[oneshoot] Love Orange Floats

August 30, 2011 at 7:58 PM 1 comment

Author: Nana

Cast:

  • Jang Hyunseung (Beast)

  • Han Nara

Support Cast:   Jo Chaerin, Cho Kyuhyun, Yang Yoseob

Length: ONESHOOT

Genre: Friendship, Romance

Rate: PG 13+


.

—————————–

aku melakukan ciuman pertamaku dalam perjalan pulang sekolah saat matahari terbenam di tepi sungai. Di saat angin berhembus dengan sangat baik, dan saat tanganku di genggam dengan erat oleh seseorang~

.

*piip*piip*piip*piip*

.

“jam 6?” aku membuka mataku dan mematikan weker yang membangunkanku sambil mengingat mimpi yang tadi. mimpi yang begitu manis~

.

“namja yang tinggi, senyum yang ramah, rambut cokelat bercahaya, bersirat orange saat terpancar matahari senja. siapa yaa??”

.

ku mengingat lagi dalam-dalam siapa namja di mimpi itu. namja yang begitu manis, namja yang menciumku begitu lembut~

.

“astaga!!!!” aku terbangun dan shock

“bagaimana bisa??”

“bagaimana bisa!!”

.

.

** Kirin Int. High School**

@ Class 1-A

.

“bagaimana bisa memimpikan dia”

“namja aneh~”

.

“Jang Hyunseung!!”

.

“hey, jangan melamun, Nara. kamu piket lho” ujar Chaerin, sahabatku

“ah, ne~” aku berjalan ke arah meja seonsangnim. aku terdiam saat melihat siapa di depanku

.

“kau cukup mengisi absen, sisanya biar aku~” ujarnya sambil menyodorkan buku absen kelas. aku langsung mengambilnya dan ia langsung menjauh tanpa melihatku

.

“waah, Hyunseung baik ya~” ujar Chaerin menggodaku, namun aku tetap stay cool melihat buku absen yang tadi aku ambil dari Hyunseung

“ne~”

“tapi tidak setampan aku kan!!” gerutu Kyuhyun sambil bergelayut manja di lenganku, dan membuatku risih

“aish~ lupakan!”

.

mungkin Hyunseung tak mau bekerja sama denganku.

soalnya dia tak pernah berbicara padaku selain tentang tugas. itu saja sangat jarang~

entah mengapa tampaknya ia begitu membenciku.

dan kalau itu maunya, aku juga tinggal bersikap cuek padanya. aku tak suka sikapnya

.

** 7 hours later **

* after class *

.

“hey, kau kenapa??” tanya Kyuhyun tiba-tiba

“neo gwenchana, nara??” imbuh chaerin

ya Kyuhyun adalah kekasih Chaerin. mereka satu SMP. Walaupun mereka sering ribut karena kecemburuan Kyuhyun terhadap Chaerin dengan namja di kelas. Tapi mereka begitu cocok dan sabar. senangnya~

“ah, aniya, gwenchana~” ujarku tegas, lalu Kyuhyun menyodorkan beberapa photo namja padaku, Chaerin pun ikut melihat

“mwoya ige chagiya??” ujar Chaerin saat melihat photo ini satu persatu

“itu photo~ matamu bermasalah yaa??” ujar Kyuhyun, dan Chaerin mengeluarkan jurus Blow Fish. Itu adalah jurus andalanku~ “itu photo teman-temanku, chagiya~” ujar Kyuhyun lembut, dan Chaerin selalu melting mendengar suara lembut Kyuhyun. aku sih horror dan aneh mendengarnya

.

“aku mau mengenalkan kau pada mereka” ujar Kyuhyun dengan bangga

“ah, ara~ kau pintar chagi” Chaerin langsung memeluk Kyuhyun. Dasar pasangan aneh~ “mereka siapa saja??” imbuh Chaerin

“ini Yesung, suaranya sangat bagus. ini Chansung, dancenya sangat keren. ini Kevin, otaknya pintar. dan ini Baro, dia pintar bermain musik~ mereka……”

“aish~ aku malas, sudah ya aku duluan” aku menyela kalimat Kyuhyun dan langsung menyaut tasku lalu berlari meninggalkan mereka

.

aku tak mau di jodohkan begitu. tapi andai aku punya namjachingu, pasti mimpiku tidak aneh-aneh. dan pasti tidak memimpikan dia lagi~

.

.

** next day **

Class 1-A

.

“aigoo~ terlalu pagi” aku berjalan ke arah kelas dengan rasa super malas

.

*kreeekk*

.

“nuguseyo??” itu siapa jam segini sudah datang

“apa ia tidur?” aku mendatanginya pelan-pelan, dan ternyata si aneh~

.

“Hyunseung??” aku melihatnya begitu nyenyak tertidur

“lebih baik ku tutup tirai ini,,,,,” saat aku mau menutup tirai, cahaya matahari menyilaukan dan memberkaskan cahaya di rambut cokelatnya

“orange??” aku berjalan pelan ke arahnya dan membelai lembut rambutnya “seperti ini, rambut dan senyumanmu seperti ini, seperti di mimpiku” aku terus membelai rambutnya dan perlahan membelai keningnya

.

“ugh~” ia bergerak dan membuka matanya pelan-pelan, aku kaget

“Nara?” ia melihatku!!

.

“ah, maaaf!! Maaf!!” aku langsung berlari meninggalkan Hyunseung yang benar-benar sudah terbangun dan melihatku berbuat hal bodoh. Astaga, sumpah demi apapun aku sangat malu saat Hyunseung melihatku sempat menyentuh wajahnya. Aigoo~

.

** 5 hours later **

**Rest Time (lunch)**

.

“hei, kau kenapa??” Kyuhyun berbisik di telingaku, dan aku menggeleng pelan

“jeongmalyo??” imbuh Chaerin dengan nada penasaran. Mereka benar-benar serasi ribetnya~

“berisik!!!” aku berteriak dan seluruh siswa melihatku, termasuk Hyunseung. Ia bahkan sampai memicingkan mata tuk melihat apa yang aku lakukan

“astaga~ aku malu!” bathinku menggerutu, lalu aku kembali duduk

.

“ini keripik kentang enak lho~” ujar Kyuhyun saat aku membuka keripik kentang bekalku

“apa yang dia pikirkan ya? kenapa dia tenang-tenang saja?” bathinku menatapnya “hey, lihat aku disini~”

.

*jreeeng* *pluuuk*

.

“dia melihatku!! Tenang~” bathinku gelagapan

.

“ya!! bodoh~ keripikmu jatuh semua !!’ teriak Kyuhyun menjitak kepalaku

“aduh nachan, keripiknya tumpah~” ujar Chaerin sambil memungut keripik kentang yang di bawah

.

“ha~ ha~ ha~ kamu lagi ngapain sih Nara~” tegur Yoseob, teman sebangku Hyunseung. Namun aku benar-benar tak berani melihat Hyunseung, karena aku tau pasti ia sedang melihat ke arahku sekarang

.

“waaa~ ayoo dipungut!!” aku langsung memungut keripik dengan panik

“nanti seonsangnim bisa ngomel~” gerutu Kyuhyun, dan aku membayangkan muka bête Heechul seonsangnim

“aigoo~ ppalli!!” aku dan Chaerin memungut keripik lebih cepat

.

*sruug*sruug**sruug*

.

“sapu??” aku melihat seseorang yang menggenggam sapu

“Hyunseung?”

.

“ah, maaf, sini biar aku yang menyapu” ujarku meminta sapu itu padanya

“gak apa-apa, aku kan piket hari ini” ujarnya sambil menyapu keripik kentangku, tanpa memandang ke arahku

“tapi aku kan juga piket” ujarku sambil mengikutinya buang sampah “lagi pula, aku yang menumpahkan keripik itu”

.

Ia tetap diam tak menggubris semua kalimatku.

 Aku merasa tidak enak, tapi juga berterima kasih atas bantuannya

.

“ng~ maaf ya. terima kasih, Hyunseung~”

“hei” “kau mau bilang sesuatu padaku??” tanyanya tiba-tiba, dan aku shock mendengarnya bertanya itu padaku

“ah, enggak~”

“kalau begitu~ jangan pandangi aku terus” ujarnya blak-blakan, astaga~ aku kaget mendengarnya banyak bicara dengan nada begini

“aku enggak memandangi kamu kok~”

“oh gitu~” ia berjalan memungguiku, membuat aku sedikit kesal

.

“kamu sepertinya membenciku ya, Hyunseung!!!” ujarku sedikit keras padanya, dan ia terdiam, dan berbalik mendatangiku lagi

.

“ha??”

“Kamu selalu cuek padaku!!”

“ha??” “justru kau yang begitu!!”

“itu karena kamu begitu duluan~”

“apa??”, “Nara, aku pikir karena kamu duluan yang ,,,,,,”

“,,,,,,,”

.

Kami berdua terdiam,

Jangan-jangan sebenarnya kami berdua salah paham.

Tidak ada kebencian

Tidak ada kemarahan

Semuanya hanya salah paham semata

.

“aku engga pernah membencimu, Nara” ujarnya pelan, dan entah mengapa aku senang, sangat senang mendengar kalimat itu

“kau tak membenciku??” tanyaku padanya dan ia mengangguk

“hahaha, begitu yaa~” aku tersenyum melihatnya

.

“he?” ia mengulurkan tangannya dan tersenyum

“ayo salaman. Sebagai tanda kalau kita baikan~” aku menyambut tangannya dengan malu-malu

.

Dalam sekejap aku paham. Bahwa sebenarnya aku ingin lebih kenal dengan Hyunseung. Dan ingin selalu di sentuhnya seperti ia menyentuhku saat ini dengan senyuman manisnya~

.

** 5 days Later**

**after class, on the way home**

.

“Nara!!”

“lho, Hyunseung, kenapa ada disini??”

“ng~ hari ini aku mau mampir ke suatu tempat”

“oh gitu yaa~”

.

aku ingin sekali mengajaknya jalan pulang bersama, tapi bagaimana yaa. Oke, oke, aku coba~

“ng~”

“hei nara~ gimana kalau kita pulang lewat tepi sungai. Sepertinya angin sungai sejuk deh~” oh my god, ia mengajakku duluan

“oke~”

.

** tepi sungai Han **

.

“waah!! Segarnya!!” teriaknya saat kami sampai di sungai

.

Jangan-jangan Hyunseung punya mimpi yang sama denganku??

Apa ia punya keinginan yang sama ya?

.

*gleeek*

Ia menatapku penuh dengan senyuman, ia menyibakan rambut cokelatnya hingga membuatku kagum~

“oh iya, dalam pelajaran satra klasik yang kemarin, disebutkan kalau interprestasi orang zaman dulu tentang ‘mimpi’ lain dengan zaman sekarang, ya?” ujarku membuka obrolan

“lain??”

“ternyata kamu engga ingat ya?”

“menurut sebuah puisi, konon kalau seseorang muncul dalam mimpi kita, itu karena dia memikirkan kita~ “dan karena pikirannya begitu kuat, sampai muncul di dalam mimpi kita” ujarku padanya

.

“sepertinya kamu salah menafsirkan yaa??” aigoo~ malunya aku di bilang begitu olehnya. Aku hanya tertawa kecil menanggapinya

“bukannya terbalik??” ujarnya menyanggah “mungkin seseorang yang muncul di dalam mimpi kita, karena kita menyukai seseorang itu”

“iya, aku kira, aku sependapat~” hmm, mungkin saja itu benar

.

“by the way, hmm, di dalam mimpiku, aku melihat kau, Hyunseung-ssi”

.

oke, aku sudah mengatakannya. Aku tak berani melihatnya. Ajku berani bertaruh saat ini wajahku pasti merah sepeti tomat~

“mimpi apa?” tanyanya padaku

“ng~ anu~” astaga bagaimana bilangnya yaa

“mimpi jorok yaa !!!” suaranya sedikit meninggi saat mengucapkan kata ‘jorok’

.

“yaa!! Tentu saja bukan!! dasar bodoh!!” aku shock mendengar ucapannya, sekaligus malu

“jangan manfaatin aku tuk hal yang begitu dong~” ia sekarang sudah berani bercanda bahkan mengejekku

“siapa yang memanfatkanmu!!!!” teriakku di depan wajahnya

“hahahaha~ kau ini sangat menarik ya, nara” ia tertawa menatapku, saat ku perhatikan warna rambutnya sedikit berubah menjadi warna orange. Warna yang sama saat ia berada di mimpiku waktu itu

“hmm?” ujarnya menegurku

“ternyata langit senja memang seperti ini yaa” ujarku memandang indahnya langit senja ini

“oh jadi tentang langit senja itu mimpimu?” ujarnya lembut

.

“iyaa, lalu,,,, kita,,,, berciuman~”

oke, aku sudah jujur, pasti dia shock, mungkin juga habis ini dia ilfill bertemu denganku. astaga~

aku menatapnya, dan bagus!! Ia juga menatapku, dengan ekspresi datar. Ia mendekat ke arahku, dan memegang bahuku lembut, ia mendekatkan wajahnya ke wajahku lebih dalam

.

*chuuu~

.

ia menciumku dengan lembut. Menciumku berluang kali dengan sangat lembut. Membuatku shcok dan berpikir, aku mimpi atau tidak~ bibirnya benar-benar nyata menempel di bibirku begitu lama~

.

“ah maaf” ujarnya saat melepas ciumannya.

 “kalau begitu aku pulang ya. sampai bertemu besok”

ia membelai lembut rambutku dengan wajah datar, dan meninggalkanku dengan keadaan sangat bingung dan shock dengan apa yang ia lakukan tadi. mimpiku benar-benar jadi kenyataan~

.

** the next day**

@ class

.

“ooaaahhhhmmm~”

Mimpi kemarin benar-benar jadi kenyataan, aku sampai tak bisa tidur karena deg-degan memikirkan Hyunseung. Mimpi dan kenyataan rasanya memang lain~

.

*kreeeekk*

.

“pagi~” ujarku saat menginjakkan kaki di kelas, dan saat ku lihat siapa didepanku, aku langsung menunduk saking malunya. Tapi ia membuang muka saat melihatku, ia tak mau menatapku. Ada apa dengannya??

.

“Nara!! Selamat Pagi!!” teriak Kyuhyun dan menyeretku ke mejanya

“ada apa??” tanyaku penasaran

“Baro lusa malam ingin bertemu denganmu lho” ujar Chaerin semangat

“siapa sih??” Yoseob melihat photo yang Chaerin pegang “wah~ aku tetap yang paling imut!!”

“Yesung dan yang lainnya bagaimana chagiya??” ujar Chaerin bertanya pada Kyuhyun

“mereka tidak bisa~ sangat sibuk~” ujar kyuhyun membanggakan teman-temannya

.

“ah, maaf sepertinya,,,,,”

“apa?? kau mau bilang ‘lain kali deh Kyuhyun’ , begitu??” ujar kyuhyun dengan tatapan tajamnya

“tapi,,,”

“ikut ya, nara~ aku ingin kau mempunyai pacar yang baik” imbuh Chaerin. Astaga~ jika aku harus di hadapkan dengan Chaerin, aku tak bisa membicara apa-apa

“Baro adalah temanku yang baik~ aku yakin salah satu di antara mereka adalah tipemu, nara!!!” ujar Kyuhyun sambil mengacak-acak rambutku

.

*kreeeekk*

.

Hyunseung mendengar teriakan Kyuhyun!! Ia keluar kelas dengan terburu-buru dan tentunya ekspresi datarnya

.

“ah, chakkanman~” aku menyusul Hyunseung keluar kelas

“Hyunseung, aku tak akan ikut kok. Aku engga sangka ia benar-benar mengajaknya. Aku sudah menolaknya kok, lagipula,,,,,,”

“itu kan hak mu, nara” Hyunseung menyela penjelasanku “lakukan saja semaumu. Toh itu juga bukan urusanku~”

.

“jadi, jadi mengapa kemarin kau menciumku??” suaraku bergetar. ia menghela napas panjang

“aku sendiri juga tidak tau mengapa”

“maksudmu apa?” jadii bisa dikatakan, ia menciumku tanpa alasan? “sungguh, sulit ku percaya~”

.

Kenapa kami tak bisa bersatu, Kenapa??

Hubungan kami semakin memburuk. Mungkin seharusnya kami saling membenci seperti dulu. atau mungkin, aku tak perlu tau ia tak membenciku.

Jadi hati ini tidak perlu berkerut~

.

“oh ya sudah. toh itu cuma mimpi. Bagaimanapun itu cuma mimpi!” aku tak sanggup menahan air mataku. Hatiku terlalu sakit mendengar pernyataannya tadi. aku berlari ke kelas, meninggalkannya jauh di belakang. Meninggalkan seseorang yang aku sayang dengan kehidupannya. Selangkah lebih maju, apa salahnya?

.

**kreeekk**

.

“hey, yeoja bodoh, kamu ngapain??” Kyuhyun sudah mentereng di depan pintu menungguku, dan aku tersenyum menghampiri chaerin

“kau jadi mau yang mana Nara??” tanya Yoseob penasaran

“yang mana yaa?? kkkk~” ujarku melihat photo teman kyuhyun. Ya sudah itu cuma mimpi. Mimpi yang bisa membuatku gembira walaupun hanya sesaat

.

.

** The Day**

*karaoke room*

.

“nara~” “nara??”

“ya??”

“kau mau minum??”

“ah engga~ aku gak bisa minum alkohol~”

“kalau begitu minum orange floats saja yaa”

“thanks”

.

Namja ini adalah namja yang ingin bertemu denganku, namanya Baro. Sangat imut dan manis memang, dan ramah~

.

“kalau ada waktu, Nara jalan denganku yaa~” pintanya dengan penuh senyum, aku juga hanya senyum menanggapinya

.

“ah, ambilkan remote dong” Chaerin menunjuk remote yang ada di depanku

“ah iya~” ujarku beramaan dengan Baro

.

**pleek**

.

“ah maaaf!!” tanganku bersentuhan dengan tangannya, ia langsung membungkuk meminta maaf

“tidak apa-apa”

.

entah mengapa,

rasanya, yang kuinginkan bukan orang ini~

entah menngapa,

rasanya, yang ku ingin sentuh bukan orang ini~

.

“Nara, ada apa?” aku hampir menangis. ia bertanya padaku dengan nada khawatir

.

bukan dia.

Bukanlah dia yang aku inginkan.

melainkan,,,,,,

.

*braaaakkkk*

.

Seseorang mendobrak pintu dengan kasar dan membuat satu ruangan sangat terkejut

.

“Hyunseung?? Mwoha neun goya??”

“ada apa??”

“waeyo Seungie??”

.

“jangan sentuh dia!!!” Hyunseung menarikku, dan memaki baro yang pada saat itu tangannya sedang di bahuku “dia milikku!!!”

.

ia menggenggam tanganku dan mengajakku berlari dari ruang karaoke. meninggalkan Kyuhyun, Chaerin, Baro, dan yang lainnya. Membuatku tak percaya saat ia mengatakan bahwa aku miliknya~

.

Aku sungguh merasakannya,

Begitu ia menggandeng tanganku, sekujur tubuhku merasakan kehangatannya,

Hanya Hyunseung yang bisa membuatku merasakan hal seperti ini~

.

** Tepi Sungai Han**

“mulai besok pasti aku malu berat ke sekolah” ujarnya sedikit gelisah dan aku tersenyum menatapnya

“dasar bodoh~”

“mungkin benar, saat memikirkanmu, aku benar-benar tidak bisa memikirkan hal lain” ujarnya saat menatapku, dan kalimat simple itu berhasil membuatku melting tak karuan

“kalau begitu, berarti aku juga bodoh yaa??” tanyaku padanya, dan menatapku lama sekali tanpa berbicara apapun

“gawat, aku benar-benar tak bisa berpikir jernih~” gerutunya lalu mengusap-usap rambutnya

“ng~ mungkin kalau bodoh sedikit tidak masalah”

.

ia menepuk bahuku, dan mendekatkan wajahnya ke wajahku, sangat dekat

“kalau begitu maafkanlah si bodoh ini~’

.

ia menciumku lembut. Ciuman ini terasa sangat lama.

ia memandangku, memegang leherku, dan kembali menciumku dengan lembut. Membuatku terlena di dalamnya~

.

terkadang bimbang, karena kami berdua bodoh~

tapi kami harus selalu memastikan perasaan kami masing-masing

“baunya enak deh, tapi agak asam, dan dingin” ujarnya saat melepaskan bibirnya dari bibirku

“habis minum sih~”

“minum apa??”

“minum orange float~”

.

.

ciuman rasa jeruk itu, seolah-olah membangunkan aku dari mimpi,

dan membawa mimpi indah itu bersamaku~

Entry filed under: FanFiction, Friendship, Indonesia, One Shoot, PG, Romance, Super Junior. Tags: .

Harder Than You Know [Part 1] When Regret Comes Over Part 2

1 Comment Add your own

  • 1. pinky_girl  |  August 30, 2011 at 11:10 PM

    haha..de,,untung abis minum orange floats bukan abis makan sayur jengki,lol….;)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 513,074 hits

Day by Day

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: