When Regret Comes Over Season 2 – Part 2

September 10, 2011 at 8:07 PM 4 comments

Author : Pinky Girl

Main Cast : Choi Siwon, Kang Hye Na, Choi Yong Yi

Support Cast : Find urself…:)

Genre : Romance

Rating : R

Type : One Shoot

Disclaimer : Annyeong aku kembaliiiiii, hehe..Ini Part 2 nya ayng kalian tunggu2…Are u Ready????Ops..tapi sebelumnya author mau bilang makasih buat kalian yang udah setia baca dari Part 1, ampe di bikin Season 2 nya ini, hehe…Jangan lupa buat RCL nya lagi yah..^^

Part 1

Happy Reading

Author POV

“Omooo..omo..wanita itu , apakah dia hantu Taeyeon yang sedang bergentayangan? Omo Hyung aku takut..” Kyuhyun bersembunyi di balik ketiak Donghae.

“Yaa..aku juga takut tau” sekarang Donghae yang bersembunyi di belakang punggung Leeteuk.

“Omo..Hyung dia mendekat, hantu Taeyeon mendekat” Donghae dan Kyuhyun ketakutan.

“Babo-ah, mana mungkin itu hantu Taeyeon, lagipula mana ada hantu siang bolong begini” ucap Leeteuk tenang, padahal dia sendiri juga shock.

“Annyeong haseyo…” sapa yeoja itu kepada mereka semua.

“Ann..yeeoong..” jawab para member Suju terbata-bata.

“Oya, apakah kau orang tua dari Choi Yong Yi??” tanya yeoja itu pada Siwon yang sekarang ini wajahnya sudah mulai pucat.

“Ya..dia appa dari Yong Yi dan kami ahjussinya” Leeteuk membantu menjawab.

“Ya, aku sudah mengenal kalian, mana mungkin aku tidak mengenal orang terkenal seperti kalian, bahkan aku sudah hafal nama kalian satu per satu”

“Ye..?! Ah,,benarkah?? Haha..apakah kau seorang ELF juga??”

“Ehm..begitulah,,hehe”

“Oya..perkenalkan namaku Kang Hye Na, aku guru Choi Yong Yi” yeoja itu memperkenalkan diri.

“Ah,ye senang berkenalan denganmu” Leeteuk menyambut tangan yeoja itu untuk bersalaman.

“Siwon-ssi, gwaenchana?? Kenapa mukanya pucat seperti itu??” Hye Na sekarang melihat ke aras Siwon.

“Oh..ia mungkin dia sedang tidak enak badan, Wonnie-ah, gwaenchana??” Siwon masih tetap tidak bisa berbicara.

“Ehm..baiklah, Hye Na seosangnim kalau begitu kami permisi dulu, Siwon sepertinya butuh istirahat”.

“Ah..ne, hati2, sampai berjumpa lain kali. Siwon-ssi semoga kau lekas sembuh”

“Ye..kamshamnida,,annyeong” masih Leeteuk yang menjawab.

“Hangeng-ah, kau yang gendong Yong Yi” perintah Leeteuk sambil memboyong Siwon naik ke mobil.

“Baiklah Yong Yi-ah biar ahjussi yang menggendongmu, ucapkan salam pada seosangnim mu”

“Annyeong seosangnim”

“Annyeong Yong Yi-ah” Hye Na mengusap ngusap rambut Yong Yi.

“Wonnie-ah  gwaenchana??” Yesung bertanya pada Siwon yang masih seperti patung itu.

Sepanjang jalan Siwon tidak berbicara sepatah kata pun.

“Wonnie-ah, lebih baik sekarang kau tidur saja, biar makan siang Yong Yi kami yang siapkan” Leeteuk, Enhyuk dan Heechul mengantar Siwon ke kamarnya dan Heechul menyelimuti Siwon.

Siwon langsung membalikkan badannya, membelakangi para Hyungnya itu dan sekarang dia menangis. Leeteuk, Enhyuk dan Heechul keluar dari kamar Siwon, mereka tau Siwon pasti sedang menangis dan dia tidak mau mereka melihatnya, makannya Siwon membelakangi mereka.

Pukul 20.00 waktu Korea

Siwon terbangun, saat dia melihat sekelilingnya, langit ternyata sudah gelap dan kamarnya sudah di terangi dengan lampu dindingnya. Saat Siwon terbangun, dia merasakan pusing di kepalanya, mungkin karna tadi dia menangis sebelum tidur.

“Wonnie-ah, kau sudah bangun??” Siwon melihat teman2 Sujunya itu masih ada di Apartement nya, Shindong, Kibum dan Ryeowook sedang menemani Yong Yi bermain iPad dan yang lainnya ada yang sedang menonton Tv, mendengarkan musik. Siwon juga melihat sang leader sedang memasak di dapurnya.

“Wonnie-ah, ini aku buatkan bubur untukmu, apa kau sudah baikan??” Leeteuk menaruh semangkuk bubur di meja untuk Siwon.

“Ye,,aku hanya sedikit pusing saja. Apa Yong Yi sudah makan??”

“Kau tenang saja, tadi dia sudah kami beri makan 2 kali, tadi Hangeng dan Kangin juga sudah memandikannya”

“Geurayo??? Gomapseumnida  Hyung, mianhaeyo kalau aku jadi merepotkan kalian semua”

“Yaaa, kau ini bicara apa?? Ingat kita ini sudah menjadi keluarga, sudah sepantasnya kita harus saling membantu, lagipula Yong Yi sudah kami anggap seperti keponakan kami sendiri”

“Benar wonnie-ah, kau tidak usah sungkan seperti itu, kami akan selalu ada untukmu di saat kau membutuhkan kami” Donghae tiba2 menghampiri mereka dan merangkul pundak Siwon.

“Gomawoyo, aku beruntung mempunyai kalian semua”

Keesokan harinya…

“Ne..Hyung”

“Wonnie-ah, apa kau yakin kau sudah baik2 saja??”

“Ehm..”

“Kau sudah siap untuk melihat yeoja itu lagi??”

“Ne..karna aku tau dia bukan Taeyeon, aku harus bisa menerima kenyataan Taeyeon sudah tidak ada  dan yeoja itu hanya wanita yang mirip dengan Taeyeon”.

“Baiklah kalau begitu, kuatkan dirimu, aku akan bilang pada manager kita kalau nanti kau agak terlambat ke tempat latihan”

“Ne..gomawoyo Hyung” Siwon mengakhiri telfon dari Leeteuk.

Sebagai seorang leader, Teuki benar2 berusaha untuk menunjukkan perhatiannya kepada semua dongsaeng2 nya itu, bahkan dia akan selalu mengenyampingkan masalahnya dan membantu masalah2 dongsaeng2 nya lebih dulu.

“Annyeong Yong Yi-ah, annyeong Siwon-ssi” Siwon sempat terhentak saat tiba2 guru Hye Na menyapanya di depan pintu gerbang dan Siwon berusaha untuk tenang.

“Annyeong Hye seosangnim”

“Apa kau sudah baikan?”

“Ne..?? Ah, ye mungkin kemarin aku hanya kelelahan, tapi setelah istirahat, sekarang aku sudah baikkan”

“Oh..syukurlah kalau begitu”

“Oh ya Yong Yi-ah, ayo kita masuk, sebentar lagi belnya berbunyi”

“Ne seosangnim…appa aku pergi dulu yah”

“Eoh,,Yong Yi-ah, belajar yang rajin, jangan merepotkan gurumu, arasso??”

“Baiklah, kami masuk dulu Siwon-ssi”

“Ne..annyeong seosangnim, aku titip anakku”

“Ne..” Hye Na membungkuk dan tersenyum.

Hari2 berlalu..Siwon sudah semakin bisa menerima bahwa Kang Hye Na hanyalah orang yang mirip dengan almarhumah istrinya. Walaupun terkadang Siwon melihat ada beberapa tingkah dan kebiasaan Kang Hye Na yang mirip dengan Taeyeon. Senyum Hye Na kadang mengingtakan Siwon pada Taeyeon, dan makanan kesukaan Hye Na adalah mie ramen, dan Siwon tau betul itu juga makanan kesukaan istrinya.

“Siwon-ssi, apakah pekan ini kau ada acara??” Hye Na menyapa Siwon yang sedang melihat anaknya bermain di sekolah selama istirahat.

“Ye..?? Pekan ini?? Entahlah, managerku belum memberitau jadwal minggu ini, waeyo??”

“Minggu ini, sekolah akan mengadakan semacam camping bersama para orang tua. Ini untuk menghangatkan kebersamaan antara orang tua dan anak2 nya”

“Geureyo??”

“Ye..dan acara ini akan di adakan di sebuah bukit kecil di dekat Seoul” *karna author ga tau nama bukit2 di sana apaan, jadi ga di sebutin deh,hehe

“Baiklah, akan aku usahakan”

“Ye,,kalau begitu kabari saja aku lewat SMS. Ini nomor Hp ku” Hye Na memperlihatkan nomor Hp nya di Contact Telefonnya.

“Ye…sudah aku save”

“Appaaaa…” Yong Yi menghampiri Siwon.

“Yong Yi-ah” Siwon menyambut pelukan anaknya.

“Appa,,aku haus”

“Aigo..anakku kehausan ternyata, ini appa bawa jus kesukaanmu”

“Whoaa…gomawoyo appa” Yong Yi meneguk habis Jus jambu kesukaannya.

Dan Hye Na yang melihatnya sangat senang, karna walaupun Siwon seorang Superstar yang selalu sibuk dengan jadwal2 nya, tapi dia selalu bisa menyempatkan waktu untuk menemani dan memperhatikan anak semata wayangnya itu.

***

“Hye seosangnim..ini aku Siwon, Yong Yi appa….Aku sudah menanyakan pada managerku, pekan ini tidak ada jadwal yang terlalu penting, jadi sepertinya aku bisa menemani Yong Yi ke acara camping itu”

Siwon mengirim pesan singkat pada Kang Hye Na.

“Oh,,kau Siwon-ssi. Ne baiklah kalau begitu, tolong siapkan keperluan yang harus di bawa oleh Yong Yi untuk keperluan camping nanti. Gomawoyo sebelumnya..;) ”

———————

“Ne..arasso…”

3 hari kemudian…

“Annyeong Yong Yi-ah…”

“Annyeong seosangnim”

“Waahh..kau sudah siap kan untuk camping hari ini??”

“Ne..” Yong Yi mengangguk mantap dan girang.

“Annyeong Siwon-ssi”

“Ye..annyeong Hye seosangnim”

“Apa kau sudah membawa semua yang aku sarankan padamu untuk Yong Yi”

“Ne,,tentu, aku tidak melupakan satu hal pun”

“Ah,,baiklah..”

“Yong Yi-ah, kita sekarang naik bis, kaja” Hye Na menggiring Yong Yi untuk naik bis yang memang di siapkan untuk para murid dan orang tua pergi ke lokasi camping.

“Appa..apakah boleh seosangnim duduk bersama kita??” pertanyaan Yong Yi membuat Siwon salah tingkah.

“Ye..?? Ah,,Yong Yi-ah, seosangnim mu pasti tidak akan mau duduk di sini, jadi lebih baik kita duduk berdua saja, eoh??”

“Anhi..appa, aku akan menanyakannya pada seosangnim langsung”

“Seosangnim..” belum sempat Siwon melarang Yong Yi untuk memanggil Hye Na, tapi Yong Yi sudah terlanjur memanggil gurunya itu.

“Ne..Yong Yi-ah, wae geurae??”

“Seosangnim, apakah kau mau duduk di sini dengaku?? Aku ingin duduk denganmu” Yong Yi, meggeser tubuh Siwon agar appanya itu duduk di ujung dan Hye Na duduk di tengah2 mereka.

“Yaa..Yong Yi-ah” Siwon tambah salah tingkah.

Dan akhirnya Hye Na dengan terpaksa duduk di tengah antara Siwon dan Yong Yi, karna Yong Yi memaksanya.

***

“Ayo anak2 kalian masuk ke tenda kalian masing2 yah, kalian istirahat dengan orang tua kalian, nanti sore kita akan berkumpul di sini untuk memainkan permaina, arasso?” ucap kepala sekolah memberi himbauan kepada para muridnya saat sampai di lokasi camping.

“Nee…”

Beberapa jam setelah beristirahat, semua murid2 dan para orang tua mereka masing2 berkumpul di sebuah lapangan.

Kepala sekolah sebelum memulai acara, memberikan sambutan kepada para orang tua murid yang sudah hadir di sana. Dan acara permainan hari itu adalah “Lomba Menyuapi eomma dan appa dengan Sumplit”, “Lomba Menggambar Keluarga Bahagia” dan “Lomba Berjalan Dengan Sendal Bakiak”.

Semua anak2 di temani dengan eomma dan appa nya, sedangkan Yong Yi, hanya di temani appa nya. Dalam setiap lomba, semua anak melakukan dengan riang gembira, tapi tidak dengan Yong Yi. Setiap kali melihat teman2 nya itu bahagia melakukan lomba itu dengan eomma dan appa nya, Yong Yi hanya bisa murung karna dia tidak bisa di temani eomma nya. Siwon bisa merasakan kesedihan putranya itu, hati Siwon mendadak sakit karna dia sadar kalau Yong Yi sudah tidak punya eomma.

Malam Hari…

“Yong Yi-ah, sini appa pakaikan selimut, tidur yang nyenyak yah”

“Ne..appa” suara Yong Yi lemas, Siwon tau suasana hati putranya itu sedang sedih.

Tengah malam, Yong Yi terbangun. Dia melihat appa nya itu sudah tertdiur lelap, tapi dari tadi Yong Yi tidak bisa memejamkan matanya, dan akhirnya dia keluar dari tendanya. Setelah setengah jam, Siwon terbangun dan dia mendapati Yong Yi tidak ada di sampingnya lagi. Siwon langsungterperanjat dan membawa jaket Yong Yi, dia mencari Yong Yi ke semua tempat.

Hye Na yang juga belum tidur dan mendapatkan giliran untuk patroli, melihat Yong Yi yang sedang duduk sendirian di sebuah potongan kayu, sambil menunduk memandangi sebuah kertas.

“Yong Yi-ah, waegurae?? Kenapa kau tidak tidur dan duduk sendirian di sini?? Mana appa mu??” Hye Na menghampiri Yong Yi

“….” Yong Yi tidak menjawab.

“Yong Yi-ah, di sini dingin sekali, kau tidak memakai jaket, lebih baik kau tidur yah, nanti appa mu mencarimu”

“Seosangnim….apakah orang yang sudah meninggal itu, tidak bisa hidup lagi???” Yong Yi langsung memberikan pertanyaan yang membuat Hye Na terkejut.

Hye Na tau saat ini Yong Yi pasti sangat merindukan eomma nya, karna dia tau kertas yang sedari tadi di pandangi Yong Yi adalah gambar hasil karyanya saat lomba tadi, gambar Siwon, Taeyeon dan dirinya sendiri yang dia tuliskan “Ini adalah keluarga bahagiaku, bersama eomma dan appa”.

“Yong Yi-ah, orang yang sudah meninggal itu, berarti dia sudah pulang ke rumah aslinya, yaitu surga. Dan mereka tidak akan bisa hidup lagi, karna mereka nanti akan di hidupkan lagi di kehidupan setelah kiamat. Tapi orang yang meninggal itu, masih bisa melihat kita di sini. Dan eomma mu juga pasti sedang melihatmu sekarang ini” Hye Na memeluk tubuh Yong Yi yang mungil yang sudah mulai kedinginan.

“Jinja??”

“Ehm…Ibu Guru tau, sekarang ini kau pasti sangat merindukan eomma mu kan?? Jadi eomma mu juga pasti sangat merindukanmu, walaupun dia tidak bisa langsung menemuimu, tapi simpanlah dia selalu di hatimu, maka kau akan merasakan kalau eomma mu itu hadir di sisimu, eoh??” Hye Na menunjukkan jarinya di dada Yong Yi.

“Aku akan selalu menyimpan eomma ku di hatiku seosangnim, walaupun aku belum pernah melihatnya, tapi aku sangat menyayanginya”

“Tentu Yong Yi-ah, kau harus selalu menyayangi eomma mu, karna eomma mu juga pasti sangat menyayangimu dan bangga telah melahirkan putra sehebat kau”

Yong Yi terdiam dan Hye Na berusaha untuk terus menhiburnya.

“Gambarmu bagus, ini pasti eomma mu” Hye Na ke gambar Taeyeon yang di gambar Yong Yi.

“Ne..dia adalah eomma ku. Kau tau seosangnim, wajah eomma sangat mirip denganmu”

“Jinja?? Wah..kalau begitu harusnya aku jadi terkenal yah, karna aku mirip dengan seorang artsi, hahaha..” Hye Na tertawa lepas, berharap Yong Yi bisa ikut tertawa, tapi hasilnya nihil dan Yong Yi malah semakin menunduk.

“Aku tau appa juga sering melihat appa menangis di kamar eomma sambil memandangi fotonya. Aku kasian pada appaseosangnim, appa pasti kesepian selama 7 tahun ini, appa pasti lelah mengurusku sendirian padahal appa juga harus terus bekerja mencari uang. Apakah aku telah berdosa pada appaku karna telah menyusahkannya” Hye Na tidak mampu menjawab, air matanya tertumpah, melihat ketegaran seorang anak seperti Yong Yi, yang masih kecil sepeti itu namaun pemikirannya sudah sangat dewasa.

“Yong Yi-ah, itu bukanlah sebuah dosa, appa mu mengurusmu, bekerja membanting tulang untuk menghidupimu, karna semua itu adalaha kewajiban orang tua terhadap anaknya. Jadi kau jangan merasa bersalah seperti itu” Hye Na memeluk dan mencium kening Yong Yi.

Siwon yang sedari tadi mendengar semua pembicaraan Yong Yi dan  Hye Na, tak mampu menahan rasa sakitnya, dia berlari ke tempat yang lebih tinggi.

“Taeyeon-aaaah..apa yang harus aku lakukan sekarang?? Apa yang harus aku lakukan untuk bisa membawamu kembali ke sini?? Jika dengan nyawaku bisa mengembalikanmu, aku pasti akan menyerahkan nyawaku, asal kau bisa menemani Yong Yi di sini.  Aku tak sanggup menanggung dosa telah membuatnya hidup tanpamu Taeyeon-aaahh….Kau dengar aku tidak?? Aku mohon maafkan aku dan kembalilah, aku mohon Taeyeon-ah…aku mohon..” Siwon berteriak2, dia menjatuhkan tubunya di tanah, menangis dengan sejadi-jadinya, dan suaranya semakin lama semakin melemah, menaha rasa sakit di hatinya.

***

Setelah hatinya merasa tenang, Siwon kembali ke tempat di mana tadi dia menemukan Yong Yi bersama gurunya, namun saat dia kembali ke sana, Yong Yi dan Hye Na sudah tidak ada di sana. Akhirnya Siwon kembali ke tenda dan mendapati Yong Yi sedang tertidur dalam pelukan Hye Na. Siwon hanya mengintip dari balik tenda, dan dia melihat Hye Na seolah melihat Taeyeon yang sedang memeluk putranya. “Taeyeon-ah, seandainya yang sedang memeluk Yong Yi itu adalah kau, mungkin aku akan merasa sangat bahagia sekarang” ucap Siwon dalam batinnya dan menitikan lagi air matanya.

To Be Continue….

Giman..gimana..Part ini bikin kalian nangis lagi ga?? Hehe..oya karna masih banyak yang pengen aku tuangin di FF ini, jadi aku putusin kayanya FF ini bakal berakhir di Part 3 deh, hehe..jangan bosen2 buat bacanya yah dan jangan lupa juga buat RCL nya..^^ GOMAWO…xoxo

Entry filed under: Chaptered, Drama, FanFiction, Genre, Indonesia, Language, Life, R, Rating, Romance, Super Junior, Type. Tags: .

[FF REQUEST] Nare Land Part 2 [FREELANCE] When Destiny Calls Chapter 2

4 Comments Add your own

  • 1. Mieyonn - 신아미  |  September 11, 2011 at 3:31 PM

    waahhh,, penasaraaannn kaaaaaa~~~~

    Reply
    • 2. pinky_girl  |  September 11, 2011 at 3:42 PM

      siaaap de,,tnggu ka ngetik dlu, hehe…;)

      Reply
  • 3. Shita Parkhyeran Sonelf  |  September 11, 2011 at 3:34 PM

    lanjutt unnie.. penasaran part terakhirnya.. hehehe

    Reply
    • 4. pinky_girl  |  September 11, 2011 at 3:41 PM

      hehe..ia de, ni lg d ketik….;) d tnggu yah..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: