

“aku udah tanya jinoo, katanya yang sering menemuiku itu aku… iya tenang, aku juga gak percaya karna aku sama sekali gak merasa dekat denganmu apalagi berani mendekati yeoja yang teman aku suka “ key maksudnya

“kau pikir muka kalian sama apa? Jadi kau mau bilang aku gila gitu… kau sama seperti orangtuaku” meninggikan nadanya

“hem… aku ngerti sekarang, ternyata yoseob selalu pinjam tubuhku agar bisa menemuiku mungkin dimatamu itu dia tapi di mata orang lain itu aku” menyakinkan hye sun

“sebaiknya kau pulang sekarang” mulai bersikap dingin

“aku tau siapa yang sering yoseob ceritakan… kim hye sun, yeoja yang sangat dia cintai melebihi apa pun dan selalu melindungimu sampai detik terakhir dalam hidupnya yaitu mendonorkan mata dan ginjalnya untukmu” membongkarkan rahasia yang seharusnya hanya diketahui antara orang tua yoseob dan dokter serta jong

“AKU BILANG KAU PERGI…” langsung memukul kepala jong dengan Vas bunga disampingnya

“HYE SUN !… apa yang kau lakukan dengan temanmu” ummanya kaget waktu mengantarkan minuman kekamarnya

Lalu ummanya membawa jong ke rumah sakit dan mengantarnya pulang kerumah serta menjelaskan dan meminta maaf ke orangtua jong atas prilaku anaknya kim hye sun. Jong langsung kekamar dan berbaring dikasur, dia terus memikirkan kim hye sun. Pantas jong sering melihat yoseob berkeliaran disekolahnya ternyata dia sering masuk tubuhnya agar bisa ngobrol dengan hye sun. Jong memang mempunyai kemapuan melihat hantu semenjak kecelakaan yang menimpanya dan hantu yang pertama dia temui adalah yoseob.  Ntah kenapa perasaannya mulai gak karuan, suasana jadi panas dan gerah, lalu dia memutuskan keluar rumah untuk mencari udara segar di taman

“hye sun? Ngapain disini” kaget melihatnya lagi duduk dibawah pohon

“jong ! mianhe, aku memukul kepalamu tadi… aku reflek tadi, tapi aku gak ada niat membunuhmu” panik

“gwencana… cuman luka kecil kok” dia bohong, padahal parah juga sampai dijahit

“geure??? Syukurlah… aku gak bisa tidur, jadi aku kesini kata yoseob kau sering kesini malam-malam”

“sebaiknya kau pulang aja, cuaca semakin dingin kayaknya mau hujan malam ini” melihat keatas

“itu cuman perasaanmu aja, aku merasa hangat disini” gak pedulikan kata jong

“seharusnya kau ceritakan semuanya kepadanya, yoseob…” jong melihatnya dibalik pohon

“mana dia? Dimana” hye sun langsung berdiri dan mencari-cari

“kau gak bisa berkomunikasi dengannya, dan kau juga gak bisa melihatnya dimalam hari karna energynya selalu dia pakai di siang hari hanya untuk melihatmu hye sun” jong menjelaskan

“kau disitu yoseob… aku sangat merindukanmu, udah 4 hari kita gak ketemu” tiba-tiba bisa liat dengan jelas yoseob dbalik pohon satunya.

“gak mungkin, seharusnya dia gak bisa lihat” jong gak percaya hye sun bisa melihatnya

“aku juga merindukanmu, mungkin sudah waktunya aku menceritakannya agar kau bisa hidup normal kembali. Apa yang jong katakan dan kwangmin temanku itu bener hye sun, aku udah meninggal setelah melakukan pertolongan dirumah sakit “ yoseob mendekati hye sun

“dia bisa berkomunikasi… jangan-jangan?” jong mulai berfikir

“kau jangan bercanda… kalau kau mati kenapa aku bisa melihatmu sekarang” tersenyum

“mungkin udah waktunya hye sun” membalas dengan senyuman juga

“apa benar yang dikatakan jong, kalau mata ini?” tanya ragu-ragu karna dalam pikirannya kalau donor mata pasti udah bolong matanya tapi ini masih ada

“kan cuman korneanya aja, aku bisa membaca pikiranmu” tersenyum

“kau pasti becandakan? Iya kan? JANGAN MAININ PERASAANKU YOSEOB” meninggikan suaranya

Tiba-tiba yoseob menyambil besi yang cukup runcing ujungnya dan menusukkan ke perutnya, tapi sama sekali gak ngeluarin darah apalagi sakit padahal udah nembus kebelakang lalu mencabutnya lagi dan melemparnya ketanah. Hye sun terkejut dan hanya bengong melihatnya sedangkan jong malah tepuk tangan tapi berhenti pas hye sun lirik kebelakang (dia pikir aktrasi debus apa….)

“Sorry…. “ garuk-garuk kepala

“Mianhe… bukan aku ingin meninggalkanmu tapi shinigami (dewa kematian) yang menjemputku, kau tau kenapa aku masih bisa didunia itu mungkin aku belum siap meninggalkanmu selamanya karna kau sangat mencintaiku, iya kan???” menyakinkan jawabnya

“kau jahat yoseob, kau bener-bener jahat dan aku membencimu” hujan pun turun seketika

“kalau gitu, aku bisa tenang meninggalkanmu sekarang…sepertinya udah waktunya, aku harus pergi” membalikkan badan dan ingin melangkah pergi

“jangan pergi… aku mohon jangan pergi YOOOSEOB…. ” berlari ingin memeluknya tapi nembus hingga dia terjatuh dan pingsan

“hye sun… hye sun… kau gak apa-apa”jong langsung mendekati hye sun yang pingsan

“dia cuman pingsan, oh iya dia pernah cerita sama aku kalau dia sempat menyukaimu jadi jangan sia-sia kan kesempatan itu dan masalah key, aku yakin dia pasti mengerti karna kalian udah lama berteman. Hmm…aku boleh pinjam tubuhmu untuk terakhir kalinya” merayu

“baiklah, walau aku harus kehilangan energy tapi buat yang terakhir kalinya it’s okey my dear hehehe”

Yoseob pun masuk ke tubuh jong dan ternyata dia ingin mencium hye sun untuk pertama dan terakhir kalinya hingga hye sun sadar, didepannya dia melihat yoseob sedang menciumnya. Lalu yoseob tersenyum dan memelukknya.

“pergilah… aku rela melepaskanmu sekarang, aku akan rajin melayat kekuburanmu nanti” masih dalam pelukkan sambil meneteskan air matanya

“aku senang, akhirnya bisa mencium orang yang bener-bener aku cintai… kau pernah bilang kalau ada namja yang menciummu berarti harus menjadi suamimu tapi nyatanya malah jong yang dapat, aish dia bener-bener beruntung mendapatkanmu hye sun” melepaskan pelukannya

“sampai kapan pun, kau selalu hidup di hatiku…” mengambil tangan (jong) dan meletakkan didadanya

“aku pergi dulu yaa, kau pasti bahagia dengannya… oke aku harus meninggalkanmu sekarang” keluar dari tubuh jong dan menghilanng

Disitu hye sun masih melihat keatas dan masih tetap memeluk jong yang pingsan karna energynya habis dipakai yoseob untuk berkomunikasi. Semenjak itu hye sun sudah mulai melupakan dan merelakan yoseob pergi agar tenang dialamnya. Hidupnya mulai berubah, menjadi kim hye sun yang ceria dan selalu ramah dengan orang lain. Hal itu membuat semua orang disekolahnya bingung dan namja-namja mulai mendekatinya terutama key mulai ancang-ancang buat nembak hye sun kembali…

“hye sun… apa kau menerima cintaku yang kedua kalinya?” menyatakan cinta di bawah pohon setelah  menyanyikan lagu L.O.V.E

“key… kau sangat tampan dan sangat terkenal di kalangan yeoja tapi aku gak bisa menerimamu” memegang pipinya

“Waeyo??? apa kau mencintai orang lain, siapa?” key penasaran

“iya… aku selalu mencintainya tapi dia sudah meninggal” hye sun tersenyum

“kalau gitu kasih aku kesempatan untuk menggantikannya, aku pasti bisa” mengambil tangan hye sun dan meletakkan didadanya

“you can’t…” melepaskan dan pergi dari hadapan key dengan senyuman

Key sangat sedih dan kecewa gak nyangka bakal ditolak lagi padahal dia relain nolak semua yeoja yang nembak dia hanya untuk hye sun. Dikantin, key langsung berkumpul dengan teman-temannya

“kau kenapa key? Abis ditolak lagi sama hye sun” senyum ngejek

“diam kau allien… aku lagi patah hati tau” langsung telan air sama es batu sekaligus

“kau haus atau apa? Telan es batu kayak air aja, keselek baru tau” taemin khawatir

“kenapa dia bisa menolakmu? Aku liat dia udah berubah, udah mau ngobrol dan bersikap manis sama orang lain” sahut onew lagi makan ayam

“mungkin dia bosan yang nembak dia itu si playboy ahahahaha” sambung minho

“ntah lah… tapi aku yakin dia pasti bohong sama aku pakai bilang mencintai orang yang sudah mati padahal dia menyukai orang lain, jangan-jangan jonghyun lagi? Mereka kan dekat kali dari dulu” key curiga

“bisa jadi, terus gimana?” tanya taemin

“gimana apanya? Yaa kalau mereka sampai jadian yaa sudah… mau gimana lagi, cinta kan gak bisa dipaksa” sok terima padahal makin sakit hati

“tapi kau kecewa ahahahaha” onew ketawa lepas

“ketawa lah sepuasmu… eh jong mana? Aku gak liat dia dari tadi” key baru sadar

“dia di kelas lagi buat PR, hem kenapa dia pindah kekelas aku yaa??” minho bingung

“biar gampang nyontek PR matematika, kan lagi musin sekarang” taemin gaje

“buah kali musim, ehm bisa jadi abis udah sebulan ini ngasih PR terus” tambah key

“jong kan gampang pindah-pindah kelas, tinggal rengek-rengek didepan ahjusinya, beres !” sambung onew

Sepulang sekolah hye sun mengunjungi taman itu lagi, kebetulan ada jonghyun disana lalu hye sun menghampirinya dan duduk disampingnya jonghyun yang lagi tertidur sambil membungkukkan badannya dan meletakkan kedua tangan di pahanya…

“ternyata enak juga tidur disini” memandang jong

“sejak kapan kau disini” membuka matanya dan melirik kesamping

“belum lama, barusan… gimana kabarmu? Kenapa kau pindah kelas dan menjauhiku”mulai pembicaraan

“aku cuman ganti suasana, ah itu cuman perasaanmu aja… aku biasakan sekarang” sebenarnya dia takut terlalu suka apalagi cinta, dia gak mau nyakitin perasaan key

“apa kau takut kalau key tau kalau aku menyukaimu sekarang, benarkan?” to the point

“ha! andwae, soalnya semalam dia nelpon aku kalau mau nembak lagi… dia bener-bener menyukaimu hye sun”

“tapi aku gak menyukainya, seharusnya dia sadar” memandang ke langit

“jadi kau menolaknya lagi, kasian temanku…” geleng-geleng kepala

“iya… tapi mau gimana lagi i can’t love him, hanya bisa menyukainya” tersenyum

“ha~ aku tau kau masih tetap mencintainya, sampai kapan pun dia selalu hidup dihatimu…” melihat kelangit juga

“i hope so… tapi kalau udah waktunya mungkin apa salahnya kita mencoba, bye…” hye sun langsung berdiri dan pergi meninggalkan jong sendirian lagi

“sebenarnya aku juga, tapi key? Dia pernah menyelamatkanku dengan mendonorkan ginjalnya untukku. Aku baru tau setelah melihat surat perjanjian antara orangtuaku, orangtuanya dan dokter pribadiku. Bagaimanapun, aku berhutang nyawa dengannya…  maybe i can’t love you now but i can’t stop thinking about you…” meneteskan air mata

================== THE END ====================

Entry filed under: Boyband, FanFiction, Friendship, Genre, Indonesia, K-Pop, Language, One Shoot, PG, Rating, Sad Romance, SHINee. Tags: .

[FF request] Love is Sweet~~ [FF REQUEST] I’m Still Waiting….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: