[FF + Video] Snow Flower – Park Hyo Shin (Woojung Couple Story)

August 16, 2011 at 4:40 PM 2 comments

Title : Snow Flower

Author : Mieyonn

Type : One shoot

Genre : Angst, Sad Romance

Rate : T

Cast :

~ Lee Jang Woo

~ Ham Eun Jung

(P.S : Semoga suka ^^ FF Sad Ending pertama yang aku post disini. Aku buat berdasarkan lagu Park Hyo Shin – Snow Flower.)

Lyrics Snow Flower – Park Hyo Shin

Translation

(credit : jpopasia)

Suddenly as I followed your growing shadow
I was walking with you inside darkness.

As we hold hands until whenever that might be
Just being together makes me cry.

As the wind becomes colder, winter comes closer.
Little by little, on this path, comes the season when I had to let you go.

As I watch the first snow flowers of this year right now,
In this moment that we share together, I want to give you my all.
Do you know of my heart?

I wasn’t always so weak, I’m loving you like this but
that’s all my heart can do.

If I was by your side, no matter what the task may be
I feel as if I can do it. I get that feeling.

When the wind rattles my window and even the dark night awakens,
I’ll erase even all your painful memories.
With that bright smile.

With these white snow flowers falling endlessly,
The sidewalk that we are walking on glows with a bright light,
without even knowing that it’s changed.

Have I lived on for someone else?
Wanting to do everything for them, I learned that that was love.

If by chance I knew where you were,
I would’ve become a star in the winter sky and shined on you.

Even on days when you laugh and sad nights that are damp with tears,
I’ll be by your side always, whenever that may be.

As I watch the first snow flowers of this year right now,
In this moment that we share together, I want to give you my all.
Do you know of my heart?

Don’t cry, look at me.
All I want to do is be together with you by your side.
I won’t let you go this time.

Inside the snow flowers that fill this path and shower on us endlessly,
little by little, small memories are being drawn inside our hearts
Forever by my side you are there.

=====

Dimalam yang dingin ini, aku duduk sendiri dibawah pohon cemara yang terlihat sangat indah dan tinggi ini. Tiba-tiba tetesan salju pertama ditahun ini turun menutupi permukaan bumi. Satu persatu, begitu indah, membuat malam yang dingin ini menjadi lebih berwarna.

Semakin lama, bunga-bunga salju turun semakin deras. Aku mencoba menyentuhnya, namun segera mencair ketika bunga-bunga putih itu mendarat ditanganku.

Dari kejauhan, ada sebuah bayangan putih yang menarik diriku untuk mengikutinya. Tanpa kusadari kedua kakiku melangkah mengikutinya. Semakin lama aku mengikutinya semakin aku merasa hangat walaupun salju turun semakin deras.

Diperjalanan, aku merasa seperti keping-keping video masa lalu berputar, dan diantara beberapa video itu aku melihatmu. Melihatmu yang sangat kurindukan. Satu-persatu airmataku ikut menetes membasahi pipiku yang smakin dingin.

Ketika aku pertama kali melihatmu, kau sedang merapikan buku-buku diperpustakaan. Dengan celemek yang penuh abu itu kau merapikan buku satu persatu. Menyusunnya dengan perlahan dan sambil tersenyum.

Kau melayani setiap orang dengan bahagia walaupun banyak orang memperlakukanmu dengan tidak baik. Mereka merusak buku-buku kesayanganmu, merobeknya, bahkan menghilangkan beberapa helai kertas-kertas yang sangat berharga bagimu. Namun, walaupun bahkan diantara mereka tidak mengucapkan permintaan maaf, kau tetap tersenyum. Kau memperbaiki buku-buku itu satu persatu hingga larut malam dengan hati-hati. Kau samasekali tak pernah menunjukkan rasa marahmu pada siapapun.

Kau adalah pria bodoh yang membuatku menjadi terus memperhatikanmu sampai tempat ini hampir tutup. Ketika aku beranjak dari tempat dudukku dan meletakkan kembali buku-buku yang kubaca pada tempatnya, tiba-tiba kau menghampiriku.

“kau mau pulang? Boleh aku mengantarmu?” kalimat pertama yang kau lontarkan padaku

Aku hanya terdiam, bingung, sambil berpikir, bagaimanakah dirimu yang sebenarnya. Benarkah kau sebaik itu? Benarkah masih ada orang yang berhati malaikat didunia yang penuh dengan orang-orang bersifat seperti iblis?

Aku hanya mengangguk, mengiayakan, namun aku semakin penasaran denganmu.

Pada akhirnya, walaupun aku tetap terdiam, aku berjalan disamping dirimu.

“aah~ salju pertama ditahun ini mulai turun” kalimat kedua yang kau ucapkan padaku untuk memecah suasana sepi diantara kita

“aah~ bunga-bunga salju yang sangat putih ini begitu cantik” ucapmu tersenyum dan mencoba menangkap salju – salju yang berjatuhan dari langin gelap

Kau terlihat seperti anak kecil yang mencoba mengumpulkan salju itu walaupun pada akhirnya langsung mencair ketika mendarat ditanganmu.

“kau sangat menyukainya?” tanya ku untuk pertama kalinya

Kau hanya mengangguk dengan senyuman lebar. Aku akhirnya sadar, kau bukan seorang malaikat, namun kau hanya seorang anak kecil yang sangat polos. Tak pernah berpikiran buruk terhadap apapun. Kau hanya senang melakukan semua hal sambil tersenyum. Kau adalah seorang anak kecil yang bahagia melihat salju pertama turun seperti anak kecil lainnya yang bahagia melihat orangtuanya memberikan hadiah.

Tanpa sadar, aku tertawa kecil melihat tingkahmu. Aku tak percaya, aku bertemu orang sepolos dirimu. Akhirnya, aku sadar, bahwa didunia ini masih ada sebagian kecil orang-orang yang selalu bersyukur terhadap apa ada. Seperti kau yang begitu senangnya melihat salju turun dan selalu tersenyum walaupun banyak orang yang menjahatimu.

Seiring dengan salju yang turun semakin deras, cuacapun semakin dingin. Lalu aku merasakan sesuatu yang hangat menyentuh tangan kananku. Menggenggam dengan sangat erat sehingga tanganku yang hampir beku ini akhirnya bisa memerah lagi.

Aku menatapmu, dan kau hanya melemparkan senyum polosmu itu. Kita lalu berjalan dengan berpegangan tangan sampai pada akhirnya aku berhenti tepat didepan rumahku.

“Aku harap aku bisa bertemu denganmu lagi” ucapnya dengan ekspresi penuh permohonan

Aku hanya tersenyum dan melambai kearahmu sampai aku masuk kedalam rumah.

Bodohnya aku, akhirnya esok harinya aku kembali berada ditempat itu dan mulai memperhatikanmu lagi dari kursi yang sama.

Aku tau kau tak tau bahwa aku memperhatikanmu lagi dari tempat ini. Duniamu hanya penuh dengan buku-buku yang mengelilingi tempat ini. Namun, itu adalah dirimu yang sesungguhnya. Bahkan, aku kembali bertanya pada diriku sendiri ‘kenapa memperhatikannya menjadi kebiasaan baru ku?’ ‘apakah sekarang aku hidup untuknya?’ ‘perasaan aneh apa ini?’

“Kau datang~” ucapnya yang membuyarkan semua lamunanku

“Yah~ aku pikir kau tak menyadarinya~” ucapku dengan nada sedikit protes

“Iya, aku baru sadar ketika aku mau meletakkan buku di rak di daerah ini” ucapnya ringan sambil kemudian duduk disebelahku

“umm~ begitukah? Kenapa kau suka sekali dengan buku?” tanyaku penasaran

“ketika aku membaca buku, seakan-akan aku masuk kedunia yang ada dalam buku tersebut. Aku seperti bisa menghayalkan apa yang dituliskan oleh buku-buku ini”

Ah, seperti yang kuduga. Jawabannya kali inipun benar-benar polos.

“kau itu, unik” ucapku sambil menetawainya

“hei, itu pujian atau sindiran?” tanyanya mulai cemberut. Benar-benar seorang anak kecil.

Aku tak menjawabnya, hanya terus memandangi wajah lembutnya yang sangat berbinar.

Sekarang, setiap hari aku datang keperpustakaan itu. Memperhatikannya adalah kebiasaan baru yang tak bisa aku tinggalkan. Sesekali aku membantunya merapikan buku-buku kesayangannya. Aku mencoba untuk mulai mencintai buku juga. Entah kenapa, dirinya bisa membuatku berubah.

Video-video itu kini berputar semakin jelas disekelilingku dan langkah kakiku masih terasa seperti tertarik untuk tetap mengikuti bayangan yang terus bergerak maju didepanku. Salju turun semakin deras, sama seperti airmataku yang berjatuhan, namun malam dingin itu menjadi hangat, lebih hangat, dan semakin hangat.

Memori-memori yang kita ciptakan hampir setahun lamanya terus berputar, sampai pada akhir autum, hari yang paling kau tunggu-tunggu.

“Aku lihat diheadline news tadi pagi, hari ini adalah autum terakhir di tahun ini. Itu artinya nanti malam, akan turun bunga-bunga salju pertama ditahun ini” ucapnya benar-benar bahagia

“aah~ salju pertama? Kado dari langit yang sangat kau tunggu-tunggu akhirnya akan datang lagi” ucapku melihat tingkah polosnya

“iya, nanti malam, aku akan menjemputmu~ aku janji, aku bakal menunjukkan tempat yang sangat dekat untuk melihat salju turun~ kita pergi ke atas bukit~ Aku ingin lebih dekat dengan tempat salju-salju itu berasal~ aku ingin diatas langit dan melihat sendiri bagaimana salju-salju itu turun” ucapnya yang sangat mencintai salju pertama

Seperti yang kau janjikan, aku menunggumu. Menunggumu dan terus menunggumu. Aku duduk diteras rumah, lalu salju pertama turun saju persatu dengan begitu indahnya menari-nari diudara, namun kau tak kunjung datang. Walaupun begitu, bunga-bunga salju ini membuatku seakan berada disampingmu. Memelukku erat sambil tersenyum padaku.

Aku tetap mengikuti bayangan itu, dan seketika bayangan itu menghilang. Salju-salju yang turun pun mulai berhenti, namun tidak dengan air mataku.

Aku tersadar, kakiku berhenti tepat disepan sebuah kuburan yang bertuliskan namamu ‘Lee Jang Woo’. Jangwoo oppa~ ini aku eunjung~ masih ingatkah kau padaku? Hari itu, kau tak menepati janjimu. Aku menunggumu hingga pagi, namun yang datang kerumahku hanyalah beberapa orang polisi. Mereka mengatakan padaku bahwa kau kecelakaan ketika akan kerumahku. Harusnya waktu itu kau tak usah pergi kerumahku. Aku rela kau menikmati salju pertama sendiri. Aku benar-benar merindukanmu sekarang~

Hari ini, tidak seperti tahun lalu. Sekarang kita bisa merasakan salju pertama turun bersama. Kau pasti merasa senang kan~ Selamanya akan seperti ini~ Kau selalu ada diantara salju-salju itu~ Aku tak akan pernah melupakanmu~

Entry filed under: Angst, Indonesia, Lee Jang Woo, One Shoot, Sad Romance, T, T-ara. Tags: .

I was Born To Loving You Finding Star Prolog

2 Comments Add your own

  • 1. Na  |  September 2, 2011 at 10:13 PM

    Yaampun,sedih banget..

    Reply
  • 2. rani sparkyu  |  August 24, 2013 at 9:12 PM

    aigoo .. .sedih banget

    tapi daebak banget deech

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Selamat datang di Miss Fanfiction, dunianya para Fanfiction Loverz...
Sekedar informasi kalau blog ini di buat pada tanggal 29 July 2011 dan di buat khusus untuk para kalian yang punya hobi nulis FF ataupun suka baca FF.

Blog Stats

  • 512,714 hits

Day by Day

August 2011
M T W T F S S
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

❖ Folder ❖

Recent Posts

Affiliation

Kodak Loverz Indo Boyfriend Indonesia Shawol - ELF Indo Breathe Park Jiyeon FanFiction Korean Fanfiction Indo Korean Indo Zone : Life Love happiness 501Island 우리 Dream World Indonesia Fanfiction Kpop Quinnie’s Rainbow yoonfany Shivia_Khea World Komunitas Pecinta Korea SMTown Lovers Indonesia

Join Us on Facebook

Don’t be a Plagiarism…;)

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 184 other followers


%d bloggers like this: