[FF/CHAPTERED/PG-13] Hope, Love, and Passion Chap 1

August 27, 2011 at 4:53 PM 5 comments

Title : Hope, Love and Passion

Author : Sarah Sucia Adler

Rating : PG-13

Main Casts : Cho Kyuhyun, Hangeng, Lee Donghae,and  Oh Yang Guan Nan

Other Casts : SM artist and other

Genre : Romance

Length : ? shot

Part : 1 of ?

Disclamer : I don’t own the Super Junior characters here. They belong to SM Entertaiment and themselves.  Oh Yang Guan Nan is belong to me. This story is only a fiction. So please don’t sue me.


***

 

One -First day

 

2008

Aku tiba di Seoul, hanya mengenal seorang kenalan saja dan tanpa tahu bagaimana cara bicara di sini, bisa sih broken Korean tapi. Oh My Goodness kenapa aku bisa senekat ini? Jawabannya Cuma satu: Super Junior. Entahlah, bisa saja aku dibilang tergila-gila, cinta mati, atau freak barangkali. Haha konyol memang, tapi itu satu-satunya alasan aku mengikuti SM Global Audition dari tempat asalku, China.

Aku melangkah di bandara Incheon yang ramai, mengaktifkan ponsel, menunggu beberapa saat lalu menelepon satu-satunya orang yang bisa kuajak bicara.

“Halo..”

Gege!! Aku di Incheon sendiriaaaaan…” pekikku kencang. Dalam bahasa China tentu saja.

“APA?! Kau benar-benar ke Seoul? Kenapa nekat sekali sih? Kalau kau kenapa-napa bagaimana? Apa yang akan aku katakan pada orang tuamu, Bodoh!”

“Gege jangan lebay, aku ‘kan sudah bilang waktu itu di cyworld.

“Aku pikir kau main-main, mana percaya aku, seorang bocah manja ingusan macam kau benar-benar ke Seoul sendirian..”

“Oke Gege Hangeng yang paling tampan dan bijaksana, sekarang bocah manja dan ingusan ini sudah ada di Incheon sendirian tanpa kenal siapa pun sedang meminta bantuan padamu. Kau sedang sibuk tidak? Kalau iya tolong suruh orang untuk jemput aku, aku tidak tahu jalan..”

“Aku baru selesai latihan, tunggu di sana dan jangan kemana-mana. Dua puluh menit lagi aku sampai. Mengerti?”

“Oke! Aku akan menciummu ketika kau datang..”

“Genit..”

“Hahaha cepat datang Gege aku lapar..”

“Iya bawel..”

“Dadaaaah..”

Klik ditutup.

Ah aku benar-benar merindukan Gege Han! Sudah berapa tahun ya aku tidak bertemu dia? Bahkan mendengar suaranya saja rasanya sudah lama sekali. Gege Han adalah tetanggaku di Mudanjiang, karena dia dan aku sama-sama anak tunggal jadi kami sering main bersama. Dia benar-benar menjagaku kalau ada anak yang mengganggu atau ketika aku terjatuh saat naik sepeda. Ya, dia pangeranku.

Sudah kelima kalinya aku menatap jam tangan yang ku pakai di tangan kanan, ternyata waktu hanya bergulir lima menit. Aku memang tidak suka menunggu dan sekarang? Gege menyuruhku menunggu dua puluh menit! Dia mau menyiksaku atau apa?

Kuambil saja headphone dan i-pod-ku secepat mungkin aku ingin mengusir kebosanan, dengan cepat lagu Super Junior melantun indah di telingaku. Eh, aku jadi berpikir, kalau aku benar debut di SM berarti Super Junior akan menjadi sunbae-ku. Oh Tuhan kau sungguh baik padaku! Yang ada di otakku sekarang hanya Super Junior dan My First bias ever: Cho Kyuhyun. Gege bawa aku kehadapannya….

Lagi, aku melirik jam tangan merah di tanganku, lima menit lagi, kenapa dua puluh menit itu lama sekali sih? Wah, i-pod-ku melantunkan U lagu favoritku, segera aku berdiri dan menarikan koreonya. Rasanya seperti ada di antara ketiga belas anak Super Junior! Haha aku tahu aku konyol, tapi masa bodoh yang penting ini menyenangkan.

Di tengah lagu dan tarianku ada tang menarik headphone-ku.

“Oh Yang Guan Nan!” teraknya di telingaku.

“Hey!” Tadinya aku hendak memukul hidung orang ini, tapi kuurungkan saat kudapati wajah Gege ada di hadapanku. “Gege.. Kupingku sakit tahu! Bodoh..”

“Berani kau memanggilku bodoh, hah?” dia menjewer kupingku.

“Aaah.. ah.. Gege sakit..”

“Makanya jangan nakal! Sedang apa kau menari tidak jelas begitu, tidak malu apa dilihat orang, ini bandara bukan rumahmu, Guan Nan!”

“Siapa suruh kau menyuruhku menunggu, dua puluh menit, kau ‘kan tahu lima menit saja aku sudah gatal-gatal,”

“Lebay,” aku mengerucutkan bibirku dan dia tertawa kencang. “Peluk dulu Gege-mu ini..” aku memeluknya lekat. Dia mengelus punggungku . sudah berapa lama aku tidak mendapat pelukan ini? Sudah lama sekali pasti. “Jadi tidak menciumku?”

“Sekarang Gege yang genit..” dia tertawa di bahuku. “Gege aku merindukanmu, kenapa sih kau tidak pulang ke China sekali-sekali, ayah ibumu juga merindukanmu tahu,”

“Aku ingin, hanya.. em..” dia berpikir agak lama. “Aku tidak punya waktu, Guan Nan.”

“Ah iya, artis terkenal, Super Junior’s Hankyung, rite?” dia tergelak lemah, “Lepaskan pelukanmu, malu dilihat orang, ini bandara, Gege bukan rumahmu,” ledekku menggunakan kata-katanya beberapa menit yang lalu.

“Sekarang kau tambah menyebalkan ya, Guan Nan?” ujarnya kemudian melepaskan pelukannya. Kulihat di belakangnya ada seorang pria cantik menggunakan hoodie berwarna pink, imut sekali.

“Jangan pakai bahasa China, aku tidak mengerti..” ujarnya, aku tertawa. “Eh? Kau mengerti apa yang kubilang?” tanyanya heran.

Arasseoyo, but I can’t speak well,” ujarku.

“Jangan pakai bahasa Inggris juga, aku lebih tidak mengerti lagi,” aku jadi makin tertawa, dan Gege ikut menertawakan pria cantik ini.

Arra oppa!” Aku menatap mereka berdua, “HanChul couple, kalian lucu sekali.. nomu kyowa,” ujarku, benar tidak ya? Heechul oppa tertawa. “Eh? Wae?” tanyaku

Anni.. aksennya lucu, seperti Han, siapa namamu?” tanyanya.

“Oh Yang Guan Nan imnida, mannaseo bangapseumnida,” aku membungkuk.

Aish jinja.. noe nomu kyeowa, aku ingin memasukkanmu ke dalam kantungku,” Gege tertawa.

Yaa! Jangan menggoda Guan Nan-ku..”

“Sejak kapan Guan Nan menjadi milikmu, Gege?” ucapku ketus. Dia tertawa lagi.

“Ayo pulang, semua member harus melihatmu?” EH? Semua member? Berarti Cho Kyuhyun juga? Oh Tuhan apa yang harus kulakukan? tahu begini aku pakai baju yang agak benar. Heechul oppa merangkul leherku.

Oppa.. koper..”

“Biar Gege yang bawa,” ujarnya santai. Aku menoleh ke arah gege dia hanya tertawa-tawa sambil membawa koperku.

***

Dalam lima belas menit aku sudah sampai di depan gedung SM, gege bilang tadi dia habis latihan, mungkin setelah ini dia akan latihan lagi.

“Kita ke sini dulu ya,”

“Terserah padamu, Gege, tapi kau berhutang nasi goreng Beijing padaku.”

“Akan kubuatkan sebanyak yang kau mau,” gege mengacak rambutku.

“Guan Nan, aku cemburu padamu tahu,” ujar Heechul oppa.

“Em? Cemburu kenapa, Oppa?

“Jangan dekat-dekat gege begitu,”

Aigoo-ya, Oppa, sepuluh tahun aku begini, dan ini kali pertama aku bertemu dengannya sejak dia trainee, pinjamkan gege padaku hari ini saja ya oppa ya ya ya..”

Aish.. aku benar-benar ingin mengantongimu..” aku dan Gege tertawa terbahak.

Gege.. bagaimana ini?” tanyaku cemas.

“Em? Kenapa?”

“Sebentar lagi aku akan bertemu Super Junior. Lengap! Tapi lihat aku,” gege menatapiku dari atas sampai bawah lalu naik lagi ke atas. “Tahu begini ‘kan aku dandan yang cantik tidak begajulan kaya gini.” Aku miris dengan penampilanku, aku hanya menggunakan kaos hitam yang ditumpuk dengan kemeja merah kotak-kotak dengan jeans hitam dan sepatu All Star.

“Ya ampun aku kira apa,”

First impression itu penting, Gege. Eh, pinjam topimu, rambutku tidak bagus hari ini,” aku dengan cepat memindahkan topi hitam yang ada di kepala gege ke kepalaku.

“Genit dasar,”

“Biar..” aku menjulurkan lidahku.

“Sudah kubilang jangan pakai bahasa China!” pekik Heechul oppa.

Mianhamnida, Oppa..” aku dan gege tertawa cekikikan.

Tak begitu lama kami sudah berdiri di depan sebuah pintu. Aku memegang dadaku, detakannya terasa terlalu cepat, rasanya jantungku ingin keluar dari tempatnya.

Gwenchana?” tanya Heechul oppa.

“Dia tidak apa-apa dia hanya tegang akan bertemu idolanya,” ledek gege.

“Em? Idola? Siapa?” tanya Heechul oppa lagi.

“Super Junior!” pekiku.

“Aku dan Han juga Super Junior!”

Ne, Oppa.. tapi aku sudah biasa liat wajah yang seperti ini,” aku menunjuk muka gege, “Dan tadi ‘kan Kau yang datang tiba-tiba jadi aku biasa saja, mianhanda, Oppa, jangan memakanku..” aku bersembunyi di balik tubuh gege yang tegap.

“Aish.. jangan lakuan aegyo begitu padaku,” Heechul oppa sepertinya ingin tertawa tapi dia berlagak marah. Haha cantik (?).

Aku masih berada di balik punggung gege saat EunHae muncul dari balik pintu.

“Sedang apa hyung? Kenapa tidak masuk?” tanya Donghae.

“Kalian mau ke mana?” Heechul oppa malah balik tanya.

“Beli minum, itu siapa?” tanya Eunhyuk

“Masuk dulu, nanti akan ku kenalkan pada kalian semua.” Jawab gege.

Donghae menyelisik mencariku yang berada di punggung gege.

Annyeong hasseyo,” ujar Donghae padaku. Dan dia sangat.. tampan!

A.. annyeong hasseyo,” balasku.

“Aksennya imut sekali hyung..” oke dia sukses membuat wajahku memanas.

“Donghae-ya jangan menggodanya!” pekik gege.

“Masuk.. masuk..” Heechul oppa mendorong punggung EunHae.

Yah, di sinilah aku sekarang, berhadapan dengan ketiga belas cowok selama ini aku gilai dan kini aku hanya dapat terpaku.

“Dia trainee baru dari China, teman mainku sejak kecil,” ujar gege.

“Kau? Trainee? Kenapa tidak bilang padaku?” Heechul oppa benar-benar terlihat akan memakanku.

Gege.. Heechul oppa menyeramkan,” aku kembali berlindung di balik punggungnya –kebiasaanku sejak kecil.

Donghae menertawakanku, “Hyung biarkan dia memperkenalkan diri dulu,” ujar Donghae, sungguh aku ingin menciumnya sekarang.

“Oh Yang Guan Nan imnida, manasseo bangapseumnida,” aku membungkuk. Dan tersenyum lebar melihat semua pria tampan di sini. Sungguh seperti di surga.

“Kau bisa bahasa Korea? Waaaaah,” pekik Eeteuk.

“Sedikit sekali, hanya kata-kata standar,” balasku.

“Kau tidak memperkenalkan kami padanya?” tanya Siwon.

“Untuk apa? Dia ini ELF mana mungkin dia tidak tahu nama kalian,” ujar gege setengah tergelak.

Jongmal? Kamsahamnida..” Eeteuk berhambur memelukku. Tuhan mimpi apa aku semalam? The best leader of the world memelukku. Dan wajahku pasti langsung memerah karenanya. Yang lain hanya dapat terbahak melihat wajahku berubah padam seperti kepiting rebus.

“Malam ini dia makan di dorm ya? Aku janji membuatkannya nasi goreng,”

“Yeah.. nasi goreng Beijing!” teriak Shindong. Aku dan yang lain tertawa.

Mataku menelusuri deretan pria-pria tampan ini mencari my first bias ever.

“Mencari siapa?” tanya Wookie.

“Ah? Anni..” elakku tapi mataku masih terus menelusuri.

“Si evil sedang pacaran,” ujar Eunhyuk.

Ne?” pekikku kaget setengah mati.

“Dengan PSP, hahaha biasa aja dong. Kenapa sebegitu kagetnya sih?” Aku yang tadinya panik langsung lega.

“Iya soalnya Kyu itu kan my first bias ev..” aku menutup mulut gege dengan kedua tanganku.

Gege aaaah jangan mempermalukanku begitu dong,” mukaku pasti sangat merah karena malu. Yang lain tertawa apalagi Eeteuk oppa tertawa terbahak. Oh My God aku malah jadi bahan tertawaan di sini.

Tak lama terlihat pintu bergerak dan My first bias ever muncul! Segera aku terpaku hanya dapat menatapi wajahnya yang semakin lama semakin mendekat. Aku tak dapat merasakah kehadiran siapa pun di ruangan ini, yang terlihat hanya wajah Cho Kyuhyun di hadapanku. Dan tiba-tiba kakiku melemas.

Gwenchana?” Donghae memegangi tanganku sebelum aku benar-benar terjatuh.

Ah? Ne gwenchana..” aku mendelik ke arahnya. Dan dia tersenyum dengan sangat manis. Aku kemudian berusaha berdiri.

Tahu apa? Cho Kyuhyun menatapiku dari atas sampai ke bawah, kalau bukan Cho Kyuhyun yang melakukannya sudah kupukul hidungnya sampai berdarah, itu sangat tidak sopan!

Hyung ayo kita pulang aku sudah lapar,” Kyuhyun langsung berkata pada Eeteuk. Aku masih terpaku.

Sudah? Hanya itu? Dia menatapiku seperti melihat serangga mati tanpa ada sedikit pun hal spesial? Oh Tuhan benarkan aku salah kostum!

Gege aku mau pulang saja ke China deh rasanya..” bisikku.

“Suruh siapa kau kemari?” gege benar-benar menyebalkan. Aku mengerucutkan bibirku sementara gege terbahak. Sungmin bertanya pada gege apa yang kukatakan lalu gege memberitahunya. Segera dia tersenyum dan merangkul bahuku.

“Kyu memang dingin pada wanita, jadi kau harus sabar ya,” bisik Sungmin oppa.

“Tapi itu terlalu dingin aku jadi ingin pulang oppa.. (T.T)”

“Kau menyukainya?”

“Sangat!”

“Seberapa besar?”

“Entahlah yang jelas aku selalu cemburu jika melihat dia bersamamu,”

“Hahahahaha aigoo noe nomu kyopta,” sudah berapa kali kudengar itu hari ini?

“Kenapa sih kalian biang aku kyopta terus? Tahu tidak, Oppa? Di China aku di bilang seperti laki-laki masa di sini kalian semua bilang aku kyeopta?

“Aksenmu lucu, pronoun-nya asing jadi kami bilang lucu,”

Gege juga pasti dibilang begitu ya?”  dia mengangguk sambil tersenyum imut sekali. “Oppa..”

“Em?”

“Kau lebih cute daripada di poster,” dia tertawa manis.

Tuhan terima kasih untuk hari ini

***

“Peraturan Pertama ketika kau masuk dorm kau tidak boleh pakai bahasa China,” ujar Eeteuk oppa.

“Eh? Tapi..” aku agak ragu untuk meng-iya-kan.

“Sudahlah ‘kan ada gege-mu,” ujar Heechul oppa setengah meledek.

“Bahasa Koreanya saja masih belepotan begitu,” Eunhyuk tertawa.

“Setuju tidak? Atau kau tidak boleh masuk,” ancam Eeteuk oppa, aku benar-benar bingung. Lalu aku menatap gege dengan tatapan memelas. Dia hanya mengangkat bahu. Aku menyeritkan dahi, berpikir.

Chakkamannyo,” aku mengambil kamus dari dalam tas dan kemudian berkata, “I’m ready!” semua orang terbahak aku bingung mengapa mereka tertawa.

Mereka semua masuk ke kamar mungkin untuk menaruh tas atau sekedar berbaring, gege langsung ke dapur membuatkan kami makanan. Aku menaruh tas di atas sofa kemudian menghampiri gege. Aku mengambil pisau dan mulai memegang bawang putih. Seketika gege mengambil pisau dan bawang yang sedang kupegang.”

“Tuan putri silahkan duduk yang manis dan menunggu, aku akan segera mengantar makanan ke hadapanmu.”

Gege!” aku memukul bahunya, aku tidak suka kalau dia sudah bertingkah begitu.

Mianhanda, aku tahu kau benci itu,” ucap gege sambil tertawa.

“Sudah tahu aku gak suka, masih saja..”

“Sekarang kau duduk yang manis, mengobrollah dengan yang lain, bukankah itu impianmu sejak dulu? Bertemu Super Junior!”

Ne, Gege, agessemnida,” ujarku malas dan kembali ke sofa.

Ah, secara tidak langsung dia menyuruhku menunggu, aku bisa mati lama-lama menunggu terus. Aku memeluk bantal sofa yang ada di hadapanku, dan tak lama aku terlelap.

***

Kyuhyun POV

Aku lapar sekali, kata Wookie dia tidak memasak dan aku harus naik ke lantai dua belas. Han akan memasak untuk kami dan juga temannya yang datang dari China itu. Siapa ya dia? Aku bahkan tak tahu siapa namanya. Tadi setelah latihan aku terlalu lelah dan lapar sehingga tak terlalu peduli dengannya. Eh? Memang biasanya aku tidak peduli dengan apapun.

Aku dan semua member yang ada di lantai sebelas naik ke atas menggunakan lift.

“Kami datang,” pekik Hyukjae. Wookie segera membantu Han memasak. Aku duduk di sofa, di sebelah gadis itu. Dan kulihat dia tertidur dalam keadaan terduduk. Aku menatapinya lekat, sementara yang lain sibuk bermain. Wajahnya lucu. Dia bergerak, mungkin merasa risih, menyebabkan rambutnya tergerai menutupi wajahnya yang sedari tadi aku lihat. Aku membenarkan letak rambutnya dan menyelipkannya di telinganya. Dan mengelus kepalanya pelan. Sampai tiba-tiba lagu U keluar dari ponselnya –telepon masuk. Dengan kaget dia terbangun dan mengangkat telepon itu.

“Ah ya.. ya oppa ini Oh Yang Guan Nan,” oh namanya Guan Nan, kyopta. “Iya aku sudah sampai di Korea.. em? Sekitar sejam yang lalu.. besok? Ah bagus, alamatnya? …… iya sms saja..” dia bicara seperti sedang mengigau, anak ini sebenarnya sudah bangun atau belum sih? “Aku, sedang ada urusan dulu jadi mungkin tidak ke dorm siang ini, nanti sore atau malam sepertinya.. ne oppa.. kamsa..” dia meletakkan ponselnya di atas meja kemudian menaruh kepalanya di bahuku dan memeluk pinggangku. Dengan cepat dia terlelap.

Aduh? Kenapa ku jadi deg-degan begini? Memang nyaman sekali dipeluk begini olehnya tapi..

“Ehem..” aku berdeham sekali, “Ehem..” tidak ada reaksi. “Oh Yang Guang Nan bangun!” pekikku kencang, dia akhirnya membuka mata dan menatapku tanpa melepas pelukannya.

“Cho Kyuhyun? Aku pasti bermimpi,” dan dia kembali menyandarkan kepalanya di bahuku.

“Kau tidak bermimpi, sekarang cepat bangun dan lepaskan aku,” titahku.

“Aku masih mau tidur, Gege, jangan ganggu aku,” bocah ini..

“Oh Yang Guang Nan bangun sekarang!” dia bangun dan menatap wajahku lagi.

“Aaaaa!” Dia berteriak dan terlonjak bangun dari duduknya. “Kyuhyun-ssi jeossonghamnida. Aku tidak tahu, aku tidak sengaja, jeosonghamnida..” dia membungkuk berkali-kali, dia menggigit bibir bawahnya, sepertinya sangat takut padaku. Memangnya aku terlihat seperti vampir?

Gwenchana, hanya saja hari ini panas jadi, aku sesak dipeluk seperti itu,” aku berlalu menuju meja makan.

“Guan Nan, ayo makan!” teriak Han.

***

Guan Nan POV

Akhirnya sampai! Aku tiba di tempat yang akan menjadi tempat tinggalku yang baru selama menjadi trainee. Tuhan semoga mereka dapat menerimaku dengan baik, amin. Segera aku mengetuk pintunya dan tak lama seorang gadis berambut sebahu keluar.

Nuguseyo?” tanyanya.

“Oh Yang Guan Nan imnida, new trainee from China, bangapta.

“Ah, masuk. Mereka bilang kau akan datang malam, jadi aku tidak tahu, maaf ya.”

Gwenchana,

“Bisa bahasa Korea?”

A little.” Jawabku singkat.

“Em, dulu waktu Song Qian unnie pertama datang dia sama sekali tidak bisa bahasa Korea.”

“Song QIan? Yang dari Qingdao?”

“Kau kenal?”

“Dia kakak kelasku waktu di China, Ya ampun aku baru tahu Korea sesempit ini,” dia tergelak mendengar perkataanku.

Kami ada di ruang tamu yang tidak begitu luas. Hanya ada sofa sebuah sofa, TV, DVD player, dan PS, gak beda jauh sama yang di dorm Super Junior tapi versi mininya.

“Di sini kamar ada tiga, yang itu,” dia menunjuk kamar yang paling ujung, “Milik Soo Nya dan Hae Jin, dan yang di sebelahnya milik Min Young dan Ha Neul, kau akan sekamar denganku dan Ha Young. Ah ya, Ha Young juga sempat tinggal di China.”

Jeongmal? Waaaah. Em,  sepi sekali, mereka sedang pergi?”

“Siapa unnie?” seorang gadis kurus berperawakan tinggi keluar bersama seorang lagi yang lebih pendek,

Trainee baru, panggilkan Min Young dan Ha Neul sekalian,” suruh si gadis yang belum sama sekali menyebutkan namanya. Lalu dua orang gadis lagi keluar dari kamar.

Girls, ini.. eh siapa namamu tadi?”

“Oh Yang Guan Nan imnida, bangapta.

“Ha Neul imnida, aku sudah tiga tahun trainee,” ujar seorang wanita dengan pipi cubby.

“Hae Jin imnida, sudah tiga tahun juga,”

“Min Young imnida,

“Soo Nya imnida,” ujar yang kubilang tinggi tadi.

Naneun Im Ji Hyun, bangapta.

“Em.. mungkin aku tidak bisa menghafal nama dan wajah kalian dengan cepat, maaf ya kalau nanti salah,” jujurku.

Annyeong hasseyo…” teriak seorang wanita lagi dari arah pintu masuk dia sedang tersenyum sepertinya sedang senang.

“Dari mana kau?” tanya gadis yang sepertinya bernama Ji Hyun.

“Dari mana lagi onnie, Sungmin oppa..” si gadis yang baru datang malah senyum-senyum.

“Nih roommate baru, namanya Guan Nan,”

Chinese?” aku mengangguk, “Selamat datang..” dia tersenyum, matanya hilang ketika tersenyum.

Dan dari sini kisahku dimulai.

*tbc*

Entry filed under: Chaptered, FanFiction, Indonesia, PG, Romance, Super Junior. Tags: .

Puasa ala Suju Chapter 4 ‘Godaan Puasa’ Love Story of MinSun

5 Comments Add your own

  • 1. Deaa  |  August 27, 2011 at 7:45 PM

    Wuih~ daebak~
    Nanti Guan Nan sama siapa? Kyuhyun? o.O?
    Next capter ditunggu~

    Reply
    • 2. sarahsuciaadler  |  August 29, 2011 at 9:37 PM

      liat aja nanti chingu hehehe

      Reply
  • 3. pinky_girl  |  August 28, 2011 at 3:03 PM

    bagus ko de…;)) wah,,mau d peluk kyuhyun..lol

    ampe brp part???

    Reply
    • 4. sarahsuciaadler  |  August 29, 2011 at 9:36 PM

      ga tau nih ka, masalahnya itu setting aja dari 2008 hahaha

      Reply
  • 5. pinky_girl  |  August 29, 2011 at 9:46 PM

    hoho..ok deh de…dtnggu lanjutannya,,,;)

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,956 hits

Day by Day

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: