[FREELANCE] When Destiny Calls Chapter 1

September 9, 2011 at 8:47 PM Leave a comment

Author : Reinata Dewi (Mireichan Elf)
Main cast :
– Song Eun Rii
– Kim Jong Woon a.k.a Yesung
– Kim Hyun Joong
– Nam Hyori
– Other cast
Rating : T
Genre : Romance
Type : Chaptered

____ Happy Reading____

~ Song Eun Ri P.O.V~
Pagi yang biasa untuk hari-hari sebelumnya. Hiruk pikuk kendaraan yang berlalu lalang dan lautan manusia yang semakin memadati kota Seoul (emang Seoul serame itu y? Kyanya cuman Tokyo dh yang kya lautan manusia*abaikan*) yang sebelumnya masih sunyi sepi saat aku mulai melangkah keluar ke jalanan kota Seoul nan luas ini.
Dengan malas aku melangkah tanpa arah dan pikiran. Entah apa yang aku pikirkan saat ini, yang aku sadari hanyalah sepucuk surat undangan pesta pernikahan di tangan ku yang sendiri tadi aku pegang. Surat yang ditujukan untukku ini benar-benar memenuhi pikiranku hingga aku tak mampu berfikir jernih.
Sejenak kusandarkan punggungku pada pembatas jalan yang menjauhkan pengguna jalan dari derasnya sungai yang melintas dibawahnya.kubalikkan badanku sedikit menengok kebawah, memperhatikan aliran sungai yang mengeluarkan suara gemericik. Tenang dan bebas. Itu yang bisa aku rasakan saat itu. Benar! Air adalah sebuah simbol dari ketenangan, dan kebebasan.
Seketika tanganku mulai sibuk membelai pipa-pipa besi pembatas itu, membenarkan posisi tubuhku, dan mulai kugapai salah satu pipa yang mampu diraih oleh kakiku. Tenang dan bebas. Kata itu mulai terukir difikiranku.

~ Kim Hyun Joong P.O.V~

Setelah debutku sebagai penyanyi solo, jadwalku lebih padat dari saat aku masih di SS501. satu bulan aku rasa cukup untuk ku beristirahat, aku tak akan membawa pekerjaan ke dalam urusan pribadiku. Umma menyuruhku datang ke pesta pertunangan sepupuku yang sebenarnya aku sangat tidak perduli. Untuk bisa bernafas lebih lega, aku turuti saja.
Kini aku dalam perjalanan pulang. Dengan mengendarai mobil silver kesayanganku, aku menikmati jalanan kota Seol. Pandanganku teralih ketika ekor mataku mendapati seorang yeoja berambut ikal panjang terurai berdiri dengan pangangan kosong tampak mengamati sesuatu. Kuinjak rem dan kutepikan mobilku ketika kulihat yeoja itu mulai memanjat pagar penbatas yang hanya setinggi pinggang itu. Pabboya!! Apa-apaan yeoja ini.
“ Yak!! Hentikan!!” teriakku seraya menggapai tangannya sebelum dia benar-benar loncat. Dia turun, dan kini berdiri dihadapanku.

“ Lepaskan!” lirihnya mengangkat tanganku yang masih mengerat pergelangan tangannya.
“ Pabboya!! Jangan bertindak bodoh!!” pekikku.

“ Aku bilang lepaskan” lirihnya lagi, kini ia menatapku tajam.

“ Bisakah kau selesaikan masalahmu baik-baik!! Ini bukan jalan terbaik. Percayalah padaku!!” teriakku yang belum mampu mengalahkan bisingnya jalanan siang ini.

“ Lepaskan!! Uruslah urusanmu sendiri!!” teriaknya lebih keras.
“ Anieyo!! Tidak akan kulepaskan sebelum kau hilangkan niatmu ini”

“ Apa pedulimu!! Tida ada orang yang peduli denganku saat ini!! Dan tidak ada alasan lagi untukku meneruskan hidup ini!!”

“ Ne!! aku peduli, aku sangan peduli denganmu. Ummamu, appamu!! Aku yakin mereka mengkhawatirkanmu!!” dia terkekeh.

“ Lepaskan kubilang!!” lirihnya lagi sembari berusaha melepaskan lengannya dari cengkraman tanganku.

“ Katakan kau tidak akan melakukan ini! Dan ceritahan masalahmu, mungkin aku bisa membantumu”

“ Berjanjilah kau akan membantuku” kukembangkan senyumku dan kulepaskan geratan tanganku.

~ Song Eun Ri P.O.V~

“ Appaku sudah meninggal saat aku masih kecil. Aku tinggal bersama ummaku. Ummaku membesarkanku sendirian, merawatku dan membiayai sekolahku. Aku sangat menyayangi umma, aku selalu mematuhi apa yang diperintahkannya. Sampai suatu hari, aku menentang keputusan umma mati-matian yang tidak setuju aku dekat dengan seorang namja. Umma meninggal karena serangan jantung saat mengetahui aku diam-diam mempunyai namjachingu, namja yang sama. Mulai saat itu aku tinggal sendirian. Dan selama itu dia selalu menghiburku, menemaniku saat aku merasa kesepian, Meskipun setiap saat aku selalu kesepian. Aku mencintainya, neomu saranghae. Dan seminggu lalu, dia menemuiku. Dia….” Aku menggantung kalimatku setelah panjang lebar aku bercerita.

“ Teruskan saja” pinta seorang namja yang sendiri tadi duduk didepanku memperhatikan kisah hidupku yang tidak penting ini. Kuteguk minumanku yang tadi kupesan untuk mendapatkan tenaga untuk melanjutkan cerita ini.

“ Dia memutuskanku, dengan alasan ini…” kukeluarkan sepucuk kertas yang sendiri tadi kubawa. Kuserahkan kertas itu pada namja yang belum kuketahui namanya ini.

“ Mwo?? Ini??” dia terlihat terkejut, apa dia mengenalnya??

“ Waeyo? Mworago?” tanyaku meyakinkan otakku akan keingin tahuan ku.

“ Anieyo… sekarang apa rencanamu??”

“ …… ” ucapku berbisik.

“ Mwo…?!” dia terkaget dan menautkan alisnya. ” Kau mau membuat dirimu menjadi seorang pembunuh?!” lanjutnya namun hanya kubalas dengan tatapan tajam.

“ Hah!! Habiskan minumanmu!! Malam ini kau akan tidur di apartemen yang ku pesan untukmu” jelasnya, dia terlihat kesal dengan sesekali memalingkan pandangannya kesetiap sudut kafe dimana kami duduk saat ini.t

~ Kim Hyun Joong P.O.V~

“ …….” lirihnya dengan kepala tertunduk namun terdengar jelas dan membuatku kaget. Hampir saja aku menyemburkan minuman yang masih memenuhi mulutku ini, kuteguk dalam sekali dorongan.

“ Mwo…?!” tanyaku meyakinkan tentang apa yang barusan kudengar. Aku yakin dia mengatakan ‘bunuh’. ” Kau mau membuat dirimu menjadi seorang pembunuh?!” lanjutku, dilihat dari tatapannya, aku rasa dia sangat serius.

“ Hah!! Habiskan minumanmu!! Malam ini kau akan tidur di apartemen yang ku pesan untukmu” Kim Jong Woon. Aku salut kepadamu, hingga bisa membuat seorang yeoja ingin membunuhmu. Bukan itu yang harus aku pikirkan sekarang, tapi bagaimana membuatnya puas tanpa harus membunuh. Hah!! Aku hanya berniat menyelamatkannya, kenapa aku jadi terlibat sedalam ini?

“ Kajja!!” ajakku kepada yeoja yang sudang menghabiskan teguk terakhirnya yang kini berjalan mengikutiku masuk kedalam mobil yang ku kendarai.

“ Kim Hyun Joong imnida. Tidurlah, istirahatkan tubuhmu, aku juga lelah butuh istirahat. Besok aku akan kemari menjemputmu.”

“ Song Eun Rii imnida. Aku tidur disini?! Dan kau?”

“ Dasar pabbo!! Ini kamarmu, dan aku akan pulang kerumahku tentunya, ada urusan yang lebh penting dari pada bermalam disini denganmu”

“ Mwo?! Yakk!! Kurasa kaulah si otak yadong tuan Kim!” tanpa menggubrisnya aku melesat keluar menuju tempat mobilku terparkir. Kali ini aku benar-benar akan pulang.

“ Hyun-ssi, kau sendirian?! Mana Ajuma dan Ajussi” pertama kali yang menyambutku saat memasuki rumah adalah Jong Woon hyung. Yak!! Dialah sepupuku yang membuat Song Eun Ri patah hati.

“ Ne hyung! Aku sendirian. Kurasa umma dan appa tak bisa pulang karena masih ada bisnis yang belum mereka selesaikan di Amerika. Mohon maklumi mereka, mereka memang menganggap bisnisnya adalah segala-galanya” ucapkupada hyung yang sebentar lagi akan aku bunuh ini. Ahh!! Kenapa aku berfikir seperti ini?! Tapi, mianhaeyo hyung!!.

“ Gwenchanayo Hyun-ssi, letakkan barang-barangmu!! Malam ini kita makan diluar”
Kuputar Kepalaku, memperhatikan tiap-tiap sudut ruangan.

“Kau sendirian hyung? Apa umma tidak memasak untuk hyung?!”

“ Anieyo… umma dan appa keluar sejak tadi pagi, mereka mencari penyewaan gedung yang tempat untuk pestaku lusa” jelasnya membuatku makin menggelengkan kepala, dia ini manja atau apa?

“ Ada persediaan makanan disini, kita makan dirumah saja, akan kumasakkan untukmu hyung!” teriakku sembari membuka-buka lemari es, dan tempat-tempat lain didapur. Kalau hanya memasak, aku juga bisa.

~ Song Eun Ri P.O.V~

“ Bagaimana aku bisa tidur di waktu yang belum lebis dari jam 6 sore ini” bisikku tak karuan sembari membua dan menutup wajahku dengan selimut yang kukenakan. Jalan-jalan diluar mungkin akan sedikit menghiburku. Aku mulai beranjak dari tempat tidurku, berjalan keluar dan mencoba menelusuri jalan-jalan sekitar apartemen.

Seindah apapun pemandangan saat ini, sangat berkebalikan dengan suasana hatiku saat ini. Badai yang hebat begitu menyelimuti suasana hatiku saat ini. Kalau tahu akan seperti ini, harusnya aku mendengarkanmu umma. Yesung, tidak Kim Jong Woon!! Tunggu pembalasanku!!

“ Eun Ri-ah!!” kuputar kepalaku mencari empunya suara yang memanggilku. “ lima hari kau tidak muncul di tempat kerja, kemana saja kau?!” seru seorang namja menepuk pundakku dan mengagetkanku.

“ Ryewook oppa?! Bagaimana kau bisa ada disini?!” pekikku kepada namja yang sedang berdiri didepanku ini.

“ Anie… harusnya aku yang bertanya, dimana kau lima hari ini?! Semua orang di tempat kerja mengkhawatirkanmu. Dan kau selalu tidak ada setiap oppa mendatangi rumahmu.” Ryewook oppa adalah koki di restoran tempat kerjaku. Dialah yang sangat memperhatikanku saat ditempat kerja, dia sudah menganggapku seperti dongsaengnya sendiri, dan aku menyukai itu.
“ Semua orang mengkhawatirkanmu Rii-ah, terutama Hyori. Aku harap kau mau mendengarkan alasannya” lanjutnya.

“ Yak oppa!! Mulai sekarang, anggap kau tidak pernah mengenalku, anggap Song Eun Rii sudah mati. Mianhae oppa… aku sudah memilih jalanku” aku berlalu meninggalkan Ryewook oppa, terlihat mimik kecewa diraut wajahnya.

Jangan kau fikir akan dengan mudah memaafkanmu Nam Hyori. Kau sudah merebut Yesung dariku, apapun alasanmu. Kukepalkan tinjuku, kujadikan tiang lampu jalanan sebagai sasaran pelampiasanku. Yakk!! Song Eun Rii sudah mati!!
Kuarahkan langkahku kesebuah butik sesaat setelah aku mendapati sesuatu yang membuatku tertarik, gaun pernikahan. Gaun yang sangat ingin aku kenakan saat pernikahanku nanti dengan Yesung, nae namja chingu. Heh!! Aku terkekeh. Sekelibat bayangan kematian umma muncul dipikiranku. Umma terkena serangan jantung tepat didepanku saat bersama Yesung.

“ Eun Rii, kaukah itu?!’ aku menoleh kearah suara itu berasal. Seorang yeoja berdiri dari kejauhan, manatapku dengan secarik kain, bukan, tapi gaun warna putih ditangannya. Aku terkekeh sinis. Kubuang wajahku, berjalan cepat kearah pintu keluar.

“ Eun Rii!! Aku mohon berhenti! Jebbal!!” yeoja itu menarik tanganku, menghentikan langkahku.

“ Untuk apa kau menghentikanku Nam hyori?! Aku tak ada urusan denganmu!!” pekikku yang sukses mengalihkan perhatikan semua orang di butik ini.

“ Tapi aku ada!! Kajja!!”

~ Nam Hyori P.O.V~

“ Umma! Aku akan melihat-lihat sebelah sana!” ucapku kepada umma yang menemaniku memilihkan gaun untukku hari ini.

“ Ini bagus!” lirihku senyum-senyum sendiri sembari membolak balik gaun warna putih yang ada di tanganku saat ini. Aku menautkan alisku, memastikan apa yang sedang aku lihat dibalikpatung2 yang mengenakan beragam gaun, yang menghalangi jarak pandangku. Song Eun Rii!! Yak! Aku yakin dia.

“ Eun Rii, kaukah itu?!’ teriakku ke arah seorang yeoja yang tengah memperhatikan sesuatu, sekali lagi meyakinkan dialah orang yang termaksut. Dan ternyata benar, Eun Rii. Apa yang dilakukannya disini?! Dia berpaling menuju pintu keluar. Aku yakin karena masalah ini! aku harus menghentikannya sebelum ia melangkah lebih jauh, kulempar gaun ditanganku kesembarang arah.

“ Eun Rii!! Aku mohon berhenti! Jebbal!!” pintaku sembari menarik pergelangan tangannya.

“ Untuk apa kau menghentikanku Nam hyori?! Aku tak ada urusan denganmu!!” pekiknya yang menjadikan kami sebagai pusat perhatikan.

“ Tapi aku ada!! Kajja!!” aku tidak mungkin mengajaknya bicara ditempat umum seperti ini. aku menarik tangannya tanpa perlawanan darinya. Kami berhenti di sebuah gang sempit diantara bangunan butik dan sebuah kedai makanan. Tidak ada orang disini, kulepaskan genggamanku, yeoja ini masih saja membuang mukanya.

“ Eun Rii aku mohon…’

“ Kau senang bukan?! Akhirnya kau mendapatkan pasangan’ sahutnya memotong pembicaraanku.

“ Aku mohon Rii-ah … kita sudah bersahabat lama. Jangan rusak persahabatan kita hanya karena masalah ini” pintaku memelas dengan nada rendah.

“ Huh!! Kau bilang hanya?! Sadarkah kau apa yang kau lakukan?! Persetan dengan persahabatan kita!” Jawabnya ketus dengan nada tingginya.

“ Ne… aku tahu, aku menyadarinya. Aku telah merebut Jong Woon oppa darimu. Tapi ini bukan kemauanku! Orang tua kami yang menjodohkan kami. Aku…”

“ Tapi kau menyukai perjodohan ini kan?!’ sahutnya lagi-lagi memotong penjelasanku.

“ Bukan seperti itu, tapi aku memang tak mungkin bilang tidak setuju pada appa dan umma. Aku menerimanya dengan terpaksa…”

“ Bukankah itu berarti kau menyukai perjodohan ini? katakan!! Kau mencintai Yesung kan?!”

“Anieyo!! Aku tidak mungkin mencintai namja chingu sahabatku sendi…”

“ Kalau begitu batalkan!! Batalkan perjodohan ini kalau kamu memang tidak menyukainya, dan mencintai Yesung” aku terdiam, aku menundukkan Kepalaku menghindari tatapannya yang membuatku semakin takut untuk berkata-kata. “ Katakan Hyo-ah!! Sebenarnya kau menyetujui perjodohan ini kan? Karena kau juga mencintainya kan?”

“ YA!! Aku menyukainya!! Aku mencintai Kim Jong Woon kau puas!!” pabbo kau Hyeri! Kenapa kata itu terlontar dari mulutmu?! Tidak bisakah kau berbohong mencari alasan?! Aku hanya bisa pasrah dengan jawaban apa yang akan diberikan ileh Eun Rii

“ Ch… apa kata ‘puas’ sudah berubah arti? Heh” dia terkekeh. Aku mengangkat Kepalaku, Eun Rii kudapati sudah berjalan menjauhiku. Kurasakan ponselku berdering, ada panggilan masuk, dari umma.

“ Yeoboseyo!.. mianhae umma, aku ada urusan sebentar diluar… ne! aku akan kembali ke butik… Ne..” kuputus sambungan ponselku. Umma menungguku, aku harus segera kembali.

~ Kim Jong Woon P.O.V~

Kulahap sesuap-demi sesuap makanan yang terhidang didepanku. Hyun Joong yang memasaknya. Ini enak.
“ Hyung… ceritakan kepadaku!”

“ Ne?!” tanyaku kurang mengerti.

“ Ceritakan padaku, tentang yeoja itu! Yeoja yang akan menjadi tunanganmu itu” pintanya sembari menyantap sesuap makanannya dengan senyum kecil tersungging di wajahnya. Aku menatap dongsaengku yang sebenarnya lebih pantas menjadi hyungku ini. Apa aku perlu menceritakannya?

“ Dia cantik” jawabku, tentu tidak bohong dia memang cantik.

“ Benarkah?! Kau pasti sangat mencintainya ya hyung?!” pertanyaan yang mengagetkanku ini membuatku menghentikan aktivitasku sejenak. Pertanyaan macam apa ini?!

“ Yakk hyung!! Jangan menatapku seperti itu! Kau membuatku merinding” ocehnya makin membuatku menatap tajam kearahnya.

“ Hyung~!! Hentikan!! Aku benar-benar takut!” ini bagus.

“ Mian haeyo hyung?! Aku tak akan bertanya lagi!!” bagus, ini benar-benar sukses.

~ Song Eun Ri P.O.V~

Sembari menatap jalanan kota yang mulai dipenuhi kendaraan yang lalu-lalang dari dalam mobil yang kami tumpangi, entah kemana lagi dia akan membawaku. Mengganggu tidur pagiku! Membangunkanku dan langsung menarikku!

“ Pakai ini!!” Hyun Joong mengeluarkan sesuatu dari sakunya. Sebuah kotak berwarna merah, seperti kotak cincin, dan semakin meyakinkanku saat ia membukanya. Terdapat sepasang cincin perak polos. Hyun Joong menghentikan laju mobilnya. Mengambil satu cincin dari kotak kecil itu. Akankah dia….??

To be Continue
Sedikit mengungkit kisah nyata, akhir2 ni emang lg frustasi, pngen rsanya bnuh diri. Jadwal2 g penting numpuk, kurang tidur. Tugas skul, karang taruna, harrggghhh!!!
*malah curhat*

Author Note : Aku harap ini bisa sampe ending. Jdi dg sangat mohon kritik dan saran, biar aku tau kekurangan aku n bias lebih baek berikutnya. Dan map kalo banyak salah kata. Belun di edit soalnya.
RCL please..

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Freelance, Genre, Indonesia, Language, Rating, Romance, SS501, Super Junior, T, Type. Tags: .

{chapter 1} I remember U [FF REQUEST] Nare Land Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

September 2011
M T W T F S S
« Aug   Oct »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: