When Regret Comes Over Part 3

August 31, 2011 at 11:10 PM 8 comments

Author : Pinky Girl

Main Cast : Choi Siwon, Taeyeon

Support Cast : SNSD, Super Junior, Sm Entertainment Artist,  Oh Kyung So

Genre : Sad Romance, Drama, Life

Rating : PG 17

Type : Chaptered

Part 1 , Part 2

Aku melihat Cover dari Surat Kabar itu, Foto suamiku dan wanita lain??

“Eonnie..ottheokajyo?? Ini pasti akan menjadi berita besar? Apa Siwon oppa sudah melihat ini??”

“Benar, kau harus di jaga ketat oleh bodyguard eonni, orang2 pasti akan terus mencarimu, atau bahkan mereka pasti datang ke Apartement mu”

Aku tidak bisa berkata apa2, badanku terasa kaku, seolah aku kehilangan setengah dari nyawaku.

“Taeyeon-ah, kau melihat Siwon??” Yesung oppa menghampiriku, dan sekarang semua member Super Junior sedang mencari suamiku, dia tiba2 tidak bisa di hubungi.

“Anhi..tadi pagi dia pergi lebih awal, dan aku tidak sempat bertanya padanya akan pergi ke mana” suaraku terasa parau, menahan tangis yang benar2 tak bisa ku bendung lagi.

“Eonni, kalau kau ingin menangis, menangislah, jangan kau pendam air matamu, karna itu hanya akan membuat hatimu lebih sakit” teman2 ku di SNSD semua memelukku dan memberi aku semangat, dan akhirnya air mataku tertumpah.

Rasa sakit yang selama ini aku pendam, akhirnya terbuka, semua orang tau yang sebenarnya bahwa aku tidak bahagia dengan pernikahanku.

“Lihat, di internet semua orang membicarakan berita ini, bahkan di homepage kita pun penuh dengan Bashing para SONE yang memaki Siwon oppa, bagaimana ini?? Kita harus cepat2 menemukan Siown oppa untuk menanyakan langsung kebenaran dari berita ini”

Aku tak bisa berfikir apa2 lagi, apa yang harus aku lakukan?? Bahkan aku tidak tau, aku tidak peduli dengan omongan orang terhadapku, tapi entah mengapa hatiku malah sakit melihat semua orang kini memaki suamiku. Yah, aku tau sikapnya tak pernah manis padaku, tapi seburuk apapun dia, aku tetap mencintainya, dan dia tetaplah suamiku.

“Nona, apakah anda bisa ke sini sekarang?? Tuan keadaannya tambah parah?”

“Jinja?? Baiklah aku akan segera ke sana”

Setelah mendapat telfon dari pelayan pribadi Ayah mertuaku, aku langsung pamit pada teman2 ku dan menuju rumahnya dengan di jaga ketat oleh para pengawalku.

“Abouji, gwaenchanayo??”

“Ddiimanna…bocah itu” Ayah mertuaku berbicara dengan nada marah namun sudah tidak jelas lagi.

“Ne..? Diiaaa…dia sedang tampil abouji, mungkin nanti malam dia ke sini”

“Boccaahh..tennggiikk…apa yang sudah dia lakukan padamu selama ini, anakku?? Apakah dia tidak memperlakukanmu dengan baik?? Kenapa kau tidak bicara pada Ayahmu ini?? Walopun aku Ayah mertuamu, tapi aku tetap Ayahmu, kau jangan ragu untuk bicara padaku” suaranya masih terbata-bata.

“Abouji, kau jangan banyak bicara dulu dan tahan emosimu, ingat jantungmu” apakah salah jika sekarang aku menangis di pelukan Ayah mertuaku?? Aku ingin sekali dia benar2 Ayahku, karna saat ini aku tidak tau pada siapa harus mengadu.

Keesokan harinya..

Berita itu masih panas, semua orang masih membicarakan masalah rumah tanggaku dengan Siwon Oppa, dan semua orang masih mencari-cari kami untuk di mintai keterangan.

“Kau di mana?? Aku sedang ada di Villa pribadiku, datanglah ke sini”

Dia tiba2 mengirimku pesan dan aku membalasnya.

“Oppa, syukurlah kau menghubungiku, aku sangat mengkhawatirkanmu. Baik, beri aku alamatnya, nanti aku akan ke sana”

Aku menyuruh para  pengawal pribadiku untuk menemaniku ke tempat yang di beri Siwon oppa. Tapi tiba2 kepalaku terasa pusing dan perutku mual, tapi aku coba untuk menahannya. Aku harus kuat. Dan sesampainya di sana, aku langsung masuk ke kamar yang di beri suamiku.

“Oppa,,sebenarnya apa yang terjadi?? Ayahmu terus menanyakanmu”

“Sudah jangan banyak bicara dulu, cepat kita naik ke mobilmu dan temui Ayahku, aku akan menjelaskan semuanya pada Ayah”

Aku dan oppa berhasil pergi dari Villa itu dan sekarang kami ada di rumahnya.

“Kkaauuu..masih berani kau datang menemui Ayahmu, huh?? Sini kau, anak macam apa kau ini, berani menyakiti hati wanita yang sangat mencintaimu ini, huh??” Ayah mertuaku memukul kepala suamiku berkali-kali.

“Abouji, sudah cukup, jangan lakukan lagi, tahan emosimu, aku mohon”

“Tidak anakku, bocah ini pantas di beri hukuman, kau pasti sudah sangat menderita karenanya” Ayahnya terus memukul kepala dan badannya dengan keras dan aku tidak sanggup melihat hal itu.

“Abouji, aku mohon hentikan, jangan lakukan itu lagi, aku sekarang sedang mengandung cucumu, jadi bagaimana mungkin anakmu membuatku menderita? Jika dia tidak membahagiakanku, aku tidak mungkin mengandung anaknya sekarang, aku mohon hentikan” aku menangis menghalangi badan suamiku dengan badanku untuk menghindari pukulan dari Ayahnya dan Siwon oppa hanya menunduk.

“Apa kau bilang?? Benarkah sekarang kau mengandung cucuku?” akhirnya Ayah mertuaku menghentikan pukulannya.

“Ne…abouji, aku sedang mengandung cucumu, usianya sudah 2 minggu” aku mendekatkan perutku pada Ayah mertuaku dan dia mengelus perutku.

“Cucuku, benarkah kau di dalam sana?? Ini kakek”

“Hei..bocah tengik, kenapa kau tidak memberitauku tentang hal ini, huh?? Cepat bereskan masalah ini sekarang juga, jangan biarkan masalah ini membuat istrimu stres dan mengganggu kehamilannya”

“Ne..appa, maafkan aku, aku janji akan segera membereskan masalah ini”

“Dan ingat kau harus menjaga istrimu dengan baik, dia sedang mengandung anakmu, jangan melakukan hal2 bodoh seperti ini lagi, arasso??”

“Ne..appa, algeseumnida”

“Taeyeon-ah, jaga cucu Ayah baik2 yah, kau jangan terlalu lelah dengan aktifitas panggungmu, banyak2 istirahat dan minum Vitamin”

“Ne abouji…”

***

“Terima kasih sudah menolongku, tapi apa perlu kau berbohong seperti tadi bahwa kau sedang hamil?? Kau ingin membohongi Ayahku, huh??”

Hatiku benar2 sakit, jadi dia kira aku berbohong tentang kehamilanku?? Anhi,,ini benar, aku memang sedang mengandung anaknya sekarang. Sehari setelah hari ulang tahunku, aku pergi ke Dokter, karna aku curiga saat aku tiba2 meminta mie ramen pada Sooyoung dan Seohyun tengah malam, dan beberapa hari sebelumnya aku juga sering merasa pusing dan mual. Dan setelah di periksa, akhirnya aku memang positif hamil. Awalnya aku akan memberitaukan berita ini pada suamiku keesokan harinya, tapi ternyata hari itu tepat di mana aku membaca di surat kabar tentang Perselingkuhan Suamiku sendiri.

“Maafkan aku oppa….” suaraku lemah menahan rasa sakit hatiku, dan air mataku yang sudah ingin tertumpah saat itu juga, tapi aku menahannya bersamaan dengan rasa mual yang aku rasakan.

Keesokan harinya…

Manager Super Junior mengadakan Conference Press untuk mengklarifikasi berita tentang Perselingkuhan Suamiku yang belakangan ini gencar di beritakan. Dan aku ikut menghadirinya dan duduk di sebalah suamiku.

“Annyeong Hsaeyo Yorobun… Sebelumnya aku sebagai Manager dari Super Junior mengucapkan terima kasih karna kalian sudah mau datang ke acara Conference Press ini. Dan seperti yang sudah kita tau bahwa belakangan ini gencar di beritakan bahwa salah satu dari member Super Junior, yaitu Choi Siwon selingkuh dari Taeyeon istrinya. Kami sudah mengklarifikasi hal itu pada yang bersangkutan dan ternyata itu tidak benar, Siwon tidak berselingkuh, saat itu dia sedang mabuk dan minum2 di pub, dan ada wanita yang mengantarnya ke sebuah hotel, mungkin ada pihak2 yang ingin menjatuhkannya jadi dia menyebarkan berita seperti ini. Siwon sudah mengakui kesalahannya karna sudah pergi ke pub itu dan mabuk2 an  dan dia benar2 minta maaf yang sebesar-besarnya untuk hal ini. Dan mengenai berita bahwa Siwon menikahi Taeyeon karna terpaksa itu sangat tidak benar, karna pada kenyataannya sekarang Taeyeon sedang mengandung anak dari Siwon. Jadi kami atas nama dari Manager Super Junior dan Siwon sendiri mohon maaf yang sebesar-besarnya akan berita yang selama ini sudah mengganggu kalian, dan kami mohon berita ini tidak di permasalahkan lagi dan akan kami tutup. Terima kasih”

“Tunggu sebentar, Siwon-ssi apakah ada yang ingin ada sampaikan?”

“Ne….seperti yang di katakan oleh Managerku tadi, aku benar2 minta maaf untuk semua ini, aku mengaku khilaf dan aku berjanji tidak akan melakukan itu lagi, karna sekarang aku ingin hidup bahagia dengan istriku dan anakku nanti. sekali lagi maaf”

“Taeyon-ssi, apakah ada yang ingin anda sampaikan??”

“Anhi…gomawo”

“Baiklah, kalo begitu Conference Press hari ini kami akhiri, terima kasih untuk perhatiannya”

Entah apa yang aku rasakan saat itu, hatiku sudah terlalu sakit dan tidak tau harus berkata apalagi, biarlah mereka mengatakan apa yang ingin mereka katakan dan suamiku melakukan apa yang ingin dia lakukan.

“Kau baik2 saja??” Leeteuk oppa tiba2 menghampiriku saat aku akan ke toilet.

“Menurutmu??” aku hanya menunduk.

“Aku tau kau tidak baik dan sebenarnya waktu di ulang tahunmu, aku bilang pada teman2 kalo Siwon ada keperluan mendadak, itu bohong karna Siwon tidak menghubungiku saat itu”

“Ne..arasso oppa”

“Aku sudah tau dari awal kau tidak bahagia menikah dengan bocah itu”

“Ne…tapi aku tidak ingin orang lain tau, jadi aku berusaha untuk menyimpan kesakitanku ini sendirian”

“Ya..tapi yang namanya bau bangkai, sedalam apapun di sembunyikan pada akhirnya akan tercium juga”

“Ya,,mungkin lebih baik orang lain tau semua ini sendiri, daripada harus aku yang mengatakannya, karna aku sebagai istri tidak mungkin membuka aib suamiku sendiri”

“Aku kagum padamu, rasanya aku ingin sekali meninju kepalanya berkali-kali supaya otaknya bisa berfikir dengan jernih, supaya dia tidak menyia-nyiakan wanita sebaik kau”

“Mungkin dia seperti itu, karna aku memang tidak bisa memberikan apa yang dia inginkan oppa”

“Nonsense…”

“Uoooo…” tiba2 saja perutku mual sekali

“Taeyeon-ah, kau baik2 saja??”

“Mian oppa, aku permisi dulu sebentar” aku bergegas masuk ke dalam toilet, dan aku benar2 tidak kuat menahan rasa mualku.

10 menit kemudian aku keluar dari toilet dan ternyata Leeteuk oppa masih ada di sana, menungguku.

“Kau…benar2 hamil, kan??” pertanyaannya membuatku tersentak, apa yang seharusnya aku katakan?? Karna suamiku dan teman2 ku hanya tau aku berpura-pura hamil demi menutupi kesalahan suamiku.

Tidak aku sadari ternyata aku meneteskan air mataku.

“Bersabarlah karna aku yakin semua ini akan berakhir” Leeteuk oppa mengusap-ngusap punggungku dan air mataku semakin tak terbendung lagi.

***

Hari ini aku kembali sepanggung dengan suamiku, dalam acara M! Countdown.

“Eonnie, kau pucat sekali, kau baik2 saja kan??” Yuri menghampiriku saat di ruang make up artis.

“Ne,,nan gwaenchana, mungkin karna make up nya yang membuatku pucat” aku berbohong, karna memang sebenarnya aku merasa badanku sudah sangat lemas belakangan ini, apalagi setelah kasus suamiku beberapa hari lalu.

“Kau yakin tidak apa2?? Kalo kau memang sedang sakit, sebaiknya kau tidak usah ikut tampil hari ini?”

“Shiro,,aku tetap ingin tampil, aku yakin aku baik2 saja ko, tenang saja”

Aku menguatkan diriku untuk tetap tampil hari ini, hingga lampu2 stage sudah mulai di padamkan dan aku bersiap untuk masuk ke panggung.

Di rumah sakit…

“Yuri-ah, aku di mana??” aku membuka mataku dan kepalaku terasa pusing, badanku lemas, tanganku di infus.

“Eonnie, babo-ah, kenapa kau menderita sendirian?? Kau anggap apa kami ini??” Yuri dan semua member SNSD menangis.

“Kalian kenapa menangis??”

“Eonnie, sebenarnya kau benar2 hamil kan?? Dan Siwon oppa tidak tau hal itu?? Kau kenapa menyembunyikan semua ini dari kami??”

“Kalian tau dari Dokter?”

“Babo, seharusnya waktu tadi aku bertanya padamu apa kau sakit, dan kau  bilang kau baik2 saja, aku harusnya tau kalo sebenarnya kau tidak baik dan seharusnya aku tidak membiarkanmu tampil, tapi  kau malah memaksakan dirimu untuk tetap tampil, kami tadi benar2 khawatir dan ketakutan waktu di panggung kau tiba2 jatuh pingsan. Kami segera membawamu ke sini dan kata Dokter kau sedang mengandung sudah 2 minggu, dan kami di marahi Dokter kenapa membiarkan kau tetap tampil, kau tertekan kan eonnie?? Tapi kenapa kau menanggungnya sendirian??”

Aku tidak peduli lagi apa yang akan terjadi nanti, yang jelas sekarang ini aku sedang ingin menangis sekeras-kerasnya di depan teman2 ku, aku benar2 sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit ini. Dalam pelukan mereka, aku benar2 merasa kasih sayang mereka yang begitu besar padaku. Dan akhirnya aku bisa sedikit merasakan ketenangan.

Tok..tok..

Suara seseorang mengetuk pintu kamarku, dan aku melihat sosok dia menghampiriku. Semua teman2 ku memandangnya dengan rasa marah namun mereka tdiak bisa berkata apa2.

“Teman2, sebaiknya kita semua keluar dulu, biarkan mereka berdua bicara” Leeteuk oppa menyuruh teman2 SNSD dan Super Junior untuk meninggalkan aku dengan suamiku berdua di sana. Dalam beberapa detik mereka semua menghilang dari balik pintu dan sekarang hanya ada keheningan di kamar ini.

“Mianhae…” akhirnya terucap sesuatu dari mulutnya.

“Maaf untuk apa oppa?”

“Maaf..karna aku tidak tau kalo kau benar2 hamil”

Aku terdiam, mungkin jika wanita lain bisa saja saat itu marah atau protes,  tapi aku hanya bisa memaafkan lagi kesalahan suamiku.

“Gwaenchanayo…..”

“Istirahatlah dengan baik dan sebaiknya kau istirahat dulu dari semau kegiatan2 mu dengan SNSD”

Ya Tuhan, apa yang dia katakan barusan?? Dia mengatakan itu apa karna dia mulai perduli denganku atau kehamilanku, atau hanya karna dia merasa bersalah padaku?? Entahlah, apapun alasannya itu, aku senang dia memberikanku perhatian untuk pertama kalinya.

8 bulan kemudian….

Aku kira penderitaanku sudah berakhir, aku kira suamiku akan berubah, tapi ternyata itu hanyalah sebuah harapan kosong. Suamiku belakangan ini kembali sering ke Club malam dan mabuk2 an. Dan aku hanya bisa bersabar di saat dia lebih memilih pergi dengan teman2 barunya di Club malam, di banding menemaniku untuk belanja keperluan anak kami nantinya. Selama ini teman2 ku di SNSD yang begitu semangat menemaniku belanja dan membantuku memilih baju2 dan keperluan anakku. Malah terkadang teman2 suamiku di Super Junior juga rela menjadi supir untuk kami, kalo kami akan pergi belanja dan membantu membawakan barang2.

Hari ini Leeteuk oppa mengantarku membeli ranjang bayi beserta bantal dan gulingnya. Dia yang memilihkan warna dan coraknya, karna hasil USG ku, menunjukkan kalo bayiku adalah laki2.

Leeteuk oppa mengantarku sampai ke Apartement.

“Oppa…kau mau minum apa?? Biar aku ambilkan”

“Ehm…..Sirup biasa saja”

“Ini..minumlah..”

“Gomawo..”

“Ke mana bocah itu?”

“Mollayo…”

“Dasar bodoh, ayah macam apa dia, anaknya akan segera lahir tapi dia tidak memberi perhatiannya”

Aku terdiam, aku mulai merasakan lukaku basah lagi, tanpa aku sadari aku mulai meneteskan air mataku lagi.

“Ah..Taeyeon-ah, maafkan aku, aku tidak bermaksud untuk..”

“Anhi oppa, gwaenchanayo…”

Leeteuk oppa menyederkan kepalaku ke pundaknya dan tepat saat itu juga Siwon oppa pulang dan melihat kejadian itu.

“Apa yang kalian lakukan?? Oohh..Hyung jadi seperti ini caramu berteman denganku?? Kau bermain dengan istriku saat aku tidak ada, huh??”

“Hei..bocah tengik, jaga ucapanmu”

“Apa?? Kau bilang aku bocah tengik?? Kau yang tengik Hyung kau berani..”

Buuggg….

“Kenapa?? Kau mau melawanku?? Ayo lawan aku”

“Oppa hentikan, sudah cukup, aku mohon hentikan” aku berusaha untuk memisahkan Leeteuk dan Siwon oppa, namun Siwon oppa terlalu emosi dan akhirnya dia mendorongku dan aku terjatuh, perutku membentur meja.

“Yaa..bocah tengik, mau ke mana kau??”

Aku melihatnya pergi, dan tidak berusaha untuk menolongku.

“Argghtt….oppa, perutku…” aku mengerang kesakitan dan aku mengeluarkan banyak darah.

Author POV

Leeteuk langsung membawa Taeyeon ke Rumah Sakit dan dia di larikan ke ruang ICU.

“Tuan, silahkan anda tunggu di luar” Dokter itu menahan Leeteuk untuk tidak masuk ke ruangan itu.

Leeteuk menunggu di depan ruang ICU dan dia mencoba menghubungi Siwon tapi tidak di angkat2.

“Bodoh, cepat angkat telfonnya, kalo tidak kau akan menyesal seumur hidupmu”

Leeteuk mengirim pesan pada Siwon, tapi belum sempat Siwon baca dia langsung menghapusnya dan Hp nya malah langsung di matikan.

Beberapa menit kemudian Dokter keluar dari ruang ICU.

“Maaf Tuan, istri anda terlalu banyak mengeluarkan darah, dan karna kondisinya yang tidak memungkinkan untuk melahirkan dengan normal, jadi kami terpaksa harus cepat2 melakukan operasi untuk mengeluarkan bayinya, kalo tidak keselamatan bayi dan Ibunya akan terancam.

“Lakukan operasinya Dokter” tanpa berfikir panjang dan meminta persetujuan Siwon Leeteuk pun menyetujui untuk di lakukan operasi pada Taeyeon.

1 jam kemudian…

“Selamat Tuan anak anda sudah lahir”

“Dokter boleh aku masuk”

“Silahkan…”

“Hei…” Leeteuk menyapa Taeyeon yang terbaring lemas dan di sampingnya ada bayinya.

“Selamat yah…”

“Oppa,,lihat ini anak Siwon, dia sangat mirip dengan appa nya yah, nak lihat dia ahjussi mu, sapa dia sayang” suara Taeyeon terdengar sangat parau.

“Ya..dia mirip dengan appa nya, Annyeong Wonnie junior, ini ahjussi mu. Selamat datang di dunia ini” sambil menggendong bayi Taeyeon Leeteuk mulai meneteskan air matanya.

“Anakku, hiduplah dengan baik bersama appa mu nanti, jika eomma tidak bisa melihat kau tumbuh, tapi eomma tetap akan menyayangimu, kau harus menjadi anak yang baik dan menurut pada appa mu yah, maaf jika eomma tidak bisa menjadi eomma yang baik untukmu” Taeyeon menciumi pipi bayinya dengan linangan air mata yang terus mengalir.

‘Taeyeon-ah, kau ini bicara apa??”

“Oppa,,bisakah kau memberikan aku kertas dan pulpen?”

Dua hari kemudian…

Buuggg….

“Hyung, apa yang kau lakkan?? Kenapa kau tiba2 memukulku?? Belum puas waktu itu kau memukulku??”

“Belum, bahkan aku rasanya ingin membunuhmu saja, ara??”

“Yaa…Kenapa kau yang marah?? Harusnya aku yang marah padamu, kau sudah berselingkuh dengan istriku tapi sekarang kau malah memukulku”

“Mwo?? Kau bilang apa barusan?? Istrimu??? Kau tidak pantas menjadi suami Taeyeon, kau bajingan yang tidak berguna”

“Hyung,,kau…” hampir saja Siwon mendaratkan tinju nya ke Leeteuk.

“Ayo pukul kalo kau berani. Pukul?? Sekarang aku ingin bertanya padamu, kau tau di mana istrimu sekarang huh?? Kau ingin tau dia di mana sekarang?? Ayo..ikut aku, biar aku tunjukkan di mana istrimu sekarang” Leeteuk menyeret badan Siwon dengan paksa dan menyuruhnya masuk ke mobil.

“Hyung, tahan emosimu, kau mau ke mana??” para member Super Junior berusaha untuk mengejar Leeteuk dan Siwon, tapi Leeteuk melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

***

Siwon terpaku, seakan tubuhnya tidak menapak dengan tanah yang dia pijak  saat dia melihat Tanah yang masih basah dan bertuliskan nama istrinya di sana.

“Hyung,,,makam siapa ini??” Siwon terjatuh di tanah yang ada di hadapannya.

“Kau tidak bisa membaca?? Apa aku harus membaca tulisan di nisan itu dengan keras??”

Siwon tertunduk, bulir2 air mata mulai membasahi pipinya dengan jeritan tangisnya yang menghembuskan angin dingin dan daun yang berguguran.

“Taeyeon-aaaaaahh..”

Jaga dan rawatlah baik2 bayi ini sampai dia tumbuh menjadi anak yang berhasil dan di sayangi banyak orang. Sayangilah dia karna walo bagaimana pun dia adalah darah dagingmu, meskipun dia terlahir dari rahim wanita yang tidak pernah kau cintai…

Carilah wanita yang bisa memberikanmu kebahagiaan dan memberikan apapun yang kau butuhkan dan kau inginkan, karna aku sadar selama ini aku hanyalah seorang istri yang tidak pernah kau harapkan…Dan cari wanita yang bisa menjadi ibu yang baik untuk anak kita, yang bisa menyayanginya seperti anaknya sendiri…Ini permintaan terakhirku, hanya ini yang aku pinta agar aku bisa hidup tenang di alamku nantinya…Kau mau memenuhinya kan??

Aku mencintaimu suamiku…

Siwon membaca surat terakhir yang di tulis Taeyeon yang dia titipkan pada Leeteuk. Dan Siwon hanya bisa merasakan sesak di dadanya, menanggung penyesalan yang mungkin akan dia rasakan seumur hidupnya.

7 tahun kemudian….

Taeyeon-ah….Apa kabarmu?? Lihatlah, aku datang bersama Choi Yong Yi anak kita, dia sudah besar sekarang, dia sangat tampan, kan? Oya maaf jika aku tidak menuruti kemauanmu untuk aku mencarikan Yong Yi seorang Ibu, karna aku yakin tidak akan ada lagi wanita sebaik kau untuk menjadi eommanya. Aku janji akan menjaga dan merawat Yong Yi hingga menjadi anak yang berhasil suatu hari nanti, dan aku akan menjadi appa sekaligus eomma baginya. Aku akan mendidiknya agar dia tidak menjadi laki2 brengsek sepertiku yang sudah menyia-nyiakan seseorang yang sangat mencintainya, seperti aku yang sudah menyia-nyiakan kau yang sangat sabar mencintaiku. Aku tidak butuh wanita untuk menemani hidupku, karna bagiku kau akan tetap selalu ada di hatiku dan tidak akan ada wanita yang sanggup menggantikan posisimu di hatiku, aku mencintaimu Taeyeon-ah, meskipun aku terlambat untuk menyadarinya. Nan nomu bogoshipta chagi…..

Siwon bersujud di hadapan makam Taeyeon sambil membawa putranya yang sudah besar. Dia sadar, kalo hanya Taeyeon wanita yang pantas untuk mendampinginya dan Siwon memutuskan untuk tidak akan pernah menikah lagi karna itulah yang bisa dia lakukan untuk menebus penyesalannya karna sudah menyia-nyiakan seseorang yang sangat mencintainya….

~ END ~

Chingudeul….gimana ceritanya??? Moga kalian suka yah, hehe….jangan lupa komentarnya, biar author semangat buat bikin FF baru lagi, pow..^^

Entry filed under: Chaptered, Drama, FanFiction, Genre, Indonesia, Language, Life, Oh Kyung So, PG, Rating, Sad Romance, SNSD, Super Junior, Type. Tags: .

When Regret Comes Over Part 2 Winter in Seoul

8 Comments Add your own

  • 1. SHINeeta A.ka SHINee_Waltz  |  September 4, 2011 at 3:42 PM

    akh.. sedih.. #mewek-mewek gak jelas..

    aidh.. siwonnie.. gue tabok pake apa lhu biar sadar kalau taeyeon tuh cinta bgt ma lhu #sebelum ditabok siwon ditabok elf ama siwonet .. plakk plakk plakk..
    akhirnya menyedihkan.. tak disangka-sangka…

    aku suka bgt ff ini unn…
    daebak!!

    Reply
    • 2. pinky_girl  |  September 5, 2011 at 2:06 PM

      hahaha..br m ka mu d tag d fb de,,hehe…;)

      ia bnr, Siwon nyadarnya giliran taeyeon uda mninggal,,tp dya rela tuh jd duda seumur hdp nya gara” bwt nebus dosa dya sama taeyeon,,.heuheu……

      makasih de uda baca..;)

      Reply
      • 3. DifaSoshi  |  September 30, 2012 at 9:28 PM

        wah,, thor… ff nya mengharukan bgt..
        iihhh si siwon kurang ajar bgt sama bias gue… kalo gue tabok abis abisan !!

  • 4. Tahta love TaeSic  |  October 25, 2012 at 5:02 PM

    aku sedihhh!!!! aku nangis!!! FF mimin emank TOP !!!

    Reply
  • 5. Tahta love TaeSic  |  October 28, 2012 at 4:12 PM

    MIMINNNNN BUATIN LAGI,DONG….. AKU SUKA BANGET FF SAD ROMANCEEEEEE

    Reply
    • 6. d'cheRry_bLosSom  |  November 3, 2012 at 5:02 PM

      itu ada season 2 nya chingu,,cb deh cari d library,,,

      wah makasiih ya sblmnya uda mu baca ff aq..ia emang ini full romance..;)

      Reply
  • 7. mona afriyanti  |  April 18, 2014 at 9:25 PM

    Taeyeon istri yang baik… Lagi” bacanya sambil nagis… Siwon adalah lki” pling bdoh telah menyianyiakan istri berhati malaikat seperti taeyeon..

    Reply
  • 8. asdfghjkl  |  May 31, 2014 at 11:01 AM

    author juga nulis donk.. Masa reader terus. Author bilang makasih kek udah baca atau bilang than’s atau apalah. Biar yang nulis merasa semangat gara gara ucapan terima kasihmu.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: